238 research outputs found

    Dukungan Sosial Keluarga Sebagai Upaya Pendidikan Psikologis Pada Pelanggar Qanun Syari’at Islam Pasca Hukuman Cambuk Di Kota Langsa Provinsi Aceh

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons (komponen sikap kognitif), reaksi dan dukungan sosial keluarga serta faktor penting yang mendidik pelanggar Qanun Aceh Syari’at Islam di Kota Langsa Provinsi Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Oleh karena itu, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Responden yang menjadi sumber data primer dalam penelitian ini adalah pelaku zina yang sudah menjalani hukuman cambuk berjumlah 2 orang berjenis kelamin perempuan. Kemudian penelitian ini melibatkan informan sebagai sumber data sekunder sebanyak 10 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa respons kedua Responden yang awalnya tidak setuju dan tidak mendukung hukuman cambuk, pada akhirnya kedua Responden setuju dan mendukung pelaksanaan hukuman cambuk di Kota Langsa Provinsi Aceh.Faktor yang penting dalam mendidik pelaku zina pasca hukuman cambuk karena adanya penyesalan, adanya rasa sakit dan malu, menyesal karena keluarga juga merasakan malu, dan adanya dukungan sosial dari keluarga. Reaksi keluarga Responden  ada yang hanya pasrah dan bersikap positif terhadap hukuman cambuk, namun ada pula yang bereaksi marah kepada salah satu keluarga yang dihukum cambuk karena dianggap mencemarkan nama baik keluarga

    COMMUNITY RESILLIENCE PADA PENYINTAS BENCANA ALAM DI PROVINSI YOGYAKARTA

    Full text link
    This article presents the implementation of core principles and value of community resillience approach in Yogyakarta province. Model program is described in situations of community and conditions post disasters to suggest ways to foster community resilience. Community resilience encompasses individual preparedness as well as establishing a supportive social context in communities to withstand and recover from disasters. Participants were drawn from the inhabitants of Cangkringan districts Yogyakarta Province. In this research also examine the challenges of integrating model of community resillience to stimulate more disaster awareness and importance of developing for evaluation this model in society. The goal is also to see under which conditions natural disasters can be considered windows of opportunity for sustainability community resilience in society.Â

    Hubungan Self Efficacy Dan Dukungan Sosial Dengan Kecemasan Siswa Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Di SMK Swasta PAB 12 Saentis

    Full text link
    Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dan dukungan sosial dengan kecemasan siswa menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK PAB 12 Saentis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 226 siswa-siswi kelas XII SMK PAB 12 Saentis. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Sampel sebanyak 70 orang siswa yang mengalami kecemasan. Penelitian ini menggunakan 3 (tiga) skala yaitu skala kecemasan siswa, skala self efficacy dan skala dukungan sosial. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi ganda. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh (1) Terdapat  hubungan  negatif   antara self efficacy  dengan kecemasan siswa dimana  rx1y = -0,258 dan p < 0,05 (2) Terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial dengan kecemasan siswa dimana rx2y = -0,534 dan p < 0,05 (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dan dukungan sosial secara bersama-sama dengan kecemasan siswa diperoleh koefisien Freg = 20,648 dimana p < 0,05. Sumbangan efektif self efficacy dan dukungan sosial  dengan kecemasan siswa 38,1%

    Reality Group Counseling to Improve Adolescent Self-Concept from Broken Home Family

    Full text link
    Adolescents from broken home family often have psychological problems that are internal which will affect their behavior in the environment. This condition is experienced by six teenagers (3 males and 3 females) with broken home family background which complained by teachers that they often break the rules at school. Based on the assessment results, all six teenagers are experiencing the same problems that is negative view of themselves due to the lack of need for affection and acceptance from families who no longer intact. This negative self concept causes them to behave in a less responsible. Interventions conducted in groups which is reality group counseling through seven sessions. As the result, all six clients experienced enhancement of self-concept that encourages them to do more positive behavioral changes

    CONTRIBUTION OF CYBER-RELATIONSHIP MOTIVE TO INTERNET ADDICTION IN ADULTS

    Full text link
    Nowadays, internet has become a habitual part of human social life, especially for adults. The convenience of internet use lulls adults in cyberspace activity, such as surfing. The great appeal of surfing activity in cyberspace makes addiction to the internet an interesting and bustling phenomenon to be discussed. A psychological factor that closely related to internet addiction is the adults’ cyber-relationship motive. In this study, cyber-relationship motive is focused on adventure dimension, escape dimension and romance dimension. It aims to determine the social motives behind adult addiction behavior towards the internet. This study used a simple regression of 70 participants with range of age 22-44 years. The result showed that cyber-relationship motive is contributing 31.6% to internet addiction for adults. Further analysis showed that escape dimension of cyber-relationship motive has the most contribution to internet addiction, compared to adventure and romance

    Hubungan Persepsi Siswa Terhadap Konselor Dan Sarana Prasarana Bimbingan Konseling Dengan Minat Layanan Konseling Di SMP Negeri 2 Dewantara Kabupaten Aceh Utara

