Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
Not a member yet
    783 research outputs found

    Hubungan Stres Kerja Dan Itensi Mengundurkan Diri Pada Karyawan PT Jamkrida Jatim

    No full text
    RINGKASAN Gunawan, Dadang. 2017. HubunganStresKerjadanIntensiMengundurkanDiripada KaryawanPT. JamkridaJatim. Skripsi, JurusanPsikologi, FakultasPendidikan Psikologi,UniversitasNegeri Malang. Pembimbing : (1) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed., (2) Diantini Ida Viatrie, S.Psi, M.Si. Kata Kunci: streskerja, intensimengundurkandiri PT. JamkridaJatimmerupakanperusahaanpejaminankreditdaerah yang terusberkembangpesat.Karyawandituntutuntukbekerjaterusmenerusgunamemenuhi target perusahaan, tuntutankerja yang tinggibisamenimbulkanstreskerjapadakaryawan yang berdapampakpadamunculnyaintensimengundurkandiripadakaryawan. Penelitianinibertujuanuntukmengetahuihubunganantarastreskerjadanintensimengundurkandiripadakaryawan PT. JamkridaJatim. Keseluruhanjunlahkaryawan PT. JamkridaJatimsebanyak 53 orang yang kemudiandiambilsampeldenganmetodesimpel random sampling danditemukanbahwasampeldalampenelitianiniberjumlah 45 orang karyawan. Skala yang digunakandalampenelitianiniyaituskalastreskerjadanjugaskalaintensimengundurkandiri.Padaujireliabilitas ,diperoleh data bahwaskalastreskerjamemilikinilaireliabilitassebesar 0,798 sedangkanskalaintensimengundurkandirimemilikinilaireliabilitassebesar 0,871. Analisis yang digunakandalampenelitianiniyaituanalisisdeskriptif. Dari 45 subjek yang ditelitimemperoleh data bahwa 30 orang (66, 67%) karyawanmemilikistreskerjapadakategorisedang, sementara 28 orang (62,22%) karyawanmemilikitingkatintensimengundurkandiripadakategorirendah. Padaujihipotesis yang menggunakananalisiskorelasiproduc moment diperoleh data bahwanilairxy = 0,016. Sehinggahasilujikorelasi product moment menunjukanhasilbahwatidakadahubunganantaraduavariabel.Kesimpulandalampenelitianiniyaituhasilujihipotesisditolak.Artinya, streskerjatidakberhubungansecarasignifikandenganintensimengundurkandiripadakaryawan PT. JamkridaJatim. Penelitianselanjutnyadiharapdapatmelakukanpengembanganskala yang lebihbaiklagipadasekalastreskerjadanintensimengundurkandirisertamengkajilebihdalamtentangvariabel-variabel yang berhubungandenganintensimengundurkandirikaryawan

    PENGARUH PUSAT KENDALI DIRI TERHADAP BURNOUT PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MALANG YANG BEKERJA PARUH WAKTU

    No full text
    ABSTRAK   Pitaloka, Z. W. 2017. Pengaruh Pusat Kendali Diri terhadap Burnout pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang Bekerja Paruh Waktu. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si., (II) Gamma Rahmita U.H, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci : pusat kendali diri, burnout, mahasiswa Universitas Negeri Malang bekerja paruh waktu. Tujuan dari penelitian adalah (1) mengetahui gambaran burnout yang terjadi pada Mahasiwa UM bekerja paruh waktu, (2) mengetahui gambaran pusat kendali diri pada Mahasiwa UM bekerja paruh waktu, dan (3) mengetahui pengaruh antara burnout dengan pusat kendali diri pada Mahasiwa UM bekerja paruh waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif dan kasualitas. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Universitas Negeri Malang yang bekerja paruh waktu. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala pusat kendali diri dan skala burnout. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pengkategorian skor T dan mean hipotetik. Untuk uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil dari Uji coba penelitian ini memiliki 44 aitem valid dari skala pusat kendali diri dan 93 aitem valid dari skala burnout. Skala pusat kendali dri memiliki validitas sebesar 0,262 - 0.607, dan reliabilitas sebesar 0.898. Skala burnout memiliki validitas sebesar 0.264 - 0,667, dan reliabilitas sebesar  0.955. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa Universitas Negeri Malang yang bekerja paruh waktu memiliki pusat kendali diri internal yang tinggi dan burnout sebagian besar dari sampel masuk dalam kategori rendah. Terdapat Pengaruh signifikan negatif antara pusat kendali diri dan burnout pada mahasiswa Universitas Negeri Malang yang bekerja paruh waktu. Diperoleh nilai rxy sebesar 0,422, nilai koefisien pengaruh sebesar 0,178 dan nilai beta diperoleh sebesar -0,422. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah (1) bagi pimpinan Universitas Negeri Malang: mempertahankan motivasi para mahasiswa yang bekerja sambil bekerja maupun mahasiswa yang tidak bekerja supaya tidak terjadi burnout, (2) bagi mahasiswa Universitas Negeri Malang yang bekerja paruh waktu: mengikuti pelatihan manajemen diri, dan (3) bagi penelitian selanjutnya: dapat meneliti variabel seperti gender, umur, dan status ekonomi keluarga yang membuat subjek dapat melakukan dua aktifitas kuliah dan bekerja, agar aktivitas yang dilakukan seimbang

