Tekmapro: Journal of Industrial Engineering and Management
Not a member yet
108 research outputs found
Sort by
FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT KEBERHASILAN IMPLEMENTASI REVERSE LOGISTIC (CASE STUDI: CONSTRUCTION COMPANY)
Reverse logistics saat ini telah menjadi isu hangat di beberapa perusahaan di seluruh dunia. Beberapa perusahaan bahkan sangat baik dalam menerapkan reverse logistics yang ditandai dengan tingkat implementasi yang sudah dikategorikan pada level tinggi. Namun, tidak sedikit perusahaan yang masih menerapkannya pada tahap awal. PT. X adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang konstruksi kayu yang berlokasi di Lawang. Saat ini, mengacu pada kerangka maturitas reverse logistics yang telah disusun sebelumnya, perusahaan telah menerapkan reverse logistics pada tingkat pengembangan. Namun pada kondisi sebenarnya masih banyak faktor yang menjadi penghambat keberhasilan implementasinya. Dalam penelitian ini, metode SWOT akan digunakan untuk memetakan kekuatan, kelemahan, hambatan, dan tantangan yang dihadapi perusahaan. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan reverse logistics di industri konstruksi antara lain rumitnya alur daur ulang, kurangnya pasar yang mau menerima produk daur ulang, kurangnya dukungan dari manajemen, dan juga tren desain produk yang tidak memperhatikan pengurangan limbah
PERAMALAN PERMINTAAN PETI NO. ABC PADA INDUSTRI PERTAHANAN DI INDONESIA
Perusahaan PT. X adalah perusahaan yang bergerak di industri pertahanan yang memproduksi Peti No. ABC. Biaya simpan pada Peti No. ABC di tahun 2020 dan tahun 2021 mengalami peningkatan karena peramalan jumlah produk yang terealisasi tidak sesuai dengan permintaan aktual. peramalan permintaan yang lalu memiliki tingkat kesalahan atau error yang lebihh besar dibandingkan data permintaan aktual. Sehingga tujuan dari penelitian ini menentukan metode peramalan permintaan yang memiliki tingkat error terkecil. Metode yang digunakan pada peramalan permintaan adalah Simple Moving Average, Centered Moving Average, weighted Moving Average, dan Simple Exponential Smoothing. Setelah melakukan peramalan dan pengecekan tingkat error dengan metode MAD, MSE, TC, dan grafik didapatkan metode Centered Moving Average yang memiliki tingkat error paling rendah. Kesimpulan dari penelitian ini metode peramalan yang sesuai untuk Peti No. ABC di PT. X adalah metode peramalan Time series Centered Moving Average
PENGARUH PENERAPAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT. CIRCLEKA INDONESIA UTAMA CABANG KEROBOKAN, BADUNG
Penelitian ini dilakukan berdasarkan senjangan hasil penelitian terdahulu (research gap) dan perbedaan fokus bahasan tentang penerapan reward dan punishment terhadap motivasi kerja. Selain itu, terdapat pula permasalahan penelitian (research problem) mengenai sistem reward yang sudah dijalankan oleh Circla K berupa pemberian dengan nominal yang sudah disepakati pada peraturan, disesuaikan dengan tingkat capaian. Begitu juga dengan sistem reward sudah diterapkan berbedasarkan tingkat kesalahan yang paling rendah adalah pemberian SP 1 berdasarkan PP dengan jumlah populasi dalam penelitian ini 78 karyawan dan sampel sebanyak 78 karyawan. Seluruh data yang diperoleh dari distribusi kuesioner layak digunakan, selanjutnya dianalisis menggunakan SPSS 25 Hasil penelitian memberikan makna bahwa reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan, purnisment berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Implikasi dari penelitian ini bahwa reward dapat ditingkatkan dengan memperhatikan indikator tunjangan yang terima. Punisment dapat ditingkatkan dengan memperhatikan indikator sistem punishment yang berlaku di perusahaan. Motivasi kerja karyawan dapat ditingkatkan dengan memperhatikan indikator rekan kerja
ANALISIS SISTEM PRODUKSI HELM PADA PT.X DENGAN PENDEKATAN SISTEM DINAMIS
X merupakan perusahaan yang memproduksi helm yang menerapkan produksi make to stock dengan permintaan yang fluktuatif dan tidak menentu. Dengan kemampuan yang dimiliki, perusahaan tidak setiap bulannya dapat memenuhi permintaan dan kemudian menghasilkan order backlog. PT.X berusaha untuk memenuhi permintaan pelanggan dengan mengubah kapasitas produksi dengan memanfaatkan tenaga kerja yang dimiliki. Permasalahan dalam perusahaan ini adalah banyaknya variable dalam sistem yang terlibat dalam perencanaan kapasitas produksi. Dengan demikian, diharapkan penggunaan software vensim nantinya dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan diusulkannya untuk membuat model dan simulasi sistem dinamis. Dari hasil verifikasi dan validasi didapat, H0 diterima, yang artinya tidak ada perbedaan secara signifikan ketersediaan helm yang akan diproduksi pada tahun 2022 sampai 2027 dengan hasil output pada software vensim yang telah dibuat. Setelah dilakukan simulasi dinamik dengan 4 skenario maka dipilih skenario peningkatan bahan baku helm. Dengan ketersediaan setiap tahun helm sebagai berikut: pada tahun 2022 yaitu sebesar 2000 unit, ketersediaan helm pada tahun 2023 yaitu sebesar 1150 unit, ketersediaan helm pada tahun 2024 yaitu sebesar 600 unit, ketersediaan helm pada tahun 2025 yaitu sebesar 350 unit, ketersediaan helm pada tahun 2026 yaitu sebesar 400 unit, dan ketersediaan helm pada tahun 2027 yaitu sebesar 750 unit
