SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM

SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    2357 research outputs found

    KLASIFIKASI LIRIK LAGU BERBAHASA INDONESIA BERDASARKAN KATEGORI PENDENGAR MENGGUNAKAN METODE NAÏVE-BAYES DENGAN PSIKOLOGI PENDENGAR

    No full text
    ABSTRAK   Kata merupakan hal penting untuk dipahami semua orang secara intelektual. Kata juga memiliki berbagai jenis makna yang semakin banyak dan beragam, salah satu contoh pengembangan kata ialah lirik lagu. Lirik lagu didefinisikan sebagai rangkaian kata yang berisi ungkapan, perasaan dan pikiran pencipta lagu. Lirik dari sebuah lagu juga merupakan faktor penting karena di dalamnya terdapat pesan yang terkandung dan disampaikan secara tersurat. Rangkaian dan pemilihan katayang tepat diperlukan dalam membangun lirik dari sebuah lagu. Terutama pada anak usia dibawah umur, lirik sangat mempengaruhi karakteristik anak dan dapat memberikan dampak negatif terhadap psikologi anak jika tidak terkontrol. Lirik dapat digunakan sebagai objek penelitian sehingga untuk mengkategorikan lagu, dapat diselesaikan dengan menggunakan machine learning, Khususnya dalam bidang klasifikasi text. Dalam klasifikasi lirik lagu, terdapat beberapa algoritma yang digunakan, seperti Iterative Dichotomizer Tree (ID3) dan Support Vector Machine. Terdapat penelitian menggunakan metode Naïve Bayes sebagai penanganan atribut bervarian nol dengan studi kasus pemfilteran konten porno pada web browser. Dalam penelitian ini akurasi yang didapatkan sebesar 96.00%. Konsep logika matematis menyebabkan algoritma ini memiliki tingkat akurasi cukup tinggi. Berdasarkan kelebihan dari algoritma tersebut maka dilakukan penelitian agar diketahui keakuratan data di dalam klasifikasi lirik lagu berdasarkan kategori pendengar. Berdasarkan hasil penelitian, metode Naïve-Bayes dapat digunakan untuk klasifikasi lirik lagu berbahasa Indonesia berdasarkan kategori pendengar dengan nilai perhitungan akurasi menggunakan confussion matrix sebesar 97,8%. Kemudian untuk penambahan keakuratan data dalam klasifikasi, dilakukan validasi menggunakan sensor Neuro Sky yang dipasang pada pengguna dan di dapatkan nilai akurasi sebesar 90,28%

    PERAMALAN JUMLAH PRODUKSI AIR PDAM DELTA TIRTA SIDOARJO DENGAN METODE ADAPTIVE NEURO-FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS)

    No full text
    RINGKASAN   Air sangat penting untuk memenuhi kebutuhan manusia, seperti makan, minum, mandi, dan kebutuhan lainnya. Semakin hari kebutuhan air bersih semakin meningkat, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pertumbuhan populasi makhluk hidup, perkembangan pembangunan, dan meningkatnya standar hidup masyarakat. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan air bersih dapat dilakukan menggunakan sistem perpipaan yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum seperti pada PDAM Delta Tirta. PDAM Delta Tirta merupakan salah satu instansi pemerintah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Sidoarjo yang mengelola penyediaan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, perusahaan memerlukan estimasi forecasting jumlah produksi air secara akurat. Ada beberapa metode forecasting yang dapat digunakan, salah satunya adalah Adaptive Neuro-Fuzzy Inference (ANFIS). ANFIS merupakan metode gabungan dari metode inferensi fuzzy dan jaringan syaraf tiruan. Dengan demikian ANFIS memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh sistem inferensi fuzzy dan jaringan saraf tiruan. Oleh karena itu pada penelitian ini menggunakan metode ANFIS dengan model fuzzy Sugeno orde-1 dan jaringan syaraf tiruan backpropagation. Parameter yang digunakan berupa variabel time series jumlah pelanggan, jumlah air yang terjual dan jumlah air yang hilang Data penelitian dilakukan pengolahan data awal seperti pengumpulan data, attribute selection, data integration, data transformation. Data input dilakukan proses data transformation menggunakan z-score normalization. Hasil normalisasi dilakukan proses clustering menggunakan Fuzzy C-Means dengan 3 kelas. Output dari FCM digunakan untuk proses forecasting. Forecasting dijalankan dengan 5 layer arsitektur ANFIS dan dilatih dengan algoritma pembelajaran hibrida yaitu, LSE dan error backpropagation. Berdasarkan hasil penelitian, metode ANFIS sangat baik digunakan untuk proses forecasting. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai error terendah MAPE adalah 0,364% dan nilai error terendah RMSE adalah 0,043

