Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
Not a member yet
    783 research outputs found

    Hubungan Antara Kecanduan Media Sosial dan Produktivitas Kerja Karyawan Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Wulandari, Pristianti Indah. 2016. Hubungan Antara Kecanduan Media Sosial dan Produktivitas Kerja KaryawanPerpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Skripsi. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sudjiono, S.Pd., M.Si, (II) Gamma Rahmita U.H., S.Psi., M.Psi.   Kata Kunci : kecanduan media sosial, produktivitas kerja, karyawan   Kecanduan media sosial merupakan fenomena psikologis yang terjadi pada masyarakat, terutama pada karyawan. Kecanduan media sosial pada karyawan dapat menurunkan produktivitas kerja. Produktivitas kerja karyawan merupakan hal penting dalampeningkatan mutu dan kualitas kinerjaorganisasi, karena mengacu padaperforma, hasil kerjadan kinerja individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) tingkat kecanduan media sosial karyawan,(2) tingkat produktivitas kerja karyawan, (3) adakah hubungan antara kecanduan media sosial dan produktivitas kerja karyawan Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional.Sampel sebanyak 36 responden diambil dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah skala kecanduan media sosial mengacu teori DSM-V (2013)sebanyak 31 aitem dengan reliabilitas 0,925 dan skala produktivitas kerja mengacu teori Amrun (2004) sebanyak 52 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,963. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)  tingkat kecanduan media sosial karyawan berada dalam kategori rendah, (2) tingkat produktivitas kerja karyawan berada dalam kategori tinggi, (3) ada hubungan negatif yang signifikan antara kecanduan media sosial dan produktivitas kerja karyawan Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang sebesar -0,671 dengan signifikansi 0,000

    Fundamentalisme Agama sebagai Prediktor Prasangka terhadap Homoseksual pada Anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Brawijaya

    No full text
    ABSTRAK   Ratnasari, Intan. 2016. Fundamentalisme Agama Sebagai Prediktor Prasangka Terhadap Homo seksual Pada Anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Brawijaya. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si. (2) Aji Bagus Priambodo, M.Psi.   Kata Kunci: prasangka, homoseksual, fundamentalisme agama,   Maraknya penolakan dan tindakan diskriminasi terhadap kelompok homoseksual merupakan salah satu perwujudan dari prasangka. Munculnya prasangka terhadap homoseksual itu sendiri dikarenakan homoseksual dianggap sebagai sesuatu yang melanggar norma sosial dan norma agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat fundamentalisme agama dan prasangka pada subjek penelitian sehingga dapat diketahui berapa besar kontribusi fundamentalisme agama sebagai prediktor prasangka terhadap homoseksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk jenis penelitian korelasional. Penelitian dilakukan di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Universitas Brawijaya Malang dengan sampel penelitian sebanyak 83 orang, dengan rentang usia 19-23 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan karakteristik sampel yaitu anggota aktif KAMMI UB. Instrumen yang digunakan berupa Skala Fundamentalisme Agama dan Skala Prasangka terhadap Homoseksual. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana yang digunakan untuk mengetahui apakah fundamentalisme agama menjadi prediktor atau tidak dari prasangka terhadap homoseksual. Berdasarkan hasil analisis diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut: (1) Sebagian besar Fundamentalisme Agama pada anggota KAMMI Unviversitas Brawijaya berada pada kategori tinggi dengan menggunakan skor T mean=50 dengan deviasi standar = 7,26; (2) Sebagian besar Prasangka terhadap Homoseksual pada anggota KAMMI Universitas Brawijaya berada pada kategori tinggi; (3) Fundamentalisme Agama merupakan prediktor Prasangka terhadap Homoseksual pada anggota KAMMI Universitas Brawijaya, (R square 0,062, sig.0,023 < 0,05) dengan metode regresi linear sederhana.  Penelitian selanjutnya diharapkan mencari sampel penelitian lain terutama pada masyarakat umum untuk mengetahui terlebih dahulu tingkat fundamentalisme agama dan besar korelasinya dengan prasangka. Selain itu variabel lain seperti persepsi ancaman, konformitas, dan kepribadian juga perlu dikaji lebih lanjut apakah juga menjadi prediktor prasangka, khususnya pada homoseksual.

