Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    PENGARUH PERCEIVED EASE OF USE, PERCEIVED USEFULNESS DAN ATTITUDE TOWARD OF USING TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION TO USE DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM (Studi Pada Generasi Gen Z Penggunan Bank Jago Syariah)

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, dan Attitude Toward Using terhadap Behavioral Intention to Use Bank Jago Syariah di Indonesia. Dalam era digitalisasi, adopsi teknologi perbankan syariah semakin penting, terutama di kalangan generasi Z yang merupakan pengguna aktif layanan digital. Meskipun Bank Jago Syariah menawarkan berbagai kemudahan, masih terdapat tantangan dalam penerimaan teknologi ini. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada faktorfaktor yang memengaruhi niat pengguna untuk menggunakan layanan perbankan digital tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengguna Bank Jago Syariah selama minimal tiga bulan. Analisis data dilakukan menggunakan software SmartPLS untuk menguji validitas, reliabilitas, dan pengaruh variabel-variabel penelitian. Dalam penelitian ini, variabel independen terdiri dari Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, dan Attitude Toward Using, sedangkan variabel dependen adalah Behavioral Intention to Use. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis statistik untuk menentukan signifikansi pengaruh masingmasing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived ease of use berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap behavioral intention to use layanan bank jago dengan nilai original sample sebesar 0,075, t-statistic 0,723, dan p-value 0,470, sedangkan perceived usefulness memiliki nilai original sample sebesar 0,441, tstatistic 4,483, dan p-value 0,000 dan attitude toward using memiliki nilai original sample sebesar 0,393, t-statistic 4,872, dan p-value 0,000 terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention to use. ABSTRACT This study aims to analyze the influence of Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, and Attitude Toward Using on Behavioral Intention to Use the Bank Jago Syariah services in Indonesia. In the era of digitalization, the adoption of sharia banking technology is increasingly important, especially among Generation Z, who are active users of digital services. Although Bank Jago Syariah offers various conveniences, there are still challenges in the acceptance of this technology. Therefore, this research focuses on the factors influencing users' intentions to utilize these digital banking services. The research method employed is a quantitative approach with a survey design. Data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents who are users of Bank Jago Syariah for at least three months. Data analysis was conducted using SmartPLS software to test the validity, reliability, and influence of the research variables. In this study, the independent variables consist of Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, and Attitude Toward Using, while the dependent variable is Behavioral Intention to Use. Hypothesis testing was performed using statistical analysis to determine the significance of the influence of each variable. The research results show that perceived ease of use has a positive but not significant effect on behavioral intention to use Bank Jago’s services, with an original sample value of 0.075, a t-statistic of 0.723, and a p-value of 0.470. Meanwhile, perceived usefulness has an original sample value of 0.441, a t-statistic of 4.483, and a p-value of 0.000, and attitude toward using has an original sample value of 0.393, a t-statistic of 4.872, and a p-value of 0.000, both of which are proven to have a positive and significant effect on behavioral intention to use

