Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
Not a member yet
    783 research outputs found

    Hubungan Antara Kecerdasan Intrapersonal dan Self-Efficacy Pada Mahasiswa Baru Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRACT Kinanti, Kiko D. 2016. Hubungan Antara Kecerdasan Intrapersonal Dengan Self-Efficacy Pada Mahasiswa Baru Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Weni Utami, M.Si, (II) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi.Kata Kunci: kecerdasan intrapersonal, self-efficacy, mahasiswa baru.Mahasiswa baru memiliki beberapa kemampuan yang dapat dikembangkan menjadi karya dan prestasi yang dapat mengoptimalkan keyakinan diri. Mahasiswa baru harus memiliki self-efficacy karena hal ini sangatlah penting sehingga dapat membantu proses perkuliahan. Disamping itu, mahasiswa baru harus memiliki kecerdasan intrapersonal agar mampu mengerti kemampuan dan kondisi emosi diri sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) bagaimana kecerdasan intrapersonal pada mahasiswa baru, (2) bagaimana self-efficacy pada mahasiswa baru Universitas Negeri Malang dan (3) apakah ada hubungan antara kecerdasan intrapersonal dan self-efficacy pada mahasiswa baru Universitas Negeri Malang. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif korelasional. Subjek yang digunakan adalah mahasiswa baru Universitas Negeri Malang, dengan jumlah 100 subjek menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala kecerdasan intrapersonal dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,840 dan skala self-efficacy dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,875. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat kecerdasan intrapersonal dan self-efficacy mahasiswa baru Universitas Negeri Malang berada pada tingkat sedang dengan masing-masing persentase sebesar 74 % dan 71 %, (2) diperoleh koefisien korelasi kecerdasan intrapersonal terhadap self-efficacy sebesar 0,666 dengan nilai signifikansi 0,000 p < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang sedang dan signifikan antara kecerdasan intrapersonal dengan self-efficacy pada mahasiswa baru Universitas Negeri Malang. Saran yang diberikan kepada mahasiswa baru adalah: 1) diharapkan mahasiswa baru dapat membuat jurnal berisi pengalaman dan tujuan hidup, 2) pergi ke suatu tempat yang tenang dan sejuk agar dapat belajar dan bekerja lebih baik. Saran yang diberikan kepada peneliti selanjutnya adalah: 1) diharapkan menambah faktor-faktor lain yang mempengaruhi kecerdasan intrapersonal dan self-efficacy mahasiswa baru dan 2) melakukan penelitian dengan persiapan waktu yang lebih panjang sehingga penelitian bisa lebih efektif

    Hubungan antara Work-family Conflict dengan Kepuasan Kerja Karyawati di PT. Ongkowijojo-Malang

    No full text
    ABSTRAK   Hidayati, Fidya. 2016. Hubungan antara Work-Family Conflict dengan Kepuasan Kerja Karyawati di PT. Ongkowidjojo-Malang. Skripsi. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si (II) Ninik Setiyowati, S.Psi., M.Psi   Kata Kunci : work-family conflict, kepuasan kerja, PT. Ongkowidjojo-Malang   Penelitian ini didasari oleh adanya fakta di lapangan, dimana sekitar 65% pekerja di PT. Ongkowidjojo-Malang sering terlambat, absensi, juga tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan kinerjanya. Hal tersebut diperoleh dari hasil observasi dan wawancara awal terhadap kepala HRD PT. Ongkowidjojo-Malang. Fakta-fakta tersebut menjadi indikator mengenai adanya ketidakpuasan atau kepuasan yang rendah pada para pekerja. Peneliti bertujuan mengetahui hubungan antara work-family conflictdengan kepuasan kerja karyawati  di PT. Ongkowidjojo-Malang.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan korelasi. Populasi sebanyak 38 karyawati dengan jumlah sampel 38 karyawati. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Menggunakan instrumen penelitian skala work-family conflict dengan reliabilitas 0,967 dan skala kepuasan kerja dengan reliabilitas 0,964. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawati di PT. Ongkowidjojo-Malang memilikiwork-family conflict  yang rendah, yaitu sebesar 57,89% dan karyawati yang memiliki work-family conflict yang tinggi sebesar 42,10%. karyawati yang memiliki kepuasan kerja yang rendah sebesar 39,47% dan karyawati yang memiliki kepuasan kerja yang tinggi sebesar 60,53% . terdapat hubungan negatif antara work-family conflict dengan kepuasan kerja dengan angka korelasi -0,501 dan

