Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    KESETARAAN GENDER PERSPEKTIF AMINA WADUD DAN RELEVANSINYA TERHADAP POLITIK GENDER DI PROVINSI LAMPUNG

    No full text
    Abstract This study aims to analyze Amina Wadud's thoughts on gender equality from the perspective of Islamic feminist interpretation and examine its relevance to the dynamics of gender politics in the Province Lampung. To addres this question, this study uses a descriptive qualitative approach with study literature review. Data were obtained from primary literature in the form of Amina Wadud’s works, such as Qur’an and Woman and Inside the Gender Jihad, as well as secondary sources in the form of scientific journals, books, and previous research on gender equality and women’s political participation in Indonesia. The result show that Amina Wadud’s ideas, grounded in feminist hermeneutics, emphasize a contextual reading of the Quran, rejecting patriarchal bias in traditional interpretations. This thinking is relevant to the current state of gender politics in Lampung, where a gap persists between normative religious understanding and socio-political practices. While the Muslim community of Lampung generally uses religious values as a social guidline, conservative views still exist that limit women’s role in politics. Thus, Wadud’s thought can be used as a theoretical basis for reinterpreting the role of women in politics in a more just, inclusive way, and in accordance with the principles of equality taught by Islam.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Amina Wadud tentang kesetaraan gender dari perspektif tafsir feminis Islam serta mengkaji relevansinya terhadap dinamika politik gender di Provinsi2 Lampung. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari literatur primer berupa karya-karya Amina Wadud, seperti Qur’an and Woman dan Inside the Gender Jihad, serta sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu mengenai kesetaraan gender dan partisipasi politik perempuan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagasan-gagasan Amina Wadud, yang berlandaskan pada hermeneutika feminis, menekankan pembacaan Al-Qur’anَ secaraَ kontekstualَ danَ menolakَ bias patriarkal dalam penafsiran tradisional. Pemikiran tersebut relevan dengan kondisi politik gender di Lampung saat ini, di mana kesenjangan masih terjadi antara pemahaman keagamaan normatif dan praktik sosial-politik. Meskipun masyarakat Muslim Lampung umumnya menjadikan nilai agama sebagai pedoman sosial, pandangan konservatif masih ada dan membatasi peran perempuan dalam politik. Dengan demikian, pemikiran Wadud dapat digunakan sebagai landasan teoretis untuk menafsirkan ulang peran perempuan dalam politik secara lebih adil, inklusif, dan sesuai dengan prinsip kesetaraan yang diajarkan Islam

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARDS TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 1 TANJUNG SENANG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan pada pemahaman konsep peserta didik pada pelajaran Matematika yang masih rendah, karena peserta didik masih kesulitan dalam memahami konsep peserta didik. Kondisi pembelajaran peserta didik yang kurang kurang dalam kegiatan pembelajaran membuat peserta didik menjadi kurang aktif, sehingga berpengaruh pada pemahaman konsep peserta didik. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan media Question Cards terhadap kemampuan pemahaman konsep Matematika peserta didik kelas IV SDN 1 Tanjung Senang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media Question Cards terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik kelas IV. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan menggunakan eksperimen (Quasi Experimental) dengan desain penelitian pretest-posttest. Populasi penelitian ini ialah seluruh siswa kelas IV dengan jumlah 112 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV berjumlah 56 siswa yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV B sebagai kelompok eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran tipe kooperatif Numbered Head Together (NHT) berbantuan media Question Cards dan kelas IV C sebagai kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaran penugasan berpasangan. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes essay berjumlah 10 soal untuk mengukur pemahaman konsep matematika. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS. Hasil rata-rata post-test kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dan hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikansi (sig 2-tailed) lebih kecil dari taraf signifikansi (0,05) dengan thitung 4.321> ttabel 2.004 , sehingga H₀ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media Question Cards terhadap pemahaman konsep matematika peserta didik di kelas IV SDN 1 Tanjung Senang. Kata Kunci : Numbered Head Together, Question Cards, Pemahaman Konsep, Matematika. ii ABSTRACT This research is motivated by the problem of students' low conceptual understanding in Mathematics, which is caused by difficulties in understanding concepts. Inadequate learning conditions during learning activities lead to less active students, thus impacting their conceptual understanding. The research question is whether there is an effect of the Numbered Heads Together (NHT) learning model supported by Question Cards on the mathematical conceptual understanding of fourth-grade students at SDN 1 Tanjung Senang. This study aims to determine the effect of the Numbered Heads Together (NHT) cooperative learning model supported by Question Cards on fourth-grade students' mathematical conceptual understanding. This research is quantitative and uses a quasi-experimental research design with a pretest-posttest. The population of this study was all 112 fourth-grade students. The sample in this study was 56 fourth-grade students, consisting of two classes: class IV B as the experimental group using the Number Heads Together (NHT) cooperative learning model assisted by Question Cards, and class IV C as the control group using the paired assignment learning model. The research instrument used was a 10-question essay test to measure understanding of mathematical concepts. Data analysis was performed using a t-test with the assistance of the SPSS program. The average post-test result for the experimental group was higher than that of the control group, and the t-test results showed a significance value (sig. 2-tailed) less than the significance level (0.05) with a t-test of 4.321 > t-table 2.004, thus H₀ was rejected. This indicates a significant effect of the Numbered Heads Together (NHT) learning model assisted by Question Cards on the understanding of mathematical concepts of fourth-grade students at SDN 1 Tanjung Senang. Keywords : Numbered Head Together, Question Cards, Understand Concept, Mathematic