    Penggunaan Least Significant Bit (LSB) Steganografi untuk Gambar Medis pada Layanan Kesehatan

    No full text
    RINGKASAN Dalam pelayanan kesehatan di tempat praktik maupun rumah sakit, dokter membuat catatan mengenai informasi pasien termasuk data medis atau data klinis dan data non-medis yang bersifat rahasia. Dengan demikian, kewajiban tenaga kesehatan untuk menjaga rahasia kedokteran, mencakup juga kewajiban untuk menjaga kerahasiaan isi data medis tersebut. Untuk itu, perlindungan terhadap data medis sangat penting karena terdapat informasi yang bersifat rahasia di dalamnya. Oleh sebab itu, kerahasiaan data dapat dijaga dengan memberikan perlindungan data seperti pengacakan data (kriptografi) atau penyembunyian data (steganografi) (Delp, dkk., 2005). Metode yang digunakan adalah metode Least Significant Bit (LSB) yang mana dalam metode tersebut dilakukan penyimpanan data dengan cara mengganti bit-bit tidak signifikan pada file penampung dalam hal ini adalah gambar medis dengan bit-bit file berupa teks medis yang akan disimpan. Rancang bangun aplikasi dikembangkan menggunakan bahasa java. Pengujian yang dilakukan meliputi proses penyisipan dan proses ekstraksi yang menghasilkan aspek kualitas dan kapasitas. Berdasarkan hasil penelitan, proses penyisipan dan ekstraksi pesan berupa teks berhasil dilakukan pada 43 file dari 49 file yang diujikan. Pada aspek kualitas, citra uji yang dihasilkan memiliki hasil citra yang persis dengan citra aslinya. Terjadi perubahan kapasitas antara citra asli dengan citra hasil, yang mana citra hasil memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingkan citra asli. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa citra dapat menampung pesan hingga mencapai dua kali lebih besar dari kapasitas (KB) citra yang diujikan

    Hubungan antara Hasil Belajar Kewirausahaan dan Persepsi terhadap Karir Berwirausaha dengan Partisipasi dalam Program Berwirausaha Siswa Kelas XI Program Keahlian Rekayasa Peangkat Lunak (RPL) SMKN di Malang

    No full text
    RINGKASAN Pengangguran merupakan masalah serius yang sampai saat ini belum bisa ditangani oleh pemerintah. Penyebabnya adalah jumlah penduduk yang besar dan tidak disertai bertambahnya lapangan kerja. Data riset dari Badan Pusat Statistik (BPS), yang diolah Sakernas pada tahun 2013-2014, menunjukkan pada Agustus 2014 mencapai 5,94 posisi pertama ditempati lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mencapai 11,24%. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat hasil belajar kewirausahaan (X1), persepsi terhadap karir berwirausaha (X2), partisipasi dalam program berwirausaha (Y) siswa kelas XI program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di Kota Malang (2) mengugkap signifikasi hubungan variabel X1 dengan Y, (3) mengungkap signifikasi hubungan variabel X2 dengan Y, (4) serta mengugkap signifikasi hubungan variabel X1 dan X2 secara simultan terhadap Y dan besaran kontribusinya. Metode penelitian yang digunakan yaitu ex post facto rancangan penelitian kuantitatif korelasional yang dilakukan pada siswa kelas XI progam keahlian (RPL) di Kota Malang. Jumlah sampel 175 siswa, menggunakan teknik purposive sampling, alasanya dilihat dari lokasi sekolah (Geografis Rasional Logic), sehingga terpilih 3 SMK yaitu SMKN 5, SMKN 8 dan SMKN 12 di Kota Malang. Teknik pengumplan data XI, X2, dan Y mengunakan dua alternatif: soal study kasus untuk variabel X1, angket tertutup untuk variabel X2 dan Y. Semua analisi data degan bantuan software IBM SPSS  v23. Hasil penelitian diketahui: (1) hasil belajar kewirausahaan, persepsi karir berwirausaha, partisipasi dalam program wirausaha kategori tinggi, (2) terdapat hubungan positif dan signifikansi antara X1 terhadap Y dengan nilai PSig yaitu 0,042 ≤ 0,05, (3) terdapat hubungan positif dan signifikansi X2 terhadap Y dengan nilai PSig yaitu 0,000 ≤ 0,05, (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dan X2 terhadap Y secara simultan dengan nilai R sebesar 0,617, nilai Fchange/Fhitung  sebesar 53,036 dan Sig Fchange   0,000 ≤ 0,05, (5) sumbangan relatif X1 dan X2  sebesar 16,0% dan 84,0%, (6) sumbangan efektif X1 dan X2  sebesar 6,096% dan 32,004%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu: (1) terdapat hubungan positif dan signifikansi antara hasil belajar kewirausahaan dan partisipasi dalam program berwirausaha siswa kelas XI RPL SMKN di Malang (2) terdapat hubungan positif dan signifikansi antara persepsi terhadap karir berwirausaha dengan partisipasi dalam program berwirausaha siswa kelas XI SMKN di Malang, (3) terdapat hubungan positif dan signifikasi hubungan secara simultan antara hasil belajar kewirausahaan dan persepsi karir berwirausaha dengan partisipasi dalam program wirausaha siswa kelas XI SMKN di Malang