    Hubungan antara Kontrol Diri dan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Remaja Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang

    No full text
    ABSTRAK   Solikhah, Anis Dhiyah Nur. 2016. Hubungan antara Kontrol Diri dan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Remaja Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sudjiono, S.Pd., M.Si, (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi., M.Psi.   Kata Kunci: kemampuan komunikasi interpersonal, kontrol diri   Remaja mempunyai kebutuhan untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, akan tetapi membangun hubungan dengan orang lain tidak mudah. Kontrol diri merupakan salah satu faktor yang berperan dalam komunikasi interpersonal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan kemampuan komunikasi interpersonal remaja. Jumlah remaja Lembaga Tinggi Pesantren Malang 285, terdiri dari 97 laki-laki dan 188 perempuan. Sebanyak 100 remaja digunakan sebagai sampel penelitian dengan teknik simple random sampling. Ada dua instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (a) Skala Kontrol Diri dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,906, dan (b) Skala Kemampuan Komunikasi Interpersonal dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,947. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif korelasional. Hasil analisis deskriptif dari 100 subjek yang diteliti menunjukkan bahwa 55 (55%) memiliki kontrol diri kategori tinggi dan 45 (45%) memiliki kontrol diri rendah. Hasil analisis deskriptif kemampuan komunikasi interpersonal dari 100 subjek menunjukkan 53 (53%) memiliki kemampuan komunikasi interpersonal tinggi dan 47 (47%) memiliki kemampuan komunikasi interpersonal rendah. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan analisis korelasi pearson product moment diperoleh signifikansi sebesar 0,000 dengan korelasi sebesar 0,637. Artinya bahwa terdapat hubungan antara kontrol diri dan kemampuan komunikasi interpersonal. Berdasarkan hasil analisis diperoleh tiga kesimpulan yaitu (1) terdapat 55% remaja Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang memiliki kontrol diri tinggi, (2) terdapat 53% remaja Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal tinggi, (3) terdapat hubungan positif antara kontrol diri dan komunikasi interpersonal. Artinya, semakin tinggi tingkat kontrol diri remaja maka semakin tinggi kemampuan komunikasi interpersonal remaja. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan pengembangan skala yang baik pada Skala Kontrol Diri dan Kemampuan Komunikasi Interpersonal. Pesantren dapat melakukan kegiatan yang dapat membantu meningkatkan kontrol diri dan kemampuan komunikasi interpersonal pada santri seperti melalui kegiatan diskusi rutin dan pelatihan

    Hubungan Gaya Kepemimpinan Pimpinan dengan Sikap Anggota terhadap Organisasi Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Ambarsari. 2016. Hubungan Gaya Kepemimpinan dengan Sikap Anggota terhadap Organisasi Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang, Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diyah Sulistiyorini, S.Psi, M. Psi (II) Ike Dwiastuti, S. Psi, M. Psi. Kata Kunci: gaya kepemimpinan, sikap, organisasi mahasiswa Gaya kepemimpinan adalah sekumpulan ciri yang digunakan pimpinan untuk mempengaruhi bawahan agar sasaran organisasi tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran mengenai (1) gaya kepemimpinan pimpinan organisasi mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang, (2) sikap anggota terhadap organisasi mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang, (3) hubungan gaya kepemimpinan pimpinan dengan sikap anggota terhadap organisasi mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskripif korelasional. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur gaya kepemimpinan adalah inventori gaya kepemimpinan yang merupakan adaptasi dari alat tes Management Style Diagnostic Test (MSDT) yang dikemukakan oleh W.J.Reddin. Sedangkan sikap anggota terhadap organisasi diukur dengan menggunakan skala sikap anggota terhadap organisasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 51 orang pimpinan dan 51 orang anggota organisasi mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik non parametrik Cramer V . Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar gaya kepemimpinan yang diterapkan pimpinan dalam organisasi mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang adalah gaya kepemimpinan yang efektif meliputi gaya kepemimpinan bereaucrat, developer dan benevolent autocrat, (2) sebagian besar sikap anggota terhadap organisasi mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang tergolong positif, (3) ada hubungan yang positif antara gaya kepemimpinan pimpinan dengan sikap anggota terhadap organisasi mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Dari hasil penelitian ini diharapkan pimpinan mampu menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif sesuai dengan situasi dan karakteristik bawahan di lingkungan Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Gaya kepemimpinan yang efektif akan mampu meningkatkan sikap positif anggota terhadap organisasi. Sikap positif anggota terhadap organisasi secara langsung akan membantu keberhasilan dalam organisasi itu sendiri. Sikap positif akan membuat anggota mendukung setiap program kerja yang dilaksanakan. Anggota akan bersungguh-sungguh saat mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan sehingga progran akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan

    Hubungan Antara Need of Counteraction Dengan Kesehatan Mental Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Menjelang Bebas Di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang.

    No full text
    ABSTRACT Hubungan Antara Need of Counteraction Dengan Kesehatan Mental Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Menjelang Bebas Di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang.Rahmita, Indah. 2016. Hubungan Antara Need of Counteraction Dengan Kesehatan Mental  Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Menjelang Bebas Di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Weni Utami, M.Si, (II) Pravissi Shanti, S.Psi., M. Psi.Kata Kunci : kesehatan mental, need of counteraction, warga binaan pemasyarakatan menjelang bebasKesehatan mental adalah kondisi individu yang memiliki pengetahuan dan perbuatan untuk mencapai dan memelihara kesejahteraan psikologis, mencegah gangguan mental, serta ketidakmampuan menyesuaikan diri. Need of counteraction merupakan kebutuhan individu untuk memperbaiki kegagalan dengan berusaha kembali, menghilangkan penghinaan, mengatasi ketidakmampuan, menekan rasa takut, mengembalikan nama baik, dan mempertahankan harga diri. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui kesehatan mental  yang dimiliki warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang (2) mengetahui need of counteraction yang dimiliki warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang (3) mengetahui hubungan antara need of counteraction dengan kesehatan mental  pada warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, dengan jumlah subjek penelitian 57 warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas. Instrumen penelitian adalah skala kesehatan mental dan skala need of counteraction. Skala kesehatan mental diperoleh 61 aitem valid dengan reliabilitas sebesar 0,944. Skala need of counteraction diperoleh 39 aitem valid dengan reliabilitas sebesar 0,882. Analisis deskriptif dengan pengkategorian berdasar skor T, sedangkan data penelitian menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment.Hasil penelitian ini menunjukkan warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas (1) sebanyak 58% memiliki kesehatan mental yang rendah(2) sebanyak 54% memiliki need of counteraction yang rendah(3) terdapat hubungan positif antara need of counteraction dengan kesehatan mental dengan nilai korelasi 0,702 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan semakin rendah need of counteraction  maka semakin rendah pula kesehatan mental pada warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah (1) bagi warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas: aktif mengikuti kegiatan keterampilan di dalam lapas serta melakukan interaksi yang sehat dengan warga binaan pemasyarakatan yang lain dan petugas lapas (2) bagi Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas II A Malang: melakukan konselling bagi warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas serta mengikutkan untuk membantu pekerjaan di kantor lapas (3) bagi peneliti selanjutnya:  mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor lain, seperti faktor sosial budaya yang dapat meningkatkan kesehatan mental pada warga binaan pemasyarakatan menjelang bebas

    Pengaruh Permainan Bingo untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Kelipatan dan Faktor Bilangan Siswa kelas 4

