SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM

SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    2357 research outputs found

    Application of Model-Based Learning (Work Based Learning) Using Module Practicum in Basic Programming Subjects to Improve Students’ Competency for Grade X RPL 1 in SMK 1 Banyuwangi.

    No full text
    ABSTRACT   Andriani, Nur Eka. 2017. Application of Model-Based Learning (Work Based Learning) Using Module Practicum in Basic Programming Subjects to Improve Students’ Competency for Grade X RPL 1 in SMK 1 Banyuwangi. Thesis, Study Program of Information Engineering, Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, State University of Malang. Advisorr: (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd., (II) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom Keywords: Model, Work Based Learning, Competency Based on observations and collaborative teaching in grade X RPL 1 in SMK Negeri 1 Banyuwangi, the researcher obtained information that in the learning process, especially for practical work, the teacher still use conventional teaching method so that the students’ practical work performed poorly. This condition caused students of which 70% were still below the KKM for their score. The learning process also did not have a reference for practical work module, so learning process for practical work only followed the instructions which was given by the teacher. However, practical work learning process really influences the students’ quality competence. Regarding that problem, the researcher wanted to solve the problem by implementing a model of learning which called Basic Programming. This model is an alternative in teaching practical work and focuses on practical learning centered on the students. Work-based learning is an instructional model that emphasizes on practical work to increase the competence of learners that will affect the quality of their work in the future. The type of this research is the Classroom Action Research (CAR) using Kemmis and Mc Taggart model. The steps of CAR can be described into four as follows: constitute a plan, action, observation and reflection. The sample of this research was grade X RPL 1 which consists of 33 studentsin the Basic Programmingsubjects. The data says that, the results of this research showed the improvement for some students’ competencies. In the first cycle, the cognitive competency was 30.3% and increased to 81.8% in the second cycle. For psychomotor domain, the result was n 42.4% in the first cycle, and after the second cycle it increased to 100%. For affective competence, in the first cycle was 60.6% and it increased to 97% in the second cycle. The applications of learning models were successfully held by 90.7%. As a conclusion, there are significant improvements of students’ competencies by using work-based learning model for teaching practical work

    HUBUNGAN HASIL BELAJAR MATAKULIAH BASISDATA SERTA KOMUNIKASI DATA DAN JARINGAN KOMPUTER DALAM MENUNJANG PEROLEHAN HASIL BELAJAR PADA MATAKULIAH BASISDATA TERDISTRIBUSI MAHASISWA PRODI S1 PTI 2013 UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK Nugroho, Ilham Setyo. 2017. Hubungan Hasil Belajar Matakuliah Basisdata serta Komunikasi Data dan Jaringan Komputer dalam Menunjang Perolehan Hasil Belajar pada Matakuliah Basisdata Terdistribusi Mahasiswa Prodi S1 PTI 2013 Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Wahyu Sakti Gunawan Irianto, M.Kom. (2) Dr. Eng Anik Nur Handayani, S.T., M.T. Kata Kunci: hasil belajar, matakuliah prasyarat, matakuliah keahlian berkarya Hasil belajar peserta didik dipengaruhi oleh baik buruknya proses pembelajaran. Apabila proses pembelajaran tidak berjalan dengan baik, maka akan berpengaruh terhadap pencapaian keberhasilan tujuan pembelajaran. Keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran matakuliah dapat dilihat dari hasil belajar peserta didik setelah proses pembelajaran berlangsung. Matakuliah Keahlian Berkarya seperti Basisdata serta Komunikasi Data dan Jaringan Komputer menjadi matakuliah yang dapat dijadikan acuan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran dari matakuliah pilihan Basisdata Terdistribusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar matakuliah prasyarat dalam menunjang perolehan hasil belajar pada matakuliah Basisdata Terdistribusi pada mahasiswa prodi S1 PTI 2013 Universitas Negeri Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model kuantitatif dan kualitatif dengan penjabaran deskriptif korelasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika 2013 yang memprogram matakuliah pilihan Basisdata Terdistribusi yang berjumlah 44 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan simultan sebesar 26.2% yang signifikan antara hasil belajar matakuliah prasyarat dalam menunjang perolehan hasil belajar matakuliah Basisdata Terdistribusi. Secara parsial, terdapat hubungan yang signifikan antara: (1) matakuliah Basisdata (X1) dalam menunjang matakuliah Basisdata Terdistribusi (Y) sebesar 11.3%; (2) matakuliah Praktikum Basisdata (X2) dalam menunjang matakuliah Basisdata Terdistribusi (Y) sebesar 8.8%; (3) matakuliah Praktikum Komunikasi Data dan Jaringan Komputer (X4) dalam menunjang matakuliah Basisdata Terdistribusi (Y) sebesar 6,0%. Pada matakuliah Komunikasi Data dan Jaringan Komputer (X3) terdapat hubungan yang tidak signifikan dalam menunjang matakuliah Basisdata yaitu sebesar 0.1%

