SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UMNot a member yet
2357 research outputs found
Sort by
Pengembangan Bahan Ajar E-learning Elektronika Digital Rangkaian Sekuensial untuk Prodi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Hasil wawancara dengan dosen pengampu matakuliah Elektronika Digital di Universitas Negeri Malang, didapatkan informasi bahwa pada pembelajaran teori Elektronika Digital (Rangkaian Sekuensial) bahan ajar yang digunakan berbentuk presentasi dan modul. Bahan ajar tersebut telah cukup efektif dalam membantu pemahaman mahasiswa terkait materi tetapi belum maksimal. Bahan ajar tersebut dapat ditingkatkan lagi dengan menambah varian bahan ajar lain. Pada Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang belum tersedia bahan ajar berupa e-learning untuk matakuliah Elektronika Digital. Sedangkan setiap ruangan dan lingkup Jurusan Teknik Elektro di Universitas Negeri Malang memiliki jaringan internet dengan kecepatan yang cukup memadahi untuk mengakses e-learning.Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang juga telah memiliki e-learning yang dapat diakses menggunakan jaringan internet. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan penelitian pengembangan bahan ajar e-learning Elektronika Digital Rangkaian Sekuensial. Tujuan dari adanya penelitian pengembangan ini adalah untuk merancang, membuat serta menguji kelayakan bahan ajar e-learning, berupa modul ajardan video ajar dengan kompetensi yang disesuaikan pada katalog Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang 2014. Penelitian pengembangan bahan ajar e-learning menggunakan model pengembangan Sadiman yang terdiri atas 8langkah antara lain (1) identifikasi kebutuhan, (2) perumusan tujuan, (3) perumusan butir-butir materi, (4) perumusan alat pengukur keberhasilan, (5) penulisan naskah media, (6) pengadaan tes/uji coba, (7) revisi (8) produksi. DesainUji Coba produk melalui 3 tahap evaluasi yaitu evaluasi satu lawan satu, kelompokkecildanlapangan.Evaluasisatulawansatu dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan evaluasi kelompok kecil dan evaluasi lapangan dilakukan oleh 19 mahasiswadan 39 mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang yang telah menempuh mata kuliah Elektronika Digital. Hasil pembahasan pengembangan bahan ajar e-learning Elektronika Digital Rangkaian Sekuensial yang berupa modul dan video telah divalidasi oleh ahli materi, ahli media, serta diuji coba kepada mahasiswa. Hasil validasi modul oleh ahli materi diperoleh skor 91,85% (sangat valid), oleh ahli media diperolehskor 93,75% (sangat valid), serta uji coba lapangan diperoleh skor 87,43% (sangat valid). Hasil validasi video oleh ahli materi diperoleh skor 97,50% (sangat valid), oleh ahli media diperoleh skor 98,61% (sangat valid), serta uji coba lapangan diperoleh skor 86,99% (sangat valid), sehingga dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) Kelas X TKJ SMK Al-Lathifi Sukosari Gondanglegi.
ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi di kelas X SMK Al Lathifi Sukosari Gondanglegi pada mata pelajaran Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi, siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu hasil belajar siswa kelas X rata-rata masih di bawah KKM. Siswa kurang semangat ketika belajar di dalam kelas karena model belajar yang sama yaitu ceramah dan guru menjadi satu-satunya sumber belajar di kelas sehingga siswa menjadi bosan dan kurang tertarik untuk mengikuti pelajaran dan berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Hal ini dibuktikan dengan nilai pre-test yang diberikan pada mata pelajaran Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi, dengan hasil 16 siswa (57,14%) belum tuntas, sedangkan siswa yang tuntas adalah 12 siswa (42,86%) dari total keseluruhan 28 siswa dengan KKM untuk mata pelajaran Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi adalah 75. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan tiga siklus. Data yang diperoleh merupakan hasil dari tes tulis, lembar observasi aktivitas siswa dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh guru dan oleh siswa. Data tersebut dibahas dan selanjutnya dianalisis yang kemudian dapat dibuat suatu kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Al Lathifi Sukosari Gondanglegi. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa siklus 1 adalah 46,15%, siklus 2 sebesar 66,67%, siklus 3 sebesar 88,46%. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 20,52%, peningkatan sebesar 21,79% dari siklus 2 ke siklus 3 untuk peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Al Lathifi Sukosari Gondanglegi pada mata pelajaran Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI)
Pengembangan Buku Ajar Sistem Operasi Jaringan Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 1 Turen
ABSTRAK Salamun, Ahmad 2018. Pengembangan Buku Ajar Sistem Operasi Jaringan Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 1 Turen. Skripsi, Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom. (II) Drs. Hari Putranto, M.Pd. Kata Kunci: Buku Ajar, SistemOperasiJaringan, SMK, Silabus, Research and Development Sistem Operasi Jaringan merupakan mata pelajaran wajib yang harus dikuasai oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan jurusan Teknik Komputer dan Jaringan pada dua tahun terakhir pendidikannya. Belum adanya kumpulan materi yang terstruktur sesuai dengan silabus sehingga siswa kesulitan dalam pembelajaran yang menyebabkan hanya ada beberapa siswa saja yang nilainya diatas standar kelulusan minimal. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa buku yang berisi materi pembelajaran sesuai dengan silabus, kompetensi inti dan kompetensi dasar pada mata pelajaran sistem operasi jaringan kelas XII Teknik Komputer dan Jaringan Sekolah Menengah Kejuruan. Pada penelitian ini menggunakan metode Research and Development ( R & D ) , dan model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan menurut Borg dan Gall (Borg and Gall 1983:772), langkah-langkah tersebut adalah: (1) Research and Information Collecting (2) Planning (3) Develop Preliminary Form of Product (4) Preliminary Field Testing (5) Main Product Revision (6) Main Field Testing (7) Operational Product Revision (8) Operational Field Testing (9) Final product revision. Produk yang dihasilkan berupa buku ajar cetak untuk siswa SMK kelas XII Teknik Komputer dan Jaringan. Validator ahli buku ajar memperoleh presentase skor sebesar 88.3% dengan kategori valid, validator ahli materi memperoleh presentase skor sebesar 74,28% dengan kategori valid dengan sebagian revisi dan pengguna memperoleh presentase skor sebesar 89,69% dengan kategori valid. Berdasarkan hasil pengumpulan data maka Buku Ajar Sistem Operasi Jaringan Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan dinyatakan layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran
Pengembangan Bahan Ajar Digital Mata Pelajaran Teknik Animasi 3 Dimensi Bermuatan Creative Problem Solving pada Siswa Kelas XI Mlutimedia di SMK Negeri 2 Singosari
