SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UMNot a member yet
2357 research outputs found
Sort by
Pengembangan Trainer Kontrol Sistem Pneumatik Menggunakan Smart Relay untuk Memberikan Pemahaman dalam Pemilihan dan Pengkondisian Sensor sebagai Pemindah Barang untuk Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro dalam Matakuliah Workshop Otomasi Industri
ABSTRAKRusdi, Muhammad. 2019.Pengembangan Trainer Kontrol Sistem Pneumatik Menggunakan Smart Relay untuk Memberikan Pemahaman dalam Pemilihan dan Pengkondisian Sensor sebagai Pemindah Barang untuk Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro dalam Matakuliah Workshop Otomasi Industri.Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang.Kata Kunci: Pengembangan, Trainer, Modul praktikum, Workshop Otomasi IndustriPengembangan ini bertujuan untuk: (1) merancang dan membuat trainer kontrol sistem pneumatik menggunakan smart relay untuk mata kuliah Workshop Otomasi Industri bagi mahasiswa Program S1 Pendidikan Teknik Elektro; (2) merancang dan membuat modul praktikum trainer kontrol sistem pneumatic menggunakan smart relay untuk mata kuliah Workshop Otomasi Industri bagi mahasiswa Program S1 Pendidikan Teknik Elektro; (3) menguji kelayakan trainer dan modul praktikum kontrol sistem pneumatic menggunakan smart relay untuk mata kuliah Workshop Otomasi Industri bagi mahasiswa Program S1 Pendidikan Teknik Elektro; (4) mengetahui efektivitas trainer dan modul praktikum untuk memberikan pemahaman dalam memilih dan mengkondisikan sensor dalam mata kuliah Workshop Otomasi Industri bagi mahasiswa program S1 Pendidikan Teknik Elektro.Model pengembangan pada pengembangan ini menggunakan model pengembangan Sugiyono. Model pengembangan trainer ini memiliki sepuluh langkah yaitu: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) uji coba produk; (7) revisi produk; (8) uji coba pemakaian; (9) revisi produk; dan (10) produksi produk. Rancangan model pengembangan ini telah sesuai dengan kebutuhan peneliti untuk melakukan pengembangan trainer.Berdasarkan hasil pengembangan diperoleh hasil persentase rata-rata dari ahli sebesar 89,59% untuk trainer dan 93,50% untuk mdoul praktikum. Persentase uji coba kelompok kecil didapatkan hasil kelayakan sebesar 89,58% untuk trainer dan 89,60% untuk modul praktikum, dan dari uji coba kelompok besar didapatkan hasil persentase kelayakan sebesar 90,00% untuk trainer dan 90,33% untuk modul praktikum. Sedangkan dari hasil uji efektivitas bahan ajar diperoleh persentase kategori paham konsep meningkat 59% , kategori miskonsepsi berkurang sebanyak 10%, dan kategori tidak paham konsep berkurang sebanyak 49%.Kesimpulan dari pengembangan ini terbukti bahwa trainer dan modul praktikum sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Trainer dan modul praktikum juga mampu memberikan pemahaman konsep mahasiswa S1 PTE 2016 tentang pemilihan dan pengkondisian sensor
METODE K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK PREDIKSI PENERIMAAN SNMPTN BERDASARKAN NILAI RAPOR
RINGKASANMaulana, Aris. 2019. Metode K-Nearest Neighbor Untuk Prediksi Penerimaan SNMPTN Berdasarkan Nilai Rapor. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom., Pembimbing: (II) Harits Ar Rosyid, S.T., M.T., Ph.D. Kata kunci : Nilai Rapor, K-Nearest Neighbor, SMOTE, Klasifikasi, SNMPTN Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan salah satu jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Dikarenakan SNMPTN memiliki kuota penerimaan sebesar 20%, jadi dengan memprediksi jalur tersebut nantinya akan membantu siswa dalam menentukan keputusan ketika ingin mendaftar SNMPTN. Penelitian ini menguji kinerja salah satu algortima data mining dalam hal memprediksi diterima atau tidaknya seorang siswa dalam SNMPTN. Metode K-Nearest Neighbor merupakan metode yang baik dalam training data dengan tingkat noise yang tinggi serta K-Nearest Neighbor juga efektif dalam training data yang besar dan baik digunakan ketika atribut yang digunakan bertipe numerik. Dengan menggunakan metode K-Nearest Neighbor dalam implementasinya diharapkan dapat memprediksi kesempatan diterima di PTN yang diinginkan. Dataset yang digunakan berasal dari nilai rapot alumni SMAN 1 Pakong, SMAN 8 Kediri dan SMAN 1 Pamekasan dengan menggunakan input ratarata dari semester 1 sampai semester 5, mata pelajaran wajib dan jurusan. Dataset yang digunakan memiliki masalah imbalance class sehingga membutuhkan tahap preprocessing, dengan menggunakan metode SMOTE yang digunakan untuk menyelesaikan masalah imbalance class. Penelitian ini menghasilkan keluaran yang akan berupa keterangan apakah siswa memiliki kesempatan diterima SNMPTN atau tidak. K-Nearest Neighbor dengan SMOTE memiliki performa terbaik ketika K = 3 yang memiliki nilia akurasi 80,08%, precision 74,42%, recall 91,68% dan error rate 19,91%
