Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
Not a member yet
    783 research outputs found

    pengembangan alat permainan edukatif papan lotto untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Kartini Sidoarjo

    No full text
    ABSTRAK     Pujiastutik, Ulul. 2017. Pengembangan Alat Permainan Edukatif Papan Lotto untuk Meningkatkan  Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kartini Sidoarjo. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hetti Rahmawati, M.Si., (II) Farah Farida Tantiani, M.Psi.   Kata Kunci: kemampuan motorik halus, alat permainan edukatif papan lotto, anak usia dini   Kurangnya penggunaan media pembelajaran berupa alat permainan menyebabkan pembelajaran masih kurang optimal dan kemampuan motorik halus anak masih belum berkembang secara optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan Alat Permainan Edukatif Papan Lotto dan mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini. Pada pengembangan Alat Permainan Edukatif Papan Lotto menggunakan model Borg & Gall 1983 yang diadaptasi oleh sugiono (2006) yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu: (1) need analysis, (2) pengembangan produk awal, (3) validasi ahli, (4) uji coba lapangan, (5) revisi produk. Menggunakan metode penelitian deskriptif, evaluatif, dan eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini yaitu anak berusia 5-6 tahun di TK Kartini Kecamatan Jabon kabupaten sidoarjo, sebanyak 25 anak berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi instrumen pengumpul data berupa pedoman observasi dan instrumen perlakuan. Hasil validasi konten media sebesar 99.1%, desain media sebesar 98.6%, buku panduan Alat Permainan Edukatif Papan Lotto sebesar 98.1%, dan buku panduan pelaksanaan permainan edukatif papan lotto sebesar 98.3%. Sehingga didapatakan rata-rata hasil uji coba kelayakan sebesar 98.5% yang artinya sangat layak untuk digunakan. Data hasil dari penerapan alat permianan edukatif papan lotto dengan menggunakan teknik analisis uji paired samples t-test  menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyediaan Alat Permainan Edukatif Papan Lotto dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di TK Kartini. Hasil penelitian yang menyatakan bahwa pengembangan Alat Permainan Edukatif Papan Lotto berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Adapun saran bagi pengguna untuk mempelajari buku panduan yang telah dikembangkan. Serta saran bagi penelitian selanjutnya antara lain: (1) dapat menyediakan media demonstrasi dengan ukuran yang lebih besar, (2) lebih mengontrol waktu pelaksanaan, dan (3) memperluas area penelitian dengan skala yang lebih besar.

    Efektivitas Media Animasi Interaktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Permulaan Pada Anak yang Mengalami Keterlambatan Belajar Membaca

