Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
Not a member yet
783 research outputs found
Sort by
Penyesuaian Sosial Mahasiswa Baru Tahun 2016 Dari Daerah Indonesia Bagian Timur
ABSTRAK Dahrul, Annida. 2017. Penyesuaian Sosial Mahasiswa Baru Tahun 2016 Dari Daerah Indonesia Bagian Timur. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (1) Nur Eva, S.Psi, M.Psi, (2) Ike Dwiastuti, S.Psi, M.Psi. Kata kunci: Penyesuaian sosial, mahasiswa baru, lingkungan baru Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aspek-aspek, faktor-faktor, ciri-ciri dan dampak penyesuaian sosial yang terjadi pada mahasiswa baru dari daerah Indonesia bagian timur. Penyesuaian sosial tersebut dilihat dari bagaimana cara penyesuaian sosial dilakukan dan faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan modelpendekatan fenomenologi. Subjek pada penelitian ini adalah tiga mahasiswa baruangkatan 2016 yang berada pada tahapan perkembangan remaja yang sedang menempuh perkuliahan di Universitas Negeri Malang. Alat pengumpul data berupa wawancara mendalam (in depth interview) terkait bagaimana cara penyesuaian sosial dan faktor yang mempengaruhinya. Teknik pengambilan sampel dengan (sampling purposive). Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik (Themes Analysis)yaitu : pemrosesan data, mengkategorikan data, dan penafsiran data. Pengecekan keabsahan data menggunakan interpretif yakni keabsahan deskripsi secara akurat makna subjektif terdalam (inner subjective meaning) yang dikemukakan oleh partisipan tentang objek fenomena penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian sosial mahasiswa baru dari Indonesia bagian Timur dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari lingkungan lama subjek maupun metode yang diterapkan subjek saat berada di lingkungan baru. Ketiga subjek mengaku masih mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru baik dari segi bahasa, budaya, kebiasaan dan karakter yang berbeda. Oleh karena itu ketiga subjek masih berada dalam tahapan pembelajaran agar dapat menyesuaikan diri secara lebih baik di lingkungan baru. Saran dalam penelitian ini ditujukan kepada mahasiswa baru dari Indonesia bagian timur, dengan adanya penelitian ini hendaknya lebih mengerti faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi, aspek apa yang paling berpengaruh dan metode apa yang paling sesuai untuk dapat diterapkan dalam proses penyesuaian diri di lingkungan baru. Sedangkan untuk peneliti lain,hendaknya dikembangkan model penelitian dengan tema yang sama dalam ruang lingkup yang lebih luas agar dapat mengeksplorasi penyesuaian sosial mahasiswa dari Indonesia bagian lainnya dengan lebih presis
Pelatihan Ketrampilan Resiliensi Untuk Meningkatkan Resiliensi Pada Pegawai Negeri Sipil Yang Mengalami Paska-Stroke Di Kabupaten Kediri.
ABSTRAK Rahmawati, Resti. 2017. Pelatihan Ketrampilan Resiliensi Untuk Meningkatkan Resiliensi Pada Pegawai Negeri Sipil Yang Mengalami Paska-Stroke Di Kabupaten Kediri. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si. (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci : Pelatihan Ketrampilan Resiliensi, Pegawai Negeri Sipil Paska-Stroke.Pegawai Negeri Sipil perlu diberikan pelatihan untuk membantu meningkatkan resiliensinya setelah mengalami paska-stroke, keterampilan resiliensi sangat penting dimiliki oleh individu yang mempunyai masalah dan perubahan secara fisik seperti yang dialami oleh penderita paska-stroke agar dapat menjadikannya mampu bertahan dengan keadaan hidup sekarang dan masa yang akan datang.Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengetahui adakah efek pelatihan ketrampilan resiliensi dalam meningkatkan resiliensi pada Pegawai Negeri Sipil yang mengalami paska-stroke di Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen, dengan desain penelitian pretest-posttest control grup design. Untuk pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala resiliensi dari Reivich dan Shatte, dengan subjek Pegawai Negeri Sipil yang mengalami paska-stroke di Kabupaten Kediri yang berjumlah 60 subjek.Analisis penelitian menggunakan Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ketrampilan resiliensi efektif untuk meningkatkan resiliensi pada Pegawai Negeri Sipil yang mengalami paska-stroke di Kabupaten Kediri. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah : (1) untuk Pegawai Negeri Sipil Paska-Stroke : diharapkan Pegawai Negeri Sipil paska-stroke dapat tetap mempertahankan dan meningkatkan ketrampilan resiliensi yang ada pada dirinya. (II) untuk Pemerintah setempat di Kabupaten Kediri : diharapkan Pegawai Negeri Sipil yang belum mendapatkan pelatihan ketrampilan resiliensi dapat memperoleh pelatihan yang bersifat kuratif maupun pelatihan yang bersifat preventif dari pemerintah setempat. (III) untuk peneliti selanjutnya : disarankan untuk lebih fokus mengendalikan variabel-variabel lain, menyeleksi peserta secara random assignment dan trainer sebaiknya bukan peneliti melainkan menggunakan trainer dari luar
Hubungan Sikap Pegawai terhadap Perilaku Kerja Kontraproduktif dengan Kinerja Pegawai di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika (PPPPTK BOE) Malang
Soekarno, Muhammad. 2017. Hubungan Sikap Pegawai terhadap Perilaku Kerja Kontraproduktif dengan Kinerja Pegawai di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika (PPPPTK BOE) Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si (II) Gamma Rahmita U H, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci: sikap pegawai terhadap perilaku kerja kontraproduktif, kinerja pegawai, PPPPTK BOE Malang. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui gambaran sikap pegawai terhadap perilaku kerja kontraproduktif di PPPPTK BOE Malang, (2) mengetahui gambaran kinerja di PPPPTK BOE Malang, (3) mengetahui hubungan sikap pegawai terhadap perilaku kerja kontraproduktif dengan kinerja pegawai di PPPPTK BOE Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan korelasi. Populasi sebanyak 185 pegawai dengan jumlah sampel 60 pegawai. Menggunakan instrumen penelitian Skala Sikap Pegawai terhadap Perilaku Kerja Kontraproduktif sebanyak 45 aitem dengan reliabilitas 0,937 dan Skala Kinerja Pegawai sebanyak 46 aitem dengan reliabilitas 0,958. Hasil penelitian menunjukkan a) Terdapat 50% pegawai yang memiliki sikap terhadap perilaku kerja kontraproduktif tinggi, 50% pegawai yang memiliki sikap terhadap perilaku kerja kontraproduktif rendah, b) Terdapat 48,34% pegawai yang memiliki kinerja tinggi, 51,67% pegawai yang memiliki kinerja rendah, c) ada hubungan negatif antara sikap pegawai terhadap perilaku kerja kontraproduktif dengan kinerja pegawai dengan angka korelasi -0,839 dan p < 0,05. Bagi pegawai yang memiliki sikap tinggi terhadap perilaku kerja kontraproduktif diharapkan untuk melakukan intropeksi diri dan selektif dalam menerima hasil evaluasi yang telah dilakukan dengan tidak mudah terpengaruh perilaku menyimpang seperti pengaruh dari orang lain, lingkungan kerja maupun media. Menaati peraturan yang berlaku dalam instansi sehingga dapat menambah tingkat kinerja serta tidak merugikan pihak instansi PPPPTK BOE Malang maupun antar pegawai. Instansi PPPPTK BOE Malang diharapkan membuat forum diskusi/kajian tentang bahaya dari dampak perilaku kerja kontraproduktif. Selain itu, meningkatkan kedisplinan serta memberikan punishment bagi pegawai yang melanggar peraturan instansi sehingga memberikan efek jera.