    Pengaruh Efektivitas Pembelajaran Kewirausahaan dan Literasi Sosial Media untuk Berwirausaha dengan Minat Berwirausaha Siswa SMK di Kota Blitar. Skripsi

    No full text
    ABSTRAK Abror, Muhamad Lutfi. 2017. Pengaruh Efektivitas Pembelajaran Kewirausahaan dan Literasi Sosial Media untuk Berwirausaha dengan Minat Berwirausaha Siswa SMK di Kota Blitar. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setiadi C.P., M.Pd., M.T., (II) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom. Kata kunci: Efektivitas Pembelajaran, Literasi Sosial Media, Minat Berwirausaha.Berdasarkan pengamatan dan interaksi dengan siswa Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK di Kota Blitar, kondisi pembelajaran kewirausahaan dirasakan kurang efektif. Efektivitas pembelajaan kewirausahaan merupakan aspek penting untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran kewirausahaan. Literasi sosial media untuk berwirausaha dapat mempengaruhi minat siswa dalam berwirausaha. Karena dengan literasi tersebut, sosial media dapat dimanfaatkan menjadi media pemasaran yang ampuh untuk berwirausaha.Tujuan penelitian adalah: (1) mendeskripsikan tingkat minat berwirausaha (Y); (2) mendeskripsikan tingkat efektivitas pembelajaran kewirausahaan (X1); (3) mendeskripsikan tingkat literasi sosial media untuk berwirausaha (X2); (4) mengetahui signifikansi hubungan antara X1 dengan Y; (5) mengetahui signifikansi hubungan antara X2 dengan Y; (6) mengetahui signifikansi hubungan secara simultan antara X1 dan X2 dengan Y pada siswa SMK di Kota Blitar; (7) mengetahui pengaruh secara simultan antara X1 dan X2 dengan Y pada siswa SMK di Kota BlitarPenelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional menggunakan metode expost facto. Responden penelitian ini adalah siswa SMK kelas XI Jurusan TKJ di Kota Blitar. Pengumpulan data masing-masing variabel menggunakan kuesioner. Nilai reliabilitas variabel X1 sebesar 0,854, variabel X2 sebesar 0,884, dan varibel Y sebesar 0,870. Untuk mengungkap hubungan X1 dengan Y dan hubungan X2 dengan Y menggunakan analisis korelasi parsial. Sedangkan untuk mengungkap hubungan X1 dan X2 secara simultan dengan Y menggunakan analisis regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dengan Y, serta pengaruh yang ditimbulkan X1 terhadapat Y sebesar 5,55%; (2) ada hubungan positif dan signifikan antara X2 dengan Y, serta pengaruh yang ditimbulkan X2 terhadapat Y sebesar 37,85%; (3) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y, serta pengaruh yang ditimbulkan X1 dan X2 secara bersama-sama terhadap Y sebesar 43,4%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh antara variabel X1 dengan Y; (2) terdapat pengaruh antara variabel X2 dengan Y; (3) terdapat pengaruh antara variabel X1 dan X2 secara simultan dengan Y

    Pengembangan Bahan Ajar Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio Dilengkapi PPT Berbasis Projek untuk Siswa Kelas XII Semester 1 Program Keahlian Teknik Audio Video di SMK Negeri 1 Kediri