    Efektivitas Penilaian Kinerja untuk Meningkatkan Motivasi Kerja pada Perawat Rumah Sakit Ibu & Anak Haji Batu

    No full text
    ABSTRAKAmelia, Kiki. 2017. Efektivitas Penilaian Kinerja untuk Meningkatkan Motivasi Kerja pada Perawat Rumah Sakit Ibu & Anak Haji Batu. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Diyah Sulistyorini, S.Psi., M.Psi, (II) Drs. Mohammad Bisri, M.Si.Kata Kunci: penilaian kinerja, motivasi kerja, rating scalesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penilaian kinerja untuk meningkatkan motivasi kerja pada perawat Rumah Sakit Ibu & Anak Haji Batu. Penelitian ini menggunakan rancangan Eksperimen Kuasi, dengan model desain one group pretest-postest design. Instrumen penelitian ini menggunakan skala motivasi kerja yang disusun berdasarkan teori kebutuhan McClelland yang berfokus pada tiga kebutuhan. Treatment yang dilakukan berupa penilaian kinerja yang dilakukan menggunakan lembar penilaian kinerja. Penilaian kinerja menggunakan metode rating scales. Metode ini menggunakan skala peringkat yang memberikan gambaran mulai dari kinerja tertinggi sampai yang terendah. Subjek dalam penelitian ini adalah perawat Rumah Sakit Ibu & Anak Haji Batu dengan total subjek sebanyak 18 orang perawat.Analisis dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS for Ms.Windows Versi 21.0 dengan rumus analisis statistik non-parametrik wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan penilaian kinerja efektif untuk meningkatkan motivasi kerja pada perawat Rumah Sakit Ibu & Anak Haji Batu (p = 0,031, sig < 0.05). Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dikemukakan adalah (1) Bagi perawat, dengan adanya penilaian kinerja diharapkan perawat mampu untuk mempertahankan atau meningkatkan kinerja perawat di rumah sakit dan diharapkan perawat memahami standar kerja yang diharapkan dari rumah sakit (2) Bagi rumah sakit, setelah dilakukan penelitian ini diketahui bahwa penilaian kinerja efektif untuk meningkat motivasi kerja pada perawat sehingga penilaian kinerja dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja perawat dan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi kinerja perawat sehingga sasaran organisasi dapat berjalan sesuai dengan harapan rumah sakit (3) Bagi penelitian selanjutnya disarankan agar menambah subjek cakupan lebih luas yang disesuaikan dengan kompetensi jabatan yang diemban dan perlu membuat inovasi metode pengukuran yang lebih disesuaikan dengan keadaan sebenarnya dalam melakukan penilaian kinerja. 