    PENGARUH PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH TERHADAP KEMISKINAN MULTIDIMENSI DI SUMBAGSEL DALAM PERSEFEKTIF EKONOMI ISLAM (ANALISIS DATA PANEL TAHUN 2019-2023)

    No full text
    Abstract This proposal examines the impact of domestic investment and other factors such as open unemployment rates and school enrollment rates on multidimensional poverty in the Southern Sumatra (Sumbagsel) region. Furthermore, this study integrates an Islamic economic perspective in poverty alleviation, emphasizing the role of zakat, infaq, and waqf as effective instruments of social and economic empowerment. The quantitative approach uses panel data and statistical analysis to measure the influence of independent variables on multidimensional poverty levels, and discusses the theoretical and practical benefits of this research for the development of sustainable and inclusive economic policies. Thus, the results of this study are expected to provide strategic recommendations in order to reduce poverty structurally and multidimensionally, and support equitable and competitive economic development in Indonesia, especially in the Sumbagsel region. Abstrak Proposal ini meneliti dampak penanaman modal dalam negeri dan faktor-faktor lain seperti tingkat pengangguran terbuka dan angka partisipasi sekolah terhadap kemiskinan multidimensi di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Selain itu, penelitian ini mengintegrasikan perspektif ekonomi Islam dalam pengentasan kemiskinan, dengan menekankan peran zakat, infaq, dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan sosial dan ekonomi yang efektif. Pendekatan kuantitatif menggunakan data panel dan analisis statistik untuk mengukur pengaruh variabel independen terhadap tingkat kemiskinan multidimensi, serta membahas manfaat teoritis dan praktis dari penelitian ini bagi pengembangan kebijakan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis dalam rangka mengurangi kemiskinan secara struktural, multidimensi, serta mendukung pembangunan ekonomi yang adil dan berdaya saing di Indonesia khususnya di wilayah Sumbagsel

    PENGARUH BRAND IMAGE, SERVICE QUALITY, DAN TRUST TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK MUAMALAT BANDAR LAMPUNG.

