BERKALA SAINSTEK
Not a member yet
    254 research outputs found

    PEMANFAATAN MIKROKONTROLER DALAM PENGEMBANGAN INSTRUMEN UKUR KONDUKTIFITAS UNTUK ANALISIS KUALITAS AIR

    Get PDF
    Salah satu upaya pemantauan kualitas air adalah dengan melakukan analisis terhadap konduktifitas atau daya hantar listrik dari sampel air. Saat ini alat ukur yang banyak digunakan masih berasal dari pabrikan dengan harga yang relatif mahal sehingga ketersediannya dalam laboratorium universitas sangat terbatas dan sangat tergantung dari pabrikan dimaksud. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pengukur konduktifitas air dengan memanfaatkan mikrokontroller dan mengintegrasikannya dengan sensor daya hantar listrik. guna menentukan analisa kualitas air. Penelitian dilaksanakan dalam empat tahap yaitu pembuatan perangkat keras, pembuatan perangkat lunak, pengkalibrasian instrumen dilanjutkan dengan uji pengukuran terhadap sampel air dibandingkan dengan instrumen standar pembanding, dan analisis data yang diperoleh. Standar konduktifitas menggunakan larutan KCl pada konsentrasi 0,001 M sampai 0,01 M. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa instrumen berbasis mikrokontroler ini mempunyai kemampuan range pembacaan daya hantar listrik air antara 0,209 mS sampai dengan 1,468 mS sesuai dengan range standarisasi KCl, dengan nilai prosentasi akurasi pengukuran sebesar 92,8%, dan nilai presisi Kv dibawah 5%. Tidak terdapat perbedaan hasil pengukuran yang signifikan jika dibandingkan dengan hasil pengukuran instrumen standar. &nbsp

    PEMBUATAN TEST STRIP BORAKS BERBASIS MEMBRAN SELULOSA BAKTERIAL (NATA DE COCO) YANG DIIMMOBILISASI REAGEN KURKUMIN DAN APLIKASINYA TERHADAP SAMPEL MAKANAN

    Get PDF
    Asam borat dan bentuk garamnya (natrium tetraboraks/boraks) sering digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Keberadaan boraks dalam makanan perlu untuk ditentukan karena boraks merupakan senyawa yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan semakin meluasnya makanan di pasaran yang mengandung boraks. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu adsorpsi dan massa reagen optimum, menguji kinerja test strip (sensitivitas, limit deteksi, reprodusibilitas dan life time) serta menentukan persen recovery yang diperoleh dari pengujian beberapa sampel makanan. Penentuan boraks pada penelitian terdahulu dilakukan dalam media cairan. Pada penelitian ini, penentuan boraks dilakukan dengan media kering (berbasis reagen kering) yaitu dengan immobilisasi reagen kurkumin secara adsorpsi pada membran selulosa bakterial (nata de coco). Membran yang diimmobilisasi oleh reagen kering disebut test strip.Hasil penelitian menunjukkan waktu adsorpsi dan massa reagen optimum pada waktu 30 menit dengan massa reagen 73 mg. Sensitivitas, limit deteksi, reprodusibilitas berturut-turut sebesar 0,0377; 0,661 ppm; 99,561 % . Life time test strip dapat bertahan lebih dari 30 hari. Uji recovery dilakukan terhadap sampel yang positif mengandung boraks yaitu tempura, cilok dan sosis dengan persen recovery berturut-turut adalah 92 %; 81 %; dan 91 %

    KARAKTERISASI PARSIAL FAKTOR IMUNOMODULATOR KELENJAR SALIVA Aedes aegypti (DIPTERA: CULICIDAE) SEBAGAI KANDIDAT Transmission Blocking Vaccine (TBV) DEMAM BERDARAH DENGUE

    No full text
    Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh infeksi virus dengue yang dibawa Aedes aegypti (Ae. aegypti) sebagai vektor primernya. Pengendalian vektor pada penyakit DBD masih belum maksimal. Selain itu vaksin yang belisensi untuk penyakit DBD masih belum dilaporkan. Melalui pengembangan TBV salah satunya dengan memanfaatkan komponen saliva vektor. aliva vektor memiliki potensi dalam meningkatkan transmisi patogen ke tubuh inang, maka perlu adanya karakterisasi molekul dalam saliva nyamuk termasuk faktor imunomodulator. Karakterisasi faktor imunomodulator saliva Ae. aegypti dilakukan melalui uji reaksi silang antara protein kelenjar saliva Ae. aegypti dengan beberapa plasma darah manusia. Hasil penelitian menunjukkan adanya protein spesifik yang dikenali antibodi dalam plasma darah orang endemik dengan berat molekul ~ 37 kDa. Hal ini megindikasikan bahwa di dalam tubuh penduduk endemik telah mengembangkan antibodi anti-saliva Ae. aegypti yang diduga berperan penting dalam resistensi terhadap infeksi virus dengue. Kata Kunci: Ae. aegypti, DBD, faktor imunomodulator, kelenjar saliva, TB

    PENGARUH VARIASI KONSENTRASI DAN pH ASAM LARUTAN SODIUM DODESIL SULFAT TERHADAP PROSES PEMISAHANNYA PADA MEMBRAN SELULOSA ASETAT

    Get PDF
    Penelitian ini telah dilakukan dengan mempelajari pengaruh konsentrasi dan pH larutan asam surfaktan anionik natrium lauril sulfat terhadap pemisahanya pada membran ultrafiltrasi terhadap: kinerja membran selulosa asetat (fluks NaLS dan rejeksi NaLS). Preparasi membran selulosa asetat dilakukan dengan metode inversi fasa. Konsentrasi NaLS yang digunakan di bawah KKM (0,001-0,003M) dan pH asam(3-6). Hasil pengukuran KKM pada pH 3, 4, 5, 6 adalah sebagai berikut: 0,00398 M; 0,00469 M; 0,00571 M; 0,00669 M. Hasil uji kinerja membran tertinggi fluks, koefisien rejeksi dan massa teradsorb berturut-turut adalah sebagai berikut: NaLS 0,001 M pH 3 0,855 (L/m2jam); 0,003 M pH 6 99,646 %: 0,0408 g. Kata kunci: natrium lauril sulfat, konsentrasi kritis misel, selulosa aseta

    TRANSFORMASI GEN SOSUT1 PADA TANAMAN TEBU MENGGUNAKAN AGROBACTERIUM TUMEFACIENS STRAIN GV 3101 DAN PANGKAL TUNAS TEBU IN VITRO

    Get PDF
    Gen SoSUT1 merupakan gen pengkode protein sucrose transporter yang memfasilitasi proses transpotasi sukrosa dari jaringan fotosintetik (source) ke jaringan pengguna (sink) pada tanaman tebu. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan tanaman tebu transforman melalui transformasi genetik menggunakan vektor Agrobacterium tumefaciens yang membawa gen SoSUT1. Eksplan pangkal tunas tebu in vitro diinfeksi dengan A. tumefaciens yang membawa konstruk pAct-SoSUT1 dan dilakukan seleksi pada media MS dengan penambahan antibiotik hygromycin.. Tanaman putatif transforman yang telah berhasil melewati proses seleksi dan diaklimatisasi, dilakukan isolasi DNA genom kemudian dianalisis PCR. Hasil analisis PCR dengan pasangan primer 1F/1R hpt II menunjukkan bahwa dari 24 tanaman tebu putatif transforman, didapatkan 15 tanaman tebu positif mengandung gen SoSUT1. Efektifitas rata-rata transformasi gen SoSUT1 menggunakan eksplan pangkal tunas tebu in vitro sebesar 6,8%. Kata Kunci: Agrobacterium tumefaciens, SoSUT1, sukrosa

    PERANCANGAN SISTEM HIBRID SOLAR CELL - BATERAI – PLN MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLERS (DESIGN OF HYBRID SYSTEM SOLAR CELL - BATERRY - PLN USING PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLERS)