Perbandingan Penerapan “CBL” Dipadu Strategi “SL” dan “CPS” Dipadu Strategi “SL” Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar “IML” pada Siswa Kelas XI TITL di SMKN 6 Malang
ABSTRAKRusma, Maqhrisa. 2019. Perbandingan Penerapan “CBL” Dipadu Strategi “SL” dan “CPS” Dipadu Strategi “SL” Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar “IML” pada Siswa Kelas XI TITL di SMKN 6 Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T., (2) Drs. Hari Putranto, M.Pd.Kata Kunci: Model Pembelajaran Challenge Based Learning, Creative Problem Solving, Strategi Scaffolding Learning, Hasil Belajar Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan, Pembelajaran Instalasi Motor ListrikPenelitian eksperimen ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terdapat pada siswa Kelas XI Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) di SMKN 6 Malang. Permasalahan yang terjadi, yaitu kurangnya minat belajar siswa, siswa kesulitan memahami materi, nilai yang diperoleh siswa masih rendah dan dibawah standar. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu adanya eksperimen perbandingan model pembelajaran yang inovatif seperti Challenge Based learning yang dipadu strategi Scaffolding Learning dan Creative Problem Solving yang dipadu strategi Scaffolding Learning. Tujuan utama penelitian ini adalah referensi pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan minat belajar siswa dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.Metode penelitian ini menggunakan eksperimen semu (Quasi Experiment research) dengan “Pre-Test Post-Test Design”. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas XI TITL A sebagai kelompok eksperimen A dan siswa kelas XI TITL B sebagai kelompok eksperimen B. Kelompok eksperimen A diberi perlakuan model pembelajaran CBL yang dipadu strategi SL sedangkan kelompok eksperimen B diberi perlakuan model pembelajaran CPS yang dipadu strategi SL. Pengumpulan data dilakukan melalui Pre-Test, Post-Test dan Observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Post-Test setelah diberi perlakuan model pembelajaran CBL yang dipadu strategi SL adalah 89,78 untuk kelompok A dengan ketuntasan 100%. Kelompok B dengan perlakuan model pembelajaran CPS yang dipadu strategi SL mendapat nilai rata-rata Post-test adalah 85,64 dengan ketuntasan 82,34%. Kemudian data nilai rata-rata hasil belajar sikap dan keterampilan kelas A adalah 87,49 dan kelas B adalah 84,02. Uji perbedaan rata-rata hasil belajar siswa bagian pengetahuan menggunakan metode Independent T-Test menghasilkan nilai 0,042 yang berarti kurang dari 0,05. Begitu pun dengan perbedaan rata-rata hasil belajar bagian sikap dan keterampilan menghasilkan nilai 0,031.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran Challenge Based learning yang dipadu strategi Scaffolding Learning dengan Creative Problem Solving yang dipadu strategi Scaffolding Learning pada bagian pengetahuan, sikap dan keterampilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut hasil perbedaan kedua model tersebut, model Challenge Based learning yang dipadu strategi Scaffolding Learning lebih baik dari hasil belajar bagian pengetahuan, sikap dan keterampilan.ABSTRACTRusma, Maqhrisa. 