SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM

SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    2357 research outputs found

    Hubungan Kemanfaatan Pembelajaran Mikro dan Kesiapan Mengajar dengan Kematangan Kajian Praktik Lapangan (KPL) Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Romli, Rakhmat Ardian. 2017.Hubungan Kemanfaatan Pembelajaran Mikro dan Kesiapan Mengajar dengan Tingkat Kematangan Kajian Praktik Lapangan (KPL) Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik ElektroFakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Dr. Setiadi Cahyono P., M.Pd., M.T. (2) Yuni Rahmawati, S,T., M.T   Kata Kunci : Kemanfaatan Pembelajaran Mikro, Kesiapan Mengajar, Tingkat Kematangan Kajian Praktik Lapangan (KPL)   Salah satu kompetensi lulusan yang dihasilkan oleh program studi PTE UM adalah kompetensi keguruan yang mengutamakan mahasiswanya menjadi tenaga pendidik yang berkompeten. Pendidikan memiliki peran penting dalam suatu Negara karena berhubungan erat dengan masa depan calon pendidik bangsa. Pada hakikatnya seorang pendidik harus memiliki kemampuan mengajar yang baik agar ketika nantinya terjun mengajar di sekolah mampu mengusai kompetensi mengajardengan matang. Berkaitan dengan hal itu maka dilakukan penelitian terkait tujuan untuk mendeskripsikan tentang kemanfaatan pembelajaran mikro, kesiapan mengajar, dan kematangan Kajian Praktik Lapangan (KPL). Untukmengungkap hubungan antara kemanfaatan pembelajaran mikrodengan kematangan Kajian Praktik Lapangan (KPL). Untuk mengungkap hubungan antara kesiapan mengajar dengan kematangan Kajian Praktik Lapangan (KPL). Serta untuk mengungkap hubungan secara simultan antara kemanfaatan pembelajaran mikro (X1) dan kesiapan mengajar (X2) dengan kematangan Kajian Praktik Lapangan (KPL) (Y) bagi Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex post facto dengan rancangan deskriptif korelasional. Penelitian ini terdiri dari  dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu merupakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan bersifat deskriptif korelasional yaitu X1 dan X2sedangkan satu variabel terikat dalam penelitian ini yaitu Y. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa S1 PTE yang berjumlah 109. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Teknik analiss data menggunakan korelasi parsial dan regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dengan Y, dengan koefisien korelasi rx1y = 0,465; (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X2 dengan Y, dengan koefisien korelasi rx2y = 0,763; (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y dengan nilai R = 0,979 dan nilai F sebesar 1211,294. Sumbangan efektif variabel X1 = 29,02 % dan sumbangan efektif variabel X2 = 66,78%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) terdapat hubungan posistif dan signifikan antara X1 dengan Y; (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X2 dengan Y; (3) terdapat hubungan yang posistif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y

    Pengembangan Buku Digital Interaktif Dengan Mengintegrasikan Contextual Teaching Learning Pada Pembelajaran Perakitan Komputer Siswa SMK Program Keahlian TKJ SMK Negeri Di Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Penelitian pengembangan banyak dilakukan di berbagai bidang sesuai dengan tujuan dari penelitian yang dilakukan, termasuk di bidang pendidikan. Latar belakang dari penelitian pengembangan ini adalah penggunaan berbagai macam media pembelajaran yang masih kurang maksimal, dan pemanfaatan perangkat smartphone Android sebagai media pembelajaran. Berdasarkan hasil survey dan observasi yang dilakukan di beberapa SMK di Kota Malang, diperoleh potensi dan masalah yang muncul. Potensi yang ada yaitu persentase kepemilikikan perangkat smartphone Android yang mencapai >85%. Sedangkan permasalahan yang muncul, media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran terkesan monoton sehingga peserta didik merasa bosan dan kurang tertarik dengan materi yang disampaikan oleh guru. Oleh karena itu dibutuhkan adanya inovasi dalam mengembangkan media pembelajaran agar produk yang dihasilkan dapat menjadi media pembelajaran yang lebih bervariasi dan menarik. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah (1) mendeskripsikan nedia pembelajaran yang digunakan pada SMK di kota Malang, (2) mengem-bangkan media pembelajaran berupa buku digital interaktif pada pembelajaran Perakitan Komputer, serta (3) mengetahui tingkat kelayakan dari media pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan DDD-E (Decide, Design, Develop, Evaluate). Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan menggunakan angket, diperoleh hasil dari seluruh kegiatan uji coba, secara keseluruhan pengembangan media pembelajaran berupa buku digital interaktif pada pembelajaran Perakitan Komputer adalah cukup valid