    MOTIVASI GURU TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR'AN

    No full text
    ABSTRAK   Hidayah, Nurul. 2016. Motivasi Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an di Kota Malang . Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi, M.Si., (II) Gamma Rahmita Ureka Hakim,S.Psi, M.Psi.   Kata Kunci : motivasi, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)   Program pendidikanTaman Pendidikan Al-Qur’an dapat berjalan dengan baik dengan kehadiran guru Taman Pendidikan Al-Qur’an yang profesional. Namun dalam kenyataannya, guru Taman Pendidikan Al-Qur’anbanyak yang tidak memiliki latarbelakang pendidikan keguruan sehingga proses pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an cenderung sederhana dan mudah. Kurangnya kesadaran guru Taman Pendidikan Al-Qur’an dalam meningkatkan kualitas dalam mengajar menjadikan motivasi yang dimiliki guru Taman Pendidikan Al-Qur’an semakin rendah dan menurun dalam mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an. Motivasi yang dimiliki setiap guru Taman Pendidikan Al-Qur’an tentunya berkaitan dengan pengalaman-pengalaman yang pernah guru Taman Pendidikan Al-Qur’an alami selama menjadi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi yang dimiliki guru Taman Pendidikan Al-Qur’an di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model penelitian studi kasus.Partisipan pada penelitian ini adalah tiga guru Taman Pendidikan Al-Qur’an yang berasal dari tigaTaman Pendidikan Al-Qur’an berbeda yaitu Taman Pendidikan Al-Qur’an Sunan Kalijaga, Taman Pendidikan Al-Qur’an Miftahul Huda dan Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Firdaus di Kota Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dengan analisis tematik. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan melakukan re-check kepada significiant other yang telah mengetahui dengan jelas keseharian subyek dalam mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat kebutuhan berprestasi, kebutuhan berkuasa, kebutuhan berafiliasi, kebutuhan religiusitas, kebutuhan mengamalkan ilmu, kebutuhan menjalankan amanat, kekurangan tenaga pengajar, dan dukungan keluarga yang menjadi motivasi bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’andi Kota Malang

    KEMATANGAN INTIMASI DEWASA AWAL MENURUT IMAM NAWAWI

    No full text
    ABSTRAK   Subagyo, Achmad Arroizy. 2016. Kematangan Intimasi Masa Dewasa Awal Menurut Imam Nawawi. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Moh. Irtadji, M.Si., (II) Drs. H. Mohammad Bisri, M.Si.   Kata Kunci: intimasi, masa dewasa awal, Imam Nawawi.   Intimasi adalah kemampuan seseorang untuk meleburkan identitas dirinya dengan identitas orang lain tanpa takut kehilangan identitas dirinya sendiri. Penelitian ini dilaksanakan untuk menelusuri makna kematangan intimasi yang meliputi pengorbanan, komitmen, kompromi, dan hubungan sederajat dalam kitab Riyadushshalihin karya Imam Nawawi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan apa dan bagaimana konsep kematangan intimasi dewasa awal menurut perspektif Imam Nawawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis hermeneutik Gadamerian. Hermeneutik Gadamerian merupakan metode menafsirkan makna teks dengan cara part dan whole. Sumber data utama penelitian ini adalah kitab Riyadushshalihin karya Imam Nawawi. Teknik mengumpulkan data dilakukan melalui dokumentasi pemaknaan teks. Analisis data menggunakan teknik part-whole. Pengecekan keabsahan data penelitian ini dilakukan melalui triangulasi kepada sumber ahli dan kitab syarah (ulasan mendalam suatu kitab). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan intimasi menurut Imam Nawawi adalah kesadaran secara terus-menerus dalam diri seseorang bahwa dirinya dan seluruh alam adalah hamba Allah yang saling berhubungan satu sama lain dengan perilaku yang seluruhnya didasarkan kepada hukum-hukum yang telah Allah tetapkan atas mereka. Kematangan intimasi menurut beliau meliputi nilai-nilai pengorbanan, kompromi, komitmen, hubungan sederajat, dan keikhlasan. Setiap terma terbagi dalam beberapa aspek 1) pengorbanan: berdedikasi hingga akhir hayat, memberikan sesuatu yang baik kepada orang lain, mendahulukan kepentingan orang lain di atas diri sendiri, berdedikasi dengan sungguh-sungguh, memberikan sesuatu yang dicintai kepada yang membutuhkan, dan menanggung derita orang lain; 2) kompromi: menerima alasan orang lain, memiliki sifat pemaaf, memaklumi perbedaan budaya orang lain, menyelesaikan masalah dengan bermusyawarah, mengalah kepada orang lain, dan bersifat idealis; 3) komitmen: kejelasan perjanjian dalam komitmen, memiliki sifat amanah, membuat perjanjian dalam komitmen secara proporsional, berbaik sangka kepada orang lain, dan isi komitmen bersifat fleksibel; 4) hubungan sederajat: kesetaraan tanggung jawab bagi setiap orang, kesetaraan hak bagi setiap orang, dan kesetaraan hukum bagi setiap orang; 5) keikhlasan: hadir di hadirat Allah SWT, takut kepada Allah SWT, berharap kepada Allah SWT, dan ridho terhadap semua keputusan Allah SWT. Sedangkan implikasi dalam bidang keilmuan psikologi dikomparasikan dengan teori psikososial Ericson. Saran yang diajukan adalah ilmuan psikologi dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai bahan identifikasi kematangan intimasi. Peneliti yang berminat melanjutkan penelitian ini hendaknya menggunakan sumber teks yang lebih banyak dan menggunakan varian metode hermeneutik yang lebih variatif

