Tekmapro: Journal of Industrial Engineering and Management
Not a member yet
108 research outputs found
Sort by
Analisis Penerapan Metode 5S+Safety pada Gudang Penyimpanan Bahan Baku di Raw Material Departement PT. XYZ
Analisis Penerapan Metode 5S+Safety pada Gudang Penyimpanan Bahan Baku di Raw Material Departement PT. XY
ANALISIS KEBIJAKAN PERSEDIAAN AIR BERSIH DI KABUPATEN PONOROGO DENGAN PENDEKATAN SISTEM DINAMIS
Air bersih merupakan kebutuhan pokok manusia yang vital untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan. Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu daerah di Indonesia turut menghadapi tantangan dalam memastikan ketersediaan air bersih bagi penduduknya. Permasalahan kebijakan dalam pengelolaan persediaan air bersih di Kabupaten Ponorogo tidak dapat dipandang sebelah mata, melainkan memerlukan pemahaman mendalam dengan pendekatan yang holistik dan dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap kebijakan persediaan air bersih di Kabupaten Ponorogo dengan menggunakan pendekatan sistem dinamis. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat diidentifikasi poin-poin kritis dalam sistem yang memerlukan perhatian lebih, serta merumuskan kebijakan yang berkelanjutan dan mampu mengatasi tantangan yang terus berkembang dalam mengelola persediaan air bersih. Dari hasil penelitian didapat bahwa penambahan sumber air atau pengeboran sumber dapat meningkatkan persediaan air bersih di untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Ponorogo. Selain itu dengan mererapkan kebijakan hemat air yaitu dengan mengurangi kebutuhan air per orang juga dapat meningkatkan persediaan air yang ada. Sebelum adanya kebijakan penambahan sumber air atau pengeboran sumber yaitu sebesar 3,29 juta m3. Sedangkan sesudah ditambah 8 sumber air maka naik sebesar 4,30 juta m3
ANALYSIS OF THE RISK OF SILK TOFU PRODUCTION IN SMALL ENTERPRISE
Silk tofu, a unique variant of tofu packaged in thin silk sheets that provides a significantly different texture and appearance, is the subject of this research. The study aims to investigate its nutritional value, sensory attributes, and market potential. MKM Silk Tofu 57 is a prominent producer of silk tofu located in Sidoarjo, specifically at jl. Beciro No.9, Beciro, Jumputrejo, Kec. Sukodono, Sidoarjo Regency. Throughout the production process, MKM Silk Tofu 57 faces numerous risks. Hence, a risk analysis is imperative to identify optimal solutions to reduce or eliminate these arising risks. This study delves into the risks encountered by MKM Silk Tofu 57 and proposes improvements to mitigate these risks. Utilizing qualitative data, such as the company's history, and quantitative data, including numerical figures, the research employed the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method to assess the risks. The results of the risk assessment, based on the Risk Priority Number ( RPN) calculations, identified the highest risk as the potential destruction of tofu during packaging, with an RPN value of 72. Risk management will be executed through the Service Quality method, encompassing five attribute methods: reliability, responsiveness, tangibility, assurance, and empathy .An observation conducted during this study yielded data and conclusions indicating the lowest satisfaction level in the assurance aspect. This signifies a lower level of accountability applied in the service provided by the silk tofu establishment, suggesting a need for enhancement in this area.
 
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PAGAR DI UD. MOELJAYA MENGGUNAKAN METODE FMEA (FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS)
Perkembangan industri sangat cepat, sehingga sangat penting bagi perusahaan untuk menyediakan produk yang berkualitas dan sesuai dengan kegunaannya. Jika kualitas produk baik dan harganya sesuai dengan pasar, maka konsumen akan tertarik dengan produk tersebut dan produk tersebut dapat bersaing di pasar. seperti pemenuhan kebutuhan konsumen baik berupa barang maupun jasa. Dalam proses produksi oleh perusahaan UD. Moeljaya selama ini tidak melakukan quality control secara berkala, sehingga permasalahan yang selalu dihadapi perusahaan adalah banyaknya barang cacat. Dalam permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan UD. Moeljaya maka dilakukan penelitian terhadap barang cacat yang sering dialami oleh UD. Moeljaya serta memberikan perbaikan untuk proses produksi yang menimbulkan berkurangnya kualitas produk. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data kualitatif contohnya data mengenai sejarah perusahaan, dan data kuantitatif termasuk data tentang angka. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di UD. Moeljaya untuk mengetahui proses produksi yang mengalami penurunan kualitas dengan menggunakan metode FMEA Langkah-langkah yang dilakukan adalah mencari sumber penyebab penurunan kualitas, menghitung seberapa tinggi penyebab penurunan kualitas yang perlu ditinjau dan diperbaiki. Penyebab seringnya kegagalan pada proses pengelasan antara lain waktu pengelasan yang lebih sedikit antar lapisan ke lapisan berikutnya, dengan Nilai RPN 336. Penyebab seringnya kegagalan pada proses bentuk asimetris antara lain penempatan pelat yang tidak tepat, dengan nilai RPN 245. Penyebab seringnya kegagalan dalam proses pengecatan pada teknik flash off yang tidak mencukupi dari lapisan- lapisan selanjutnya, dengan nilai RPN 28
PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT DALAM PENGUKURAN KUALITAS LAYANAN SISTEM INFORMASI CUSTOMER MARKETING