    Pengembangan Bahan Ajar Jobsheet Osiloskop pada Matakuliah Lab PTE-01 untuk Prodi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   RINGKASAN   Afifah, Nisrina Mega. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Jobsheet Osiloskop pada Matakuliah Lab PTE-01 untuk Prodi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Slamet Wibawanto, M.T., (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.   Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar, Jobsheet, Osiloskop.   Hasil wawancara dengan dosen pengampu matakuliah Lab PTE-01 di Universitas Negeri Malang, didapatkan informasi bahwa pada pembelajaran praktikum Lab PTE-01 bahan ajar yang digunakan berbentuk modul. Bahan ajar tersebut dapat dikembangkan lagi terutama tekait isi materi seperti variasi materi pengukuran sinyal dengan osiloskop, dan penambahan contoh-contoh soal. Sejalan dengan hal tersebut, hasil penyebaran angket pada mahasiswa yang telah menempuh matakuliah Lab PTE-01 didapatkan hasil bahan ajar yang digunakan, mahasiswa masih merasa kesulitan dalam memahami materi terutama osiloskop sebab materi yang disajikan kurang jelas, serta langkah kerja praktikum yang tidak rinci. Sedangkan dari hasil telaah kurikulum sesuai Katalog Jurusan Teknik Elektro tahun 2014 perlu adanya pengembangan pada kompetensi pengukuran dengan osiloskop guna memenuhi kompetensi lulusan mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro, selain itu struktur literatur yang digunakan tidak sesuai dengan struktur kompetensi yang terdapat di Katalog Jurusan Teknik Elektro tahun 2014. Berkaitan dengan permasalahan tersebut, maka diperlukan penelitian pengembangan bahan ajar jobsheet osiloskop Lab PTE-01. Tujuan dari adanya penelitian pengembangan ini adalah untuk, mengembangkan dan menguji kelayakan bahan ajar berupa jobsheet osiloskop untuk S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Kompetensi bahan ajar osiloskop yang dikembangkan disesuaikan dengan Katalog Jurusan Teknik Elektro tahun 2014. Penelitian pengembangan bahan ajar Jobsheet Osiloskop menggunakan model pengembangan ADDIE (Branch, 2009) yang terdiri atas 5 langkah utama antara lain (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Desain uji coba produk melalui tiga tahap evaluasi yaitu evaluasi satu lawan satu, kelompok kecil dan lapangan. Evaluasi satu lawan satu dilakukan oleh ahli 1 dan ahli 2, sedangkan evaluasi kelompok kecil dan evaluasi lapangan berturut-turut dilakukan oleh 19 mahasiswa dan 89 mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang yang telah menempuh matakulaih Lab PTE-01. Hasil pembahasan pengembangan bahan ajar jobsheet Osiloskop telah divalidasi oleh ahli, serta diuji coba kepada mahasiswa. Hasil validasi jobsheet oleh ahli diperoleh skor 98,44% (sangat valid), serta uji coba lapangan diperoleh skor 89% (sangat valid). Berdasarkan skor tersebut bahan ajar jobsheet osiloskop Lab PTE-01 dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran tanpa perlu adanya perbaikan