Hubungan Gaya Hidup Dengan Loyalitas Konsumen Smartphone Iphone Pada Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Ashary, Jenni. 2017. Hubungan Gaya Hidup Dengan Loyalitas Konsumen Smartphone Iphone Pada Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang; Pembimbing (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si (II) Pravissi Shanti, S.Psi,M.Psi Kata Kunci: gaya hidup, loyalitas konsumen, smartphone IphoneJaman yang semakin canggih ini membuat masyarakat menjadi lebih selektif dalam membeli sesuatu yang diinginkan. Bahkan, terkadang mereka tidak ragu mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan produk yang berkualitas. Salah satu produk canggih yang dibutuhkan masyarakat yaitu smartphone. Banyaknya merek smartphone dari luar ke Indonesia membuat masyarakat dihadapkan dengan berbagai jenis produk sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat. Kepuasan konsumen sangat penting untuk meraih segmen pasar. Seorang pembeli akan loyal terhadap produk yang akan dibeli, jika produk itu berkualitas tinggi. Salah satu produk smartphone yang berkualitas tinggi yaitu smartphone Iphone, walaupun mengalami penurunan penjulan tetapi masih banyak orang yang membeli. Loyalitas terbentuk dari beberapa hal, seseorang akan loyal terhadap sesuatu benda jika seseorang itu menyukai benda tersebut dan akan kembali membeli ulang, tentunya hal ini sesuai dengan gaya hidupnya.Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui gambaran gaya hidup Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang, (2) untuk mengetahui gambaran loyalitas konsumen Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang, (3) untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan loyalitas konsumen smartphone iphone pada mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang.Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan korelasional dengan sampel penelitian mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang yang berjumlah 80 menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengambilan data yaitu dengan Skala Gaya Hidup dan Skala Loyalitas Konsumen. Uji validitas skala gaya hidup diperoleh pernyataan 22 aitem valid tingkat reliabilitas 0, 864 pada Alpha Cronbach. Validitas loyalitas konsumen menggunakan korelasi Pearson Product Moment diperoleh 36 aitem valid dengan tingkat reliabilitas 0,925 pada Alpha Cronbach.Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi Pearson Product Moment (1) sebagian besar memiliki gaya hidup rendah; (2) sebagian besar memiliki loyalitas konsumen rendah; (3) ada hubungan positif antara gaya hidup dan loyalitas konsumen dengan rxy= 0,742 0,000 (sig
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 1 MALANG
ABSTRAK Arumsari, Azizah 2017. Hubungan Kecerdasan Emosional dan Dukungan Orang Tua dengan Prestasi Belajar Siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Nur Eva, S.Psi.,M.Psi, (II) Ike Dwiastuti, S.Psi., M.P.si. Kata Kunci: kecerdasan emosional, dukungan orang tua dan prestasi belajar Prestasi belajar merupakan suatu pencapaian yang dimiliki oleh pelajar. Hal tersebut tidak luput dari faktor internal dan faktor eksternal yang dapat memberikan kontribusi dengan hasil prestasi belajar. Pada penelitian ini faktor internal merupakan kecerdasan emosional, sedangkan faktor eksternal merupakan dukungan orang tua. Orang tua memiliki kedudukan yang penting untuk anak bisa mendapatkan hasil prestasi yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan dukungan orang tua dengan prestasi belajar siswa. Rancangan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan korelasi regresi sederhana. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 48 siswa yang bertempat tinggal di rumah, tidak di asrama. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah skala kecerdasan emosional, skala dukungan orang tua, dan nilai rapor semester ganji tahun ajaran 2016-2017. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan regresi sederhana. Hasil dari analisis deskriptif dari 48 subjek yang diteliti menunjukkan bahwa 27 siswa (56,25%) dalam kategori tinggi, 21 siswa (43,75) berada pada kategori rendah pada prestasi belajar. 22 siswa (45,83%) beradaa pada kategori tinggi, 26 siswa pada kategori rendah pada kecerdasan emotional. Sedangkan 50 siswa (58,33%) berada pada kategori tinggi, 20 siswa (41,67%) berada pada kategori rendah pada dukungan orang tua. Hasil uji hipotesis kecerdasan emosional dan dukungan orang tua diperoleh nilai korelasi 0,347 dengan signifikansi 0,00
SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN IPAL KOMUNAL BKKBN DI KELURAHAN SAMAAN KOTA MALANG