    No full text
    ABSTRAK Irawan, Faris Dony. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio Dilengkapi PPT Berbasis Proyek Untuk Siswa SMK Kelas XII Semester I Program Keahlian Teknik Audio Video di SMK Negeri 1 Kediri. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Kata Kunci: Bahan Ajar, Instalasi Sistem Audio, PPTTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahan ajar Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio sebagai sumber belajar berbasis projek bagi siswa SMK kelas XII semester I program keahlian Teknik Audio Video pada mata pelajaran Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio. Belum ada dan kurang menariknya bahan ajar pada mata pelajaran tersebut membuat peserta didik kurang terampil dan mandiri dalam pengerjaan tugas projek dalam praktikum dan tugas individu. Mata pelajaran Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio merupakan salah satu mata pelajaran wajib bagi peserta didik kelas XII semester I program keahlian Teknik Audio Video di SMK.Metode pengembangan bahan ajar yang akan dilakukan adalah menggunakan model pengembangan dick and carry. Model ini adalah model prosedural dengan tahapan: (a) mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran, (b) melaksanakan analisi pembelajaran, (c) mengidentifikasi karakteristik dan tingkah laku masukan, (d) merumuskan tujuan pembelajaran khusus, (e) menggabungkan instrument penilaian, (f) mengembangkan strategi pembelajaran, (g) mengembangkan dan memilih bahan ajar, (h) mengembangkan dan melaksanakan evaluasi formatif, (i) merevisi bahan pembelajaran (j) mendesain dan melaksanakan evaluasi sumatif. Model ini menunjukkan langkah yang jelas dan tidak terputus antara langkah satu dengan yang lainnya. Bahan ajar yang dikembangkan berupa buku siswa dilengkapi PPT dan buku guru. Kelayakan bahan ajar diketahui berbadaskan angket. Hasil angket uji perseorangan yang telah dilakukan oleh ahli satu mendapatkan skor 82,23% dan ahli dua mendapatkan skor 91,27% hasil angket siswa pada uji kelompok kecil mendapatkan skor 83,00% dan hasil angket siswa pada uji lapangan mendapatkan skor 84,41%. berdasarkan skor tersebut, bahan ajar tersebut, bahan ajar dapat dinyatakan valid dan layak

    Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Web dengan Model Drill and Practice pada Mata Pelajaran Pemrograman Web Kelas X Program Keahlian Multimedia SMK Negeri 11 Malang

    No full text
    ABSTRAK Kata Kunci: Pengembangan, Media Berbasis Web, Pemrograman Web, Drill and PracticeMata Pelajaran Pemrograman Web merupakan mata pelajaran yang wajib diampu oleh siswa SMK khususnya pada Program Keahlian Multimedia.Permasalahan yang diperoleh dari kegiatan observasi di SMKN 11 Malang adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap Mata Pelajaran Pemrograman Web khususnya kelas X Program Keahlian Multimedia.Model Pembelajaran yang digunakan oleh guru pengajar adalah metode ceramah dari guru kepada siswa. Metode ceramah merupakan salah satu bentuk dari metode pembelajaran Konvensional. Pada saat praktikum berlangsung, guru menggunakan ceramah untuk menjelaskan materi pokok pembelajaran, setelah itu memberikan instruksi kepada siswa untuk mengerjakan soal latihan praktikum. Melalui Pengamatan pada saat praktikum terdapat 82% siswa menyatakan kurang paham terhadap Mata Pelajaran Pemrograman Web dikarenakan latihan praktikum sangat sulit untuk dipahami oleh siswa.Berdasarkan masalah yang tertera diatas, maka dikembangkan Media Pembelajaran berupa bahan ajar berbasis webdengan konten latihan bertahap di dalamnya, yang dirancang sesuai dengan Model Pembelajaran Drill and Practice.Melalui latihan tersebut akan menanamkan kebiasaan siswa dalam menyelesaikan masalah yang lebih kompleks, sehingga dengan latihan bertahap, diharapkan siswa dengan tingkat pemahaman rendah juga dapat memahami materi pokok dengan baik. Bahan ajar berbasis website dikembangkan dengan menggunakan Model Pengembangan Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate (ADDIE), yang dikembangkan oleh Dick and Carrey (1996). Hasil yang diperoleh dari pengembangan dan penelitian bahan ajar berbasis web ini adalah, Ahli Media diperoleh persetase sebanyak 86%,Ahli Materi diperoleh persetase sebanyak 82.5%, Uji Coba Kelompok Kecil sebanyak 88.9%, Uji Coba Kelompok Besar sebanyak 88.9%. dengan demikian berdasarkan kriteria yang ditetapkan, jika rentangan persentase rata-rata sebesar 70.01%-100% seperti , maka seluruh uji coba dinyatakan valid dan dapat di terapkan pada Pembelajaran Pemrograman Web Kelas X Program Keahlian Multimedi

    Hubungan Pengalaman Organisasi Mahasiswa dan Motivasi Berprestasi Mahasiswa terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa JurusanTeknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Lestari, Sriani. 2017. Hubungan Pengalaman Organisasi Mahasiswa dan Motivasi Berprestasi Mahasiswa terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr.H. Tri Atmadji, M.Pd, (2) Yuni Rahmawati, S.T., M.T.   Kata Kunci:Hubungan, Pengalaman Organisasi, Motivasi Berprestasi, Prestasi Belajar Mahasiswa   Pengalaman dalam berorganisasi kemahasiswaan berperan dalam  menumbuhkan kemampuan soft skill mahasiswa. Soft skill yang terlatih dibutuhkan mahasiswa untuk meningkatkan prestasi belajarnya. Selain itu, motivasi berprestasi berperan dalam mendorong mahasiswa untuk mencapai tujuannya dalam meraih prestasi, baik prestasi belajar maupun prestasi non akademik lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap hubungan antara pengalaman organisasimahasiswa (X1) dan motivasi berprestasi mahasiswa(X2) terhadap prestasi belajar mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang (Y) baik secara parsial maupun simultan, serta mendeskripsikan masing-masing variabel X1, X2 dan Y. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan penelitian deskriptif korelasional. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Teknik Elektro angkatan 2013 dan 2014 yang terdiri dari 695 mahasiswa dengan sampel sebesar 233 mahasiswa. Data yang diperoleh diuji dengan uji korelasi parsial dan uji hipotesis untuk mengungkap hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian ini adalah pengalaman organisasi (X1) mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dalam kategori tinggi yaitu sebesar 96 mahasiswa (41%), motivasi berprestasi (X2) mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dalam kategori tinggi yaitu sebesar 88 mahasiswa (38%), dan prestasi belajar (Y)  mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dalam kategori tinggi dan sangat tinggi sebesar 105 mahasiswa (45%) dan 109 mahasiswa (47%), sedangkan sumbangan prediktor terhadap kriterium sebesar 54%, dan 46% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar faktor yang diteliti. Kesimpulan dari peneitian ini adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengalaman organisasi mahasiswa dengan prestasi belajar mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang, terdapat hubungan antara motivasi berprestasi mahasiswa terhadap prestasi belajar mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengalaman organisasi kemahasiswaan dan motivasi berprestasi mahasiswa terhadap prestasi belajar mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang.                   ABSTRACT   Lestari, Sriani. 2017.Correlation Between Organizational Experience and Achievement Motivation with Student Learning Achievement at Department of Electrical Engineering State University of Malang. Thesis, Education of Electrical Engineering Study Program, Department of Electrical Engineering, State University of Malang. Advisor: (1) Dr.H. Tri Atmadji, M.Pd, (2) Yuni Rahmawati, S.T., M.T.   Keyword: Correlation, Organizational Experience, Achievement Motivation, Student Learning Achievement   Organizational experience play a role in grow the ability soft skill college student. Soft skill capability is needed to improved student academic achievement in addition, achievement motivation also plays a role in encouraging studets to achieve their goals in achieving achievement, both learning achievement and other non academic achievement. Purpose of this study is to uncover the correlation between organizational experience (X1) and achievement motivation (X2) with the learning achievement (Y) majoring in Electrical Engineering State University of Malang either partially or simultaneously, and describes each of the variable X1, X2 and Y. Design methods in the research was quantitative with descriptive correlational. Samples from this study were student majoring Electrical Engineering period of 2013 and 2014 is 233 college student. The data obtained were tested with the correlation parsial tested and hypothesis testing to uncover the relationship between indepedet variables eith the dependent variable either parsial or simultaneously. The results of research are organizational experience (X1) majoring in Electrical Engineering in the high category is equal to 96 college student (41%), achievement motivation (X2) majoring in Electrical Engineering in the high category is equal to 88 college student (38%), andlearning achievement (Y)  majoring in Electrical Engineering in the high and very high category is equal to 105 college student (45%) and 109 college student (47%), while the contributing of predictors to the criterion of 54%, and 46% are influencewd by factors other than the factors under study. Conclusions of research there is a positive and significant correlation between the  organizational experience and the learning achievement of student majoring in Electrical Engineering, there is a correlation between achievement motivation and the learning achievement of student majoring in Electrical Engineering; there is a positive and significant correlation between the organizational ecperience and achievement motivation with the learning achievement of student majoring Electrical Engineering, State University of Malang

    Penerapan Algoritma Start End Mid dalam Sistem Pendeteksi Kesalahan Logika pada Structured Query Language

    No full text
    ABSTRAK   Ardiansah, Jevri Tri. 2017. Penerapan Algoritma Start End Mid dalam Sistem Pendeteksi Kesalahan Logika pada Structured Query Language. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aji Prasetya Wibawa, S.T.,M.MT.,Ph.D., (II) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T.             Kata Kunci: Algoritma Start End Mid, Kesalahan Logika, SQL.   Basis data merupakan bagian penting dari suatu sistem yang berfungsi untuk menyimpan data untuk selanjutnya dimanipulasi agar menghasilkan suatu informasi yang dibutuhkan. SQL( Struictured Query Language)merupakan bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam bais data.  Syntax error dan logic error adalah dua jenis kesalahan yang dapat mengganggu proses manipulasi sehingga menjadikan sulitnya praktik  penulisan SQL. Sulitnya penerapan SQL didukung oleh observasi yang dilakukan kepada 51 mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang yang menghasilkan kesimpulan bahwa basis data adalah matakuliah yang dianggap mudah secara teori tetapi sulit diimplementasikan menggunakan SQL. Penelitian yang dilakukan guna mendapatkan presentase kemungkinan terjadinya error pada SQLmenghasilkan data bahwa terdapat 32% pengguna mengalami kesalahan logika, 18% mengalami kesalahan sintaksis serta 14% mengalami kesalahan logika dan sintaksis. Dengan demikian, kemungkinan terjadinya kesalahan logika SQL dalam menjawab sebuah permasalahan adalah 46%. Untuk membantu pengguna basis data dalam belajarpratik penulisanSQL, maka dikembangkan simulasi SQL berbasis web yang dapat mendeteksi syntax error dan logic error. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan halaman web sebagai simulasi penulisan SQL yang dapat memberikan informasi kesalahan sintaksis dan logika berdasarkan jawaban pengguna untuk menyelesaikan suatu studi kasus.Selain itu, pengujian ketepatan prediksi sistem serta perbandingan dengan algoritma Brute Force juga dilakukan. Simulasi ini diharapkan dapat digunakan sebagai media belajar mandiri bagi pengguna awal basis data untuk memahami konsep seleksi data dalam praktik SQL. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Prototyping. Tahapan model tersebut meliputi tahap komunikasi, desain, prototyping serta penyebaran dan evaluasi. Teknik pengujian yang dilakukan yaitu uji precission, recall dan accuracy untuk melihat kehandalan sistem dalam memprediksi kesalahan logika kepada pengguna. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, diperoleh nilai precission sebesar 87.5%, nilai recall sebesar 97.2%, nilai accuracy sebesar 91.7% dan error rate sebesar 8.3%. Selain itu, perbandingan algoritma antara Start End Mid dengan Brute Force menunjukkan bahwa algoritma Start End Mid lebih efektif untuk digunakan karena perulangan yang dilakukan untuk mendeteksi kesalahan logika lebih sedikit dari algoritma Brute Force meskipun tidak ada perbedaan waktu yang begitu signifikan antar keduanya. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan dapat digunakan sebagai simulasi untuk membelajarkan materi seleksi SQL.           ABSTRACT   Ardiansah, Jevri Tri. 2017. The Implementation of Start End Mid Algorithm for Structured Query LanguageLogical Error Detection System. Thesis, Electrical Engineering, Engineering Faculty, State University of Malang. Supervisors: (I) Aji Prasetya Wibawa, S.T.,M.MT.,Ph.D., (II) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T.             Key Words: Start End MidAlgorithm, Logic Error, SQL.   Data base is an important part of a system since it stores data that will be manipulated to produce such information. SQL (Structured Query Language) is a language to acces data in data base. Syntax error and logic error are types of error which make SQL difficult in practical implementation. That difficulty of SQL in practical implementation is supported by observation to students in State University of Malang which shows that data base theory is easy but it is difficult in SQL practical. In addition, a research to know the possibility of error in SQL shows that 32% participants did logic error, 18% participants did syntax error and 14% did both of syntax and logic error. So, logic error possibility in SQL writing is 46%. To help beginner data base users for having better understanding about SQL writing implementation, a web based system which is able to detect syntax error and logic error was developed. This research develops a web based system as an SQL writing simulation which is able to detect syntax and logic error based on the user's answer for solving such cases. System testing to evaluate the predictions and comparison with Brute Force algorithm are also the research goals. The simulation based on this research hopefuly can be used as a self learning media to get better understanding about SQL practical implementation on data base's selection cases for beginner. Developing method in this reseach is Prototyping. It has for steps, they are communication, design, prototyping and delivery with evaluation. The system evaluation methods are precission, recall and accuracy testing which are to show the system ability regarding logic error prediction. Based on the evaluation, system has 87.5% in precission rate, 97.2% in recall rate, 91.7% in accuracy rate and 8.3% in error rate. The comparison with Brute Force algorithm in logic error detection process is that Start End Mid algorithm is more effective. It is because Start End Mid has smaller amount of looping although there is no significant execution time difference between them. Those evaluation results show that the developed system can be used to detect syntax and logic error in SQL practical implementation on data base's selection cases

    Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Instalasi Kendali Elektromagnetik Di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang

    No full text
    ABSTRAK   Candra, Gigih. 2017. Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Instalasi Kendali Elektromagnetik Di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Drs. Dwi Prihanto, S.ST.,M.Pd. (2) Dr. H. Hakkun Elmunsyah, S. T., M. T. Kata Kunci: Problem based learning, aktivitas belajar dan hasil belajar   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dengan model pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran instalasi kendali elektromagnetik di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus dan model PTK yang digunakan mengacu pada model Kemmis & Taggart. Latar belakang penelitian ini yaitu pembelajaran masih mengacu pada guru, sehinga kebanyakan siswa hanya mendengarkan saja dan kurang aktif dalam proses belajar, hal itu juga berpengaruh pada hasil belajarnya, dari observasi yang dilakukan masih 48% siswa yang memenuhi KKM. Analisis data dilakukan dengan  perbandingan antara hasil tes pada siklus 1, siklus 2 dan siklus 3 dengan teknik deskriptif. Artinya dari data yang diperoleh dalam penelitian ini disajikan apa adanya kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan gambaran mengenai fakta yang ada dan mendiskripsikanya. Sedangkan untuk mengukur prestasi belajar siswa menggunakan sistem rata-rata kelas pada hasil evaluasi tiap siklus.          Penerapan Model PBL pada siswa kelas XI Listrik di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam mempelajari dan menguasai mata pelajaran instalasi motor listrik. Dampak ini terlihat dari rata-rata semua indikator aktivitas belajar siswa yang terus meningkat dari siklus I sampai siklus III yaitu 72.97%, 79.72 dan 85.76%. Penerapan Model PBL pada siswa kelas XI Listrik SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan pada hasil belajar ranah pengetahuan dengan adanya kenaikan jumlah siswa yang tuntas diatas KKM dari siklus I sampai siklus III. Selain itu skor yang diperoleh siswa dari posstest setiap siklusnya mengalami kenaikan yaitu 53.49% pada siklus I, 79.10% pada siklus II, dan 100% pada siklus III. Hasil belajar ranah sikap juga meningkat pada setiap siklus yaitu pada siklus I sebesar 72.96%, pada siklus II sebesar 79.38%, dan pada siklus III sebesar 88.95%. Hasil belajar ranah keterampilan dibuktikan dengan meningkatnya skor yang diperoleh pada setiap indikator, pada siklus I sebesar 70.15%, pada siklus II sebesar 77.71%, dan pada siklus III sebesar 87.59%