ANALISIA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA UMKM PENGRAJIN SANGKRA BURUNG SUNDA MAKMUR
oai:ojs2.tekmapro.upnjatim.ac.id:article/204ANALISIA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA UMKM PENGRAJIN SANGKRA BURUNG SUNDA MAKMU
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN PENDEKATAN METODE EOQ DI PT XYZ
Bahan baku merupakan salah satu unsur penting dalam berjalannya proses produksi di PT. XYZ. Maka dari itu, pengendalian persediaan bahan baku perlu perhatian khusus untuk mencegah terjadinya permasalahan persediaan yang fluktuatif dan beragam. PT. XYZ memiliki masalah dalam proses pencatatan dan perencanaan bahan baku yang masih manual di buku catatan, juga kesulitan dalam penentuan jumlah dan waktu penentuan yang tepat yang selama ini dilakukan secara perkiraan. Dalam hal ini tentunya memerlukan banyak waktu dan tidak akurat dalam perhitungan dan pencatatannya. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu merancang sistem informasi persediaan bahan baku dengan pendekatan EOQ. Sistem yang dibuat menggunakan bahasa Visual Basic dan basis data Microsoft Access. Berdasarkan hasil yang diperoleh, sistem informasi persediaan yang dirancang dapat menyimpan data dan transaksi terkait bahan baku sehingga peran dari buku catatan dapat tergantikan. Sistem informasi yang dibuat juga dapat membantu PT. XYZ mengatasi permalasahan penentuan jumlah dan waktu yang tepat dalam melakukan pemesanan yang selama ini dilakukan secara perkiraan dengan adanya EOQ (Kuantitas Pemesanan Ekonomis) dan ROP (Titik Pemesanan Kembali)
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TAHU DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA
Indonesia masih kuat dan tidak mengalami penyusutan apalagi di saat krisis global yang melanda di seluruh penjuru dunia, yang diakibatkan Covid-19 ini membuat pengusaha agar bisa mempertahankan/megendalikan kualitas produk yang hendak dipasarkan, disaat wabah Covid-19 yang menjadikan perekonomian bisa mengakibatkan penurunan. CV. Sumber Rejeki terdapat di Kec. Pangkah, Kab. Gresik timur, salah satu pabrik yang melakukan proses pengolahan pembuatan tahu. Tahu yang dibuat pada industri tersebut ialah tahu putih. Proses pengolahan tahu dicoba mengenakan tenaga kerja dengan mempraktikkan social distancing pada disaat proses penciptaan dan sebagian mesin skala industri kecil. Pada proses penciptaan di CV. Sumber Rejeki masih mengenakan peralatan konvensional sehingga buat kualitas sangat rentan hadapi kecacatan. pada 15 Maret 2020 sampai dengan 15 April 2020, dalam grafik tersebut pada pengamtan ke- 7 sebesar 23 cacat tahu, kebalikannya yang terendah pada pengamatan ke- 31 yakni sebesar 6 cacat tahu. Pada masa covid- 19 ini, dengan memakai six sigma kalau nilai DPMO merupakan 5. 000. 00 diperoleh dari nilai CTQ 4, jumlah penciptaan 300, jumlah produk cacat 28 produk ketahui hingga miliki nilai sigma dari penciptaan ketahui sebesar 3, 88 pada dikala covid- 19, sedangakan factor penyebabnya ialah CV. Sumber Rejeki dirasa kurang ataupun belum penuhi kebutuhan serta kepuasan konsumen, dengan demikian butuh revisi pada aspek yang dominan menimbulkan kecacatan yakni tekstur lembek, terdapat kotoran, salah potong, berlubang.
 
Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pengusaha Online Tiktok Shop
Aplikasi belanja kian beragam contohnya TikTok Shop. Peminatnya membeludak dengan cara berjualan live dan memberikan contoh produk disana juga berupa video kreatif dan yang paling penting gratis ongkir dan bisa COD. Terlepas dari biaya pemesanan, admin aplikasi dan program affiliasi juga lebih mudah. Tujuannya dilakukan penelitian mengetahui apakah para pengusaha online TikTok Shop sadar akan wajib pajak dan sanksi pajak mempengaruhi kepatuhan wajib pajak. Dengan 120 sampel dan dianalisis SMART PLS 3.0 metodenya kuantitatif. Hasilnya Kesadaran wajib pajak memiliki pengaruh secara langsung yang signifikan dan positif terhadap kepatuhan wajib pajak dan Sanksi pajak memiliki pengaruh secara langsung yang signifikan dan positif terhadap kepatuhan wajib pajak