Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
Not a member yet
    783 research outputs found

    Psychological Capital Sebagai Prediktor Employee Engagement pada Pengurus Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

    No full text
    ABSTRAK   Dalam organisasi profit diketahui terdapat psychological capital yang baik pada pekerjanya. Dengan menerapkan dimensi psychological capital yakni self efficacy, hope, optimism, dan resiliency pengurus akan semakin bagus dalam berorganisasi. Dengan employee engagament pengurus memiliki semangat, dedikasi serta penghayatan yang lebih pada saat berorganisasi. Tujuan penelitian yakni (1) mengetahui gambaran psychological capital; (2) mengetahui gambaran employee engagement; (3) apakah psychological capital merupakan prediktor employee engagement. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan racangan deskriptif korelasional prediktif. Jumlah sampel penelitian adalah 25 orang pengurus. Penelitian ini menggunakan skala psychological capital dengan reliabilitas 0,960 dan skala employee engagement dengan reliabilitas 0,908. Uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sebagian besar memiliki psychological capital kategori sedang; (2) sebagian besar memiliki employee engagement kategori sedang; dan (3) psychological capital merupakan prediktor employee engagement dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R = 0,668 yang berarti bahwa psychological capital memiliki korelasi positif dengan employee engagement, dan nilai R squre 0,422 yang berarti bahwa variabel psychological capital memiliki pengaruh kontribusi 42,2% terhadap variabel employee engagement. Saran yang dapat diberikan berdasarkan penelitian ini yakni, (1) bagi pengurus Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan dapat lebih meningkatkan psychological capital dalam berorganisasi; dan (2) bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini sebagai referensi untuk mengembangakan penelitian psychological capital dan employee engagement pada karakteristik subjek penelitian yang sama ataupun berbeda, serta dapat membuat penelitian lanjutan untuk meningkatkan  psychological capital ataupun employee engagement pada suatu organisasi.

    PENGARUH KEMATANGAN EMOSI TERHADAP PENYESUAIAN SOSIAL PADA MAHASISWA BARU POLITEKNIK NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Kristina, Anita. 2018. Pengaruh Kematangan Emosi Terhadap Penyesuaian Sosial Pada Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nur Eva, S.Psi., M.Psi. (II) Drs. Mohammad Bisri, M.Si.   Kata Kunci: kematangan emosi, penyesuaian sosial Penyesuaian sosial merupakan kemampuan seorang individu untuk dapat menyesuaikan diri dengan bentuk tingkah laku yang telah disetujui oleh kelompok. Keberhasilan tersebut akan membantu seorang individu untuk dapat mengembangkan sikap sosial yang baik kepada orang lain maupun dalam kelompok tertentu. Sebagian individu memiliki keterbatasan dalam melakukan penyesuaian sosial yang baik. Hal tersebut dapat menimbulkan rasa frustasi pada dirinya. Salah satu faktor yang mempengaruhi penyesuaian sosial yaitu kematangan emosi. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui gambaran kematangan emosi mahasiswa baru jurusan akuntansi Politeknik Negeri Malang, (2) untuk mengetahui gambaran penyesuaian sosial mahasiswa baru jurusan akuntansi Politeknik Negeri Malang, (3) untuk mengetahui pengaruh kematangan emosi terhadap penyesuaian sosial mahasiswa baru jurusan akuntansi Politeknik Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah mahasiswa baru jurusan akuntansi Politeknik Negeri Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental, dengan sampel sebanyak 56 subjek penelitian. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik Simple Linear Regression.Hasil dari uji regresi, diketahui koefisien korelasi variabel kematangan emosi dengan penyesuaian sosial sebesar 0,653. Kemudian terdapat nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,427. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian sosial pada mahasiswa baru jurusan akuntansi Politeknik Negeri Malang masuk dalam kategori tinggi dan tingkat kematangan emosi mahasiswa baru jurusan akuntansi Politeknik Negeri Malang dinyatakan tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kematangan emosi terhadap penyesuaian sosial pada mahasiswa baru jurusan akuntansi Politeknik Negeri Malang. Saran yang diberikan dalam penelitian ini bagi subjek penelitian yakni diharapkan dapat mengontrol emosinya agar mencapai tingkatan kematangan emosi yang menuju tinggi dan tetap dapat mempertahankannya. Bagi pihak instansi diharapkan dapat membantu para mahasiswa baru untuk dapat mengontrol emosi dan menyesuaiankan diri di lingkungan sosial dengan baik. Bagi penelitian selanjutnya, diharapkan untuk memperluas ruang lingkup, misal dengan memperluas jumlah populasi dan menambah variabel-variabel lain seperti kesehatan dan kondisi jasmaniah, kondisi psikologis, lingkungan, serta budaya dan agama