    Perbandingan Hasil Belajar Visual Basic melalui Model Challenge Based Learning Dan Project Based Learning Kelas XI Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak Di SMKN 2 Singosari Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRAK   Nugraha, Daniel Arya. Perbandingan Hasil Belajar Visual Basic melalui Model Challenge Based Learning Dan Project Based Learning Kelas XI Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak Di SMKN 2 Singosari Kabupaten Malang. Jurusan Teknik Elektro , Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T., (II) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd   Kata Kunci    : Challenge Based Learning, Project Based Learning, Hasil Belajar   Berdasarkan hasil observasi di SMK Negeri 2 Singosari Kabupaten Malang pada kelas XI RPL 1 yang menggunakan model pembelajaran project based learning di dapatkan beberapa permasalahan. Siswa yang berada pada bagian belakang terlihat kurang aktif (pasif), siswa hanya mendengarkan arahan dari guru dan terlihat beberapa siswa yang mengantuk di dalam kelas, bercanda, bermaiin handphone, menduplikasi hasil proyek kerja temannya. Hal tersebut yang menyebabkan hasil belajar pada beberapa siswa mendapatkan nilai dibawah KKM Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Challenge Based Learning dan Project Based Learning. Model pembelajaran Challernge Based Learning (CBL) merupakan suatu model pembelajaran yang menekankan pada penyelesaian sebuah tantangan yang di berikan oleh guru baik individu maupun kelompok. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen model quasi ekperimental dengan desain nonequivalent control group design dengan pendekatan kuantitatif. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu model Challenge Based Learning dan Project Based Learning serta variabel terikat hasil beelajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Hasil belajar Visual Basic  pada kelas eksperimen mendapatkan nilai sebesar 87,12 sedangkan pada kelas kontrol mendapatkan 78,30; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar ranah pengetahuan pada mata pelajaran Visual Basic dengan model CBL  dan PjBL pada siswa kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 2 Singosari Kabupaten Malang; (3) Terdapat peredaan signifikan efektifitas dan efisiensi hasil belajar dalam mata pelajaran Visual Basic menggunakan model pembelajaran CBL  dan PjBL pada siswa kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 2 Singosari Kabupaten Malang.

    Rekomendasi Penerimaan Judul Skripsi dengan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) pada Sistem Informasi Skripsi dan Tugas Akhir di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Mulyowati, Dwi. 2017. Rekomendasi Penerimaan Judul Skripsi dengan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) pada Sistem Informasi Skripsi dan Tugas Akhir di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.MT., Ph.D., (II) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom.   Kata Kunci: rekomendasi penerimaan judul, AHP (Analytic Hierarchy Process).   Beberapa tahapan dalam penyelesaian skripsi meliputi pengajuan judul, keputusan penerimaan judul, penentuan dosen pembimbing, seminar proposal skripsi, bimbingan, dan siding skripsi. Di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang menerapkan sebuah SOP (Sistem Operasional Prosedur) dalam penyelesaian skripsi. Dalam SOP yang berlaku, keputusan penerimaan judul melibatkan para dosen KBK (Kelompok Bidang Keahlian) dimana keputusan tersebut diperoleh dari diskusi antara Ketua KBK dan dua anggota KBK. Oleh karena itu, perlu dibangun sebuah sistem pendukung keputusan penerimaan judul. Dengan dibangunnya sistem pendukung keputusan tersebut dapat memudahkan pemgambilan keputusan tanpa perlu mengadakan agenda pertemuan KBK dan penilaian lebih objektif. SPK (Sistem Pendukung Keputusan) penerimaan judul skripsi dikembangkan dengan menerapkan metode AHP (Analytic Hierarchy Process). Metode AHP  dapat menyelesaikan permasalahan kompleks yang tidak berstruktur. Terdapat dua tujuan dalam penelitian ini yaitu (1) mengembangkan sistem pendukung keputusan penerimaan judul skripsi dan (2) mengimplementasikan metode AHP (Analytic Hierarchy Process) dalam menghasilkan rekomendasi penerimaan judul skripsi. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model prototype. Tahapan model pengembangan prototype meliputi: (1) komunikasi; (2) perencanaan secara cepat; (3) pembentukan prototype; dan (4) penyerahan sistem dan umpan balik. Setelah sistem dikembangkan dilakukan pengujian black box untuk menguji fungsionalitas sistem. Sistem pendukung keputusan rekomendasi penerimaan judul dengan metode AHP (Analytic Hierarchy Process) dikembangkan dalam dua siklus prototype. Dilakukan pengujian black box untuk menguji fungsionalitas sistem dan didapatkan hasil 100%. Untuk menguji penerapan metode AHP pada sistem dilakukan pengujian white box. Metode sudah berjalan baik pada sistem yang dikembangkan