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SD/MI

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya media pembelajaran inovatif untuk mata pelajaran IPAS di kelas V MIN 1 Pringsewu dan MIS Al-Fajar Pringsewu. Berdasarkan analisis kebutuhan dan identifikasi masalah yang didapatkan melalui wawancara dengan pendidik dan observasi lapangan, diketahui bahwa media pembelajaran yang ada seperti Poster, PowerPoint dan buku teks memiliki keterbatasan dalam menyajikan visualisasi konsep-konsep abstrak seperti perubahan alam akibat bencana dan terbatasnya media pembelajaran bernuansa Islami yang dapat mengintegrasikan materi pembelajaran dengan kandungan yang terdapat dalam ayat Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan media pembelajaran anaimasi tersebut dan mengetahui kelayakan serta respon pengguna terhadap media pembelajaran animasi yang telah dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap sistematis. Tahap analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan para pendidik di kedua madrasah tersebut. Tahap perancangan mencakup pengembangan storyboard dan desain antarmuka media pembelajaran yang user-friendly. Tahap pengembangan melibatkan produksi animasi dan pembuatan fitur interaktif berbasis web. Tahap implementasi dilakukan melalui uji coba kepada 22 peserta didik dalam skala kecil dan 58 peserta didik dalam skala besar. Tahap evaluasi menjadi bagian penting untuk mengukur keberhasilan produk melalui validasi ahli dan angket respons pengguna. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan, ditemukan bahwa validasi ahli materi memberikan skor 94% dengan penekanan pada keakuratan konsep ilmiah. Hasil validasi ahli media mencapai skor 96% yang menunjukkan kualitas teknis dan visual yang sangat memuaskan. Temuan dari ahli bahasa memperoleh skor 96% yang mengonfirmasi tingkat kebahasaan yang sesuai dengan perkembangan peserta didik. Respons pendidik menunjukkan skor 93% yang merefleksikan penerimaan yang positif terhadap penggunaan media. Hasil uji coba peserta didik mengalami peningkatan dari skor 82% pada uji skala kecil menjadi 86% pada uji skala besar. Simpulan penelitian mengindikasikan bahwa media animasi IPAS yang dikembangkan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Media Pembelajaran Animasi, IPAS, Model ADDIE, Pengembangan Media, Madrasah Ibtidaiyah iii ABSTRACT This research is motivated by the limited availability of innovative learning media for the IPAS subject (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial - Natural and Social Sciences) for fifth-grade students at MIN 1 Pringsewu and MIS Al-Fajar Pringsewu. Based on a needs analysis and problem identification conducted through interviews with educators and field observations, it was found that the existing learning media, such as posters, PowerPoint presentations, and textbooks, have limitations in visualizing abstract concepts. These include phenomena like environmental changes due to natural disasters. Furthermore, there is a scarcity of Islamic-themed learning media capable of integrating the subject matter with relevant verses from the Al-Qur'an. This study aims to investigate the development process of this animated learning media and to assess its feasibility and user responses towards the developed animation. This study employs the Research and Development (R&D) method, utilizing the ADDIE model, which encompasses five systematic stages. The analysis stage was conducted through observations and in depth interviews with educators at both madrasas. The design stage involved the development of storyboards and the creation of a user friendly interface for the learning media. The development stage included the production of animations and the implementation of web based interactive features. The implementation stage was carried out through trials involving 22 students on a small scale and 58 students on a large scale. The evaluation stage served as a crucial component for measuring the product's success, utilizing expert validation and user response questionnaires. The research and development results indicate that the material expert validation yielded a score of 94%, with an emphasis on the accuracy of the scientific concepts. The media expert validation achieved a score of 96%, demonstrating highly satisfactory technical and visual quality. The findings from the language expert validation obtained a score of 96%, confirming the linguistic appropriateness for the students' developmental level. Educator responses showed a score of 93%, reflecting positive acceptance of the media's use. The results from student trials showed an increase from a score of 82% in the small scale test to 86% in the large-scale test. In conclusion, the findings indicate that the developed IPAS animation media is feasible for use in the learning process. Keywords: Animated Learning Media, IPAS, ADDIE Model, Media Development, Madrasah Ibtidaiya

    PENERAPAN RETORIKA DAKWAH DALAM MUHADHARAH DI PONDOK PESANTREN DINIYYAH PUTRI LAMPUNG.