    Hubungan Antara Efikasi Diri Akademik dan Determinasi Diri Remaja Pecandu Permainan Daring

    No full text
    ABSTRAK   Lathifah, Faizatul. 2017. Hubungan Antara Efikasi Diri Akademik dan Determinasi Diri Remaja Pecandu Permainan Daring di Kecamatan Kepanjen. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Weni Utami, M.Si, (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi., M.Psi.   Kata Kunci : efikasi diri akademik, determinasi diri, remaja, permainan daring. Efikasi diri akademik adalah keyakinan akan kemampuan akademik yang dimiliki seseorang untuk mencapai tujuan akademik yang diinginkan.Determinasi diri adalah kemampuan untuk melibatkan diri sendiri sebagai penentu nasib atau sebagai individu yang memiliki pilihan dalam bertindak dan berperilaku. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui apakah ada hubungan antaraefikasi diri akademik dan determinasi diri pada remajapecandupermainan daring di Kecamatan Kepanjen (2) mengetahui gambaran efikasi diri akademik pada remaja pecandu permainan daring di Kecamatan Kepanjen (3) mengetahui gambaran determinasi diri pada remajapecandu permainan daring di Kecamatan Kepanjen.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, dengan jumlah penelitian 53 remaja pecandu permainan daring. Instrumen penelitian adalah skala efikasi diriakademik dan skala determinasi diri. Skala efikasi diri akademik diperoleh 31 aitem yang valid dengan rentangan skor 0,00 sampai 0,014dan reliabilitas sebesar 0,906. Skala determinasi diri diperoleh 33 aitem yang valid dengan rentang skor  0,00 sampai 0,042 dan reliabilitas sebesar 0,897. Data penelitian menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan remaja pecandu permainan daring (1) terdapat hubungan positif antara efikasi diri akademik dengan determinasi diri pada remaja pecandu permainan daring dengan nilai korelasi 0,547 dan signifikansi sebesar 0.000. (2) sebanyak 69,81 %  memiliki efikasi diri akademik yang sedang (3) sebanyak 69,81 % memiliki determinasi diri yang sedang. Hal ini menunjukkan semakin tinggi efikasi diri akademik maka semakin tinggi determinasi diri remaja pecandu permainan daring

