141 research outputs found

    USER EDUCATION BAGI MAHASIWA BARU SEBAGAI PEMUSTAKA DALAM MENGAKSES RESOURCES

    Get PDF
    Abstrak. Pokok masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah kegiatan User Education bagi Mahasiswa Baru sebagai pemustaka dalam mengakses sumber-sumber informasi (resources). Kegiatan User Education diukur oleh tiga sub variabel yaitu pengetahuan mengenai berbagai sumber informasi, pemanfaatannya, dan kedisiplinan pemustaka. Populasi dari penelitian ini adalah  mahasiswa baru  FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Teknik sampling menggunakan Purposive Random Sampling, dengan rumus Yamane. Jumlah sampel yang digunakan adalah 88 orang. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup dengan skala Likert yang dibagi menjadi 5 kategori. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa kegiatan User Education dapat digambarkan bahwa pengetahuan mengenai sumber-sumber  pada mahasiswa baru FPMIPA dalam kategori cukup baik, untuk pemanfaatan sumber-sumber oleh mahasiswa baru  FPMIPA dalam kategori cukup baik, dan untuk kedisiplinan pemustaka pada mahasiswa baru FPMIPA dengan kategori baik. Kata Kunci  : UserEducation, Pemustaka, Resources, Kedisiplinan, Pengetahuan.Abstract. Background to the present study is the knowledge of students to maximize their search to find information from the resources available. Issue to the topic of discussion includes facts on interrelation between User Education and accesibility. User Education is measured by three  variables, namely user's knowledge on resources, benefiting of the resources, and user disciplinary. The population of this study is all newly Enrolled Student of FPMIPA, Indonesia University of Education batch of 2014 academic year, with samples taken as many as 88 students. Sampling techniques used is  Purposive  Random   Sampling   with   Yamane  Formula.   The   research   method  used  descriptive method with quantitative approach. The data collection technique used questionnaires with closed Likert scale of five categories. In terms of user'sused  descriptive method with quantitative approach. The data collection technique used questionnaires with closed Likert scale of five categories. In terms of user's resources knowledge on resources of the newly enrolled student FPMIPA  falls into the category of sufficient when benefiting the resources. As for the user's disciplinary, it falls into the category of adequate. Keywords: User Education, Users, Resources, Disiplinary, Accessibility

    KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH

    Get PDF
    AbstractA principal is the highest leader in school. The operation of school library is not separated from the principal leadership. This study aimed to investigate the principal leadership of SMAN 10. The principal management was measured by the leading indicators which include decision-making, communicating, motivating, selecting people and developing people with the use of management theory of Lewis A. Allen. The organization of school library was measured through the indicators of service, collections, and budget. The population of this study was students of SMAN 10 Bandung, with a sample of 95 people. This study used descriptive method with quantitative approach. The data was collected using closed questionnaire and interview. Based on the results of data analysis, it was found that principal leadership make a positive contribution to the school organization. Broadly speaking, the principal management of SMAN 10 Bandung is in good category. The test results of principal management in school library organization show that the leading indicators are in the moderate category.Keywords: leadership, school library, principal managementAbstrakKepala Sekolah adalah pimpinan tertinggi yang berada di sekolah.  Penyelenggaraan perpustakaan sekolah tidak terlepas dari kepemimpinan Kepala Sekolah. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui Kepemimpinan Kepala Sekolah di SMAN 10 Bandung. Manajemen kepala sekolah diukur melalui indikator leading yang terdiri dari pengambilan keputusan, pengkomunikasian, pemberian motivasi, penyeleksian orang-orang dan pengembangan orang-orang dengan menggunakan teori manajemen dari Lewis A.Allen. Penyelenggaraan perpustaka sekolah diukur melalui indikator layanan, koleksi dan anggaran. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 10 Bandung, dengan sampel 95 orang. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan   data menggunakan angket  tertutup dan  wawancara. Berdasarkan hasil analisis data diketahui kepemimpinan Kepala Sekolah memberikan  kontribusi positif pada penyelenggaraan Sekolah. Secara garis besar manajemen Kepala Sekolah SMAN 10 Bandung termasuk dalam kategori baik. Hasil pengujian terhadap manajemen Kepalab Sekolah terhadap penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah menunjukkan indikator leading berada dalam kategori sedang.Kata Kunci: Kepemimpinan, Perpustakaan Sekolah, manajemen kepala sekolah

    MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEKOLAH BERBASIS SISTEM INFORMASI GUNA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN OPTIMALISASI TATA KELOLA PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN JATINANGOR

    Get PDF
    ABSTRACTThe present activities of Community Services are carried out in the Subdistrict of Jatinangor. Two places accommodate the activities: the Auditorium of UPTD TK, SD, and PNF Offices of Jatinangor Subdistrict. Being the partner community in the present PKM is the offices of Technical Management Unit of TK, SD, and PNF of the Jatinangor Subdistrict. The target of PKM includes those who are responsible for managing the SD libraries a cross Jatinangor Subdistrict. The activity accomplished includes FGD to identify the target needs followed by Seminar and Workshop attended by SD Headmasters and those who are responsible for managing the libraries of 29 state-owned as well as private SDs, ended by the activities of Monitoring and Evaluating. The aim of the present PKM is the capability and copetency supposedly owned by the target in managing and making benefit of the library collections and giving services using an information system more easily to use. Through the FGD, it proves to be apparent that almost all of the managers of school libraries have yet had the skills of how to run a library. No systematic way of managing the collection takes place. Althouggh some of them realize that there available a system to manage the collections , they have not know how to use it. From the sessions run in the seminar, the SD Headmasters learn more about the importance of managing school libraries in a more professional manner. Fur there more, they are now demanded to get ready to provide data and all those thing relating to good governance of running a library for the sake of reporting, evaluating, and acreditation of the school. From the sessions run in the Workshop, participants, consisting of those librarians to be, get additional knowledge and technical skills of preparing collections to users. Those technical skills comprise stock taking, classifying, cataloging, services in general and library administrative tasks in an casier, clearer, more effective, and efficient manner. To every participan was given a variety of tools includng e-DDC, e-Books, Perpusnas Subject Heading SNI School Library of the Badan Standarisasi Nasional and Information System Software Application of Library-Acces Version 0.1. designed by Laboratorium Pengelolaan Informasi-Information and Library Departement of Fikom UNPAD it self. The version is designed to make things easier to use withe the same function as qualified as other applications existing. The version is readilywed to manage collections and elementary school library services. Key Words: School library, competency, librarian, skills. ABSTRAKKegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Jatinangor dengan mengambil tempat pelaksanaan di Aula Kantor UPTD TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor dan di Ruang Pertemuan GERKOPIN Kecamatan Jatinangor. Sebagai Masyarakat Mitra dalam PKM ini yakni Unit Pengelola Teknis Dinas TK, SD dan PNF Kecamatan Jatinangor. Pencapaian Sasaran PKM ini adalah para Pengelola Perpustakaan Sekolah Dasar Se-Kecamatan Jatinangor. Kegiatan PKM yang telah dilaksanakan yakni dimulai dari kegiatan FGD untuk mengetahui kebutuhan pencapaian sasaran, kemudian Seminar dan Workshop yang diikuti oleh para Kepala Sekolah Dasar serta para Pengelola Perpustakaan dari 29 SD Negeri maupun Swasta. Berikutnya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Akhir. Tujuan dari Program PKM ini adalah agar pencapaian sasaran dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis dalam mengelola dan mengolah koleksi bahan pustaka maupun layanan perpustakaan sekolah dengan menggunakan sistem informasi perpustakaan yang lebih mudah digunakan. Dalam kegiatan FGD diketahui bahwa hampir semua pengelola perpustakaan sekolah belum dapat menangani pengolahan koleksi secara sistematis. Meskipun sebagian diantara mereka sudah mengetahui adanya sistem informasi yang dapat digunakan untuk mengolah dan mengelola koleksi, mereka belum mengetahui dan belum dapat memanfaatkan dan menggunakannya. Dalam sesi Seminar, para Kepala Sekolah mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang pentingnya mengelola perpustakaan sekolah secara lebih profesional. Terlebih lagi bahwa mereka saat ini mulai dituntut untuk selalu siap menyediakan data dan informasi tentang tata kelola perpustakaan baik untuk pelaporan dan evaluasi maupun untuk kepentingan akreditasi sekolah. Dalam sesi Workshop, para peserta yang umumnya para pelaksana pengelola perpustakaan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan teknis tentang tata cara pengolahan koleksi yang terdiri dari inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, pelayanan serta administrasi perpustakaan secara lebih jelas, lebih mudah, lebih efektif dan efisien. Kepada setiap peserta juga diberikan berbagai pedoman pengolahan koleksi seperti e-DDC, e-Books Tajuk Subyek terbitan Perpustakaan Nasional, SNI Perpustakaan Sekolah dari Badan Standardisasi Nasional dan Aplikasi Software Sistem Informasi Perpustakaan yakni Library-Access Version 0.1 yang dirancang oleh Laboratorium Pengelolaan Informasi - Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Fikom Unpad sendiri. Aplikasi tersebut dirancang lebih mudah untuk digunakan namun dengan fungsi yang sama baiknya dengan produk aplikasi lain yang telah ada. Aplikasi tersebut digunakan untuk manajemen dan tata kelola koleksi maupun layanan perpustakaan sekolah dasar.Kata kunci

    LITERASI INFORMASI MEDIA: Studi Kasus Manfaat Media Massa Terhadap Difusi Inovasi Pertanian di Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya

    Get PDF
    AbstractConseling is an advanced  activity of information dispersion aims to change the society’s attitude and behavior so as to accept and apply new ideas that have been presented. Changes in attitudes and behaviors of farmers in adopting innovation delivered is expected to improve the farmers’ ability so that the quality and quantity of production increase, which in turn help to improve their living standards. In addition, an innovation can be accepted by the society through several stages: awareness, interest, evaluation, trial, and adoption.Keywords: mass media, innovation diffusion, counselingAbstrakPenyuluhan merupakan kegiatan lanjutan dari penyebaran informasi bertujuan untuk mengubah sikap dan perilaku masyarakat agar menerima dan menerapkan ide-ide baru yang telah disajikan. Perubahan sikap dan perilaku petani dalam mengadopsi inovasi yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petani sehingga kualitas dan kuantitas peningkatan produksi, yang pada gilirannya membantu untuk meningkatkan standar hidup mereka. Selain itu, inovasi dapat diterima oleh masyarakat melalui beberapa tahap: kesadaran, minat, evaluasi, percobaan, dan adopsi.Kata kunci: media massa, difusi inovasi, konselin

    PENGARUH KREDIBILITAS PUSTAKAWAN PADA LAYANAN REFERENSI TERHADAP KEPUASAN PEMUSTAKA DI BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

    Get PDF
    AbstractResearch on "The Effect of Credibility of librarian in Reference Services on user Satisfaction in the Library and Archives of Province of West Nusa Tenggara Barat". The research objective was to determine the effect of credibility of librarian (variable X) on  the satisfaction user (variable Y) on the service reference in the Library and Archives of Province of West Nusa Tenggara Barat. The perceived credibility influential aspect includes Competency, Attitude, Goals, personality and dynamics affecting librarians user Satisfaction with aspects of Reliability, Responsiveness, Confidence, Empathy, and physical manifestation. The study population was user which came in March 2013 at a sampling technique Probability Sampling (Stratified Proportionate Random Sampling). Research methods that are used are exploratory survey method of data collection techniques of observation, interviews, literature study and questionnaire. Based on the results of the study the majority of respondents agreed with the credibility to influence user satisfaction. While the partial test shows a small portion of respondents agreed to the competence and attitude of librarians, then for the purpose and the dynamics personality most respondents agreed. So in general credibility affects satisfaction but partially demonstrate competence and attitude has no direct effect. But the goal, personality and dynamics directly influence user satisfaction.Keywords: Credibility of librarians, user satisfaction AbstrakPenelitian tentang “Pengaruh Kredibilitas Pustakawan Pada Layanan Referensi Terhadap Kepuasan Pemustaka Di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kredibilitas pustakawan (variabel X) terhadap kepuasan pemustaka (variabel Y) pada layanan referensi di Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Adapun aspek kredibilitas yang dipandang berpengaruh meliputi Kompetensi, Sikap, Tujuan, Keperibadian dan Dinamika pustakawan yang mempengaruhi Kepuasan pemustaka dengan aspek Keandalan, Responsiveness, Keyakinan, Empati, dan Wujud fisik. Populasi penelitian adalah pemustaka yang datang pada bulan Maret 2013 dengan teknik sampling Probability Sampling (Proportionate Stratified RandomSampling). Metode penelitian yang dugunakan adalah metode survei eksploratif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, studi pustaka dan kusioner. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar responden menyatakan setuju dengan pengaruh kredibilitas terhadap kepuasan pemustaka. Sementara dengan uji parsial menunjukkan sebagian kecil responden menyatakan setuju terhadap kompetensi dan sikap pustakawan, kemudian untuk tujuan, keperibadian dan dinamika sebagian besar responden menyatakan setuju. Sehingga secara umum kredibilitas berpengaruh terhadap kepuasan tapi secara parsial menunjukkan kompetensi dan sikap tidak berpengaruh langsung. Namun tujuan, keperibadian dan dinamika berpengaruh langsung terhadap kepuasan pemustaka.Kata kunci: Krediblitas pustakawan, kepuasan pemustak

    PERPUSTAKAAN SEBAGAI WAHANA TERAPI YANG RAMAH DISABILITAS: Implementasi Biblioterapi di Perpustakaan Lingkungan Pendidikan

    Get PDF
    ABSTRAKBiblioterapi salah satu metode terapi menggunakan media buku untuk rehabilitasi bagi klien panti sosial. Biblioterapi merupakan salah satu pengembangan pelayanan perpustakaan sebagai wahana terapi bagi masyarakat dengan berbagai latar belakang sosial budaya tanpa memandang keterbatasan fisik dan mental. Perpustakaan di lingkungan pendidikan menerapkan layanan biblioterapi yang ramah disabilitas bertujuan mendukung misi pendidikan untuk semua. Layanan biblioterapi di Indonesia masih menjadi hal baru, untuk itu kajian ini bermaksud membangun pemahaman yang menyeluruh tentang apa dan bagaimana biblioterapi, serta siapa yang melakukan biblioterapi di perpustakaan lingkungan pendidikan. Para tenaga perpustakaan maupun pustakawan di lingkungan pendidikan diharapkan mampu mengembangkan dan mengimplementasikan layanan biblioterapi bagi masyarakat. Terdapat enam tahapan implementasi biblioterapi yang ramah disabilitas di perpustakaan, pertama terkait pengembangan tata gedung perpustakaan yang ramah disabilitas; kedua pengembangan layanan perpustakaan; ketiga pengembangan pengadaan koleksi yang relevan untuk biblioterapi; keempat pengembangan pengolahan koleksi biblioterapi; kelima pengembangan SDM meliputi kualifikasi dan kompetensi tenaga teknis perpustakaan dan pustakawan yang berperan sebagai biblioterapist, Keenam manajemen dan praktik layanan biblioterapi di perpustakaan ramah disabilitas untuk membantu klien secara inklusif. Kata kunci: perpustakaan khusus, biblioterapi, biblioterapist, disabilitas, perpustakaan sekolah, pendidika

    BERBAGI BUKU, BERBAGI ILMU UNPAD 2013: KONTRIBUSI UNIVERSITAS PADJADJARAN DALAM PEMBINAAN MINAT BACA MASYARAKAT PROVINSI JAWA BARAT MELALUI PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN DAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT

    Get PDF
    ABSTRACTThe present study investigated applicability of Pustaka Access versi 0.1 designed by fakulty members of Padjadjaran University (Unpad). Being the aim of the software application was an effort to make reading interest of the west java people geared to wards betterments. At present, libraries scaterred across the province of west  java are not managed by professional librarians. By way applying the software of pustaka access versi 0.1 developed though database Microsoft access 2007 (or, the most recent version of it) The best part of the software application proves to be some practicality and accuracy in term of benefiting the library collection from which people learn how to live a better life in a broader sense.Libraries of different kinds include Taman Bacaan Masyarakat (TBM), library-like center of resources for all people including those living villages in rural areas. These libraries are to be managed by librarians having been trained through services workshops on electronic system of running a library for all. Keyword: TBM, reading interest, Unpad, software ABSTRAKProvinsi Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki angka buta aksara mencapai angka 10 %.  Indeks Pembangunan Manusia  (IPM) di Jawa Barat terus ditingkatkan. Berbagai program dicanangkan untuk mendongkrak angka IPM tersebut agar menjadi lebih baik. Salah satu indikator yang diperhatikan adalah peningkatan minat baca masyarakat. Sumber inspirasi kegiatan ini adalah bahwa perpustakaan Desa dan TBM (Taman Bacaan Masyarakat) di Jawa Barat belum memiliki solusi praktis mengatasi masalah dalam mengembangkan perpustakaan/TBM yang mereka kelola. Belum ada kesiapan dalam menyelenggarakan layanan perpustakaan/TBM berbasis sistem. perpustakaan/TBM  masih memerlukan tambahan bahan bacaan. Pihak pengelola belum memiliki Tenaga Teknis yang siap mengelola koleksi bahan bacaan. Metode yang dilakukan adalah Survey Kebutuhan Informasi, Pendidikan dan Pelatihan , Konsultasi dan Focus Group Discussion (FDG) serta simulasi Ipteks, yakni diperkenalkan kepada para pengelola taman bacaan masyarakat dan perpustakaan desa adalah Sofware Pustaka Access Versi 0.1. Software ini dimanfaatkan untuk pengolahan koleksi bahan pustaka dengan mengunakan software Pustaka Acces Versi 0.1 yang digagas dan dikembangkan oleh staf pengajar pada Departemen Ilmu Informasi dan perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad. Karya Utama kegiatan ini adalah berupa Software Pustaka Acces Versi 0.1, Modul  Pengolahan Koleksi, Modul Perpustakaan Sekolah dan Modul Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat. Software “Pustaka Access versi 0.1” dikembangkan dengan menggunakan Database Microsoft Access 2007.Oleh karena itu, Software ini hanya bisa digunakan pada komputer yang sudah terinstal Microsoft Office 2007 (atau Microsoft Office versi yang lebih baru). Modul pengolahan koleksi merupakan pedoman yang dapat digunakan dalam mengoperasikan system pengolahan koleksi berbasis elektronik. Modul perpustakaan sekolah, dapat digunakan bagi sekolah dalam menjalankan pengelolaan perpustakaan sekolahnya secara ringkas dan cepat. Modul Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat dapat digunakan oleh Taman Bacaan Masyarakat sebagai panduan pengelolaan dan pengembangan  Taman Bacaan Masyarakat. Dampak dan manfaatnya adalah bahwa pemberian hibah buku yang siap dipakai memudahkan pengelola perpustakaan dan taman bacaan untuk dapat langsung dimanfaatkan oleh pemustakanya. Pelatihan sistem pengelolaan elektronik memudahkan pengelola dalam mengurus koleksinya. Hal ini disampaikan oleh pengelola yang telah mendapat pelatihan, dan antusias pemustakanya untuk bisa segera meminjam buku tersebut. Kesimpulan bahwa kegiatan Hibah buku mahasiswa angkatan 2013-2014 telah tersampaikan ke berbagai jenis perpustakaan dan taman bacaan baik itu perpustakaan sekolah, taman bacaan masyarakat  dan perpustakaan Lapas. Diberikan kepada sekolah yang belum memiliki perpustakaan dan sekolah yang belum memenuhi standar jumlah koleksi. Taman bacaan yang mendapat hibah adalah taman bacaan yang memulai dan mengembangkan dengan motivasi yang kuat dari pengelolanya.  Permasalahan cara pengelolaan terbantukan dengan pelatihan dan pemberian sistem pengelolaan elektronik. Koleksi yang telah terolah mempercepat layanan bagi pemustaka untuk memanfaatkannya.  Kata kunci: Taman Bacaan Masyarakat, Minat Baca, Pemberdayaan perpustakaan, Unpa

    HAK AKADEMISI PELAKU PLAGIARISME DIPANDANG DARI SUDUT PANDANG ETIKA LIBERAL

    Get PDF
    AbstractPlagiarismis anacademicsin, but stillexistevenby the academic communityinIndonesia.Director Generalof Higher Educationat thenote that’s been circulated,there are 21state universitiesandsevenprivate universitiesin the list ofcases of plagiarism. Actorsin plagiarismobviouslyhaving a bigloss. Demotion,evena moratorium ontherecruitment of professorsfor theinstitutionsis definitely avery big loss. This papertriesto seehow theactorsrightfrom an ethical standpointof plagiaristliberalismwho exaltsindividualfreedom. By takingNozickas a characterthat upholdsindividualliberty, however,it was foundthat,still,the behavior ofplagiarismis an actthat violatesthe principles of justice. Keywords:Plagiarism, Academics, Ethics Liberalism AbstrakPlagiarisme adalah sebuah dosa besar dalam dunia akademik. Walaupun demikian, hal ini masih seringkali terjadi, yang bahkan dilakukan oleh para pelaku akademik itu sendiri. Direktorat Jeneral Pendidikan Tinggimenyatakan bahwa terdapat 21 perguruan tinggi negeri dan 7  perguruan tinggi swasta yang didaulat sebagai pelaku plagiarism. Pelaku plagiarisme dalam hal ini jelas besar pasak daripada tiang.Demosi sampai dengan moratorium pengangkatan profesor untuk institusi pelaku plagiarism jelas merupakan sesuatu yang sangat merugikan. Artikel ini mencoba untuk meninjau, bagaimana para pelaku plagiarism dari sudut pandang etika liberalism, yang sangat mennyanjung tinggi kebebasan individual. Dari hasil kajian, ternyata, dengan mengambil pendapat Nozick sebagai tokoh kebebasan individu sekalipun, perilaku plagiarism tetaplah sebuah tindakan yang melanggar prinsip-prinsip keadilan.Kata Kunci:Plagiarisme, Pendidikan Tinggi, Etika Liberalism

    PERAN PERPUSTAKAAN DAN TENAGA PERPUSTAKAAN SEKOLAH/MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH/MADRASAH

    Get PDF
    AbstractThis paper begins with the emergence of problems in the implementation of education about the role of the school/madrasah library. Library as one of the important factor in improving the quality of the learning process in schools / madrasah. It is undeniable that the number of libraries and school/madrasah librarian are still below the average of national standard of library school/ madrasah. Required the intervention in enhancing the role of libraries and school library personnel / madrasah. Through training madrassa library management, training participants are expected to increase their ability after the training, particularly in carrying out his duties as a school library personnel. Based on the results of pre-test and post-test data showed that it had an increased knowledge of the trainees. The trainees also found the library management training has particular relevance and effectiveness in improving the understanding related to the management of the library. After training, the trainees also apply in libraries madrassas through improvements in the management of the library. Training library management has proven effective in improving knowledge, attitudes, and skills in carrying out the task of managing the library.Keyword: Library, school librarian, School quality improvement AbstrakTulisan ini diawali dengan munculnya permasalahan dalam pelaksanaan pendidikan tentang peran perpustakaan sekolah/madrasah. Perpustakaan sebagai salah satu factor penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah/madrasah. Tak dapat dipungkiri bahwa jumlah perpustakaan dan tenaga perpustakaan sekolah/madrasah masih berada di bawah rata-rata standar perpustakaan sekolah/madrasah yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Diperlukan adanya intervensi dalam meningkatkan peran perpustakaan dan tenaga perpustakaan sekolah/ madrasah. Melalui pelatihan pengelolaan perpustakaan madrasah, peserta pelatihan diharapkan dapat meningkat kemampuannya setelah mengikuti pelatihan tersebut, khususnya dalam melaksanakan tugasnya sebagai tenaga perpustakaan sekolah. Berdasarkan hasil pre test dan post test diperoleh data bahwa secara pengetahuan peserta pelatihan memiliki peningkatan. Peserta pelatihan juga berpendapat bahwa pelatihan pengelolaan perpustakaan memiliki relevansi dan efektivitas khususnya dalam meningkatkan pemahamannya terkait pengelolaan perpustakaan. Setelah mengikuti pelatihan, peserta pelatihan pun menerapkannya di pepustakaan madrasahnya melalui pembenahan dalam pengelolaan perpustakaan. Pelatihan pengelolaan perpustakaan terbukti efektif memberikan peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilannya dalam melaksanakan tugas mengelola perpustakaan.Keyword: Perpustakaan, Tenaga Perpustakaan, Kualitas Pendidikan Madrasa

    KIAT-KIAT PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH

    Get PDF
    AbstractA combination of experts’ idea-generating, dignitaries in librarianship, and decision makers’ concerns at the level of Government should have been made capable of realizing libraries as the facilitator of teaching-learnig process with promising outcomes. Bright learners by way of efforts made in terms of an ever enhanced curriculum should have been developing to sophisticated personalities and geared towards humans with qualities. What has gone in practice proves to be swerving to some extent in that some sort of comprehensive model of running library services is due needed: a standing structure built in the middle of the scholl; collections including books, non-books, digital; and truly Librarian (i.e. main manager of the intellectual asset). Any most interesting activities possible need to be created to make library an area of “play” being the goal of a means to accelerating a reading habit especially among children in their early age. The librarian’s new paradigm should manage to penetrate the academic area of teachers in order that their collaboration with the teaching staff gives the chance to the library’s functioning in an optimal way.Keywords: School library, school library design, school library activities ABSTRAKPerpaduan rancang-gagas pakar, dignitary kepustakawanan, dan decision makers pada tataran Pemerintah seharusnya telah mewujudkan perpustakaan sebagai fasilitas proses belajar-mengajar yang mumpuni. Pembelajar yang dicerdaskan oleh upaya pencanggihan kurikulum sekolah seyogianya bertumbuh menjadi pribadi yang unggul dan berkembang ke arah insan yang berkualitas. Kenyataan di lapangan saat ini memerlukan suatu model menyeluruh penyelenggaraan perpustakaan: gedung yang berdiri tegap ditengah-tengah sekolah; koleksi buku, non-buku, digital; dan Pustakawan (baca: pengelola utama aset intelektual) seutuhnya. Kegiatan-kegiatan menarik harus dikreasikan untuk menjadikan perpustakaan sebagai area “bermain” yang dimaksudkan sebagai ajang penumbuhan minat baca terutama pembelajar usia dini. Paradigma baru Pustakawan selayaknya merambah ke wilayah akademik pengajar agar kolaborasinya kelak berimbas pada berfungsinya perpustakaan secara optimal.Kata kunci: Perpustakaan sekolah, tata ruang perpustakaan sekolah, kegiatan perpustakaan sekola

    134

    full texts

    141

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Edulib
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