SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UMNot a member yet
2357 research outputs found
Sort by
Robot Forklift Line Follower Untuk Optimasi Pengambilan Barang Pada Gudang
RINGKASAN Sakti, Iqbal Maulana. 2018. Robot Forklift Line Follower Untuk Optimasi Pengambilan Barang Pada Gudang. Skripsi. Program Studi S1 Teknik Elektro. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T., M.T., Ph.D., (2) Dyah Lestari, S.T., M.Eng. Kata kunci: Prototype Robot Forklift Line Follower, Line Follower, Forklift. ESP8266, Iot. Gudang adalah fasilitas khusus yang bersifat tetap, yang dirancang untuk mencapai target tingkat pelayanan dengan total biaya yang paling rendah. Gudang dibutuhkan dalam proses koordinasi penyaluran barang, yang muncul sebagai akibat kurang seimbangnya proses penawaran dan permintaan. Besarnya gudang tempat menyimpan barang akan memerlukan bantuan mesin untuk pengambilan barang. Dalam pengambilan barang di gudang salah satu caranya adalah menggunakan bantuan mesin forklift. Mesin forklift yang dikendalikan oleh manusia memiliki keterbatasan waktu operasional. Hal tersebut menjadikan kinerja forklift dalam pengambilan barang menjadi kurang efisien. Atas dasar pemikiran tersebut maka dalam skripsi ini dibuat Robot Forklift Line Follower Untuk Optimasi Pengambilan Barang Pada Gudang. Cara kerja robot forklift line follower adalah sebagai Robot Mobile pengambil barang bedasarkan kode untuk mengenali barang yang dikirim melalui jaringan lokal. Robot ini menggunakan mikrokontroler Arduino sebagai kontrol utama. Robot ini akan menerima perintah kode rak yang dikirimkan dari Personal Computer (PC) dan akan berjalan sesuai jalurgaris yang berwarna hitam dengan menggunakan kontrol PID, selanjutnya robot akan mencocokan kode yang ada pada rak-rak barang.Dengan menggunakan mikrokontroler Arduino sebagai pemrosesan data, ESP8266 sebagai kontrol jaringan, sehingga robot ini diharapkan dapat membantu dalam pengambilan barang pada gudang dan bekerja secara efisien dan efektif. Hasil perancangan yang dicapai adalah sebuah robotforklift line follower yang dikendalikan menggunakan Personal Computer (PC)melalui jaringan wireless dengan sistem kendali otomatis. Total keberhasilan yang dicapai sebesar 60% untuk pengambilan barang secara acak pada 9 rak, dimana kegagalan terjadi pada saatdriver motor robot mulai panas sehingga mengurangi pergerakan motor pada bagian penggerak utama robot
Pengembangan Media Interaktif pada Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital dengan Model Pembelajaran Probing Prompting di Teknik Komputer dan Jaringan
RINGKASAN Pembelajaran dan media erat kaitannya, karena dengan adanya media pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Namun apabila media pembelajaran yang digunakan monoton maka siswa merasa jenuh. Buku BSE yang diterbitkan oleh SEAMOLEC, LKS, dan power point merupakan panduan guru dalam penyampaian materi pada mata pelajaran simulasi digital, namun hal tersebut kurang menarik minat siswa dalam belajar. Model pembelajaran yang diterapkan jugaberpengaruh dalam proses belajar mengajar, model pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan keinginan siswa dalam belajar. Sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang berintegrasi model pengembangan yang tepat dalam meningkatkan semangat belajar siswa. Metode pengembangan yang digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran ini adalah model ADDIE. Model ADDIE memili tahapan antara lain: (1) Analysis; (2) Design; (3) Development; (4) Implementation;dan(5) Evaluation. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Pengujian kelayakan dilakukan dengan uji review dari ahli media dan ahli materi, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Pengembangan ini menghasilkan sebuah media pembelajaran dengan model pembelajaran probing prompting mata pelajaran Simulasi dan Komunikasi Jaringan yang berekstensi .exe. Berdasarkan analisis data diperoleh dari uji review ahli materi mendapat rata-rata persentase 95,5%, ahli media 93,8%, uji coba kelompok kecil 92,4%, dan uji coba kelompok besar 86,4%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media dapat digunakan sebagai media pembelajaran mandiri maupun sebagai media tambahan pembelajaran di kelas dan di luar kelas
Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Pemrograman Dasar Karena Penerapan Model Pembelajaran SQ4R Dibandingkan Penerapan Model Pembelajaran DD/CT Pada Siswa Kelas X TKJ Di SMKN 2 Turen.