    No full text
    ABSTRACT Wicaksono, Rizqa Anggraini. 2016. Pengaruh Permainan Bingo untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Kelipatan dan Faktor Bilangan pada siswa kelas 4. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Si. (II) Aji Bagus Priyambodo, S.Psi. M.Psi.Kata kunci: Permainan Bingo, prestasi belajar matematikaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan bingo dalam meningkatkan prestasi belajar matematika materi kelipatan dan faktor bilangan pada siswa kelas 4. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 MI Al-Muhsinun tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 84 siswa dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Jenis penelitian ini adalah menggunakan kuantitatif eksperimen. Panduan permainan bingo dan aitem prestasi belajar matematika dilakukan validasi isi dan validitas menggunakan korelasi Product Moment  Setelah itu dilakukan perhitungan reliabilitas dengan rumus Alpha Cornbach dan diperoleh koefisien reliabilitas dari 0,704. Peneltian ini menggunakan metode pengumpulan data menggunakan nilai hasil prestasi belajar matematika. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah 1) Analisis deskriptif kuantitatif, 2) Uji normalitas, dan 3) Uji hipotesis. Hipotesis penelitian ini adalah ada pengaruh permainan bingo untuk meningkatkan prestasi belajar matematika meteri kelipatan dan faktor bilangan pada siswa kelas 4Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil hipotesis menggunakan One Way Anova signifikan 0,00 menunjukan bahwa melalaui permainan Bingo dapat mempengaruhi peningkatan prestasi belajar matematika materi kelipatan dan faktor bilangan pada siswa kelas 4. Peningkatan dibuktikan dengan hasil skor prestasi belajar matematika Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan.Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan nilai dari kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan permainan bingo dengan rata-rata 82,98 dengan nilai kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan apapun dengan rata-rata 71,70, sehingga dapat dikatakan bahwa penerapan permainan bingo dapat meningkatkan prestasi belajar matematika materi kelipatan dan faktor bilangan pada siswa kelas 4. Saran penelitian anatara lain: 1) bagi guru dengan penelitian ini diharapkan guru dapat menggunakan permainan bingo sebagai sarana belajar dikelas 4 dibidang mata pelajaran matematika pada KPK dan FPB.  2) bagi siswa prestasi belajar matematika materi kelipatan dan faktor bilangan pada siswa telah mengalami peningkatan setelah diberi  permainan bingo. Oleh karena itu, disarankan kepada siswa agar memiliki motivasi belajar yang tinggi pada pembelajaran lainnyaABSTRAK Wicaksono, Rizqa Anggraini. 2016. Effect of Bingo Games to Increase Learning Achievement of Mathematics MultiplesMaterial and Factors of Numbersin grade 4. Thesis, Department of Psychology, Faculty of Educational Psychology, University of Malang. Supervisor (I) Dr. Moh. Irtadji, M.Sc. (II) Aji Bagus Priyambodo, S.Psi. M.Psi.Keywords: Bingo Games, mathematics achievementThis study aims to determine the effect of bingo games to increase mathematics achievement of multiples materialand factors of numbers in Class 4. The subjects were Grade 4 MI Al-Muhsinun 2015/2016 school year totaling 84 students were divided into 2 groups: the experimental group and the control group. This type of research is the use of quantitative experiments. Module for bingo games and mathematics achievement item validated with content validity and validity of using the Product Moment correlation. Afterwards reliability using formula Cornbach Alpha and reliability coefficient is 0.704.The data collection method using the value of mathematics achievement. The analysis technique used in this study were 1) quantitative descriptive analysis, 2) test for normality, and 3) Test the hypothesis. The hypothesis of this study is there influence of bingo games to improve mathematics achievement multiples material and factors of numbers at the Grade 4The results showed that the results of the hypothesis using One Way ANOVA showed a significant 0.00 with Bingo game that can affect the increase mathematics achievement materialmultiples and factors of numbers in Class 4. Improved evidenced by the results of learning mathematics achievement scores Based on the analysis and discussion. It can be concluded that there is a difference in the value of the experimental group were given treatment bingo games with an average of 82.98 with a value of a control group that was not given any treatment with an average of 71.70, so it can be said that the application of the bingo game can improve mathematics achievement material multiples and factors of numbers in class 4. Suggestions study among other things: 1) for teachers with this study are expected teachers can use bingo games as a learning tool in class 4 in the field of mathematics courses at the KPKand the FPB. 2) for students of mathematics achievement multiples and factors material to the student numbers have improved after being given a bingo game. Therefore, it is suggested to the students to have a high motivation to learn in other learning proces

