Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
Not a member yet
    92 research outputs found

    PERAN MEDIA SOSIAL “FACEBOOK” DALAM MEMBENTUK SOLIDARITAS KELOMPOK PADA AKSI 411 DAN 212

    Full text link
    Aksi 411 dan 212 dilatarbelakangi oleh isi pidato Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thjahaja Purnama atau Ahok di Kepulauan Seribu dan diperparah dengan unggahan Buni Yani di facebook yang dianggap berpotensi menciptakan pergolakan publik karena proses editannya pada konten video Ahok tersebut. Kasus ini segera menjadi isu terpopuler di media sosial pada tahun 2016 menurut survey Digitroops. Salah satu reaksi yang muncul dari kasus ini adalah Aksi Damai 411 dan 212 yang melibatkan hingga jutaan partisipan dari seluruh wilayah Indonesia. Jutaan partisipan yang terlibat dalam aksi ini didorong oleh rasa solidaritas yang tinggi pada semboyan “Bela Islam” terhadap dugaan adanya upaya penistaan Al Quran oleh Ahok, sehingga mereka rela berkorban secara materil maupun moril untuk datang ke Jakarta.Aksi fenomenal ini dimotori oleh beberapa ulama kenamaan seperti Rizieq Shihab, Bachtiar Nasir, AA Gym, dan Arifin Ilham. Penelitian kuantitatif ini menguji peran media sosial facebook dalam membentuk solidaritas para partisipan Aksi Damai 411 dan 212, sehingga Agenda Setting Theory dan Contagion Theory dinilai mampu mengakomodasi tujuan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dalam facebook tokoh-tokoh yang memotori Aksi 411 dan 212 tidak memberi pengaruh pada pembentukan solidaritas partisipan aksi. Berdasarkan penelitian lebih mendalam melalui metode wawancara, diketahui bahwa solidaritas partisipan Aksi 411 dan 212 lebih dipengaruhi oleh media yang bersifat private, seperti WhatsApp Group

    DESAIN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS ITIL VERSI 3 (STUDI KASUS: PUSTIPD UIN SUNAN AMPEL SURABAYA)

    Full text link
    Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data atau PUSTIPD merupakan unit kerja yang menangani tentang Teknologi Informasi di UIN Sunan Ampel Surabaya. Namun setiap pekerjaan yang dilakukan oleh unit kerja tersebut belum diatur dalam Standar Operasional Prosedur atau yang dikenal dengan SOP. Untuk itu, makalah ini dibuat untuk membuat desain tata kelola teknologi informasi berdasarkan standart ITIL Versi 3 dengan membahas lebih lanjut tentang domain service operation dengan mengambil konsep ramah lingkungan. Hasil yang didapat dari perhitungan domain service operation yaitu: sembilan sub proses dengan bobot 12 dan, satu sub proses dengan bobot 16. Satu sub proses dengan bobot tertinggi tersebut yaitu facilities and data centre management. Pembuatan desain tata kelola yang sudah sesuai dengan domain Service Operation memiliki sub proses facilities and data centre management yang didalamnya menyebutkan 9 komponen utama facilities management dan 7 faktor kunci data centre management yang 6 diantaranya diambil karena memiliki konsep green

    KESIAPAN APARATUR SIPIL NEGARA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU MEMBERIKAN PELAYANAN BERBASIS ONLINE

    Full text link
    Di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2014, Pemerintah telah menetapkan peraturan untuk memberikan pelayanan terpadu satu pintu secara online pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Namun, sampai saat ini masih banyak Kabupaten/ Kota yang belum melaksanakan pelayanan secara online.  Pemerintahan Presiden Jokowi Widodo terus mendorong dilaksanakannya pelayanan terpadu satu pintu secara online dalam pengurusan perizinan berusaha. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana kesiapan aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan terpadu satu pintu berbasis online. Penelitian ini bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASN di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu memiliki pengetahuan yang baik terhadap standar operasi prosedur pelayanan publik. Sebagian sudah melaksanakan pelayanan secara online tetapi sebagian besar belum melaksanakannya. Mereka siap melaksanakan pelayanan terpadu satu pintu secara online tetapi mereka belum bisa melaksanakan sebab jaringan dan aplikasi untuk melaksanakan pelayanan secara online belum disiapkan. Menurut ketentuan, pemasangan jaringan dan perangkat untuk memberikan pelayanan secara online tersebut menjadi tugas Dinas Kominfo.

    IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA DOSEN DALAM BIDANG PENGAJARAN DENGAN GRAPHIC RATING SCALES

    Full text link
    Stikom Surabaya adalah perguruan tinggi yang bergerak di bidang teknologi komputer. Dalam kegiatan operasional pengajaran, pihak Stikom Surabaya masih menemukan keluhan mahasiswa tentang dosen datang terlambat, dosen sering tidak hadir dan mengganti kuliah, dosen kurang jelas dalam mengajar, dosen terlambat mengumpulkan nilai dan soal ujian, dan lain-lain. Oleh karena itu, pihak manajemen harus mempertimbangkan faktor kinerja dosen dalam pembagian tugas mengajar. Selama ini pihak manajemen belum memiliki aplikasi yang dapat melihat kinerja dosen di bidang pengajaran. Jadi solusi yang ditawarkan adalah pembuatan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang mampu menentukan dosen-dosen yang terbaik dalam kinerja mengajar. Untuk memberikan rekomendasi dosen terbaik, penelitian ini menerapkan metode Graphic Rating Scales dari skala 1 sampai 4. Hasil penelitian menunjukkan SPK yang telah dibuat mampu memberikan peringkat dosen terbaik dalam bidang pengajaran sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan pihak manajemen dalam memilih dosen untuk mengajar mata kuliah

    EVALUASI USABILITY SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN BERBASIS ISO 9241-11

    Full text link
    Sistem Informasi Manajemen (SIM) sangat diperlukan dalam sebuah instansi yaitu untuk peningkatan kualitas manajemen. Salah satu sistem informasi manajemen yang digunakan UIN Sunan Ampel Surabaya yaitu Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian untuk mengelola data pegawai sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepegawaian. Adapun masalah yang ditemukan dari Instrumen Data Monitoring dan Evaluasi Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data yaitu dari 15% dari 157 pegawai merasa tidak puas dengan SIMPEG dalam aspek usability. Sehingga, diperlukan evaluasi dalam aspek usability. Adapun ISO 9241-11 pedoman yang digunakan sebagai acuan perbaikan bagi pengembang untuk mengetahui hasil dari evaluasi rekomendasi perbaikan bagi pengembang SIMPEG yang menjadi tujuan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebanyak 97 pegawai yang terdiri dari 60 dosen dan 37 tenaga kependidikan di UIN Sunan Ampel Surabaya. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional sehingga, analisis data menggunakan Partial Least Suare (PLS) yang menghasilkan 3 variabel. Variabel independen (effectiveness, efficiency, dan satisfaction) dan 1 variabel dependen (usability). Dari hasil analisis data diketahui bahwa, efficiency memiliki nilai signifikan 1,789 terhadap usability, effectiveness memiliki nilai tidak signifikan sebesar 0,918 dan satisfaction memiliki nilai paling signifikan terhadap usability sebesar 6,954. Dapat disimpulkan bahwa SIMPEG tidak memenuhi kaidah effectiveness menurut ISO 9241-11. Sehingga, hasil rekomendasi desain pengembangan SIMPEG di titik beratkan pada perbaikan fitur upload, pencarian, dan beberapa menu lainnya agar effectiveness dapat tercapai

    IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT PUBLIC RELATIONS SEBAGAI PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK, DILINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH DI JAWA TIMUR DAN NUSA TENGGARA BARAT

    No full text
    Survei Implementasi E-Government Public Relations Sebagai Peningkatan Pelayanan informasi Publik, Dilingkungan Pemerintah Daerah, telah dilaksanakan pada bulan april 2018. Menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, latar belakang penelitian ini, di era digital sudah seharusnya pelayanan publik menggunakan kanal-kanal yang terintegrasi untuk memudahkan masyarakat mencari informasi. Permasalahnya; Bagaimana pemahaman ASN terhadap pelayanan informasi publik secara online?. Bagaimana proses penggunaan media sosial sebagai peningkatan peran pelayanan informasi publik?. Seberapa besar penggunaan Instant Messaging untuk pelayanan informasi Publik?bagaimana sikap ASN Public Relations terhadap penerapan integrasi jaringan yang digunakan untuk proses komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah? Hasilnya sebagian besar ASN memahami pelayanan informasi publik secara online, ASN secara individu sebagian besar menggunakan media sosial, akun media sosial yang sering digunakan untuk pelayanan informasi publik facebook.ASN sebagian besar menggunakan Instant Messaging, aplikasi yang sering digunakan untuk pelayanan publik WhatsApp, informasi yang dibutuhkan masyarakat informasi pekerjaan. Sikap ASN terhadap penerapan integrasi jaringan sebagian besar sangat setuju. Hasil penelitian ini, termasuk kategori positif, karena ASN Public relations memiliki Pemahaman yang baik, kecenderungan dan perilaku setuju menggunakan TIK dan Media sosial serta penerapan integrasi jaringan. Dengan demikian ASN mendukung terhadap integrasi jaringan

    INDUSTRI TELEVISI DAN WAJAH BURAM POLITIK INDONESIA

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya komersialisasi penyiaran publik di Indonesia, khususnya dalam industri televisi. Industri televisi yang hanya mementingkan kepentingan komersil berdampak pada menurunnya nilai-nilai demokarasi (degradasi) dan juga akan berdampak terjadinya pluktokrasi politik. Hal tersebut akhirnya berdampak buruk pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini mengungkap persoalan tersebut dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dimana data sekunder penelitian ini ada teks-teks yang sudah berhasil dikumpulkan dari pustaka. Penelitian ini merujuk pada pendapat Edward S Herman tentang eksternalitas komersialisasi penyiaran publik. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komersialisasi televisi berdampak negatif terhadap penyiaran publik di Indonesia. Bentuk komersialisasi televisi itu juga telah merasuk ke panggung politik, sehingga menurunkan kualitas demokrasi di Indonesia. Dampak eksternalitas ini juga dapat dilihat dari tampilnya orang-orang kaya di panggung politik.

