SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM

SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    2357 research outputs found

    Pengaruh Faktor Eksternal dan Internal Terhadap Animo Memasuki Dunia Kerja Siswa Kelas XII SMK TKJ di Kota Malang

    No full text
    Animo memasuki dunia kerja (Y) pada siswa dipengaruhi oleh: faktor eksternal (X1) dan faktor internal (X2). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur X1, X2, dan Y; mengungkap signifikansi X1 dalam mempengaruhi Y; mengungkap signifikansi X2 dalam mempengaruhi Y; mengungkap besar sumbangan X1 dan X2 terhadap Y; mengungkap signifikansi X1 dan X2 secara simultan dalam mempengaruhi Y.   Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional expose facto. Uji prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas, linearitas, multikolinearitas, autokorelasi, heteroskedastisitas, dan hipotesis yag telah memenuhi syarat. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMK TKJ di Kota Malang. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik simple cluster sampling. Dari total populasi sejumlah 300 siswa kelas XII, dengan standar eror 5% didapatkan 161 siswa sebagai sampel.   Penelitian ini diperoleh kesimpulan: (1) tingkat X1, tingkat X2, dan tingkat Y termasuk kategori tinggi, (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan X1  terhadap Y, (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara X2 terhadap Y, (4) sumbangan relatif X1 terhadap Y sebesar 65,2% dan sumbangan relatif X2 terhadap Y sebesar 34,8%. Sedangkan sumbangan efektif variabel X1 sebesar 53,3% dan sumbangan efektif variabel X2 sebesar 28,46% lainnya disebabkan oleh faktor atau variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, dan (5) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan terhadap Y. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang diajukan kepada peneliti selanjutnya adalah perlu adanya penelitian tindak lanjut untuk untuk meneliti variabel lain selain variabel faktor eksternal dan faktor internal terhadap animo memasuki dunia kerja. Selain itu, bagi seluruh pihak yang terlibat dalam mempengaruhi animo memasuki dunia kerja siswa harus bersinergi dan saling mendukung agar tujuan lembaga kependidikan tercapai dengan baik

    Mobile Braille Touch (MBT) : Pengembangan Aplikasi Media Belajar Huruf Braille Berbasis Android untuk Penyandang Tunanetra

    No full text
    Terdapat beberapa permasalahan utama yang dialami penyandang tunanetra dalam proses belajar huruf Braille yakni lupa terhadap kombinasi titik huruf Braille,  media papan petak (Brailtex) tidak dapat dipakai secara mobile dan paku tumpul yang digunakan rawan hilang. Permasalahan lain yakni jari pengguna sering tertusuk dan salah lubang ketika menggunakan media reglet untuk menulis. Fenomena lain yang patut disoroti adalah keakraban penyandang tunanetra terhadap Smartphone berbasis Android. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka akan dikembangkan sebuah aplikasi media belajar huruf Braille yakni Mobile Braille Touch (MBT) bagi penyandang tunanetra untuk membantu belajar dan mengingat struktur huruf Braille. Aplikasi ini diciptakan pada perangkat Smartphone berbasis Android agar dapat digunakan kapanpun dan dimanapun tanpa membutuhkan peralatan tambahan. Pengembangan aplikasi MBT menggunakan model penelitian ADDIE dengan tahapan terdiri dari  Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery, dan Evaluation. Pada tahapan evaluation dilakukan uji validasi ahli materi, validasi ahli media, dan uji coba pengguna untuk mengetahui kelayakan dari media belajar MBT. Selain itu dilakukan pengukuran text entry evaluation terhadap desain Virtual Braille Keypad guna mengukur kecepatan, akurasi, dan keefektifan dari desain Virtual Braille Keypad. Aplikasi media belajar MBT memiliki keluaran beru­pa audio dan visual. Aplikasi MBT ini memiliki fitur seperti belajar, latihan, menulis, terjemah, bantuan, pengaturan dan hitung kecepatan menulis. Materi yang diajarkan dalah materi huruf Braille abjad, angka, tanda baca, tanda komposisi, huruf dobel, kata, dan kalimat. Hasil uji validasi ahli materi sebesar 92,18%, validasi ahli media sebesar 96,71%, uji coba pengguna kelas kecil sebesar 80,59%, dan uji coba pengguna kelas besar sebesar 86,36%. Berdasarkan  hasil uji validasi tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran huruf Braille dinyatakan sangat valid dan layak untuk digunakan. Sedangkan hasil Text Entry Evaluation berupa nilai kecepatan dalam bentuk Word  per Minute (WPM) sebesar 5,05, nilai akurasi dalam bentuk MSD Error Rate sebesar 4,90, dan nilai keefektifan dalam bentuk Keystroke per Character (KSPC) sebesar 1.08. Jika dibandingkan dengan desain tipe keypad layout lain yang sama yakni desain keypad yang dikembangkan oleh Joao Oilveria (2011) dengan nilai WPM sebesar 1,45 dan MSD Error Rate sebesar 9,7 maka desain Virtual Braille Keypad mempunyai nilai Text Entry Evaluation yang lebih baik