    No full text
    ABSTRAK Bank merupakan lembaga keuangan yang sudah ada di Indonesia sejak tahun 1746, sedangkan bank syariah hadir di Indonesia pada tahun 1991 dengan diawali oleh Bank Muamalat Indonesia (BMI). Semakin modern persaingan di dunia perbankan syariah semakin ketat, sehingga membuat bank syariah berlombalomba untuk menciptakan Brand Image, Quality Service, dan Trust yang baik akan mendorong loyalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand Image, Service Quality, dan Trust terhadap loyalitas nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah pada PT. Bank Muamalat Indonesia (BMI) Bandar Lampung dengan sampel yang digunakan sebanyak 78 nasabah menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian ini diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Data sekunder pada penelitian ini dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti Biro Pusat Statistik, Bank Muamalat, buku, jurnal, artikel, dan berbagai sumber di internet serta menyebar kuesioner kepada 78 responden. Data primer yang diperoleh diolah menggunakan analisis SEM. Pengumpulan data nya melalui Kuesioner/Angket dengan skala pengukuran menggunakan skala ordinal. Uji hipotesis dilakukan dengan melakukan uji t (uji parsial) atau uji p-value dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa variabel Brand Image berpengaruh signifikan terhadap uji t dengan hasil 0,047 < 0,050, artinya hipotesis awal diterima, variabel Service Quality berpengaruh secara signifikan sebesar 0,002 < 0,050, artinya hipotesis awal diterima, variabel Trust berpengaruh tidak signifikan sebesar 0,078 < 0,050, artinya hipotesis awal ditolak. Kata Kunci : Brand Image, Service Quality, Trust dan Loyalitas Nasabah. iv ABSTRACT Banks, as financial institutions, have existed in Indonesia since 1746. Sharia banks arrived in Indonesia in 1991, starting with Bank Muamalat Indonesia (BMI). Competition in the sharia banking industry has become increasingly fierce, forcing sharia banks to create a strong brand image, quality service, and trust that will foster loyalty. This study aims to determine the effect of brand image, service quality, and trust on customer loyalty. This research used a quantitative approach. The population was all customers of PT. Bank Muamalat Indonesia (BMI) Bandar Lampung, with a sample of 78 customers using a snowball sampling technique. The results were processed using SmartPLS 4 software. Secondary data was obtained from various sources, including the Central Bureau of Statistics, Bank Muamalat, books, journals, articles, and various internet sources. Questionnaires were distributed to 78 respondents. The primary data obtained were processed using SEM analysis. Data collection was conducted using questionnaires with an ordinal scale. Hypothesis testing was conducted by conducting a t-test (partial test) or p-value test with a significance level of 5%. From the results of this study, it was found that the Brand Image variable had a significant effect on the t-test with a result of 0.047 < 0.050, meaning that the initial hypothesis was accepted, the Service Quality variable had a significant effect of 0.002 < 0.050, meaning that the initial hypothesis was accepted, the Trust variable had an insignificant effect of 0.078 < 0.050, meaning that the initial hypothesis was rejected. Kata Kunci : Brand Image, Service Quality, Trust and Customer Loyalty

    PRAKTIK KEMBAR MAYANG PADA PERNIKAHAN JAWA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Pada Desa Labuhan Baru Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji)

    No full text
    ABSTRAK Praktik kembar mayang adalah salah satu produk budaya yang saat ini masih berlangsung khususnya didaerah pedesaan, upacara kembar mayang sendiri merupakan ritual upacara pernikahan dalam keluarga yangdilaksanakan sebelum acara pernikahan berlangsung. Dalam prosesnya, pernikahan selalu melibatkan keluarga dan masyarakat serta lembaga tertentu, sehingga pernikahan itu dinilai sah dan dapat disaksikan oleh masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana praktik kembar mayang pada pernikahan Jawa di Desa Labuhan Baru Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji dan bagaimana tinjauan hukum islamnya. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui praktik kembar mayang pada pernikahan Jawa di Desa Labuhan Baru Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji kemudian penulis juga menelitinya dengan tinjauan hukum islam. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research), penelitian yang dilakukan dengan cara menggali informasi untuk mendapatkan data langsung dari lapangan penelitian. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini diantaranya, yaitu: Pertama, praktik kembar mayang pada pernikahan Jawa di Desa Labuhan Baru Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji merupakan suatu adat budaya yang sudah ada secara turun temurun dari nenek moyang mereka dan terus dilaksanakan oleh masyarakat sekitar budaya yang saatini berlangsung khususnya di daerah Perdesaan. Bahan-bahan yang digunakan yaitu Janur, ringin, andong, kembang jambe, daun puring, batang pisang dibentuk menjadi manuk-manuk an, uler-uleran, keris-kerisan, kitiran, pecutpecutan, kembang kambel. Yang mana dari bentuk ini semua memiliki sebuah arti dan makna yang tujuannya adalah do’a dan harapan agar dalam menjalani rumah tangga menjadi keluarga yang, sakinah, mawadah, warahmah. Kedua, Tinjauan hukum islam tentang kembar mayang pada pernikahan jawa tetap menjaga prinsip-prinsip ketauhidan, keadilan kebebasan, tolong menolong dan tetap menjaga kemashlahatan manusia. Nilai-nilai yang terkandung didalam tradisi kembar mayang ini merupakan suatu bentuk tawasul yang diposisikan sebagai sarana ikhtiar (wasilah) untuk memohon kepada Allah dan tetap meyakini hakikatnya hanya Allah semata yang mutlak memiliki qudrah dalam segalanya. ABSTRACT The practice of kembar mayang (the twin ceremony) is a cultural tradition that still persists, particularly in rural areas. The ceremony itself is a family wedding ritual performed before the wedding ceremony. The process always involves family, community, and specific institutions, ensuring the marriage is considered valid and witnessed by the public. The research question is how the practice of kembar mayang occurs in Javanese weddings in Labuhan Baru Village, Way Serdang District, Mesuji Regency, and how it is interpreted in Islamic law. The purpose of this study is to understand the practice of kembar mayang in Javanese weddings in Labuhan Baru Village, Way Serdang District, Mesuji Regency, and to examine it from an Islamic legal perspective. This research is field research, a method of gathering information to obtain data directly from the research field. Data collection techniques include interviews, documentation, and observation. The results of this study include: First, the practice of kembar mayang at Javanese weddings in Labuhan Baru Village, Way Serdang District, Mesuji Regency is a cultural custom that has existed for generations from their ancestors and continues to be carried out by the surrounding community, especially in rural areas. The materials used are Janur, ringin, andong, jambe flowers, croton leaves, banana stems formed into manuk-manuk an, uleran, keris-kerisan, kitiran, pecutpecutan, kembang kambel. Which of these forms all have a meaning and significance whose purpose is prayer and hope that in living a household it becomes a family that is, sakinah, mawadah, warahmah. Second, the Islamic legal review of kembar mayang at Javanese weddings still maintains the principles of monotheism, justice, freedom, mutual assistance and maintains human welfare. The values contained in the Mayang twin tradition are a form of tawasul which is positioned as a means of endeavor (wasilah) to ask Allah and remain convinced that in essence only Allah alone has absolute qudrah in everything

    تطوير وحدة اللغة العربية لقسم الاقتصاد الشريعي بكلية الدراسات الإسلامية دار الهدى ميسوجي

    No full text
    صخلام تاساردلا ةيلك في يعرشلا داصتقلاا جمانبرل ةيبرعلا ةغلل ةيميلعت ةدحك ريوطت لىإ ثحبلا اذى ؼدهي يجوسيم لدلذا راد ةيملاسلإا ،بلاطلا اههجاوي تيلا ةيبرعلا ةغللا ملعت تابوعصل ةجيتن ثحبلا اذى ءاج دقك ا STIES Darul Huda بلاطل ن . صيصخ ةممصم ةيبرعلا ةغلل ةيميلعت داوم رفوت ـدع ببسب ةلق لىإ ةفاضلإاب ، انهوسردي تيلا ةيبرعلا ةغللا تُب ةلص دوجك ـدعب مىداقتعلا ةيبرعلا ةغللا ملعتب بلاطلا ـامتىا . مذلا صصختلاك يعرشلا داصتقلاا بلاطل ةممصم ةيبرعلا ةغلل ةيميلعت ةدحك ريوطت ةركرض ثحابلا لأر ،كلذل .هكراتخا لحارم نم فوكتي مذلا ، قيبطتلاك ، ADDIE جذونم ـادختساب (development) ريوطتلاك , ريوطتلاك ثحبلا ثوبح نمض ثحبلا اذى فنصي ، ةيلك في ؿكلأا لصفلا بلاط ثحبلا ةنيع تلشم دقك (design) ميمصتلاك ، (evaluation). مييقتلاك ، (analysis) ليلحتلا (implementation) . يجوسيم لدلذا راد ةيملاسلإا تاساردلا تاجايتحا ليلحتب يعرشلا داصتقلال ةيبرعلا ةغللا ميلعت ةدحك ريوطت أدب ) ٔ : ل ياتلاك ثحبلا جئاتن تناك ميمصتلا ريوطت تم ،كلذ دعب .هريوطت متيس مذلا جتنلدا ميمصت تم ،ليلحتلا جئاتن فاديلدا في اهتبربذ تم ثم ،ءابرلخا لبق نم اهتحص نم ققحتلا تمك ،ةيبرعلا ةغلل ةيميلعت ةدحك حبصيل ىلع ن ءانبك .بلاطلاك جئاتن ) ٕ . جمانبرل ةيبرعلا ةغللا ميلعت ةدحك فأ لوتلمحا ءابرخ مييقت دافأ : رضالمحا ل ياتلاك تناك فايبتسلاا ىلع ن ءانب ءابرلخا ةيحلاص فأب طئاسولا ءابرخ دافأ . ٗ.ٗٙ طسوتبد ٙٚ ةجرد ىلع تلصح ثيح ،ـادختسلال ةلحاص يعرشلا داصتقلاا ت َياعملل ةقباطم ثحابلا لبق نم ةروطلدا ةدحولا فأ تٍعي الش ، لعف در دافأ امنيب ، ٗ.ٛ طسوتمك ٘ٛ ٗ.٘ ةجردب "ا ن دج ةلحاص" ةدحولا فأ طسوتبد ب . ٗٚ.ٜ طسوتبد ٜٗٚ رضالمحا ٜ٘ ةجرد ىلع تلصح ةدحولا لعف در دافأ . ـادختسلال ةلحاصك ةجردب "ا ن دج ةباذج" ةدحولا فأب بلاطلا ةيلمع في ـادختسلال ةلحاص يعرشلا داصتقلال ةيبرعلا ةغللا ميلعت ةدحك دعُ ت ،جئاتنلا هذى ىلع ن ءانب . سيردتلا ADDIE. ،ريوطتلاك ثحبلا ،ةيميلعت ةدحك : ةيحاتفملا تاملكل

    DAMPAK PEMBELAJARAN DIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PROFIL PELAJAR PANCASILA.

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka terhadap Pembentukan Profil Pelajar Pancasila pada pembelajaran matematika di SMPN 1 Anak Ratu Aji. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus pada kelas IX semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi dengan subjek penelitian peserta didik dan guru pengampu matematika kelas IX. Analisis data menggunakan teknik General Inductive Analysis (GIA) dengan triangulasi teknik untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran diferensiasi memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, khususnya dimensi Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri dan berbhineka global dalam Profil Pelajar Pancasila, meskipun pencapaiannya belum merata. Guru berhasil mengimplementasikan diferensiasi melalui asesmen diagnostik, penyesuaian konten-proses-produk pembelajaran, dan sistem evaluasi komprehensif yang mengombinasikan asesmen formatif dan sumatif. Siswa menunjukkan respons positif dengan keterlibatan aktif dalam diskusi dan proyek kelompok, namun tingkat partisipasi masih timpang karena sebagian siswa bersikap pasif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk mendukung pembentukan Profil Pelajar Pancasila, namun memerlukan konsistensi penerapan, peningkatan manajemen waktu, dan optimalisasi instrumen penilaian untuk mencapai hasil yang lebih optimal dan merata bagi seluruh siswa. Kata Kuci : Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Diferensiasi, Profil Pelajar Pancasila iii ABSTRACT This study aims to analyze the impact of differentiated learning within the Independent Curriculum on the formation of Pancasila student profiles in mathematics learning at SMPN 1 Anak Ratu Aji. Data analysis used the General Inductive Analysis (GIA) technique with technical triangulation to ensure data validity. The research method used a qualitative case study approach in grade IX in the odd semester of the 2025/2026 academic year. Data collection was conducted through observation, interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and documentation with the research subjects being students and grade IX mathematics teachers. The results of the study indicate that the implementation of differentiated learning has a positive impact on student character development, particularly the dimensions of devation to god almighty, noble morals, independence and global diversity in the Pancasila Student Profile, although achievement is not evenly distributed. Teachers successfully implemented differentiation through diagnostic assessments, adjustments to learning content-process-product, and a comprehensive evaluation system that combines formative and summative assessments. Students showed a positive response with active involvement in group discussions and projects, but the level of participation was still uneven due to some students' passive behavior. This study concludes that differentiated learning in the Independent Curriculum has great potential to support the formation of the Pancasila Student Profile, but requires consistent implementation, improved time management, and optimization of assessment instruments to achieve more optimal and equitable results for all students. Keyword: Independent Curriculum, Differentiated Learning, Pancasila Student Profile

    PENGARUH MODEL KOOPERATIF ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Rotating Trio Exchange, tipe kepribadian, serta interaksi keduanya terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Hidayatul Muslihin Way Kanan. Sampel terdiri dari kelas X MIPA 1 sebanyak 28 peserta didik sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan Model Rotating Trio Exchange, dan kelas X MIPA 2 sebanyak 27 peserta didik sebagai kelas kontrol yang menggunakan model Direct Learning, sehingga total sampel berjumlah 55 peserta didik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemahaman konsep matematis berupa 7 butir soal posttest yang telah diuji validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran, serta angket tipe kepribadian sebanyak 60 butir pernyataan yang telah melalui uji validitas ahli. Analisis data dilakukan melalui uji ANAVA dua jalur dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) terhadap pemahaman konsep matematis, di mana nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol; (2) terdapat pengaruh signifikan tipe kepribadian terhadap pemahaman konsep matematis, dan (3) terdapat interaksi signifikan antara model pembelajaran Rotating Trio Exchane (RTE) dengan tipe kepribadian dimensi Myer-Briggs terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis. Hasil uji lanjut Tukey menunjukkan bahwa tipe Rational memiliki pemahaman konsep tertinggi, disusul Guardian, Idealist, dan Artisan. Dengan demikian, Model Rotating Trio Exchange (RTE) dan karakteristik kepribadian terbukti berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman konsep matematis peserta didik. Kata kunci: Rotating Trio Exchange, Direct Learning, tipe kepribadian, pemahaman konsep matematis ii ABSTRACT This study aims to determine the influence of the Rotating Trio Exchange (RTE) Learning Model, personality types, and the interaction between the two on students’ mathematical concept understanding. The research employed a quasi-experimental method with a Non-equivalent Control Group Design. The population consisted of all tenth-grade students at SMA Hidayatul Muslihin Way Kanan. The sample included 28 students from class X MIPA 1 as the experimental group, which received the Rotating Trio Exchange treatment, and 27 students from class X MIPA 2 as the control group, which was taught using the Direct Learning model, resulting in a total of 55 students. The data collection instruments consisted of a mathematical concept understanding test comprising 7 post-test items that were validated through reliability, discrimination index, and difficulty level tests, as well as a personality type questionnaire composed of 60 items validated by expert judgment. Data analysis was conducted using a two-way ANOVA followed by Tukey’s post-hoc test. The results indicate that: (1) the Rotating Trio Exchange (RTE) Learning Model has a significant effect on students’ mathematical concept understanding, with the experimental group achieving higher average scores than the control group; (2) personality type has a significant effect on mathematical concept understanding; and (3) there is a significant interaction between the Rotating Trio Exchange (RTE) model and the Myer–Briggs personality dimensions on students’ mathematical concept understanding. The Tukey post-hoc test further shows that students with the Rational personality type demonstrated the highest conceptual understanding, followed by Guardian, Idealist, and Artisan. Therefore, the Rotating Trio Exchange (RTE) model and personality characteristics are proven to contribute to the improvement of students’ mathematical concept understanding.. Keywords: Rotating Trio Exchange, Direct Learning, personality types, mathematical conceptual understandin

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TRADISI NAKENI PADA MASYARAKAT SUKU BANTEN (Studi Pada Masyarakat Adat Banten di Kelurahan Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung).

    No full text
    ABSTRAK Indonesia adalah negara yang dibangun oleh pilar-pilar keragaman, baik itu etnik, budaya, adat maupun agama. Begitu pun dalam perkawinan, ada banyak tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah, seperti tradisi nakeni pada masyarakat suku Banten di Kelurahan Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung. Oleh sebab itu perlu adanya rumusan masalah sebagai berikut : 1) Bagaimana tradisi nakeni pada masyarakat suku Banten studi di Kelurahan Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung? 2) Bagaimana Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Nakeni pada masyarakat suku Banten studi di Kelurahan Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung? Tujuan masalah dalam penelitian ini yaitu : 1) Untuk mengetahui bagaimana tradisi nakeni pada masyarakat suku Banten studi di Kelurahan Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung. 2) Untuk mengetahui bagaimana Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Nakeni Pada Masyarakat suku Banten studi di Kelurahan Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung. Adapun jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang memperoleh data langsung di lapangan. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian kualitatif, yang bersifat deskriptif analisis. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara, dan dokumentasi. Sampel yang diambil berjumlah 5 pasang suami istri, tokoh agama dan tokoh adat. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan informan, sedangkan sumber data sekunder didapat dari buku, Koran, majalah, media sosial, jurnal dan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan tradisi Nakeni pada masyarakat suku Banten Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung tidak bertentangan dengan syariat Islam karena pelaksanaannya berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam. Tradisi ini diperbolehkan dalam Islam karena merupakan „urf ṣaḥīḥ, kebiasaan yang berulang, diterima banyak orang, sopan, dan tidak bertentangan dengan nash, tidak menghilangkan kemaslahatan dan tidak pula membawa mudharat. Nakeni menjadi contoh harmonisasi antara adat dan syariat Islam dalam kehidupan sosial Masyarakat. Kata Kunci: Adat Banten, Hukum Islam, Nakeni. iv ABSTRACT Indonesia is a country built on the pillars of diversity, be it ethnic, cultural, customary or religious. Likewise, in marriage, there are many traditions carried out by people in various regions, such as the tradition of nakeni in the Banten tribe community in Kota Karang Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung City. Therefore, it is necessary to formulate the following problems: 1) How is the tradition of nakeni in the Banten tribe community studied in Kota Karang Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung City? 2) How is the Islamic Law Review of the Nakeni Tradition in the Banten tribe community studied in Kota Karang Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung City? The objectives of this study are: 1) To find out how the tradition of nakeni in the Banten tribe community is studied in Karang City Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung City. 2) To find out how Islamic Law Review of the Nakeni Tradition in the Banten tribe community studied in Karang City Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung City. The type of research used by the author is field research that obtains data directly in the field. The research method used is a qualitative research method, which is descriptive in nature. This research uses interview techniques, and documentation. The samples taken amounted to 5 pairs of husband and wife, religious leaders and traditional leaders. The data sources in this study use primary data sources, namely data obtained directly from interviews with informants, while secondary data sources are obtained from books, newspapers, magazines, social media, journals and others. The results of this study show that the Nakeni tradition in the Banten tribal community, Karang City Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung City does not contradict Islamic sharia because its implementation is based on Islamic principles. This tradition is permissible in Islam because it is a 'urf ṣaḥīḥ, a recurring custom, accepted by many, polite, and not contrary to the nash, does not eliminate the benefits and does not bring harm.Nakeni is an example of harmonization between Islamic customs and sharia in the social life of the community. Keywords: Banten Customs, Islamic Law, Nakeni

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING BERBASIS KAHOOT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV MIN 11 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa kelas IV MIN 11 Bandar Lampung. Data awal menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki motivasi belajar pada kategori sedang hingga rendah, yang berdampak pada kurang optimalnya keterlibatan dalam pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang memanfaatkan media digital yang sesuai dengan karakteristik siswa era sekarang. Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Game Based Learning berbasis Kahoot terhadap motivasi belajar siswa kelas IV. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment). Subjek penelitian adalah 60 siswa kelas IV yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen (30 siswa) yang menggunakan model pembelajaran Game Based Learning berbasis Kahoot dan kelas kontrol (30 siswa) yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample T-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Rata-rata motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen adalah 86,67, lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya 71,13. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Game Based Learning berbasis Kahoot berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Model ini tidak hanya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan kompetitif, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran. Kata Kunci : Game Based Learning, Kahoot, Motivasi Belajar iii ABSTRACT This research was motivated by the low learning motivation of fourth-grade students at MIN 11 Bandar Lampung. Preliminary data showed that most students had motivation levels categorized as moderate to low, which affected their participation and engagement in the learning process. This condition was caused by the use of conventional teaching methods that lacked the integration of digital media suitable for today’s learners. Based on this problem, the purpose of this study was to determine the effect of using the Game Based Learning model with Kahoot on students’ learning motivation. This study employed a quantitative approach with a quasi experimental design. The subjects were 60 fourth-grade students divided into two groups: the experimental class (30 students) that used the Game Based Learning model with Kahoot, and the control class (30 students) that used conventional learning. The research instrument was a learning motivation questionnaire, which had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using the Independent Sample T-Test with the assistance of SPSS software. The results showed a significant difference between the experimental and control classes, with a significance value (Sig. 2 tailed) of 0.000 < 0.05. The average motivation score of the experimental class was 86.67, higher than that of the control class, which was only 71.13. Therefore, it can be concluded that the Game Based Learning model with Kahoot has a positive and significant effect on improving students’ learning motivation. This model not only creates an enjoyable, interactive, and competitive learning atmosphere but also encourages students to be more active, enthusiastic, and confident during the learning process. Keywords : Game Based Learning, Kahoot, Learning Motivation

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