RINGKASAN Kemampuan berpikir kritis sangat dipengaruhi oleh proses pembelajaran. Pemrograman dasar merupakan mata pelajaran yang membutuhkan tingkat kemampuan berpikir kritis yang tinggi karena didalamnya banyak terdapat konsep dan pemahaman materi yang dipelajari. Pemilihan model pembelajaran yang sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental design (eksperimen semu) dengan pola nonequivalent control grup design dengan penerapan model posttest only control design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TKJ 1 tahun ajaran 2018/2019. Sampel yang diambil dalam penelitian yang berjumlah 66 siswa, masing-masing kelas terdiri dari 33 siswa.Instrumen pengukuran berupa tes kognitifberdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis. Untuk uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test pada taraf signifikansi 5% Hasil Uji-t pada penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansinya0,001, maka 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis pemrograman dasar pada kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Hasil penelitian juga dapat dilihat pada beberapa aspek berikut: (1) nilai rata-rata kelas eksperimen 1 (85) memiliki nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen 2 (82); dan (2) ketuntasan pembelajaran kelas eksperimen 1 (63,7%) memiliki ketuntasan pembelajaran lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen 2 (57,6%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran yang menggunakan model DD/CT berpengaruh lebih dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pemrograman dasar daripada dengan model SQ4R. Saran yang dianjurkan dalam penelitian ini adalah model DD/CT dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran pemrograman dasar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa
Pengembangan Modul Ajar Digital Mata Pelajaran Teknik Animasi 3D Bermuatan Project Based Learning Untuk Siswa Kelas XI Multimedia SMKN 5 Malang
RINGKASAN Berdasarkan observasi di SMKN 5 Malang, terdapat permasalahan pembelajaran yang terpusat pada guru dan belum tersedianya bahan ajar yang menunjang pembelajaran mandiri siswa, walaupun sekolah tersebut sudah menerapkan kurikulum 2013. Hal tersebut menyebabkan peserta didik yang semula baik dalam kegiatan belajar di kelas, menemui kendala ketika harus melanjutkan belajar di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat modul ajar digital untuk mata pelajaran teknik animasi 3D kelas XI Multimedia SMKN 5 Malang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang, mengembangkan, dan menguji kelayakan dari modul ajar digital untuk mata pelajaran Teknik Animasi 3D di kelas XI Paket Keahlian Multimedia SMKN 5 Malang. Produk modul yang dikembangkan akan bermuatan project based learning. Produk modul akan disajikan dalam bentuk digital berbasis flipbook. Data hasil uji coba yang telah dianalisis menunjukkan hasil bahwa persentase validitas pada ujicoba ahli media mendapatkan skor 82.61%, uji coba ahli materi mendapatkan skor 89,39%, uji coba kelompok kecil mendapatkan skor 90.91%, dan uji coba kelompok besar mendapatkan skor 91.74%. Berdasarkan keseluruhan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan pada penelitian ini telah mencapai kriteria valid dan dapat digunakan tanpa revisi
Pengembangan Modul Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Bermuatan Project Based Learning Untuk Kelas X SMK Negeri 12 Malang
RINGKASAN Bachtiar, Azis. 2018. Pengembangan Modul Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Bermuatan Project Based Learning Untuk Kelas X SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd. (2) Dila Umnia Soraya, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Komputer dan Jaringan Dasar.Penggunaan bahan ajar di SMK Negeri 12 Malang dalam pembelajaran di bidang Teknik Komputer dan Jaringan mata pelajaran komputer dan jaringan dasar, yaitu berupa presentasi powerpoint. Selain itu model pembelajaran yang dilakukan masih terpusat pada guru. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru SMK Negeri 12 Malang ditemukan masalah dalam pembelajaran pada mata pelajaran teknik komputer jaringan yaitu belum tersedianya sumber belajar yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Permasalahan ini dapat disimpulkan bahwa diperlukan sebuah sumber belajar yang digunakan sebagai alat bantu untuk membantu guru menjelaskan materi kepada siswa dan digunakan siswa untuk belajar secara mandiri dengan membuat modul ajar.Penelitian ini menggunakan model penelitian Arif Sadiman (2012). Langkah-langkah pengembangan menurut Arif Sadiman (2012), yaitu: (1) Identifikasi kebutuhan, (2) Perumusan tujuan, (3) Perumusan butir-butir materi, (4) Perumusan pengukur keberhasilan, (5) Penulisan naskah media, (6) Tes/Uji coba, (7) Revisi, dan (8) Siap Produksi. Subjek uji coba dalam pengembangan modul yaitu ahli media dan ahli materi serta siswa SMK Negeri 12 Malang jurusan teknik komputer dan jaringan dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner rating scale yang kemudian diolah dalam bentuk persentase menggunakan rumus persentase menurut Akbar.Hasil secara keseluruhan dari pengembangan modul Komputer Terapan Jaringan untuk kelas X di SMK Negeri 12 Malang di dapat presentase rata-rata tingkat kelayakan 89,5% dan dinyatakan sangat valid. Keseluruhan hasil yang didapat adalah berdasarkan data kuantitatif dan kualitatif dari validasi ahli dan uji coba kelayakan siswa kelas X.Hasil validasi ahli materi di dapat tingkat kelayakan 90,9% dan dinyatakan sangat valid. Hasil validasi ahli media di dapat tingkat kelayakan 95% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba kelompok kecil di dapat tingkat kelayakan 85,8% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba lapangan di dapat tingkat kelayakan 86,2% dan dinyatakan sangat valid. Merujuk pada kriteria validitas analisis persentase menurut Akbar, maka dapat diketahui bahwa modul sangat valid sehingga modul dikatakan layak dan dapat digunakan
Prediksi Time Series Curah Hujan di Kota Malang Menggunakan Metode Naive Bayes
ABSTRAK Curah hujan adalah faktor penting yang sangat berpengaruh dalam kehidupan. Saat ini, pergantian musim setiap enam bulan sekali tidak sepenuhnya akurat, karena hujan bisa terjadi sepanjang tahun. Indonesia memiliki curah hujan yang tinggi dan sering menimbulkan bencana banjir. Menurut Kepala Stasiun Klimatologi BMKG pada tahun 2017 terjadi curah hujan yang tinggi di beberapa kawasan seperti di Jawa Timur terutama pada Kota Malang yang akhir - akhir ini sering terjadi banjir dan mengakibatkan kerugian pada masyarakat. Kerugian yang ditimbulkan seperti terganggunya kegiatan sehari - hari, terhambatnya transportasi, lumpuhnya kegiatan perekonomian dan menimbulkan dampak negatif lainnya. Menghindari kerugian dari curah hujan yang tidak pasti ataupun terjadinya curah hujan yang tinggi, maka dibutuhkan prediksi curah hujan yang akurat. Prediksi dilakukandengan mengolah data dari BadanMeteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggunakan metode Naive Bayes karena memiliki performa yang baik dan tingkat akurasi yang tinggi. Data diproses dengan menghitung jumlah dan probabilitas dari dataset untuk memprediksi peluang masa depan berdasarkan data sebelumnya. Kemudian untuk menghindari nilai 0 pada perhitungan probabilitas menggunakan Naive Bayes, prediksi curah hujan juga menggunakan metode Laplace Estimator. Lalu Pengujian dilakukan dengan membuat 4 skenario yang memiliki proporsi data latih dan data uji yang berbeda dengan menggunakan Confussion Matrix, sehingga dapat dihitung akurasi, error rate, sensitivity dan precissiondari algoritma. Berdasarkan hasil analisis dari prediksi curah hujan menggunakan Naive Bayes,dari semua skenario pengujian yang dilakukan, prediksi curah hujan menggunakan metode Naive Bayes dengan menggunakan 2 kelas curah hujan tinggi dan rendah memiliki hasil akurasi terbesar yaitu sebesar 97,74%, error rate sebesar 2,26%, sensitivity sebesar 100% dan precission sebesar 97,74% dengan menggunakan proporsi data latih sebesar 60% dan data uji sebesar 40%. Jadi prediksi curah hujan dengan menggunakan Naive Bayes menghasilkan prediksi curah hujan time series selama tujuh harisecara akurat yang bisa digunakan masyarakat kota malang dalam mengatasi permasalahan akibat hujan.