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Mobile Pada Mata Pelajaran Administrasi Server Kelas XI Program Keahlian TKJ di SMK

    No full text
    ABSTRAK   Proses pembelajaran Administrasi Server di kelas XI program Keahlian TKJ di SMK masih belum menunjukkan pemanfataan media pembelajaran yang menunjang pemahaman siswa dengan baik. Karena itu perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang disusun secara sistematis, materi mudah diakes dimana saja dan kapan saja (mobile), serta mudah dipahami oleh siswa untuk belajar mandiri sesuai tuntutan kurikulum 2013. Media pembelejaran yang dimaksud adalah media pembelajaran berbasis mobile. Serta didukung dengan maraknya penggunaan perangkat smartphone bagi kalangan siswa atau pelajaran SMK menjadi latar belakang dalam pengembagan media pembelajaran berbasis mobile. Tujuan dari pengembangan ini adalah menyediakan media pembelajaran berbasis mobile dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis mobile pada mata pelajaran Administrasi Server kelas XI program keahlian TKJ di SMK. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan SUGIYONO. Tahapan yang dilakukan meliputi (1) tahap potensi dan masalah, (2) tahap pengumpulan data, (3) tahap desain produk, (4) tahap validasi desain, (5) tahap revisi desain, (6) tahap uji coba produk, (7) tahap revisi produk, (8) tahap uji coba pemakaian, (9) tahap revisi produk, dan (10) tahap produksi masal. Hasil yang diperoleh dari pengembangan ini adalah (1) media pembelajaran berbasis mobile pada mata pelajaran Administrasi Server kelas XI program keahlian TKJ di SMK, (2) menguji kelayakan media pembelajaran. Hasil validasi media pembelajaran dengan angket dari uji validasi desain (review ahli) diperoleh persentase 91,4%, dari uji coba produk diperoleh persentase 91,2%, dan dari uji coba pemakaian diperoleh persentase 89,3%. Dari hasil analisis data keseluruhan diperoleh nilai rata-rata sebesar 90,6%. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis mobile  pada mata pelajaran Administrasi Server dinyatakan layak untuk digunakan di SMK

    Pengembangan Bahan Ajar Berbasis CDIO untuk Struktur Data dengan Bahasa Python di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Andika, Felix. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis CDIO untuk Struktur Data dengan Bahasa Python di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Pembimbing (1) Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.M.T., Ph.d. (2) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T.   Kata Kunci: bahan ajar, struktur data, python, CDIO   Struktur data adalah cara menyimpan dan merepresentasikan data dalam komputer agar dapat digunakan lebih efisien. Di Universitas Negeri Malang, metode ini disajikan pada mata kuliah struktur data dalam teori dan praktikum untuk prodi Teknik Informatika. Berdasarkan observasi yang dilakukan, terdapat permasalahan pada saat pelaksanaan pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap konsep abstrak struktur data. Asumsi penyebab permasalahan tersebut adalah bahasa pemrograman yang digunakan dianggap relatif sulit dipahami. Selain itu, bahan ajar yang telah lama digunakan dan metode pembelajaran yang bersifat tradisional berdampak pada proses pembelajaran. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, dapat ditentukan solusi untuk mengatasi masalah. Solusi tersebut adalah mengembangkan bahan ajar struktur data menggunakan bahasa python dengan menerapkan metode pembelajaran CDIO didalamnya. Model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan bahan ajar tersebut diadopsi dari model pengembangan Dick and Carey. Langkah-langkah pengembangan yang digunakan sebagai berikut: (1) Identifikasi tujuan pembelajaran, (2) Analisis instruksional, (3) Identifikasi perilaku dan karakteristik peserta didik, (4) Merumuskan Tujuan Kinerja, (5) Mengembangkan instrumen penilaian, (6) Penerapan strategi pembelajaran, (7) mengembangkan dan memilih bahan ajar, (8) Uji formatif, (9) Revisi produk. Hasil pengembangan ini berupa bahan ajar berupa modul cetak untuk program studi Teknik Informatika Universitas Negeri Malang. Bahan ajar yang telah dikembangkan telah melalui uji coba kelayakan. Analisis data yang dilakukan, didapat persentase hasil akhir hasil uji oleh ahli materi sebesar 96,59%, validasi oleh ahli media sebesar 92,01%, hasil uji coba kelompok kecil sebesar 82,81% dan hasil uji coba kelompok besar sebesar 78,62%. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar praktikum struktur data dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar

    PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL PADA MATA PELAJARAN RANCANG BANGUN JARINGAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA KELAS XI DI SMKN 1 UDANAWU BLITAR

    No full text
    ABSTRAK   Habib Zain, Akhmad. Pengembangan Modul Digital pada Mata Pelajaran Rancang Bangun Jaringan Berdasarkan Kurikulum 2013 pada Kelas XI di SMKN 1 Udanawu Blitar. Skripsi, Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) I Made Wirawan, S.T., S.S.T., M.T. (2) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.   Kata Kunci : Modul Digital, Rancanga Bangun Jaringan, Kurikulum 2013, Model Pengembangan Sugiono.   Media belajar dalam  proses pembelajaran  memiliki peran penting untuk mendukung keberhasilan belajar siswa. Terlebih lagi sekolah dituntut menggunakan kurikulum terbaru yaitu Kurikulum 2013. Pada semua mata pelajaran di Kurikulum 2013 siswa dituntut untuk belajar mandiri dan aktif, salah satunya yaitu pada mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan. Mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan merupakan salah satu mata pelajaran penting dan siswa harus dapat mengusai semua materi karena nantinya akan dibawa siswa sebagai bekal di dunia kerja. Pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital pada mata pelajaran Rancang Bangun Jaringan  kelas XI semester gasal program keahlian TKJ di SMKN 1 Udanawu Blitar. Pengembangan modul digital ini akan diuji kevalidan serta kelayakannya untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Sugiono, tahap pengembangannya meliputi: 1) potensi dan masalah; 2) pengumpulan data; 3) desain produk; 4) validasi desain; 5) revisi desain; 6) uji coba produk; 7)revisi produk; dan 8) uji coba pemakaian; 9) Revisi Produk II; dan 10) Produksi masal. Produk yang telah jadi berupa modul digital akan diuji kevalidan dan kelayakanya oleh masing-masing ahli. Pengujian dilakukan oleh ahli materi, ahli media, uji coba kelompok kecil, dan uji coba pemakaian. Pengujian yang dilakukan ahli materi diperoleh presentase sebesar 92,5%. Pengujian ahli media memperoleh presentase sebesar 90,63%, sedangkan untuk pengujian pada kelompok kecil mendapatkan presentase sebesar 88% dan untuk uji coba lapangan mendapatkan presentase sebesar 87,92%. Berdasarkan data yang didapatkan maka disimpulkan bahwa modul digital Rancang Bangun Jaringan layak untuk digunakan

    PENGARUH KEPRIBADIAN BELAJAR DAN EFEKTIVITAS PROSES PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS X JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI DI SMK NEGERI SE-KABUPATEN PASURUAN

