JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Not a member yet
    159 research outputs found

    Pemanfaatan Pustaka Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca ermulaan Siswa Sekolah Dasar

    Full text link
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas digunakan untuk memperbaiki proses dan hasil dalam pembelajaran. Penelitian ini terdiri atas 3 langkah yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan dan observasi, serta (3) refleksi. Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang ditemukan bahwa kurangnya kemampuan membaca permulaan siswa dan kurangnya ketersediaan buku bacaan yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran membaca. Oleh karena itu, peneliti ingin memberikan solusi dengan menggunakan pustaka digital sebagai salah satu alternatif untuk menyediakan sumber bacaan bagi siswa dengan pilihan yang beragam dan sesuai dengan perjenjangan. Penggunakan pustaka digital ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan bagi siswa kelas awal di SDN 007 Taraka

    Meta Analisis Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa SD

    Full text link
    Penggunaan  model  discovery  learning  membawa  banyak pengaruh dalam dunia pendidikan bagi guru,  salah  satunya  pada  hasil belajar IPA siswa SD.  Hasil  tersebut  dapat  dilihat  dari hasil  beberapa penelitian. Penelitian-penelitian yang telah membuktikan serta menunjukan bahwa adanya peningkatan hasil belajar setelah menggunakan model discovery learning, maka fokus penelitian ini yaitu apakah  penggunaan  model  discovery  learning  dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa SD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali penggunaan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa SD dengan merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis dan merumuskan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis yang merangkum dari berbagai hasil penelitian dengan studi dokumen data penelitian dari jurnal terkait penggunaan model discovery learning yang dipublikasikan di jurnal Nasional. Teknik pengumpulan data dengan  menggunakan non tes yaitu dengan menelusuri jurnal elektronik melalui Google Cendekia dan Google Scholar serta studi dokumentasi di perpustakaan. Dari hasil penelusuran diperoleh 9 artikel serta 3 skripsi yang terkait dengan model discovery learning. Hasil uji tsig.(2-tailed) (0,000) < α (0,05) dan  thitung  =  -13,566 <ttabel =1.78229 sehingga  Ho di tolak. Hasil analisis ternyata model discovery learning mampu meningkatkan hasil belajar IPA siswa mulai dari yang terendah 22% sampai yang tertinggi 55% dengan rata-rata 34%. Dari perhitungan effect size terhadap 9 artikel serta 3 skripsi yang telah di analisis dihasilkan effect size rata-rata sebesar 4,73. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa model discovery learning sangat  berpengaruh  positif  terhadap hasil belajar IPA siswa

    Pengembangan MEPTISAN untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 5 SD

    Full text link
    21st Century learning ideally utilizes rapidly developing technology. The writing of this article aims to develop Android-based thematic learning media to improve learning outcomes for 5th grade students. The type of research used is Research and Development (R&D). From the results of the preliminary study the learning media used by the teacher are only in the form of pictures and visual aids which each student cannot try on their own because, the limited number of learning media. Based on the results of a preliminary study the author intends to develop MEPTISAN products to improve student learning outcomes for 5th grade students. The product draft was tested by material experts, learning design experts and learning media experts. The results of the material expert validation obtained a score of 90.9%. The results of the learning design expert validation obtained a score of 90%. The results of the learning media expert validation obtained a score of 83.1%. The score is in the category very high and MEPTISAN products are suitable to use for learning

    Efektivitas Model Pembelajaran STAD dan CIRC terhadap Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Siswa Kelas V SD Gugus Joko Tingkir pada Mata Pelajaran Tematik

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan model pembelajaran STAD dan CIRC terhadap keterampilan kolaborasi siswa kelas V SD Gugus Joko Tingkir Kota Salatiga. Aspek keterampilan kolaborasi yang dilihat dalam penelitian meliputi: kerja sama, tanggung jawab, kompromi, komunikasi, dan fleksibilitas siswa dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, jenis Quasi Eksperimental Research atau eksperimen semu dan tehnik yang digunakan untuk menentukan sampel adalah tehnik sampling purposive. Sample dalam penelitian ini SD Negeri Tingkir Lor 01 dan SD Negeri Tingkir Tengah 02. Subjek penelitian kelompok eksperimen 1 adalah 32 siswa kelas V SD Negeri Tingkir Lor 01 mendapat perlakuan model STAD. Sedangkan subjek penelitian kelompok eksperimen 2 yaitu 32 siswa Kelas V SD Negeri Tingkir Tengah 02 mendapat perlakuan model CIRC. Tehnik pengumpulan data penelitian menggunakan rubrik penilaian keterampilan kolaborasi dikembangkan oleh Triiling, selanjutnya data dianalisis dengan tehnik analisis statistik deskriptif. Berdasarkan uji prasyarat yang telah dilakukan, data berdistribusi normal sehingga analisis dilakukan dengan statistik parametrik berdasarkan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan hasil independent sample t-test diperoleh nilai Asymp. Sig.(2-tailed)=0,000 dimana nilai <0,05, yang artinya terdapat perbedaan keefektifan yang signifikan antara model STAD dan CIRC, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Adanya Perbedaan signifikan didukung dengan rerata kedua sampel penelitian, rerata kelompok eksperimen 1 yaitu 51,22 dan kelompok eksperimen 2 yaitu 54,31. Aspek yang memiliki kecenderungan nilai tinggi pada kelompok eksperimen 2 menyebar pada seluruh aspek baik kerja sama, tanggung jawab, kompromi maupun komunikasi. Artinya dengan menerapkan model CIRC lebih efektif dibanding STAD dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa

    Peningkatan Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Pendekatan Seru melalui Tindakan Tindak Lanjut Supervisi Kunjungan Kelas oleh Kepala Sekolah

    Full text link
    Penelitian kegiatan supervisi ini dilakukan oleh Kepala Sekolah agar dapat memperbaiki atau meningkatkan kualitas dari pembelajaran SERU yang telah diterapkan oleh guru-guru SDN 84 Singkawang. Prosedur penelitian dilaksanakan dengan menggunakan siklus-siklus tindakan (daur ulang) yang meliputi perencanaan (Planning), tindakan (Action), mengobservasi (Observation), dan melakukan refleksi (Reflection). Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilakukan di SD Negeri 84 Singkawang, Kecamatan Singkawang Utara Kota Singkawang pada semester II Tahun pelajaran 2016-2017.  Hasil supervisi keterampilan guru dalam penerapan pendekatan pembelajaran SERU siklus 1 masih kurang dan mengalami peningkatan pada siklus 2. Data hasil penilaian RPP juga mengalami peningkatan. Dilihat dari dari segi siswa terlihat adanya peningkatan parrtisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Data hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam kelas 1mencapai rata-rata skor 5,79 (cukup), dalam kelas 2 mencapai  (cukup).  Kelas 3 mencapai skor rata-rata 7,12 (baik), kelas 4 mencapai 7,30 (baik), dan kelas 5 mencapai 7,44 (Baik). Hal tersebut menunjukkan bahwa aktivitas siswa telah mengalami peningkatan namun belum mencapai katagori baik sehingga perlu ditingkatkan

    Kemandirian Belajar Mahasiswa PGSD dalam Perkuliahan Secara Daring Pada Masa Pademi Covid-19

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemandirian belajar mahasiswa PGSD dalam perkuliahan secara daring. Jenis penelitian ini aalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi PGSD semester 5 STKIP Singkawang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik snowball, sehingga di dapat sampel yakni mahasiswa berjumlah 85 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kemandirian belajar pada mahasiswa yang dikembangkan oleh  Sumarmo (2013). Hasil pengukuran terhadap kemandirian belajar menunjukkan bahwa responden memiliki kemandirian yang cenderung rendah dengan skor 51.95%. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiwa belum cukup siap untuk belajar secara daring, penyebabnya adalah karena kebiasaan belajar, dan teknologi yang kurang mendukung

    PEMENUHAN ASPEK AFEKTIF PADA MASA PANDEMI COVID-19 SISWA KELAS 6 SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH MELALUI TEKNIK ASINKRONUS YANG DIDAHULUI DENGAN KOMITMEN BELAJAR