Pengembangan Aplikasi Dynamic MBT (Mobile Braille Touch) pada Penyandang Tuna Netra Menggunakan Pendekatan UX (User Experiences)
Pembelajaran baca tulis braille yang telah dikembangkan di Unit PelaksanaTeknis (UPT) Rehabilitas Sosial dan Cacat Netra Malang menggunakan media smartphone adalah AplikasiMobile Braille Touch (MBT). Aplikasi ini didesain sesuai kebutuhan penyandang tuna netra dengan tambahan berupa desain Virtual Braille Keyboard (VBK) sebagai input. Fungsi lain untuk membantu menulis menggunakan VBK yaitu tombol spasi, enter, dan delete. Desain VBK dan tombol bantuan menulis terletak pada matriks 3x3 dengan rincian kolom pertama dan ketiga merupakan letak dari VBK. Kolom kedua diletakkan tombol bantuan menulis. Tombol pada VBK ini bersifat static, maka dari itu disebut sebagai static dot braille. Hasil uji pendahuluan melalui tes aplikasi kepada siswa dan wawancara kepada pengajar, terdapat dua masalah dalam penggunaan MBT. Pertama, ketidaknyamanan posisi tangan saat menggunakan tombol VBK dikarenakan tombol ini bersifat static. Kedua, ukuran tombol bantuan menulis seperti spasi, enter, dan backspace yang sulit digunakan. Oleh karena itu, aplikasi Mobile Braille Touch (MBT) selanjutnya dikembangkan berdasarkan pendekatan User Experiences (UX) sesuai dengan kebutuhan pengguna (User Needs). Pengembangan aplikasi selanjutnya dinamakan DynamicMBT (Mobile Braille Touch).Pengembangan ini menggunakan pendekatan UX dengan mengadopsi model Double Diamond. Metode ini terdiri dari (1) Discover, (2) Define, (3) Develop, dan (4) Delivery. Padatahapan Delivery, dilakukan pengujian usability dan pengukuran text entry evaluation terhadap desain Virtual Braille Keyboard. Hasil pengujian usability menggunakan Usability Test tipe Comparative Test, rata – rata tujuh komponen dari Quality in Use Measurement (QUIM) yaitu Efficiency, Effectiveness, Satisfaction, Productivity Safety. Trustfullnes,dan Accessibility menyatakan Dynamic MBT lebih baik dari MBT. Sedangkan rata-rata kedua komponen yang lain yaitu Learnability, Usefullness menyatakan kedua aplikasi memiliki hasil yang sama. Serta rata-rata dari satu komponen yaitu Universality menyatakan MBT lebih baik dari Dynamic MBT. Hasil rata-rata Word Per Minute(WPM) pada aplikasi Dynamic MBT mengalami peningkatan sebesar 0.25 dibandingkan dengan aplikasi MBT. Hasil rata-rata Minimum String Distance (MSD) dan MSD Error Rate pada aplikasi Dynamic MBT mengalami penurunan sebesar 0.1 dan 21 % dibandingkan dengan aplikasi MBT.
