Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
Not a member yet
    92 research outputs found

    Pemanfaatan UML (Unified Modeling Language) Dalam Perancangan Sistem Informasi E-Commerce Jenis Customer-To-Customer

    Full text link
    Persaingan bisnis e-commerce semakin ketat.Terdapat beberapa jenis e-commerce yang sering dijumpai. Salah satu yang paling banyak digunakan adalah jenis C2C (Customer-to-Customer). E-commerce jenis ini memfasilitasi transaksi langsung antara pembeli dan penjual. Penelitian ini bermaksud mengembangkan model C2C dengan menggunakan UML (Unified Modeling Language). Kebaruan dari pemodelan C2C dengan menggunakan UML terletak pada karakteristik UML yang memungkinkan identifikasi terhadap objek mana saja yang memengaruhi sistem. Pemodelan C2C  dengan menggunakan UML dapat memberikan manfaat kepada customer e-commerce yang masih awam terhadap transaksi C2C dan kepada penjualnya. Penelitian ini menghasilkan bentuk rancangan pemodelan menggunakan UML yang  memungkinkan setiap objek terlihat jelas dan mudah dimengerti

    Analisis Komunikasi Organisasi Antara Event Project Team dan Account Executive di Event Organizer Twisbless

    Full text link
    Berhasilnya sebuah event membutuhkan komunikasi yang baik antara project team dan account executive yang terlibat dalam event tersebut. Project team bertugas untuk menyelenggarakan acara sedangkan tugas dari account executive adalah menjadi mediator antara project team dengan kliennya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola komunikasi yang berlangsung  antara project team dan account executive di event organizer Twisbless serta mengetahui hambatan komunikasi yang ada di dalam organisasi tersebut. Kerangka konseptual  yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan Twisbless yang berperan sebagai project team dan account executive. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi terhadap empat orang narasumber yang bekerja di Twisbless. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi yang digunakan oleh project team dan account executive di Twisbless adalah komunikasi internal dan eksternal . Komunikasi internal berlangsung dalam empat arah yaitu, komunikasi ke atas, komunikasi ke bawah, komunikasi diagonal, dan komunikasi horizontal. Adapun hambatan yang ada dalam proses komunikasi organisasi yaitu gangguan teknis, gangguan semantik, rintangan fisik, gangguan psikologis dan perbedaan kerangka berpikir, yang kesemuanya akan menimbulkan masalah apabila event yang diselenggarakan tidak sesuai dengan ekspektasi klien

    Rencana Strategis Penerapan Sistem Informasi Eksekutif e-Government Pemerintah Provinsi Papua

    No full text
    Pemerintah Provinsi  Papua terus menggalakkan penerapan e-government dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Namun,  nampaknya implementasi e-government sejauh ini  belum sepenuhnya memberikan dampak signifikan karena para eksekutif  sering  lamban dalam mengambil kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan studi rencana strategis penerapan sistem informasi eksekutif di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Penelitian ini  menggunakan pendekatan Ward and Peppard sedangkan analisis lingkungan internal dan eksternal organisasi menggunakan pendekatan PESTLE (Political, Economic, Social, Technology, Legal, Environment). Analisis lingkungan internal dan eksternal sistem informasi dan teknologi informasi (SI/TI) dan perumusan strateginya menggunakan pendekatan SWOT (strength, weakness, opportunity,  threat), sedangkan portofolio aplikasi dan pengembangan Sistem Informasi Eksekutif mengacu pada Kerangka Fungsional Sistem Kepemerintahan (Government Functional Framework) yang ditetapkan Kementerian Kominfo RI. Berdasarkan hasil analisis dan perumusan rencana strategis, ada dua rekomendasi yang diusulkan yaitu:  pertama perlu adanya roadmap pengembangan e-government  yang disusun secara holistik dan komprehensif. Selanjutnya, perlu dilakukan sosialisasi dan pengawasan secara berkala pada seluruh unit organisasi agar bersungguh-sungguh menerapkan aplikasi e-government guna  mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Kedua, penerapan  aplikasi e-government yang mengacu pada  Kerangka Fungsional Sistem Kepemerintahan dan ditetapkan oleh Kementerian Kominfo RI perlu disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Hal ini penting, mengingat Papua merupakan Daerah Otonomi Khusus dan  memiliki berbagai persoalan terkait affirmative action terhadap orang asli Papua

    Pengelolaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) “PLN Peduli” (Studi Kasus di Kantor Pusat PT. PLN (Persero))