    No full text
    ABSTRAK Rerorika dakwah sebagai seni komunikasi yang efektif dan persuasif, memiliki peran krusial dalam menyampaikan pesan- pesan keagamaan. Muhadharah sebagai salah satu metode dakwah di lingkungan pesantren, berperan penting dalam membentuk kemampuan berbicara santriwati di depan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan retorika dakwah dalam kegiatan muhadharah di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung, yang mencangkup tiga aspek yaitu, penguasaan materi, penggunaan gaya dan bahasa, serta improvisasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (feild reserch) dengan sifat peneliian deskriptif kuliatatif. Sumber data penelitian diperoleh dari dua orang mudabiroh (pembimbing) dan enam orang santriwati, sumber data skunder diperoleh dari arsip, catatan teks pidato, buku- buku referensi, dan hasil penelitian terdahulu yang relefan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Maurice Marleau dan Jurgen Habermas, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan retorika dakwah dalam muhadharah di Pondok Pesantren Diniyyah Putri Lampung telah membentuk kemampuan santriwati secara efektif pada tiga aspek utama. Pertama, penguasaan materi tercermin dari penyusunan pidato dengan struktur jelas (pembuka, isi, penutup) yang didukung referensi valid seperti Al- Qur’an dan hadist, serta internalisasi logos Aristoteles melalui hafalan mendalam dan praktik berulang, meskipunmasih ada tantangan seperti kebingungan kalimat dan kosa kata asing. Kedua, penggunaan gaya dan bahasa melibatkan komunikasi yang mudah dipahami, kontak mata dengan audiens, serta penerapan ethos melalui sikap santun dan pathos via pengungkapan emosi, dengan etika bahasa yang menjaga nilai moral tanpa unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), namun variasi intonasi dan ekspresi masih perlu pengembangan akibat rasa grogi. Ketiga, kemampuan improvisasi santriwati menonjol dalam adaptasi percaya diri terhadap situasi tak terduga, seperti lupa materi atau audiens tidak fokus, yang memperkuat kredibilitas dakwah dan membuat muhadharah lebih dinamis serta persuasif. Pendekatan ini meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan berbicara piblik santriwati dalam konteks dakwah Islam. Kata kunci: retorika dakwah, muhadharah, pondok pesantren ii ABSTRACT Rhetoric in preaching as an effective and persuasive art of communication, plays a crucial role in conveying religious messages. Muhadharah, as one of the methods of preaching in Islamic boarding schools, plays an important role in shaping the ability of female students to speak in public. This study aims to examine the application of da'wah rhetoric in muhadharah activities at the Diniyyah Putri Islamic Boarding School in Lampung, covering three aspects, namely mastery of material, use of style and language, and improvisation. This research is field research with a descriptive qualitative nature. The research data sources were obtained from two mudabiroh (mentors) and six female students, while secondary data sources were obtained from archives, speech notes, reference books, and relevant previous research results. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used the models of Maurice Marleau and Jurgen Habermas, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings of this study indicate that the application of da'wah rhetoric in lectures at the Diniyyah Putri Islamic Boarding School in Lampung has effectively developed the abilities of female students in three main aspects. First, mastery of the material is reflected in the composition of speeches with a clear structure (introduction, content, conclusion) supported by valid references such as the Qur'an and hadith, as well as the internalization of Aristotle's logos through deep memorization and repeated practice, although there are still challenges such as confusion over sentences and unfamiliar vocabulary. Second, the use of style and language involves easy-to�understand communication, eye contact with the audience, and the application of ethos through polite attitudes and pathos through emotional expression, with language ethics that maintain moral values without elements of SARA (ethnicity, religion, race, and intergroup relations). However, intonation and expression still need improvement due to nervousness. Third, the female students' improvisational skills are prominent in their confident adaptation to unexpected situations, such as forgetting material or the audience not focusing, which strengthens the credibility of the preaching and makes the muhadharah more dynamic and persuasive. This approach increases the female students' confidence and public speaking skills in the context of Islamic preaching. Keywords: preaching rhetoric, muhadharah, Islamic boarding school

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAMIFIKASI BERBANTUAN MEDIA MYSTERY BOX UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS V MIS MMA 4 SUKABUMI