    Hubungan Efikasi Diri Akademik dan Motivasi Berprestasi dengan Perilaku Plagiarisme pada Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRACT Qonitatillah, Mar’ati. 2016. Hubungan Efikasi Diri Akademik dan Motivasi Berprestasi dengan Perilaku Plagiarisme pada Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Sudjiono, S.Pd., M.Si, (II) Ike Dwiastuti S.Psi., M.Psi. Kata Kunci: efikasi diri akademik, motivasi berprestasi, perilaku plagiarisme, mahasiswa.Perilaku plagiarisme merupakan tindakan maladaptif dalam akademik. Akan tetapi, mahasiswa masih sering melakukan tindakan plagiarisme dalam mengerjakan tugas dikarenakan kurangnya keyakinan akan kemampuan diri dan lemahnya dorongan untuk dapat berprestasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis apakah terdapat hubungan antara efikasi diri akademik dan motivasi berprestasi dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa fakultas pendidikan psikologi Universitas Negeri Malang. Keseluruhan jumlah mahasiswa angkatan 2012 hingga 2015 yakni sebanyak 686 orang. Sampel penelitian sebanyak 103 mahasiswa diambil dengan teknik propotional random sampling yakni dengan mengambil 15% dari setiap angkatan. Skala efikasi diri akademik, skala motivasi berprestasi dan skala perilaku plagiarisme digunakan sebagai instrumen penelitian. Pada uji validitas dan reliabilitas, diperoleh data bahwa skala efikasi diri akademik memiliki 47 aitem valid dan nilai reliabilitas sebesar 0,929 sedangkan skala motivasi berprestasi memiliki 56 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,936 serta untuk skala perilaku plagiarisme memiliki 40 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,912.Deskriptif korelasional digunakan untuk analisis data. Secara desriptif dari 103 subjek ditemukan efikasi diri akademik 18 (17,5%) mahasiswa kategori tinggi, 69 (67%) mahasiswa kategori sedang, dan 16 (15,5%) mahasiswa kategori rendah. Selanjutnya motivasi berprestasi 10 (9,7%) mahasiswa kategori tinggi, 80 (77,7%) kategori sedang, dan 13 (12,6%) kategori rendah. Sedangkan perilaku plagiarisme 19 (18,4%) mahasiswa kategori tinggi, 63 (61,2%) mahasiswa kategori sedang, dan 21 (20,4%) mahasiswa kategori rendah. Hasil uji hipotesis korelasi ganda menggunakan regresi sederhana, diperoleh nilai R sebesar 0,648, artinya ada hubungan antara efikasi diri akademik dan motivasi berprestasi dengan perilaku plagiarisme sebesar 64,8%. Kesimpulan yang dapat diambil: (1) ada hubungan negatif efikasi diri akademik dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa; (2) ada hubungan negatif motivasi berprestasi dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa; dan (3) ada hubungan efikasi diri akademik dan motivasi berprestasi dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa. Saran yang dapat diberikan (1) harapan orang tua dijadikan motivasi untuk berprestasi bukan sebagai tekanan bagi mahasiswa (2) dosen memberikan hukuman bagi mahasiswa yang melakukan plagiarisme (3) peneliti selanjutnya diharapkan untuk lebih memperhatikan variabel lain seperti tekanan teman sebaya, prokartinasi yang mempengaruhi perilaku plagiarisme