2019. Comparison of the application “CBL” combined with “SL” and “CPS” Combined with “SL” Strategy Influence on “IML” Learning Result in Grade XI TITL Students in SMKN 6 Malang. Thesis. Department of Electrical Engineering, Electrical Engineering Teaching Program, Faculty of Engineering, State University of Malang. Supervisor: (1) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T., (2) Drs. Hari Putranto, M.Pd.Keywords : Challenge Based Learning, Creative Problem Solving, Strategi Scaffolding Learning, study result Cognitif , Attitudes, and Psychomotoric domain, Electric of Motor Installation LearningThis experimental research is based on the issue graders XI TITL in SMKN 6 Malang . The issue is regarding the low interest in learning in which the students find it hard to comprehend the materials; their scores are still low and below standad. Based on these problems it is necessary to have an experimental comparison of innovative learning models such as Challenge Based learning combined with Scaffolding Learning strategies and Creative Problem Solving strategies combined with Scaffolding Learning strategies. The main purpose of this study is innovative learning references that can increase student learning interest and have an impact on improving student’s Scores .This research method uses quasi-experimental (Quasi-Experiment research) with "Pre-Test Post-Test Design". The research subjects used were class XI TITL A students as experimental group A and class XI TITL B students as experimental group B. The experimental group A was treated with the CBL learning model combined with the SL strategy while the experimental group B was treated with the CPS learning model combined with the SL strategy. Data are collected through Pre-Test, Post-Test, and Observation.The results showed that the average value of Post-Test after being treated with the CBL learning model combined with the SL strategy was 89.78 for group A with 100% completeness. Group B with the treatment of the CPS learning model combined with the SL strategy got an average score of Post-Test was 85.64 with the completeness of 82.34%. Then the data value of the average learning result of attitudes and psychomotoric class A is 87.49 and class B is 84.02. The difference test of the average learning result of students in the cognitive section using the Independent T-Test method produces a value of 0.042, which means less than 0.05. The difference in the average learning result of the attitude and psychomotoric is value of 0.031, which means less 0,05 as well.Based on the results of these studies, it can be concluded that there is a significant difference between the CBL model combined with SL strategy and CPS combined with SL strategies in the cognitive, attitudes and psychomotoric section. Based on the results of these studies the results of the differences between the two models, the CBL model combined with SL strategy strategies are better than the learning result of the cognitive, attitudes and psychomotoric
zx
AbstractPhishing is an online form of threat that defined as the art of imitating the official agency or company website that aims to obtain important data from users. According to statistical data from the coalition of Anti-Phishing Working Group (APWG), there have been reports of around 190,942 cases for phishing websites. The dataset was obtained from the UCI Machine Learning repository with 1353 total data records in nine variables. The variables will be processed to classify the website for determining class of "Phishing, Suspicious, or Legit". K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm is used to classify the data, an algorithm with principle of finding closest data similarity to other data, which is evaluated from the value of nearest neighbor to training data. K-fold cross validation method is used to validate the KNN classification. The best accuracy of KNN classification results obtained at the value of k = 4 with 88.03% accuracy rate. Keywords:K-fold Cross Validation, K-Nearest Neighbor, Phishing.AbstrakKejahatan phishing adalah bentuk ancaman online yang didefinisikan sebagai seni meniru situs web resmi instansi atau perusahaan tertentu yang bertujuan untuk memperoleh data penting pengguna. Menurut data statistik dari koalisi Anti-Phishing Working Group (APWG) dalam buku laporannya telah mendapatkan laporan sekitar 190.942 kasus untuk situs web phishing. Dataset yang digunakan pada penelitian ini didapatkan dari repository UCI Machine Learning dengan jumlah dataset sebanyak 1353 record data dengan 9 variabel. Variabel tersebut akan diolah untuk mengklasifikasikan situs web dalam menentukan kelas “Phishing, Suspicious, dan Legit”. Metode klasifikasi yang digunakan adalah K-Nearest Neighbor (KNN) yaitu algoritma dengan prinsip mencari kemiripan data paling dekat dengan data lain, dimana dievaluasi dari nilai k tetangga terdekat pada data latih. Metode k-fold cross validation digunakan untuk memvalidasi klasifikasi KNN. Hasil klasifikasi KNN yang dilakukan diperoleh akurasi terbaik pada nilai k = 4 dengan tingkat akurasi sebesar 88,03%.Kata kunci:K-fold Cross Validation, K-Neares