    Pengembangan Bahan Ajar Perbaikan Motor Listrik Berbasis Multimedia untuk Kompetensi Keahlian Instalasi Tenaga Listrik di Tingkat SMK

    No full text
    Bahan ajar dalam proses pembelajaran memegang peranan penting sebagai alat bantu untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif. Pada pembelajaran standar kompetensi perbaikan motor listrik diperlukan pemahaman yang tinggi untuk dapat mempraktikkannya. Berdasarkan hal tersebut pembuatan bahan ajar berbasis multimedia sangat diperlukan agar pembelajaran lebih menyenangkan dan materi mudah dipahami. Berangkat dari permasalahan yang ada antara lain: (1) Bagaimana merancang bahan ajar, (2) Bagaimana pembuatan bahan ajar, dan (3) Bagaimana cara menguji kelayakan bahan ajar perbaikan motor listrik berbasis multimedia untuk kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di Tingkat SMK. Penelitian ini merupakan pengembangan bahan ajar perbaikan motor listrik berbasis multimedia yang bertujuan: (1) Merancang bahan ajar perbaikan motor listrik berbasis multimedia untuk Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di Tingkat SMK. (2) Membuat bahan ajar memperbaiki motor listrik berbasis multimedia untuk Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di Tingkat SMK. (3) Menguji kelayakan bahan ajar perbaikan motor listrik berbasis multimedia untuk Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di Tingkat SMK. Metode dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan pengembangan ADDIE (analysis,design,development, implementation,evaluation) yaitu tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi bahan ajar dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Bahan ajar yang dikembangkan diujicoba oleh 32 siswa SMK Sore Tulungagung kelas XII Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Penelitian ini mengambil populasi siswa SMK kompetensi keahlian teknik instalasi tenaga listrik. Siswa berjumlah 32 orang yang dijadikan sample. Bahan ajar yang digunakan dikemas dalam bentuk (Compact Disk) CD. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan pada penelitian, didapatkan hasil: 1) hasil validasi ahli media sebesar 82,8% yang tergolong valid, 2) hasil validasi ahli materi sebesar 82,5% yang tergolong valid, 3) hasil uji coba siswa sebesar 89,7% yang tergolong valid. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk hasil pengembangan termasuk valid dan layak digunakan untuk pembelajaran memperbaiki motor listrik.

