SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM

SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    2357 research outputs found

    Hubungan Efektivitas Bimbingan Karir dan Kematangan Kejuruan dengan Memasuki Dunia Kerja Siswa SMK Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di Kabupaten Malang.

    No full text
    ABSTRAK   Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional, merupakan pendidikan pada jenjang menengah yang menyiapkan siswanya untuk memasuki dunia kerja dengan berbekal ilmu pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hal tersebut maka siswa SMK harus memiliki motivasi memasuki dunia kerja yang tinggi. Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat motivasi memasuki dunia kerja yaitu efektivitas bimbingan karir dan kematangan kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi tingkat efektivitas bimbingan karir (X1), (2) Deskripsi tingkat kematangan kejuruan (X2), (3) Deskripsi tingkat motivasi memasuki dunia kerja (Y), (4) Hubungan efektivitas bimbingan karir dengan motivasi memasuki dunia kerja, (5) Hubungan kematangan kejuruan dengan motivasi memasuki dunia kerja, dan (6) Hubungan efektivitas bimbingan karir dan kematangan kejuruan dengan motivasi memasuki dunia kerja.  Penelitian ini adalah penelitian expose facto dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Sampel penelitian adalah siswa SMK program keahlian teknik instalasi tenaga listrik di Kabupaten Malang dengan jumlah 146 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, reliabilitas (apha cronbach) X1, X2, dan Y secara berturut-turut adalah 0,761; 0,872; dan 0,889. Analisis data menggunakan analisis Regresi Linear Ganda.  Hasil yang diperoleh dari ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara X1 dan X2 dengan Y baik secara parsial maupun simultan. Sumbangan relatif X1 terhadap Y sebesar 50,27%, dan X2 terhadap Y sebesar 49,73%. Sumbangan efektif X1 terhadap Y sebesar 11,81%, dan X2 terhadap Y sebesar 11,68%, sedangkan 73,5% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.  Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1) X1 dalam kategori sangat tinggi, (2) X2 dalam kategori tinggi, (3) Y dalam kategori sangat tinggi (4) terdapat hubungan yang signifikan antara X1 dengan Y, (5) terdapat hubungan yang signifikan antara X2 dengan Y, dan (6)  terdapat hubungan yang signifikan antara X1 dan X2 dengan Y

    Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Kognitif Sistem Komputer Karena Pengaruh Penerapan Model Contextual Teaching And Learning Dibandingkan Model Examples Non Examples Pada Siswa Kelas X TKJ Di SMKN 11 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi belajar siswa, guru dituntut untuk mampu memahami berbagai faktor dan kondisi yang dapat mempengaruhi keberhasilan susatu proses pembelajaran. Termasuk salah satu faktor adalah kemampuan berpikir kritis dari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif mata pelajaran sistem komputer pada kelas eksperimen yang menggunakan model Contextual Teaching and Learning dan kelas kontrol yang menggunakan model Examples Non Examples di kela X TKJ SMKN 11 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian experimental semu (Quasy Experimental Design) dengan pola posttest only control design. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kemampuan awal siswa sebelum adanya perlakuan, nilai rata-ratanya di bawah KKM (75), yaitu sebesar 67,26 pada kelas eksperimen dan 67,57 pada kelas kontrol, (2) Kemampuan akhir siswa setelah diberi perlakuan dengan model CTL dan model examples non examples, mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 89,16 pada kelas eksperimen dan 83,90 pada kelas kontrol, (3) Terdapat perbedaan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa setelah diberi perlakuan, dimana kelas eksperimen sebanyak 29% siswa berkemampuan sangat tinggi, 10% siswa berkemampuan tinggi, 42% siswa berkemampuan sedang, 6% berkemampuan rendah dan 13% sangat rendah, sedangkan di kelas kontrol sebanyak 7% siswa berkemampuan sangat tinggi, 20% siswa berkemampuan tinggi, 23% siswa berkemampuan sedang, 20% berkemampuan rendah dan 30% sangat rendah, (4) Ada perbedaan signifikan pada hasil belajar kognitif antara kelas eksperimen yang menggunakan model contextual teaching and learning, dengan kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan model examples non examples. Perolehan nilai sig.(2-tailed) dari Uji T sebesar 0,002, dimana nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05 atau (0,002 < 0,05). Artinya terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol

    Pengembangan Trainer Komunikasi Serial RS232 dengan Sensor pada Mata Kuliah Sistem Antarmuka Komputer Lanjut Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Secara umum, media pembelajaran dapat diartikan sebagai alat komunikasi dalam menyampaikan materi pembelajaran. Penggunaan alat bantu berupa media pembelajaran dalam bentuk trainer untuk menyampaikan materi pembelajaran memiliki pengaruh yang signifikan bagi peserta didik dalam memahami secara mendalam materi yang diajarkan. Pada Katalog 2014 Jurusan Teknik Elektro Program Studi D3 Teknik Elektronika, mata kuliah Sistem Antarmuka Komputer Lanjut merupakan mata kuliah wajib untuk program studi D3 Elektronika. Terdapat 9 kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa, salah satunya adalah mahasiswa dapat memperjelas dan menerapkan antarmuka PC dengan sensor. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan dosen pengampu matakuliah, trainer  antarmuka PC dengan sensor masih belum tersedia sehingga perlu adanya pengembangan media pembelajaran  yang sesuai agar kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa dapat tercapai. Trainer antarmuka PC yang akan dikembangkan menggunakan komunikasi serial RS232 dengan beberapa jenis sensor sebagai masukan yaitu: (1) sensor suhu, (2) sensor arus, (3) sensor ultrasonik, (4) sensor berat, dan (5) sensor kelembapan. Pengembangan trainer yang akan dilakukan menggunakan model pengembangan Sadiman. Model pengembangan Sadiman memiliki 8 tahap antara lain : 1) identifikasi kebutuhan, 2) perumusan tujuan, 3) perumusan butir-butir materi, 4) perumusan alat ukur keberhasilan, 5) penyusunan media, 6) tes/uji coba, 7) revisi, dan 8) produk siap. Hasil pengembangan berupa: (1) trainer komunikasi serial RS232 dengan sensor, (2) manual book trainer, (3) buku petunjuk pelaksanaan pembelajaran bagi dosen, dan (4) jobsheet komunikasi serial RS232 dengan sensor. Pengujian produk dilakukan tiga kali uji coba yaitu uji satu lawan satu, uji kelompok kecil, dan uji lapangan. Hasil uji satu lawan satu dengan tingkat validitas sebesar 92,11%, uji kelompok kecil dengan tingkat validitas sebesar 90,53%, dan uji lapangan dengan tingkat validitas sebesar 88,52%. Berdasarkan hasil tersebut, trainer komunikasi serial RS232 dengan sensor, manual book, dan jobsheet komunikasi serial RS232 dengan sensor dinyatakan sangat valid atau layak untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran tanpa revis

    Pengembangan Kendali Magnetik untuk Mata Pelajaran Sistem Kontrol Elektromekanik dan Elektronik pada Program Keahlian Teknik Otomasi Industri Tingkat Sekolah Menengah Kejuruab

    No full text
    ABSTRAK   Kontaktor merupakan saklar daya yang bekerja berdasarkan kemagnitan. Bila koil (kumparan magnit) dialiri arus listrik, maka inti magnit menjadi jangkar sekaligus menarik kotak kontak yang bergerak, sehingga kontak NO (normally open) menjadi sambung, dan kontak NC (normally close) menjadi lepas. Mata pelajaran Sistem Kontrol Elektromekanik dan Elektronik adalah sajian mata pelajaran yang wajib ditempuh oleh siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Otomasi Industri tingkat Sekolah Menengah Kejuruan. Komponen praktikum Sistem Kontrol Elekrtomekanik dan Elektronik telah tersedia, namun belum didesain sebagai media pembelajaran maka peserta didik perlu menyusun terlebih dahulu. Untuk mengatasi hal ini, maka dikembangkan Trainer Kendali Magnetik untuk mata pelajaran Sistem Kontrol Elektromekanik dan Elektronik. Tujuan dari penelitian pengembangan adalah untuk merencanakan pembuatan trainer, manual book, dan jobsheet kendali magnetik, membuat trainer, manual book , dan jobsheet kendali magnetik, menguji kelayakan trainer, manual book, dan jobsheet kendali magnetik. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, dengan langkah pengembangan antara lain  Analyze, Design, Development, Implementation,Evaluation. Media pembelajaran trainer kendali magnetik dianalisis menggunakan uji validitas oleh Ahli 1 dan Ahli 2. Hasil validasi oleh ahli didapatkan validitas sebesar 91,07% untuk aspek materi trainer dan 97,22% untuk aspek media trainer. Kemudian validitas manual book sebesar 92,86% untuk materi dan 87,50% untuk media. Sedangkan untuk validitas jobsheet sebesar 92,50% untuk materi dan 96,43% untuk media sehingga seluruh produk dinyatakan sangat valid. Selanjutnya produk di implementasikan kepada subjek ujicoba dengan hasil kelayakan rata-rata 90,8% untuk trainer, 90,30% untuk manual book, dan 88,94% untuk jobsheet dengan kriteria kelayakan produk sangat layak. Berdasarkan hasil uji coba dan implementasi, maka penelitian dan pengembangan Trainer Kendali Magnetik menghasilkan desain dan produk trainer, manual book, dan jobsheet Kendali Magnetik yang dapat dignakan untuk mata pelajaran Sistem Kontrol Elektromekanik dan Elektronik pada program keahlian Teknik Otomasi Industri tingkat Sekolah Menengah Kejuruan. Hasil pengujian kelayakan trainer, manual book dan jobsheet Kendali Magnetik untuk mata pelajaran Sistem Kontrol Elektromekanik dan Elektronik pada program keahlian Teknik Otomasi Industri tingkat Sekolah Menengah Kejuruan dengan hasil sangat valid dan siap digunakan