    No full text
    Kemampuan membaca merupakan kemampuan dasar dan sangat penting untuk digunakan dalam mengakses pendidikan serta mendapatkan ilmu pengetahuan, namun dalam kenyataannya tidak semua anak memiliki kemampuan tersebut dikarenakan faktor dukungan dari orang tua yang menyebabkan mereka mengalami keterlambatan belajar membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca anak yang mengalami keterlambatan belajar membaca menggunakan media animasi interaktif. Media animasi interaktif dalam penelitian ini berbentuk media flash yang berisikan materi tentang pengenalan alfabet, latihan tiru bunyi, pengidentifikasian suku kata, membagi kata sesuai suku katanya, dan latihan kalimat sederhana yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak yang mengalami keterlambatan belajar membaca. Penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pre-test post-test, sedangkan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan membaca permulaan. Subjek dalam penelitian ini adalah  sebanyak 5 orang dengan kriteria : dibina oleh sanggar sahabat anak, memiliki kemampuan membaca yang rendah dan merupakan siswa kelas 1 SDN Pisang Candi 1, SDN Pisang Candi 2 dan SDN Mulyorejo 3. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan formula Paire Sample T Test. Hasil analisis deskriptif diketahui bahwa skor minimal saat pre-test sebesar 1 dan skor maksimal 5, sedangkan pada saar post – test skor minimal yang diperoleh meningkat menjadi 5 dan skor maksimal meningkat menjadi 8. Selain itu, hasil perhitungan uji hipotesis diketahui bahwa tingkat signifikansi sebesar 0,003. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Sehingga dapat disimpulkan media animasi interaktif berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak yang mengalami keterlambatan membaca. Peningkatan kemampuan membaca ini disebabkan media animasi interaktif yang memiliki tampilan menarik dan pendampingan satu anak oleh satu mentor sehingga meningkatkan motivasi anak untuk belajar sekaligus meningkatkan minat membaca anak. Dengan meningkatnya minat baca serta motivasi belajar siswa menyebabkan penyerapan informasi lebih mudah dan anak menjadi lebih paham dengan materi yang diajarkan. Reading skill is a fundamental and very important aspect used to gain an access to education and knowledge acquisition. However, the reality is, not every child have this skill due to the support from their parents. This study aims to improve  reading skills of children with slow reading ability through interactive animation media.The interactive animation media to improve the reading skills here is in the form of flash media, containing several materials such as an introduction to alphabets, an exercise related to sound imitation, syllables identification, division to appropriate word syllable, and an exercise related to simple sentences, in which all of them, are considered as basic reading stage to improve their ability to read.   This study uses one group pre-test post-test experimental design. The data are collected using reading ability test. This research also involves 5 students with the following characteristics: trained in Sanggar Sahabat Anak, not having good reading skills, and he/she is a student in 1st grade at SDN Pisang Candi 1, SDN Pisang Candi 2 and SDN Mulyorejo 3.The data are analyzed using descriptive analysis technique, including a hypothesis testing using Paired Sample T Test formula. The result shows that the minimum score for pre-test is 1, while the maximum score is 5. In addition, the minimum score for post-test increased to 5 and the maximum score reached up to 8. Meanwhile, the result of calculation for hypothesis testing shows a significance level in the amount of 0.003.    This indicates that the research hypothesis is accepted. Therefore, it can be inferred that this interactive animation media could enhance the basic reading ability of children with slow reading ability. All in all, the improvement of reading ability, in this case, is due to the appealing outlook of the media, which is also followed by monitoring activity from a mentor, thereby could improve the children's motivation to learn and raise their interest in reading. With their great interest and motivation, eventually, this could lead them to absorb the information more easily and attempt to get used to the provided materials.  

    EFEKTIVITAS MEANINGFUL SERVICE TRAINING DALAM MENINGKATKAN KEBERMAKNAAN KERJA PADA SERVER PIZZA HUT DI KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Hidayat, Muhamad Fajar. 2017. Efektifitas Meaningful Service Training  dalam Meningkatkan  Kebermaknaan Kerja pada Server Pizza Hut di Kota Malang. Skripsi. Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing : (1) Diyah Sulistiyorini, S.Psi., M.Psi. (2) Ninik Setiyowati, S.Psi, M.Psi.   Kata kunci: meaningful service training  , kebermaknaan kerja, server pizza hut   Pizza Hut Indonesia memilik visi untuk menjadi yang terunggul pada tingkat restoran kelas menengah di Indonesia yang dicapai lewat misi kenyamanan suasana yang terbaik dan menyajikan pizza yang terbaik dengan harga yang terjangkau. Visi tersebut dapat dicapai oleh misi operasional yang telah ditentukan oleh Pizza Hut dengan prosedur pelayanan 10 Moment of Truth. Tetapi pada kenyataannya, banyak karyawan yang tidak melaksanakan prosedur pelayanan tersebut dengan baik dan benar. Hal ini dikarenakan karena mereka merasa tidak berharga dan tidak memiliki makna dengan melakukan kerja seperti hal tersebut sehingga memiliki kebermaknaan kerja yang rendah. Kebermaknaan kerja menjadi penting bagi karyawan, karena karyawan yang menemukan makna dalam pekerjaan mereka cenderung lebih puas, keterikatan yang tinggi terhadap perusahaan, dan pada gilirannya menjadi lebih produktif. Upaya untuk meningkatkan kebermaknaan kerja dilakukan dengan pemberian meaningful service training berdasarkan analisis kebutuhan dalam tim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas meaningful service training dalam meningkatkan kebermaknaan kerja. Penelitian menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimen, dengan model one group pretest-posttest design. Analisis uji beda menggunakan analisis statistik non-parametrik wilcoxon. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan menggunakan seluruh server Pizza Hut di Kota Malang sebanyak  28 orang. Treatmen dilakukan menggunakan modul panduan pelaksanaan meaningful service training untuk meningkatkan kebermaknaan kerja subyek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan meaningful service training efektif untuk meningkatkan kebermaknaan kerja pada server Pizza Hut di Kota Malang dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian treatment Hasil penelitian menunjukkan bahwa meaningful service training efektif dalam meningkatkan kebermaknaan kerja pada server Pizza Hut di Kota Malang, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan kebermaknan kerja. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat digunakan oleh trainer untuk meningkatkan kebermaknaan kerja sehingga dapat melayani pelanggan dengan sepenuh hati. Bagi pihak managerial Pizza Hut dapat dapat melakukan evaluasi rutin dalam bentuk sharing session untuk menjalin komunikasi kepada pekerjaannya agar merasa dihargai.               ABSTRACT   Hidayat, Muhamad Fajar. 2017. The Effectiveness of Meaningful Service Training  to Increasing Meaningful Work on Pizza Hut Server in Kota Malang. Skripsi. Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi  Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing : (1) Diyah Sulistiyorini, S.Psi., M.Psi. (2) Ninik Setiyowati, S.Psi, M.Psi.   Keywords: meaningful service training, meaningful work, pizza hut server   Pizza Hut Indonesia has a vision to be the ultimate middle class restaurant level in Indonesia which is achieved through the best ambience comfort mission and serves the best pizzas at affordable prices. This vision can be achieved by the operational mission set by Pizza Hut with the 10 Moment of Truth service procedure. But in fact, many employees do not carry out the service procedures properly and correctly. This is because they feel worthless and have no meaning to doing such work so they has a low meaningful of work. The meaningful of work is important to employees, because employees who find meaning in their work tend to be more satisfied, attachment to the company, and in turn more productive. The efforts to improve the meaningful of work done with the provision of meaningful service training based on the needs analysis in teams. The purpose of this study is to determine the effectiveness of meaningful service training in improving the meaningful of work. The study used quasi-experimental design, with one group pretest-posttest design. The data analysis using non-parametric wilcoxon analysis. The population im this study using all Pizza Hut server in Malang as many as 28 people. The treatment was done using the module of the implementation of meaningful service training to improve the subject meaningful of work of research. The result showed that meaningful training is effective to improve the meaningful of work on the Pizza Hut server in Malang with a significance value of 0.00