    Efikasi Diri Pada Mahasiswa Yang Bekerja Saat Penyusunan Skripsi

    No full text
    ABSTRAK     Nurokhim, Mokhammad H.W. 2017. Efikasi Diri Pada Mahasiswa Yang Bekerja Saat Penyusunan Skripsi. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., S.E., M.Si, (2) Gamma Rahmita Ureka Hakim, S.Psi., M.Psi   Kata kunci : Efikasi diri, Bekerja, Skripsi, Mahasiswa.   Bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi dituntut untuk menyelesaikan studinya dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Keyakinan seseorang bahwa dirinya akan mampu melaksanakan tingkah laku yang dibutuhkan dalam suatu tugas yang didasari oleh batas-batas kemampuan dirasakan akan menuntun para mahasiswa berpikir mantap dan efektif. Istilah keyakinan ini disebut efikasi diri.  Efikasi diri sangat mempengaruhi mekanisme perilaku manusia. Fokus Penelitian ini yaitu untuk mengungkap bagaimana dinamika efikasi diri mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi khususnya pada mahasiswa yang bekerja.. Dalam penelitian ini akan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Peneliti memakai wawancara semi terstruktur untuk mengumpulkan data non-numerik yang nantinya digunakan untuk menggambarkan dinamika efikasi diri pada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efikasi diri para mahasiswa pada awalnya tinggi. Kemudian menurun setelah memasuki dunia kerja nyata. Akan tetapi kemudian naik ketika mahasiwa telah mengalami proses adaptasi dan belajar dari pengalaman sebelumnya. Puncaknya, tiap mahasiswa tidak dapat melakukan keduanya secara bersamaan dan lebih memilih salah satu yang mereka anggap lebih penting.             Bagaimanapun juga tugas utama mahasiswa adalah belajar, atau bisa dikatakan menyelesaikan studinya. Alangkah baiknya jika bisa menuntaskan studinya tepat waktu. Kalaupun memang ada hal-hal tertentu yang mengakibatkan mahasiswa untuk bekerja, pilihlah pekerjaan yang tugas-tugasnya pernah anda kerjakan, hal ini berkaitan dengan manajemen diri dan berguna untuk melihat secara jauh nantinya bagaimana anda akan menjalani keduanya tanpa mengorbankan salah satunya seperti para informan pada penelitian ini

    HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH MEMANJAKAN DENGAN PERASAAN RENDAH DIRI PADA SISWA YANG MEMILIKI PRETASI BELAJAR RENDAH

    No full text
    Juliana. 2018. Hubungan pola asuh memanjakan dengan perasaan rendah diri pada siswa yang memiliki prestasi belajar rendah. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Nur Eva,S.Psi.,M.Psi (II) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci:  pola asuh memanjakan, perasaan rendah diri, siswa prestasi belajar rendah.             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh memanjakan dengan perasaan rendah diri pada siswa yang memilik prestasi belajar rendah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan korelasi product moment pearson. Subjek penelitian adalah siswa yang memiliki prestasi belajar rendah di 10 sekolah swasta di Malang yaitu SMP YPK 1, SMP Kartini Yasri, SMP Advent, SMPK PJ Global, SMP Muhammaddiyah 4,SMPK Sang Timur,SMP Katholik Mardiwiyata, SMP Sriwedari,SMP Katholik Santa Maria dan SMP Katholik Santo Yusup. Sampel yang diambil berjumlah 90 siswa dengan menggunakan teknik sample jenuh. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala pola asuh memanjakan dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,874 dan skala perasaan rendah diri dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,921.             Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara pola asuh memanjakan dengan perasaan rendah diri pada siswa yang memiliki prestasi belajar rendah. Nilai koefisien korelasi product moment (rxy) sebesar 0,705 dengan signifikansi sebesar 0,000 pada taraf signifikansi 5%. Tanda koefisien korelasi dari hasil analisis data bersifat positif sehingga menunjukkan adanya arah hubungan yang berbanding lurus yang artinya semakin tinggi pola asuh memanjakan maka akan semakin tinggi pula perasaan rendah diri pada siswa yang memiliki prestasi belajar rendah.             Saran yang diberikan pada siswa yang memiliki prestasi belajar rendah yakni untuk dapat lebih mengembangkan kepercayaan dirinya dengan melakukan kegiatan yang lebih positif ketika berada di sekolah maupun di lingkungan sekolah agar siswa mampu untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki tanpa merasa rendah diri sehingga siswa akan menjadi siswa yang memiliki prestasi belajar yang baik dan membanggakan. Orangtua diharapkan dapat menerapkan pola asuh yang lebih positif dan meminimaliris untuk membantu anak dalam mengerjakan tugas yang berhubungan dengan sekolah agar anak dapat mengembangkan kemampuan yang dimiliki dan menjadi mandiri. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan untuk dapat menambahkan jumlah subjek sehingga akan lebih terlihat perbedaannya, peneliti selanjutnya juga diharapkan dapat melakukan penelitian dengan metode penelitian kualitatif agar dapat memperoleh hasil penelitian yang lebih mendalam