    Implementasi Automatic Control untuk Pengikut Objek Pada Troli Belanja

    No full text
    RINGKASAN Mike Cintya Ningrum. 2018. Implementasi Automatic Control untuk Pengikut Objek Pada Troli Belanja. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Eng. Siti Sendari, S.T., M.T., (2) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.   Kata kunci: Troli Belanja, Aturan Logika Fuzzy, Kamera Pixy CMUCam 5, Sensor Ultrasonik. Troli pada skripsi merupakan robot yang berfungsi sebagai troli pembawa barang belanja dengan mengikuti manusia secara otomatis, tanpa perlu didorong atau ditarik, sehingga mempermudah manusia saat berbelanja, untuk itu robot troli mempunyai kemampuan untuk mendeteksi keberadaan pengguna dan mengikuti perpindahan pengguna. Sistem pengikut secara otomatis ini menggunakan pengontrolan logika fuzzy untuk menentukan waktu jeda motor DC. Masukan pada logika fuzzy berupa posisi objek, panjang objek dan kaos berwarna merah dengan keluaran berupa waktu jeda untuk belok kanan, belok kiri dan maju pada saat troli mengikuti. Aturan yang digunakan pada pengontrolan logika fuzzy berisi perbandingan antara posisi dan panjang objek dengan objek yang diikuti dan waktu jeda troli pada saat mengikuti sehingga menghasilkan gerakan yang sesuai dengan kondisi troli pada saat mengikuti. Kontrol robot troli menggunakan sistem minimum mikrokontroler berbasis Atmega328P, dengan pendeteksi warna kaos merah menggunakan sensor Kamera Pixy CMUCam 5, untuk menghindari benturan maka pada samping depan kanan dan kiri robot diberikan sensor ultrasonik HC SR-04 yang berfungsi mendeteksi halangan dengan jarak 5 cm dan untuk penggerak robot menggunakan motor DC PG28 dengan tegangan sebesar 12 V dengan sumber daya diperoleh dari aki kering sebesar 12 V. Hasil perancangan yang dicapai adalah sebuah troli belanja yang dapat mengikuti objek berupa manusia dengan kaos polos warna merah secara otomatis. Total keberhasilan yang dicapai untuk posisi objek adalah 70% sedangkan untuk panjang objek adalah 80%, jika dirata-rata maka tingkat keberhasilan kurang lebih 75%. Dimana kegagalan terjadi pada saat Kamera Pixy mulai panas sehingga mengurangi sensitifitas sensor dan hal lain yang adalah jumlah intensitas cahaya yang kurang pada area tersebut

    INTERAKSI KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TAI DIBANDINGKAN STAD PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA PADA KELAS X TITL DI SMKN 1 BLITAR