ABSTRAK Hasanah, Siti. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Digital Mata Pelajaran Teknik Animasi 3 Dimensi Bermuatan Creative Problem Solving bagi Siswa Kelas XI Multimedia di SMK Negeri 2 Singosari. Proposal Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Wahyu Sakti G.I, M.Kom. (2) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T. Kata Kunci: bahan ajar digital, aplikasi desktop, teknik animasi 3d, creative problem solving Berdasarkan observasi awal di SMK Nergeri 2 Singosari, terutama pada mata pelajaran Teknik Animasi 3 Dimensi, belum adanya bahan ajar yang menunjang pembelajaran. Selain itu, dalam pembelajaran di dalam kelas masih menggunakan metode ceramah dan direct instruction. Karena kurangnya sumber bahan ajar sebagai pegangan untuk siswa belajar secara mandiri di luar kelas, sehingga peran guru dalam penyampaian materi menentukan pemahaman siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti bermaksud mengembangkan bahan ajar digital Teknik Animasi 3 Dimensi bermuatan Creative Problem Solving yang diharapkan dapat membantu dalam mengembangkan kreatifitas dan menunjang pembelajaran mandiri bagi siswa kelas XI Multimedia. Metode pengembangan yang digunakan adalah ADDIE dengan lima tahap yaitu Analyze (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Uji coba yang dilakukan terdiri dari tigas tahap yaitu: (1) uji coba perseorangan yang meliputi validasi ahli materi, validasi ahli media, dan uji coba perseorangan kepada pengguna, (2) uji coba kelompok kecil, (3) uji coba lapangan. Teknik pengujian yang digunakan menggunakan angket kepada ahli materi, ahli media, dan pengguna. Hasil validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 88,54% dan hasil validasi ahli media memperoleh skor rata-rata 91,07%. Sedangkan uji coba satu lawan satu diperoleh skor rata-rata 89,04%, untuk uji coba kelompok kecil diperoleh skor rata-rata 88,16%, dan uji lapangan diperoleh skor 87,42%. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba maka bahan ajar digital Teknik Animasi 3 Dimensi dengan produk yang dibuat sudah diujikan dan memiliki kriteria sangat valid serta dapat digunakan tanpa revisi
Pengembangan Bahan Ajar Digital Pembangkit Listrik Tenaga Air untuk Matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Aziz, Faiz, Syaikhoni. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Digital Pembangkit Listrik Tenaga Air untuk Matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, FakultasTeknik. UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (1) A. N. Afandi, S.T.,M.T.,Ph.D. (2) Drs. SlametWibawanto, M.T. Kata Kunci:Bahan Ajar Digital, Pembangkit Listrik Tenaga Air Pembangkit Listrik Tenaga Air merupakan jenis-jenis pembangkit yang dibahas pada matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Berdasarkan observasi pada dosen pengampu dan mahasiswa yang sedang menempuh matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik, diketahui bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran yaitu power point. Bahan ajar yang memanfaatkan laptop atau smartphone lebih dikenal dengan sebutan bahan ajar digital. Keunggulan dari bahan ajar digital yaitu dapat menampilkan unsur media secara lengkap (multimedia) seperti gambar, animasi, audio, video, grafik sehingga dapat meningkatkan daya tarik dan minat mahasiswa untuk mempelajari materi dalam bahan ajar tersebut. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah: (1) merancang bahan ajar digital Pembangkit Listrik Tenaga Air untuk matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, (2) mengembangkan bahan ajar digital Pembangkit Listrik Tenaga Air untuk matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik di JurusanTeknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, dan(3) menguji kelayakan bahan ajar digital Pembangkit Listrik Tenaga Air untuk matakuliah Pembangkit Tenaga Listrik di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE.Tahap-tahap yang dilakukan antara lain: (1) analyze, (2) design, (3) develop, (4)implement, dan (5) evaluate. Hasil dari pengembangan bahan ajar ini berupa modul dan video pembelajaran yang telah divalidasi oleh ahli serta telah diujicobakan kepada mahasiswa melalui uji kelayakan. Kelayakan bahan ajar diketahui berdasarkan hasil angket.Hasil uji validasi modul oleh ahli memperoleh persentase sebesar 90.73% (sangat valid), hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 93.25% (sangat layak), dan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 87.98% (sangat layak). Sedangkan hasil validasi video pembelajaran oleh ahli memperoleh persenta sesebesar 93.22% (sangat valid), hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 92.27% (sangat layak), dan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 88.6% (sangat layak). Berdasarkan skor tersebut, modul dan video pembelajaran dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran
Pengembangan Media Belajar Interaktif Berbasis Mobile Pada Mata Pelajaran Perakitan dan Perawatan Komputer untuk Siswa Kelas X Teknik Kompter dan Jaringan di SMKN 1 Pasuruan.