PengembanganBahan Ajar Sistem Operasi JaringanBerbasisHybrid dengan Mengintegrasikan Model Pembelajaran Quantum LearningUntukSiswaKelas XI Program Keahlian TKJ SMKNegeriTempursari
RINGKASAN Susilo, Ramadana Aldino. 2018. “Pengembangan Bahan Ajar Sistem Operasi Jaringan Berbasis Hybrid dengan Mengintegrasikan Model Pembelajaran Quantum Learning Untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian TKJ SMK Negeri Tempursari”. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. (1) Dr. Ir. Syaad Phatmantara, M.Pd. (2) Triyanna Widyaningtyas, S.T., M.T. Kata kunci : Bahan Ajar, Hybrid,Quantum Learning,Sistem Operasi Jaringan, Berdasarkan hasil wawancara bersama dewan Guru dan Kepala Sekolah SMK Negeri Tempursari diperoleh informasi bahwa sumber buku untuk mata pelajaran sistem operasi jaringan masih belum ada. Saat ini pembelajaran sistem operasi jaringan masih dilakukan dengan metode ceramah dan presentasi sehingga penyampaian materi tersebut kurang interaktif dan komunikatif, pembelajaran yang berlangsung masih menggunakan pedoman pembelajaran berupa handout dan buku ajar sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. Beberapa hal tersebut berdampak pada perolehan nilai ulangan harian dan juga nilai ujian semester. Berdasarkan permasalahan tersebut, alternatif yang dapat membantu siswa dalam mendalami mata pelajaran sistem operasi jaringan adalah mengembangkan sebuah bahan ajar yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran pada mata pelajaran sistem operasi jaringan. Model yang digunakan dalam penilitian dan pengembangan ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluations). Tahapan-tahapan yang dilakukan meliputi (1) tahap analisis, (2) tahap desain/perancangan, (3) tahap pengembangan, (4) tahap implementasi, dan (5) tahap evaluasi. Tahap validasi dilaukan oleh ahli materi dan ahli media, untuk menentukan validitas bahan ajar. Setelah diuji cobakan ke peserta didik untuk mengetahui kelayakan bahan ajar. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sedangkan yang digunakan adalah lembar validasi ahli materi dan ahli media, lembar uji coba perseorangan, kelompok kecil dan kelompok besar. Berdasarkan analisis data yang dilakukan menggunakan rumus yang mengacu pada Akbar, didapatkan persentase dari ahli media sebesar 84.09%, ahli materi 92.50%, hasil uji coba kelompok kecil dengan pencapaian persentase 90.69% dan hasil uji coba kelompok besar dengan pencapaian persentase 90.89%, Berdasarkkan interpretasi data hasil tersebut dinyatakan “sangat valid” dari batas minimum persentase validitas sebesar 75.01%. Sehingga dapat disimpulkan bahan ajar sistem operasi jaringan berbasis hybrid dengan mengintregasikan model pembelajaran quantum learning layak digunakan sebagai bahan ajar siswa
Studi Prakiraan Beban Listrik Menggunakan Metode Artificial Neural Network
RINGKASAN Putri, Yuan Octavia Dwiki. 2018. Studi Prakiraan Beban Listrik Menggunakan MetodeArtificial Neural Network. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik.Universitas Negeri Malang. Kata Kunci: prakiraan, beban listrik, artificial neural network, ANN, backpropagation Kebutuhan masyarakat akan energi listrik terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Menyikapi hal tersebut, diperlukan suatu prakiraan beban listrik sebagai salah satu pertimbangan penyusunan rencana operasi tahunan agar pihak penyedia listrik (supply) dapat memenuhi kebutuhan konsumen listrik (demand) dengan tepat ukuran, dan bermanfaat sebagai pertimbangan perencanaan kebutuhan bahan bakar maupun anggaran tahunan. Banyak metode yang bisa digunakan untuk prakiraan beban listrik. Pada penelitian ini, dilakukan prakiraan beban listrik jangka panjang menggunakan metode Artificial Neural Network (ANN) dengan penerapan algoritma backpropagation pada studi kasus distribusi energi listrik Area Mojokerto. Prakiraan yang dilakukan merupakan prakiraan berbasis kausal, jadi ada hubungan sebab akibat anatara variabel satu dengan lainnya. Pada penelitian ini digunakan 8 variabel, dimana untuk variabel dependent berupa beban listrik, sedangkan untuk variabel independent digunakan 7 variabel yaitu jumlah penduduk, PDRB, jumlah pelanggan sektor rumah tangga, jumlah pelanggan sektor industri, jumlah pelanggan sektor usaha, jumlah pelanggan sektor sosial, dan susut distribusi. Variabel-variabel akan disusun dalam bentuk matrik untuk menghasilkan pola pembebanan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal. Selanjutnya matrik akan diolah dengan menggunakan metode ANN-backpropagation dan dicari model kuantitatif terbaik yang memiliki nilai MAPE pengujian terhadap pelatihan terendah. Tingkat akurasi dari penerapan metode ANN-backpropagation sebagai metode prakiraan beban listrik pada