    No full text
    RINGKASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) interaksi antara kemandirian belajar dengan penerapan model pembelajaran STAD dan TAI. (2) perbedaan antara hasil belajar kemandirian tinggi dan kemandirian rendah dengan penerapan model pembelajaran STAD dan TAI. (3) Perbedaan yang paling signifikan antara hasil belajar kemandirian tinggi dan kemandirian rendah dengan penerapan model pembelajaran STAD dan TAI. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian True Experiment. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 1 Blitar subjek penelitian adalah siswa kelas X TITL dengan jumlah sampel sebanyak 72 siswa. Data kemandirian belajar siswa diperoleh dengan menyebarkan angket dan data hasil belajar siswa diperoleh dari nilai post test. Validitas instrumen tes menggunakan validitas isi yang dilakukan oleh expert judgement. Validitas konstruksi, tingkat kesukaran butir soal, uji daya beda dan reliabiitas tes menggunakan bantuan software SPSS. Validitas instrument angket menggunakan validitas isi yang dilakukan oleh expert judgement, validitas konstruksi dan reliabilitas angket menggunakan bantuan software SPSS. Pengujian hipotesis menggunakan uji Anova Dua Jalur (Two Way Anova) dan uji Post Hock Comparision dengan software SPSS.  Hasil belajar kelas kemandirian tinggi dengan penerapan model pembelajaran STAD mendapatkan rat-rata 79,06, dan kelas kemandirian rendah dengan model STAD mendapatkan rata-rata hasil 78,61. Hasil belajar kelas kemandirian tinggi dengan model pembelajaran TAI mendapatkan rata-rata 85,94 dan kelas kemandirian tinggi dengan model TAI mendapatkan rata-rata 84,61. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: (1) hasil belajar kemandirian tinggi dengan penerapan model pembeajaran TAI mendapatkan rata-rata hasil yang paling tinggi, dan hasil belajar kemandirian rendah dengan penerapan model pembelajaran STAD mendapatkan rata-rata hasil belajar terendah. (2) Tidak ada interaksi antara kemandirian belajar  dengan penerapan model pembelajaran STAD dan  TAI terhadap hasil belajar siswa. (3) terdapat perbedaan antara hasil belajar kemandirian tinggi dan kemandirian rendah dengan penerapan model pembelajaran STAD dan TAI. (4) terdapat salah satu perbedaan yang paling signifikan anatara hasil belajar kemandirian tinggi dan kemandirian rendah dengan penerapan model pembelajaran STAD dan TAI

    Peramalan Kebutuhan Energi Listrik dan Daya Tersambung Dengan Mempertimbangkan Jumlah Penduduk, PDRB dan Inflasi Di Kabupaten Malang

    No full text
    RINGKASAN Ketersediaan tenaga listrik harus dijaga keandalannya karena makin hari kebutuhan energi listrik makin meningkat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membuat prakiraan kebutuhan energi listrik dan daya tersambung dengan  mempertimbangkan variabel-variabel yang mempengaruhinya. Dalam penelitian ini variabel-variabel yang digunakan dalam memprakirakan kebutuhan energi listrik dan daya tersambung adalah jumlah penduduk, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan inflasi. Sedangkan daya tersambung dihitung berdasarkan hasil dari peramalan kebutuhan energi listrik. Berdasarkan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini dibagi menjadi tiga, yaitu: (1) mengetahui seberapa besar pengaruh dari jumlah penduduk, PDRB, dan inflasi terhadap kebutuhan energi listrik di Kabupaten Malang dengan menggunakan metode pearson product moment (r) dan koefisien determinasi (r2), (2) meramalkan kebutuhan energi listrik di Kabupaten Malang tahun 2018-2029 dengan menggunakan metode regresi linier berganda serta mengetahui akurasinya dengan perhitungan MAPE, (3) meramalkan daya tersambung pada jaringan berdasarkan hasil peramalan kebutuhan energi listrik menggunakan faktor daya (cos θ) sebesar 0,85, dan faktor beban sebesar 0,75 yang sesuai dengan standar PT.PLN, kemeterian ESDM, dan IEEE.  Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu: (1) jumlah penduduk, (2) PDRB, (3) inflasi, (4) jumlah pelanggan listrik, (5) kebutuhan energi listrik, (6) kapasitas daya tersambung, (7) standar faktor daya, dan (8) standar faktor beban. Data penelitian didapatkan dari Badan Pusat Statistik (BPS), PT.PLN, kementrian ESDM dan IEEE. Data yang digunakan pada peneliitian ini adalah data tahunan dari tahun 2005 sampai tahun 2017 sedangkan prakiraan kebutuhan energi listrik dan daya tersambung yang ditargetkan adalah tahun 2018 sampai tahun 2029. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk berpengaruh positif dan sangat kuat terhadap kebutuhan energi listrik tiap sektor, namun positif dan sangat lemah di sektor umum. PDRB berpengaruh positif dan sangat kuat terhadap kebutuhan energi listrik tiap sektor, namun positif dan sangat lemah di sektor umum. Inflasi berpengaruh negatif dan kuat terhadap kebutuhan energi listrik sektor rumah tangga dan bisnis, namun negatif dan cukup kuat di sektor industri, serta positif dan cukup di sektor umum. Hasil peramalan kebutuhan energi listrik tertinggi berada pada pada tahun 2029 yaitu sebesar 2.091,49  GWh dengan akurasi peramalan yang tinggi. Beban puncak dan daya tersambung terbesar terdapat pada tahun 2029 yaitu sebesar 318,34 MW and 374,52 MVA

