Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
Not a member yet
783 research outputs found
Sort by
Hubungan Antara Kemandirian Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Baru Di Fakultas Pendidikan Psikologi
ABSTRAK Afandi, Masarif A. 2014. Hubungan Antara Kemandirian dengan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Baru di Fakultas Pendidikan Psikologi. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri WeniUtami, M. Si (II) Diantini Ida Viatri S. Psi, M.Si Kata kunci : kemandirian, penyesuaiandiri, danmahasiswa Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1). Gambaran kemandirian mahasiswa baru di Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang, (2). Gambaran penyesuaian diri mahasiswa baru di Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang, (3). Hubungan kemandirian dengan penyesuaian diri pada mahasiswa baru di Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif deskriptif korelasional, karena penelitian ini dimaksutkan untuk memperoleh gambaran tentang hubungan kemandirian dengan penyesuaian diri. Uji coba pada penelitian ini menggunakan 50 subjek dan pengambilan data sebanyak 54 subjek. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemandirian pada kategori tinggi sebanyak 30 orang atau sebesar 55.56%, untuk kategori rendah sebanyak 24 orang atau sebesar 44.44%. dan pada penyesuaian diri kategori tinggi sebanyak 28 orang atau sebesar 51.85%, untuk kategori rendah sebanyak 26 orang atau sebesar 48.15%. Berdasarkan hasil analisis menggunakan korelasi Product Momentdari Pearson, diperoleh hasil yang tampak pada tabel, dengan koefisien korelasi = 0,777 dan signifikansi = 0,000 < 0,05. Dengan demikian terdapat hubungan antara kemandirian dengan penyesuaian diri pada mahasiswa angkatan 2014 di Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang. Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran yang dapat diberikan oleh peneliti, antara lain: (1) Bagi Orang Tua, Orang tua harus mampu menjadi teladan yang baik untuk anaknya dalam menerapkan kemandirian, (2) Bagi Mahasiswa, Sebagai manusia sosial, hendaknya mampu untuk mempelajari lingkungan disekitar agar tidak adakonflik yang terjadi pada diri maupun pada lingkungan, (3) Bagi Pimpinan Fakultas, Sebagai perguruan tinggi yang memberikan partisipasi yang besar terhadap perkembangan SDM (Sumber Daya Manusia) turut diperhatikannya juga penyesuaian diri dan kemandirian Mahasiswabaru agar terciptasuasana yang kondusif untuk melakukan belajar mengajar, (4) Bagi Peneliti Selanjutnya, Dalam pemilihan teori yang akan dipakai dalam indicator haruslah benar-benar bagus, dikaren akan nanti akan mempengaruhi hasil dalam penelitian, kemudian cara membuat aitem-aitem pernyataan yang lebih cermat dan mengikuti kaidah penulisan pernyataan agar hasil yang di dapatkan sesuai dengan tujuan dan harapan, dan penelitian ini masih dalam lingkup Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang penelitian selanjutnya bias mengembangkan lebih luas
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN KONFORMITAS DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PRODUK KOSMETIK MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ABSTRAK Muslimah, Wuwung Sari. 2014. Hubungan antara Konsep Diri dan Konformitas dengan Perilaku Konsumtif Produk Kosmetik Mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Moh. Irtadji. M.Si (II) Ike Dwiastuti S.Psi, M. Psi Kata kunci: konsep diri, konformitas, perilaku konsumtif, produk kosmetik Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui konsep diri mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (2) Mengetahui konformitas mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (3) Mengetahui tingkat perilaku konsumtif produk kosmetik mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (4) Hubungan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif produk kosmetik mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (5) Hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif produk kosmetik mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (6) Hubungan antara konsep diri dan konformitas dengan perilaku konsumtif produk kosmetik mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 2632 mahasiswi Fakultas Ekonomi dan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang dengan teknik purposive insidental sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala konsep diri, skala konformitas, dan skala perilaku konsumtif. Analisis menggunakan analisis deskriptif dengan pengkategorian berdasarkan nilai skor T. Untuk uji hipotesisnya menggunakan teknik korelasi product moment dan juga dengan penghitungan korelasi ganda secara manual. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (1) memiliki konsep diri dalam kategori rendah (2) memiliki tingkat konformitas dalam kategori tinggi (3) memiliki tingkat perilaku konsumtif dalam kategori tinggi (4) terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif dengan nilai rxy = -0,248, p= 0,013 3,09). Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah: 1) bagi masyarakat: masyarakat termasuk mahasiswi diharapkan lebih mengendalikan perilaku konsumtifnya. 2) Bagi peneliti selanjutnya: diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan variabel-variabel bebas lainnya
Sikap Masyarakat Kelurahan Semampir Terhadap Praktik Prostitusi Ilegal di Bekas Lokalisasi Kota Kediri.
