JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan
Not a member yet
    427 research outputs found

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video Tutorial Di Sekolah Menengah Kejuruan

    Get PDF
    Abstract: The rapid exchange of information through multimedia throughout the world helps the growth of humans’ knowledge and, at the same time, requires redefinition of learning methods and media, especially in the field of vocational education. The purpose of this research was to develop an interactive learning media in the form of video tutorial in increasing the learning effectiveness in the subject of audio processing techniques at class XII in multimedia competence in one of the State Vocational Schools in Parepare. Research and Development method was used in this study. The stages of research included the planning, design and development stages. The subjects engaged in this research were two validators namely the experts of learning media and learning material, the students of class XII multimedia with the total of 18 persons, and one teacher who taught audio processing techniques. The results achieved in the development of interactive media showed that the developed video tutorial media had been valid based on the assessment of both learning media and learning material experts. The tests conducted on individuals, small group trials, and the subject teacher’s responses indicated that an interactive media in the form of video tutorial was effective and appropriate to the users’ needs.    Keywords: Research and development, Video Tutorial, Interactive media, Multimedia, Camtasia Studio  Abstrak: Pertukaran informasi yang cepat melalui multimedia di seluruh dunia membantu pertumbuhan pengetahuan manusia dan, pada saat yang sama, membutuhkan pendefinisian ulang metode dan media pembelajaran, terutama di bidang pendidikan kejuruan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengembangkan media interaktif berupa video tutorial pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran pada mata pelajaran teknik pengolahan audio kelas XII kompetensi keahlian multimedia di salah satu SMK Negeri di Parepare. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Tahapan penelitian meliputi tahap perencanaan, desain dan pengembangan. Subjek penelitian yang digunakan pada studi ini meliputi dua orang validator yaitu ahli media pembelajaran dan ahli materi pembelajaran, siswa kelas XII multimedia yang berjumlah 18 orang dan satu orang guru mata pelajaran teknik pengolahan audio. Hasil yang dicapai dalam pengembangan media interaktif menunjukkan media vidio tutorial yang dikembangkan telah valid berdasarkan penilaian dari ahli media pembelajaran dan ahli materi. Uji coba yang dilakukan kepada perorangan, uji coba kelompok kecil, dan tanggapan guru mata pelajaran menunjukkan bahwa media interaktif berupa video tutorial pembelajaran yang dihasilkan efektif dan sesuai kebutuhan pengguna.  Keywords: Pengembangan, Video tutorial, Media Interaktif, Multimedia, Camtasia Studi

    The Leadership, Competency and Certification on Teacher Performance: How the Impact on Vocational Schools Students Achievement in Banten Province Area

    Get PDF
    This study aims to determine the effect of principal leadership, competence, and certification on teacher performance, which impact student achievement at Vocational High Schools (SMK) in Banten. The method used is explanatory research with a sample of 88 respondents—the statistical analysis with regression testing, correlation, determination, and hypothesis testing. The results show that the principal's leadership has a significant effect on teacher performance by 35.0%. The hypothesis test obtained a significance of 0.000 <0.05, and competence significantly affects teacher performance by 23.1%. The hypothesis testing obtained a significance of 0.000 <0.05. The results also show, the certification has a significant effect on teacher performance by 23.3%; hypothesis testing is obtaining a significance of 0.000 <0.05. Principal leadership, competence, and certification simultaneously significantly affected teacher performance by 55.9%, hypothesis testing obtained a significance of 0.000 <0.05. Teacher performance significantly affected student achievement by 73.6%; hypothesis testing obtained a significance of 0.000 <0.0

    Pengaruh Media Pembelajaran Situs Lumpang Batu dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa SMA

    No full text
    Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran situs lumpang dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar sejarah siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental dengan design faktorial 2×2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 1 Sigi Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Pemilihan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Sampel penelitian ini  sebanyak 32 siswa. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, digunakan instrumen berupa tes hasil belajar siswa, angket motivasi belajar dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan uji Anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar sejarah siswa dengan menggunakan media pembelajaran situs lumpang batu lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional dengan media pembelajaran power point; 2) terdapat interaksi positif antara media pembelajaran situs lumpang batu terhadap hasil belajar sejarah siswa; 3) terdapat interaksi positif antara motivasi belajar; 4)tidak ada interaksi antara media pembelajaran dan motivasi belajar. Kata kunci: sejarah, media pembelajaran, situs lumpang batu, hasil belajar, motivasi belajar