    Hubungan Antara Iklim Kelas Dan Perhatian Orangtua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Departemen Elektro SMKN 1 Blitar

    No full text
    ABSTRAK   Sunanto, Farhana, Vidya. 2017.Hubungan Antara Iklim Kelas Dan Perhatian Orangtua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Departemen Elektro SMKN 1 Blitar. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakltas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1)Prof. Dr. H. Tri AtmadjiSutikno., M.Pd, (2) Yuni Rahmawati, S.T., M.T.   Kata Kunci: Hubungan, Iklim Kelas, Perhatian Orangtua, Hasil Belajar   Hasil belajar siswa dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal, dalam penelitian ini variabel yang berhubungan dengan hasil belajar (Y) siswa yang akan diteliti adalah faktor eksternal yaitu iklim kelas (X1) dan perhatian orangtua (X2). Penelitian ini dilakukan kepada siswa kelas X Departemen Elektro SMKN 1 Blitar tahun 2016/2017 terhadap hasil belajar mereka pada mata pelajaran ElektronikaDasar. Alasan dilakukan penelitian ini dilatar belakangi oleh seringnya terjadi pelanggaran saat pembelajaran berlangsung sehingga harus melibatkan orangtua untuk menyelesaikan masalah di sekolah dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ElektronikaDasarhanyamencapai nilai rata-rata kriteria ketuntasan minimal (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi hubungan antara iklim kelas dan perhatian yang diberikan orangtua kepada putra putri mereka terhadap ketercapaian hasil belajar siswa kelas X di Departemen Elektro SMKN 1 Blitar tahun 2016/2017.Metode yang digunakanpada penelitian ini adalah kuantitatif. Dianalisis dengan analisisstatistikdeskriptifdenganteknikprosentase, korelasidanregresi linier bergandadenganbantuanSPSS for Windows. Populasi penelitian ini berjumlah 143 dengan jumlah sampel yang didapat sebanyak 107 siswa yang diambil secaraacak. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Berdasarkananalisis data diketahuibahwaterdapathubungan yang signifikanantaraiklimkelasterhadaphasilsebesar 23%, sedangkanhubunganantaraperhatianorangtuaterhadaphasilbelajarsebesar 20%.Sehinggasumbanganefektifvariabeliklimkelasdanperhatianorangtuaterhadaphasilbelajarsiswa kelas X Departemen Elektro SMKN 1 Blitar sebesar43%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kelas dan perhatian orang tua memiliki hubungan yang positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap hasil belajar siswa kelas X Departemen Elektro SMKN 1 Blitar

    Pengembangan Training Gate untuk Persiapan Kompetisi Pemrograman

    No full text
    ABSTRAK   Alvandiar, Izzati. 2017. Pengembangan Training Gate untuk Persiapan Kompetisi Pemrograman. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Pembimbing (1) Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.M.T., Ph.d. (2) Muhammad Jauharul Fuady, S.T., M.T.    Kompetisi pemrograman jenis competitive programming menjadi diminati mahasiswa didunia, khususnya Indonesia. Kompetisi pemrograman Gemastik dan ACM-ICPC merupakan kompetisi tahunan yang diadakan untuk jenjang mahasiswa di Indonesia. Platform yang dapat digunakan untuk berlatih dapat meningkatkan persiapan dalam menghadapi kompetisi. Pengembangan ini bertujuan untuk membangun platform yang dapat digunakan untuk berlatih dalam mempersiapkan kompetisi pemrograman.             Tujuan pengembangan adalah (1) mengembangkan aplikasi yang dapat digunakan individu maupun kelompok untuk melakukan simulasi kompetisi dalam upaya mempersiapkan diri dalam menghadapi kompetisi pemrograman jenis competitive programming, (2) memberikan tempat berlatih kepada mahasiswa tim pemrograman Universitas Negeri Malang.             Model penelitian dan pengembangan yang digunakan untuk membangun aplikasi web ini adalah Waterfall. Waterfall memiliki tahapan-tahapan yaitu: (1) analsis, (2) desain, (3) implementasi, (4) pengujian, (5) pemeliharaan. Dengan menggunakan model waterfall maka pengembangan aplikasi web menjadi mudah, karena dilakukan secara bertahap. Pengujian baik fungsionalitas dan usability test mendapatkan hasil yang baik. Pada pengujian fungsionalitas aplikasi 100% bekerja dengan baik, sedangkan tingkat usability mencapai 92%

    Perbandingan Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together dan Tipe Student Teams Achievement Division terhadap Hasil Belajar Jaringan Dasar pada Kelas X Multimedia SMK Negeri 5 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Berdasarkan hasil observasi dan wawancara langsung dengan guru di SMK Negeri 5 Malang Program Keahlian Multimedia, pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar Kelas X masih terdapat berbagai permasalahan pada pembelajaran, yaitu: (1) kebergantungan siswa pada guru, (2) kurangnya interaksi dan aktivitas belajar siswa, (3) hasil belajar yang rendah. Model pembelajaran yang diterapkan guru cenderung mengarah pada pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Rancangan penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui adanya perbedaan hasil belajar posttest pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar Kelas X Program Keahlian Multimedia Tahun Pelajaran 2016/2017 pada kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan kelas kontrol yang menggunakan tipe STAD, dan (2) mengetahui adanya perbedaan hasil belajar pretest dan posttest pada Mata Pelajaran Jaringan Dasar Kelas X Program Keahlian Multimedia Tahun Pelajaran 2016/2017 pada kelas eksperimen dan kontrol. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain quasi experimental dan pola nonequivalent control group. Penelitian ini memakai dua kelas yaitu kelas eksperimen diberikan perlakuan NHT dan kelas kontrol tetap memakai pembelajaran semula yaitu tipe STAD. Teknik analisis data hasil penelitian ini terdiri atas uji prasyarat, analisis nilai ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar posttest antara kelas eksperimen dan kontrol yang dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen (84,92) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelas kontrol (77,24) dan nilai si

    Perbedaan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sistem Operasi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan Website (Edmodo) dan Powerpoint Pada Kelas X Multimedia di SMKN 10 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Rizal, Ahmad, 2017. Perbedaan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sistem Operasi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan Website (Edmodo) dan Powerpoint Pada Kelas X Multimedia di SMKN 10 Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T. (2) Yuni Rahmawati, S.T., M.T.   Kata Kunci: Edmodo, Powerpoint, Hasil Belajar    Edmodo merupakan sebuah platform pembelajaran online di mana di dalamnya terdapat kelas virtual yang menyediakan fitur-fitur yang bisa dimanfaatkan untuk proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media pembelajaran Edmodo dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media pembelajaran Powerpoint.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dirancang sebagai penelitian eksperimen dengan bentuk eksperimen semu (quasy experiment) dengan Pre-Test-Post-Test Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X Multimedia SMK Negeri 10 Malang tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini membagi sasaran menjadi dua kelas sampel yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan kelas X Multimedia 4 sebagai kelas eksperimen dan X Multimedia 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian soal pre test,dan post test. Analisis data dengan menggunakan analisis data deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan bantuan SPSS versi 23 for windows.  Hasil penelitan menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang diberikan perlakuan model STAD berbantuan website Edmodo dan peserta didik yang diberikan perlakuan model STAD berbantuan Powerpoint, terbukti dari nilai signifikansi 0,00

    Perbedaan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Pemrograman Web Melalui Penerapan Model Improve Learning dan Model Arias Pada Siswa Kelas XI RPL SMK Negeri 1 Pasuruan

