ANALITIKA
Not a member yet
238 research outputs found
Sort by
PERBEDAAN MINAT SEKOLAH DAN MOTIVASI BELAJAR DITINJAU DARI POLA ASUH ORANGTUA
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan minat sekolah dan motivasi belajar ditinjau dari pola asuh orangtua, dimana dalam hal ini pola asuh orangtua yang dimaksud adalah otoriter, demokratis dan permisif. Subyek dalam penelitian ini adalah para siswa yang merupakan anak dari para jemaat di Huria Kristen Indonesia (HKI) Resort Medan V yang berjumlah 90 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat sekolah antar siswa yang diasuh dengan pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan permisif (koefisien perbedaan Anava F = 35,375 dengan p = 0,000). Selain itu, diketahui pula bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang diasuh dengan pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan permisif (koefisien perbedaan Anava F = 21,378 dengan p = 0,000)
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan antara kualitas kehidupan kerja dan organizational citizenship behavior dengan produktivitas kerja karyawan PT. Wijaya Karya Beton, Tbk. Medan.Hipotesa yang diajukan adalah ada hubungan positif antara kualitas kehidupan kerja dan organizational citizenship behavior dengankepuasan kerja karyawan.Subjek penelitian adalah karyawan tetap bagian produksi PT. Wika Beton Tbk. Medansebanyak 52 orang yang diambil berdasarkan karakteristik yang telah ditetapkan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling.Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kualitas kehidupan kerja dan OCB dengan produktivitas kerja. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi Freg = 25,297; p = 0,000a dimana p < 0,010
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN LOCUS OF CONTROL DENGAN KINERJA KARYAWAN
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara motivasi kerja dan locus of control dengan kinerja karyawan. Subyek penelitian adalah pegawai PDAM Tirtanadi cabang Medan Labuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan locus of control dengan kinerja karyawan (Freg = 1,117 dimana p Ë‚ 0,050). Selain itu, ditemukan pula bahwa ada hubungan yang positif antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada pegawai PDAM Tirtanadi cabang Medan Labuhan dengan sumbangan 33,3 %. Ada hubungan yang positif antara locus of control terhadapt kinerja karyawan sebesar 24,4 %. Total sumbangan efektif dari kedua variabel bebas (motivasi kerja dan locus of control) terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 57,7 %. Dari hasil ini diketahui bahwa masih terdapat 42,3 % pengaruh dari faktor lain terhadap kinerja karyawan
ANALISA PERSEPSI DAN HARAPAN TERHADAP KONSELING PRANIKAH PERKAWINAN
This study aims to analyze the perceptions and expectations of premarital counseling. As the study sample was 70 couple. The results showed that of the indicators that are part of the five dimensions of the societal expectations of counseling before marriage, the highest expectations on religious dimensions.       By 99.5% what is expected by respondents occurred in his life after experiencing the developed relationship counseling and a balanced attitude toward the family on both sides of husband and wife. Indicator with the smallest percentage value is the dimension of integrity with a ratio of 83.25%, namely: Maintaining unity both in relationships with individuals and institutions. This means that the respondent would hope the preservation of unity in both individual and institutional relationships that exist after counseling, only 83.25% according to their perception becomes reality. The value of spearman rank correlation (rs) between perception (X) and hope (Y) is at 99., 91%. This indicated that the relationship between perceptions as independent variables is very strong in the hope (Y) as the dependent variable. Based on t test, t values obtained count equal 114.207, this value is very far when compared with the t table at ∞ = 0.05%, thus it can be concluded that the perception variables (X) is very significant influence expectations variable (Y) as the dependent variable
HUBUNGAN IKLIM SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN KEBIASAAN BELAJAR
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan iklim sekolah dan motivasi berprestasi dengan kebiasaan belajar. Sampel dalam penelitian ini adalah 175 orang siswa/i SMA Methodist I kelas IX dan X tahun pelajaran 2010/2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara iklim sekolah dan motivasi berprestasi dengan kebiasaan belajar (Freg = 4,709 dimana p Ë‚ 0,050). Selain itu, diketahui pula bahwa iklim sekolah dan motivasi berprestasi yang dimiliki siswa Methodist 1 Medan ini dapat membantu terjadinya peningkatan kebiasaan belajar ke arah yang lebih baik. Hal ini diketahui dengan melihat kontribusi iklim sekolah dan motivasi berprestasi memberikan sumbangan sebesar 40,3 % terhadap kebiasaan belajar. Dari hasil ini juga diketahui bahwa masih ada 59,7 % faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kebiasaan belajar pada siswa di SMA Methodist 1 Medan
HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN BELAJAR DAN MANAJEMEN WAKTU DENGAN MOTIVASI MENYELESAIKAN STUDI PADA MAHASISWA PASCASARJANA YANG TELAH MENIKAH
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara manajemen waktu dan lingkungan belajar dengan motivasi menyelesaikan studi pada mahasiswa pascasarjana yang telah menikah. Subyek penelitian adalah mahasiswa pascasarjana Universitas Medna Area yang berjumlah 60 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang didapat dari skala menunjukkan bahwa variabel lingkungan belajar, manajemen waktu, dan motivasi menyelesaikan studi tergolong kurang baik. Selain itu diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara lingkungan belajar dan manajemen waktu dengan moticasi menyelesaikan studi (R = 0,839). Selanjutnya, bobot sumbangan dari variabel lingkungan belajar dan variabel manajemen waktu dengan variabel motivasi menyelesaikan studi adalah sebesar 70,4 %. Berarti masih terdapat 29,6 % pengaruh dari variabel lain terhadap motivasi menyelesaikan studi, dimana faktor-faktor lain tersebut dalam penelitian ini tidak dikaji
HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN ORGANISASI, MORIL KERJA DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA KARYAWAN
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara komitmen organisasi, moril kerja dan motivasi kerja terhadao kinerja karyawan. Subyek penelitian adalah karyawan PT. Bnak Sumut Cabang Utama Medan. Metode Analisis Tiga Prediktor menujukkna hasil bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara komitmen organisasi, moril kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja (Freg = 2,095 dimana p Ë‚ 0,050. Adapun sumbangan dari variabel komitmen organisasi memberikan kontribusi 27 % terhadap kinerja kerja. Sementara itu variabel moril kerja berpengaruh atau memiliki peran terhadap kinerja sebesar 24,5 %. Dan motivasi kerja memberikan kontribusi terhadao kinerja kerja sebesar 32,2 %. Total sumbangan efektif dari ketiga variabel bebas (komitmen organisasi, moril kerja dan motivasi kerja) terhadap kinerja kerja adalah sebesar 83,7 %
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN AKTIVITAS BELAJAR
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kebiasaan belajar dan motivasi belajar dengan aktivitas belajar. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah para mahasiswa – mahasiswi yang tengah menjalani pendidikan di Politekkes Tuntungan Medan. Metode analisis data dengan menggunakan Analisis Regresi Dua Prediktor menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kebiasaan belajar dan motivasi belajar dengan aktifitas belajar (Freg = 9,701 dimana p ˂ 0,0100. Diketahui pula bahwa total sumbangan kedua variabel bebas terhada variabel terikat adalah sebesar 33,3 % yang berarti masih terdapat 66,7 % pengaruh dari variabel lain terhadap aktivitas belajar namun tidak diteliti dalam penelitian ini
HUBUNGAN INTELEGENSI DAN POLA ASUH ORANGTUA DEMOKRATIS DENGAN HARGA DIRI SISWA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intelegensi dan pola asuh orangtua demokratis dengan harga diri siswa. Subyek penelitian adalah siswa SMAN 4 Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan intelegensi siswa tergolong di atas rata-rata, kecenderungan pola asuh orantua demokratis tergolong tinggi, dan harga diri siswa juga tergolong tinggi. Secara bersama-sama terdapat hubungan intelegensi dan pola asuh orangtua ddemokratis dengan harga diri siswa dengan koefien korelasi multipel sebesar 0.726 dan sumbangan efektif sebesar 52,7 %
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN REGULASI DIRI DALAM BELAJAR DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan regulasi diri dalam belajar dnegan prestasi akademik. Sampel penelitian adalah mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Theologia HKBP P. Siantar sejumlah 70 orang yang diambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara efikasi diri dan regulasi diri dalam belajar, ada hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan prestasi akademik, dan ada hubungan yang sangat signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan prestasi akademik. Total hubungan variabel efikasi diri dan regulasi diri dalam belajar dalam penelitian ini dengan prestasi akademik mahasiswa adalah sebesar 89,1 %. Dari hasil ini maka diketahui bahwa masih terdapat 10,9 % pengaruh dari faktor lain terhadap prestasi akademik mahasiswa di STT-HKBP P. Siantar