    Full text link
    Penelitian ini untuk mengetahui hubungan persepsi siswa terhadap konselor dan sarana prasarana Bimbingan Konseling  dengan minat layanan bimbingan konseling pada siswa  SMP Negeri 2 Dewantara – Aceh Utara  tahun 2017. Jenis penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian  seluruh siswa kelas VIII dan IX SMP sebanyak 200 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 109 siswa-siswi SMP Negeri 2 Dewantara.Teknik pengambilan sampling berupa simple random sampling dan metode pengumpulan data menggunakan skala psikologis dan kuesioner, sedangkan  metode analisis data menggunakan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  (1) ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi siswa terhadap konselor dan sarana prasarana BK dengan minat layanan bimbingan konseling, dimana koefisien  rx12y= 0,662 % dan p = 0,000 dengan kontribusi sebesar 43.9%. (2). Ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi siswa terhadap konselor dengan minat layanan bimbingan konseling, dimana koefisien rx1y = 0,662 dan p =0,000 dengan kontribusi sebesar 43,8 %. (3). Ada hubungan positif yang signifikan antara sarana dan prasarana BK dengan minat layanan bimbingan konseling, dimana koefisien rx2yÂ

    Peran Kompetensi Sosial Terhadap Coping Stress Pada Remaja

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana peran kompetensi sosial terhadap coping stress pada remaja. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMP Harapan 2 Medan, Sumatera Utara dengan subjek yang digunakan berjumlah 150 orang yang terdiri dari siswa dan siswi. Adapun hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah kompetensi sosial memiliki pengaruh positif terhadap coping stress. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan skala yaitu skala kompetensi sosial dan skala coping stress sebagai alat pengumpulan data. Pada skala ini subjek diminta untuk memilih salah satu dari empat alternatif jawaban yang sudah tersedia. Setelah pengumpulan data dilakukan, maka selanjutnya adalah melakukan analisis data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 15,0 dan untuk menguji hipotesis menggunakan uji T.                   Hasil penelitian membuktikan bahwa hipotesis dengan pernyataan kompetensi sosial berperan positif terhadap coping stres adalah ditolak. Hal ini ditunjukkan dengan nilai F=1,081 dengan tingkat probabilitas tidak signifikan p=0,3 (p>0,05) sehingga hasil membuktikan bahwasanya kompetensi sosial berperan negatif terhadap coping stres pada remaja. Hal ini membuktikan bahwasaya ada faktor-faktor lain dalam pembentukan kompetensi sosial remaja yang nantinya dapat mempengaruhinya dalam membuat strategi coping yang tepat dalam mengatasi stres

    Pendampingan Teman Sebaya: Strategi Pembinaan Guru BK Menyusun Program Layanan BK Di Sekolah

    Full text link
    Penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental dengan menggunakan rancangan pra dan pasca uji satu kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan strategi self-monitoring dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Ada tiga komponen motivasi belajar yang diukur yaitu, ekspektensi (harapan), nilai instrinsik dan afektif siswa. Subjek diberikan pelatihan menggunakan strategi self-monitoring dan hasil akhirnya diukur dengan skala motivasi belajar. Analisis data menunjukkan ada peningkatan rata-rata skor pada masing komponen motivasi belajar sesudah diberikan pelatihan strategi self-monitoring, yakni komponen ekspektensi sebesar19,21%, nilai instrinsik 18,44% dan afektif 21,48%. Konselor atau guru pembimbing perlu mendapat pelatihan khusus, agar pelaksanaan strategi ini dapat berhasil  dengan baik

    Hubungan Efikasi Diri Dan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kematangan Karir Pada Mahasiswa Keperawatan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dan dukungan social keluarga dengan kematangan karir mahasiswa stikes Muhammadiyah Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini berjumlah 130 mahasiswa stikes Muhammadiyah Lhokseumawe.yang masih aktif di semester 2 dan semester 4 dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga skala kematangan karir, skala efikasi diri, skala dukungan social keluarga. Analisis data menggunakan teknik Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) ada hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan dukungan social keluarga dengan kematangan karir. dimana rx12y= 0.580 dan p= 0,000 dengan kontribusi sebesar 33,6 %, (2) ada hubungan efikasi diri dengan kematangan karir, dimana rx1y= 0.573 dan p= 0,000 dengan kontribusi sebesar 32,8 %, (3) ada hubungan dukungan social keluarga  dengan kematangan karir, dimana rx2y= 0.347 dan p= 0,000 dengan kontribusi sebesar 12.0%, dengan demikian di nyatakan seluruh hipotesis dapat diterima

    PENGARUH KONSELING PASTORAL TERHADAP KEMANDIRIAN DAN SIKAP KEBERAGAMAAN SISWA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling pastoral terhadap kemandirian dan sikap keberagamaan siswa di SMK Cinta Rakyat Pematang Siantar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dalam bimbingan konseling dengan rancangan penelitian pretest-posttest-control group design. Sampel penelitian adalah 30 orang siswa kelas 2 di SMK Cinta Rakyat Pematang Siantar. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala tentang kemandirian dan sikap keberagamaan siswa. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa konseling pastoral berpengaruh terhadap kemandirian dan sikap keberagamaan di SMK Cinta Rakyat Pematang Siantar

    196

    full texts

    238

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ANALITIKA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