ABSTRAK Pahlefi, Moch. Reza. 2014. Sikap Masyarakat Kelurahan Semampir Terhadap Praktik Prostitusi Ilegal di Bekas Lokalisasi Kota Kediri. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed, (2) Diantini Ida Viatrie, S.Psi, M.Si. Kata kunci: sikap, masyarakat, prostitusi ilegal di Semampir Kota Kediri Sikap Masyarakat Kelurahan Semampir Terhadap Praktik Prostitusi Ilegal di Bekas Lokalisasi Kota Kediri. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan tentang sikap masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar bekas lokalisasi yang berada di Kelurahan Semampir, terhadap praktik prostitusi ilegal di lokalisasi tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara terarah dan pemberian kuesioner terhadap 12 subjek penelitian, yakni masyarakat Kelurahan Semampir, khususnya yang bertempat tinggal di sekitar bekas lokalisasi.Yakni RW.05, RW.06 dan RW.01. Analisis fenomenologis digunakan guna menganalisis data. Penelitian kualitatif ini menggunakan teknik analisis fenomenologi. Hasil menunjukan dari 12 subjek penelitian bahwa masyarakat sekitar bekas lokalisasi Kelurahan Semampir kota Kediri, memiliki sikap yang berusaha memahami masalah pelacuran dan berfikir secara bijak guna mendapatkan solusi terbaik dari permasalahan prostitusi ini. Baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun perilaku. Keseluruhan subjek penelitian sejatinya cenderung tidak setuju dengan masih beroperasinya praktik prostitusi tersebut. Hal tersebut terarah pada aspek moral yang cenderung berdampak kurang baik bagi masyarakat, karena dapat terjadi penurunan moral yang dialami generasi muda. Aspek kesehatan para PSK yang meresahkan masyarakat Semampir dengan kesehatanya. Namun demikian mereka juga tidak menginginkan penutupan yang memberatkan salah satu pihak, yang nantinya bisa merugikan warga Kediri secara keseluruhan. Sehingga mereka memilih menunggu hingga ada solusi yang benar-benar bijak dalam kasus ini. Adapun yang sebenarnya kurang setuju dengan masih beroperasinya praktik prostitusi ilegal ini sebanyak 11 subjek, yakni subjek : SH, VN, CS, PY, HJ, AG, ET, MK, DY, PM, SF. Sedangkan yang tidak mengiginkan adanya penutupan adalah subjek EN, hal ini karena EN mencari perekonomian di dekat area lokalisasi sebagai penjaga toko. Penelitian ini diharapkan bagi masyarakat dapat dijadikan bahan wawasan untuk lebih bijak menyikapi permasalahan terkait dengan tempat prostitusi. Bagi para PSK, penelitian ini dapat dijadikan informasi tentang pandangan masyarakat terhadap mereka, guna mengambil langkah dan sikap yang terbaik. Bagi Pemerintah Kota Kediri, sekiranya dapat menambah informasi untuk memberikan solusi terbaik dalam pemecahan kasus ini, dan memiliki langkah tepat untuk menyelamatkan generasi muda dari perilaku maladaptif. Bagi penelitian lain yang relevan, penulis dapat memberikan refrensi secara ilmiah. Bagi ilmu psikologi, sekiranya penelitian ini dapat memberikan refrensi tambahan yang nantinya dapat digunakan dalam keperluan terkait dengan praktik prostitusi
HUBUNGAN ANTARA PROBLEM SOLVING DENGAN INFERIORITY PADA MAHASISWA BIDIKMISI YANG TIDAK LULUS TEPAT WAKTU DI UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ABSTRAK Nilasih, Wiji. 2014. Hubungan antara Kemampuan Problem Solving dengan Inferiority pada Mahasiswa Bidikmisi yang Tidak Lulus Tepat waktu di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dra. Hj. Sri Weni utami, M.Si (II) Indah Yasminum Suhanti, S.Psi, M.Psi. Kata kunci : problem solving, inferiority, mahasiswa Bidikmisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kemampuan problem solving pada mahasiswa Bidikmisi yang tidak lulus tepat waktu di Universitas Negeri Malang, (2) inferiority pada mahasiswa Bidikmisi yang tidak lulus tepat waktu di Universitas Negeri Malang., (3) hubungan antara kemampuan problem solving dengan inferiority pada mahasiswa Bidikmisi yang tidak lulus tepat waktu di Universitas Negeri Malang. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan korelasional.Pengumpulan data menggunakan angket problem solving dan skala inferiority. Try out dilakukan pada 75 mahasiswa Bidikmisi angkatan tahun 2010 yang belum lulus di seluruh fakultas Universitas Negeri Malang. Validitas item untuk variabel problem solving terdiri dari 28 aitem yang telah lulus dalam uji ahli. Validitas aitem untuk variabel inferiority terdiri dari 38 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,917. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Mahasiswa Bidikmisi angkatan 2010 yang belum lulus di Universitas Negeri Malang lebih banyak memiliki tingkat problem solving yang sedang, (2) Mahasiswa Bidikmisi angkatan 2010 yang belum lulus di Universitas Negeri Malang lebih banyak memiliki tingkat inferiority yang sedang, (3) ada hubungan yang negatif dan signifikan antara kemampuan problem solving dengan inferiority pada mahasiswa Bidikmisi angkatan 2010 yang belum lulus di Universitas Negeri Malang. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan problem solving supaya menumbuhkan keterampilan memecahkan masalah dan pikiran positif serta sikap optimis dalam menghadapi sebuah permasalahan
Pola-Pola Interaksi Sosial Pada Mahasiswa Teradiksi Jejaring Sosial Di Internet
ABSTRAK Fakhri, Mohammad Azam. 2014. Pola-Pola Interaksi Sosial Pada Mahasiswa Teradiksi Jejaring Sosial di Internet. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan. M.Si, M.Ed, (II) Indah Yasminum Suhanti, M.Psi. Kata Kunci: Pola-Pola Interaksi, Teradiksi Jejaring Sosial, Pola Interaksi Individu dengan Individu. Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok dan antara kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial merupakan proses komunikasi diantara orang-orang untuk saling mempengaruhi perasaan, pikiran dan tindakan. Untuk mengetahaui apakah individu itu teradiksi jejaring sosial di internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui apakah individu teradiksi jejaring sosial di internet dan gejala-gejala individu teradiksi jejaring sosial. Pola-pola interaksi dibagi menjadi tiga yaitu: Pola interaksi individu dengan individu, individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa fakultas psikologi Universitas Negeri Malang, subjek tidak dibedakan antara laki-laki dan perempuan yang menjadi pembeda adalah individu teradiksi jejaring sosial di internet. Penelitian ini dilakukan di Warnet, Lokasi Wi-fi dan tempat kos subjek. Analisis data yang dipakai adalah analisis tematik, tematik adalah peneliti melakukan identifikasi, analisis, dan melaporkan pola-pola (tema-tema) yang ada dalam data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua subjek berinteraksi sosial secara individu dengan individu menggunakan chatting, comment, dan posting, individu dengan kelompok menggunakan posting, sharing, dan upload foto, kelompok dengan kelompok menggunakan comment, sharing, dan upload foto. Namun lebih cenderung berinteraksi individu dengan individu, ini dapat dilihat dari hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan. (1) Bagi mahasiswa agar menjadikan facebook sebagai media yang dapat menjadikan sumber informasi. (2) Bagi orang tua Diharapkan orang tua mengetahui gejala-gejala teradiksi jejaring sosial dan dapat mengawasi anaknya dengan cara mengetahui dampak negatif dari jejaring sosial. (3) Bagi psikolog membantu mahasiswa teradiksi jejaring sosial di internet agar dapat melepaskan diri dari ketergantungannya terhadap jejaring sosial. (4) Bagi peneliti lain untuk mengembangkan penelitian berikutnya dengan penelitian berpendekatan kuantitatif.