    Full text link
    Corporate Social Responsibility merupakan manifestasi tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan yang memberi manfaat secara internal (perusahaan itu sendiri) dan eksternal (masyarakat dan pemerintah). Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan program Corporate Social Responsibility yang dilakukan oleh Kantor Pusat PT. PLN (Persero) Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan program Corporate Social Responsibility PT. PLN (Persero) telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan Indonesia. Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjadi sarana promosi perusahaan dan perwujudan tanggung jawab sosialnya, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara PT. PLN (Persero) dengan masyarakat dan pada akhirnya citra perusahaan akan meningkat. Program tersebut dilakukan melalui pendidikan gratis di SMK Informatika Utama dan program kemitraan dan bina lingkungan di Bank Sampah Anyelir. Pengelolaan program Corporate Social Responsibility PT. PLN (Persero) memiliki  4 tahap yaitu perencanaan, implementasi, evaluasi dan pelaporan

    Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keputusan Pembelian Melalui E-Commerce Shopee

    Full text link
    Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis dan membahas citra perusahaan, kepercayaan dan kemudahan terhadap keputusan pembelian pada E-Commerce Shopee secara parsial.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian riset konklusif dengan pendekatan kausal. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen Shopee yang melakukan belanja melalui mobile shopping dengan ketentuan melakukan pembelian dalam satu bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu nonprobability sampling dengan metode purposive sampling dan snowballing sampling. Untuk sampel yang digunakan yaitu sebanyak 220 responden. Angket peneliti disebarkan melalui online menggunakan skala likert dan menggunakan analisis data regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra perusahaan, kepercayaan, dan kemudahan  secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada E-Commerce Shopee

    Diversifikasi Dan Kolonialisasi Data pada Line Social Messaging

    No full text
    Perkembangan internet tidak hanya menghilangkan batasan ruang dan waktu dalam mentransmisikan informasi, namun juga meningkatkan interaktivitas antar penggunanya. Kemudahan yang ditawarkan internet tersebut juga meningkatkan persaingan pasar di media digital. LINE sebagai aplikasi pengiriman pesan terus mengembangkan aplikasinya melalui diversifikasi berbagai fitur LINE agar dapat bertahan dalam persaingan pasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan paradigma kritis sebagai upaya untuk mengidentifikasi pergeseran fungsi aplikasi LINE sebagai bentuk praktik integrasi horizontal melalui diversifikasi fitur dan praktik kolonialisasi data pengguna yang dilakukan LINE melalui fitur-fiturnya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara FGD, observasi, dan wawancara mendalam melalui teknik snowball sampling. Berdasarkan hasil temuan data, aplikasi LINE melakukan diversifikasi fitur untuk meningkatkan profit dan sebagai usaha untuk mempertahankan pasar ditengah perkembangan teknologi media digital. Usaha tersebut ditunjukkan dengan berbagai pengembangan fitur. Selain itu LINE juga melakukan agregasi data pengguna yang mengarah terjadinya praktik kolonialisasi data

    Implikasi Pengggunaan Internet terhadap Partisipasi Sosial di Jawa Timur

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk melihat implikasi penggunaan internet terhadap partisipasi sosial di Jawa Timur. Teori yang dipakai adalah teori uses and gratification. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dilakukan melalui metode survei. Sampel lokasi ditentukan dengan teknik multistage area random sampling secara proporsional. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara dengan responden. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan internet mengakibatkan meningkatnya partisipasi aktif pada responden untuk terlibat dalam kegiatan di masyarakat. Pengggunaan internet juga turut berperan dalam pengambilan keputusan. Hanya separo responden yang menilai bahwa penggunaan internet dapat memberikan partisipasi aktif pada responden untuk mengikuti aktifitas politik. Penggunaan internet oleh masyarakat juga dinilai responden dapat meningkatkan pastisipasi aktif bagi warga sekitar untuk terlibat dalam kegiatan masyarakat. Sebagian besar responden juga berpendapat penggunaan internet berperan bagi warga untuk mengambil keputusan. Separo responden berpendapat penggunaan internet berperan bagi warga untuk mengikuti aktifitas politik

    Strategi Pemanfaatan E-Learning berbasis Resource Sharing untuk Pengembangan SDM UMKM

    Full text link
    Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Sumbangsih sektor ini akan semakin besar manakala mereka berhasil memasarkan produk  ke pasar digital. Namun, pelaku UMKM masih mengalami kesulitan menjual produk mereka secara online. Makalah ini membahas mengenai upaya pembinaan sumber daya manusia (SDM) UMKM yang berlangsung saat ini dan merancang sebuah sistem e-learning dengan pendekatan resource sharing yang sesuai dengan kebutuhan belajar dan pelatihan bagi pelaku UMKM. Penelitian dilakukan pada UMKM di beberapa kabupaten di Jawa Timur. Pemilihan kabupaten/kota dilakukan secara acak. Unit analisis dalam penelitian ini ada dua, yakni Dinas Koperasi dan UKM atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Jawa Timur, untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan pemerintah terkait pengembangan SDM UMKM dan kebutuhan pembuatan desain e-learning. Implementasi pada perancangan ini menggunakan LMS Edmodo. Hasil dari penelitian ini adalah strategi desain e-learning untuk pelaku UMKM

