SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM

SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    2357 research outputs found

    PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI PELAJARAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK DI SMK PGRI 3 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Swari, Ristian Ano. 2017. Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Instalasi Listrik pada Siswa kelas X di SMK PGRI 3 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suwasono, M.T.,(II) Drs. Hari Putranto, M.Pd   Kata Kunci: Project Based Learning, Hasil Belajar, Instalasi Listrik   Berdasarkan observasi pada peserta didik kelas X SMK PGRI 3 Malang diperoleh bahwa indikator rendahnya hasil belajar peserta didik disebabkan oleh: (1) metode pembelajaran yang digunakan oleh guru diantaranya ceramah, tanya – jawab dan penugasan; (2) kurang adanya interaksi antara siswa dan guru sehingga membuat siswa jenuh; (3) terdapat beberapa peserta didik yang bosan dan akhirnya bermain gadget dengan alasan agar tidak mengantuk dan kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran instalasi listrik sehingga siswa kurang tanggap dalam merespon pertanyaan yang diberikan guru. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah pada model pembelajaran yang belum bisa diikuti siswa dengan baik. Pembelajaran berbasis proyek dipilih sebagai langkah untuk memperbaiki masalah-masalah yang timbul pada proses pembelajaran yang berlangsung untuk membantu meningkatkan hasil belajar peserta didik yang belum optimal akibat metode pembelajaran yang kurang tepat. Penelitian ini menggunakan model siklus spiral yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart. Model ini terbagi menjadi tahap tahap, meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IP-A SMK PGRI 3 Malang pada mata pelajaran Instalasi listrik. Hal ini ditunjukkan oleh hasil belajar pada siklus I untuk ranah pengetahuan adalah 77,84%, ranah sikap mencapai 80,56% dan ranah keterampilan mencapai 83,87%. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa siklus II pada ranah pengetahuan adalah    89,73%, ranah sikap mencapai 93,23% serta ranah keterampilan mencapai 91,80%. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa siklus III pada ranah pengetahuan adalah 96%, ranah sikap 96% dan ranah keterampilan mencapai 96%

    Pengembangan Buku Digital Sistem Komputer untuk Program Keahlian TKJ Kelas X SMK

    No full text
    ABSTRAK   Carolina, Gardenia Sendy Ayu. 2017. Pengembangan Buku Digital Sistem Komputer Untuk Program Keahlian TKJ Kelas X SMK.Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Muladi, S.T., M.T. (2) Dr. Eng. Siti Sendari, S.T., M.T.   Kata kunci: Media Pembelajaran, Sistem Komputer, Buku Digital.               Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMK Negeri 8 Malang Kelas X Program Keahlian TKJ pada mata pelajaran sistem komputer, guru menyebutkan bahwa ada keterbatasan media pembelajaran yang digunakan saat menyampaikan materi kepada siswa. Siswa juga kesulitan untuk mencari referensi tambahan diluar dari materi yang telah disampaikan oleh guru. Selain itu sekolah yang berpredikat adiwiyata sehingga meminimalisir penggunaan kertas juga menjadi kendala tersendiri. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran sistem komputer berupa buku digital untuk Kelas X Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan sebagai sumber belajar mandiri dengan mengemas materi dan video penunjang dengan melibatkan adanya interaksi antara media pembelajaran dan siswa. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan model penelitian dan pengembangan ADDIE. Tahapan-tahapan yang dilakukan meliputi (1) tahap analisa (Analysis), (2) tahap desain/perancangan (Design), (3) tahap pengembangan (Development), (4) tahap implementasi (Implementation), dan (5) tahap evaluasi (Evaluation). Tahap uji coba produk yang dilakukan dalam penelitian ini sebelumnya harus divalidasi oleh ahli materi dan ahli media yang memang ahli dalam bidangnya, selanjutnya dilakukan tahap uji coba yang terbagi menjadi 2 tahapan yaitu uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar.Pengambilan data validasi pada pengembangan ini menggunakan angket. Angket yang digunakan meliputi angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, dan angket uji coba kepada siswa. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini yaitu, (1) produk berupa media pembelajaran sistem komputer berupa buku digital, (2) hasil persentase validitas oleh ahli media sebesar 88%, (3) hasil persentase validitas oleh ahli materi sebesar 90%, (4) hasil persentase validitas pada uji coba kelompok kecil sebesar 85,21%, dan (5) hasil persentase validitas pada uji coba kelompok besar sebesar 86,41%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, media pembelajaran sistem komputer berupa buku digital untuk kelas X Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan layak digunakan dalam proses pembelajaran