studi kasus penelitian ini diketahui dari nilai MAPE pengujian terhadap pelatihan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif analisis data sekunder. Data acuan yang digunakan diperoleh dari PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Area PengaturDistribusi untuk data beban, PT. PLN (Persero) Area Mojokerto untuk data pelanggan dan susut distribusi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten/Kota untuk data jumlah penduduk dan PDRB. Data yang digunakan seluruhnya merupakan data historis dari tahun 2000 s.d. 2017. Berdasarkan hasil percobaan beberapa arsitektur ANN untuk studi prakiraan beban listrik pada sistem distribusi energi listrik area Mojokerto, diperoleh hasil MAPE pengujian terbaik sebesar 0.512% yang berarti memiliki tingkat akurasi tinggi. Hal ini berarti metode ANN dengan algoritma backpropagation dapat diterapkan sebagai metode prakiraan beban listrik untuk studi kasus pada distribusi energi listrik Area Mojokerto. Model ANN-backpropagation terbaik pada penelitian ini adalah variasi bobotdan bias awaldiatursecara manual dengan modifikasi menggunakan algoritma inisialisasi Nguyen Widrow, jaringan memiliki 2 hidden layer dengan penyusunan 5 neuron pada hidden layer 1 dan 15 neuron pada hidden layer 2, nilai learning ratedan momentum berturut-turut adalah 0.9 dan 0.1.Berdasarkan arsitektur jaringan ANN terbaik, prakiraan beban listrik distribusi area Mojokerto pada tahun 2018 sampai dengan 2030 cenderung mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, meskipun ada penurunan sebesar 0.157% dari tahun 2027 ke tahun 2028. Hasil prakiraan terendah ada pada tahun 2018 dengan hasil 312.7489 MW dan beban tertinggi ada pada tahun 2030 dengan hasil 383.5597 MW. Hasil prakiraan beban listrik Area Mojokerto dari tahun 2018 sampai dengan 2030 mengalami kenaikan sebesar 22.641% dengan kenaikan rata-rata 1.728% per tahunnya
Pengembangan Bahan Ajar Dasar Listrik dan Elektronika Berbasis Multimedia menggunakan Flipbook untuk Menumbuhkan Pemahaman Konsep pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Singosari
RINGKASAN Afiandani, RisnaDwi. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Dasar Listrik dan Elektronika Berbasis Multimedia menggunakan Flipbook untuk Menumbuhkan Pemahaman Konsep pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Singosari. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muladi, S.T ., M. T. (II) Dyah Lestari, S.T ., M.Eng. Kata Kunci: Bahan Ajar, Multimedia, Flipbook, Dasar Listrik dan Elektronika. Kurikulum 2013 revisi 2017 Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik terdapat Mata Pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika. Berdasarkan silabus mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika Kurikulum 2013, termasuk dalam salah satu materi pokok yang dibahas. Namun di SMK Negeri 1 Singosari masih belum memanfaatkan bahan ajar yang sudah disediakan karena kurangnya minat siswa untuk mempelajari bahan ajar cetak. Berdasarkan masalah di atas, bahan ajar yang akan dikembangkan berupa modul Dasar Listrik dan Elektronika berbasis multimedia. Tujuan dari pengembangan ini adalah menghasilkan modul pembelajaran berbentuk flipbook yang dapat digunakan pada proses pembelajaran, mengembangkan media pembelajaran pada mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika, menguji kelayakan modul pembelajaran berupa flipbook dan mengimplementasikan modul pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika. Model pengembangan yang digunakanpadapengembanganinidiadopsidari model pengembanganSadimandkk. Tahap-tahap yang dilakukan antara lain: Identifikasi Kebutuhan, Perumusan Tujuan, Perumusan Butir-butir Materi, Perumusan Alat Pengukur Keberhasilan, Penulisan Naskah Media, Tes/Uji Coba, Revisi, Naskah Siap Produksi. Hasil dari pengembangan modul pembelajaran ini telah divalidasi oleh ahli serta telah diujicobakan kepada siswa kelas X SMK Negeri 1 Singosarimelalui evaluasi kelompok kecil, evaluasi lapangan dan uji pemahaman konsep. Kelayakan modul pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika diketahui berdasarkan angket ahli 1 dan ahli 2 memperoleh skor 92,44% (sangat layak). Evaluasi kelompok kecil memperoleh skor 87,06% (sangat layak). Evaluasi lapangan memperoleh skor 87,72% (sangat layak). Uji coba pemahaman konsep memperoleh skor 92% (sangat layak). Berdasarkan skor tersebut modul pembelajran Dasar Listrik dan Elektronika dinyatakan sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji coba pemahaman materi dapat diketahui berdasarkan hasil belajar siswa, yang menyatakan modul pembelajaran dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk memahamkan konsep pada mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika