BERKALA SAINSTEK
Not a member yet
254 research outputs found
Sort by
Sistem Kontrol Fuzzy Logic pada Generator DC Penguatan Terpisah Berbasis Arduino UNO R3
Generator DC merupakan perangkat listrik dinamis yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik, namun generator DC memiliki karakteristik saat diberi beban maka output akan mengalami drop tegangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan kontrol fuzzy logic sehingga diperoleh kestabilan output tegangan generator DC. Besarnya injeksi yang diberikan pada generator DC diatur melalui buck converter yang dikontrol dari mikrokontroler. Tahapan pembuatan program fuzzy logic yang dilakukan antara lain fuzzyfication, inference dan defuzzyfication. Pembuatan pemodelan sistem fuzzy mengubah hasil dari pemodelan sistem fuzzy yang dirancang menjadi program agar dapat di input ke arduino UNO R3. Analisa perbandingan yang dilakukan yaitu analisa drop tegangan dan over voltage pada keadaan close loop maupun open loop fuzzy logic. Selisih dari drop tegangan dan over voltage yang terjadi untuk sistem open loop jauh lebih besar jika dibandingkan dengan drop tegangan dan over voltage dengan sistem close loop fuzzy logic.Kata Kunci: Arduino UNO-R3, Buck Converter, Fuzzy Logic, Generator DC
Pengaruh Variasi Waktu Penguapan Terhadap Kinerja Membran Selulosa Asetat pada Proses Ultrafiltrasi
Penelitian ini mempelajari pengaruh variasi waktu penguapan terhadap kinerja membran selulosa asetat. Pada proses ultrafiltrasi, selulosa asetat dibuat dengan menambahkan polietilen glikol (PEG) sebagai agen pembentuk pori membran dan meningkatkan nilai fluks membran. Pembuatan membran selulosa asetat dilakukan dengan metode inversi fasa. Variasi waktu penguapan yang digunakan selama 0, 1, 3, dan 5 menit. Membran selulosa asetat yang terbentuk dikarakterisasi meliputi uji porositas, fluks dan rejeksi. Hasil penelitian menunjukkan waktu penguapan selama 5 menit menghasilkan membran yang lebih rapat. Hasil pengukuran porositas, fluks dan rejeksi terhadap dekstran 500 kDa berturut-turut sebagai berikut: 53,35%; 4,078 (L/jam.m2) dan 92,917%.
Kata Kunci: Porositas, Selulosa Asetat,Waktu Penguapan
Penerapan Metode Certainty Factor Untuk Sistem Pakar Diagnosis Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Tembakau
Proses budidaya tanaman tembakau dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor hama dan penyakit. Umumnya, masalah petani membedakan antara hama dan penyakit, hal ini karena sebagian besar petani kekurangan informasi dan masih mengandalkan pengalaman petani lain untuk mengatasi masalah hama dan penyakit yang ada. Sering terjadi kesalahan dalam membedakan antara hama dan penyakit, seperti hama diberantas dengan obat untuk penyakit (fungisida), sebaliknya, penyakit diberantas dengan obat hama (insektisida). Sebagai hasil dari hama dan penyakit yang tidak terkontrol dan terus menyerang tanaman, sehingga merugikan banyak biaya dan usaha. Pada penanganan hama dan penyakit, dibutuhkan konsultan pertanian yang mampu mendiagnosa hama dan penyakit pada tanaman tembakau. Dalam penelitian ini, sistem pakar diagnosis hama dan penyakit pada tanaman tembakau dibangun untuk membantu mendiagnosa jenis hama atau penyakit yang menyerang tanaman tembakau, serta memberikan berbagai solusi untuk hama atau penyakit. Metode yang digunakan pada sistem pakar ini adalah metode Certainty Factor. Metode Certainty Factor dipilih karena metode ini cocok dalam proses penentuan identifikasi hama dan penyakit, dan hasil dari penerapan metode ini adalah persentase. Persentase sistem disini merupakan tingkat akurasi penentuan penyakit atau hama yang menjangkiti tanaman tembakau. Penentuan persentase dipengaruhi oleh nilai MB yang didapat dari sistem dan nilai MD yang didapat dari penilaian seorang pakar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penentuan hama atau penyakit yang menyerang tanaman tembakau dipengaruhi oleh pemilihan gejala. Persentase pada konsultasi sistem pakar diambil dari hasil tertinggi pertama dan kedua, sebagai alternatif hama lain atau penyakit yang menyerang tanaman tembakau.