    Pengembangan E-Modul Berbasis Mobile Pada Matapelajaran Sistem Operasi Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas X Multimedia Di SMK Negeri 5 Malang

    No full text
    ABSTRAK Salah satu pengaruh dari perkembangan teknologi informasi adalah berkembangnya fasilitas pendidikan terutama dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Proses Kegiatan Belajar Mengajar tidak lepas dari penggunaan beberapa media yang interaktif sebagai alat bantu belajar. Sebagai wujud penggunaan media yang interaktif sebagai alat bantu belajar serta pemanfaatan gadget yang dimiliki peserta didik, perlu dikembangkan suatu media pembelajaran interaktif berupa e-modul berbasis mobile yang dapat dioperasikan pada gadget atau smartphone.Model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan e-modul berbasis mobile pada Matapelajaran Sistem Operasi adalah model 4D. Terdapat 4 langkah dalam model 4D yaitu (1) Define, (2) Design, (3) Development dan (4) Dissemination. E-modul yang dikembangkan telah melalui beberapa proses validasi, uji coba dan tahap implementasi untuk menilai tingkat keaktifan siswa melalui angket. Selain menggunakan angket yang diberikan pada siswa, pengukuran keaktifan juga menggunakan cara observasi pada saat implementasi di kelas. Tahap observasi dibagi menjadi dua tahap serta mengumpulkan data melalui angket penilaian observer.  Hasil validasi ahli materi mendapatkan skor validitas 90,74% dan dinyatakan sangat valid. Hasil validasi ahli media mendapatkan skor validitas 85,42% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba skala kecil mendapatkan skor validitas 87,56% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba skala luas mendapatkan skor validitas 88,53% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji lapangan atau implementasi melalui angket siswa mendapatkan skor validitas 88,53% dan dinyatakan sangat valid. Observasi tahap pertama mendapatkan skor 81,04% dan observasi tahap kedua mendapatkan skor 91,67%. Dari penjabaran tersebut, dapat disimpulkan bahwa seluruh hasil validasi maupun uji coba mendapatkan predikat sangat valid dan terjadi peningkatan persentase dari observasi tahap pertama sampai observasi tahap kedua. Sehingga e-modul dapat dikatakan mampu meningkatkan keaktifan siswa

    Pengembangan E-modul Matapelajaran Menginstalasi Sistem Operasi Berbasis GUI dan CLI Kelas X Jurusan TKJ Di SMK Negeri 1 Rejotangan Tulungagung

    No full text
    ABSTRAK Matapelajaran Menginstalasi Sistem Operasi Berbasis GUI dan CLI merupakan matapelajaran produktif yang wajib diikuti oleh kelas X jurusan TKJ di SMKN 1 Rejotangan Tulungagung. Namun dalam proses pembelajaran di kelas, belum tersedia sumber belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Serta pemanfaatan smartphone yang hanya digunakan untuk bermain game dan sosial media. Sehingga minat belajar siswa menjadi kurang dan mempengaruhi hasil belajar. Untuk mengatasi masalah tersebut maka akan dikembangkan e-modul matapelajaran Menginstalasi Sistem Operasi Berbasis GUI dan CLI kelas X jurusan TKJ yang sesuai dengan silabus dan karakter siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul matapelajaran Menginstalasi Sistem Operasi Berbasis GUI dan CLI kelas X urusan TKJ yang sesuai dengan silabus dan karakter siswa.Model yang dipilih dalam mengembangkan e-modul ini adalah model penelitian ADDIE. Alasan yang melatarbelakangi pemilihan model pengembangan ADDIE adalah: 1) model ini memiliki tahapan yang sistematis, ringkas, jelas, sederhana dan mudah untuk dipahami sehingga mudah untuk dilakukan dan tidak memerlukan waktu yang cukup lama; 2) tahapan-tahapan yang ada pada model ADDIE sesuai dengan pengembangan produk yang diharapkan; 3) setiap tahapannya melalui tahapan evaluasi, sehingga menjadikan produk yang dihasilkan lebih baik. Tahapan yang dilakukan pada model penelitian ADDIE adalah (1) Analyze, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, dan (5) Evaluation. E-modul ini telah divalidasi oleh ahli materi dan ahli media serta telah di uji cobakan kepada siswa kelas X  di SMK Negeri 1 Rejotangan Tulungagung melalui uji kelayakan. Kevalidan e-modul di ketahui berdasarkan uji validasi. Hasil validasi oleh ahli materi mendapat skor 99% (sangat valid), dan untuk ahli media mendapatkan skor 90,98% (sangat valid). Sedangkan kelayakan e-modul diketahui berdasarkan hasil angket uji kelayakan. Hasil angket uji coba perseorangan mendapatkan skor 87% (sangat valid), hasil angket uji coba kelompok kecil mendapatkan skor 89% (sangat valid), dan hasil angket uji coba kelompok besar mendapatkan skor 93% (sangat valid). Berdasarkan skor tersebut, e-modul dinyatakan sangat valid dan dan layak untuk digunakan dalam untuk pembelajaran

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO UNTUK MATA PELAJARAN PERAKITAN KOMPUTER DI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN SMK AL KAAFFAH KEPANJEN KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK Inovasi di bidang multimedia komputer mulai berkembang sejalan dengan semakin berkembang pesatnya teknologi komputer. Hal ini terlihat dengan banyaknya produk teknologi berbasis multimedia komputer yang tercipta. Dalam dunia pendidikan, berbagai media pembelajaran berbasis multimedia ini mulai banyak dikembangkan, untuk membantu terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan menarik. Salah satu bentuk media pembelajaran berbasis multimedia adalah video edukasi atau video pembelajaran.Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan video edukasi sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Perakitan Komputer di jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Al Kaaffah Kepanjen Kabupaten Malang dan menilai tingkat kelayakan media tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Sugiyono. Pada model ini pengembangan media pembelajaran dikelompokkan ke dalam 10 tahap besar, yaitu: (1) Potensi dan masalah; (2) Pengumpulan data; (3) Desain produk; (4) Validasi desain; (5) Revisi desain; (6) Uji coba Produk; (7) Revisi produk; (8) Uji-coba pemakaian; (9) Revisi produk; (10) Produksi massal. Subjek uji coba pada penelitian ini terdiri dari ahli media, ahli materi dan calon pengguna (siswa). Berdasarkan analisis data yang dilakukan, didapatkan persentase hasil uji coba oleh ahli media sebesar 90,4 %, ahli materi sebesar 91,3%, hasil uji coba kelompok kecil sebesar 94,6%, dan hasil uji coba lapangan sebesar 91%. Rata-rata persentase hasil uji coba adalah 91,8%, sehingga media sudah dinyatakan sangat valid. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran perakitan komputer ini layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran

    Pengembangan Bahan Ajar Sistem Distribusi Berbasis Simulasipada Mata KuliahSistem Distribusi dan Transmisi Untuk Prodi S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Sistem Distribusi dan Transmisi merupakan mata kuliah yang wajib ditempuholehmahasiswapada ProgramStudi S1 PendidikanTeknikElektroUniversitasNegeri Malang. Mahasiswa dituntut  untuk memahami dan mempelajari cara kerja peralatan sistem distribusi pada sistem tenaga listrik, akan tetapi berdasarkan hasil observasi dan wawancara kepada dosen matakuliah tersebut pada sistem pembelajarannya belum tersedia modul. Oleh karena itu, dalam pembelajaran tersebut sangat diperlukan adanya modul pembelajaran untuk menunjang pemahaman mahasiswa terkait Mata Kuliah Sistem Distribusi dan Transimisi. Simulasi yang akan digunakan dalam pengembangan modul pembelajaran Sistem Distribusi dan Transmisi adalah Simulai ETAP. ETAP (Electric Transient and Analysis Program) merupakan suatu perangkat lunak yang mendukung sistem tenaga listrik. Perangkat ini mampu bekerja dalam keadaan offline untuk simulasi tenaga listrik, online untuk pengelolaan data real-time. Pengembangan Modul Sistem Distribusi Berbasis Simulasi merupakan salah satu modul pembelajaran yang dapat memperagakan keadaan sebenarnya mengenai karakteristik peralatan sistem distribusi dan transmisi. Tujuan dari pembuatan modul sistem distribusi dan transmisi berbasis simulasi adalah :(1) merancang pembuatan model sistem distribusi dan transmisi berbasis simulasi sebagai penunjang matakuliah sistem distribusi dan transmisi (2) mengembangkan modul pembelajaran pada Mata Kuliah Sistem Distribusi dan Transmisi, (3) mengetahui tingkat kelayakan Modul Sistem Distribusi dan Transmisi Berbasis Simulasi sebagai penunjang Mata Kuliah Sistem Distribusi dan Transmisi. Model pengembangan yang akan digunakan dalam penelitian ini diambil dari langkah-langkah pengembangan Borg dan Gall dengan melakukan sedikit modifikasi. Seluruh proses pengembangan dilakukan dengan tahap 10 langkah (1) analisis kebutuhan, (2) melakukan perencanaan, (3) pengembangan produk, (4) validasi ahli materi dan ahli media, (5) revisi, (6) uji coba lapangan awal, (7) revisi, (8) uji coba lapangan utama, (9) revisi, (10) laporan. Hasil dari penelitian Modul Sistem Distribusi dan Transmisi Berbasis Simulasi yang telah dikembangkan dan diuji kelayakannya oleh ahli materi diperoleh 88,35 %, ahli media diperoleh 90,20 %, uji coba perseorangan diperoleh87,30 %  , uji coba kelompok kecil diperoleh 82,90 %, dan uji coba kelompok besar diperoleh 86,60 %. Hasil uji kelayakan, uji coba perseorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar rmenyatakan bahwa bahan ajar berupa Modul Sistem Distribusi dan Transmisi Berbasis Simulasi secara keseluruhan layak, sehingga dapat digunakan sebagai media dalam membantu proses pembelajaran pada Matakuliah Sistem Distribusi dan Transmis

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Pada Mata Pelajaran Administrasi Server Pada Kelas XII TKJ di SMK Islam Batu