    KEPEMILIKAN PSIKOLOGIS SEBAGAI PREDIKTOR PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASI PENGURUS BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS PERIODE 2018 DI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Redjo, Dwi . 2018. Kepemilikan Psikologis Sebagai Prediktor Perilaku Kewargaan Organisasi Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Periode 2018 di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Tutut Chusniyah, M.Si., (II) Drs. H. Moh. Bisri, M.Si.   Kata Kunci: kepemilikan psikologis, perilaku kewargaan organisasi, pengurus badan eksekutif mahasiswa fakultas Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tingkat kepemilikan psikologis pengurus badan eksekutif mahasiswa fakultas periode 2018 di universitas negeri malang, (2) untuk mengetahui perilaku kewargaan organisasi pengurus badan eksekutif mahasiswa fakultas periode 2018 di universitas negeri malang, (3) untuk mengetahui apakah kepemilikan psikologis merupakan prediktor perilaku kewargaan organisasi pengurus badan eksekutif mahasiswa fakultas periode 2018 di universitas negeri malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis prediktif menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana pada populasi sebanyak 351 orang pengurus badan eksekutif mahasiswa fakultas periode 2018 di universitas negeri malang. Subjek penelitian dipilih menggunakan simple random sampling sebanyak 85 orang. Instrumen penelitian menggunakan skala perilaku kewargaan organisasi dengan reliabilitas 0,824 dan skala kepemilikan psikologis dengan reliabilitas 0.644. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 59% subjek memiliki kepemilikan psikologis rendah dan sebanyak 52 % memiliki perilaku kewargaan organisasi tinggi. Nilai R yang diperoleh variabel kepemilikan psikologis terhadap variabel perilaku kewargaan organisasi cukup signifikan yaitu sebesar 0,473. Diketahui juga nilai R-square  sebesar 0,191 yang menunjukan bahwa kepemilikan psikologis memberikan kontribusi terhadap munculnya perilaku kewargaan organisasi sebesar 19,1% dan 80,9% dipengaruhi faktor lain. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,00 < 0,05, yang berarti hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Peneliti menyarankan kepada para pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas agar lebih meningkatkan keakraban dan kelekatan antar anggota, tidak terkecuali dengan pimpinan organisasi. Selain itu, peneliti juga menyarankan agar para pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas dapat meningkatkan rasa tanggung jawab yang dimiliki dengan melakukan pengontrolan yang kontinu atau berlanjutan. Saran peneliti kepada peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian mengenai Perilaku Kewargaan Organisasi dan Kepemilikan Psikologis terhadap variabel lain seperti komitmen organisasi, budaya dan iklim organisasi, maupun kepuasan kerja dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif atau model campuran

    EFEKTIVITAS PELATIHAN KOMPETENSI CUSTOMER SERVICE ORIENTATION UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI CUSTOMER SERVICE ORIENTATION KARYAWAN MATAHARI DEPARTMENT STORE LIPPO PLAZA BATU

    No full text
    ABSTRAK   Suminar, Ratih . 2018. Efektivitas Pelatihan Kompetensi Customer Service Orientation untuk Meningkatkan Kompetensi Customer Service Orientation Karyawan Matahari Department Store Lippo Plaza Batu. Skripsi. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Diyah Sulistiyorini, S.Psi, M.Psi (II) Ike Dwiastuti, S.Psi, M.Psi.   Kata Kunci: pelatihan kompetensi, customer service orientation, karyawan perusahaan ritel Kompetensi customer service orientation (CSO) perlu dimiliki oleh semua karyawan dalam suatu perusahaan, khususnya karyawan yang secara langsung berhadapan dengan pelanggan seperti: customer service, public relation (Humas), pramuniaga, kasir/teller, satuan pengamanan (satpam) dan operator telepon. Kompetensi tersebut diperlukan agar suatu perusahaan, khususnya perusahaan ritel, mampu terus bersaing dalam dunia bisnis. Pada kenyataannya, karyawan pramuniaga salah satu perusahaan ritel, Matahari Department Store di Lippo Plaza Batu diketahui bahwa kurang memiliki kompetensi CSO dalam bekerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkannya dengan melakukan pelatihan. Tujuan penelitian ini adalah: (a) untuk mengetahui gambaran kompetensi CSO karyawan Matahari Department Store di Lippo Plaza Batu sebelum dan sesudah diberi pelatihan dan (b) untuk mengetahui efektivitas pelatihan kompetensi CSO dalam meningkatkan kompetensi CSO karyawan Matahari Department Store di Lippo Plaza Batu. Penelitian ini menggunakan one group pretest posttest design. Analisis uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis uji Mann-Whitney U test. Seluruh karyawan pramuniaga perusahaan tersebut sebanyak 120 digunakan sebagai populasi, dan 30 orang sebagai sampel. Ada dua instrumen yang digunakan yakni (a) modul pelatihan kompetensi CSO dan (b) skala kompetensi CSO adaptasi dari skala Spencer & Spencer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pelatihan kompetensi customer service orientation efektif untuk meningkatkan sikap optimis dengan nilai P = 0,003 serta nilai U sebesar 258,5 yang berarti bahwa terdapat peningkatan kompetensi CSO karyawan sebelum dan setelah mendapatkan pelatihan. Selain itu besar efektivitas senilai 0,827 yang berarti bahwa efek pelatihan kompetensi CSO sangat besar terhadap peningkatan kompetensi tersebut. Saran untuk pihak perusahaan adalah terus berupaya meningkatkan kompetensi customer service orientation untuk keseluruhan karyawan. Sedangkan untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan tempat pelatihan yang lebih kondusif dan menambah metode pelatihan menggunakan media video