Kata Kunci: Hama dan Penyakit, Sistem Pakar, Certainty Factor, Tembaka
Sistem Pengaturan Laju Aliran Air pada Plant Water Treatment Skala Rumah Tangga dengan Kontrol Fuzzy-Pid
Air merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Permasalahan yang timbul yaitu sering dijumpai bahwa kualitas air tanah maupun air sungai yang digunakan masyarakat kurang memenuhi syarat sebagai air minum yang sehat bahkan di beberapa tempat bahkan tidak layak untuk diminum. Untuk menanggulangi masalah tersebut, salah satu alternatif yaitu mengolah air tanah atau air sumur sehingga didapatkan air dengan kualitas yang memenuhi syarat kesehatan dengan merancang sebuah alat filtrasi air. Pada penelitian ini dirancang sebuah alat filtrasi air skala rumah tangga dengan metode pengontrolan pada aliran air pada proses filtrasi. Metode kontrol yang digunakan yaitu fuzzy_PID. Kontrol fuzzy_PID digunakan untuk mengatur debit aliran air yang masuk kedalam filter dengan mengatur kecepatan pompa air yang dipengaruhi oleh kejernihan air hasil filtrasi. Fuzzy logic digunakan untuk menghasilkan parameter Kp, Ki, Kd pada kontrol PID dengan input berupa error dan perubahan error. Sensor yang digunakan pada penelitian ini ialah sensor kejernihan 1,sensor kejernihan 2 dan sensor flowmeter. Sensor kejernihan 1 digunakan untuk mendeteksi nilai kejernihan air input dan sensor kejernihan 2 digunakan untuk kejernihan air output. Kemudian sebagai pusat kendalinya yaitu arduino uno. Pada penelitian yang dilakukan diketahui bahwa kecepatan aliran air dapat mempengaruhi nilai kekejernihan air yang dihasilkan pada proses filtrasi. Ketika kejernihan air output dibawah setpoint, maka kecepatan aliran air akan diperlambat sampai kejernihan air output sama dengan setpoint. Pada percobaan setpoint 94 %, Kecepatan debit aliran air berubah dari 872 (Liter/jam) menjadi 752 (Liter/jam) pada saat terjadi perubahan kejernihan air output filtrasi dari 94 % menjadi 93%.
Kata kunci: Arduino Uno, Fuzzy_PID, Kejernihan, Sensor Flowmeter
Rancang Bangun Jangkar Motor DC
Motor Dc adalah salah satu motor listrik yang saat ini sering digunakan. Dengan kemajuan teknologi saat ini motor DC dituntut untuk memiliki karakteristik yang handal dan efesien. Untuk memperoleh karateristik yang handal dan efisien telah banyak dilakukan pengaturan dan modifikasi terhadap motor DC, baik pada Stator maupun padaRotor (jangkar). Pada penelitian ini dilakukan rancang bangung jangkar motor DC agar memperoleh karakteristik motor yang handal dan efisien. Metode yang digunakan adalah dengan merubah sudut dan arah alur jangkar Motor Dc. Motor dc normal yang awalanya memiliki alur lurus dirubah arahnya ke kanan dan ke kiri sebesar 30 o. Hasil yang diperoleh dari hasil pengujian motor dc tanpa menggunakan beban dengan motor dc bekerja saat tegangan nominal 24 V, diperoeleh karateristik arus dan daya pada motor DC Normal, miring Ke kanan dan miring ke kiri sama yaitu sebesar 0,17 A dan 4,08 watt. Sedangkan untuk karakteristik nilai RPM dan Torsi saat motor DC bekerja pada tegangan nominal 24 v, diperoleh nilai yang berbeda untuk motor dc normal 3569 RPM dan 0,01092 Nm, untuk motor DC miring kanan 3823 RPM dan 0,0102 Nm, serta untuk motor dc miring kiri 3849 RPM dan 0,0102 Nm. Dengan memiringkan alur jangkar sebesar 30 derajat akan memperoleh nilai RPM yang lebih besar dibanding dengan alur lurus baik ke dimiringkan ke kanan maupun ke kiri. Sedangkan untuk nilai torsi alur lurus memiliki nilai torsi yang lebih besar dibanding dengan alur jangkar yang telah dimiringkan 30 derajat baik ke kanan maupun ke kiri. Dengan besar sudut alur jangkar dan arah sudut berbeda memiliki nilai RPM dan Torsi yang sama.
Kata Kunci: Motor DC, Jangkar , Alur, Sudut, RPM, Torsi
Implementasi Metode Fuzzy AHP pada Sistem Penunjang Keputusan Penentuan Topik Skripsi (Studi Kasus : Program Studi Sistem Informasi Universitas Jember)
Skripsi merupakan istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana strata 1 yang membahas suatu permasalahan dalam bidang tertentu sesuai bidang studi sebagai tugas akhir dalam studi formalnya di perguruan tinggi. Dalam proses penyusunan skripsi terdapat beberapa tahap yang dilalui, tahapan pertama adalah mahasiswa harus menentukan topik dari skripsi yang akan diambil. Terdapat beberapa faktor internal maupun eksternal yang sering menjadi kendala dalam proses pengerjaan skripsi bagi mahasiswa apabila topik yang diambil kurang sesuai dengan kemampuan mahasiswa. Penentuan topik skripsi yang sesuai dengan kemampuan mahasiswa merupakan sebuah persoalan pengambilan keputusan dengan multi kriteria. Penentuan topik skripsi menggunakan kriteria penilaian dari masing-masing kriteria, subkriteria, dan sub-subkriteria. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem penunjang keputusan penentuan topik skripsi yang dapat membantu mahasiswa dalam hal penentuan topik skripsi yang akan diambil berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Metode yang digunakan dalam sistem ini adalah metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Fuzzy AHP). Metode Fuzzy AHP dipilih karena merupakan sebuah metode yang dapat menangani keputusan multikriteria dengan memperhatikan faktor – faktor subjektivitas, serta memperhitungkan validitas data dengan adanya batas toleransi inkonsistensi dari kriteria yang dipilih yang dikombinasikan dengan pendekatan dengan logika fuzzy, logika fuzzy merupakan sebuah logika yang memiliki nilai fuzzyness antara dua nilai yang diharapkan mampu meminimalisir ketidakpastian sehingga menghasilkan sebuah keputusan yang lebih akurat. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Page Hypertext Pre-Processor (PHP) dan framework Code Igniter (CI). Berdasarkan hasil pengujian terhadap sistem, sistem penunjang keputusan dapat melakukan memberikan rekomendasi topik skripsi berdasarkan kemampuan masing-masing mahasiswa.Kata Kunci: Skripsi, Topik Skripsi, Fuzzy AHP, dan sistem penunjang keputusa
Rancang Bangun Perangkat Rekam Medik Berbasis Teknologi RFID
Penerapan aplikasi teknologi RFID (Radio Frequency Identification) di rumah sakit Indonesia relatif baru dibandingkan dengan sektor lainnya seperti instansi manufaktur, retail, perpustakaan, logistik, pendidikan dan pemerintah. Banyak para akademisi dan praktisi dibidang teknologi yang meyakini bahwa teknologi RFID memiliki potensi yang sangat besar untuk memberikan manfaat bagi rumah sakit yang ada dinegara berkembang seperti di Indonesia. Penerapan perangkat rekam medik berbasis teknologi RFID diinstansi kesehatan diharapkan dapat mempermudah dokter dalam melakukan pelayanan kesehatan terhadap pasien. Berdasarkan pentingnya peranan data rekam medis diinstansi kesehatan seperti di rumah sakit maka dirancanglah suatu prototype perangkat rekam medis berbasis teknologi RFID. Dalam perancangan dan pembuatan perangkat rekam medik berbasis teknologi RFID menggunakan RFID reader jenis Mifare RC522 dan sebuah Tag RFID jenis Mifare S50 klasik yang terhubung dengan LCD 16x2 dan sebuah mikrokontrol Arduino Uno sebagai pusat kontrol utama dari perangkat. Sedangkan dalam pembuatan aplikasi perangkat rekam medik berbasis teknologi RFID menggunakan pemograman Visual basic dan database desktop Microsoft Acces.
