SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM

SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    2357 research outputs found

    Optimasi Rele Jarak Pada Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV Antara Gardu Induk Wlingi Dan Sutami Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan

    No full text
    Sistem tenaga listrik di Indonesia merupakan salah satu bentuk nyata pembangunan energi dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari di beberapa bidang. Peningkatan kebutuhan menjadikan PLN berkomitmen untuk menjaga keandalan sistem dan kontinyuitas penyaluran energi listrik dengan mengurangi resiko kecelakaan. Berdasarkan hasil laporan yang diterima dari PT. PLN (TJBTB) pada penggunaan tenaga listrik masyarakat semakin meningkat sebesar 4,8% di Jawa Timur dan 7,6% di Bali (PT. PLN TJTBT, 2016). Disamping pertumbuhan penggunaan tenaga listrik, juga terjadi kondisi abnormal yang tercatat pada Gardu Induk Wlingi dan Sutami disebabkan kondisi geografis serta tersambung dengan pembangkit tenaga listrik. Berdasarkan kondisi tersebut, perlupeningkatan terutama sistem proteksi yang efisien dan ekonomis sesuai syarat proteksi yakni penggunaan Jaringan Syaraf Tiruan.Keunggulan dari sistem Jaringan Syaraf Tiruan yakni pembelajaran terawasi sehingga menghasilkan keluaran yang digunakan untuk optimasi atau peramalan kedepan.Salah satu hasil keluaran yang diharapkan yakni optimasi rele jarak. Beberapa metode perhitungan yang digunakan dalam menentukan nilai setting rele jarak kurang optimal. Maka pada penelitian ini, penggunaan sistem komputasi yakni Jaringan Syaraf Tiruan (JST) metode Backpropagation. Data yang digunakan pada penelitian terdiri dari dua jenis data sekunder yakni datasheet serta data historis dengan total variabel masukan maupun keluaran sebesar 20 variabel. Variabel masukan yang digunakan untuk menyusun perhitungan antara lain, 10 variabel data historis beban puncak saluran GI Wlingi-Sutami dan beban puncak Trafo III GI Wlingi; serta 6 variabel datasheet saluran udara tegangan tinggi GI Wlingi-Sutami. Sedangkan 4 variabel keluaran disusun dengan data nilai setting rele jarak. Data keseluruhan berkisar mulai bulan Januari 2016 sampai Desember 2017. Hasil data tersebut dikorelasikan menggunakan jenis korelasi bivarian pearson.Data yang dihasilkan dari korelasi ini berupa 4 variabel masukan dari beban puncak saluran dengan jangka waktu 15 bulan. Variabel tersebut diolah dalam perhitungan konvensional dengan tahap perhitungan impedansi trafo; perhitungan impedansi urutan masing-masing saluran; perhitungan faktor pengali; serta perhitungan impedansi nilai setting rele jarak pada setiap zone. Sedangkan perhitungan pada sistem JST metode Backpropagationmelalui 7 skenario. Hasil perhitungan akan dibandingkan dengan melihat tingkat akurasi dari MSE dan MAPE pada pengujian. Berdasarkan hasil percobaan pada perhitungan konvensional diperoleh tingkat akurasi sebesar Zone 1 = 0,016911%; Zone 2 = 13,02463%; Zone 3 = 17,77577%; Zone 3R = 32,53885%. Sedangkan pada percobaan perhitungan sistem JST metode Backpropagation memperoleh arsitektur terbaik dengan spesifikasi jenis normalisasi z-score; 15 pola; penggunaan bobot dan bias awal algoritma Nguyen Widrow; fungsi aktivasi tansig-purelin; 4-5-5-4 neuron; 0,5 momentum–0,3 learning rate; syntax traingdx serta tingkat akurasi sebesar Zone 1 = 1,058258%; Zone 2 = 3,621557%; Zone 3 = 7,387937%; Zone 3R = 6,608995%. Dari hasil percobaan perhitungan, proses perhitungan yang optimal divalidasi menggunakan K-Fold Cross Validation dan diperoleh 67,7% pola yang digunakan sesuai dengan data keluaran aktual

    Pengembangan Trainer Sortir Otomatis Dengan Robot Lengan Berdasarkan Berat Benda Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Sensor dan Aktuator Program Keahlian Teknik Otomasi Industri Kelas XI di SMKN 1 Kediri

    No full text
    Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di SMKN 1 Kediri, diketahui bahwa  pengenalan mengenai karakteristik dan spesifikasi piranti sensor dan aktuator dengan bantuan media slide presentasi. Pengamatan mengenai karakteristik sensor menggunakan multimeter dengan berbantuan project board. Ketersediaan piranti sensor dan aktuator yang lebih spesifik cukup memadai namun penggunaannya masih belum dimaksimalkan karena belum adanya media pembelajaran yang mendukung untuk sensor dan aktuator tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka, trainer sortir otomatis dengan robot lengan berdasarkan berat benda dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk trainer dan jobsheet serta memberikan pemahaman kepada siswa mengenai komponen sensor dan aktuator.Model penelitian pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model Sugiyono. Adapun langkah penelitian dan pengembangan sebagai berikut:(1) Potensi dan Masalah, dilakukan dengan kegiatan observasi;(2) Pengumpulan Data, mengumpulkan informasi penunjang penelitian pengembangan;(3) Desain Produk, membuat desain untuk produk yang akan dikembangkan;(4) Validasi Desain, mengetahui kualitas dari produk yang telah dikembangkan;(5) Revisi Desain, perbaikan produk setelah dilakukan validasi;(6) Uji Coba Produk, pengujian terhadap produk pada kelompok kecil;(7) Revisi Produk, perbaikan produk apabila ada kekurangan;(8) Uji Coba Pemakaian, pengujian produk pada kelompok besar;(9) Revisi Produk, perbaikan untuk penyempurnaan produk;(10) Produk Akhir, hasil akhir dari produk pengembangan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, produk yang dihasilkan telah di validasi oleh ahli 1, ahli 2, dan ahli 3 serta diujicobakan kepada siswa Teknik Otomasi Industri kelas XI di SMKN 1 Kediri. Hasil validasi didapatkan rata-rata persentase sebesar 94.76% dengan kategori kelayakan “sangat layak”. Hasil uji coba produk didapatkan persentase sebesar 87.88% dengan kategori kelayakan “sangat layak”. Hasil belajar siswa didapatkan skor rata-rata sebesar 89.27 yang dinyatakan dengan predikat A- dengan kriteria “sangat kompeten”. Dari hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa trainer sortir otomatis dengan robot lengan berdasarkan berat benda layak digunakan dalam pembelajaran mata pelajaran sensor dan aktuator program keahlian Teknik Otomasi Industri

    Kontribusi Kemandirian Siswa Dan Ketersediaan Sarana Prasarana Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Jaringan Nirkabel Pada Siswa Kelas XII TKJ Di SMKN 8 Malang

    No full text
    ABSTRAKAbdisara, Wina Galih. 2019. Kontribusi Kemandirian Siswa Dan Ketersediaan Sarana Prasarana Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Jaringan Nirkabel Pada Siswa Kelas XII TKJ Di SMKN 8 Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Kata Kunci: Kontribusi, Kemandirian, Sarana Prasarana, Hasil BelajarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kontribusi kemandirian siswa dan ketersediaan sarana prasarana terhadap hasil belajar mata pelajaran jaringan nirkabel pada siswa kelas XII TKJ di SMKN 8 Malang. Hasil belajar yang dimaksud dilihat dari nilai keterampilan dan nilai pengetahuan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode expost facto. Jenis dan data analisis penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel penelitiannya adalah siswa kelas XII TKJ SMKN 8 Malang sebanyak 95 siswa. Pengumpulan data untuk variabel kemandirian dan variabel sarana prasarana dilakukan dengan angket sedangkan untuk variabel hasil belajar dilakukan dengan dokumentasi nilai. Analisis data meliputi deskriptif dan regresi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan:(1) ada kontribusi yang positif kemandirian siswa terhadap nilai keterampilan sebesar 14,1%,(2) ada kontribusi yang positif kemandirian siswa terhadap nilai pengetahuan sebesar 19%,(3) ada kontribusi yang poositif ketersediaan sarana prasarana terhadap nilai keterampilan sebesar 23,5%,(4) ada kontribusi yang positif ketersediaan sarana prasarana terhadap nilai pengetahuan sebesar 7%,(5) ada kontribusi yang positif kemandirian siswa dan ketersediaan sarana prasarana secara bersamaan terhadap nilai keterampilan sebesar 25,6%, dan (6) ada kontribusi yang positif kemandirian siswa dan ketersediaan sarana prasarana secara bersamaan terhadap nilai pengetahuan sebesar 19,2%

    Elektronika Berbantuan Audio Visual Karena Pengaruh Model Auditory Intellectually Repetition Dibandingkan Model Challenge Based Learning Pada Siswa Kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMKN 3 Boyolangu

    No full text
    AbstrakProses pembelajaran di SMK Negeri 3 Boyolangu khususnya pada mata pelajaran dasar listrik dan elektronika masih menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada guru dan juga teman sebaya pada kerja kelompok. Pada pembelajaran kerja kelompok tidak semua siswa terlibat langsung sehingga menyebabkan hasil belajar kognitif beberapa siswa yang masih rendah. Rancangan penelitian pada penelitian ini menggunakan dua kelas eksperimen yaitu kelas eksperimen A yang diberi perlakuan model Auditory Intellectually Repetition berbantuan audio visual dan kelas eksperimen B yang diberi perlakuan model Challenge Based Learning berbantuan audio visual. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik purposive sampling. Subjek penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas X program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) di SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung. Subjek penelitian dari kelas A berjumlah 36 siswa pada kelas X TITL 2 dengan pemberian perlakuan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition. Subjek penelitian kelas B berjumlah 36 siswa pada kelas X TITL3 dengan pemberian perlakuan model pembelajaran Challenge Based Learning. Penerapan perlakuan pada kedua kelas akan dibandingkan dan dicari tingkat signifikansinya menggunakan uji hipotesis yaitu uji-t. Hasil belajar kognitif kelas A memperoleh nilai rata-rata 81,97 sedangkan pada kelas B mendapatkan nilai rata-rata 84,43. Hasil uji normalitas dan uji homogenitas pada data hasil belajar siswa kelas A dan kelas B menunjukkan nilai Sig. > 0,05. Sehingga data hasil belajar siswa dinyatakan terdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: (1) hasil belajar kelas eksperimen A yang diberi perlakuan model Auditory Intellectually Repetition diperoleh hasil dengan rata-rata nilai 81,97, (2) hasil belajar kelas eksperimen B yang diberi perlakuan model Challenge Based Learning diperoleh hasil dengan rata-rata nilai 84,43, (3) terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kognitif kelas eksperimen B karena perlakuan model Challenge Based Learning dibandingkan kelas eksperimen A karena perlakuan model Auditory Intellectually Repetition. Kata kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition, Model Pembelajaran Challenge Based LearningAbstractThe learning process in SMK Negeri 3 Boyolangu particularly on the subjects of basic electricity and electronics are still using model centered on teachers and peers on group work. In the study group work is not all the students involved directly causing the cognitive learning some students were still low. The research design in this study using two experimental class is class A-treated experimental model of Auditory Intellectually Repetition aided audio-visual and experimental class B treated Challenge Based Learning model of audio-visual assisted. The sampling technique used in this research is purposive sampling technique. Subjects used in this study were students of class X program membership Installation Engineering Electrical Power (TITL) at SMK Negeri 3 Tulungagung Boyolangu. The subject of research of class A total of 36 students in the class X TITL 2 with giving treatment Auditory Intellectually Repetition learning model. The research subject class B amounts to 36 students in class X TITL3 with giving treatment Challenge Based Learning learning model. Implementation of the second-class treatment will be compared and searched the significance level using test the hypothesis that the t-test. A class cognitive achievement gain average value of 81.97, while class B to get the average value of 84.43. The test results of normality and homogeneity in the data results of students of class A and class B show the Sig. > 0.05. Therefore, the data of student learning outcomes expressed normally distributed and homogeneous. Based on the results of research and analysis of data obtained can be concluded that: (1) the results of experimental class learning A treated models Auditory Intellectually Repetition obtained results with an average value of 81.97, (2) the results of experimental class learning B-treated models Challenge Based learning result with an average value of 84.43, (3) there are significant differences in cognitive achievement experimental class B for Challenge Based learning model of treatment compared to the experimental class A for the treatment model of Auditory Intellectually Repetition.Keywords: Results Learning, Auditory Intellectually Repetition Learning Model, Challenge Based Learning Learning Mode

    Klasifikasi Status Gizi Balita Dengan Perhitungan Antropometri Menggunakan Algoritma C4.5

    No full text
    Berdasarkan hasil penelitian Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015 menyatakan bahwa Indonesia masih memiliki masalah gizi. Sesuai dengan standar yang ditetapkan WHO, suatu wilayah dapat dikatakan tidak memiliki masalah gizi apabila prevalensi balita bertubuh pendek dan kurus kurang dari 25%. Dari hasil pemantauan status gizi yang dilakukan oleh Kemenkes RI tahun 2015 dapat diketahui bahwa status gizi balita di Indonesia pada usian 0 – 60 bulan masih terdapat 17,2% memiliki tubuh gemuk, kurus dan sangat kurus dengan indeks BB/U. Status gizi balita usia 0 – 60 bulan masih terdapat 29% bertubuh pendek dan sangat pendek dengan indeks TB/U. Status gizi balita usia 0 – 60 bulan  masih terdapat 20,4% mengalami gizi lebih, kurang, dan buruk. Tujuan dari penelitian ini agar dapat diketahui status gizi balita yang seimbang dengan menggunakan parameter antropometri, yaitu berat badan menurut umur (BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U) dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) sehingga akan menghasilkan status gizi yang optimal.           Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini meliputi: (1) pengumpulan data yang diperoleh dari Polindes Batang-Batang Laok berupa dataset gizi balita, (2) preprocessing data dilakukan untuk merubah data menta menjadi data yang berkualitas dengan transformation data, (3) proses klasifikasi algoritma C4.5 dilakukan untuk pengujian data dalam klasifikasi status gizi balita dan, (4) proses evaluasi hasil pengujian data menggunakan algoritma C4.5 untuk menghitung nilai acuracy, precision, recall, dan error rate dengan confusion matrix dengan bantuan software RapidMiner Studio versi 9.0.           Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dengan menggunakan algoritma C4.5 diperoleh rata-rata nilai dari accuracy sebesar 93.60%, nilai precision sebesar 75.26%, nilai recall sebesar 65.46%, dan error rate sebesar 6.40%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa algoritma C4.5 dapat diterapkan untuk klasifikasi BB/TB pada gizi balita karena algoritma C4.5 merupakan algoritma tergolong baik dengan hasil accuracy yang tinggi

    Analisis Jadwal Pemeliharaan Minyak Transformator pada PT. PLN GI Banaran Kediri Menggunakan Metode Markov

    No full text
    ABSTRAKAndrianto. 2019. Analisis Jadwal Pemeliharaan Minyak Transformator pada PT. PLN GI Banaran Kediri Menggunakan Metode Markov. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Arif Nur Afandi, S.T., M.T., Ph.D.  (II) Aripriharta, S.T., M.T., Ph.D.Kata Kunci : Jadwal pemeliharaan, DGA dan tegangan tembus, Keandalan, Ketersediaan, Metode MarkovSkripsi ini membahas tentang penjadwalan pemeliharaan minyak transformator pada PT.PLN Gardu Induk Banaran Kota Kediri. Hal ini dikarenakan selama pemeliharaan tahunan, nilai keandalan mengalami penurunan begitu juga dengan nilai ketersediaan minyak transformator. Selain itu berkaitan juga dengan peran transformator dalam penyaluran daya listrik yang sangat penting. Jika terjadi gangguan dapat menyebabkan keandalan transformator menurun. Salah satu gangguan tersebut adalah kerusakan pada minyak transformator. Oleh karena itu diperlukan penjadwalan pemeliharaan minyak transformator secara tepat agar dapat meningkatkan kualitas keandalan pada transformator daya.Penelitian ini menggunakan metode Markov dalam menganalisis keandalan dan ketersediaan minyak transformator. Hal ini dikarenakan metode Markov mampu meningkatkan akurasi perkiraan secara efektif serta mampu menghasilkan informasi yang dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan.  Nilai keandalan dan nilai ketersediaan dalam analisis ini diambil dari data hasil uji DGA dengan total dissolved combustible gas (TDCG) serta hasil uji tegangan tembus. Nilai keandalan dan nilai ketersediaan dihitung dengan menggunakan laju kegagalan (λ) dan laju perbaikan (μ) yang didapatkan dari perhitungan MTTF (Mean Time To Failure) dan MTTR (Mean Time To Repair).Hasil perhitungan disimulasikan menggunakan software Matlab R2014a dan hasil yang didapatkan bahwa keandalan dan ketersediaan minyak transformator mengalami penurunan setiap bulannya. Penurunan paling besar terjadi pada hari ke 180 dalam kurun waktu 365 hari yaitu sebesar 9,844% dan 3,395% untuk TDCG selain itu penurunan untuk tegangan tembus sebesar 32,19 % dan 24,83 %. Kondisi temperatur minyak transformator pada setiap kali pengujian dalam keadaan over heating atau berada pada kondisi tidak baik. Nilai total keandalan TDCG dan tegangan tembus sebesar 0,378 dalam waktu 365 hari. Sehingga minyak transformator perlu dilakukan pemfilteran. Penjadwalan pemeliharaan minyak transformator sebaiknya dilakukan minimal dua kali dalam 1 tahun atau setiap 6 bulan sekali, supaya dapat memperbaiki kualitas minyak transformator sebagai isolasi transformator dan transformator tidak mengalami ganggua

    Perancangan dan Implementasi Prototype Sistem Navigasi Robot Kapal untuk Penjagaan Batas Wilayah menggunakan Image Processing

    No full text
    ABSTRAKAqthobirrobbany, Aqil. 2019. Perancangan dan Implementasi Prototype Sistem Navigasi Robot Kapal untuk Penjagaan Batas Wilayah menggunakan Image Processing. Skripsi Prodi S1 Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eng. Anik Nur Handayani, S.T., M.T. (II) Dyah Lestari, S. T., M. Eng. Kata Kunci : Rapberry Pi, Robot boat, Image processing, keseimbangan Daerah perbatasan laut antara negara adalah daerah yang rawan dikuasai oleh negara tetangga ataupun diakses oleh warga negara asing, apalagi Indonesia yang merupakan negara maritim. Masuknya nelayan Negara asing secara ilegal untuk mengambil kekayaan sumber daya alam Indonesia mengakibatkan kerugian besar untuk Negara. Tetapi polisi laut kewalahan menangani pelanggaran yang ada dilaut Indonesia. Solusi yang sangat memungkinkan adalah dengan mengikutsertakan perkembangan teknologi saat ini, salah satunya adalah teknologi robot. Robot kapal merupakan salah satu teknologi robot yang bisa diaplikasikan pada pemecahan masalah di atas.   Model robot kapal yang dibuat ini, terinspirasi dari kapal katamaran yaitu kapal yang memiliki 2 lambung. Robot kapal ini menggunakan 1 motor penggerak dan 2 mesin induk. Motor penggerak diletakkan di belakang dengan kondisi di tengah-tengah dari bagian belakang kapal dan mesin induk berada pada samping kanan kiri dari motor penggerak. Raspberry Pi sebagai sistem kontrol dan navigasi. Sensor kamera digunakan untuk kontrol pendeteksi objek dalam mendeteksi jalur kapal dengan metode HSV Filter. Sensor ADXL345 digunakan untuk kontrol keseimbangan dengan metode PD.  Setelah melakukan pengujian, sistem navigasi dan keseimbangan membutuhkan memory usage sebesar 700MB. Hasil pengujian kontrol pendeteksi objek memiliki nilai akurasi sebesar 93,5 % dan pengujian kontrol keseimbangan memiliki nilai akurasi sebesar 84%, sehingga dapat disimpulkan penggunaan HSV Filter pada image processing dan penggunaan metode kontrol PD pada keseimbangan cukup representatif dan responsif dalam mengatur navigasi secara otomatis pada prototype robot kapal

    enilaian Otomatis Kemampuan Membaca Nyaring Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing Tingkat Pemula Dengan Metode Cosine Similarity

    No full text
    ABSTRAKIqram, Mochammad Fadhli Zhil. 2018. Penilaian Otomatis Kemampuan Membaca Nyaring Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing Tingkat Pemula Dengan Metode Cosine Similarity. Skripsi. S1 Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Triyanna Widiyaningtyas, S.T., M.T. (II) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom.Kata kunci: BIPA, Membaca Nyaring, Tingkat Pemula, Cosine SimilarityBahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) sudah mulai berkembang pesat didalam negeri maupun diluar negeri, tercatat lebih dari 251 lembaga BIPA didunia yang didalam maupun luar negeri. hasil wawancara salah seorang penutur BIPA menyatakan bahwa “tidak semua orang asing atau orang luar Indonesia yang belajar bahasa Indonesia bisa datang langsung ke Indonesia untuk mempelajari bahasa indonesia”. Penelitian ini bertujuan untuk membantu para pebelajar BIPA untuk menilai kemampuan bahasa Indonesia secara mandiri khususnya kemampuan membaca nyaring Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi pengumpulan data, preprocessing, perhitungan nilai TF-IDF (Term Frequency – Inverse Document Frequency), perhitungan Cosine Similarity dan Evaluasi dengan menggunakan MAPE. Pengumpulan data ini terdiri dari suara mahasiswa pebelajar BIPA UM dan data kunci jawaban yang didapat dari buku panduan BIPA. Setelah itu preprocessing yang didalamnya meliputi proses tokenisasi dan case folding, selanjutnya perhitungan TF-IDF dilakukan disetiap data untuk mendapatkan nilai vektor yang selanjutnya akan digunakan untuk menghitung nilai cosine similarity. Selanjutnya dilakukan evaluasi MAPE yang digunakan untuk mendapatkan nilai akurasi yang dimiliki program. Nilai aktual yang digunakan dalam perhitungan MAPE didapat dari Validator Pengajar BIPA langsung.Hasil dari perhitungan metode cosine similarity 48 mahasiswa pebelajar BIPA mendapat rata-rata nilai 87.86, nilai aktual yang didapat dari validator pengajar BIPA memiliki rata-rata nilai 76.43. dengan demikian nilai MAPE yang didapat sebesar 11.42%. dimana nilai MAPE tersebut bisa dikatakan penilaian ini bernilai bai

    Perbedaan Hasil Belajar Instalasi Motor Listrik Karena Pengaruh Penerapan Model CPS Berbantuan Simulasi dibandingkan Model CBL Berbantuan Simulasi Pada Siswa Pada Siswa Kelas XI Listrik SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kab. Malang

    No full text
    ABSTRAKKamidah, F. 2018. “Perbedaan Hasil Belajar Instalasi Motor Listrik Karena Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran CPS Berbantuan Simulasi Dibandingkan Model CBL Berbantuan Simulasi Pada Siswa Kelas XI TITL SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kab. Malang”.Skripsi, Program Studi Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T., (2) Drs. Hari Putranto, M.Pd.Kata kunci: Hasil Belajar Instalasi Motor Listrik, Model Creative Problem Solving, Model Challenge Based Learning, simulasi.Strategi pembelajaran dapat dilakukan dengan memilih model pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pemilihan model pembelajaran harus sesuai dengan keadaan dan karakteristik siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar pengetahuan IML karena pengaruh penerapan model CPS berbantuan simulasi; (2) deskripsi hasil belajar keterampilan IML karena pengaruh penerapan model CPS berbantuan simulasi; (3) deskripsi hasil belajar pengetahuan IML karena pengaruh penerapan model CBL berbantuan simulasi; (4) deskripsi hasil belajar keterampilan IML karena pengaruh penerapan model CBL berbantuan simulasi; (5) mengetahui perbedaan hasil belajar pengetahuan IML yang signifikan antara kelas yang menerapkan model CPS berbantuan simulasi dengan kelas yang menerapkan model CBL berbantuan simulasi; dan (6) mengetahui perbedaan hasil belajar keterampilan IML yang signifikan antara kelas yang menerapkan model CPS berbantuan simulasi dengan kelas yang menerapkan model CBL berbantuan simulasi.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi experimental design dengan desain non equivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu teknik penentu sampel bila semua anggota populasi dijadikan sampel. Sampel penelitian ini adalah siswa SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik kelas XI TITL A dan XI TITL B. Penerapan perlakuan pada kelas A dan kelas B adalah sama mengenai materi ajar, waktu, tujuan pembelajaran, dan media yang digunakan. Perbedaan hanya pada penerapan model yang digunakan. Kelas A menggunakan model CPS berbantuan simulasi dan kelas B menggunakan model CBL berbantuan simulasi. Penerapan perlakuan penelitian pada kedua kelas akan dibandingkan dan dicari tingkat signifikansinya menggunakan uji hipotesis yaitu uji-t.Hasil penelitian ini yaitu: (1) rata-rata hasil belajar pengetahuan IML karena penerapan model CPS berbantuan simulasi sebesar 85,88 sedangkan rata-rata hasil belajar pengetahuan IML karena penerapan model CBL berbantuan simulasi sebesar 81,64; (2) rata-rata hasil belajar keterampilan IML karena penerapan model CPS berbantuan simulasi sebesar 88,05 sedangkan rata-rata hasil belajar keterampilan IML karena penerapan model CBL berbantuan simulasi sebesar 83,00; (3) hasil uji hipotesis pertama nilai sig.2 tailed didapatkan sebesar 0,017 < 0,05; dan (4) hasil uji hipotesis kedua nilai sig.2 tailed didapatkan sebesar 0,000 < 0,05.Kesimpulan penelitian ini yaitu: (1) rata-rata nilai hasil belajar pengetahuan dan keterampilan IML dengan penerapan model CPS berbantuan simulasi termasuk pada kategori sangat tinggi; (2) rata-rata nilai hasil belajar pengetahuan dan keterampilan IML dengan penerapan model CBL berbantuan simulasi termasuk pada kategori tinggi; (3) terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar pengetahuan IML antara kelas karena pengaruh penerapan model CPS berbantuan simulasi dengan kelas karena pengaruh penerapan model CBL berbantuan simulasi; dan (4) terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar keterampilan IML antara kelas karena pengaruh penerapan model CPS berbantuan simulasi dengan kelas karena pengaruh penerapan model CBL berbantuan simulasi