    Pengembangan Media Pembelajaran Mobile Learning Sistem Proteksi Jaringan Distribusi Menggunakan Model Drill and Practice Untuk Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    RINGKASAN Ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan menuntut proses pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif, sehingga memunculkan berbagai jenis inovasi pendidikan berbasis teknologi. Salah satu inovasi tersebut merupakan penggunaanmedia pembelajaran berbasis mobile learning yaitusmartphones. Media pembelajaran yang dapat menarik perhatian mahasiswa yang digunakan oleh dosen matakuliah Sistem Proteksi yaitu berbasis macromedia flash. Akan tetapi, menurut mahasiswa masih kurang efektif dan inovatif karena hanya dapat dibuka dengan media komputer.Hal tersebut menyebabkan motivasi belajar mahasiswa masih kurang karena yang dibutuhkan mahasiswa merupakan media pembelajaran yang dapat digunakan di setiap waktu dan tempat. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah merancang, mengembangan, menguji media pembelajaran mobile learningSistem Proteksi jaringan distribusi dengan menggunakan model drill and practice untuk mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang.Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metodeR&D (Research dan Development) menurut Sugiyono (2016, 298)yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, dan (10) produksi masal. Produksi masal dalam penelitian dan pengembangan ini menghasilkan sebuah media pembelajaran mobile leaning yang dapat di produksi sesuai dengan kebutuhan. Penelitian dan pengembangan ini telah divalidasi oleh dosen di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang dan diujicobakan kepada mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro angkatan 2014 dan 2015. Hasil uji validasi media pembelajaran mobile learningoleh ahli I dan ahli II memperoleh presentase validitas sebesar 92,2% (sangat valid), hasil uji coba produk kepada mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro 2014 memperoleh presentase validitas sebesar 89,5% (sangat valid), hasil uji coba pemakaian kepada mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang 2015 memperoleh presentase validitas sebesar 87,8% (sangat valid), hasil validitas soal evaluasi untuk model drill and practice oleh ahli II sebesar 92,19% (sangat valid). Berdasarkan hasil perolehan skor tersebut, maka media pembelajaran mobile learningmenggunakan model drill and practice dinyatakan valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran

    Hubungan Aktualisasi Diri dan Kesadaran Situational Terhadap Literasi Kerja Sebagai Teknisi Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan Se-Kota Kediri