    No full text
    ABSTRAK   Khurniawan, Mohammad. 2017. Pengaruh kepribadian belajar dan efektivitas proses pembelajaran terhadap prestasi belajar pada siswa kelas X jurusan teknik elektronika industri di SMK Negeri Se-Kabupaten Pasuruan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Setiadi C.P., M.Pd, M.T (II) Drs. Dwi Prihanto., S.T., S.ST., M.Pd.   Kata Kunci:kepribadian belajar, efektivitas proses pembelajaran, prestasi belajar.               Berdasarkan pengamatan dan interaksi dengan siswakelas X Jurusan Teknik Elektronika Industri (TEI) SMK Negeri Se-Kabupaten Pasuruan, Prestasi belajar siswa dirasakan kurang optimal. Kepribadian belajar merupakan aspek penting untuk mendukung kegiatan belajar yang baik.Efektivitas proses pembelajaran dapat mempengaruhi prestasi belajar, karena proses pembelajaran yang efektif dapat menunjang prestasi belajar siswa. Kepribadian dan efektivitas proses pembelajaran yang ada mampu meningkatkan prestasi siswa dalam belajar. Tujuan penelitian adalah: (1) mendeskripsikan kepribadian belajar (X1); (2) mendeskripsikan efektivitas proses pembelajaran (X2); (3) mendeskripsikan prestasi belajar (Y); (4) mengetahui signifikansi hubungan antara X1 dengan Y; (5) mengetahui signifikansi hubungan antara X2 dengan Y; (6) mengetahui signifikansi hubungan secara simultan antara X1 dan X2 dengan Y pada siswa kelas X SMK Negeri Jurusan TEI di Kabupaten Pasuruan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan deskriptif korelasional. Responden penelitian adalah siswa SMK kelas X Jurusan TEI di Kabupaten Pasuruan. Pengumpulan data masing-masing variabel menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Nilai reliabilitas variabel X1 sebesar 0,728, dan variabel X2 sebesar 0,740. Untuk mengungkap hubungan X1 dengan Y dan hubungan X2 dengan Y menggunakan analisis korelasi parsial. Sedangkan untuk mengungkap hubungan X1 dan X2 secara simultan dengan Y menggunakan analisis regresi linear ganda. Hasil penelitian: (1) Y dikategorikan tinggi sebesar 69%; (2) X1 dikategorikan baik sebesar 73%; (3) X2 dikategorikan efektif sebesar 76%; (4) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dengan Y; (5) ada hubungan positif dan signifikan antara X2 dengan Y; (6) ada hubungan positif dan signifikan antara X1dan X2 secara simultan dengan Y. Kesimpulan penelitian adalah: (1) ada hubungan positif dan signifikan antara kepribadian belajar dengan prestasi belajar; (2) ada hubungan positif dan signifikan antara efektivitas proses pembelajaran dengan prestasi belajar; (3) ada hubungan positif dan signifikan antara kepribadian belajardan efektivitas proses pembelajaransecara simultan dengan prestasi belajar

    Perbedaan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Kelas X TKJ Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Think Pair Share pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar di SMKN 1 Udanawu Blitar

    No full text
    ABSTRACT   Syahputra, Meirza Anji. 2017. Perbedaan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Kelas X TKJ Menggungakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Think Pair Share pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar di SMKN 1 Udanawu Blitar. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara, M. Pd. (II) Triyana   Widyaningtyas, S. T., M. T   Kata Kunci: Hasil Belajar, Motivasi Belajar, Problem Based Learning (PBL), Think Pair Share (TPS)   Di SMKN 1 Udanawu Blitar model pembelajaran masih menerapkan model pembelajaran tradisional dengan metode ceramah. Penerapan model Problem Based Learning dan Think Pair Share diharapkan dapat menjadi alternatif yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran guru di kelas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar; (2) perbedaan motivasi belajar; (3) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasy eksperiment dengan desain posttest only design. Desain penelitian ini menggunakan dua kelas sebagai kela A diterapkan model pembelajaran Think Pair Share, dan kelas B diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Teknik analisis data yaitu dengan uji instrument, uji prasyarat analisis, dan uji beda. Uji instrument terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran, dan uji daya beda. Uji prasyarat analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan dua rata-rata dan uji beda yaitu menggunakan uji-t independent sample. Uji coba penelitian telah membuktikan bahwa di kedua kelas mempunyai kemampuan awal yang sama. Kemudian kedua kelas diberi perlakuan yang berbeda, yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share dan Problem Based Learning, didapatkan hasil belajar dan data motivasi belajar siswa. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelas A dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share, dan kelas B dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Dilihat dari uji-t pada ranah pengetahuan dengan sig(2-tailed) 0,00

    0

    full texts

    2,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