Kata Kunci: Arduino UNO, LCD 16x2, Visual Basic , Microsoft Acces, RFID Mifare RC522
Keanekaragaman Jenis Echinoidea di Zona Intertidal Pantai Jeding Taman Nasional Baluran
Zona intertidal merupakan daerah yang terletak diantara pasang tertinggi dan surut terendah, yang mewakili peralihan dari kondisi lautan ke kondisi daratan. Luas zona intertidal sangat terbatas, akan tetapi memiliki faktor lingkungan yang sangat bervariasi, sehingga memiliki keanekaragaman organisme yang tinggi salah satunya adalah kelas Echinoidea. Kelas Echinoidea termasuk dalam anggota Filum Echinodermata yang tersebar mulai dari daerah intertidal sampai laut dalam. Echinoidea umumnya menghuni ekosistem terumbu karang dan padang lamun. Pantai Jeding merupakan pantai yang terletak di wilayah Taman Nasional Baluran yang masih belum pernah dilakukan penelitian mengenai keanekaragaman Echinoidea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kesamarataan jenis Echinoidea di zona intertidal Pantai Jeding Taman Nasional Baluran. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode transek-plot sistematis. Hasil penelitian didapatkan 8 jenis Echinoidea yang terdiri 4 ordo, 6 famili, 8 genus dan 8 spesies. Memiliki indeks Keanekaragaman (H’) jenis yang tergolong sedang dan Indeks kesamarataan (J’) Jenis yang tergolong sedang.Kata Kunci: Zona Intertidal, Echinoidea, Keanekaragaman, Pantai jeding
Pengaruh Variasi Suhu Destilasi Terhadap Karakteristik Minyak Jarak Sebagai Alternatif Isolasi Cair pada Transformator Daya
Minyak bumi yang semakin menipis menuntut inovasi alternatif isolasi cair, salah satunya adalah minyak jarak. Karakteristik minyak jarak mendekati karakteristik dari minyak isolasi cair transformator. Proses penyempurnaan minyak jarak sebagai alternatif minyak isolasi cair dapat dilakukan dengan metode destilasi vakum. Poin karakteristik isolasi cair yang perlu diteliti antara lain kekuatan dielektrik minyak, densitas, viskositas, dan warna. Pengujian karakteristik dilakukan pasca destilasi pada suhu 70°C-100°C dengan interval 10°C yang mengacu pada standar IEC dan ASTM. Peningkatan suhu destilasi dan suhu isolasi transformator berbanding lurus dengan nilai kekuatan dielektrik. Hasil pengujian nilai karakteristik minyak jarak meliputi kekuatan dielektrik 38,667 kV, nilai densitas 0,903 gr/cm3, skala warna 3,5.Kata Kunci: Destilasi vakum, isolasi cair transformator daya, minyak jarak, standar IEC dan ASTM
Optimalisasi Daya dan Energi Listrik pada Panel Surya Polikristal Dengan Teknologi Scanning Reflektor
Energi surya merupakan salah satu energi yang dapat dikonversi menjadi energi listrik, yaitu panel surya (photovoltaic solar). Ada beberapa jenis sel surya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Dalam penelitian ini dirancang panel surya dengan cermin datar teknologi reflektor scanning dengan empat reflektor pada empat sisi. Teknologi scanning reflektor ini bekerja dengan mencari titik daya maksimum dalam kondisi tertentu dengan menggerakan reflektor sisi timur dan barat. Proses scanning dilakukan setiap 30 menit sekali waktu pengujian pukul 07.30 WIB hingga 14.30 WIB. Dengan penambahan cermin teknologi reflektor pemindaian datar pada panel surya menyebabkan peningkatan arus dengan rata-rata 0,7533 ampere dan peningkatan nilai daya rata-rata 10,201 watt dibandingkan dengan tanpa menggunakan reflektor. Dengan melihat nilai efisiensi, panel surya yang menggunakan reflektor dengan teknologi scanning reflektor telah meningkatkan efisiensi dengan rata-rata 6,362%. Untuk besar selisih energi yang dihasilkan teknologi scanning reflektor dalam rentang waktu tujuh jam diperoleh nilai 191,012.62 joule dibandingkan tanpa reflektor.Kata Kunci: Panel surya, reflektor, scanning, photovoltaic