    Hubungan Kematangan Emosi dengan Pengambilan Keputusan pada Ketua UKM Universitas Negeri Malang

    No full text
    RINGKASAN Pertiwi, A.N. 2018. Hubungan Kematangan Emosi dengan Pengambilan Keputusan pada Ketua UKM Universitas Negeri Malang . Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si, (II) Indah Yasminum, S.Psi., M.Psi.   Kata Kunci: kematangan emosi, pengambilan keputusan Kematangan emosi merupakan salah satu faktor dalam pengambilan keputusan di berbagai lingkungan sosial. Peneliian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kematangan emosi pada Ketua UKM Universitas Negeri Malang, deskripsi pengambilan keputusan pada Ketua UKM Universitas Negeri Malang, dan apakah terdapat hubungan antara kematangan emosi dan pengambilan keputusan pada Ketua UKM Universitas Negeri Malang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dan korelasional yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat atas populasi yang diteliti mengenai ada-tidaknya suatu hubungan dan derajat hubungan pada kedua variabel. Peneliti menggunakan metode sampel jenuh dengan jumlah subjek 31 orang. Pengukuran kematangan emosi menggunakan skala berdasar teori aspek-aspek kematangan emosi menurut Hurlock (1980). Pengukuran pengambilan keputusan menggunakan skala berdasar teori aspek –aspek pengambilan keputusan yang dikemukakan oleh Mincemoyer dan Perkins (2003). Analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kematangan emosi dengan pengambilan keputusan pada Ketua UKM Universitas Negeri Malang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 55% dari sampel penelitian ini memiliki tingkat kematangan emosi yang tinggi serta sebanyak 48% dari sampel penelitian ini memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang tinggi. Hasil dari penghitungan korelasi Product Moment menunjukkan bahwa korelasi antara kematangan emosi dan pengambilan keputusan p sebesar 0,000 lebih kecil dari signifikansi daerah penolakan sebesar 5% (0,05) selain itu nilai rxy sebesar 0,665 lebih besar dari nilai r tabel 0,344 sehingga H0 ditolak. Berdasar hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kematangan emosi dengan pengambilan keputusan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar Ketua UKM Univeristas Negeri Malang memiliki tingkat tingkat kematangan emosi yang tinggi serta sebagian kecil Ketua UKM Universitas Negeri Malang memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang rendah. Penelitian ini juga memberikan informasi bahwa ada hubungan antara kematangan emosi dengan pengambilan keputusan pada Ketua UKM Universitas Negeri Malang

    HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KINERJA KARYAWAN PT> MATAHARI DEPARTMENT STORE SIDOARJO

    No full text
    Kepemimpinan transformasional menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kepemimpinan transformasional manager PT. Matahari Department Store Sidoarjo, deskripsi kinerja karyawan PT. Matahari Department Store Sidoarjo, dan apakah ada hubungan antara Persepsi Kepemimpinan Transformasional dengan Kinerja Karyawan pada PT. Matahari Department Store Sidoarjo. Metode yang digunakandalampenelitianiniadalah deskriptif dan korelasional. Sampel dalam penelitian sebesar 45 karyawan dengan menggunakan Purposive Sampling. Pengukuran kepemimpinan transformasional menggunakan skala yang dibuat sendiri oleh peneliti dengan berlandaskan aspek teori yang dikemukakan oleh Bass danAvolio (1990). Analisis data yang digunakanuntukmengujihipotesisadalahkorelasiProduct Moment. Hasildaripenelitianinimenunjukkanbahwasebanyak 33,3% subjekmemilikianggapanbahwamanajermemilikinilaikepemimpinantransformasional yang tergolongdalamkategoritinggi, sedangkan 40% subjekmemilikianggapanbahwamanajermemilikinilaikepemimpinantransformasional yang tergolongdalamkategorisedangdan 26,6%. subjekmemilikianggapanbahwamanajermemilikinilaikepemimpinantransformasional yang tergolongdalamkategorirendah. Sehinggadapatdisimpulkanbahwagayakepemimpinantransformasionaltergolongdalamkategoricukupbaik. Sedangkanuntukkinerjakaryawansebanyak 97,7% karyawanmemilikikinerja yang tergolongdalamkategori rata-rata, dan 2,2% karyawanmemilikikinerja yang tergolong dalamkategoritinggi. Hasildariperhitungankorelasiproduct moment menunjukkanbahwaterdapathubunganantarakepemimpinantransformasionaldengankinerjakaryawandengannilaisignifikansisebesar 0,002 dannilaikorelasipearsonsebesar 0,455.Sehinggadapatdisimpulkanbahwaapabilasemakintingginilaikepemimpinantransformasional, makaakansemakintingginilaikinerjakaryawan. KesimpulandaripenelitianiniadalahsebagianbesarkaryawanPT. Matahari Department Store Sidoarjoberanggapanbahwamanagementelahmenerapkangayakepemimpinantransformasionaldenganbaiksertamayoritaskaryawanmemilikitingkatkinerjakaryawandalamkategorisedang. Penelitianini juga memberikaninformasibahwaadahubunganantaraPersepsiKepemimpinanTransformasionaldenganKinerjaKaryawanpada PT. Matahari Department Store Sidoarjo

    Hubungan Psikologi Kapital dengan Kecenderungan Pindah Kerja Karyawan PTPN X PG Tjoekir Jombang

    No full text
    ABSTRAK   Pratiwi, Elysa Indah. 2017. Hubungan Psikologi Kapital dengan Kecenderungan Pindah Kerja Karyawan PTPN X PG Tjoekir Jombang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi.,M.Si (II) Gamma Rahmita U.H, S.Psi.,M.Psi   Kata kunci :  psikologi kapital, kecenderungan pindah kerja, karyawan.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran psikologi kapital (2) Gambaran kecenderungan pindah kerja (3) Hubungan negatif antara psikologi kapital dengan kecenderungan pindah kerja karyawan PTPN X PG Tjoekir Jombang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 184 karyawan PTPN X PG Tjoekir Jombang. Sampel yang digunakan sebanyak 37 karyawan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Dua Instrumen yang digunakan yaitu (a) skala psikologi kapital, sebanyak 35 aitem valid dengan reliabilitas 0,920 (b) skala kecenderungan pindah kerja, sebanyak 39 aitem valid dengan reliabilitas 0,931. Hasil analisis deskriptif menunjukkan karyawan PTPN X PG Tjoekir Jombang (1) memiliki psikologi kapital rendah (54,05%,) dan (2) memiliki kecenderungan pindah kerja tinggi (59,46%). Hasil uji hipotesis menggunakan analisis korelasi pearson product moment menunjukkan ada hubungan negatif antara psikologi kapital dengan kecenderungan pindah kerja. Peneliti memberikan saran (a) perusahaan dapat memfasilitasi karyawan agar berkembang melalui kesempatan berinovasi maupun jenjang karir (b) karyawan dapat meningkatkan kepercayaan diri dengan menganggap hambatan dalam bekerja sebagai pembelajaran konstruktif (c) peneliti selanjutnya dapat memperhatikan faktor-faktor dari kecenderungan pindah kerja dan menambah kontrol variabel

    Adversity Quotient Sebagai Prediktor Kecemasan dalam Mengerjakan Skripsi pada Mahasiswa Angkatan 2013 di Universitas Negeri Malang