    KAJIAN NETWORK MONITORING SYSTEM MENGGUNAKAN NAGIOS DENGAN WHATSAPP SEBAGAI NOTIFIKASI ALERT

    Full text link
    Salah satu tujuan dibuatnya Network Monitoring System adalah agar network administrator dapat selalu memantau seluruh kegiatan perangkat penting dari jaringan komputer seperti router, switch, komputer client, dan lain-lain. Nagios merupakan salah satu aplikasi open source untuk network monitoring dan memiliki banyak plugins yang dapat digunakan untuk memaksimalkan proses monitoring perangkat jaringan yang ada. Beberapa fitur yang dimiliki Nagios seperti monitoring, alert, report, memantau resource CPU load, memory, status up/down, up time, data traffic, bandwidth dari perangkat. Nagios sendiri dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan. Salah satu fitur penting dalam Network Monitoring System adalah notifikasi alert, yaitu sistem pemberitahuan notifikasi kepada kontak network administrator jika sistem mendeteksi adanya permasalahan pada host maupun service. Pemberitahuan notifikasi dirancang menggunakan WhatsApp messenger. Pengujian sistem dilakukan dengan menguji fungsionalitas kinerja sistem Nagios. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa Nagios dapat mendeteksi perubahan status dengan selang waktu interval 5 menit untuk hosts dan 10 menit untuk services, notifikasi alert dapat terkirim kepada Group Telegram dengan selang waktu rata-rata 5-10 menit setelah Nagios mendeteksi adanya perubahan status down/recovery, dan Event Handler dapat melakukan restart terhadap services yang gagal fungsi dengan rata-rata waktu aksi 2 menit. Hal ini membuktikan bahwa Nagios dapat memonitoring perangkat dan services pada jaringan dengan baik sesuai dengan konfigurasi yang telah dilakukan

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM) DAERAH TERTINGGAL DI JAWA TIMUR DALAM PENYEBARLUASAN INFORMASI

    Full text link
    Penelitian ini menganalisis pelaksanaan KIM di daerah tertinggal di Jawa Timur. Terdapat 4 daerah tertinggal di Jawa Timur yaitu kabupaten Situbondo, kabupaten Bondowoso, kabupaten Sampang dan kabupaten Bangkalan. Dari 4 kabupten tersebut yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana KIM memanage, memediasi informasi dan mengedukasi insan informasi? Apa saja faktor penghambat pelaksanaan KIM daerah tertinggal di Jawa Timur ? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan publik. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi kebijakan KIM di daerah tertinggal Jawa Timur proses implementasinya sama dengan implementasi kebijakan KIM daerah lain, yaitu melalui proses dan pembinaan yang dilakukan Dinas Kominfo Jawa Timur. Hasil implementasinya menunjukkan bahwa pelaksaaan KIM terutama peran dalam memanage, memediasi informasi dan mengeduksi insan informasi relatif kurang maksimal melaksanakan kebijakan KIM, kurangnya peran KIM dalam memanage, memediasi informasi dan mengedukasi insan informasi. Kurang maksimalnya peran KIM disebabkan oleh 3 fakor, yaitu: Masalah dana yang tidak cukup untuk pembiayaan operasional KIM, masalah sarana dan prasarana yang kurang memadai, penggunaan dan pemanfaatan IT khususnya internet belum terpenuhi akibat dari masih rendahnya sarana dan prasarana seperti laptop dan tingginya kesenjangan digital di daerah tertinggal tersebut

    SISTEM E-JURNAL BALAI PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA SURABAYA

    Full text link
    Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Surabaya merupakan unit pelaksana kerja dibawah Badan Litbang Kementrian Kominfo yang bergerak dibidang penelitian. Sebagai unit pelaksana kerja dalam pengolahan jurnal maka sistem jurnal berbasis elektronik atau e-jurnal sangatlah dibutuhkan untuk memanagement hasil penelitian. Dalam penelitian ini akan dikaji suatu model dan desain untuk sistem e-jurnal yang dapat diimplementasikan di BPPKI Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan metode observasi dan untuk metode perancangan sistem menggunakan analisis terstruktur yang mana terdapat 4 tahapan yaitu membuat docflow, diagram fishbone, merancang conceptual data model serta physical data model. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu dapat mempermudah dalam pengelolaan jurnal, meminimalisir terjadinya kehilangan data serta mempermudah dalam pengaksesan jurnal online

    82

    full texts

    92

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