    PERBEDAAN TINGKAT KEPUASAN PERNIKAHAN DITINJATU DARI JENIS ATTACHMENT

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya angka perceraian di Kota Malang. Kota Malang menjadi penyumbang terbesar dengan jumlah setengah dari perceraian di Jawa Timur. Salah satu indikator rendahnya kepuasan pernikahan adalah tingginya perceraian pada suatu tempat. Kepuasan pernikahan merupakan perasaan subyektif yang dirasakan pasangan suami istri, berkaitan dengan aspek-aspek yang ada dalam suatu pernikahan, seperti rasa bahagia, puas, serta pengalaman-pengalaman yang menyenangkan bersama pasangannya yang bersifat individual. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan pernikahan adalah hubungan dengan orang tua dimasa kecil atau attachment. Attachment dijadikan dasar seseorang untuk membangun hubungan dimasa dewasa.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang (1) deskripsi kepuasan pernikahan di Kota Malang, (2) deskripsi Attachment di Kota Malang, (3) perbedaan tingkat kepuasan pernikahan ditinjau dari jenis attachmentnyaPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan komparasi. Pada penelitian ini, populasinya berjumlah 141.259 di Kota Malang dan sampel yang digunakan dalam 126 orang dengan teknik quota sampling. Instrumen dalampenelitian ini menggunakan skala Likert. Uji hipotesi mengginakan analisis anova satu jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Malang (1) memiliki kepuasan pernikahan yang cenderung tinggi (2) secara umum memiliki jeni

    employee engagement, komitmen organisasi, karyawan community ambassador PT. Sunrise Kemilau Indonesia.