ABSTRAK Prasetya, A. 2017. SikapMasyarakatTerhadap Pembangunan IPAL KOMUNAL BKKBN Di KelurahanSamaan Kota Malang. Skripsi, FakultasPendidikanPsikologi, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M. Si., M. Ed, (2) Drs. Mohammad Bisri, M. Si. Kata kunci : sikap, masyarakat, program IPAL KOMUNAL di Samaan Kota Malang SikapMasyarakatTerhadapPembangunan InstalasiPembuangan Air Limbah (IPAL) KOMUNAL BKKBN Di KelurahanSamaan Kota Malang. Penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikansikapmasyarakat yang bertempattinggal di sekitarlokasi IPAL di KelurahanSamaan, terhadappembangunan IPAL KOMUNAL di lokasitersebut. Data dikumpulkanmelaluiwawancaradanpemberiankuesionerterhadap 3 subjekpenelitian, yaknimasyarakatKelurahanSamaan, khususnya yang bertempattinggal di RT 12 RW 05. Analisiskualitatifatasfenomena, diterapkandalampengolahan data penelitianini.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwamasyarakatsekitarlokasi IPAL KelurahanSamaan Kota Malang, memilikisikapmenolakterhadappembangunan program Pemerintah IPAL Komunaltersebut. Penolakanituterjadipadaaspekkognitif, afektif, maupunperilaku. Disimpulkanbahwasejatinyamasyarakattidaksetujudengandibangunnya program IPAL Komunal. Sikappenolakanitudisebabkanolehkurangnyapemahamanmasyarakatatasdampaknegatifnyaterhadapkesehatanjika program itutidakdilaksanakan. Ada sebagianwargamasyarakat yang menyetujui agar program IPAL Komunaltersebuttetapberjalan, sadarbahwa programtersebutsangatbergunabagimereka. Merekamemahamibahwamanfaatprogram tersebutmenjadikansungaitidakmudahtercemarolehlimbahdarirumah-rumahwarga, dantidakmudahterjadibanjir. Penelitianinidiharapkanbagimasyarakatdapatdijadikanbahanwawasanuntuklebihbijakmenyikapipermasalahanterkaitdenganprogram dariPemerintah. Bagipemerintah Kota Malang, sekiranyadapatmenambahinformasiuntukmemberikansolusiterbaikuntukmenjalankan program tersebutdengansempurna. Bagipenelitian lain yang relevan, penelitidapatmemberikanrefrensisecarailmiah. BagiilmuPsikologi, sekiranyapenelitianinidapatmemberikanreferensitambahanyang tentangsikapmasyarakatterhadap program-program pemerintah
HUBUNGAN ANTARA LOCUS OF CONTROL DAN KEDISIPLINAN KARYAWAN DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI CV. GAVRA PERKASA GRESIK
ABSTRAK Faridah, Yeni Ayu. 2017. Hubungan Antara Locus Of Control dan Kedisiplinan Karyawan Dalam Penggunaan Alat pelindung Diri Di CV. Gavra Perkasa Gresik. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diyah Sulistiyorini, S.Psi., M.Psi. (II) Gamma Rahmita Ureka Hakim, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci : locus of control, kedisiplinan penggunaan alat pelindung diri (APD). Karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan perlu mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh. Hal ini dikarenakan tingkat kecelakaan kerja di Indonesia masih tinggi. Hal ini juga dialami CV. Gavra Perkasa. Pada periode 01 Januari-30 September 2016, terdapat 23 orang yang mengalami kecelakaan kerja. Masih terjadinya kecelakaan kerja yang dialami oleh karyawan CV. Gavra Perkasa disebabkan karena kurangnya kedisiplinan karyawan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Sedangkan locus of control adalah keyakinan seseorang terhadap segala sesuatu yang terjadi pada dirinya ditentukan oleh kendali internal maupun eksternal.Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui gambaran locus of control karyawan, (2) untuk megetahui gambaran kedisiplinan karyawan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), (3) Untuk mengetahui hubungan antara locus of control dan kedisiplian karyawan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif korelasional dengan jenis data bipolar karena menunjukkan sesuatu yang berlawanan, sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 karyawan yang termasuk dalam klasifikasi locus of control internal maupun eksternal dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala locus of control dan skala kedisiplinan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Uji coba penelitian dilakukan pada 14 Maret 2017 di PT. Kayu Tropical Lancar Jaya Gresik, dengan jumlah 33 orang. Dari uji validitas skala locus of control terdapat 34 aitem valid dari 60 aitem, dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,889 pada Alpha Cronbach. Pada skala kedisiplinan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) terdapat 24 aitem valid dari 48 aitem, dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,893. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan r=0,653. Berkorelasi jika nilai
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA KARYAWAN BANK PERKREDITAN RAKYAT MENTARI TERANG TUBAN