Perhitungan Otomatis Jumlah Koloni Pada Citra Bakteri Menggunakan Metode Thresholding Dan Fungsi Morfologi
RINGKASAN Husen, Mochamad. 2019. Perhitungan Otomatis Jumlah Koloni Pada Citra Bakteri Menggunakan Metode Thresholding Dan Fungsi Morfologi. Skripsi, Jurusan Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) : I Made Wirawan, S.T., S.S.T., M. T., (II) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T., M.T., Ph.D Kata Kunci : Koloni bakteri, Pengolahan citra, Thresholding, Fungsi Morfologi.Penentuan jumlah koloni atau Colony Forming Units (CFU) yang akurat dalam penelitian yang melibatkan mikroorganisme seperti bakteri banyak dilakukan di berbagai bidang seperti kesehatan, kedokteran, biologi, kimia, serta ilmu partikel lain merupakan hal yang sangat penting. Sebagian besar peneliti bidang mikrobiologi masih menggunakan sistem manual dan dengan colony counter. Metode manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan konsentrasi yang tinggi, sehingga dibutuhkan sistem yang mampu menghitung jumlah koloni secara otomatis, cepat dan akurat.Penelitian ini menggunakan teknik pengolahan citra digital dengan memanfaatkan citra dari koloni. Metode yang digunakan adalah Thresholding untuk proses binerisasi dan fungsi morfologi untuk proses counting. Berdasarkan uji coba pada 33 citra bakteri, nilai rata-rata f-measure yang diperoleh mencapai 0,964 yang menunjukkan bahwa sebesar 96,4% koloni yang berhasil dihitung oleh sistem relevan dengan jumlah koloni yang seharusnya terhitung dengan cara manual.  
Hubungan Efektivitas Pembelajaran Pengelolaan Kelas dan Kebermaknaan belajar Microteaching dengan Kesiapan Mengajar Bidang Pedagogik Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro 2014 Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Pamungkas, Satrio Aji. 2019. Hubungan Efektivitas Pembelajaran Pengelolaan Kelas dan Kebermaknaan Belejar Microteaching terhadap Kesiapan Mengajar Bidang Pedagogik Mahasiswa S1 PTE 2014 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Kata Kunci : Efektivitas Pembelajaran Pengelolaan Kelas, Kebermaknaan Belajar Microteaching, Kesiapan Mengajar Bidang Pedagogik.Universitas Negeri Malang merupakan Lembaga Pendidikan yang bertujuan untuk mencetak calon guru yang memiliki kemampuan dan keahlian yang kompeten dalam bidang tertentu. Kesiapan mengajar merupakan hal yang sangat penting dimiliki oleh mahasiswa prodi S1 PTE FT-UM sebagai calon tenaga pendidik. Pengelolaan Kelas dan Microteaching merupakan matakuliah wajib yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk terjun di dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kesiapan mengajar bidang pedagogik mahasiswa (Y); (2) mendeskripsikan efektivitas pembelajaran pengelolaan kelas (X1); (3) mendeskripsikan kebermaknaan belajar microteaching (X2); (4) mengetahui signifikansi hubungan antara X1 terhadap Y; (5) mengetahui signifikansi hubungan antara X2 terhadap Y; (6) mengetahui signifikansi hubungan secara simultan antara X1 dan X2 terhadap Y pada mahasiswa S1 PTE 2014 FT-UM.Penelitian ini merupakan jenis penelitian menggunakan metode ex post facto serta pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling dan rumus slovin dengan jumlah sampel 99 mahasiswa. Pengumpulan data masing-masing variabel menggunakan angket tertutup. Variabel efektivitas pembelajaran pengelolaan kelas (X1), kebermaknaan belajar microteaching (X2) dan kesiapan mengajar bidang pedagogik (Y) memiliki tingkat reliabilitas secara berurutan adalah 0,843, 0,898 dan 0,874. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi parsial dan analisis regresi linier berganda, analisis uji prasyarat dan analisis sumbangan efektif-relatif dengan menggunakan bantuan program SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) X1, X2 dan Y dalam kategori cenderung sangat tinggi; (2) terdapat hasil analisis korelasi parsial antara X1 terhadap Y dengan nilai Phitung = 0,354, X2 terhadap Y dengan nilai Phitung = 0,000; (3) terdapat hasil analisis regresi linier berganda antara X1 dan X2 secara simultan terhadap Y dengan nilai Fhitung = 26,270; (4) terdapat kontribusi X1 sebanyak 1,6% terhadap Y dan kontribusi X2 sebanyak 33,8% terhadap Y.Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) hasil deskripsi pada tiap variabel dalam kategori sangat tinggi; (2) tidak terdapat hubungan positif dan signifikan secara parsial antara X1 terhadap Y; (3) terdapat hubungan positif dan signifikan secara parsial antara X2 terhadap Y; (4) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan terhadap Y; (5) variabel X1 dan X2 berkontribusi 35,4% terhadap Y. bagi peneliti selanjutnya diharapkan meneliti variabel lain yang dapat mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan mengajar bidang pedagogik dan fakta-fakta yang belum terungkap
Estimasi Umur Transformator Distribusi Berdasarkan Pertumbuhan Beban dan Suhu Lingkungan Menggunakan Analisa Trend Linear di Penyulang Bolo PT PLN Rayon Woha Kabupaten Bima NTB
ABSTRAKAzhar, Fadly. 2019. Estimasi Umur Transformator Distribusi Berdasarkan Pertumbuhan Beban dan Suhu Lingkungan Menggunakan Analisa Trend Linear di Penyulang Bolo PT PLN Rayon Woha Kabupaten Bima NTB. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Rahmawati, S.T., M.T., (II) Irham Fadlika, S.T., M.T. Kata Kunci: Transformator Distribusi, Beban, Suhu Lingkungan, Analisa Trend Linear, Susut Umur Menurut International Electrotechnical Commission (IEC) 60076-7 tahun 2005 transformator memiliki umur normal 30 tahun ketika dibebani 100% dari nilai rating daya transformator, pada suhu hot spot 98 ℃ dan kondisi suhu sekitar 20 ℃. Standar tersebut tidak sesuai dengan transformator distribusi di Penyulang Bolo PLN Rayon Woha Kabupaten Bima yang mengalami pertumbuhan beban setiap tahun dan beroperasi pada kondisi temperatur lingkungan rata-rata 28 ℃. Kondisi pembebanan dan temperatur lingkungan sekitar selama transformator beroperasi dapat mempengaruhi susut umur transformator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui susut umur transformator distribusi berdasarkan kenaikan beban transformator dan temperatur lingkungan sehingga dapat memprediksi sisa umur pemakaian transformator. Dalam penelitian ini menggunakan metode perhitungan estimasi sisa umur transformator berdasarkan pertumbuhan beban transformator yang diprediksi menggunakan analisa trend linear. Transformator distribusi yang dijadikan objek penelitian adalah transformator BO001 100 KVA tahun pemasangan 2010 dan transformator BO043 200 KVA tahun pemasangan 2012 yang beroperasi di Penyulang Bolo PLN Rayon Woha Kabupaten Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformator distribusi di Penyulang Bolo yang beroperasi pada suhu lingkungan rata-rata 28 ℃, memiliki batas pembebanan optimum 92,56% dari nilai rating daya transformator. Transformator akan mengalami pengurangan umur ketika dibebani diatas nilai tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa transformator BO001 memiliki estimasi sisa umur pemakaian 8 tahun dengan nilai peramalan beban tahun 2019 sebesar 58,38% sampai tahun 2026 sebesar 115,09% dari rating daya transformator. Sedangkan transformator BO043 memiliki estimasi sisa umur pemakaian 4 tahun dengan nilai peramalan beban tahun 2019 sebesar 83,39% sampai tahun 2022 sebesar 115,94% dari rating daya transformator