    Pengembangan Model Pelatihan Teknis Bagi Penyuluh Keluarga Berencana Untuk Meningkatkan Kompetensi Melaksanakan Pembinaan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah model pelatihan teknis bagi Penyuluh KB untuk meningkatkan kompetensi melaksanakan pembinaan kader Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan (IMP). Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan mengadopsi 9 dari 10 langkah-langkah Dick and Carey. Langkah-langkah pengembangannya yaitu: 1) analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi tujuan, 2) menganalisis pembelajaran, 3) menganalisis pebelajar dan konsteksnya, 4) menuliskan tujuan unjuk kerja, 5) mengembangkan instrumen penilaian, 6) mengembangkan strategi pembelajaran, 7) mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran, 8) merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, 9) merevisi pembelajaran. Produk yang dihasilkan berupa kurikulum, pedoman penyelenggaraan pelatihan, modul cetak dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ahli memberikan nilai rata-rata pada paket pelatihan teknis pembinaan kader KB sebesar 94,95% atau sangat baik. hasil ujicoba one to one dengan Penyuluh KB diperoleh hasil sebesar 87,10% atau sangat baik, hasil ujicoba kelompok kecil diperoleh hasil sebesar 98,92% atau sangat baik,  hasil ujicoba lapangan diperoleh hasil 98,71% atau sangat baik. Dari hasil penilaian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Model Pelatihan Teknis Pembinaan Kader KB telah teruji valid dan dapat diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah model pelatihan teknis bagi Penyuluh KB untuk meningkatkan kompetensi melaksanakan pembinaan kader Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan (IMP). Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan mengadopsi 9 dari 10 langkah-langkah Dick and Carey. Langkah-langkah pengembangannya yaitu: 1) analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi tujuan, 2) menganalisis pembelajaran, 3) menganalisis pebelajar dan konsteksnya, 4) menuliskan tujuan unjuk kerja, 5) mengembangkan instrumen penilaian, 6) mengembangkan strategi pembelajaran, 7) mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran, 8) merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, 9) merevisi pembelajaran. Produk yang dihasilkan berupa kurikulum, pedoman penyelenggaraan pelatihan, modul cetak dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ahli memberikan nilai rata-rata pada paket pelatihan teknis pembinaan kader KB sebesar 94,95% atau sangat baik. hasil ujicoba one to one dengan Penyuluh KB diperoleh hasil sebesar 87,10% atau sangat baik, hasil ujicoba kelompok kecil diperoleh hasil sebesar 98,92% atau sangat baik,  hasil ujicoba lapangan diperoleh hasil 98,71% atau sangat baik. Dari hasil penilaian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Model Pelatihan Teknis Pembinaan Kader KB telah teruji valid dan dapat diimplementasikan

    Pengembangan Bahan Pembelajaran Berbasis Hypercontent pada Pembelajaran Tematik Daerah Tempat Tinggalku

    Get PDF
    Advances in information technology have an impact on the variety of learning materials used in schools. This condition must be responded to by developing learning materials that are compatible with technological developments, especially technology based on handheld devices such as phones and tablets. This study aims to produce hypercontent-based learning materials in elementary schools on the theme of the district where I live. The method used is development research with the Rowntree model. The results showed that based on expert validation hypercontent-based learning materials were valid and effectively used in learning. Thus hypercontent-based learning materials can be used for learning in elementary school

    Pengembangan Sistem Aplikasi Multimedia Interaktif Pada Pelajaran (Fisika Energy) Untuk Tingkat Sekolah Menengah Atas

    Get PDF
    Characteristics of learning materials physics is sometimes very difficult to understand, requires the ability to control and manage the change between the different representations simultaneously. Representation is most often used by teachers are mathematical representations that other representations are often overlooked. On learning of physics required a thorough understanding of the concept that students can solve a problem in physics with good.Then to improve the quality of student learning, researchers will create a physics-based learning development is complex interactive multimedia on the subject of physics. Multimedia development that will be developed to have six stages, namely, concept, design, content collecting material, assembly, testing and distribution, to eventually used in the development of interactive media more particularly on the subject of physics. By results of data analysis showed an increase in the first cycle of 7.69% and the second cycle of 9.12%. Increased student learning outcomes is because during the learning process, teachers use interactive multimedia learning.       &nbsp

    Hubungan Kualitas Kehidupan Kerja Dengan Keterampilan Mengelola Kelas Guru Sekolah Dasar

    Get PDF
    Quality of work-life is the employees’ feeling or perception of being comfortable with their work. The objective of the present study was to determine the quality of work-life, classroom management skill, and the relationship between the quality of work-life and classroom management skill to elementary school teachers. This study uses a quantitative-correlational approach. The research subjects were 29 teachers from Pambudi Luhur elementary school in Surakarta, consisting of 14 female and 15 male teachers. Data collection in this study used a rating scale. Data analysis using product moment formula with the SPSS version 12 for Windows. The resultsof the research show that there is a significant relationship (0.531) between the quality of work-life and classroom management skill of the elementary school teachers. This means that the higher the quality of work-life of the teacher's, the better skill of managing the classroom