    FAKTOR RESILIENSI MAHASISWA YANG MENYELESAIKAN SKRIPSI LEBIH DARI TIGA SEMESTER DI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK Erwanda, Rachmad. 2016. Faktor Resiliensi Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi Lebih Dari Tiga Semester Di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sudjiono, S.Pd., M.Si, (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi., M.Si. Kata Kunci: Analisis Faktor, Resiliensi, Skripsi, Mahasiswa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) aspek baru resiliensi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi lebih dari tiga semester di Universitas Negeri Malang, (2) hasil reduksi tujuh variabel awal resiliensi ke dalam faktor yang lebih sederhana. Metode yang digunakan adalah analisis faktor eksploratori. Populasi dalam penelitian ini adalah alumni seluruh fakultas di Universitas Negeri Malang angkatan 2008-2010 yang telah menyelesaikan skripsi dengan waktu tempuh lebih dari tiga semester. Sampel penelitian berjumlah 81 orang yang diperoleh dari teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala resiliensi sebanyak 41 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,931. Hasil penelitian menunjukan (1) Terdapat tiga aspek resiliensi mahasiswa dalam meneyelesaikan skripsi lebih dari tiga semester, yakni aspek emosi dan keyakinan diri, aspek motivasi, dan aspek pencarian solusi, (2) proses reduksi tujuh variabel awal resiliensi menghasilkan tiga faktor.  Uraian dari tiga faktor tersebut adalah variabel emotional awareness and regulation, impulse control, realistic optimism and thinking style, self-efficacy and self-accountability masuk ke dalam faktor emosi dan keyakinan diri. Empathy dan reaching out masuk ke dalam faktor motivasi. Flexible thinking to problem solve masuk ke dalam faktor pencarian solusi. Setiap faktor memiliki kontribusi yang berbeda dalam membentuk resiliensi. Faktor emosi dan keyakinan diri berkontribusi sebesar 34,159%, faktor motivasi sebesar 16,849%, dan faktor pencarian solusi sebesar 15,103%. Berdasarkan hasil penelitian, ditunjukkan bahwa subjek dalam kategori paling rendah terbanyak berada pada aspek pencarian solusi. Terdapat variabel flexibel thinking to problem solve di dalamnya. Diharapkan mahasiswa yang mengalami permasalahan keterlambatan kelulusan, dapat lebih fleksibel dalam menyediakan solusi guna meningkatkan resiliensi sekaligus menyelesaikan permasalahan. Hal tersebut dapat ditempuh melalui cara seperti mempelajari skripsi yang dikerjakan agar memiliki referensi jawaban ketika dosen pembimbing bertanya, bertanya kepada orang yang lebih memahami mengenai skripsi yang sedang dikerjakan, dan memilih judul skripsi yang kiranya mampu diselesaikan selama satu semester.