    No full text
    Pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis web pada materi administrasi server yang diterapkan di SMK bertujuan untuk mencari solusi dari permasalahan. Permasalahan yang dimaksud sebagai berikut : (1) sumber belajar yang digunakan adalah buku dan e-book (.pdf), dimana belum terdapat animasi, kuis evaluasi dan simulasi yang mendukung pemahaman siswa terhadap materi, sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal; (2) siswa hanya dapat mempelajari buku yang disediakan pada waktu disekolah saja, pada saat ada tugas rumah atau ingin mengulang materi yang telah disampaikan atau dipelajari disekolah siswa tidak memiliki buku panduan, sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal; (3) Di SMK Islam Batu terdapat fasilitas internet yang belum dimanfaatkan dengan maksimal, dengan adanya internet siswa dapat mencari sumber belajar tambahan yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa; (4) karakteristik siswa TKJ kelas XII menggunakan gaya belajar visual dan kinestetik, yang berlawanan dengan cara penyampaian materi dengan menggunakan metode ceramah di mana proses pembelajaran yang berpusat pada Guru sehingga membuat siswa tidak dapat mengeksplorasi diri. Pengembangan yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu Analysis, Design, Development, dan Implementation, yaitu analisis, desain, pengembangan, dan implementasi. Selanjutnya dilakukan ujicoba produk dan pengumpulan data menggunakan instrument angket. Media pembelajaran administrasi server berbasis web ini akan diujicoba kepada ahli materi, ahli media, 10 siswa SMK, dan 28 siswa SMK. Produk yang dihasilkan pada pengembangan ini berupa media pembelajaran berbasis web. Setelah dilakukan analisis data diperoleh hasil persentase kelayakan media dari ahli media sebesar 89%, ahli materi sebesar 94%, dan ujicoba kelompok kecil sebesar 89,2%, dan uji coba kelompok besar sebesar 90,6%. Berdasarkan kriteria kelayakan menurut Akbar, media pembelajaran dinyatakan sangat valid dan layak (dapat digunakan tanpa revisi) karena telah mencapai kriteria kelayakan lebih dari 85,01%

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Epub pada Mata Pelajaran Pemrograman Berorientasi Objek untuk siswa kelas XII SMK Negeri 6 Malang

    No full text
    Salah satu cara agar tujuan pembelajaran tercapai adalah dengan memfasilitasi keragaman gaya belajar siswa antara lain Visual, Auditorial, Read/Write, dan Kinestetik. Keragaman ini dapat diatasi salah satunya dengan memanfaatkan multimedia dalam media pembelajaran. Namun, bahan ajar yang saat ini digunakan pada mata pelajaran PBO kelas XII di SMKN 6 Malang belum mengakomodasi berbagai tipe belajar siswa. Berdasarkan angket yang disebar secara acak pada 50 siswa kelas XII yang mengikuti mata pelajaran PBO, 92% siswa membutuhkan bahan ajar digital. Berdasarkan uraian di atas, dibutuhkan media pembelajaran yang dapat menyajikan materi yang dapat memvisualisasikan materi dan mengakomodasi berbagai tipe balajar siswa.  Penelitian pengembangan ini mengacu pada metode penelitian pengembangan Terdapat sepuluh langkah dalam metode Research and Development ini antara lain: (1) Potensi dan Masalah; (2) Pengumpulan Data; (3) Desain Produk; (4) Validasi Desain; (5) Revisi Desain; (6) Ujicoba Produk; (7) Revisi Produk; (8) Ujicoba Pemakaian; (9) Revisi Produk; (10) Produksi Massal. Dalam pengembangan ini, hasil uji coba yang didapatkan dari tiga kelompok responden antara lain: (1) Ahli media menyatakan produk ini layak digunakan dengan persentase 92%; (2) Ahli materi menyatakan produk ini layak digunakan dengan persentase 85.1%; (3) 8 siswa responden pada uji coba skala kecil dan 23 siswa responden pada uji skala besar menyatakan media ini layak digunakan dengan persentase masing-masing 85.1% dan 91.4%

    Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Praktek Industri di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Kahfi, Sayyidul.2016. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Praktek Industri di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Didik Dwi Prasetya, S.T.,M.T.(II) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom. Kata Kunci: Sistem Informasi, Manajemen, Praktek Industri Kegiatan Praktek Industri di Jurusan Teknik Elektro sudah menjadi agenda rutin dan sudah termasuk di dalam mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa. Permasalahan yang timbul saat Praktek Industri ini dilakukan adalah proses pendaftaran yang masih manual sehingga tenaga administrasi harus menyalin data mahasiswa praktekan dari formulir ke dalam bentuk soft file memerlukan waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain, mengimpelementasikan, dan menguji sistem informasi manajemen Praktek Industri di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri. Dalam penelitian ini sebelum melakukan pengembangan sistem informasi peneliti melaukan observasi, wawancara dan studi pustaka yang berkaitan tentang pengembangan sistem, Sistem informasi manajemen praktek industri dikembangkan dalam bentuk website. Model pengembangan aplikasi sistem informasi manajemen praktek industri ini menggunakan waterfall  dari Roger S. Pressman yaitu requirement definition, system and software design, implementation and system testing, operation and maintenance. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah produk sistem informasi praktek industri berbasis website, dimana sistem informasi tersebut sudah dilakukan uji fungsionalitas menggunakan uji blackbox oleh ahli prangkat lunak, dan oleh pengguna saat dilapangan yaitu oleh dosen, industri, dan mahasiswa, dari uji tersebut didapatkan skor 100% sehingga sistem informasi ini dapat dikatakan valid atau diterima

    Pengembangan Trainer Sistem Sortasi Otomatis Berdasarkan Warna Barang Menggunakan Aktuator Pneumatic Untuk Mata Kuliah Workshop PLC dan Pneumatic

    No full text
    ABSTRAK   Fakhrudin, Dikky. 2016. Pengembangan Trainer Sistem Kontrol Sortasi Otomatis berdasarkan Warna Barang Menggunakan Aktuator Pneumatic untuk Matakuliah Workshop PLC dan Pneumatic Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Elektro. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Arif Nur Afandi, S.T., M.T., Ph.D. (II) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd.   Kata Kunci: Pengembangan Trainer, Pneumatic, Workshop PLC dan Pneumatic Pneumatic merupakan piranti yang memanfaatkan udara bertekanan sebagai sumber tenaganya. Sistem pneumatic banyak digunakan di dunia industri sebagai alat-alat penggerak pada mesin produksi. Untuk menunjang pentingnya pengetahuan tentang sistem pneumatic dan kontrol industri, maka Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang menuangkan pembahasan sistem pneumatic dan kontrol indutri pada matakuliah Workshop PLC dan Pneumatic (PTEL 622). Berdasarkan hasil observasi, trainer pneumatic di jurusan Teknik Elektro masih belum bisa digunakan secara maksimal dan belum bisa aplikatif, sehingga mahasiswa belum bisa memperoleh pengalaman belajar secara langsung mengenai sistem pneumatic. Pengembangan ini menggunakan metode pengembangan ADDIE. Langkah-langkah penggunaan metodenya yakni: (1) analisis kebutuhan media pembelajaran praktikum pneumatic, (2) desain media pembelajaran berupa trainer pneumatic, (3) mewujudkan desain trainer pneumatic dalam bentuk nyata, (4) implementasi atau penerapan trainer pneumatic yang telah dibuat, dan (5) evaluasi pada kelima tahap tersebut dan melihat seberapa kelayakan media trainer yang sudah dikembangkan. Produk yang dihasilkan dari pengembangan yakni: (1) trainer sortasi otomatis berdasarkan warna barang menggunakan aktuator pneumatic yang dapat digunakan sebagai alat penunjang praktikum pada mata kuliah Workshop PLC dan Pneumatic, (2) buku penggunaan trainer. Hasil validasi trainer dari ahli media sebesar 83,75% dan ahli materi sebesar 82,81%. Presentase skor dari implementasi produk pada mahasiswa sebesar 91,07%. Berdasarkan uji validitas dari ahli media dan ahli materi bahwa pengembangan Trainer Sortasi Otomatis berdasarkan Warna Barang menggunakan Aktuator Pneumatic untuk mata kuliah Workshop PLC dan Pneumatic ini dinyatakan valid. Sedangkan uji coba kelayakan pada mahasiswa menunjukkan bahwa trainer dan buku penggunaan trainer layak digunakan sebagai media pendukung praktikum mata kuliah Workshop PLC dan Pneumatic.

    0

    full texts

    2,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