SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM

SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    2357 research outputs found

    Pengembangan Sistem Pembayaran Elektronik Berbasis Payment Gateway PayPal dan Midtrans Pada Aplikasi Web Idbookstore

    No full text
    RINGKASANAmalia, Amalia. 2019. Pengembangan Sistem Pembayaran Elektronik Berbasis Payment Gateway PayPal dan Midtrans Pada Aplikasi Web Idbookstore. Skripsi, S1 Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Pembimbing Dr. Eng. Muhammad Ashar, S.T., M.T. Kata Kunci: sistem pembayaran elektronik, payment gateway, paypal, midtrans.Sistem pembayaran elektronik adalah mekanisme pembayaran yang dilakukan melalui internet untuk transaksi pembelian barang dan jasa oleh customer. Dalam menggunakan sistem pembayaran elektronik, user dapat bertransaksi tanpa perlu ke ATM atau bank. Cukup dengan memiliki akun dan mengisi nominal uang yang terbaca secara virtual pada akun. Metode yang diterapkan sistem pembayaran inilah yang dinamakan Payment Gateway, dengan mengotorisasi kartu kredit, debit maupun pembayaran langsung pada bisnis online. Transaksi akan diproses secara aman dan real-time. Pada website Idbookstore masih melakukan kegiatan transaksi dengan membayar melalui transfer di ATM atau Bank terkait yang cukup menyulitkan calon pembeli. Salah satu sistem pembayaran yang popular adalah PayPal, di mana klien dapat bertransaksi tanpa perlu ke ATM atau bank. Cukup dengan memiliki akun PayPal dan mengisi nominal uang yang terbaca secara virtual. Jika di luar negeri memiliki PayPal sebagai salah satu payment gateway yang banyak digunakan, maka di Indonesia terdapat payment gateway Midtrans. Beberapa e-commerce terbaik di Indonesia telah memanfaatkan payment gateway ini, seperti Bukalapak, Traveloka, Tokopedia, Citilink, dan lain-lain. Midtrans menawarkan banyak pilihan metode pembayaran yang dapat digunakan merchant. Terlebih lagi, saat ini Midtrans memperluas jangkauan bisnis dengan menerima transaksi dari pengguna GO-PAY via desktop maupun smartphone.Penelitian ini mencoba untuk mengembangkan sistem e-payment pada website Idbookstore yang terintegrasi dengan payment gateway yaitu PayPal dan Midtrans. Kemudian, dilakukan pengujian terhadap user untuk menilai kelayakan sistem baru serta peneliti dapat mengetahui metode pembayaran yang sering digunakan oleh user Idbookstore. Sehingga, metode pembayaran tersebut dapat direkomendasikan kepada developer untuk dijadikan metode pembayaran resmi Idbookstore. Menurut hasil pengujian UAT, metode pembayaran yang disediakan Midtrans lebih memudahkan user dibandingkan PayPal, dikarenakan adanya fitur pembayaran melalui GO-PAY. Selain itu, Midtrans juga menyediakan beberapa metode pembayaran yang lebih sesuai dengan pola pembayaran pembeli di situs web Idbookstore. Sehingga Midtrans lebih disarankan untuk dijadikan payment gateway untuk memfasilitasi kebutuhan pelayanan pembayaran website Idbookstore

    Sistem Rekomendasi Pemilihan Gedung Serbaguna Menggunakan Kombinasi Metode Analytichal Hierarchy Procces (AHP) dan Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) Di Kota Malang.

    No full text
    RINGKASANGamma Fitrian P. 2019. Sistem Rekomendasi Pemilihan Gedung Serbaguna Menggunakan Kombinasi Metode Analytichal Hierarchy Procces (AHP) dan Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) Di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T (II) Irawan Dwi Wahyono, S.T., M.Kom. Kata Kunci : Rekomendasi, Gedung Serbaguna, Analytichal Hierarchy Procces, Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution,, MalangMalang saat ini menjadi kota yang berkembang dengan pesat. Hal ini di dukung dengan berkembangnya pembangunan sarana dan prasarana serta pertumbuhan penduduk kota Malang. Pertumbuhan penduduk tersebut berdampak pada banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. Kegiatan-kegiatan tersebut menurut tempat pelaksanaannya dapat dibagi menjadi 2 yaitu kegiatan indoor dan outdoor. Dalam kegiatan indoor, diperlukan sebuah gedung untuk menampung kegiatan tersebut baik acara pribadi ataupun orgasnisasi. Namun banyak masyarakat yang tidak tahu letak serta informasi-informasi tentang gedung tersebut. Saat ini untuk mengetahui informasi gedung tersebut, pada umumnya masyarakat mencari informasi dengan mendatangi gedung tersebut. Pencarian informasi tersebut akan memakan biaya, waktu, dan tenaga, dan hal ini akan membingungkan pengguna untuk menentukan pilihannya karena tidak semua informasi sarana dan prasarana gedung diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk merekomendasikan gedung serbaguna yang sesuai dengan keinginan masyarakat.Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan waterfal, dengan tahapan meliputi: (1) Analisis Sistem, (2) Design, (3) Implementasi, (4) Testing. Proses pengumpulan data dilakukan dengan survei terhadap 20 gedung serbaguna di Kota Malang. Setelah data didapat maka dilakukan pengelompokkan data sesuai dengan bobot yang akan digunakan didalam perhitungan metode. Sistem ini menggunakan kombinasi dari algoritma Analitycal Hierarchy Process (AHP) untuk perhitungan bobot, dan Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk perhitungan perangkingan data gedung. Pengujian pada sistem ini meliputi uji sensitivitas dan akurasi berdasarkan perbandingan perankingan survei menurut orang dengan ranking sistem.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata- rata sensitivitas dengan lima uji coba adalah 0,00352 dan akurasi sistem sebesar 70 %. Berdasarkan hasil tersebur menunjukkan bahwa sistem yang dibuat dengan menerapkan metode AHP-TOPSIS dapat digunakan untuk melakukan rekomendasi

    Pengembangan Aplikasi Rekontruksi Tulang Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android

    No full text
    RINGKASANGumilang Pratama,Agung.2018. Pengembangan Aplikasi Rekontruksi Tulang Menggunakan Augmented Reality Berbasis Android. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing. (I) Dr. Eng. Muhammad Ashar, S.T., M.T. (II) Muhammad Iqbal Akbar, S.ST., M.MT.Kata kunci:Augmented Reality, AR.Dengan perkembangan teknologi saat ini, dibutuhkan pengembangan perangkat lunak yang dapat membantu meningkatkan pemahaman mahasiswa kedokteran mengenai operasi rekontruksi tulang. Mahasiswa medis sekarang ini membutuhkan perangkat lunak yang dapat memudahkan dalam membantu mengenalkan dan memberikan pembelajaran rekontruksi tulang. Dalam kuliah dijurusan kedokteran saat ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, bahkan saat akan melakukan praktikum . Karena mahalnya kuliah dijurusan kedokteran dan mahalya biaya praktikum tentunya menyebabkan pembelajaran akan terganggu untuk mahasiswa yang sedang mengalami masalah finansial.Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Design Thinking Process, terdapat beberapa langkah dalam pengembangan perangkat lunak yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Sistem yang dikembangkan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) yang merupakan teknologi evolusi atau pengembangan dari konsep virtual reality (VR). Teknologi augmented reality adalah teknologi yang meningkatkan persepsi seseorang terhadap dunia sekitar. Tahap pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pengujian blackbox testing pada sisi pengembang dan pengujian menggunakan metode user acceptance test.Hasil yang didapat pada penelitian ini berupa produk aplikasi yang berjalan pada sistem operasi Android, yang dapat memberikan informasi dan pembelajaran mengenai operasi rekontruksi tulang yang sebelumnya telah dilakukan uji coba dengan menggunakan blackbox testing. Hasil dari pengujian aplikasi yang dikembangkan dengan target pengguna menggunakan metode user acceptance test memperoleh persentase 74,25% dengan kategori “Layak”

    Perbedaan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Desain Grafis Percetakan Karena Pengaruh Model Pembelajaran CBL dan PBL Berbantuan Video Tutorial Pada Siswa XI Multimedia SMK Negeri 1 Gempol

    No full text
    Kata Kunci : Challenge Based Learning; Problem Based Learning, Kemandirian Belajar, Hasil Belajar, Desain Grafis Percetakan Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi belajar siswa, guru dituntut untuk mampu memahami berbagai faktor dan kondisi yang dapat mempengaruhi keberhasilan suatu pembelajaran, termasuk salah satu faktor adalah kemandirian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mendeskripsikan kemandirian Desain Grafis Percetakan pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran Challenge Based Learning dan Problem Based Learning berbantuan video tutorial; (2) Mendeskripsikan hasil belajar Desain Grafis Percetakan pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran Challenge Based Learning dan Problem Based Learning berbantuan video tutorial; (3) Mengungkap perbedaan yang signifikan pada kemandirian Desain Grafis Percetakan pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran Challenge Based Learning dan Problem Based Learning berbantuan video tutorial pada siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri 1 Gempol; (4) Mengungkap perbedaan yang signifikan pada hasil belajar Desain Grafis Percetakan pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran Challenge Based Learning dan Problem Based Learning berbantuan video tutorial. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas yang berupa dua model pembelajaran yakni Challenge Based Learning diberikan pada kelas eksperimen A dan Problem Based Learning pada kelas eksperimen B, serta variabel terikat beru pa kemandirian belajar dan hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI MM 1 sebagai kelas Eksperimen A dan XI MM 2 sebagai kelas Eksperimen B di SMK Negeri 1 Gempol. Hasil kemandirian belajar siswa kelas XI MM 1 memiliki tingkat kemandirian belajar tinggi daripada kelas XI MM 2. Serta rata-rata hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan yaitu, kelas XI MM 1 sebesar 89, 2 dan kelas XI MM 2 sebesar 77,2. Hasil Uji-t menunjukkan bahwa kemandirian belajar memperoleh 0.008, hasil belajar siswa memperoleh 0.000. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan rata-rata yang diperoleh kela s eksperimen A lebih unggul dibandingkan eksperimen B dalam kemandirian belajar dan hasil belajarserta berdasarkan Uji-t yang diperoleh terdapat perbedaan kemandirian belajar dan hasil belajar antara kelas eksperimen A dan eksperimen B

    Pengaruh Minat Menjadi Guru dan Minat Kerja di Bidang Non Kependidikan Kaitannya dengan Minat Memilih Prodi S1 PTI pada Mahasiswa S1 PTI Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    Kata Kunci : Minat Memilih Prodi S1 PTI, Minat Menjadi Guru, Minat Kerja di Bidang Non Kependidikan Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui seberapa besar pengaruh minat menjadi guru terhadap minat memilih prodi S1 PTI pada mahasiswa S1 PTI Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang; (2) Mengetahui seberapa besar pengaruh minat kerja di bidang non kependidikan terhadap minat memilih prodi S1 PTI pada mahasiswa S1 PTI Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang; (3) Mengetahui seberapa besar pengaruh minat menjadi guru dan minat kerja di bidang non kependidikan secara bersama-sama terhadap minat memilih prodi S1 PTI pada mahasiswa S1 PTI Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang dengan subyek penelitian mahasiswa Program Studi S1 PTI (Pendidikan Teknik Informatika) angkatan 2015-2018. Penelitian ini merupakan penelitian Ex-Post Facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini, digunakan instrumen angket untuk pengumpulan data. Uji coba instrumen terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Uji hipotesis terdiri dari analisis regresi sederhana, analisis regresi ganda, sumbangan relatif, dan sumbangan efektif. Penarikan sampel pada penelitian ini dengan teknik proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengaruh minat menjadi guru terhadap minat memilih prodi S1 PTI pada mahasiswa S1 PTI Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang sebesar 14,1%; (2) Pengaruh minat kerja di bidang non kependidikan terhadap minat memilih prodi S1 PTI pada mahasiswa S1 PTI Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang sebesar 8,8%; (3) Pengaruh minat menjadi guru dan minat kerja di bidang non kependidikan secara bersama-sama terhadap minat memilih prodi S1 PTI pada mahasiswa S1 PTI Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang sebesar 18%. Sumbangan relatif minat menjadi guru sebesar 58,77% dan sumbangan efektif sebesar 10,58%. Sumbangan relatif minat kerja di bidang non kependidikan sebesar 41,23% dan sumbangan efektif sebesar 7,42%

    Analisis Kontingensi Saluran Transmisi Terhadap Sistem Kelistrikan 150 kV Malang Raya

    No full text
    Kontingensi didefinisikan sebagai suatu keadaan yang tidak diharapkan yang terjadi dalam durasi singkat pada sistem tenaga listrik. Adanya kontingensi dapat menyebabkan lepasnya salah satu elemen tenaga listrik seperti lepasnya saluran transmisi pada sistem. Jika dibiarkan kontingensi dapat mengakibatkan suatu sistem dalam keadaan berbahaya dengan kontingensi bertingkat dan terjadi blackout pada sistem. Kajian ini membahas mengenai kontingensi berupa lepasnya saluran transmisi 150 kV pada sistem kelistrikan Malang Raya. Tujuan peneltian ini adalah menganalisis bagaimana dampak yang ditimbulkan dari kontingensi terhadap sistem kelistrikan Malang Raya. Analisis kontingensi mempermudah operator mengetahui saluran yang terlepas dari sistem dan berpotensi membahayakan sistem. Simulasi kontingensi saluran akan dilakukan menggunakan software untuk mengetahui nilai aliran daya pada sistem. Metode aliran daya AC dengan metode Newton Rapson digunakan pada simulasi ini. Kontingensi saluran transmisi akan dilakukan dengan beberapa skenario. Dimana hasil dari setiap skenario akan diurutkan berdasarkan ranking kontingensi menggunakan metode Performance Index. Demikian hasil ranking kontingensi dapat digunakan untuk menganalisis keadaan sistem setelah adanya kontingensi dan merencanakan tahap selanjutnya untuk meminimalisir lepasnya saluran transmisi dan antisipasi di lain waktu.Berdasarkan hasil yang didapatkan pada kondisi normal sebelum kontingensi Sistem Kelistrikan 150 kV Malang Raya mendapatkan supplai terbesar diperoleh pada power grid infinite sebesar 133,213 MW. Generator wlingi beroperasi sebesar 32% dan generator sutami beroperasi sebesar 30%. Tegangan sistem pada kondisi sebelum kontingensi mengalami rata-rata penurunan tegangan sebesa

    Perbedaan Kemampuan Logika Pemrograman Dasar Karena Pengaruh Penerapan Model CBL Dipadu dengan EBLS Dibandingkan CPS Dipadu dengan EBLS pada Siswa Kelas X RPL SMK N 6 Malang

    No full text
    ABSTRAK Badi, Muhammad Syamsul. 2018. Perbedaan Kemampuan Logika Pemrograman Dasar Karena Pengaruh Penerapan Model CBL Dipadu dengan  EBLS Dibandingkan CPS Dipadu dengan EBLS pada Siswa Kelas X RPL SMK N 6 Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T., (II) Dila Umnia Soraya, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Kemampuan Logika,  Challenge Based Learning, Creative Problem Solving, Elaboration Based Learning Strategy Rendahnya Kemampuan Logika Pemrograman Dasar mempunyai kaitan erat dengan aktivitas pembelajaran yang dilaksanakan. Berdasarkan hasil observasi pada siswa X RPL di SMKN 6 Malang menunjukkan kurangnya pemahaman penulisan program (array). Permasalahan tersebut melatarbelakangi penelitian ini untuk membandingkan penerapan Model CBL Dipadu EBLS (X1) Dibandingkan Model CPS Dipadu EBLS (X2). Meneliti pengaruhnya terhadap Kemampuan Logika (Y1) Pemrograman Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peningkatan Y1 karena pengaruh penerapan X1; (2) Mengetahui peningkatan Y1 karena pengaruh penerapan X2; dan (3) Mengungkapkan signifikansi perbedaan Y1 karena penerapan X1 Dibandingkan dengan penerapan X2. Rancangan penelitian ini menggunakan quasi experiment serta desain penelitian pretest-posttest. Penelitaan dilakukan pada siswa kelas X RPL 2 sejumlah 35 siswa sebagai subjek eksperimen 1 dengan penerapan X1 dan kelas X RPL 3 sejumlah 35 siswa sebagai subjek eksperimen 2 dengan penerapan X2 di SMKN 6 Malang. Instrumen pengukuran berupa tes Kemampuan Logika. Uji hipotesis menggunakan teknik Independent Sample t-Test, berbantuan software SPSS 25.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan Kemampuan Logika Pemrograman Dasar karena pengaruh penerapan X1 dan X2. Rata-rata hasil Kemampuan Logika penerapan X1 dan X2 menunjukkan peningkatan. Rata-rata Kemampuan Logika Pemrograman Dasar kelas X2 sebanyak 86,14 lebih tinggi daripada kelas X1 sebanyak 74,71. Pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan uji-t, menunjukkan perolehan hasil Kemampuan Logika kelas X1 dan kelas X2 sebesar 0,000. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan Kemampuan Logika siswa kelas X RPL SMKN 6 Malang yang menerapkan X1 dan X2. Peningkatan Kemampuan Logika lebih tinggi pada kelas penerapan X2 Dibandingkan X1. Melalui pengujian dengan uji-t menunjukkan terdapat perbedaan Kemampuan Logika yang signifikan antara kelas dengan perlakuan X1 dengan X2

    REKOMENDASI PEMETAAN KEAHLIAN SISWA TERHADAP SPESIFIKASI LOWONGAN KERJA PADA SISTEM BURSA KERJA KHUSUS MENGGUNAKAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) DI SMK

    No full text
    Septania, Nanda R. 2019. Rekomendasi pemetaan keahlian siswa terhadap spesifikasi lowongan kerja pada sistem bursa kerja khusus menggunakan metode SAW di SMK. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang.Kata Kunci: Pemetaan keahlian, Lowongan kerja, BKK, SAW.Bursa Kerja Khusus (BKK) merupakan sebuah wadah informasi mengenai lowongan pekerjaan terpusat bagi setiap calon lulusan maupun lulusan. Beberapa SMK, seperti SMKN 8 Malang dan SMKN 2 Singosari memiliki sebuah sistem yang mengelola BKK secara offline. Berdasarkan wawancara dengan penanggung jawab BKK sekaligus humas di kedua SMK tersebut, ditemukan beberapa permasalahan dalam pelaksanaan BKK yaitu: (1) Sistem yang digunakan bergabung dengan website sekolah, (2) lowongan kerja yang ditampilkan masih terbatas karena kurangnya sekolah berkomunikasi dengan perusahaan, dan (3) pemetaan pendaftaran pada saat calon melamar masih dilakukan secara manualTujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem serta memberikan penambahan berupa fitur rekomendasi pemetaan keahlian siswa pada setiap spesifikasi lowongan pekerjaan di website kedua sekolah. Fitur yang digunakan untuk merekomendasikan menggunakan metode simple additive weighting (SAW) yang diterapkan pada sistem BKK. Data hasil rangkuman pada form peminatan di kedua SMK digunakan sebagai sumber data yang akan dipetakan dan menjadi dasar data yang akan dipetakan pada lowongan pekerjaan. Rekomendasi pemetaan yang dihasilkan berupa daftar lowongan kerja sesuai dengan keahlian siswa.Pengembangan sistem informasi BKK ini menggunakan model waterfall dengan tahap pengembangannya meliputi: (1) communication, (2) planning, (3) modeling, (4) construntion, (5) deployment. Pengujian yang dilakukan pada sistem berupa aspek fungsionalitas dengan menggunakan teknik pengujian black box. Produk divalidasi oleh dua orang ahli, yaitu ahli I dan ahli II. Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli I dan ahli II masing-masing memperoleh presentase kelayakan 100%. Kemudian dari hasil uji coba produk diperoleh presentase kelayakan 97%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat kelayakan produk sudah sangat valid karena melebihi batas minimal 76% untuk kriteria sangat valid, sehingga produk dapat dikatakan layak dan dapat digunakan

    Pengembangan Aplikasi Monitoring dan Penilaian Sikap Siswa Berbasis Website Menggunakan Algoritma Simple Additive Weighting (SAW) di SMK Negeri 2 Singosari