    No full text
    ABSTRAK   Wirasa, Ganda Agusta. 2017. Perbedaan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Pemrograman Web Melalui Penerapan Model Improve Learning dan Model Arias Pada Siswa Kelas XI RPL SMK Negeri 1 Pasuruan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T. (II) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom.   Kata Kunci: IMPROVE Learning, ARIAS , motivasi, hasil belajar, pemrograman web.   Pada proses pembelajaran metode yang digunakan biasanya metode ceramah dan penugasan yang membuat siswa bosan dan siswa masih merasa kesulitan untuk memahami konsep-konsep pembelajaran karena pembelajaran yang dilakukan belum mampu memenuhi kebutuhan siswa untuk memahami pembelajaran. Diperlukan adanya suatu kajian eksperimen mengenai penerapan model-model pembelajaran yang inovatif pada mata pelajaran pemrograman web sesuai dengan esensi kurikulum yang nantinya diharapakan dapat melihat adanya perbedaan hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model-model tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada kelas yang diajar dengan menggunakan model IMPROVE learning dan model pembelajaran ARIAS. Sehingga, nantinya dapat dilihat model mana yang lebih baik dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar pada kelas yang diterapkan kedua model tersebut dalam proses pembelajaran. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Pasuruan tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Terdapat dua kelas pada program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang masing-masing kelas akan diterapkan model IMPROVE learning dan model pembelajaran ARIAS. Data hasil penelitian digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Uji kesamaan rata-rata menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang diajar dengan model IMPROVE learning mendapat nilai hasil belajar yang lebih tinggi dibanding kelas yang diajar dengan model pembelajaran ARIAS. Sedang padan pada motivasi siswa kelas yang diajar menggunakan model pembelajaran ARIAS mendapat nilai yang lebih tinggi dibandingkan kelas yang diajar dengan model IMPROVE learning. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa faktor motivasi belajar siswa bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi baik buruknya hasil belajar

    Metode Simple Additive Weighting Untuk Rekomendasi Pekerjaan Pada Sistem Informasi Alumni SMKN 1 Pasuruan

    No full text
    ABSTRAK   Firdaus, Muhammad Ashab. 2017. Metode Simple Additive Weighting Untuk Rekomendasi Pekerjaan Pada Sistem Informasi Alumni SMKN 1 Pasuruan. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T., (2) Muhammad Jauharul Fuady, S.T., M.T.   Kata Kunci : Simple Additive Weighting, Rekomendasi Pekerjaan, Sistem Informasi   Lulusan SMK mengalami kebingungan dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya. Hal ini disebabkan oleh perkembangan industri yang lambat dan banyaknya pencari kerja. Faktor lain yang mempengaruhi adalah sikap menunda-nunda mencari pekerjaan yang menyebabkan lulusan belum mendapatkan pekerjaan. Banyaknya jumlah lulusan menjadi kendala pihak sekolah dalam memberikan arahan secara menyeluruh. Sebuah sistem rekomendasi pekerjaan sangat membantu dalam memberikan arahan pada alumni secara menyeluruh guna memberikan rasa percaya diri dalam memasuki dunia kerja baru. Proses rekomendasi pekerjaan memanfaatkan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai pemilihan rekomendasi. Metode SAW dapat memberikan rekomendasi pekerjaan yang akurat berdasarkan jurusan dari lulusan. Rekomendasi yang ada diharapkan dapat mengurangi permasalahan dalam memilih lowongan pekerjaan. Model pengembangan sistem rekomendasi pekerjaan menggunakan model waterfall. Model pengembangan waterfall memiliki proses alur yang sistematis. Model waterfall memiliki 5 tahapan yaitu: (1) requirements analysis and definition, (2) system and software design, (3) implementation and unit testing, (4) integration and system testing, dan (5) operation and maintenance. Pengujian sistem menggunakan dua metode yaitu pengujian black box pada fungsionalitas sistem dan pengujian white box pada penerapan algoritma. Penelitian pengembangan ini menghasilkan sebuah sistem rekomendasi pekerjaan yang memberikan arahan pada lulusan SMK dalam mencari pekerjaan. Rekomendasi yang dihasilkan bersifat opsional karena tidak mengikat alumni. Setiap alumni yang mendapatkan rekomendasi pekerjaan akan diminta persetujuan. Penerapan metode SAW menggunakan data usia, jurusan, jenis kelamin, tinggi badan, nilai sikap dan nilai rata-rata nilai UN. Hasil validasi dan pengujian fungsionalitas sistem mendapatkan persentase 100%. Sedangkan pengujian dari penerapan algoritma juga menunjukkan hasil valid. Kesimpulan dari kedua hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan valid dan layak untuk digunakan

    0

    full texts

    2,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