    STRATEGI PENGUATAN IKNB MELALUI AUDIT TATA KELOLA DAN MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI PADA USAHA START UP MENGGUNAKAN COBIT FRAMEWORK (STUDI KASUS : OTORITAS JASA KEUANGAN)

    No full text
    Perkembangan sektor usaha rintisan/startup berbasis teknologi informasi (TI) dari tahun ke tahun semakin meningkat pesat. Karena itu saatnya OJK membutuhkan metode khusus yang digunakan untuk audit tata kelola dan manajemen risiko TI bisnis startup untuk dapat mengevaluasi, memanajemen dan menjamin pesatnya teknologi informasi dalam usaha rintisan/startup menjadi lebih kondusif dan kredibel. Salah satu metode yang digunakan untuk melakukan audit tata kelola dan manajemen risiko TI adalah COBIT (Control Objective for Information and Related Technology) Framework. COBIT framework berfungsi memberikan manajer, auditor, dan pengguna teknologi informasi dengan kumpulan umum tindakan, indikator, proses dan praktik terbaik untuk membantu usaha startup dalam memaksimalkankeuntungan yang diperoleh melalui penggunaan teknologi informasi dan berkembang sesuai IT Governance dan kontrol dalam sebuah perusahaan startup. COBIT yang diterapkan terhadap audit tata kelola teknologi informasi dan managemen risiko memberikan kebaruan bagi OJK dimana sebelumnya belum ada framework untuk startup yang dapat menunjang kerja audit tata kelola teknologi informasi beserta management risikonya. Dan yang dilakukan OJK masih sebatas audit managemen risiko pada intansi keuangan dan perbankan saja. Pada penelitian ini menggunakan model kuisioner terhadap 22 perusahaan startup dibawah naungan OJK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa domain PO (Planning & Organizing), AI (Acquisition & Implementation), DS (Delivery & Support), dan ME (Monitoring and Evaluated) yang digunakan dalam COBIT terhadap 28 perusahaan berada pada level 2, yang artinya bahwa perusahaan telah memiliki pola yang berulangkali dilakukan dalam melakukan manajemen aktivitas terkait dengan tata kelola teknologi informasi, namun keberadaannya belum terdefinisi secara baik dan formal sehingga masih terjadi ketidakkonsistenan. Penelitian ini mempunyai dampak positif bagi OJK dan pelaku bisnis rintisan/startup. Selain itu, standar COBIT ini juga dapat memberikan masukan dan solusi bagi OJK untuk perbaikan pengelolaan TI di masa yang akan datang.

    PENGARUH KAMPANYE “LET’S DISCONNECT TO CONNECT” TERHADAP SIKAP ANTI PHUBBING (SURVEI PADA FOLLOWERS OFFICIAL ACCOUNT LINE STARBUCKS INDONESIA)

    Full text link
    Gadget problem menjadi masalah yang tidak banyak disadari. Beberapa survei menemukan bahwa rata-rata orang Indonesia menggunakan gadget selama 5,5 jam per hari, padahal idealnya hanya 257 menit atau 4 jam 17 menit saja dalam sehari. Lebih dari batas penggunaan ideal tersebut, dapat mengancam kinerja otak pengguna.Selain itu, bahaya lainnya adalah kecilnya kemungkinan untuk dapat membangun komunikasi dan hubungan yang berkualitas dengan orang lain (phubbing). Berdasarkan keprihatinan atas masalah gadget problem tersebut, Starbucks Indonesia menyelenggarakan kampanye Let’s Disconnect to Connectdi aplikasi LINE dan gerai Starbucks Indonesia. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh kampanye Let’s Disconnect to Connectterhadap sikap anti-phubbing followers official account LINE Starbucks Indonesia. Survei yang melibatkan 100 responden yang sebagian besar berada pada kelompok umur 20-25 tahun ini menggunakan Teori Komunikasi Antarpribadi dan Model Ostergaard untuk memandu penyelenggaraan kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye Let’s Disconnect to Connect mampu mempengaruhi terciptanya sikap anti-phubbing sebanyak 65,2%. Isi dan struktur pesan yang disajikan pada broadcast official account LINE dianggap menarik dan informatif, sehingga mampu memberikan awareness, knowledge, dan motivasi bagi followers official account LINE Starbucks Indonesia untuk melakukan sikap anti-phubbing yang ditunjukkan dengan kesediaannya meletakkan smartphone-nya di stiker yang ada di atas meja setiap gerai Starbucks Indonesia bertuliskan “Park Your Phone Here.

    82

    full texts

    92

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