Efektivitas Penggunaan Metode Active Learning dengan Strategi Problem Solving dalam Materi Kewirausahaan terhadap Motivasi Berwirausaha Siswa SMK PGRI 2 Kediri
ABSTRAK Dewi, Laurentia Kresna Kusuma. 2014. Efektivitas Penggunaan Metode Active Learning dengan Strategi Problem Solving dalam Materi Kewirausahaan terhadap Motivasi Berwirausaha Siswa SMK PGRI 2 Kediri. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si., (II) Diantini Ida Viatrie. S.Psi, M.Si. Kata Kunci: efektivitas,, metode active learning, strategi problem solving, materi kewirausahaan, motivasi berwirausaha. Penggunaan metode active learning dengan strategi problem solving dalam materi kewirausahaan adalah pemberian materi mengenai kewirausahaan untuk siswa SMK untuk menumbuhkembangkan motivasi berwirausaha dengan metode active learning dengan strategi problem solving. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode active learning dengan strategi problem solving dalam materi kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha siswa SMK PGRI 2 Kediri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental. Pengumpulan data dilakukan dengan bantuan Skala MB. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala MB. Kegiatan analisis data dimulai pengecekkan, penyeleksian, skoring, pengkodean dan tabulasi data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan formula Independent Sample t-Test. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK PGRI 2 Kediri kelas X-Pemasaran-3 dan 4. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh data peningkatan mean 16,58 pada kelompok eksperimen setelah pemberian treatmen dan peningkatan mean 11,23 pada kelompok kontrol. Hasil perhitungan uji hipotesis diketahui bahwa tingkat signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga, disimpulkan bahwa penggunaan metode active learning dengan strategi problem solving dalam materi kewirausahaan efektif untuk meningkatkan motivasi berwirausaha siswa SMK PGRI 2 Kediri
Hubungan Antara Sense Of Humor dan Konsep Diri Dengan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Tahun Pertama Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Hadziq, Rahman. 2014. Hubungan Antara Sense Of Humor dan Konsep Diri Dengan Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Tahun Pertama Penghuni Asrama Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Si, (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi, M.Psi. Kata kunci: sense of humor, konsep diri, penyesuaian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sense of humor, konsep diri dan penyesuaian diri pada mahasiswa tahun pertama penghuni asrama mahasiswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 38 orang dengan karakteristik mahasiswa yang sebelumnya belum pernah tinggal di asrama. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala sense of humor (MSHS), skala konsep diri, dan skala penyesuaian diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (55,26%) memiliki sense of humor tinggi dan 44,74% mahasiswa dalam kategori rendah. Sebagian besar mahasiswa (57,89%) memiliki konsep diri negatif dan 42,11% mahasiswa lainnya memiliki konsep diri positif. Jumlah mahasiswa yang memiliki penyesuaian diri dengan kategori baik dan kategori buruk sama yaitu sebesar 50%. Terdapat hubungan yang positif signifikan antara sense of humor dengan penyesuaian diri pada mahasiswa tahun petama penghuni asrama Universitas Negeri Malang yang menghasilkan angka korelasi 0,421. Terdapat hubungan yang positif signifikan antara konsep diri dengan penyesuaian diri pada mahasiswa tahun petama penghuni asrama Universitas Negeri Malang yang menghasilkan angka korelasi 0,755. Terdapat hubungan positif antara sense of humor dan konsep diri dengan penyesuaian diri pada mahasiswa tahun petama penghuni asrama Universitas Negeri Malang yang menghasilkan dengan nilai R sebesar 0,755. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dikemukakan adalah (1) Mahasiswa penghuni asrama dapat memanfaatkan kegiatan-kegiatan rutin asrama sebagai sarana untuk lebih mengenal dan mengakrabkan diri dengan sesama penghuni asrama sehingga diharapkan dengan interkasi yang lebih maka mahasiswa penghuni asrama mampu meningkatkan sense of humor mereka serta mengubah konsep dirinya lebih positif. Dengan konsep diri yang positif ini diharapkan pula mereka mampu lebih baik lagi dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya seperti lingkungan sosial dan lingkungan kampus (2) Hasil dari penelitian ini juga diharapkan mampu menjadi bahan masukan bagi pembina asrama dalam meningkatkan keterampilan-keterampilan psikologis dan problem solving bagi mahasiswa dalam menyesuaikan diri untuk mencapai tujuan dan misi lembaga secara optimal. (3) Peneliti selanjutnya disarankan agar menambah subjek dalam cakupan yang lebih luas dan banyak agar keakuratan hasil penelitian jauh lebih baik dan maksimal.