    Hubungan antara Peer Attachment dengan Kontrol Diri Siswa SMA

    No full text
    Kontrol diri merupakan aspek penting bagi siswa SMA. Kontrol diri yang tinggi memudahkan siswa dalam mengarahkan perilaku kearah yang positif dan sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) tingkat peer attachment siswa, (2) tingkat kontrol diri siswa, (3) adakah korelasi antara peer attachment dengan kontrol diri siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 63 siswa, pengambilan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik sampel total dengan mengambil seluruh siswa kelas XI. Terdapat dua instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu (a) skala peer attachment dengan 40 aitem valid memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,855 dan (b) skala kontrol diri dengan 47 aitem valid memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,879. Ada dua teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat peer attachment siswa berada dalam kategori tinggi, (2) tingkat kontrol diri siswa berada dalam kategori tinggi, (3) ada korelasi positif antara peer attachment dengan kontrol diri siswa SMA. Pada hasil analisis uji korelasi product moment menunjukkan nilai  = 0,552 dengan p = 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada hubungan positif yang signifikan antara peer attachment dengan kontrol diri. Saran yang diberikan untuk (a) siswa lebih mengarahkan peer attachment kearah positif, peningkatan peer attachment diharapkan mampu meningkatkan kontrol diri sehingga siswa mampu mempertimbangkan dan mengendalikan tindakan secara baik, (b) pihak sekolah membimbing siswa agar lebih meningkatkan interaksi sosialnya dengan baik, dan membantu siswa dalam meningkatkan kontrol diri dengan melakukan pendekatan secara personal pada siswa yang mengalami permasalahan, (c) peneliti selanjutnya disarankan menggunakan variabel lainnya yang mempengaruhi kontrol diri baik faktor internal seperti usia, emosi, maupun faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, pola asuh, dan lain sebagainya

    HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA MENTAL DAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT BALIKPAPAN BARU

    No full text
    ABSTRAK   Rahmadana, Chasiati. 2018. Hubungan antara Beban Kerja Mental dan Stres Kerja pada Perawat di Rumah Sakit Balikpapan Baru. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si, (II) Gamma Rahmita Ureka Hakim, S.Psi., M.Psi.   Kata Kunci: beban kerja mental, stres kerja               Beban kerja mental adalah salah satu faktor pemicu stres di lingkungan kerja. Beban kerja mental yang berlebihan akan menimbulkan stres kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) tingkat beban kerja mental peraawat, (2) tingkat stres kerja perawat, (3) adakah korelasi antara beban kerja mental dan stres kerja perawat di rumah sakit Balikpapan baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 54 siswa, pengambilan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik sampel jenuh diambil dari seluruh perawat di rumah sakit Balikpapan baru. Terdapat dua instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu (a) skala beban kerja mental dengan 18 aitem valid memiliki nilai reliabilitas, 0,883 dan (b) skala stres kerja dengan 47 aitem valid memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,946. Ada dua teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat beban kerja mental perawat berada dalam kategori tinggi, (2) tingkat stres kerja perawat berada dalam kategori tinggi, (3) ada korelasi positif antara beban kerja mental dengan stres kerja perawat di rumah sakit Balikpapan baru. Pada hasil analisis uji korelasi beban kerja mental menunjukkan nilai rxy = 0,633 dengan p = 0,000 < 0,05 maka Ha diterima. Artinya ada hubungan positif yang signifikan antara beban kerja mental dengan stres kerja. Saran yang dapat diberikan adalah (1) perawat diharapkan dapat menerapkan manajemen stres melalui manajemen waktu yang baik, seperti tidak menunda- nunda pekerjaan dan menjadikan penyelesaian tugas menjadi prioritas utama, (2) rumah sakit diharapkan dapat menambahkan jumlah perawat agar perawat yang tersedia tidak harus bekerja lebih dari kapasitas waktu yang seharusnya, pengadaan program pelatihan keterampilan perawat juga diperlukan untuk meningkatkan keterampilan sehingga menimbulkan kepercayaan diri perawat atas kemampuannya (3) peneliti selanjutnya disarankan menggunakan variabel lain yang mempengaruhi stres kerjaseperti  menambahkan faktor lain diluar organisasi yaitu kontrol atas jangka waktu, dukungan sosial, dan pengalaman masa lalu

    Hubungan Motivasi Menghafal Al-Qur’an dan Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Arab Universitas Negeri Malang Angkatan Tahun 2017

    No full text
    RINGKASAN Prestasi belajar merupakan hasil yang menunjukkan kemampuan peserta didik dalam proses belajar. Kecerdasan emosi yang baik akan menimbulkan kemauan belajar yang efektif sehingga menunjang prestasi belajar. Pada penghafal Al-Qur’an yang sebagian besar waktunya untuk menghafal memiliki prestasi belajar yang baik. Padahal intensitas belajar memengaruhi prestasi belajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi menghafal Al-Qur’an, kecerdasan emosional, dan prestasi belajar mahasiswa. Dan melihat korelasi motivasi menghafal Al-Qur’an dengan prestasi belajar, kecerdasan emosional dengan prestasi belajar, serta motivasi menghafal Al-Qur’an dan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling sederhana menghasilkan 75 subjek mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Negeri Malang. Instrumen yang digunakan adalah skala motivasi menghafal Al-Qur’an dengan reliabilitas 0,853, skala kecerdasan emosional dengan reliabilitas 0,870 dan dokumentasi  nilai indeks prestasi (IP). Analisis yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Hasil analisis deskriptif menunjukkan 41 mahasiswa tergolong kategori tinggi pada motivasi menghafal Al-Qur’an dan kecerdasan emosional. Dan 39 mahasiswa tergolong kategori tinggi pada prestasi belajar. Analisis korelasional menggunakan korelasi product moment. Hasil uji hipotesis motivasi menghafal Al-Qur’an dan prestasi belajar menunjukkan korelasi yang positif dengan signifikansi 0,00 ≤ 0,05 dan rxy = 0,441. Hasil uji hipotesis kecerdasan emosional dan prestasi belajar menunjukkan korelasi yang positif dengan signifikansi 0,00 ≤ 0,05 dan rxy = 0,531. Hasil uji hipotesis motivasi menghafal Al-Qur’an dan kecerdasan emosional secara simultan dengan prestasi belajar menunjukkan korelasi yang signifikan positif  dengan signifikansi 0,00 ≤ 0,05 dan rxy = 0,733. Motivasi menghafal Al-Qur’an dapat memunculkan perilaku optimis dan tidak mudah menyerah, sedangkan kecerdasan emosional akan menjadikan mahasiswa mampu mengendalikan emosi dengan baik, sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Dengan demikian, disarankan kepada mahasiswa jurusan sastra arab untuk aktif dalam kegiatan ke Al-Qur’an an dan berupaya untuk mengendalikan emosi diri. Sedangkan bagi pengambil kebijakan jurusan sastra arab, diharapkan dapat memfasilitasi dan mengadakan kegiatan talkshow inspiratif dengan penghafal Al-Qur’an dan pelatihan pengendalian emosi. Untuk peneliti selanjutnya dapat memvariasikan penelitian ini dengan manajemen waktu dan pengaruh teman sebaya

    Persepsi terhadap Token Ekonomi dan Motivasi Berprestasi sebagai Prediktor Kinerja Pengemudi Gojek Di Kota Malang