ABSTRAK Surgianto, Teguh. 2017. Pengembangan Media Belajar Interaktif Berbasis Mobile Pada Mata Pelajaran Perakitan dan Perawatan Komputer untuk Siswa Kelas X Teknik Kompter dan Jaringan di SMKN 1 Pasuruan. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1)Drs. Wahyu Sakti G.I., M.Kom(2) Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T. Kata kunci :pengembangan, media belajar, Android, mobile Masih kurangnya penggunaan media belajar yang menarik dan bagus menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan siswa kurang berminat untuk belajar dan akan berdampak pada hasil belajar. Salah satu media yang dapat digunakan untuk membuat bahan ajar yang menarik adalah media berbasis mobile. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis mobile pada mata pelajaran Perakitan dan Perawatan Komputer untuk siswa kelas x Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 1 Pasuruan. Pada penelitian ini digunakan model pengembangan Sugiyono(2011). Pada model pengembangan ini memiliki 10 langkah pengembangan, yaitu: 1) tahap potensi dan masalah, 2) tahap pengumpulan data, 3) tahap desain produk, 4) tahap validasi produk, 5) tahap uji coba pemakaian, 6) tahap revisi produk, 7) tahap uji coba pemakaian, 8) tahap revisi desain, 9) tahap revisi produk akhir, 10) tahap produksi masal. Hasil rata-rata yang diperoleh dari hasil uji ahli materi sebesar 97,5%, dari validasi oleh ahli media diperoleh hasil rata-rata sebesar 83,3%, dan subjek coba adalah sebesar 89%, sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis mobile ini sudah sangat valid dan layak untuk digunakan sebagai suplemen atau bahan ajar tambahan bagi siswa
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web dengan Model Project Based Learning (PjBL) pada Mata Pelajaran Pengolahan Citra Digital Kelas XI Multimedia SMK Negeri 4 Malang
ABSTRAK Teguh, Fajar. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web dengan Model Project Based Learning (PjBL) Pada Mata Pelajaran Pengolahan Citra Digital Kelas XI Multimedia SMK Negeri 4 Malang. Skripsi, Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M.Pd. (II) M. Zainal Arifin, S.Si., M. Kom.Pembelajaran merupakan sebuah proses yang harus dijalani di dalam Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pengolahan Citra Digital, Model Pengembangan ADDIE. kelas. Pembelajaran dengan sistem pengajaran yang baik akan memberikan daya keterserapan materi yang tinggi. Keberhasilan pembelajaran juga harus ditunjang dengan kemauan siswa untuk mempelajari dan mengulang lagi materi yang telah disampaikan oleh guru baik di sekolah maupun di rumah secara mandiri. Dikarenakan banyaknya materi pelajaran yang harus dipelajari oleh siswa di sekolah membuat pembelajaran di lakukan di kelas dengan jam pelajaran yang terbatas menjadi kurang efektif. Dengan memanfaatkan teknologi internet dan komputer secara maksimal dibuatlah media pembelajaran berbasis web yang dapat digunakan oleh siswa sebagai media belajajar mandiri dan mampu membantu siswa menyerap materi lebih baik. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran berbasis web dengan model pembelajaran PjBL pada mata pelajaran pengolahan citra digital kelas XI semester 1 program keahlian Multimedia di SMKN 4 Malang dan menguji kelayakan pengembangan pembelajaran berbasis web dengan model pembelajaran PjBL pada mata pelajaran pengolahan citra digital kelas XI semester 1 program keahlian Multimedia di SMKN 4 Malang. Penelitian dan pengembangan pembelajaran berbasis web ini menggunakan metode ADDIE yang dikembangkan oleh Reiser & Mollenda. Terdapat 5 langkah penelitian dan pengembangan yaitu 1) analisis 2) desain 3) pengembangan 4) implementas 5) evaluasi. Hasil pengujian ahli materi, ahli media, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan, pada pengujian yang dilakukan ahli materi diperoleh presentase sebesar 95.8%. Pengujian ahli media memperoleh presentase sebesar 97%, sedangkan untuk pengujian pada kelompok kecil mendapatkan presentase sebesar 94.9% dan untuk uji coba lapangan mendapatkan presentase sebesar 89.8%. Berdasarkan data yang didapatkan maka disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis web dengan model project based learning pada mata pelajaran pengolahan citra digital layak untuk digunakan sebagai bahan ajar