    COSINE SIMILARITY UNTUK KLASIFIKASI JUDUL DAN ABSTRAK JURNAL EKONOMI

    No full text
    RINGKASANRistanti, Putri Yuni. 2019. Cosine Similarity untuk Klasifikasi Judul dan Abstrak Jurnal Ekonomi. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing. (I) Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.MT., Ph.D. (II) Utomo Pujianto, S.Kom., M.Kom.Keywords: Kemiripan, Klasifikasi teks, Vector Space Model, Cosine Similarity, Artikel Jurnal EkonomiJurnal ekonomi Universitas Negeri Malang terdiri dari 7 Pengelompokkan bidang berdasarkan judul jurnal yaitu Ekonomi Bisnis, Pendidikan Akuntansi dan Bisnis, Akuntansi Aktual, Ekonomi dan Studi Pembangunan (JESP), Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Bisnis dan Manajemen, dan Pendidikan Bisnis dan Manajemen. Pengelompokkan bidang tersebut 4 diantaranya adalah jurnal ekonomi berbahasa Indonesia. Dasar penerimaan artikel jurnal adalah kemiripan isi artikel jurnal terhadap topik artikel jurnal. Pengelompokan topik artikel jurnal seperti Pendidikan Akuntansi, Akuntansi Aktual dan Pendidikan Akuntansi dan Bisnis memiliki topik artikel yang hampir mirip. Kemiripan topik artikel tersebut menyebabkan penulis kebingungan dalam menentukan topik artikel jurnal yang tepat sesuai artikelnya. Tahapan penelitian pada klasifikasi artikel jurnal ekonomi berbahasa Indonesia terdiri dari 5 tahap yaitu pengambilan data artikel jurnal ekonomi berbahasa Indonesia, preprocessing, pendekatan berbasis Vector Space Model pada pembobotan TF-IDF, penerapan klasifikasi dengan Cosine Similarity, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan pada website journal.um.ac.id Fakultas Ekonomi dengan 4 pengelompokkan bidang jurnal ekonomi berbahasa Indonesia. Tahap preprocessing dilakukan dengan cleansing, case folding, dan tokenisasi. Pendekatan Vector Space Model untuk merepresentasikan term dalam dimensi spasial. Metode klasifikasi Cosine Similarity untuk menghitung kemiripan antara dokumen. Evaluasi menggunakan teknik K-Fold Cross Validation, dengan pengujian terhadap 6 fold untuk setiap pengacakan data set sebanyak 6 kali, terhadap 126 instance artikel jurnal ekonomi berbahasa Indonesia dengan output accuracy, precision dan recall. Hasil pengujian ini adalah nilai rata-rata dari 6 kali pengacakan terhadap data set dengan nilai accuracy 57,79%, precision 57,79%, dan recall 62,96%. Dari hasil pengujian dengan nilai rata-rata accuracy, precision dan recall belum maksimal. Penambahan tahapan pada preprocessing atau teknik optimasi algoritma pada penelitian selanjutnya untuk memudahkan kemiripan antar term mudah terdeteksi sehingga nilai accuracy, recall maupun precision dapat meningkat

    0

    full texts

    2,357

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