    No full text
    RINGKASAN   Juliawanati, Aninda Dia. 2018. Persepsi terhadap Token Ekonomi dan Motivasi Berprestasi sebagai Prediktor Kinerja Pengemudi Gojek Di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., M.Si, (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi., M.Si.     Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah persepsi terhadap token ekonomi dan motivasi berprestasi menjadi prediktor kinerja pengemudi Gojek di kota Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif korelatif, karena penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran persepsi terhadap token ekonomi, motivasi berprestasi, dan kinerja serta untuk mengetahui apakah persepsi terhadap token ekonomi menjadi prediktor kinerja, motivasi berprestasi menjadi prediktor kinerja, dan persepsi terhadap token ekonomi dan motivasi berprestasi menjadi prediktor kinerja. Keseluruhan jumlah pengemudi Gojek di Malang Raya adalah sebanyak 4821 orang yang tersebar di seluruh Malang Raya. Berdasarkan populasi yang ada kemudian diambil sampel dengan metode non probability sampling dan convenience sampling menghasilkan sampel penelitian sejumlah 100 pengemudi. Instrumen yang digunakan adalah skala persepsi terhadap token ekonomi, motivasi berprestasi, dan kinerja. Hasil uji regresi berganda menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,666, artinya persepsi terhadap token ekonomi dan motivasi berprestasi menjadi prediktor kinerja pengemudi Gojek di kota Malang. Nilai Beta pada persepsi terhadap token ekonomi sebesar 0,321, sedangkan nilai Beta pada motivasi berprestasi sebesar 0,409. Hal ini berarti motivasi berprestasi lebih berpengaruh terhadap kinerja pengemudi Gojek di kota Malang. Hasil analisis deskriptif persepsi terhadap token ekonomi menunjukkan bahwa 35 pengemudi Gojek (35%) berada dalam kategori negatif dan 65 pengemudi (65%) berada dalam kategori positif. Sedangkan 49 pengemudi (49%) memiliki motivasi kerja rendah dan 51 pengemudi (51%) memiliki motivasi berprestasi tinggi. Selanjutnya 41 pengemudi (41%) memiliki kinerja rendah dan 59 pengemudi (59%) memiliki kinerja tinggi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh tiga kesimpulan hipotesis yaitu (1) persepsi terhadap token ekonomi sebagai prediktor kinerja; (2) motivasi berprestasi sebagai prediktor kinerja; (3) persepsi terhadap token ekonomi dan motivasi berprestasi sebagai prediktor kinerja pengemudi Gojek di kota Malang. Dari hasil penelitian mendapatkan tiga saran, yaitu (1) kepada perusahaan, diharapkan bagi perusahaan untuk meningkatkan kinerja pengemudinya dan persepsi pengemudi terhadap token ekonomi; (2) bagi pengemudi, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan informasi bagi pengemudi dalam meningkatkan kinerjanya; (3) bagi peneliti, bagi peneliti selanjutnya apabila ingin melakukan penelitian mengenai kinerja disarankan untuk mengkaji ulang faktor pendidikan dan pelatihan, motivasi kerja, insentif, dan lingkungan kerja.     Kata Kunci : kinerja, motivasi berprestasi, persepsi terhadap token ekonom

    Penelitian Fenomenologi Model Gaya Kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang

    No full text
    RINGKASAN Bismo. M. I. 2018. Penelitian Fenomenologi Model Gaya Kepemimpinan Badan   Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi  Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan  Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed, (II) Gamma Rahmita Ureka Hakim, S.Psi., M.Psi.   Kata kunci :   kepemimpinan transformasional dan transaksional, Badan  Eksekutif Mahasiwa dan Dewan Mahasiswa Fakultas, fenomenologi Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan untuk mengetahui model gaya kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah model Fenomenologi. Sebagai alat pengumpul data, penelitian ini menggunakan wawancara terpimpin, observasi kualitatif, dan kuesioner kualitatif. Penelitian ini menggunakan 2 partisipan utama. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis fenomenologi. Terkait dengan validitas penelitian, penelitian ini menggunakan validitas deskriptif (Triangulasi Data). Penelitian ini dilakukan di Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ketua Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Mahasiswa Fakultas mempunyai gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional. Aspek-aspek yang menonjol atau cukup terlihat dari gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional berbeda-beda. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa cukup terlihat pada gaya kepemimpinan transaksional, dengan aspek yang menonjol atau cukup terlihat yaitu orientasi hubungan antar manusia, orientasi tugas, dan orientasi tujuan. Pada ketua Dewan Mahasiswa Fakultas cukup terlihat pada gaya kepemimpinan transaksional dan transformasional. Aspek dari gaya kepemimpinan transaksional yang cukup menonjol adalah orientasi kegiatan bersifat teknis dan orientasi hubungan antar manusia. Sedangkan aspek yang cukup menonjol dari gaya kepemimpinan transformasional adalah motivasi yang memberi inspirasi dan kepemimpinan karismatik. Pada penelitian ini diharapkan pemimpin atau ketua organisasi mahasiswa dan anggota organisasi mahasiswa dapat mengambil sikap dan tindakan dengan tepat serta bisa menyesuaikan diri dengan model gaya kepemimpinan pemimpin. Penelitian lebih lanjut terkait kepemimpinan di lingkungan organisasi mahasiswa perlu dilakukan lebih mendalam bagi peneliti lain agar hasilnya semakin baik dan maksimal

    0

    full texts

    783

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