Implmentasi item analisis pada Sistem Informasi Ujian Online di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Malang
ABSTRAK Fatwa, Eko Arif. 2016. Implmentasi item analisis pada Sistem Informasi Ujian Online di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Malang. Skripsi, Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Eng. Siti Sendari S.T., M.T. (2) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom. Kata Kunci: Informasi, Sistem Informasi, Ujian Online, Website, Sekolah, Prototipe, Item Analisis, SMKN 8 Malang Dunia pendidikan dewasa ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Contoh dari perkembangan pada bidang teknologi informasi adalah dengan adanya ujian online. Ujian online adalah ujian yang proses ujian dilaksanakan menggunakan website yang diakses melalui jaringan komputer dalam pelaksanaannya. Pada saat ini di SMKN 8 Malang sudah menerapkan ujian online dengan baik namun pada sistem ini terdapat kekurangan yaitu, tidak terdapat analisis pada soal yang telah diujikan kepada siswa. Merujuk pada kekurangan dan kelemahan sistem ujian online, maka perlu adanya penerapan item analisis pada sistem ujian online yang ada di SMKN 8 Malang. Tujuan dari penerapan item analisis pada sistem informasi ujian online ini adalah untuk mempermudah guru dalam mendapatkan hasil analisis dari ujian yang sudah dilakkukan oleh siswa. Diharapkan dengan adanya fitur ini dapat mempermudah guru untuk meningkatkan kualitas kualitas soal dan pembelajaran di sekolah di SMKN 8 Malang. Model pengembangan yang gunakan dalam rancangan sistem informasi ujian online adalah pengembangan prototype. Model pengembangan ini dilakukan melalui 5 tahapan yaitu: (1) komunikasi, (2) perencanaan secara cepat, (3) pemodelan perancangan secara cepat, (4) pembuatan prototype, dan (5) penyerahan dan umpan balik dari pengguna. Metode pengujian yang digunakan adalah blackbox, yakni untuk menguji fungsionalitas dan usabilitas sistem informasi yang dikembangkan. Berdasarkan pengujian fungsionalitas oleh pengguna yakni ahli rekayasa perangkat lunak, admin, guru dan siswa mendapatkan persentase sebesar 94.20%. Dengan presentase tersebut sistem ini masuk kategori sangat valid sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem informasi ujian online SMKN 8 Malang telah memenuhi kebutuhan fungsionalitas dan siap untuk diimplmentasikan lebih lanjut di SMKN 8 Malang
Pengembangan Virtual Laboratory Trainer Karakteristik Generator DC Untuk Menunjang Matakuliah Mesin-Mesin Listrik bagi Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Lukman, Muchamad. 2018. Pengembagan Virtual Laboratory Trainer Karakteristik Generator DC Untuk Menunjang Matakuliah Mesin-Mesin Listrik bagi Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) M Rodhi Faiz, S.T., M.T. (2) Drs. Hari Putranto M.Pd. Kata Kunci: Pengembangan, Virtual laboratory trainer, Generator DC. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, berupa wawancara dengan dosen pembina matakuliah Mesin-Mesin Listrik di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang masih kurangnya trainer generator DC dan penggunaan alat ukur yang terlalu banyak membuat proses praktikum membutuhkan waktu yang cukup lama. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) merancang dan membuat virtual laboratory trainer karakteristik generator DC, (2) membuat bahan ajar virtual laboratory trainer karakteristik generator DC, (3) mengetahui tingkat kelayakan dari media pembelajaran virtual laboratory trainer karakteristik generator DC. Model pengembangan bahan ajar ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembangan ADDIE terdiri dari 5 tahapan yaitu: (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, (5) Evaluasi. Proses validasi dilaksanakan oleh ahli materi, ahli media, dan melakukan implementasi pada uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Validasi bertujuan untuk mengukur kelayakan produk yang dikembangkan. Bahan ajar yang dihasilkan berupa handout dan jobsheet virtual laboratory trainer karakteristik generator DC. berdasarkan hasil uji coba diperoleh persentase dari tiap-tiap subyek uji coba sebagai berikut: (1) pada ahli materi, diperoleh persentase sebesar 86,67% (2) pada ahli media, diperoleh persentase sebesar 87,50% (3) pada kelompok kecil, diperoleh persentase sebesar 89,78% (4) dan pada kelompok besar, diperoleh persentase sebesar 92,17%. Dari hasil validasi dan uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran virtual laboratory trainer karakteristik generator DC untuk menunjang matakuliah Mesin-Mesin Listrik bagi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Malang sudah memenuhi kriteria valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran
Pengaruh Digital Literacy Skills dan Kesadaran Metakognitif terhadap Employability Skill siswa SMK kelas XII Kompetensi Keahlian Multimedia se-Kabupaten Madiun
Alfi Maghfiroh[1], Syaad Patmanthara[2], Dila Umnia Soraya[3] Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Malang [email protected] , [email protected], [email protected] ABSTRAK Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui deskripsi digital literacy skills siswa SMK Negeri Se-Kabupaten Madiun; (2) Mengetahui deskripsi kesadaran metakognitif siswa SMK Negeri Se-Kabupaten Madiun; (3) Mengetahui deskripsi employability skills siswa SMK Negeri Se-Kabupaten Madiun; (4) Mengetahui pengaruh digital literacy skills terhadap employability skills siswa SMK Negeri Se-Kabupaten Madiun; (5) Mengetahui pengaruh kesadaran metakognitif terhadap employability skills siswa SMK Negeri Se-Kabupaten Madiun; (6) Mengetahui pengaruh digital literacy skills dan kesadaran metakognitif terhadap employability skills siswa SMK Negeri Se-Kabupaten Madiun. Populasi siswa adalah siswa SMK Kabupaten Madiun sebanyak 13 SMK. Kemudian dengan teknik kuota sampling sampel penelitian menjadi 3 SMK yaitu: (1) SMK N 1 Wonoasri; (2) SMK N 1 Gemarang; (3) SMKS PGRI 1 Mejayan yang respondennya berjumlah 113 siswa dan yang memenuhi kuota adalah 100 siswa. Metode penelitian ini yaitu deskriptif korelasional dengan data kuantitatif. Instrument pengambilan data menggunakan angket tertutup. Yang menghasilkan data terdistribusi normal, dan linier. Dengan uji T menghasilkan data yang siginifikan positif yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara digital literacy skills terhadap employability skills dan ada pengaruh yang signifikan antara kesadaran metakognitif terhadap employability skills siswa SMK Kelas XII Kompetensi Keahlian Multimedia Kabupaten Madiun. Kemudian dengan uji F menghasilkan data yang signifikan positif yang berarti ada pengaruh yang positif dan signifikan antara digital literacy skills dan kesadaran metakognitif terhadap employability skills siswa SMK Kelas XII Kompetensi Keahlian Multimedia Kabupaten Madiun. Sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa SMK di Kabupaten Madiun memerlukan perhatian untuk mengawasi kinerja siswa agar mampu melakukan literasi dengan baik dan dibutuhkan kesadaran metakognitif agar siswa mampu menyadari manfaat digital, bagaimana ia harus menggunakan kemampuan digitalnya untuk mencari informasi penyelesaian masalah dengan baik dan benar sehingga mempunyai pengetahuan digital yang baik dan kesadaran metakognitif yang baik dan mampu memilih pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi keahlian yang dimiliki, mempunyai kreatifitas yang tinggi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki sehingga mampu menghasilkan gaji yang sama dengan pekerjaan lainnya. Kata Kunci: Digital Literacy Skills, Kesadaran Metakognitif dan Employability Skills