    PENGARUH MINAT BELAJAR, EFIKASI DIRI, DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SIMULASI DIGITAL SISWA KELAS X SMK NEGERI 8 MALANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    No full text
    ABSTRAK Bukhori, Rizky Anas. 2016. Pengaruh Minat Belajar, Efikasi Diri dan Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Simulasi Digital di SMK Negeri 8 Malang Tahun Pelajaran 2015/2016. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Slamet Wibawanto, M.T., (II) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom. Kata Kunci: Minat Belajar, Efikasi Diri, Kebiasaan Belajar, Prestasi Belajar. Prestasi merupakan tolak ukur keberhasilan peserta didik dalam proses kegiatan belajar. Prestasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Minat belajar, efikasi diri dan kebiasaan belajar merupakan beberapa faktor internal yang mempengaruhinya. Dengan minat belajar yang tinggi akan menyebabkan siswa belajar dengan sebaik-baiknya karena ada daya tarik baginya. Siswa dengan efikasi diri yang tinggi lebih mampu mengambil keputusan terhadap berbagai pilihan dalam belajar, mana yang bisa dan yang tidak bisa dilakukan. Dan kebiasaan belajar siswa yang dilakukan secara teratur akan berpengaruh terhadap prestasi siswa tersebut. Variabel dalam penelitian ini adalah minat belajar, efikasi diri dan kebiasaan belajar sebagai variabel independen dan prestasi belajar sebagai variabel dependen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan antara minat belajar, efikasi diri dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan penelitian eksplanatori.  Penelitian ini menggunakan penelitian eksplanatori. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMK Negeri 8 Malang tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 360 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 78 siswa dengan teknik proportional cluster random sampling yang diperoleh dengan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data adalah melalui angket dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 22  for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar, efikasi diri dan kebiasaan belajar mempunyai pengaruh positif secara signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMK Negeri 8 Malang tahun pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sumbangan efektif minat belajar terhadap prestasi belajar sebesar 18,6%, efikasi diri sebesar 38% dan kebiasaan belajar sebesar 34,4% dan besarnya sumbangan efektif total adalah sebesar 91%.

    Pengembangan Modul Ajar Mata Pelajaran Sistem Operasi Siswa Kelas X SMK Nasional Malang

    No full text
    Pembelajaran dan bahan ajar merupakan dua hal yang saling melengkapi. Pembelajaran akan berlangsung secara efektif jika dilengkapi dengan bahan pembelajaran, salah satunya adalah modul ajar. Dari hasil observasi pada SMK Nasional Malang terdapat permasalahan dalam pembelajaran Mata Pelajaran Sistem Operasi yaitu belum adanya modul ajar yang tersusun secara sistematis sesuai Kurikulum 2013. Untuk memecahkan kondisi tersebut maka perlu dikembangkannya modul ajar yang sesuai sebagai solusi yang memudahkan guru dan siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Borg & Gall dengan langkah-langkah penelitian dan pengumpulan data (potensi dan masalah), merencanakan produk, pengembangan produk awal (desain), validasi produk oleh ahli materi dan media, revisi hasil validasi, uji coba lapangan terbatas (kelompok kecil), revisi hasil uji coba produk, uji coba lapangan dan revisi produk. Jenis data yang diperoleh dari validasi produk dan pengujian dalam bentuk data kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi ahli media mendapat persentase sebesar 86,1%,yang artinya produk yang dikembangkan dari segi desain bagus dan valid dengan sedikit revisi.Hasil validasi ahli materi mendapat persentase sebesar 92,86% yang artinya produk yang telah sesuai dengan struktur isi Kurikulum 2013 dan valid tanpa revisi. Hasil ujicoba siswa mendapat persentase sebesar 86,04% yang artinya modul ajar mudah digunakan, desain menarik, dan bermanfaat bagi siswa. Berdasarkan hasil uji produk, dapat disimpulkan bahwa produk sudah layak dan bisa digunakan. Untuk saran pengembangan produk lebih lanjut adalah dengan memperbaharui materi dengan perkembangan teknologi.  

    Pengembangan Media Pembelajaran Teknik Elektronika Industri Pada Mata Pelajaran Teknik Listrik Di SMK Negeri 1 Kepanjen.