    No full text
    Dampak pandemic covid-19 dalam dunia pendidikan di Indonesia sangat luar biasa. Pembelajaran online yang semula banyak ditolak penerapannya, saat ini justru mendapatkan pembenaran. Keraguan terhadap pembelajaran online bahwa pembelajaran online hanya bermakna untuk pengembangan kognitif. Penelitian ini justru membantah asumsi tersebut, bahwa dengan pembelajaran online bisa juga mengembangkan aspek afektif siswa. Penggalian data melalui angket terhadap orang tua siswa, wawancara dengan guru, serta observasi terhadap kegiatan yang dilakukan siswa. Analisis data dimulai dengan reduksi data dalam bentuk pengolahan data responden yang berupa data ordinal menjadi data interval dengan methode succeesive interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik dari respon orang tua maupun siswa sangat positif. Sebagai contoh siswa yang semula masih bersikap lambat dan negatif sebanyak 60%, setelah mengikuti pembelajaran jarak jauh yang didahului dengan komitmen belajar, menjadi sekitar 30% siswa yang masih berperilaku negative. Studi ini  menemukan keberhasilan sebagaimana yang telah dikemukakan di atas yaitu dalam perubahan sikap siswa yang menjadi lebih baik walaupun pembelajaran jarak jauh dilaksanakan secara asinkronus. Kajian ini memperlihatkan adanya masalah yang perlu diselesaikan yaitu mengefektifkan dan mengefisienkan pembelajaran jarak jauh dalam mencapai kompetensi siswa baik kognitif, afektif, maupun psikomotor. Namun demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena itu, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk melengkapi dan meningkatkan akurasi dan signifikansi sehingga bisa digeneralisasika

    Kemampuan Siswa dalam Mengerjakan Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada Pembelajaran Matematika di Kelas V Sekolah Dasar

    Full text link
    HOTS (Higher Order Thinking Skills) is an instrument that assesses students' hight level thinking skills so that students are not just remembering but are expected to be able to develop ideas. Based on Bloom's Taxonomy, HOTS questions consist of 3 levels, namely analyzing, evaluating and creating. This study aims to describe the ability of students to work on HOTS (Higher Order Thinking Skills) problems in mathematics learning in VA class SD Negeri No. 55 / I Sridadi at the level of analyzing, evaluating, and creating. This research uses a descriptive quantitative research design. The data of this study were obtained using tests of the students' ability to work on HOTS questions in mathematics learning provided to students by using content validity, while data analysis was performed using descriptive statistical analysis. The results showed that the ability of VA grade students of SD Negeri No 55 / I Sridadi in working on HOTS questions in mathematics learning at the level of analyzing questions was obtained on average by 56.35 with quite good categories. In the matter of evaluating level obtained an average of 72.95 with a high category, on the matter of creating level obtained an average of 64.9 with a pretty good category. The conclusion of this research is the ability of VA class students of SD Negeri No 55 / I Sridadi in working on HOTS questions in mathematics learning is in quite good category, meaning that students are able to work on HOTS questions in mathematics learning

    Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Kompetensi Keterampilan dan Kompetensi Pengetahuan Siswa pada Pelajaran IPS di Kelas V SDN 2 Singkawang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap: (1) kompetensi keterampilan siswa, (2) kompetensi pengetahuan siswa pada pelajaran IPS di kelas V SDN 2 Singkawang Singkawang. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Teknik simple random sampling dilakukan untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas VA sebagai kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, sedangkan kelas VB sebagai kelas kontrol diberi perlakuan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Pengumpulan data menggunakan tes dan skala penilaian (rating scale) diskusi dan presentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif terhadap: (1) kompetensi keterampilan siswa, (2) kompetensi pengetahuan siswa pada pelajaran IPS di kelas V SDN 2 Singkawang

    Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Sumberrejo Tahun Pelajaran 2018/2019

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 2 Sumberrejo yang masih menggunakan metode konvensional pada proses pembelajaran sehari-hari, sehingga peserta didik tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat menyebabkan pemahaman siswa masih rendah terhadap materi yang diajarkan oleh guru. Perlu adanya perbaikan terhadap metode pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu metode pembelajaran mind mapping. Metode mind mapping menurut Buzan (2008:4) adalah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara hafiah yang akan “memetakan” pikiran-pikiran kita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan metode pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Sumberrejo tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar pretest, lembar posttest, lembar validasi dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif (pilihan ganda) sebanyak 15 soal. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Sumberrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Jumlah sampel penelitian 41 siswa terdiri dari satu kelas kelompok eksperimen dan satu kelas kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa sebelum diberi pelakuan dan sudah diberi perlakuan dengan menerapkan metode pembelajaran mind mapping; (2) ada perbedaan hasil belajar siswa kelas V antara penerapkan metode pembelajaran mind mapping dan metode pembelajaran konvesional. Hal tersebut juga dibuktikan pada uji independent samples t-test yang menunjukkan, jika dilihat dari signifikan lebih kecil dari 0.05, yaitu 0.007

    145

    full texts

    159

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