ABSTRAK Meidasari, Dyah. 2017. Hubungan Antara Kepuasan Kerja dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Karyawan Bank Perkreditan Rakyat Mentari Terang Tuban. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si, (II) Gamma Rahmitha Ureka H, S.Psi, M.Psi Kata Kunci: kepuasan kerja, organizational citizenship behavior (OCB) Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kepuasan kerja Karyawan Bank Perkreditan Rakyat Mentari Terang Tuban, (2) untuk mengetahui organizational citizenship behavior (OCB) karyawan Bank Perkreditan Rakyat Mentari Terang Tuban, (3) untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan organizational citizenship behavior (OCB) pada karyawan Bank Perkreditan Rakyat Mentari Terang Tuban Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dalam menguji hipotesis. Uji coba instrumen penelitian dilakukan pada karyawan Bank Perkreditan Rakyat Mentari Terang Tuban yang berada di seluruh kantor cabang sejumlah 40 orang. Subjek penelitian merupakan karyawan tetap di Bank Perkreditan Rakyat Mentari Terang pusat Tuban yang telah bekerja lebih dari enam bulan berjumlah 45 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengambilan data yaitu skala kepuasan kerja dan skala organizational citizenship behavior (OCB). Validitas skala kepuasan kerja dihitung menggunakan korelasi product moment sehingga diperoleh 41 pernyataan valid dari 48 pernyataan yang diuji cobakan dengan tingkat koefisien reliabilitas 0,942 pada Alpha Cronbach. Uji validitas skala OCB diperoleh pernyataan valid sebanyak 43 pernyataan dari 50 pernyataan dengan tingkat koefisien reliabilitas 0.949 pada Alpha Cronbach. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi Pearson Product Moment. Nilai korelasi yang diperoleh antara variabel kepuasan kerja dengan variabel organizational citizenship behavior (OCB) sebesar rxy = 0,431 dengan signifikansi 0,003(sig.< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepuasan kerja terhadap organizational citizenship behavior (OCB) pada karyawan Bank Perkreditan Rakyat Mentari Terang Tuban. Semakin tinggi kepuasan kerja pada karyawan maka semakin tinggi pula organizational citizenship behavior (OCB) pada karyawan. Disarankan bagi perusahaan, Pihak manajemen atau pimpinan perusahaan lebih meningkatkan kepuasan kerja karyawan terhadap hubungan sesama rekan kerja dengan cara mengembangkan tim kerja yang solid dan dinamis dengan kepemimpinan yang berorientasi membangun motivasi dan transformasional
Pengaruh Joyful Learning Untuk Meningkatkan Long Term Memory Bahasa Inggris Pada Siswa Dengan Pola Asuh Otoriter
ABSTRAK Pattiradjawane, Gabriela Natalia Prisisilla. 2017. Pengaruh Joyful Learning untuk Meningkatkan Long Term Memory Bahasa Inggris Pada Siswa Dengan Pola Asuh Otoriter. Skripsi. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Weni Utami, M.Si. (II) Aji Bagus Priyambodo, M.Psi. Kata Kunci: joyful learning, long term memory bahasa inggris Bahasa Inggris merupakan salah satu mata pelajaran yang diwajibkan untuk menjadi mata pelajaran utama dalam dunia pendidikan. Bahasa Inggris dianggap merupakan bahasa universal, yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan semua orang di dunia. Akan tetapi Bahasa Inggris bukanlah pelajaran yang mudah untuk dipelajari dan dipahami oleh beberapa siswa Di SMP Hang Tuah 5 Candi Sidoarjo. Beberapa faktor menjadi alasan kesulitan belajar Bahasa Inggris, salah satunya adalah metode belajar yang membosankan. Hal ini menjadi fokus perhatian peneliti. Karena metode belajar yang membosankan, membuat long term memory Bahasa Inggris yang mereka miliki rendah. long term memory merupakan kemampuan untuk menyimpan informasi yang ada dalam jangka waktu yang lama. Yang menjadi penyebab rendahnya long term memory bahasa inggris adalah beberapa diantara mereka dididik dengan pola asuh otoriter. Mereka terbiasa disiplin di rumah, akan tetapi di sekolah justru kebalikannya. Penelitian ini menerapkan metode pembelajaran joyful learning dengan mengunakan media audio visual berupa video untuk meningkatkan long term memory bahasa inggris pada siswa dengan pola asuh otoriter. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan desain one groups pretest dan posttest. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa kelas VIII SMP Hang Tuah 5 Candi Sidoarjo. Instrumen yang digunakan adalah tes long term memory bahasa inggris dengan jumlah soal 27 dengan indeks reliabilitas sebesar 0.725. Perlakuan (treatment) pada penelitian ini adalah joyful learning. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis statistik nonparametrik Wilcoxon Signed Ranks Test dengan bantuan SPSS 24 for Windows. Berdasarkan tabel Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh Koefisien nilai z sebesar -2,825 dengan p (0.005) < α 0.05 yang artinya hipotesis diterima. Kesimpulannya ada Pengaruh joyful learning untuk meningkatkan long term memory pada siswa dengan pola asuh otoriter.