    No full text
    ABSTRAKRokhmawati, Adelia. 2019. Pengembangan Aplikasi Monitoring dan Penilaian Sikap Siswa Berbasis Website Menggunakan Algoritma Simple Additive Weighting (SAW) di SMK Negeri 2 Singosari. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom. (II) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom.Kata kunci: Aplikasi Monitoring dan Penilaian Sikap, Perankingan Poin, Simple Additive Weighting, WaterfallPenilaian sikap merupakan salah satu aspek penilaian dalam kurikulum 2013 atau K-13. Untuk memenuhi penilaian sikap dari kurikulum tersebut SMK Negeri 2 Singosari telah diberlakukan aturan baru oleh waka kesiswaan pada tahun pelajaran 2017/2018. Aturan tersebut yaitu buku prestasi peserta didik yang bertujuan sebagai alat monitoring aktifitas pembinaan peserta didik baik akademik maupun non akademik. Aturan ini dilakukan melalui sebuah buku cetak sebagai pegangan siswa. Pengisian buku tersebut masih dilakukan secara manual, begitu juga dengan proses perhitungan poin yang diperoleh siswa. Sehingga selama pelaksanaan aturan ini, muncul hambatan dari proses perhitungan poin yang membutuhkan waktu yang lama. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu solusi yang bisa diterapkan dalam membantu memasukkan data prestasi ataupun pelanggaran yang dilakukan oleh siswa, monitoring sikap siswa baik di dalam maupun di luar kelas, dan melakukan perhitungan hasil poin akhir yang diperoleh siswa yang akan menjadi dasar perankingan poin sikap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah Aplikasi Monitoring dan Penilaian Sikap Siswa. Aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan Model Waterfall yang terdiri dari empat langkah yaitu: (1) Analyze; (2) Design; (3) Code; dan (4) Test.  Aplikasi ini juga menerapkan Algoritma Simple Additive Weighting (SAW) untuk proses perankingan poin sikap siswa satu kelas. Selain mengembangkan produk, dilakukan proses pengujian kelayakan produk untuk mengetahui tingkat validitas dan kelayakan produk untuk diterapkan di lingkungan SMK Negeri 2 Singosari. Pengujian dilakukan oleh ahli sistem informasi dan pengguna pada setiap level user. Berdasarkan hasil dari uji coba fungsionalitas oleh ahli sistem informasi didapatkan persentase sebesar 100%, dan hasil uji coba dari pengguna, didapatkan rata-rata persentase hasil uji coba fungsionalitas sebesar 99,89% dan rata-rata persentase hasil usability sebesar 92,21% yang menunjukkan bahwa Aplikasi Kejar Prestasi dinilai baik sehingga dapat digunakan di lingkungan SMK Negeri 2 Singosari sebagai aplikasi monitoring dan penilaian sikap siswa

    Interaksi Keaktifan Belajar dengan Penerapan Model Pembelajaran CPS dan Model Pembelajaran PS Berbantuan Simulasi Terhadap Hasil Belajar Pada Siswa SMK

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar Dasar dan Pengukuran Listrik yang dipengaruhi oleh interaksi keaktifan dan penerapan model pembelajaran; (2) menguji signifikansi interaksi keaktifan siswa dan model pembelajaran terhadap hasil belajar; (3) menguji signifikansi antar kelas keaktifan siswa dan penerapan variasi model pembelajaran terhadap hasil belajar; dan (4) mengetahui perbedaan hasil belajar yang paling signifikan antar pasangan kelas. Desain penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan rancangan factorial 2 x 2. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua kelas dari siswa kelas X program keahlian Teknik Pembangkit Tenaga Listrik. Kedua kelas tersebut akan dikelompokkan menjadi 4 kelompok berdasarkan tingkat keaktifan belajar dengan penerapan model pembelajaran berbantuan simulasi. Pengelompokan dilakukan secara acak berdasarkan tingkat keaktifan belajar dengan cara observasi pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung dengan indikator-indikator yang sudah ditentukan. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji ANOVA dua jalur untuk mengetahui adanya interaksi dan perbedaan hasil belajar Dasar dan Pengukuran Listrik berdasarkan tingkat keaktifan belajar dengan penerapan variasi model pembelajaran berbantuan simulasi. Uji hipotesis selanjutnya adalah uji Post-Hoc Comparasion digunakan untuk mengetahui kelompok hasil belajar yang paling berbeda.Kata Kunci: hasil belajar, keaktifan belajar, Creative Problem Solving, Problem Solving, simulasiABSTRACTThis research aims to determine: (1) a description of the learning outcomes Basic and Electrical Measurements were influenced by the interaction of activity and application of learning models; (2) to test the significance of the interaction of student activity and learning model on learning outcomes; (3) test the significance of inter-class activity of students and application of the learning model variation on learning outcomes; and (4) determine differences in learning outcomes between the most significant class mates. Design research is true experimental design with factorial 2 x 2. The subjects used in this study are two classes of class X student membership program Power Plant Engineering in SMK PGRI 3 Malang. Both of these classes will be grouped into 4 groups based on the level of activity of learning with simulation-aided learning model application. Grouping is done randomly based on level of activity of learning by observation at the time of learning activities take place with the indicators that have been determined. Hypothesis test used was two way ANOVA to determine their interaction and learning outcomes Basic differences and Electrical Measurements based on the level of activity studied with the application of assisted learning model variation simulation.Keyword: learning result, activity studied, Creative Problem Solving, Problem Solving, simulatio

    0

    full texts

    2,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