BERKALA SAINSTEK
Not a member yet
    254 research outputs found

    PENDUGAAN INTRUSI AIR LAUT DENGAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS 1D DI PANTAI PAYANGAN DESA SUMBEREJO JEMBER

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian di daerah Payangan Desa Sumberejo Kabupaten Jember dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas 1-Dimensi konfigurasi Schlumberger untuk mengetahui litologi bawah permukaan terkait adanya pendugaan intrusi air laut di daerah tersebut. Dalam penelitian ini, setiap lintasan pengukuran mempunyai panjang 300 m. Data yang dihasilkan berbentuk nilai resistansi dan digunakan untuk mencari nilai resistivitas semu. Data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan Software IPI2win dan Rockwork untuk mendapatkan pencitraan atau gambaran litologi batuan bawah permukaan. Dari hasil inversi menggunakan Software IPI2win dan Rockwork terlihat adanya intrusi air laut pada daerah tersebut. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengolahan data keempat lintasan., pada lintasan 1, lintasan 2 dan lintasan 3 didominasi oleh batuan pasir dan kerikil, sehingga pada lintasan ini mudah ditembus oleh air laut. Sedangkan pada lintasan 4 berkemungkinan untuk tidak tertembus oleh air laut, hal ini dikarenakan pada lintasan ini terdapat lapisan lempung yang dapat dijadikan sumur oleh penduduk setempat

    PENERAPAN STOCHASTIC L-SYSTEMS PADA PEMODELAN PERTUMBUHAN AKAR TANAMAN

    Get PDF
    L-systems telah banyak diaplikasikan untuk memodelkan pertumbuhan batang dan daun tanaman serta desain motif dan batik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan model pertumbuhan akar tanaman dan menganalisis efek dari parameter probabilitas dalam memodelkan pertumbuhan akar tanaman. Langkah-langkah untuk memodelkan akar tanaman yaitu membangun model, membuat program, dan simulasi. Hasil dari penelitian ini bahwa pertumbuhan akar tanaman menggunakan Stochastic L-systems dapat menghasilkan akar tanaman yang bervariasi hanya dengan satu komponen aturan produksi L-systems

    EFEKTIVITAS METODE ALGEBRAIC RECONSTRUCTION TECHNIQUE UNTUK SISTEM KOORDINAT POLAR DAN RECTANGULAR PADA TOMOGRAFI KAPASITANSI

    Get PDF
    oai:jurnal.unej.ac.id:article/344Tomografi kapasitansi merupakan salah satu teknologi tomografi yang banyak dikembangkan dalam dunia industri, khususnya untuk keperluan kontrol pipa minyak, pencampuran dua zat kimia, maupun pemrosesan hidrokarbon. Tomografi kapasitansi memiliki kecepatan scanning yang sangat tinggi, sehingga jumlah proyeksi atau pengukuran untuk keperluan rekonstruksi citra akan sangat terbatas. Oleh sebab itu metode ART dapat menjadi pilihan untuk perbaikan kualitas citra hasil rekonstruksi. Namun demikian, kesesuaian metode ini dengan geometri obyek yang akan dicitrakan perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil rekonstruksi maksimal. Dalam penelitian ini kegiatan pengambilan data tomografi dilakukan dengan simulasi COMSOL Multiphysics dan proses rekonstruksi menggunakan bahasa pemrograman MATLAB. Dengan melihat kualitas citra dan nilai korelasi citra yang dihasilkan, sistem koordinat polar memberikan hasil yang lebih baik dari pada sistem koordinat rectangular untuk proses rekonstruksi menggunakan metode ART. Nilai korelasi citra yang dihasilkan pada iterasi 100 ialah sebesar 0,266 untuk sistem koordinat polar dan 0,208 untuk sistem koordinat rectangular

    INVESTIGASI ALGORITMA PARAMETER INPUT NON ITERATIF DALAM ART DAN SIRT PADA TOMOGRAFI LINEAR

    Get PDF
    Computed Tomography telah digunakan dalam dunia medis untuk memetakan kerapatan jaringan suatu obyek berdasarkan intensitas penyerapannya terhadap energi Sinar-X. Terbatasnya data proyeksi yang diperoleh akibat keterbatasan waktu penyinaran yang dilakukan, menyebabkan perlunya sebuah metode rekonstruksi yang mampu bekerja dengan data proyeksi yang terbatas. Dalam hal ini, digunakan metode ART dan SIRT sebagai metode perekonstruksi. Untuk meningkatkan efektivitas hasil rekonstruksi sebuah obyek, perlu dilakukan modifikasi terhadap parameter rekonstruksi menjadi bersifat non iteratif. Dalam penelitian ini, matriks beban dibuat dengan memanfaatkan fungsi imrotate dan reshape untuk seluruh variasi sudut proyeksi yang digunakan. Hasil rekonstruksi terbaik diperoleh pada sudut proyeksi 15o. Jika dibandingkan dengan SIRT, ART memiliki kecepatan tinggi untuk mencapai konvergensi nilai error pada iterasi pertama sebesar 9,03%. Adapun SIRT mencapai nilai error yang konvergen pada iterasi ke 100 sebesar 14,98%. Dengan demikian ART dapat menjadi pilihan dalam proses rekonstruksi citra pada tomografi linier dengan menggunakan parameter perekonstruksi yang bersifat non iteratif

    204

    full texts

    254

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BERKALA SAINSTEK
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