    PENGARUH KOPING RELIGIUS DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING PADA PENGHAFAL AL-QURAN DI PONDOK PESANTREN NURUL FURQON MALANG

    No full text
    ABSTRACT Avivah, Ratna Nur. 2016. The Effects of Religious Coping and Social Support to Subjective Well Being Of The Qur’an Hafidz in Pondok Pesantren Nurul Furqon Malang. Sarjana’s Thesis. Department of Psychology. Faculty of Psychology. Advisors: (1) Dr. Sudjiono, M.Si, (2) Drs. H. Mohammad Bisri, M.Si.Keywords: subjective well-being, coping religious, and social support.This study aimed to know the effects of religious coping and social supports to subjective well being experienced by the Qur’an Hafidz in Pondok Pesantren Nurul furqon Malang. The total numbers of the Hafidz in Pondok Pesantren Nurul Furqon Malang were 72 people. The researcher took all of the Hafidz as the subject of this present study. The instruments used for the purpose of this study were subjective well-being scale, coping religious scale, and social support scale. Each of the scale has high reliability in which the degree of the reliability of subjective well-being scale was 0,718, coping religious scale was 0,680 and social support scale was 0,728.The analysis used in this study is associate-descriptive analysis. The descriptive analysis results taken from 72 research subjects showed that 11 people (15,28%) have high subjective well being, 12 people (16,67) has low subjective well being, and 49 people (68,08%) has medium subjective well being. The research subject showed that 13 people (18,06%) have high religious coping, 10 people (13,89%) have low religious coping, and 49 people ( 68,08%) have medium religious coping. Moreover, 18 people (25 %) have high social support, 7 people (9,27%) have low social support, and 47 people have medium social support. The hypothesis was examined using multiple linear regression which showed that the significance value is 0,000. It means that there is a significant effect between religious coping and social support to subjective well being.  Based on the results of the analysis, three conclusions of the hypotheses can be drawn. (1) Religious coping affects subjective well-being of the Qur’an Hafidz in Pondok Pesantren Nurul furqon Malang. (2) Social support affects subjective well being of the Qur’an Hafidz in Pondok Pesantren Nurul furqon Malang. (3) Religious coping and social support affects subjective well being of the Qur’an Hafidz in Pondok Pesantren Nurul furqon Malang. Further researchers are expected to develop research scales of subjective well-being, coping religious, and social support. Further researchers are also expected to develop the research variable which can improve the subjective well being because it has many influential factors. The Qur’an Hafidzs are expected to have a good interpersonal relationship to create a conducive environment in Pesantren. 