    EFEKTIVITAS TEAM BUILDING TRAINING DALAM MENINGKATKAN TEAMWORK PADA TIM BOLA BASKET UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Rahma, Uslarika Hida. 2016. Efektivitas Team Building Training Dalam Meningkatkan Teamwork Pada Tim Bola Basket Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diyah Sulistiyorini, S.Psi, M.Psi (II) Gamma Rahmita Ureka Hakim, S.Psi, M.Psi.   Kata kunci: Team Building Training, Teamwork, Tim bola basket.   Teamwork merupakan proses psikologis, perilaku, dan mental dari anggota tim untuk berkolaborasi serta berkoordinasi secara efektif dalam upaya mencapai tujuan. Teamwork terdiri atas enam aspek yaitu komunikasi, koordinasi, keseimbangan kontribusi anggota, dukungan, usaha, dan kohesi. Teamwork yang efektif akan menciptakan pengaruh yang positif terhadap kesuksesan sebuah tim, munculnya sedikit konflik dengan adanya teamwork mampu mencapai resolusi dari konflik tersebut. Fakta dalam tim bola basket di Universitas Negeri Malang menunjukkan bahwa teamwork belum berjalan efektif. Enam aspek teamwork yang seharusnya ada pada sebuah tim, belum terwujud. Upaya perbaikan teamwork dilakukan dengan pemberian team building training berdasarkan analisis kebutuhan dalam tim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas team building training dalam meningkatkan teamwork. Penelitian menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimen, dengan model one group pretest-posttest design. Analisis uji beda menggunakan analisis statistik parametrik paired sample t-test. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan menggunakan seluruh anggota tim bola basket Universitas Negeri Malang sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuisioner Teamwork yang merupakan adaptasi dari Teamwork Quality (TWQ) milik Hoegl dan Gemuenden (2001). Treatmen dilakukan menggunakan modul panduan pelaksanaan Team Building Training untuk meningkatkan Teamwork subyek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan team building training efektif untuk meningkatkan teamwork pada tim bola basket Universitas Negeri Malang dengan nilai p= 0,000 2,045 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian teratmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa team building training efektif dalam meningkatkan teamwork pada tim bola basket Universitas Negeri Malang, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan teamwork sebuah tim. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat digunakan oleh pelatih atau Coach untuk meningkatkan kerjasama yang efektif. Bagi peneliti selanjutnya, melakukan penelitian dengan menggunakan metode team building training yang lain dan bisa diterapkan di penelitian-penelitian selanjutnya

    Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua dan Prestasi Belajar terhadap Minat Melanjutkan Pendidikan SMA Siswa SMP Negeri 3 Tumpang Satu Atap

    No full text
    ABSTRAK   Nurhidayati, Dewi. 2016. Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua dan Prestasi Belajar terhadap Minat Melanjutkan Pendidikan SMA Siswa SMP Negeri 3 Tumpang Satu Atap. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psiko-logi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sudjiono, S.Pd., M.Si, (II) Ike Dwiastuti, S.Psi., M.Psi.   Kata kunci: siswa SMP, dukungan sosial orang tua, prestasi belajar, minat melanjutkan pendidikan SMA   Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dukungan sosial orang tua dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan pendidikan SMA siswa SMP Negeri 3 Tumpang Satu Atap. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis regresi ganda. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas IX SMP Negeri 3 Tumpang Satu Atap yang berjumlah 36 siswa. Sampel diambil dengan teknik sampling jenuh, maka diambil 36 siswa. 2 instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala dukungan sosial orang tua dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,915 dan skala minat melanjutkan pendidikan SMA dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,900. Selain itu menggunakan dokumen rapor siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai R = 0,723 dengan adjusted R square sebesar 0,493. Hal ini berarti bahwa 49,3% minat melanjutkan pendidikan SMA siswa SMP Negeri 3 Tumpang Satu Atap dipengaruhi oleh variabel dukungan sosial orang tua dan prestasi belajar, sedangkan sisanya 50,7% dipengaruhi oleh  variabel lain. Saran yang diberikan kepada siswa adalah: 1) sebaiknya siswa meningkatkan motivasi dalam belajar, 2) sebaiknya siswa menyadari pentingnya pendidikan untuk kehidupan selanjutnya. Saran yang diberikan kepada orang tua/sekolah  adalah: 1) diperlukan adanya suatu kerja sama dari pihak sekolah dan pihak orang tua siswa untuk memberikan motivasi kepada siswa, 2) menyadarkan siswa pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Saran yang diberikan kepada peneliti selanjutnya adalah: 1) diharapkan menggunakan subjek penelitian yang lebih banyak karena penelitian ini terbatas hanya pada siswa kelas IX dan hanya terdapat satu kelas, sehingga tidak memungkinkan untuk mengambil subjek dengan jumlah yang banyak, 2) menambah variabel lain yang mempengaruhi minat melanjutkan pendidikan yaitu kondisi sosial ekonomi orang tua, teman sebaya, lingkungan sosial budaya, motivasi berprestasi, dan bakat

    Perbedaan Tingkat Penerimaan Diri Penderita Kanker pada Kelompok Usia Dewasa Awal dan Dewasa Tengah.