    No full text
    ABSTRAK     Herlinawati, Ira. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Teknik Elektronika Industri Pada Mata Pelajaran Teknik Listrik Di SMK Negeri 1 Kepanjen. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Slamet Wibawanto, M.T. (2) H. M. Rodhi Faiz, S.T., M.T.   Kata  Kunci:  Pengembangan,  Media,  Teknik Listrik,  Adobe Flash.   Seorang pendidik di tuntut mampu mengembangkan pembelajaran yang lebih bervariasi dan tidak ketinggalan zaman. Salah satunya dengan menggunakan media dalam pembelajaran dan pemanfaatan komputer sebagai alat bantu dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian pengembangan media pembelajaran ini adalah untuk memudahkan dan memotivasi siswa agar bisa belajar mandiri tanpa harus menunggu materi dari guru, karena media pembelajaran ini memilki fitur yang menarik yaitu animasi yang sesuai dengan materi dan evaluasi yang memberikan respon ke siswa, sehingga siswa bisa mengetahui nilai beserta pesan umpan balik setelah selesai mengerjakan semua soal evaluasi pada media pembelajaran ini.   Model pengembangan media pembelajaran yang digunakan pada penelitian ini adalah model yang diadaptasi dari Sugiyono (2008:298), adapun langkah-langkahnya sebagai berikut: (1) identifikasi kebutuhan, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) validasi produk, (7) revisi produk, (8) uji lapangan, (9) revisi produk.   Pada penelitian ini didapatkan hasil validasi media pembelajaran dari ahli media mendapatkan persentase 91, 48% yang berarti media pembelajaran ini dikatakan valid. Hasil validasi dari ahli materi mendapatkan persentase 92,5% yang berarti media pembelajaran ini dikatakan valid. Sedangkan hasil validasi dari siswa mendapatkan persentase 91,91% yang berarti media pembelajaran ini dikatakan valid. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Teknik Elektronika Industri pada mata pelajaran Teknik Listrik valid/layak digunakan sebagai media pembelajaran di SMK Negeri 1 Kepanjen.   ABSTRACT     Herlinawati, Ira. 2016. Learning Media Development On Electrical Engineering Subject Industrial Electronics Engineering at SMK Negeri 1 Kepanjen. Thesis. Elektrical Engineering. Faculty of Engineering. State University of Malang. Advisors: (1) Drs. Slamet Wibawanto, M.T. (2) H. M. Rodhi Faiz, S.T., M.T.   Kata  Kunci:  development,  media,  Electrical Engineering,  Adobe Flash.   A teacher should have the ability to develop a more varied and non outdated learning. One of the metode for develop learning using media and computer in teaching and learning. The study are encouraging students motivation and to make them being independent. The learning media of this study has an interesting feature in the form of animation which is suitable for students and based on their materials. This media helps the students to know more about their result and feedback of Electrical Engineering.   Learning media development used Sugiyono model (2008: 298), there are steps which are: (1) Identification, (2) Information collection, (3) Product design, (4) Design validation, (5) Design revisions, (6) Product validation, (7) Product revision, (8) Testing, (9) Product revision.   The study results a learning media validation which value 91,48% meaning that this is valid. The results of material validation is 92.5% which is valid. While the student validation is 91.91% which means it is valid. Therefor the learning media of electrical industry engineering with the subject electrical engineering is valid and acceptable as a learning media in SMK Negeri 1 Kepanjen.

    Pengembangan Aplikasi untuk Meningkatkan Pemahaman Guru Teknik Komputer dan Informatika dalam Menyusun RPP Kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Kejuruan

