238 research outputs found

    Hubungan Konsep Diri Dan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Interaksi Sosial Mahasiswa

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan melihat hubungan konsep diri dan dukungan sosial teman sebaya dengan interaksi sosial mahasiswa UIN Sumatera Utara. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa jurusan PBI FITK UINSU berjumlah 480 orang. Sampel berjumlah 120 orang yang dipilih dengan menggunakan proportional random sampling. Instrumen pengumpulan data adalah angket dan data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 39,94% responden memiliki konsep diri yang tergolong di bawah rata-rata. Sementara itu, sebanyak sebesar 45% responden memiliki skor dukungan sosial teman sebaya yang tergolong di atas rata-rata. Selanjutnya diketahui bahwa sebanyak 46,67% responden memiliki skorinteraksi sosial yang berada di atas rata-rata. Besarnya hubungan variabel dukungan sosial dengan interaksi sosial mahasiswa jurusan PBI FITK UINSU adalah sebesar 17,8%. Besarnya hubungan konsep diri dan dukungan sosial teman sebaya secara bersama-sama terhadap interaksi sosial mahasiswa jurusan PBI FITK UINSU adalah sebesar 21,3%.Â

    PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN JOB INSECURITY TERHADAP TURNOVER INTENTION STAF PENGAJAR DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan job insecurity terhadap turnover intention staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan alat ukur berupa skala turnover intention, skala kepuasan kerja dan skala job insecurity. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dan jumlah sampel yang digunakan adalah 116 orang staf pengajar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan SPSS versi 21.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan darikepuasan kerja dan job insecurity terhadap turnover intention staf pengajar (Fhitung = 147,259 > Ftabel = 3,08, p = 0,000 < 0,05), terdapat pengaruh yang signifikan dari kepuasan kerja terhadap turnover intention (-thitung = -6,966 < -ttabel = -1,981 dengan Sig. (0,000) < 0,05), dan terdapat pengaruh yang signifikan dari job insecurity terhadap turnover intention staf pengajar (thitung = 6,399 > ttabel = 1,981 dengan Sig. (0,000) < 0,05). Secara umum, kontribusi kepuasan kerja dan job insecurity terhadap turnover intention adalah sebesar 72,3%. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tingkat turnover intention, kepuasan kerja dan job insecurity staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara tergolong sedang

    HUBUNGAN HARGA DIRI DAN OPTIMISME DENGAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA MAHASISWA MAGISTER PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga diri dan optimisme dengan kesejahteraan subjektif mahasiswa Magister Psikologi UMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini berjumlah 75 mahasiswa magister psikologi UMA yang masih aktif dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga skala, yaitu skala Kesejahteraan subjektif, Skala harga diri dan skala optimisme. Analisis data menggunakan teknik Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) ada hubungan positif yang signifikan antara harga diri dan optimisme dengan kesejahteraan subjektif, dimana koefisien rx12y = 0,640 dan  p = 0,000 dengan konstribusi sebesar 40,9%. (2) ada hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan kesejahteraan subjektif, dimana koefisien rx1y = 0,635 dan p = 0,000, konstribusi sebesar 40,3%. (3) ada hubungan positif yang signifikan antara optimisme dengan kesejahteraan subjektif, dimana koefisien rx2y = 0,414 dan p = 0,000, dengan konstribusi sebesar 17,1%, dengan demikian dinyatakan bahwa seluruh hipotesis dapat diterima

    Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Waruna Nusa Sentana. Alat ukur penelitian adalah skala kepemimpinan transformasional yang disusun berdasarkan dimensi kepemimpinan transformasional yang dikemukakan oleh Bass dan Avolio, skala motivasi kerja berdasarkan dimensi motivasi kerja yang dikemukakan oleh David Clarence McCelland. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis statistik regresi linier berganda. Analisa data menggunakan software pengolahan data statistik yaitu SPSS 20.0 for windows. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 500 orang dengan penentuan sampel sebanyak 100 orang karyawan PT. Waruna Nusa Sentana. Hasil uji statistik dengan menggunakan analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Waruna Nusa Sentana. Adapun pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 63,4% dan sisanya sebesar 36,6% dipengaruhi oleh faktor lainnya.Â

    emahaman Nilai Sosial Dan Prestasi Belajar Siswa SD Ditinjau Dari Status Ketiadaan Ayah

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara status ketiadaan ayah dengan pemahaman nilai sosial siswa SD, apakah ada hubungan antara status ketiadaan ayah dengan prestasi belajar siswa SD, serta apakah ada hubungan antara status ketiadaan ayah dengan pemahaman nilai sosial dan prestasi belajar siswa SD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode analisis Multivariate Anova (Manova). Subyek penelitian adalah siswa SD yang berjumlah 36 orang yang diketahui tidak memiliki ayah. Hasil analisis menunjukkan nilai F dan nilai signifikansi (nilai p) untuk variabel status ketiadaan ayah terhadap pemahaman nilai sosial adalah 0,844 dan 0,365. Karena nilai p > 0,05, maka hal ini berarti Ho1 diterima atau tidak ada hubungan antara status ketiadaan ayah dengan pemahaman nilai sosial siswa SD. Nilai F dan nilai P untuk variabel status ketiadaan ayah terhadap prestasi belajar adalah 0,520 dan 0,476. Karena nilai p > 0,05, maka hal ini berarti Ho2 diterima atau tidak ada hubungan antara status ketiadaan ayah dengan prestasi belajar siswa SD. Nilai F dan nilai P untuk variabel status ketiadaan ayah terhadap pemahaman nilai sosial dan prestasi belajar adalah 0,503 dan 0,609. Karena nilai p > 0,05, maka hal ini berarti Ho3 diterima atau tidak ada hubungan antara status ketiadaan ayah dengan pemahaman nilai sosial dan prestasi belajar siswa SD. Bisa juga disimpulkan bahwa ketiadaan ayah tidak memiliki hubungan dengan pemahaman nilai sosial dan prestasi belajar siswa SD

    Ciri - Ciri Kepribadian Dan Kepatutan Sosial Sebagai Prediktor Subjective Well-Being (Kesejahteraan Subyektif) Pada Remaja Akhir

    Full text link
    Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara ciri-ciri kepribadian dan kepatutan sosial dengan subjective well-being pada remaja akhir. Sampel penelitian berjumlah 186 remaja laki-laki dan perempuan, usia 18-21 tahun, telah menyelesaikan serangkaian skala subjective well-being, skala ciri-ciri kepribadian Big Five Personality dan skala kepatutan sosial Marlowe Crowne. Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji hubungan antara ciri-ciri kepribadian dan kepatutan sosial dengan subjective well-being pada remaja akhir (hipotesis pertama). Analisis korelasi Parsial digunakan untuk menguji hubungan antara ciri-ciri kepribadian dengan subjective well-being pada remaja akhir (hipotesis kedua), dan hubungan antara kepatutan sosial dengan subjective well-being pada remaja akhir (hipotersis ketiga). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan kuat antara ciri-ciri kepribadian dan kepatutan sosial dengan subjective well-being, ada hubungan antara ciri-ciri kepribadian dengan subjective well-being, dan ada hubungan antara kepatutan sosial dengan subjective well-being. Dengan demikian ciri-ciri kepribadian (Big Five Personality) dan kepatutan sosial (Marlowe Crowne) dapat dijadikan prediktor subjective well-being pada remaja akhir.  Â

    HUBUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN DISIPLIN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT RUMAH SAKIT TK.II PUTRI HIJAU MEDAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan melihat Hubungan Kepemimpinan transformasional dan Disiplin kerja dengan Kinerja Perawat Rumah Sakit Tk.II Putri Hijau Medan. Hipotesis yang di ajukan adalah ada hubungan kepemimpinan transformasional dan disiplin kerja dengan kinerja perawat. Penelitian ini dilakukan terhadap 73 orang perawat, teknik pengambilan data dengan metode skala dan metode dokumentasi yaitu skala kepemimpinan transformasional dan disiplin kerja, populasi berjumlah 292 orang, teknik pengambilan sampel adalah sampel accidental. Hasil penelitian menunjukkan: (a) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dan disiplin kerja dengan kinerja perawat. Hal ini berdasarkan data Freg = 69,373; dan koefisien regresi rx1x2y = 0,815; p < 0,000. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima. (b)Kepemimpinan transformasional juga memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kinerja perawat dengan korelasi rx1y = 0,815; p < 0,000; dan tergolong sangat kuat. (c) Hasil penelitian juga diketahui bahwa displin kerja perawat turut berkontribusi pada peningkatan kinerja perawat itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara disiplin kerja dengan kinerja perawat dengan koefisien korelasi rx2y = 0,779; p < 0,000; dan tergolong kuat. (d) Telah diketahui bahwa kepemimpinan transformasional dan disiplin kerja secara bersama-sama tergolong sangat kuat terhadap kinerja perawat. Dengan kata lain masih terdapat 33,5% dari faktor lain yang berkaitan dengan kinerja perawat.Â

    PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan melalui kepuasan kerja. Subyek penelitian adalah karyawan PT Waruna Nusa Sentana – Head Office. Metode Analisis Jalur menunjukkan hasil bahwa budaya organisasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan, kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan, budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan dan kepuasan kerja sebagai variabel intervening tidak memberikan efek mediasi yang diharapkan sehingga nilai pengaruh langsung budaya organisasi terhadap prestasi kerja karyawan (0,667) lebih besar daripada nilai pengaruh tidak langsung budaya organisasi terhadap prestasi kerja melalui kepuasan kerja karyawan (0,285). Budaya organisasi dan kepuasan kerja memberikan pengaruh sebesar 92,5% terhadap prestasi kerja karyawan. Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa budaya organisasi di PT Waruna Nusa Sentana – Head Office tergolong lemah, tingkat kepuasan kerja karyawan tergolong rendah dan tingkat prestasi kerja karyawan tergolong rendah

    Hubungan Dukungan Sosial Dan Kecerdasan Emosional Dengan Self Regulated Learning

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan antara dukungan sosial dan kecerdasan emosional dengan self regulated learning. Populasi penelitian adalah siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Medan dengan sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII yang dipilih secara random sebanyak 150 siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala dukungan sosial, skala kecerdasan emosional, dan skala self regulated learning yang disusun berdasarkan teori yang relevan dengan menggunakan metode Likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan self-regulated learning pada siswa dengan kekuatan hubungan sebesar 8,35% ;  adanya hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan self-regulated learning pada siswa dengan kekuatan hubungan sebesar 22,27%; dan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan kecerdasan emosional terhadap self-regulated learning pada siswa dengan kekuatan hubungan sebesar 25,29 %.Â

    HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN HARGA DIRI DENGAN KECERDASAN MORAL SISWA SMK SINAR HUSNI 2 TR LABUHAN DELI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dan  harga diri dengan kecerdasan moral siswa SMK Sinar Husni 2 TR Labuhan Deli.  Subjek penelitan berjumlah 107 orang siswa SMK Sinar Husni 2 TR Labuhan Deli, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel ramdom sampling .  Hasil penelitian  menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan  antara kontrol diri dengan kecerdasan moral siswa, terdapat hubungan positif  yang signifikan antara harga diri dengan kecerdasan moral siswa, serta terdapat hubungan positif yang signifikan antara kontrol diri dan harga diri dengan kecerdasan moral siswa.  Hasil ini  ditunjukkan  dengan  F = 47,205 dan p =0,001, p< 0,05. Ini menandakan bahwa semakin tinggi kontrol diri dan harga diri maka semakin baik kecerdasan moral.  Kontrol diri  memberi kontribusi terhadap  kecerdasan moral  sebesar 47,5 %  dan harga diri memberikan kontribusi terhadap kecerdasan moral sebesar  4,2 %.  Kontribusi kontrol diri dan harga diri memberikan kontribusi  terhadap kecerdasan moral sebesar 47,6 %,hal ini berarti masih terdapat       52,4 % faktor lain yang dapat mempengaruhi kecerdasan moral

    196

    full texts

    238

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ANALITIKA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