    No full text
    ABSRAK   Dewi, Fajar Laksmita. 2016. Perbedaan Tingkat Penerimaan Diri Penderita Kanker pada Kelompok Usia Dewasa Awal dan Dewasa Tengah. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A, (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi., M.Si.   Kata kunci: penerimaan diri, penderita kanker, kelompok usia dewasa.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat penerimaan diri penderita kanker pada kelompok usia dewasa awal dan dewasa tengah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi penderita kanker untuk mengetahui tingkat  penerimaan dirinya sehingga dapat mengikuti proses penyembuhan dengan lancar. Langkah langkah pembuatan instrumen dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) menyusun blueprint (2) menyusun instrumen yang berisi indikator dan deskriptor dari variabel penerimaan diri (3) menyusun item – item instrumen dengan memperhatikan item favorabel dan tak-favorabel (4) menelaah kesesuaian pernyataan instrumen (5) memeriksa kata – kata yang digunakan dalam instrumen (6) ujicoba instrumen (7) melakukan skoring (8) menghitung nilai validitas dan reliabilitas instrumen (9) menyusun kembali skala penerimaan diri (10) pengambilan data dengan skala penelitian yang sudah terstandart. Skala penerimaan diri dibuat berdasarkan tahapan penerimaan diri oleh Elizabeth Kubler-Ross yang terdiri dari 75 item.Uji coba penelitian dilakukan pada 55 subjek penderita kanker rawat jalan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya yang menghasilkan 70 item valid dan 5 item tidak valid dengan uji validitas Pearson Product Momment. Jumlah item subvariabel disamakan  untuk mengetahui kemampuan per indikator sehingga digunakan 65 item valid dengan hasil uji reliabilitas Alpha yaitu 0,956. Penelitian dilakukan pada 50 subjek penderita kanker di usia dewasa dengan hasil rata – rata berada pada kategori tingkat penerimaan diri rendah. Hasil penelitian kepada 15 subjek penderita kanker pada kelompok usia dewasa awal adalah rendah dan 35 pada kelompok usia dewasa tengah adalah tinggi. Uji normalitas menunjukkan signifikasi Kolmogorov Smirnov yaitu 0,07 sehingga data berdistribusi normal. Uji homogenitas menunjukkan signifikasi Levene’s Test for Equality of Variences  yaitu 0,07 sehingga data homogen. Hasil hipotesis penelitian menggunakan Independet Sample T-Test menunjukkan t-hitung yaitu 0,389; dengan signifikasi 0,05 maka t-hitung > t-tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak sehingga hipotesis ditolak maka tidak ada perbedaan penerimaan diri penderita kanker pada kelompok usia dewasa awal dan dewasa tengah. Tidak adanya perbedaan dapat dikarenakan oleh hasil rata-rata skor penerimaan diri dewasa awal (198,27) dan dewasa tengah (203,6) memiliki rentangan yang tidak jauh berbeda. Saran bagi penderita kanker agar melewati setiap tahapan penerimaan diri dan bagi peneliti selanjutnya agar mengambil kelompok usia yang jauh berbeda seperti remaja dan dewasa serta menyeimbangkan kedua sampel subjek penelitian

    Otoritarianisme Sayap Kanan sebagai Prediktor Prasangka terhadap Homoseksual pada Anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Brawijaya Malang