    No full text
    ABSTRAK   Alqodri, Febrianto. 2017.  Pengembangan Aplikasi untuk Meningkatkan Pemahaman Guru Teknik Komputer dan Informatika dalam Menyusun RPP Kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Kejuruan. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Dr. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T, (2) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom.   Kata Kunci: Aplikasi RPP, Kurikulum 2013, SMK Informatika Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2013 mengisyaratkan seluruh sekolah mengimplementasikan Kurikulum 2013 (K-13). Berlakunya K-13 menimbulkan masalah bagi guru, salah satunya menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Lityarti (2013) mengungkapkan bahwa kesulitan yang paling banyak dikeluhkan guru adalah mengenai pemahaman tentang Kompetensi Inti (KI) dan KD. Berdasarkan wawancara kepada Instruktur Nasional Kurikulum 2013, Eko Subiyantoro, S.Pd, S.ST, MT., beliau mengatakan bahwa dalam memberikan pelatihan K-13 khususnya menyusun RPP, guru mengalami kesulitan memahami aturan penyusunan RPP yang mengarah ke pembelajaran saintifik. Melihat permasalahan tersebut, maka diperlukan solusi untuk membantu guru menyusun RPP K-13, salah satunya adalah dengan membuat aplikasi terkomputerisasi. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan aplikasi RPP yang ada saat ini berbasis K-13 di SMK, (2) mengembangkan aplikasi RPP berbasis desktop yang dapat digunakan oleh guru TKI menyusun RPP K-13, dan (3) mengetahui tingkat kelayakan implementasi produk di lingkungan guru TKI sesuai standar penyusunan RPP K-13. Model pengembangan aplikasi ini menggunakan pengembangan ADDIE yang diintegrasikan dengan model pengembangan prototipe pada tahap desain. Model pengembangan ADDIE terdiri dari 5 tahap yaitu (1) Analysis, (2) Design, (3) Develop, (4) Implement, dan (5) Evaluation. Metode pengujian yang digunakan adalah black-box tipe Boundary Value Analysis (BVA). Jenis data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket tertutup. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa aplikasi desktop yang dapat membantu guru menyusun RPP K-13. Aplikasi tersebut memiliki fitur analisis terkomputerisasi dan integrasi pendekatan saintifik. Berdasarkan hasil validasi diperoleh data akhir sebesar 98,6% untuk ahli materi dan 95,4% untuk ahli media, kedua hasil tersebut termasuk kategori sangat valid. Hasil uji coba kepada guru diperoleh persentase sebesar 93,4%, hasil tersebut termasuk kategori sangat layak. Berdasarkan hasil rata-rata yang diperoleh dari hasil uji ahli materi, ahli media, dan guru diperoleh persentase sebesar 95,8%, sehingga dapat disimpulkan aplikasi pembantu guru menyusun RPP K-13 ini sangat valid dan sangat layak digunakan.    ABSTRACT Alqodri, Febrianto. 2017.  Development of Application to Enhance Computer and Informatic Engineering Teacher’s Understanding in Establishment of 2013 Curriculum RPP at Vocational High School. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Dr. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T, (2) Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom.   Keywords: RPP application, 2013 curriculum, Vocational High School, Informatic Enggineering The Government Regulation No. 32 in 2013 suggests that all schools have to implement Curriculum 2013 (K-13). But the implementation of K-13 created some problems for teachers, especially about learning set that should be incorporated into Learning Plan (RPP). Liyarti (2013) revealed that most teachers complain about the difficulties in understanding Main Competencies (KI) and KD. Based on the interview with one of National Instructure Curriculum 2013, Eko Subiyantoro, S. Pd, S. ST., M. T., he said that in K-13 training especially establishment of RPP, many teachers difficulty understand the rules of K-13 RPP that lead to scientific learning. By seeing these problems, a solution that can help teachers in preparing K-13 RPP is needed, one of that solution is make an application. The objectives of this research is (1) describe current K-13 RPP application in vocational high school (SMK), (2) developing desktop application which can help teachers to enhace K-13 RPP, and (3) get the feasibility of product implementation to informatic engineering teachers in enhace K-13 RPP standard. This application development model is ADDIE which can be integrated with prototype development model in design stage. ADDIE development model consists of five stages, i.e. (1) Analysis, (2) Design, (3) Develop, (4) Implement, and (5) Evaluation. The evaluation method used was Boundary Value Analysis (BVA) black-box testing. In this test, the data collected was in the form of quantitative and qualitative data. The instrument used was closed ended questionnaire. The result of this research and development is an desktop application which can help the informatic engineering teacher to enhace K-13 RPP. The application has computation analyse and scientific integration feature. Based on the validation results, 98,6% from material experts and 95,6% from media experts, both results are in very valid category. 93,4% from teachers as the subject of product trial, the result is included in the very feasible category. By calculating the average of the results from material experts, media experts, and teachers, this K-13 RPP application get 95,8%, so it can be concluded that the application which can help teachers to enhace K-13 RPP is very valid and very feasible to use

    Pengembangan Bahan Ajar Digital Mata Pelajaran Pemrograman Web Bermuatan Project Based Learning Untuk Menumbuhkan Kreativitas Siswa Kelas X Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di SMKN 2 Singosari

