238 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DAN EFIKASI DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan meneliti hubungan antara kecerdasan emosi dan efikasi diri dengan prestasi belajar. Populasi penelitian adalah siswa/i kelas XI SMA Santo Thomas-3 Medan. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kemudian diketahui berjumlah 100 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala kecerdasan emosi, skala efikasi diri, dan analisis dokumentasi terhadap Daftar Kumpulan Nilai (DKN) untuk melihat prestasi belajar siswa. Data penelitian yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan uji statistik korelasi product moment dan analisis regresi berganda. Hasil analisa data menunjukkan bahwa secara bersama-sama, ada hubungan yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dan efikasi diri dengan prestasi belajar pada siswa siswa/i SMA Santo Thomas-3 Medan. Selain itu, didapat informasi bahwa efikasi diri siswa/i   SMA Santo Thomas-3 Medan tergolong baik dan kecerdasan emosional mereka pun tergolong tinggi.Â

    RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOURAL THERAPY (REBT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REGULASI EMOSI REMAJA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen yang bertujuan menguji pengaruh terapi Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) untuk meningkatkan regulasi emosi  pada remaja korban kekerasan seksual. Sampel penelitian adalah remaja korban kekerasan seksual dan memiliki kesulitan dalam regulasi emosi (skor DERS > 132) yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian diketahui berjumlah dua orang. Alat ukur yang digunakan adalah Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh REBT untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi. Pada kedua subjek, aspek strategy  mengalami peningkatan yang menunjukkan subjek mulai mampu menemukan cara dalam meregulasi emosi

    PERBEDAAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN KOMPETENSI SOSIAL GURU SD NEGERI YANG SUDAH SERTIFIKASI DAN YANG BELUM SERTIFIKASI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada perbedaan kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial pada guru SD Negeri yang sudah sertifikasi dan yang belum sertifikasi.  Penelitian dilakukan di SD Negeri yang ada di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling dimana sampel terdiri dari 92 orang guru yang sudah disertifikasi dan 140 orang guru yang belum disertifikasi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala kompetensi kepribadian dan skala kompetensi sosial. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan uji-t tidak berpasangan. Hasil analisa data menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kompetensi kepribadian antara guru yang sudah disertifikasi dengan guru yang belum disertifikasi. Selain itu, diketahui pula bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam hal kompetensi sosial antara guru yang sudah disertifikasi dengan guru yang belum disertifikasi

    HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN PERSEPSI PENGEMBANGAN KARIR DENGAN KEPUASAN KERJA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan komunikasi interpersonal dan persepsi pengembangan karir dengan kepuasan kerja. Populasi penelitian adalah karyawan pimpinan di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan 127 orang kemudian terpilih sebagai sampel. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan analisa dokumentasi data karyawan, skala komunikasi interpersonal, skala persepsi pengembangan karir, dan skala kepuasan kerja. Data yang terkumpul kemudian dianalisa dengan menggunakan uji korelasi Pearson product moment.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang  signifikan antara komunikasi interpersonal dan persepsi terhadap pengembangan karir dengan kepuasan kerja karyawan.  Secara bersama-sama, variabel komunikasi interpersonal dan persepsi terhadap pengembangan karir berkontribusi terhadap kepuasan kerja sebanyak 13,9%

    EFEKTIVITAS TERAPI REALITAS UNTUK MENINGKATKAN SELF-REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA UNDERACHIEVER

    Get PDF
    Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi terapi realitas untuk meningkatkan self-regulated learning pada mahasiswa underachiever. Subjek penelitian adalah sepuluh orang mahasiswa underachiever dari Universitas Sumatera Utara yang memiliki skor self-regulated learning rendah  (X<120). Desain penelitian ini adalah  pretest-posttest control-group design. Terapi realitas dalam penelitian ini dilakukan secara berkelompok selama lima hari. Modul terapi disusun berdasarkan langkah-langkah WDEP yang dikemukakan oleh Glasser dan Wubbolding (Corey, 1996). Alat ukur yang digunakan adalah skala self-regulated learning yang disusun berdasarkan teori yang relevan. Data yang diperoleh dari pretest dan posttest dianalisa dengan analisis kovarian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi realitas efektif meningkatkan self-regulated learning pada mahasiswa underachiever dan efek dari terapi realitas tetap bertahan hingga satu minggu setelah terapi diberikan. Terapi realitas memberikan hasil yang bervariasi diantara subyek dimana variasi hasil tersebut ditentukan oleh kemampuan subjek dalam membuat rencana perilaku pada tahapan planning and commitment

    PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEADILAN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja dan keadilan organisasi terhadap organizational citizenship behaviour (OCB). Populasi penelitian adalah karyawan tetap/organikPT. Summit Oto Finance dengan masa kerja lebih dari dua tahun. Jumlah anggota populasi adalah 61 orang. Dikarenakan jumlah subyek yang terbatas, maka seluruhnya dilibatkan sebagai sampel penelitian (teknik total sampling). Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala motivasi kerja, skala persepsi keadilan organisas,i dan skalaorganizational citizenship behaviour (OCB). Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Analisa data menunjukkanadanya pengaruh  yang signifikan antara motivasi kerja dan keadilan organisasi terhadap organizational citizenship behavior pada karyawan PT. Summit Oto Finance. Variabel motivasi kerja dan keadilan organisasi memiliki kontribusi terhadap organizational citizenship behavior sebesar 54.7%. Secara spesifik diketahui bahwa karyawan PT. Summit Oto Finance memiliki motivasi kerja, persepsi mengenai keadilan organisasi, serta organizational citizenship behavior yang berada di kategori sedang

    PERANAN KOHESIVITAS KELOMPOK DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR

    Get PDF
    Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peranan kohesivitas kelompok dan kecerdasan emosional terhadap organizational citizenship behavior. Populasi penelitian adalah karyawan departemen produksi PT. Tanimas Soap Industries dimana seluruh anggota populasi berpartisipasi sebagai subyek penelitian. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tiga skala psikologi yaitu skala kohesivitas kelompok, skala kecerdasan emosional, dan skala organizational citizenship behavior. Analisa terhadap data yang terkumpul dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear sederhana dan berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesivitas kelompok dan kecerdasan emosional berperan terhadap organizational citizenship behavior.Kecerdasan emosional diketahui memberikan sumbangan lebih besar terhadap organizational citizenship behavior dibandingkan kohesivitas kelompok. Aspek group integration social dari kohesivitas kelompok dan dimensi self-awareness dari kecerdasan emosional memberikan kontribusi paling besar terhadap organizational citizenship behavior

    HUBUNGAN KECEMASAN KEMATIAN DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN ODHA (ORANG DENGAN HIV-AIDS)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan kematian dan dukungan sosial terhadap motivasi kerja karyawan ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan ODHA yang tergabung dalam Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Medan Plus yang berjumlah 329 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang. Data penelitian kemudian dikumpulkan dengan menggunakan skala kecemasan kematian, skala dukungan sosial, dan skala motivasi kerja. Data penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisa menunjukkan bahwa kecemasan kematian dan dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dan erat dengan motivasi kerja karyawan ODHA. Kecemasan kematian secara signifikan berpengaruh negatif terhadap motivasi kerja karyawan ODHA sementara dukungan sosial secara signifikan berpengaruh positif terhadap motivasi kerja karyawan ODHA

    HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN MOTIVASI BELAJAR

    No full text
    Peneliti mengangkat permasalahan motivasi belajar guru pendidikan agama Buddha yang peneliti anggap masih rendah sehingga permasalahannya yaitu apakah ada hubungan yang signifikan antara konsep diri dan kecerdasan emosi dengan motivasi belajar pada guru-guru pendidikan agama Buddha di kota Medan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara konsep diri dan kecerdasan emosi dengan motivasi belajar (koefisien Freg = 128.672 dimana p < 0,05). Bobot sumbangan dari variabel konseo diri dan kecerdasan emosi terhadap variabel motivasi belajar adalah sebesar 81,9 %

    HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN IKLIM SEKOLAH DENGAN PERILAKU BULLYING

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri daniklim sekolah dengan perilaku bullying siswa SMP. Subjek penelitian berjumlah 96 orang siswa SMPSwasta Budi Agung Medan, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku bullying siswa SMP, terdapat hubungan negatif yang signifikan antara iklim sekolah dengan perilaku bullying siswa SMP, serta terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dan iklim sekolah dengan perilaku bullying siswa SMP. Hasil ini ditunjukkan dengan F= 58,797 dan p < 0,05. Ini menandakan bahwa semakin tinggi kontrol diri dan semakin positif iklim sekolah maka semakin rendahperilaku bullying.Sebaliknya semakin rendah kontrol diri dan semakin negatif iklim sekolah maka semakin tinggiperilaku bullying.Kontrol dirimemberikan kontribusi terhadap perilaku bullyingsebesar 48,3% dan iklim sekolahmemberikan kontribusi terhadap perilaku bullyingsebesar 32,1%. Kontribusikontrol diri dan iklim sekolah terhadap perilaku bullying sebesar 55,8%, hal ini berarti masih terdapat 44,2%  faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku bullying

    196

    full texts

    238

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ANALITIKA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