    Pengembangan Pembelajaran Mastery Learning Pada Mata Kuliah Statistika Pendidikan

    Get PDF
    Manual pembelajaran mastery learning pada mata kuliah Statistika Pendidikan yang dikembangkan diterima oleh pengguna (3.31), dalam kategori baik dari sisi materi (3.5) dan sangat baik pada sisi media (3.9). Dari ujicoba lapangan, komponen pelaksanaan pembelajaran telah memenuhi semua komponen (10), mampu mendrong perubahan kesadaran belajar mahasiswa (3.07 ke 3.875) dan kinerja akademik (26.88% ke 30.28). Uji beda skor tes formatif di antara dua periode siklus tindakan, menunjukkan bahwa hasil belajar statistik tidak menunjukkan perbedaan. Uji efektifitas dengan melaksanakan eksperimen diperoleh hasil bahwa rata-rata hasil tes kinerja untuk kelas eksperimen adalah 75.179 dengan varian 34.23 dan rata-rata hasil tes kinerja untuk kelas kontrol adalah 62.58 dengan varian 66.45, pada taraf signifikansi 0.05, diperoleh thitung (6.754) > ttabel (2.00), menunjukkan bahwa pembelajaran mastery learning dikatakan efektif digunakan dibandingkan sekedar simulasi

    Pengembangan Media Flash Berbasis Komik Dalam Pembelajaran Menyimak Cerita Rakyat

    Get PDF
    Dalam pembelajaran di sekolah, menyimak masih belum direalisasikan dengan baik. Pelajaran menyimak kurang mendapat perhatian dan sering diremehkan oleh siswa dan guru terutama pada sekolah yang belum maju seperti di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, dibutuhkan media pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa seperti media pembelajaran dengan menggunakan flash berbasis komik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media flash berbasis komik dalam pembelajaran Cerita Rakyat. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan menggunakan model 4D. Uji coba produk yaitu ahli media dan materi, dan uji coba pengguna yaitu siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket. Validasi instrumen menggunakan construct validity. Reliabilitas instrumen menggunakan reliabilitas internal. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif. Tahap akhir dari penelitian dan pengembangan ini adalah uji kelayakan dan efektifitas. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa penilaian tingkat kelayakan media pembelajaran secara keseluruhan diperoleh hasil yang valid dan sangat layak. Kelayakan media pembelajaran ditinjau dari aspek media dan materi termasuk dalam kategori sangat layak sebesar 100,00 %.  Penilaian peserta didik didapatkan penilaian yang sangat layak dengan persentase skor setiap aspek antara lain a) aspek materi termasuk dalam kategori sangat layak sebesar 39 atau 97,5% dan kategori layak sebesar 1 atau 2,5% b) aspek media termasuk dalam kategori sangat layak sebesar 27 atau 67,5% dan kategori layak sebesar 13 atau 32,5% serta c) aspek penilaian media pembelajaran secara  keseluruhan sebesar 37 atau 92,5%, dan kategori layak sebesar 3 atau 7,5%. Oleh karena itu, media ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang digunakan oleh guru sebagai pegangan dalam mengajar maupun bagi siswa dalam belajar

    Pengaruh Media Cerita Bergambar Dan Literasi Membaca Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Ketercapaian hasil belajar melalui proses pembelajaran yang tepat merupakan urgensi yang harus segera diimplementasikan, oleh karena itu penenelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh media cerita bergambar dan literasi membaca terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar.  Penelitian dilaksanakan di  kelas IV SDN Majalengka Kulon II dan SDN Majalengka Wetan VII. Desain penelitian menggunakan metode eksperimen dengan treatment by level 2 x 2. Analisis data menggunakan analisis varian 2 jalur (ANOVA). Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu (1) adanya perbedaan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan media komik pembelajaran dengan media teks bergambar, (2) adanya interaksi antara media komik pembelajaran dan literasi membaca terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar, (3) hasil belajar siswa yang memiliki literasi membaca tinggi menggunakan media komik pembelajaran lebih tinggi dibandingkan siswa yang memiliki literasi membaca tinggi yang menggunakan media teks bergambar, (4) hasil belajar siswa yang memiliki literasi membaca rendah yang menggunakan media komik pembelajaran lebih rendah dibandingkan siswa yang memiliki literasi membaca rendah yang menggunakan media teks bergambar

    409

    full texts

    427

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