    No full text
    RINGKASAN Rahmawati, Rizki. 2018. Hubungan Aktualisasi Diri dan Kesadaran Situational Terhadap Literasi Kerja Sebagai Teknisi Siswa Kelas XII Program  Keahlian Teknik Ketenagalistrikan Se-Kota Kediri. Skripsi. Program Study S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas  Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hakkun Elmusyah, S.T., M.T. (2) Drs. Hari Putranto, M.Pd. Kata Kunci : Aktualisasi Diri, Kesadaran Situasional, Literasi Kerja Sebagai Teknisi   Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan tingkat menengah yang bertujuan mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu (pasal 15 UU SPN 20 tahun 2003), namun hasil survey BPS bulan Agustus 2017 mencatat tingkat pengangguran tertinggi ditempati oleh lulusan SMK. Literasi kerja sebagai teknisi sangat diperlukan siswa karena literasi kerja sebagai teknisi merupakan kemampuan siswa untuk memahami kerja terutama sebagai teknisi, sehingga siswa akan mampu memahami, menganalisis, mendekonstruksi dan mampu mengisi lapangan kerja pada bidang teknologi khususnya sebagai teknisi. Beberapa cara meningkatkan literasi kerja sebagai teknisi adalah aktualisasi diri dan kesadaran situasional. Tujuan penelitian untuk (1) mengungkap hubungan aktualisasi diri terhadap literasi kerja sebagai teknisi (2) mengungkap hubungan kesadaran situasional terhadap literasi kerja sebagai teknisi (3) mengungkap hubungan aktualisasi diri dan kesadaran situasional terhadap literasi kerja sebagai teknisi siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan se-Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif sedangkan rancangan penelitian menggunakan penelitian deskriptif korelasional. Sampel dari penelitia adalah siswa kelas XII Program Keahlian Ketenagalistrikan se-Kota Kediri sejumlah 148 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data diperoleh dan diuji menggunakan uji korelasi parsial dan uji hipotesis untuk mengungkapkan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat baik secara parsial maupun secara simultan. Reliabilitas (apha cronbach) Variabel X1, X2dan Y memiliki tingkat reliabiltas secara berurutan adalah 0,923, 0,941 dan 0,920.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara X1 dan X2 dengan Y baik secara parsial maupun simultan. Sumbangan relatif X1 terhadap Y sebesar 89,9 % dan X2 terhadap Y sebesar 10%. Sumbangan efektif X1 terhadap Y sebesar 37,88 % dan X2 terhadap Y sebesar 4,21 %, sedangkan 57,91% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dengan Y, X2 dengan Y dan terdapat hubungan yang positif dan signifikan X1 dan X2 secara simultan dengan Y

    Rekomendasi Dokumen Skripsi-Terkait Menggunakan TF-IDF pada Sistem Informasi Skripsi dan Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Huda, Dennis Miftahul. 2017. Rekomendasi Dokumen Skripsi-Terkait Menggunakan TF-IDF pada Sistem Informasi Skripsi dan Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.MT., Ph.D., (II) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom. Kata Kunci: TF-IDF, pencarian, sistem informasi, skripsi.             Dalam mengajukan proposal skripsi mahasiswa Jurusan Elektro dapat mengajukan melalui sistem informasi dan tugas akhir (sisinta). Tetapi pada web sisinta mahasiswa tidak melihat rekomendasi dokumen skripsi terkait. Sehingga mahasiswa tidak dapat mengecek apakah judul proposal skripsi yang diajukan sudah pernah dibuat. Kemudian pada saat dosen akan menerima pengajuan judul proposal skripsi mahasiswa, dosen juga tidak tahu apakah judul tersebut sudah pernah diajukan. Oleh karena itu dibuatlah fitur rekomendasi dokumen skripsi terkait. Sehingga pada saat akan mengajukan judul proposal skripsi mahasiswa dapat mengecek dari hasil perhitungan rekomendasi dokumen skripsi terkait dari judul yang akan diajukan. Kemudian fitur ini juga memberikan referensi dosen pada saat akan menerima judul skripsi dapat melihat terlebih dahulu apakah dokumen yang diajukan belum pernah diajukan sebelumnya.             Model pengembangan yang digunakan untuk membuat fitur rekomendasi dokumen skripsi terkait adalah prototype. Model pengembangan prototype mempunyai 4 tahapan. Yaitu (1)komunikasi, (2)perancangan secara cepat, (3)pembentukan prototype, dan (4)penyerahan umpan balik. Pada prototype 1 tampilan fitur rekomendasi sudah jadi. Tetapi fungsi rekomendasi dokumen skripsi terkait masih belum berjalan dengan baik. Pada prototype 2 fitur rekomendasi dokumen skripsi terkait sudah dapat berjalan dengn baik. Sehingga prototype 2 menjadi prototype terakhir. Metode yang digunakan dalam menghitung dokumen skripsi terkait adalah menggunakan TF-IDF. Metode tf-idf berjalan dengan cara menghitung kata yang sama pada setiap judul yang ada. Setelah semua dokumen telah memiliki rekomendasi dokumen terkait adalah melakukan proses pengujian. Pengujian yang dilakukan adalah menggunakan pengujian fungsionalitas dan uji akurasi, presisi, dan sensitifitas. Dari hasil uji tersebut dapat diklasifikasikan pada kategori sangat valid pada uji fungsionalitas. Sedangkan pada uji akurasi, presisi, dan sensitifitas diklasifikasikan pada kategori cukup. Sehingga produk layak untuk digunakan.        

    0

    full texts

    2,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