Pemanfaatan sistem informasi dalam suatu perusahaan menjadi sangat penting karena dapat membantu dalam memberikan informasi dan keputusan yang akan dibuat sehingga dengan dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas perusahaan. Keberadaan perusahaan bidang pembiayaan konsumen berperan penting bagi dunia usaha khususnya usaha jasa transportasi karena akan mempermudah konsumen dalam mengajukan permohonan pembiayaan untuk dapat memiliki alat transportasinya. Saat ini perusahaan menerapkan suatu aplikasi Sistem Informasi Customer Marketing untuk meningkatkan layanan kepada konsumen. Dengan sistem informasi ini akan membantu pihak perusahaan dalam pengambilan sebuah keputusan. Dalam rangka untuk mengukur dan mengevaluasi layanan yang ada pada perusahaan khususnya layanan dari sistem informasi yang dimilikinya, maka perlu dilakukan suatu pengukuran kualitas layanan dari sistem informasi yang digunakan saat ini. Penggunaan metode Quality Function Deployment dalam mengukur kualitas layanan sistem informasi ini dilakukan agar pihak perusahaan mengetahui kekurangan dan kelebihan dari sistem informasi Customer Marketing yang digunakan sehingga dengan pengukuran kualitas sistem informasi ini dapat dilakukan pembenahan dan perbaikan terhadap sistem informasi perusahaan. Penelitian ini dilakukan terhadap pengguna dari layanan Sistem Informasi Customer Marketing PT. Armada Finance yang berjumlah 5 orang, yaitu karyawan bagian Loan admin., Teller, Cashier, Customer Service, dan A/R control serta melibatkan pakar dari Sistem Informasi Customer Marketing berjumlah 2 orang yaitu Branch Manager yang merangkap sebagai Credit Investigations and Marketing Head dan Operation and Marketing Head
ANALISA DESAIN KEMASAN BERAS MERAH DESA TELUK PANDAN MELALUI METODE FUNCTION ANALYSIS SYTEM TECHNIQUE
Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Desa Teluk Pandan Kutai Timur selama ini belum memiliki brand identity produk beras merah yang dihasilkan. UMKM membutuhkan strategi penjualan produk berupa brand identity agar produknya mempunyai ciri khas juga secara psikologis lebih menarik perhatian pembeli sehingga berdampak pada meningkatkan penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah secara praktis membantu UMKM mengembangkan desain kemasan beras merah yang menarik secara tampilan dan promosinya. Analisa desain kemasan menggunakan metode FAST (Function Analysis System Technique) guna memetakan fungsi kemasan dengan atributnya. Metode FAST merupakan pengembangan dari metode VE (Value Engineering) dalam mendapatkan nilai keefisienan proses produksi kemasan. Analisa diagram FAST menunjukkan kemasan A sesuai dengan atribut kebutuhan dan fungsinya kemasan dan analiasa VE menghasilkan biaya produksi yang murah dan sesuai kelasnya yakni Rp.1.800 untuk kemasan 5 kg, dan harga Rp.6.000 untuk kemasan 1 kg
ANALISIS KETERSEDIAAN BERAS DI SURABAYA DENGAN PENDEKATAN SISTEM DINAMIS
Kota Surabaya salah satu kota di Provinsi Jawa Timur dengan tingkat jumlah penduduk setiap tahun yang terus meningkat yang menyebabkan kebutuhan untuk konsumsi panganan pokok beras semakin banyak dan berdampak pada ketersediaan beras yang semakin menipis serta krisis beras di kemudian hari. Serta lahan pertanian yang terus berkurang setiap tahunnya dimana dipergunakan untuk perumahan maupun industri. Dengan permasalahan diatas penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan ketersediaan beras di surabaya pada masa mendatang guna memberikan alternatif kebijakan untuk meningkatkan ketersediaan beras. Penyelesaian pada penelitian ini adalah menggunakan metode pendekatan sistem dinamis, dengan langkah awal pembuatan model causal loop diagram, lalu stock flow diagram hingga simulasi dengan bantuan software vensim. Hasil yang didapatkan adalah dengan adanya kebijakan jumlah ketersediaan beras meningkat sebanyak 205.840 ton/tahun dan jumlah produksi beras sebanyak 287.216 ton/tahun. Dari hasil diatas bisa disimpulkan dengan adanya kebijakan untuk peningkatan produktivitas dapat meningkatkan hasil produksi beras dan ketersediaan beras begitu juga dengan kebijakan pengurangan lahan mutasi dapat berpengaruh juga dalam meningkatnnya ketersediaan beras dan produksi beras
HUMAN RESOURCE MANAGEMENT INNOVATION IN INCREASING AGRICULTURAL PRODUCTIVITY
Agriculture as a strategic sector requires an innovative management approach to face global challenges in meeting increasing food needs. This research aims to investigate and analyze the implementation of human resource management (HR) innovation in the agricultural sector with a focus on increasing agricultural productivity. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The research results show that the implementation of Human Resources (HR) management innovations in the agricultural sector has a positive impact on production results and farmer welfare. Steps such as contextual training, application of information and communication technology, performance-based approaches, as well as empowerment through the formation of groups or cooperatives, and risk management make a significant contribution to increasing agricultural efficiency and sustainability. Farmers involved in these innovations demonstrate improved skills, access to information, efficient collaboration and the ability to manage risk. Thus, the results of this research provide a strong basis for stakeholders to adopt and expand the implementation of HR management innovations to encourage more adaptive, competitive and sustainable agriculture in the future
PENERAPAN FIRE SAFETY MANAGEMENT (FSM) PADA SPBU PT. SIER
PENERAPAN FIRE SAFETY MANAGEMENT (FSM) PADA SPBU PT. SIE
PENGARUH PELAKSANAAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN (STUDI KASUS CV. BHAKTI INSAN PERSADA)
PENGARUH PELAKSANAAN PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN (STUDI KASUS CV. BHAKTI INSAN PERSADA