    No full text
    Noermeilita, Fadela. 2018. Adversity QuotientSebagai Prediktor Kecemasan dalam Mengerjakan Skripsi pada Mahasiswa Angkatan 2013 di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nur Eva, S.Psi, M.Psi., (II) Indah Yasminum Suhanti, S.Psi, M.Psi. Kata kunci: adversity quotient, kecemasan, mengerjakan skripsi Mahasiswa dalam mengerjakan skripsi sering kali mengalami kesulitan yang harus dihadapi. Kesulitan yang tidak mampu diatasi oleh mahasiswa mampu menimbulkan tekanan perasaan seperti kehawatiran, ketakutan maupun prasangka buruk yang berlebih sehingga dapat menimbulkan kecemasan. Dibutuhkan kemampuan dalam menghadapi, bertahan, dan mengatasi kesulitan atau disebut adversity quotient agar terhidar dari kecemasan mengerjakan skripsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah adversity quotient dapat memprediksi kecemasan dalam mengerjakan skripsi, mendeskripsikan kecemasan dalam mengerjakan skripsi, mendeskripsikan adversity quotient pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan populasi sebanyak 1.310 mahasiswa. Subjek penelitian dipilih menggunakan metode aksidental dengan jumlah subjek sebanyak 131yang merupakan mahasiswa angkatan 2013 dan terdaftar mengambil mata kuliah penulisan skripsi pada tahun ajaran 2017/2018 di Universitas Negeri Malang. Pengumpulan data menggunakan skala adversity quotient dengan reliabilitas 0,893 dan skala kecemasan dengan reliabilitas 0.902. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebanyak 47%  mahasiswa angkatan 2013 memiliki adversity quotient sedang dan 53 % mahasiswa angkatan 2013 mengalami kecemasan mengerjakan skripsi yang tinggi. Hasil regresiadversity quotient terhadap kecemasan mengerjakan skripsi pada mahasiswa angkatan 2013 menunjukan signifikansi sebesar 0,000 (

    Perbedaan Kepuasan Konsumen pada Moda Transportasi Trayek dan Transportasi Sewa Khusus sistem Online di Kota Medan

    No full text
    Lee, Tharass. 2018. Perbedaan Kepuasan Konsumen pada Moda Transportasi Trayek dan Transportasi Sewa Khusus Sistem Online di Kota Medan. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si., Pembimbing (II) Gamma Rahmita Ureka Hakim, S.Psi., M.Psi Kata kunci : kepuasan konsumen, transportasi trayek, transportasi sewa khusus sistem online             Moda transportasi kini telah dibagi menjadi dua bagian yakni moda transportasi trayek dan moda transportasi sewa khusus sistem online. Beroperasinya kedua jenis layanan jasa transportasi ini, menimbulkan konflik yaitu beralihnya sebagian besar masyarakat kota Medan dalam menggunakan transportasi, dari penggunaan transportasi trayek kini beralih ke transportasi sewa khusus sistem online. Akibatnya pelayanan jasa transportasi trayek pendapatannya menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepuasan konsumen pada moda transportasi trayek dan transportasi sewa khusus sistem online di kota Medan.             Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan komparasi, yang melibatkan 90 subjek yang berasal dari kota Medan dan pernah menggunakan transportasi trayek maupun transportasi sewa khusus sistem online. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kepuasan konsumen dengan nilai reliabilitas 0.733 dan nilai validitas > 0.374 diperoleh 38 aitem yang terpakai. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 90 subjek yang diteliti memiliki kepuasan yang tinggi terhadap transportasi sewa khusus sistem online. Hasil dari uji independent sample t-test menunjukkan nilai 0.000 < 0.05 artinya adanya perbedaan tingkat kepuasan konsumen pada moda transportasi trayek dan transportasi sewa khusus sistem online di kota Medan.             Saran yang diberikan untuk masyarakat kota Medan agar terbiasa mengikuti perkembangan zaman dengan inovasi terbaru dari layanan jasa transportasi, untuk layanan jasa transportasi sebaiknya membuat komitmen bersama agar tidak terjadi konflik, untuk pemerintah agar membuat kebijakan dan peraturan agar tidak terjadi lagi masalah tentang transportasi trayek maupun transportasi sewa khusus sistem online, dan untuk peneliti selanjutnya sebaiknya menggunakan metode penelitian dan subjek yang bervariasi

    0

    full texts

    783

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