Hubungan Kepercayan Diri dengan Sense of Community pada Generasi Z di SMP Negeri 1 Ngajum Kabupaten Malang
ABSTRAK Utamima, Ludia. 2017. Hubungan Kepercayan Diri dengan Sense of Community pada Generasi Z di SMP Negeri 1 Ngajum Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si, (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci: kepercayaan diri, sense of community, generasi Z. Sense of community merupakan rasa kebersaman dalam komunitas. Individu yang memiliki sense of community akan memiliki hal yang positif salah satunya mematuhi norma dan nilai yang ditekankan disekolah. Sebaliknya, individu yang kurang memiliki sense of community akan berdampak yang negatif salah satunya perilaku pembolosan disekolah. Adanya rasa bertanggung jawab sebagai siswa, dapat mempengarui adanya sense of community di sekolah. Sementara kemampuan bertanggung jawab merupakan bagian dari kepercayaan diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) tingkat kepercayaan diri pada generasi Z, (2) tingkat sense of community generasi Z, (3) hubungan antara kepercayaan diri dengan sense of community. Penelitian ini mengunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan metode deskripsi dan korelasional. Teknik dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 102 siswa. Instrumen yang digunakan adalah skala kepercayaan diri yang memiliki reliabilitas sebesar 0.736 dan 28 aitem dengan validitas 0,370-0,654, dan skala sense of community yang memilki reliabilitas sebesar 0,747 dan 34 aitem dengan validitas 0,321-0,974. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) tingkat kepercayaan diri generasi Z di SMP Negeri 1 Ngajum Kabupaten Malang dalam kategori cukup baik 62,7%, (2) tingkat sense of community generasi Z di SMP Negeri 1 Ngajum Kabupaten Malang dalam kategori cukup baik 67,6%, (3) hubungan positif yang signifikan antara kepercayaan diri dengan sense of communitysebesar 0,614 (p꞊0,000<0,05). Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah: (1) Bagi siswa diharapkan mempertahankan kepercayaan dirinya melalui belajar belompok serta belajar berdiskusi dengan teman. Selanjutnya mempertankan sense of community melalui melalui interaksi sosial serta mengadakan aktifitas yang menyenangkan di waktu luang seperti mengadakan lomba antar kelas. (2) Peneliti selanjutnya disarankan agar menggunakan metode penelitian yang berbeda, misalnya untuk melakukan penelitian eksperimen atau kualitatif. Selanjutnya, menggunakan sampel generasi Z dengan pendidikan perguruan tinggi yaitu mahasiswa. Selain itu, mengembangkan dengan variabel lain yang di pengarui atau berhubungan seperti dukungan sosial, harga diri, efikasi diri. . ABSTRACT Utamima, Ludia. 2017. The Correlation between Self Confidence and Sense of Community among Generation Z Junior High School 1 Ngajum Malang. Thesis, Department of Psychology, Faculty of Psychology Education, University of Malang. Supervisor: (I) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si, (II) Farah Farida Tantiani, S.Psi., M.Psi. Keywords : self confident, sense of community, generation Z. The sense of community is togetherness in a community. Person who high sense of community will have thing like obey the norm and value enacted in school. Otherwise, the person who has low sense of community will do the opposites might make then expelled from the school. One of the factors that influence the sense of community at school is responsibility, expecially self confidence. The purpose of this study is to determine: (1) the level self confidence of generation Z, (2) sense of community level of generationZ, (3) correlation between self confidenceandsense of community. This research uses quantitative research design with descriptive and correlational method. The research use accidental sampling. Sample of research is 102 students. Instrument that used is self confidence scale reliability level 0,736 and 28 item in validity 0,370-0,654, and sense of community scale reliability level 0,747 and 34 item in validity 0,321- 0,974. The results of this study, are: (1) the level self confidence of generation Z Junior High School 1 Ngajum Malang in medium category percentage 62,7%, (2) the level sense of community generation Z Junior High School 1 Ngajum Malang in medium category percentage 67,6%, (3) positive correlation signifikansi between self confidence and sense of community is 0.614 (p꞊0,000<0.05). Suggestions that can be given bassed on than research, are (1) for studentsaspect keep self confidence through group study and learning to discussion with friends. Next, keep sense of community through social interaction and arrange fun activity at free time like arrange class meeting, (2) for next researcher suggest to use differen method like research experiment and qualitative, use sample generation Z with student of university, self confidence variable and sense of community variable influence or correlated like social support, self esteem and self efficacy