    No full text
    ABSTRAK   Azizah, Farah Dhiba Noer. 2016. Otoritarianisme Sayap Kanan sebagai Prediktor Prasangka terhadap Homoseksual pada Anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Brawijaya Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Tutut Chusniyah, M.Si (II) Aji Bagus Priyambodo, S.Psi, M.Psi   Kata Kunci: Prasangka terhadap Homoseksual, Otoritarianisme Sayap Kanan, Anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI)   Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat prasangka terhadap homoseksual pada anggota KAMMI Universitas Brawijaya Malang, (2) mengetahui tingkat otoritarianisme sayap kanan pada anggota KAMMI Universitas Brawijaya Malang, (3) mengetahui otoritarianisme sayap kanan sebagai prediktor prasangka terhadap homoseksual pada anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia KAMMI Universitas Brawijaya Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan prediktif. Populasi dalam penelitian ini yaitu anggota KAMMI Universitas Brawijaya Malang yang berjumlah 500 orang dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala otoritarianisme sayap kanan dan skala prasangka terhadap homoseksual. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pengkategorian berdasarkan skor T. Untuk uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Brawijaya Malang (1) memiliki prasangka terhadap homoseksual dalam kategori tinggi (2) memiliki otoritarianisme sayap kanan dalam kategori tinggi (3) otoritarianisme sayap kanan sebagai prediktor prasangka terhadap homoseksual pada anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Brawijaya Malang dengan signifikansi 0,001 < 0,05 dan nilai rxy = 0,353 dengan koefisien determinasi 0,124. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah (1) bagi masyarakat: diharapkan masyarakat meningkatkan keterbukaan terhadap sesuatu yang baru dan berbeda (2) bagi peneliti selanjutnya: skala yang digunakan dalam penelitian disesuaikan ke dalam konteks Indonesia, mempertimbangkan untuk mengubah populasi dan menambah jumlah sampel, peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan menambah variabel persepsi ancaman dan pola asuh (3) bagi anggota KAMMI: diharapkan dapat mempertahankan sikap moderat terhadap kelompok minoritas

    Kepercayaan terhadap Kandidat sebagai Prediktor Perilaku Memilih sebagai Salah Satu Bentuk Partisipasi Politik dalam Pemilihan Presiden 2014 di Kecamatan Sukun Kota Malang

    No full text
    ABSTRACT Prasetyo, Vonny Anggraeni. 2016. Kepercayaan terhadap Kandidat sebagai Prediktor Perilaku Memilih sebagai Salah Satu Bentuk Partisipasi Politik dalam Pemilihan Presiden 2014 di Kecamatan Sukun Kota Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Tutut Chusniyah, M.Si (II) Aji Bagus Priyambodo, S.Psi, M.Psi.Kata Kunci: Voting Behavior, Perilaku Memilih, Partisipasi Politik,Kepercayaan terhadap Kandidat, Trust, Kecamatan Sukun Kota MalangTujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat perilaku memilih dalam partisipasi politik pada pemilihan presiden 2014 di Kecamatan Sukun Kota Malang, (2) mengetahui tingkat kepercayaanterhadap kandidat pemilihan presiden 2014 di Kecamatan Sukun Kota Malang, (3) mengetahui kepercayaan terhadap kandidat sebagai prediktor perilaku memilih dalam partisipasi politik pada pemilihan presiden 2014 di Kecamatan Sukun Kota Malang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan prediktif. Populasi dalam penelitian ini yaitu para pemilih yang terdaftar sebagai pemilih tetap di Kecamatan Sukun pada pemilihan presiden 2014 yang berjumlah 141.584 orang dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang.Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala Kepercayaan terhadap kandidat dan skalaperilaku memilih.Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pengkategorian berdasarkan skor T. Untuk uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pemilih tetap di Kecamatan Sukun Kota Malang (1) memiliki perilaku memilih kategori tinggi (2) memiliki kepercayaan terhadap kandidat dalam kategori tinggi (3)kepercayaan terhadap kandidat sebagai prediktor perilaku memilih dalam partisipasi politik pada pemilihan presiden 2014 di Kecamatan Sukun Kota Malang dengan signifikansi 0,000< 0,05 dan nilai R = 0,678 dengan koefisien determinasi 0,459. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah (1) bagi calon kandidat: diharapkan para calon kandidat selanjutnya dapat meningkatkan rasa percaya dari masyarakat atau para pemilihdengan meningkatkan kemampuan dalam memimpin negara (2) bagi para pemilih: diharapkan dapat meningkatkan motivasi untuk lebih terlibat dalam kegiatan kenegaraan seperti pemilihan umum (3) bagi peneliti selanjutnya:memperluas populasi dan jumlah sampel agar didapatkan hasil generalisasi yang luas dan kemungkinan hasil yang berbeda serta mengembangkan penelitian selanjutnya yang mengkaji tentang prediktor-prediktor perilaku memilih lainnya

    0

    full texts

    783

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