    Get PDF
    Kebutuhan energi di dunia terus meningkat sedangkan sumber energi fosil yang digunakan terus menipis, sehingga dibutuhkan suatu energi alternatif untuk memasok kebutuhan energi. Skripsi ini merancang sistem hibrid antara solar cell, baterai, PLN untuk mensuplai beban DC 12V. Sistem ini menggunakan solar cell sebesar 100wp dan mengalami keadaan puncak pada pukul 13.00 dengan menghasilkan tegangan 20,03V, arus 4,52A dan daya sebesar 90,52W. Tegangan keluaran dari solar cell akan diturunkan dan dinaikkan terlebih dahulu dengan DC-DC converter setelah itu dihubungkan ke rangkaian pembangkit PWM menggunakan IC LM 324 untuk mengatur duty cycle sebagai trigger mosfet dari buck boost converter. Penyearah digunakan untuk mengubah tegangan AC 220V menjadi tegangan DC 12V. Keadaan baterai 100% ketika tegangan mencapai 12,7V dan dilakukan pengisian ketika keadaan baterai 30%-40% dengan tegangan sebesar 11,8V. Semua sistem dikontrol dengan PLC menggunakan bahasa ladder diagram, input yang digunakan adalah sensor tegangan untuk mengetahui tegangan solar cell dan tegangan baterai. Solar cell digunakan mensupai beban jika tegangan output lebih besar dari 13V. Baterai dapat mensupai beban jika tegangan output lebih besar dai 11,8v. Pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem telah berjalan sesuai perencanaan

    TRANSFORMASI GEN SOSPS1 PADA TANAMAN TEBU OVEREKSPRESI GEN SOSUT1 EVENT 2 MENGGUNAKAN AGROBACTERIUM TUMEFACIENS

    Get PDF
    Gen SoSPS1 (Saccharum officinarum sucrose phosphate synthase 1) merupakan gen pengkode enzim SPS yang berperandalam biosintesis sukrosa pada organ fotosintesis. Gen SoSUT1 (Saccharum officinarum sucrose transporter1) merupakangen pengkode protein SUT1 yang berperan pada proses transportasi sukrosa dari organ fotosintesis (source) ke organnonfotosintesis (sink). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan tanaman tebu overekspresi ganda yaitu gen SoSPS1dan gen SoSUT1 melalui transformasi gen SoSPS1 pada tanaman tebu overekspresi gen SoSUT1 menggunakan A.tumefaciens. Hasil analisis PCR diperoleh tanaman tebu yang positif overekspresi ganda gen SoSUT1 dan gen SoSPS1sebanyak 4 tanaman pada transformasi ke-1, 3 tanaman pada transformasi ke-2 dan 4 tanaman pada transformasi ke-3.Efektivitas rata- rata transformasi gen SoSPS1 menggunakan A. tumefaciens yang mengandung konstruk plasmid pCL4-SoSPS1 dan dikendalikan oleh promoter RUBQ2 pada tanaman tebu overekspresi gen SoSUT1 sebesar 4,59%

    REKONFIGURASI JARINGAN DISTRIBUSI DAYA LISTRIK PADA PENYULANG PAKUSARI UNTUK MENGURANGI RUGI-RUGI DAYA DENGAN METODE ANT COLONY OPTIMIZATION (ACO)

    Get PDF
    Pada penelitian ini dijelaskan solusi meminimalkan rugi-rugi daya listrik pada jaringan distribusi yaitu dengan caramerekonfigurasi penyulang yang berpedoman bahwa semakin pendek konduktor yang digunakan, maka rugi-rugi daya yangterjadi akan semakin minimal. Rekonfigurasi dilakukan dengan cara menambahkan cabang baru yang dapat menggantikancabang lama yang terlalu panjang. Metode optimasi yang digunakan adalah metode Ant Colony Optimization (ACO) yangdijalankan pada program matlab. Metode ini mempelajari perilaku semut pada dunia nyata yang berjalan dari sarang menujumakanan. Pada awalnya beberapa semut berjalan secara acak mencari makanan sambil meninggalkan jejak pheromone, salahsatu semut tidak sengaja menemukan jalur terpendek menuju makanan. Jalur terpendek lebih sering dilalui dari pada jaluryang lebih panjang, sehingga memiliki intensitas lebih besar. Akibatnya semut-semut lain mengikuti jalur terpendektersebut