HUBUNGAN SOCIAL SUPPORT DAN SELF REGULATION DENGAN KESIAPAN DALAM ASPEK SOSIAL SEBAGAI GURU PADA MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ABSTRAKMuzayana, Evi Ayu Andriani. 2019. Hubungan Social Support dan Self Regulation dengan Kesiapan Dalam Aspek Sosial Sebagai Guru pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T., (II) Dr. Yuni Rahmawati, S. T., M. T Kata Kunci: Social Support, Self Regulation dan Kesiapan Dalam Aspek Sosial Sebagai Guru.Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membutuhkan guru profesional untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan globalisasi. kesiapan dalam aspek sosial sebagai guru penting dimiliki mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro (PTE) sebagai seorang guru profesional. Kesiapan mahasiswa S1 PTE dapat diukur menggunakan faktor internal dengan variabel self regulation dan faktor eksternal dengan variabel social support pada mahasiswa calon guru.Penelitian ini bertujuan untuk:(1) mendiskripsikan social support (X1), self regulation (X2), dan kesiapan dalam aspek sosial sebagai guru (Y),(2) mengungkapkan signifikansi dan hubungan X1 dan Y,(3) mengungkapkan signifikansi dan hubungan X2 dan Y,(4) mengungkapkan signifikansi dan hubungan X1 dan X2 secara simultan dengan Y.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa S1 PTE UM sejumlah 114 mahasiswa aktif angkatan 2014. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Data yang diperoleh diuji dengan uji korelasi parsial dan uji hipotesis untuk mengungkapkan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat baik secara parsial maupun secara simultan. Untuk mengukur variabel X1, X2 dan Y menggunakan instrumen penilaian berupa anget. Variabel X_1, X_(2 )dan Y memiliki tingkat reliabiltas secara berurutan adalah 0,740, 0,736 dan 0,725. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi parsial dan regresi ganda, analisis uji prasyarat, dan analisis sumbangan efektif-relatif menggunakan bantuan SPSS.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu(1) X1, X2, dan Y dalam kategori cenderung tinggi (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dan Y, X2 dan Y, dan X1 dan X2 secara simultan dengan Y. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aspek social support dan self regulation terdapat hubungan yang positif dengan kesiapan dalam aspek sosial sebagai guru pada mahasiswa S1 PTE.
Pengembangan Trainer Jam Waktu Sholat Berbasis Audio Untuk Menstimulasikan Pemahaman Program Aplikasi Mata Pelajaran Pemrograman, Mikroprosesor, dan Mikrokontroler Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Audio Video SMK Negeri 1 Kediri
ABSTRAK Arifin, Muhammad Bagus. 2019. Pengembangan Trainer Jam Waktu Sholat Berbasis Audio Untuk Menstimulasikan Pemahaman Program Aplikasi Mata Pelajaran Pemrograman, Mikroprosesor, dan Mikrokontroler Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Audio Video SMK Negeri 1 Kediri. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T., M.T., Ph.D. (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng. Kata Kunci : pengembangan, trainer, jam waktu sholat. Pendidikan menengah kejuruan mengutamakan pengembangan kemampuan peserta didik untuk melaksanakan pekerjaan tertentu (Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990). Peserta didik dapat melakukan pekerjaan tertentu harus didasari dengan pencapaian kompetensi yang membutuhkan media atau alat peraga yang sesuai dengan kompetensi keahlian dan industri. Media yang digunakan pada saat pembelajaran dan praktikum disesuaikan dengan kompetensi keahlian dan bersifat kebaruan. Kompetensi keahlian Teknik Audio Video di SMK N 1 Kediri disajikan mata pelajaran Pemrograman, Mikroprosesor dan Mikrokontroler setelah diterapkannya kurikulum 2013 revisi 2017. Namun, belum tersedia media yang digunakan untuk pembelajaran dan masih rendahnya pemahaman siswa terkait kompetensi dasar pada Pemrograman, Mikroprosesor dan Mikrokontroler. Sehingga pada program keahlian tersebut membutuhkan media sebagai stimulus pencapaian kompetensi. Berdasarkan hasil observasi diatas, media yang dikembangkan berupa trainer, jobsheet, dan manual book jam waktu sholat berbasis audio untuk kompetensi dasar memahami pemrograman dengan mikrokontroler dan merencanakan program aplikasi sederhana dengan mikrokontroler. Tujuan dari penelitian pengembangan ini yaitu merancang, mengembangkan, menguji, dan mengimplementasikan media. Model pengembangan yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan Sugiyono, dengan tahap-tahap: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain; (5) revisi desain; (6) pembuatan produk; (7) uji coba produk; (8) revisi produk; (9) uji coba pemakaian; (10) revisi produk; dan (11) produk akhir. Hasil dari pengembangan trainer, jobsheet, dan manual book divalidasi oleh ahli 1 