    HUBUNGAN ANTARA KESESAKAN (CROWDING) DAN STRES LINGKUNGAN MASYARAKAT DI KAWASAN PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK KELURAHAN KIDUL DALEM EMBONG BRANTAS KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Karlina S.A.K. 2016. Hubungan Antara Kesesakan (Crowding) dan Stres Lingkungan Masyarakat di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kelurahan Kidul Dalem Embong Brantas Kota Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Ed., M.Si, (II) Indah Yasminum Suhanti, M.Psi.   Kata Kunci : stres lingkungan, kesesakan (crowding), masyarakat di kawasan pemukiman padat penduduk   Stres lingkungan merupakan reaksi (respon) organisme terhadap rangsang (stimulus) yang dianggap tidak menyenangkan yang dihasilkan ketika individu dan lingkungan bertransaksi, baik nyata atau tidak nyata, antara tuntutan situasi dan sumber-sumber yang dimiliki individu yang dapat diamati dari segi emosional, kognitif, perilaku sosial, dan fisiologis. Kesesakan (crowding) merupakan sebuah perasaan subyektif individu terhadap keterbatasan ruang yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kesesakan (crowding) dan stres lingkungan masyarakat di kawasan pemukiman padat penduduk Kelurahan Kidul Dalem Embong Brantas Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, dengan jumlah subjek penelitian 100 masyarakat yang tinggal di kawasan pemukiman padat penduduk Kelurahan Kidul Dalem Embong Brantas Kota Malang. Instrumen penelitian adalah skala stres lingkungan dan skala kesesakan (crowding). Skala stres lingkungan diperoleh 27 aitem valid dengan reliabilitas sebesar 0,925. Skala kesesakan (crowding) diperoleh 29 aitem valid dengan reliabilitas sebesar 0,922. Analisis deskriptif dengan pengkategorian berdasarkan skor Z, sedangkan data penelitian menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan masyarakat yang tinggal di kawasan pemukiman padat penduduk Kelurahan Kidul Dalem Embong Brantas Kota Malang (1) sebanyak 51% mengalami stres lingkungan tinggi (2) sebanyak 55 % mengalami kesesakan (crowding) (3) terdapat hubungan positif antara kesesakan (crowding) dan stres lingkungan dengan nilai korelasi 0,313 dan nilai signifikansi sebesar 0,002. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah (1) bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pemukiman padat penduduk: beradaptasi dengan keadaan pemukiman yang padat, beraneka ragam, banyak peraturan, dan sosialisasi dalam masyarakat serta ikut aktif dalam kegiatan sosial warga setempat (2) bagi pemerintah: melibatkan warga setempat pada kegiatan-kegiatan sosial yang dapat menimbulkan dampak positif atau menghibur seperti penyuluhan tentang KB, pengobatan gratis atau pun perayaan lain dan kegiatan tersebut harus dilaksanakan secara rutin terjadwal (3) bagi peneliti selanjutnya: mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor lain, seperti kebersihan lingkungan, faktor tingkat ekonomi, dan faktor kebisingan yang dapat mempengaruhi stres lingkungan masyarakat yang tinggal di kawasan pemukiman padat penduduk

    Hubungan Persepsi Peluang Kerja Terhadap Keputusan Memilih Program Studi pada Mahasiswa Baru Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Widiastuti, Eni. 2016. Hubungan Persepsi Peluang Kerja Terhadap Keputusan Memilih Program Studi pada Mahasiswa Baru Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si , (II) Ninik Setyowati, S.Psi.,M.Psi. Kata kunci: persepsi peluang kerja, pengambilan keputusan, program studi psikologi Siswa SMA yang akan melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi dihadapkan pada pilihan jurusan yang bervariasi sehingga mereka diharuskan mengambil keputusan untuk memilih program studi. Mahasiswa harus memiliki gambaran atau persepsi mengenai peluang kerja berkaitan dengan program studi yang akan dipilih. Keputusan memilih yaitu mengevaluasi untung rugi, manfaat dari berbagai macam tindakan serta memilih alternatef terbaik berdasarkan pertimbangan yang logis dan rasional. Persepsi peluang kerja adalah cara pandang individu terhadap peluang kerja dengan memiliki pengetahuan dan pemahaman terhadap peluang kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui a) Tingkat persepsi peluang kerja mahasiswa baru program studi Psikologi Universitas Negeri Malang b) Tingkat keputusan memilih program studi pada mahasiswa Psikologi oleh mahasiswa baru program studi Psikologi Universitas Negeri Malang c) Hubungan antara persepsi peluang kerja dengan keputusan memilih program studi Psikologi oleh mahasiswa baru program studi Psikologi Universitas Negeri Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah 195 mahasiswa baru program studi Psikologi Universitas Negeri Malang dengan sampel berjumlah 105. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif korelasional. Pengambilan data menggunakan skala persepsi peluang kerja dan keputusan memilih program studi. Validitas diukur menggunakan product moment. Reliabilitas diukur dengan menggunakan formula Cronbach Alpha dengan hasil skala persepsi peluang kerja yaitu 0,799 dan skala keputusan memilih program studi Psikologi yaitu 0,727. Uji hipotesis menggunakan product moment dengan nilai signifikansi 0,002 (

    0

    full texts

    783

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