    STRUKTUR ANATOMI DAUN LENGKENG (DIMOCARPUS LONGAN LOUR.) KULTIVAR LOKAL, ITOH, PINGPONG DAN DIAMOND RIVER

    Get PDF
    Lengkeng (Dimocarpus longan Lour.) merupakan salah satu tanaman asli dari Asia Tenggara yang termasuk dalam famili Sapindaceae. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui struktur anatomi daun lengkeng dan perbedaan antar ke empat kultivar tersebut. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode parafin (Suntoro, 1983) untuk preparat anatomi di Fakultas Biologi, UGM dan metode Johansen (1940) dilakukan untuk pembuatan preparat paradermal stomata di jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Jember. Hasil menunjukkan bahwa struktur anatomi daun lengkeng terdapat perbedaan dalam hal ketebalannya. Nilai ketebalan daun tertinggi pada kultivar Pingpong dengan mesofil paling tebal diantara ketiga kultivar tersebut yaitu 174,04 μm, dan jaringan palisade yaitu 71,69 μm, epidermis atas yaitu 12,52 μm, kutikula yaitu 5,53 μm, serta mempunyai lengan trikoma paling panjang dengan nilai rata-rata 17,82 μm, Kultivar pingpong juga mempunyai nilai densitas stomata tertinggi di antara ketiga kultivar lainnya yaitu 20,38 mm2, tetapi mempunyai panjang stomata terendah yaitu 21,42 μm. Kata Kunci: Anatomi lengkeng, Dimocarpus longan,, densitas stomata

    PERANCANGAN DAN PENERAPAN ALAT UKUR KEKERUHAN AIR MENGGUNAKAN METODE NEFELOMETRIK PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR DENGAN MULTI MEDIA CARD (MMC) SEBAGAI MEDIA PENYIMPANAN (STUDI KASUS DI PDAM JEMBER)

    Get PDF
    Air keruh merupakan salah satu ciri air yang tidak bersih dan tidak sehat.Dari survei yang telah dilakukan di IPA Tegal Besar milik PDAM Jember, dalam memonitoring tingkat kekeruhan yang terjadi operator masih menggunakan cara konvensional yaitu dengan memperkirakan nilai kekeruhan secara visual (kasat mata) dan mencatat hasil pengamatannya secara manual.Metode Nefelometrik merupakan suatu metode pengukuran kekeruhan air dengan cara melewatkan sumber cahaya pada air sehingga intensitas cahaya yang dipantulkan oleh bahan-bahan penyebab kekeruhan dapat diketahui.Semakin tinggi intensitas cahaya yang dihamburkan maka tingkat kekeruhanya semakin tinggi.Dengan penggunaan led sebagai sumber cahaya dan fotodioda sebagai detektor cahaya dipadukan dengan pemrosesan menggunakan mikrokontroler Atmega 32, maka tegangan dari sensor fotodioda yang berupa data analog dapat diolah menjadi data digital menggunakan fasilitas ADC (Analog to Digital Converter) dan dapat ditampilkan di lcd.Penambahan data logger juga digunakan menggunakan media penyimpanan sd card sehingga operator tidak perlu lagi mencatat data secara manual.Alat ini mampu mendeteksi kekeruhan hingga 20 NTU.Dengan error persen rata-rata sebesar 7,56 %. Kata Kunci: ATMega32,data logger, kekeruhan air,nefelometrik

    204

    full texts

    254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BERKALA SAINSTEK
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