memperoleh skor 93,1% (sangat valid) dan ahli 2 memperoleh skor 97,84% (sangat valid). Hasil angket uji coba oleh siswa mendapat skor 93,87% (sangat valid) dan untuk melihat kelayakan oleh guru dilakukan validasi dengan memperoleh skor 93,79% (sangat valid). Berdasarkan skor tersebut, trainer, jobsheet, dan manual book jam waktu sholat berbasis audio dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. hasil uji coba pemakaian trainer, jobsheet, dan manual book diketahui dari rata-rata hasil belajar siswa, yaitu 87,64 ranah keterampilan dan 81,88 ranah pengetahuan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa trainer, jobsheet, dan manual book jam waktu sholat berbasis audio dapat menstimulasikan pemahaman siswa mengenai pemrograman dan aplikasi mikrokontroler
Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan PembelajaH DAN PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA KOMPETENSI PENGUKURAN LISTRIK MATA PELAJARAN DASAR LISTRIK KELAS X TITL SMK MUHAMMADIYAH 7 GONDANGLEGI
RINGKASANKusuma, Andreas Hendri. 2019. Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pembelajaran Langsung pada Kompetensi Pengukuran Listrik Mata Pelajaran Dasar Listrik Kelas X TITL SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) A.N. Afandi S.T., M.T., M.I.A.Eng, M.I.E.E.E., Ph.D. (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd.Kata Kunci : Hasil Belajar, Motivasi Belajar, Model Pembelajaran Berbasis Masalah,Model Pembelajaran LangsungModel pembelajaran adalah sebuah cara belajar peserta didik yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas untuk mencapai kompetensi dasar. Pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika khususnya pada Kompetensi Dasar Pengukuran Listrik di kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegidilaksanakan dengan model pembelajaran langsung yang memusatkan pembelajaran pada guru. Pembelajaran yang berpusat pada guru dapat membuat siswa merasa bosan dalam kegiatan pembelajaran dan berdampak pada hasil belajar siswa yang kurang maksimal. Untuk meningkatkan hasil dan motivasi belajar, model pembelajaran berbasis masalah dapat diterapkan. Model pembelajaran pembelajaran berbasis masalah menghadapkan siswa pada suatu masalah yang nyata sebagai awal dari sebuah kegiatan pembelajaran sehingga dapat menghasilkan kondisi belajar yang aktif kepada siswa.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan hasil belajar ranah kognitif Kompetensi Dasar Pengukuran Listrik dengan diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung pada kelas X TITL SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. (2) Mengetahui perbedaan hasil belajar ranah psikomotorik Kompetensi Dasar Pengukuran Listrik dengan diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung pada kelas X TITL SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. (3) Mengetahui perbedaan motivasi belajar Kompetensi Dasar Pengukuran Listrik dengan dengan diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung pada kelas X TITL SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen quasy experimental design dengan menggunakan metode pretest-posttest nonequivalent control group design. Kelas eksperimen adalah kelas yang melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah dan kelas kontrol dalah kelas yang melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik kuantitatif untuk menganalisis data kemampuan awal siswa, hasil belajar siswa, dan motivasi belajar siswa. Uji statistik yang dilakukan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji kesamaan dua rata-rata, dan uji hipotesis.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar ranah kognitif Kompetensi Dasar Pengukuran Listrik dengan diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung pada kelas X TITL SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar ranah psikomotorik Kompetensi Dasar Pengukuran Listrik dengan diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung pada kelas X TITL SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar Kompetensi Dasar Pengukuran Listrik dengan diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah dan model pembelajaran langsung pada kelas X TITL SMK Muhammadiyah 7 Gondangleg