    No full text
    ABSTRAK   Bahan ajar merupakan informasi, alat dan teks yang diperlukan guru atau instruktur untuk perencanaan proses pembelajaran, namun kenyataan yang ada bahan ajar yang sekarang digunakan belum mampu menujang proses pembelajaran khususnya dalam menumbuhkan kreativitas belajar siswa. Bahan ajar digital yang di kembangkan terintegrasi dengan model pembelajaran project based learning yang di harapkan dapat meningkatkan kreativitas belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bahan ajar digital, membuat bahan ajar digital, dan mengetahui kelayakan bahan ajar digital untuk mata pelajaran Pemrograman Web. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian ADDIE untuk pengembangan media, dan model penelitian DICK AND CAREY untuk pengembangan konten/isi. Model penelitian dan pengembangan ADDIE terdiri dari lima langkah antara lain: (1) analyze (analisis), (2) design (desain),(3) development (pengembangan), (4) implementation (implementasi), dan(5) evaluation (evaluasi). Model penelitian dan pengembangan DICK AND CAREY terdiri dari sepuluh langkah antara lain : (1) menganalisis kebutuhan untuk mengidentifikasi tujuan, (2) menganalisis pembelajaran,(3) menganalisis pebelajar dan konteksnya,(4) menuliskan tujuan unjuk kerja,(5) mengembangkan instrumen penilian,(6) mengembangkan strategi pembelajaran,(7) mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran,(8) merancang dan melaksankan evauasi formatif,(9) merevisi pembelajaran, dan(10) merancang dan melaksanakan evaluasi sumatif. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas X program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di SMKN 2 Singosari yang sedang menempuh mata pelajaran Pemrograman Web. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar validasi kepada ahli materi, lembar validasi kepada ahli media, lembar uji coba produk awal, lembar uji coba produk akhir, dan lembar observasi kreativitas. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data maka didapatkan presentase hasil validasi konten dari ahli materi I sebesar 95% yang tergolong sangat layak, hasil validasi konten dari ahli materi II sebesar 90,63% yang tergolong sangat layak, hasil validasi media dari ahli media sebesar 95% yang tergolong sangat layak, hasil uji coba awal sebesar 79,25% yang terglong cukup layak, dan hasil uji coba akhir sebesar 86,31% yang tergolong sangat layak. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan produk pengembangan layak digunakan pada mata pelajaran Pemrograman Web

    Pengembangan Trainer PLC Sebagai Pengendali Sistem Pneumatik Pada Matapelajaran Perekayasaan Sistem Kontrol untuk Siswa Kelas XII Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Sistem pneumatik adalah semua sistem yang menggunakan tenaga yang disimpan dalam bentuk udara yang dimampatkan untuk menghasilkan suatu kerja. Dalam penerapannya, sistem pneumatik banyak digunakan sebagai sistem otomasi pada dunia industri. Pemakain teknologi kontrol pneumatik murni saat ini sudah sangat jarang sehingga banyak industri yang mengubah teknologinya menggunakan perpaduan teknologi elektrik dengan pneumatik. Salah satu teknologi yang digunakan adalah Programmable Logic Controller (PLC), PLC digunakan sebagai pengendali dan pneumatik hanya digunakan sebagai komponen daya. PLC merupakan salah satu jenis controller yang banyak digunakan di industri karena berbagai keungulannya. Penelitian dan pengembangan ditujukan kepada siswa kelas XII Teknik Elektronika Industri (TEI) yang sedang menempuh matapelajaran perekayasaan sistem kontrol pada materi pokok PLC di semester 6. Kelas XII TEI di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo terdiri dari dua kelas yaitu: XII TEI A berjumlah 31 siswa dan XII TEI B berjumlah 29 siswa. Pada skripsi ini mengunakan model pengembangan ADDIE dengan tahap: Analysis, Design,  Development, Implementation, dan  Evaluation. Hasil penelitian dan pengembangan ini di uji kelayakannya oleh ahli untuk dinyatakan valid,  selanjutnya  di implementasikan kepada subjek uji coba untuk diuji kelayakan berdasarkan penilaian oleh pengguna pembelajaran. Hasil pengembangan berupa: Trainer aplikasi pneumatik dengan kendali PLC, dan jobsheet.  Adapun hasil pengujian produk oleh ahli didapatkan 49,5 untuk trainer dan 94.5 untuk  jobsheet yang  masuk dalam  kriteria sangat valid. Selanjutnya produk di implementasikan kepada subjek ujicoba dimana hasilnya dinyatakan sangat layak dengan keseluruhan persentase validitas sebesar 93,13%, untuk trainer dan sebesar 91,99%, untuk jobsheet.  Kata Kunci: Penelitian Pengembangan,Pneumatik, PLC, Perekayasaan Sistem Kontrol