    No full text
    ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengetahui (1) Gambaran employee engagement karyawan community ambassador (2) Gambaran komitmen organisasi karyawan community ambassador (3) Hubungan employee engagement dan komitmen organisasi karyawan community ambassador PT. Sunrise Kemilau Indonesia.Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasional kuantitatif dengan menggunakan teknik total populasi. Responden dalam penelitian ini adalah 40 orang karyawan community ambassador PT. Sunrise Kemilau Indonesia. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala employee engagement dan skala komitmen organisasi dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,429 dan 0,954.Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa karyawan community ambassador PT. Sunrise Kemilau Indonesia memiliki employee engagement yang sedang (57,5%) dan memiliki komitmen organisasi yang sedang pula (60%). Peneliti melakukan uji asumsi yaitu melakukan uji normalitas dengan formula Kolmogorov-Smirnov dan melakukan uji linieritas. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh menyatakan bahwa pada skala employee engagement memiliki sig = 0,200 dan skala komitmen organisasi memiliki sig yang sama pula = 0,200 sehingga kedua data variabel tersebut dikatakan berdistribusi normal serta kedua variabel tersebut dikatakan linier dengan nilai sig = 0,436. Setelah uji asumsi sudah terpenuhi maka peneliti melakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji korelasi Product Moment dan diperoleh Rxy = 0,875, dengan sign = 0,000. Hal tersebut berarti ada hubungan positif yang cukup kuat antara employee engagement dan komitmen organisasi karyawan community ambassador PT. Sunrise Kemilau Indonesia.Berdasarkan hasil penelitian saran yang diberikan kepada karyawan diharapkan karyawan agar dapat meningkatkan employee engagement pada perusahaan, dengan cara mempercayai atasannya, mempercayai teman sekitarnya dan mempunyai komunikasi yang baik terhadap seluruh elemen di dalam perusahaan. Saran yang diberikan kepada perusahaan untuk dapat memperhatikan employee engagement karyawan sehingga akan menimbulkan komitmen organisasi yang tinggi terhadap perusahaan dengan cara memberikan pelatihan kepada jajaran manajemen. Saran yang diberikan kepada peneliti selanjutnya diharapkan mencari populasi dan sampel yang lebih banyak lagi karena penelitian ini memiliki populasi dan sampel yang sedikit, dan peneliti bisa menambah variabel lain yang mempengaruhi komitmen organisasi seperti pengalaman individu dalam organisasi, karakter pekerjaan dan karakter organisasi.  Kata Kunci: employee engagement, komitmen organisasi, karyawan community ambassador PT. Sunrise Kemilau Indonesia

    STUDI KASUS FAKTOR PSIKOLOGIS DAN SOSIAL PENYEBAB PERCOBAAN PERILAKU BUNUH DIRI DI KABUPATEN PONOROGO

    No full text
    Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu dari 10 Kabupaten yang memiliki pravelensi bunuh diri tertinggi di Jawa Timur. Angka bunuh diri di Kabupaten Ponorogo meningkat setiap tahunnya hingga puncaknya pada tahun 2015 mencapai 32 kasus. Berkaitan dengan hal itu maka perlu adanya pembahasan mengenai faktor penyebab dari percobaan perilaku bunuh diri di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan faktor psikologis dan sosial yang menjadi penyebab percobaan perilaku bunuh diri di Kabupaten Ponorogo.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksplanatori. Data penelitian yang berupa transkrip wawancara, lembar observasi, dokumentasi, dan dolumen resmi kepolisian diperoleh melalui teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yaitu peneliti sendiri. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi dan pengecekan data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap penulisan transkrip, kategorisasi, dan identifikasi data. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh simpulan hasil sebagai berikut. Percobaan perilaku bunuh diri disebabkan oleh faktor psikologis dan sosial. Faktor psikologis ialah putus asa, skizofrenia, dan kecanduan obat. Faktor sosial penyebab percobaan perilaku bunuh diri adalah adanya sanksi sosial dan pengalaman traumatis

    Otoritarianisme Sayap Kanan sebagai Prediktor Rasisme Simbolik Mahasiswa Etnis Jawa FMIPA terhadap Mahasiswa Etnis Papua diUniversitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Putranto, Riyan. 2017. Otoritarianisme Sayap Kanan sebagai Prediktor Rasisme Simbolik Mahasiswa Etnis Jawa FMIPA terhadap Mahasiswa Etnis Papua diUniversitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Tutut Chusniyah, M.Si (II) Aji Bagus Priyambodo, S.Psi, M.Psi   Kata Kunci: Rasisme Simbolik, Otoritarianisme Sayap Kanan, Mahasiswa Etnis Jawa, Mahasiswa Etnis Papua   Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat rasisme simbolik, tingkat otoritarianisme sayap kanan danotoritarianisme sayap kanan sebagai prediktor rasisme simbolik Mahasiswa Etnis Jawa FMIPA terhadap Mahasiswa Etnis Papua diUniversitas Negeri Malang (UM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan rancangan deskriptif dankorelasional prediktif. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 2.500 orang dan sampel penelitian sejumlah 130orang yang memiliki kriteria mahasiswa Etnis Jawa yang pernah satu kelas dengan Mahasiswa Etnis Papua.Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skal Likert. Uji hipotesisi yang digunakan adalah regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besarMahasiswa Etnis Jawa diFMIPA UMmemiliki rasisme simbolik dan otoritarianisme sayap kanan dalam kategori sedang dan otoritarianisme sayap kanan dapat digunakan sebagai prediktor rasisme simbolik dengan signifikansi 0,000 yang berarti hipotesis dalam penelitian diterima dan nilai R = 0,374 yang berarti bahwa otoritarianisme sayap kanan memiliki korelasi positif degan rasisme simbolik dan nilai R square 0,14 yang berarti bahwa variabel otoritarianisme sayap kanan memiliki pengaruh kontribusi sebesar 14% terhadap variabel rasisme simbolik. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah (1) bagi mahaiswa diharapkan dapat membangun interaksi positif dengan semua elemen mahasiswa lintas etnis terutama Mahasiswa Papua.(2) Bagi pejabat kemahasiswaan diharapkan mampu mengantisipasi adanya rasisme simbolik terhadap mahasiswa asal Papua maupun kelompok-kelompok minoritas lainya dengan menggalakan kampanye multikulturalitas. (3) Bagi peneliti selanjutnyadisarankan menggunakan metode lain seperti eksperimen. Dalam hal variabel, dapat dirubah dengan faktor lain yang mempengaruhi rasisme simbolik misalnya kategorisasi dan identitas sosial, kompetisi atau fundamental and ultimate atribution error

    Self-Compassion sebagai Prediktor Loneliness pada Biarawan Katolik di kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Janardana, Benediktus Diptyarsa. 2017. Self-Compassion sebagai Prediktor Loneliness pada Biarawan Katolik di kota Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si. (II) Indah Yasminum Suhanti, S.Psi., M.Psi.   Kata Kunci: self-compassion, loneliness, biarawan Katolik   Penelitian ini dilatarbelakangi pengalaman kesepian yang dialami biarawanKatolik di kota Malang karena kurangnya hubungan dengan sesama, komitmen hidup selibat, perpindahan lingkungan, serta perasaan minder dari dalam diri. Self-compassion menjadi strategi yang memberikan kontribusi kepada fenomena kesepian, yang mana seseorang mampu berbelas kasih terhadap diri sendiri, menata emosi dengan cara menurunkan emosi negatif serta meningkatkan emosi positif, yang mana individu mampu bertahan, memahami dan menyadari makna dari sebuah kesulitan sebagai hal yang bisa diterima apa adanya, bersedia untuk tersentuh dan terbuka kesadarannya saat mengalami penderitaan, serta bertekaduntuk tidak menghindari penderitaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) loneliness yang terjadi pada biarawan Katolik di kota Malang. (2) self-compassion pada biarawan Katolik di kota Malang. (3) pengaruh self-compassionterhadaploneliness pada biarawan Katolik di kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional.  Responden dalam penelitian ini yaitu biarawan Katolik sebanyak 87 orang dengan teknik sampling jenuh. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala self-compassion dan skala RevisedUCLA Loneliness.  Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pengkategorian berdasarkan pada model distribusi normal. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biarawan Katolik di kota Malang (1) memiliki tingkat loneliness kategori sedang, (2) memiliki tingkat self-compassion kategori sedang, dan (3) self-compassionberpengaruh terhadap loneliness dengan nilai R 0,577 dan R2 0,333. Saran yang dapat diberikan berdasarkan penelitian ini, yaitu (1) pimpinan biaradiharapkan memiliki cara/strategi yang bersifat kolektif seperti aspek-aspek dalam self-compassion untuk terus mempererat hubungan antar anggota biara sehingga dapat meminimalisir terjadinya loneliness pada anggotanya(2) peneliti selanjutnya diharapkan dapat membandingkan tingkat self-compassion dan/atau loneliness antar biara, memperhitungkan perbedaan hasil berdasarkan jenis kelamin, dan mempertimbangkan variabel lain untuk diteliti

    Hubungan Antara Menghindari Ketidakpastian Dengan Intensi Turnover Pada Wartawan PT. Dawai Citra Semesta (Times Indonesia Network)

    No full text
    ABSTRAK   Nur, Ridhlo Abdillah. 2017. HubunganAntara Menghindari Ketidakpastian denganIntensi Turnover pada Wartawan PT. Dawai Citra Semesta (Times Indonesia Network). Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Diyah Sulistiyorini, S.Psi, M.Psi. (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi, M.Si.   Kata kunci : intensi turnover, menghindari ketidakpastian, wartawan.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran intensi turnover wartawan PT. Dawai Citra Semesta (Times Indonesia Network). (2) Gambaran menghindari ketidakpastian wartawan PT. Dawai Citra Semesta (Times Indonesia Network). (3) Hubungan antara intensi turnover dan menghindari ketidakpastian pada wartawan PT. Dawai Citra Semesta (Times Indonesia Network).   Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelasional. Subjek dalam penelitian ini diambil dari wartawan PT. Dawai Citra Semesta (Times Indonesia Network) dengan jumlah 16wartawan. Dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data menggunakan skala intensi turnove rdan skala menghindari ketidakpastian. Uji validitas skala intensi turnover diperoleh pernyataan 39 aitem yang valid dengan reliabilitas 0,930 pada Alpha Cronbach Uji validitas skala menghindari ketidakpastian diperoleh 44 penyataan aitem valid dengan reliabilitas 0,949Alpha Cronbach.   Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa 16 wartawan PT. Dawai Citra Semesta (Times Indonesia Network) memiliki intensi turnover tinggi (56,25%,) dan memiliki menghindari ketidakpastian rendah (62,50%). Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan data membentuk garis linear. Terdapat hubungan negatif antara intensi turnover dengan menghindari ketidakpastian, dengan hasil uji hipotesis rxy =-0,884, p = 0,000 < 0,05.   Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini yaitu : Menciptakan quality of work life melalui penempatan wartawan dengan mempertimbangkan tingat menghindari ketidakpastian, peningkatan mutu pengawasan secara keseluruhan, menciptakan kesempatan berprestasi dan promosi, tegas dalam menegakkan aturan-aturan perusahaan dengan dasar equality, menciptakan lingkungan kerja yang ramah, sehat, aman dan nyaman untuk meningkatkan kepuasan kerja dan dapat menurunkan intense turnover. Menyelaraskan antara tujuan perusahaan dan tujuan karyawan, dengan memberikan cukup ruang bagi para karyawan untuk dapat menyampaikan semua keluhan, harapan dan aspirasinya terhadap perusahaan melalui perwakilan karyawan ataupun serikatpekerja

    Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara penerimaan diri dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada mahasiswa di Universitas Negeri Malang. Penerimaan diri merupakan tingkat di mana individu benar-benar mempertimbangkan karakteristik dirinya dan mau hidup dengan karakteristik tersebut. Body Dysmorphic Disorder (BDD) adalah keadaan yang mencerminkan perhatian berlebih mengenai kerusakan atau kecacatan dalam penampilan fisik dan menyebabkan distress dan penurunan fungsi sosial.Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dan korelasional. Subjek penelitian merupakan mahasiswa/i berusia antara 18-22 tahun berjumlah 112 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengambilan data yaitu dengan skala penerimaan diri dan skala kecenderungan body dysmorphic disorder. Validitas skala penerimaan diri dihitung menggunakan korelasi product moment dari Pearson sehingga diperoleh 34 pernyataan valid dari 36 pernyataan yang diuji cobakan dengan tingkat reliabilitas 0,927 pada Alpha Cronbach. Uji validitas skala kecenderungan body dysmorphic disorder diperoleh pernyataan valid sebanyak 22 pertanyaan dari 37 pernyataan dengan tingkat reliabilitas 0,853 pada Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada mahasiswa Universitas Negeri Malang untuk penerimaan diri tergolong rendah dengan prosentasi sebesar 50,89% dan kecenderungan body dysmorphic disorder tergolong tinggi dengan prosentasi sebesar 53,57%. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi pearson product moment dengan bantuan SPSS 21.0 for Windows yang diperoleh hasil antara variabel penerimaan diri dengan variabel kecenderungan body dysmorphic disorder sebesar rxy = -0,991, p = 0,00

    0

    full texts

    783

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