Post Traumatic Stress Disorder Pada Anak Dengan Ibu Yang Mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Kondisi sosial perempuan tengah mengalami perbaikan di era kebangkitan perempuan selama dekade terakhir ini, kekerasan terhadap perempuan tetap saja terjadi. Bahkan dalam rumah tangga yang mulanya diyakini sebagai tempat paling aman untuk berlindung, justru menjadi ajang penderitaan istri akibat siksaan dari sang suami. Anak-anak yang tinggal dalam lingkungan keluarga yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) memiliki resiko yang tinggi mengalami trauma atas pengalaman menyaksikan kekerasan, bahkan juga akhirnya turut menjadi korban penganiayaan. Pengalaman menyaksikan, mendengar, mengalami kekerasan dalam lingkungan keluarga dapat menimbulkan pengaruh-pengaruh negatif pada keamanan, stabilitas hidup dan kesejahteraan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah anak dengan ibu yang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga mengalami Post Traumatic Stress Disorder dan bagaimana dampak yang terjadi pada anak. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Studi kasus merupakan proses analisis secara mendalam terhadap suatu obyek penelitian yang analisisnya bersifat individual. Sebagai suatu jenis penelitian yang bersifat ideografis, penelitian studi kasus menekankan analisisnya pada aspek-aspek yang bersifat khusus dan bersifat individual Subjek penelitian adalah anak usia 6-12 tahun dengan latar belakang keluarga yang mengalami kekerasan serta bersedia untuk menjadi subjek dalam penelitian ini. Hasil penelitian dengan analisis interpretif yang menggunakan keabsahan deskripsi secara akurat makna subjektif terdalam, dan pemahaman peneliti tentang sudut pandang, pemahaman, perasaan, niat dan pengalaman partisipan yang selanjutnya. Kekerasan Dalam Rumah Tangga menyebabkan anak mengalami gejala Post Traumatic Stress Disorder dan dampak yang terjadi pada anak mengalami perasaan takut. Penelitian ini diharapkan mampu untuk mengerti bahwa kekerasan dalam rumah tangga dapat menyebabkan dampak terhadap anak, bagi orangtua,pengasuh atau wali yang merawat anak diharapkan untuk menciptakan keadaan lingkungan yang aman untuk anak
Hubungan antara Self Esteem dan Asertivitas dengan Motivasi Berprestasi Siswa Kelas VIII SMP yang Pernah Mengalami Bullying
ABSTRAK Mudjiono, Gladya Octa Primitasari. 2014. Hubungan antara Self Esteem dan Asertivitas dengan Motivasi Berprestasi Siswa Kelas VIII SMP yang Pernah Mengalami Bullying. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang; Pembimbing (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Si, (II) Pravissi Shanti, S.Psi, M.Psi. Kata Kunci: self esteem, asertivitas, motivasi berprestasi, dan bullying. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui gambaran mengenai self esteem siswa kelas VIII SMP yang pernah mengalami bullying, (2) untuk mengetahui gambaran asertivitas siswa kelas VIII SMP yang pernah mengalami bullying, (3) untuk mengetahui gambaran motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMP yang pernah mengalami bullying, (4) untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMP yang pernah mengalami bullying, (5) untuk mengetahui hubungan antara asertivitas dengan motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMP yang pernah mengalami bullying, (6) untuk mengetahui hubungan antara self esteem dan asertivitas dengan motivasi berprestasi siswa kelas VIII SMP yang pernah mengalami bullying. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan korelasional. Subyek peneliti adalah 134 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gempol yang didapat secara insidental dengan berdasarkan pada kriteria yang pernah mengalami bullying. Pengambilan data penelitian menggunakan skala self esteem, skala asertivitas dan skala motivasi berprestasi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan prosentase, dan dianalisis korelasi menggunakan teknik analisis parsial dan analisis ganda menggunakan regresi berganda dengan bantuan software SPSS 16.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gempol yang pernah mengalami bullying, (1) memiliki self esteem yang tinggi (2) memiliki asertivitas yang tinggi (3) memiliki motivasi berprestasi yang rendah (4) ada hubungan yang positif dan signifikan antara self esteem dengan motivasi berprestasi dengan nilai r = 0,670 dan p = 0, 05 (5) ada hubungan yang positif signifikan antara asertivitas dengan motivasi berprestasi dengan nilai r = 0,637 dan p = 0,00
Pengaruh Jenis Ritme Musik Pelan dan Cepat Terhadap Kemampuan Konsentrasi Pada Mahasiswa dengan Gaya Belajar Auditory
ABSTRAK Agusta, Desrino Yoga. 2014. Pengaruh Jenis Ritme Musik Pelan dan Cepat Terhadap Kemampuan Konsentrasi Pada Mahasiswa dengan Gaya Belajar Auditory. Skripsi, Jurusan Psikologi, FPPsi Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing (1) Dra. Sri Weni Utami M.Si, (II) Ninik Setiyowati S.Psi, M.Si. Kata Kunci: Ritme Musik, Konsentrasi, Gaya Belajar Auditory. Semakin berkembangnya zaman, sekarang musik dapat dengan mudah dinikmati oleh siapapun dan di manapun orang tersebut berada. Sekarang orang dapat dengan mudah menikmati musik baik di dalam kendaran maupun ruang kerja melalui smartphone ataupun mp3. Dalam keseharian, konsentrasi sangat dibutuhkan dalam beraktivitas. Musik adalah suatu materi berupa suara atau bunyi yang disusun sedemikian rupa sehingga menghasilkan suara atau bunyi harmonis yang memiliki muatan afektif yang mampu mempengaruhi emosi pendengar yang direpresentasikan melalui ritme. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh dari jenis ritme musik pelan dan cepat terhadap konsentrasi seseorang, khususnya pada mahasiswa dengan gaya belajar auditory. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen randomized two-group design, postest only. Subjek dalam penelitian yang digunakan adalah mahasiswa dengan gaya belajar auditory yang tidak merasa terganggu ketika berkonsentrasi dengan diiringi musik. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 22 orang dengan pembagian 11 orang adalah kelompok eksperimen I dengan pemberian treatment musik dengan ritme cepat dan 11 orang adalah kelompok eksperimen II dengan pemberian treatment musik dengan ritme pelan. Instrumen yang digunakan untuk melakukan seleksi subjek adalah VAK Learning Styles Self-Assessment Questionnaire. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan konsentrasi adalah tes Pauli dengan menggunakan aspek Jumlah (Ju), aspek Salah (Sa), dan aspek Dibetulkan (Dib). Analisis data untuk menggambarkan perbedaan skor antar dua kelompok eksperimen adalah dengan analisis data deskriptif statistik dan uji komparasi dengan two independent sample test Mann-Whitney U. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari jenis ritme musik pelan dan cepat terhadap kemampuan konsentrasi pada mahasiswa dengan gaya belajar auditory. Nilai signifikansi uji komparasi pada nilai konsentrasi dua kelompok eksperimen tersebut menunjukkan nilai 0,001