    Pengembangan Buku Pedoman Praktikum DLFA-PTP Pneumatic Robot Training Equipment untuk Sarana Perkuliahan pada Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Kristiawan, Yayan. 2017. Pengembangan Buku Pedoman Praktikum DLFA-PTP Pneumatic Robot Training Equipment untuk Sarana Perkuliahan pada Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Slamet Wibawanto, M.T. (II) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd.   Kata Kunci: buku pedoman praktikum, pneumatic, robot training Di Jurusan Teknik Elektro yang ada di Universitas Negeri Malang, terdapat Laboratorium Sistem Kendali. Pada tahun anggaran 2016 Laboratorium tersebut mendapatkan trainer dengan nama DLFA-PTP Pneumatic Robot Training Equipment yang belum dilengkapi dengan buku pedoman praktikum. Selain itu, berdasarkan hasil identifikasi kurikulum 2014 yang ada pada Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang, terdapat matakuliah Workshop PLC dan Pneumatik yang membutuhkan DLFA-PTP Pneumatic Robot Training Equipment sebagai media pembelajaran agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Tetapi kondisi yang ada, trainer tersebut belum dapat digunakan secara maksimal. Hal itu dikarenakan belum adanya buku pedoman praktikum yang bisa digunakan untuk menunjang penggunaan trainer, sehingga trainer belum bisa digunakan sebagai media pembelajaran untuk matakuliah Workshop PLC dan Pneumatik. Akibatnya beberapa deskripsi kompetensi pada matakuliah Workshop PLC dan Pneumatik belum terpenuhi secara maksimal. Tujuan dari pengembangan ini adalah: (1) merencanakan dan merealisasikan buku pedoman praktikum DLFA-PTP Pneumatic Robot Training Equipment untuk sarana perkuliahan pada program studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, (2) menguji kelayakan buku pedoman praktikum DLFA-PTP Pneumatic Robot Training Equipment untuk sarana perkuliahan pada program studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang yang telah dikembangkan, dan (3) menguji efektifitas buku pedoman praktikum DLFA-PTP Pneumatic Robot Training Equipment untuk sarana perkuliahan pada program studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang yang telah dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan pada pengembangan ini adalah model pengembangan ADDIE. Tahap-tahap yang dilakukan antara lain: (1) analyze, (2) design, (3) develop, (4) implement, dan (5) evaluate. Hasil dari pengembangan buku pedoman praktikum DLFA-PTP Pneumatic Robot Training Equipment ini telah divalidasi oleh ahli serta telah diuji cobakan kepada mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang melalui uji kelayakan dan uji efektifitas. Kelayakan buku pedoman praktikum diketahui berdasarkan hasil angket. Hasil angket reviewer ahli 1 memperoleh skor 97,73 ,32 % (sangat valid) dan reviewer ahli 2 memperoleh skor 93,94% (sangat valid). Uji coba kelompok kecil memperoleh skor 91,39 % (sangat layak). Berdasarkan skor tersebut, buku pedoman praktikum dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Efektifitas buku pedoman praktikum dapat diketahui berdasarkan hasil belajar mahasiswa. Rata-rata hasil belajar mahasiswa adalah  90 yang menyatakan bahan ajar efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran

    0

    full texts

    2,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