    Pengembangan Bahan Ajar Teknik Digital Topik Flip-flop dan Aplikasinya untuk Memori pada Matakuliah Elektronika Digital Lanjut di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Elektronika Digital merupakan bagian dari ilmu elektronika yang mempelajari tentang pemrosesan sinyal digital. Matakuliah Elektronika Digital Lanjut (NEKA411) merupakan matakuliah wajib bagi mahasiswa Program Studi D3 Teknik Elektronika. Media pembelajaran pada Matakuliah Elektronika Lanjut sudah tersedia trainer dan jobsheet, namun berdasarkan observasi dan wawancara diperoleh informasi, media pembelajaran yang tersedia belum membahas kompetensi tentang memori ROM dan penerapan memori dalam rangkaian digital. Sehingga diperlukan pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan silabus katalog Jurusan Teknik Elektro pada Matakuliah Elektronika Digital Lanjut. Penelitian pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk merancang, membuat dan menguji bahan ajar berupa media trainer, modul ajar dan jobsheet yang berisi pokok bahasan flip-flop dan aplikasinya untuk memori pada Matakuliah Elektronika Digital Lanjut. Model pengembangan ADDIE memiliki lima tahap dan masing-masing tahapan terdapat langkah-langkah pengembangan, yaitu (1) Tahap analisis kebutuhan; (2) Tahap desain bahan ajar; (3) Tahap pengembangan bahan ajar; (4) Tahap implementasi bahan ajar; dan (5) Tahap evaluasi. Proses evaluasi pada metode pengembangan ini terdiri dari evaluasi formatif dan evaluasi suamatif. Evaluasi formatif dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas produk berdasarkan saran bagi produk dari subjek validasi dan subjek uji coba. Evaluasi sumatif dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh data berupa nilai dan manfaat, namun pada pengembangan ini tidak dilakukan tahap implementasi sehingga tidak dilakukan evaluasi sumatif. Bahan ajar yang dihasilkan berupa media trainer Flip-flop dan Aplikasinya untuk Memori, serta modul ajar dan jobsheet Elektronika Digital Lanjut. Data yang diperoleh berupa data kualitatif berupa hasil wawancara sebagai data awal dan saran dari subjek validasi serta subjek uji coba, sedangkan data kuantitatif yang diperoleh dari hasil skor yang kemudian diterjemahkan kriteria kevalidannya. Dari pengambilan data diperoleh sebagai berikut: (1) Ahli media menyatakan produk ini telah valid dan layak digunakan dengan persentase 94,56%; (2) Ahli materi menyatakan produk ini telah valid dan dapat digunakan namun perlu revisi kecil dengan persentase 84,39%; (3) Uji kelompok kecil menyatakan produk telah valid dan layak digunakan namun perlu revisi kecil dengan persentase 83,02%; dan (4) Uji Lapangan menyatakan produk telah valid dan layak digunakan dengan persentase 88,13%. Sehingga didapatkan produk yang telah layak yaitu trainer Flip-flop dan aplikasinya untuk memori, dan modul ajar serta jobsheet Elektronika Digital Lanjut sebagai pendukung praktikum di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

    Pengembangan Trainer Mata Pelajaran Pemrogaman Dasar Berbasis Arduino Uno Untuk Kelas X Teknik Komputer dan Jaringan SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Arduino Uno merupakan salah satu platform mikrokontroler yang dikembangkan oleh arduino dimana dalam pengoperasiannya lebih mudah untuk pemula. Matapelajaran Pemrograman Dasar, merupakan matapelajaran yang menyajikan tentang tata cara memprogram komputer yang disajikan untuk siswa Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Media pembelajaran yang digunakan sebelumnya belum sepenuhnya dapat menerapkan materi dan tercakupnya kompetensi dari matapelajaran. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan pengembangan media yang bersifat membantu pemahaman materi untuk siswa yang sesuai dengan silabus matapelajaran Pemrograman Dasar.  Penelitian pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan trainer dan jobsheet yang layak dan dapat dipergunakan untuk menunjang kegiatan praktikum matapelajaran Pemrograman Dasar SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Sugiyono yang telah disesuaikan dengan objek penelitian. Langkah-langkah pengembangan adalah (1) menentukan potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) ujicoba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, dan (10) produksi masal. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan media angket kuisioner yang diberikan kepada dua validator dan siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan. Validator berjumlah dua orang yaitu validator untuk penilaian dari segi materi dan dari segi penyajian media.  Hasil ujicoba produk berupa trainer dan jobsheet diperoleh dari tiga kelompok responden dengan hasil sebagai berikut : (1) dua orang validator media menyatakan bahwa trainer & jobsheet valid dan layak digunakan dengan rata-rata persentase 93,27% untuk trainer dan 88,75% untuk jobsheet, (2) subjek ujicoba produk menyatakan trainer dan jobsheet layak dengan persentase 92,86% untuk trainer dan 93,18% untuk jobsheet, (3) subjek ujicoba pemakaian menyatakan trainer dan jobsheet layak digunakan dengan persentase 89,04% untuk trainer dan 89,69% untuk jobsheet. Berdasarkan data yang diperoleh maka produk berupa trainer dan jobsheet dinyatakan layak digunakan dalam kegiatan praktikum

    0

    full texts

    2,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