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas V MIS MMA 4 Sukabumi, yang ditunjukkan melalui kurangnya perhatian, partisipasi, dan motivasi siswa selama proses pembelajaran. Hal tersebut menuntut adanya model pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, serta meningkatkan keterlibatan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Gamifikasi berbantuan media Mystery Box terhadap minat belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design tipe nonequivalent control group design. Penelitian melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Gamifikasi berbantuan media Mystery Box dan kelas kontrol yang menggunakan model Game Based Learning berbantuan media Flashcard. Sampel penelitian berjumlah 48 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket minat belajar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan independent sample t-test untuk melihat perbedaan minat belajar antara kedua kelompok setelah perlakuan diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Gamifikasi berbantuan media Mystery Box berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi uji independent sample t-test sebesar 0,007 ≤ 0,05 sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Skor angket minat belajar pada kelas eksperimen yaitu rata-rata 68,29 sedangkan kelas kontrol yaitu 62,08. Dengan demikian, model pembelajaran Gamifikasi berbantuan media Mystery Box terbukti lebih efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik karena mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan memotivasi. Kata Kunci: Gamifikasi, Mystery Box, Minat Belajar, Akidah Akhlak ii ABSTRACT This research is motivated by the low learning interest of fifth grade students at MIS MMA 4 Sukabumi in the subject of Akidah Akhlak, as indicated by their lack of attention, participation, and motivation dur ing the learning process. This condition requires a learning model that can create a more engaging, interactive atmosphere and increase student involvement. The purpose of this study is to determine the effect of the Gamification learning model assisted by the Mystery Box media on stu dents’ learning interest. The research problem focuses on whether this learning model has a significant effect on improving students’ learning interest. This study employed a quantitative approach with a quasi-experi mental method, specifically the nonequivalent control group design. The research involved two groups: an experimental class that used the Gam ification model assisted by Mystery Box media, and a control class that used the Game Based Learning model assisted by Flashcard media. The sample consisted of 48 students selected using purposive sampling. The data collection instrument was a learning interest questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using an in dependent sample t-test to determine the difference in learning interest between the two groups after the treatment. The results showed that the Gamification model assisted by Mystery Box media had a positive and significant effect on students’ learning in terest. This is evidenced by the significance value of the independent sam ple t-test, which was 0.007 ≤ 0.05, indicating that the alternative hypoth esis (Ha) is accepted. The average learning interest score in the experi mental class was 68.29, while the control class scored 62.08. Thus, the Gamification model assisted by Mystery Box media was proven to be more effective in increasing students’ learning interest, as it provides a more engaging, interactive, and motivating learning experience. Keywords: Gamification, Mystery Box, Learning Interest, Akidah Akhla

    HUBUNGAN ANTARA INTERPERSONAL TRUST DENGAN SELF DISLOCURE PADA DEWASA AWAL PENGGUNA DATING APPS

    No full text
    ABSTRAK Hubungan Antara Interpersonal Trust Dengan Self Disclosure Pada Dewasa Awal Pengguna Datting Apps Oleh : Emilia Rosa interpersonal trust dan self disclosure merupakan dua aspek penting dalam membentuk hubungan interpersonal, terutama dalam interaksi melalui dating apps. Peningkatan penggunaan aplikasi tersebut pada kalangan dewasa awal menunjukkan adanya kebutuhan untuk membuka diri yang didasari rasa percaya kepada lawan bicara. Tingkat kepercayaan yang rendah dapat menghambat proses pengungkapan diri dan berdampak pada kualitas hubungan yang terbentuk. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara interpersonal trust dan self disclosure pada dewasa awal pengguna dating apps. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling, melibatkan 114 responden berusia 22–28 tahun yang aktif menggunakan dating apps minimal tiga bulan terakhir. Instrumen penelitian mencakup skala self disclosure berdasarkan teori DeVito (2018) serta skala interpersonal trust berdasarkan teori Rotenberg (2019) yang dimodifikasi dari Fatirah (2024). Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara interpersonal trust dan self disclosure (r = .838, p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan interpersonal, semakin besar kecenderungan individu untuk membuka diri dalam interaksi daring. Temuan tersebut menegaskan peran penting kepercayaan dalam meningkatkan kualitas hubungan di dating apps.ng Apps Oleh : Emilia Rosa Interpersonal trust and self disclosure are key components in establishing interpersonal relationships, especially within interactions on dating applications. The increasing use of dating apps among young adults reflects a growing need for openness that is supported by trust toward communication partners. Low interpersonal trust can limit self disclosure and influence the quality of relationships formed online. This study aims to examine the relationship between interpersonal trust and self disclosure among young adult users of dating apps. The research employed a quantitative correlational design with purposive sampling, involving 114 respondents aged 20–30 years who had actively used dating apps for at least three months. The instruments included a self disclosure scale based on DeVito’s theory (2018) and an interpersonal trust scale grounded in Rotenberg’s theory (2019), adapted from Fatirah (2024). The Pearson correlation analysis revealed a significant positive relationship between interpersonal trust and self disclosure (R = .838, p < .05), indicating that higher trust corresponds to greater openness in online interactions. These findings highlight the importance of trust in shaping self disclosure, which may enhance the quality of relationships formed through dating applications

    HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DAN POLA ASUH PERMISIF DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU NARSISME MAHASISWA PENGGUNA INSTAGRAM

    No full text
    ABSTRAK Oleh YOLA APRIA DELLI Penggunaan media sosial Instagram yang berlebihan dapat membuat mahasiswa cenderung menampilkan diri secara berlebihan untuk mendapatkan pengakuan dan pujian. Keadaan ini dipengaruhi oleh harga diri yang tidak stabil dan pola asuh permisif dari orang tua yang memberikan kebebasan tanpa batas, sehingga mahasiswa lebih rentan terhadap tekanan sosial dan gangguan psikologis. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara harga diri dan pola asuh permisif dengan kecenderungan perilaku narsisme mahasiswa pengguna instagram. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pengguna aktif media sosial instagram. Sampel yang digunakan berjumlah 252 responden menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala Kecenderungan Perilaku Narsisme dengan 25 aitem dan α = 0,892, skala Harga Diri dengan 20 aitem dan α = 0,908, skala Pola Asuh Permisif dengan 25 aitem dan α = 0,892. Metode analisis penelitian menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa Terdapat hubungan signifikan antara harga diri dan pola asuh permisif dengan kecenderungan perilaku narsisme mahasiswa pengguna instagram. Variable harga diri dan pola asuh permisif memberikan sumbangan efektif sebesar 97,6% terhadap variable kecenderungan perilaku narsisme. Variable harga diri memberikan sumbangan efektif 65,9% terhadap variable kecenderungan perilaku narsisme, sedangkan variable pola asuh permisif memberikan sumbangan efektif 31,7% terhadap variable kecenderungan perilaku narsisme. Terdapat hubungan negatif signifkan antara harga diri dan kecenderungan perilaku narsisme mahasiswa pengguna instagram dengan nilai koefisien korelasi Rxy= 0,669. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara pola asuh. permisif dengan kecenderungan perilaku narsisme mahasiswa pengguna instagram dengan nilai koefisien Rxy = 0,323. Kata Kunci : Kecenderungan Perilaku Narsisme, Harga Diri, Pola Asuh Permisif. ABSTRACT Author YOLA APRIA DELLI Excessive use of Instagram can lead students to over-expose themselves to gain recognition and praise. This situation is influenced by unstable self-esteem and permissive parenting styles that allow unlimited freedom, making students more vulnerable to social pressure and psychological disorders. The purpose of this study was to determine the relationship between self-esteem and permissive parenting styles and the tendency toward narcissistic behavior among Instagram-using students. The population in this study were active Instagram users. A sample of 252 respondents was selected using quantitative methods with a purposive sampling technique. The measurement instruments used were the Narcissistic Behavior Tendency scale (25 items with α = 0.892), the Self-Esteem scale (20 items with α = 0.908), and the Permissive Parenting scale (25 items with α = 0.892). The research analysis method used multiple regression analysis. The results of the analysis show that there is a significant relationship between self-esteem and permissive parenting with the tendency of narcissistic behavior of student Instagram users. The variables of self-esteem and permissive parenting provide an effective contribution of 97,6% to the variable of narcissistic behavior tendencies. The self-esteem variable provides an effective contribution of 65,9% to the variable of narcissistic behavior tendencies, while the permissive parenting variable provides an effective contribution of 31,7% to the variable of narcissistic behavior tendencies. There is a significant negative relationship between self-esteem and narcissistic behavior tendencies of student Instagram users with a correlation coefficient value of Rxy = 0.669. There is a significant positive relationship between permissive parenting patterns and narcissistic behavior tendencies of student Instagram users with a coefficient value of Rxy = 0.323

    TINJAUAN FIQH SIYÃSAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 5 HURUF C PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 11 TAHUN 2021 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA (Studi di Desa Tanjung Baru Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara)

    No full text
    ABSTRAK Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga ekonomi desa yang berstatus badan hukum dan memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian desa yang berkeadilan dan berkelanjutan. Berdasarkan Pasal 5 huruf c Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021, BUMDes berfungsi sebagai sarana penampungan, pembelian, dan pemasaran produk hasil masyarakat desa. Melalui fungsi tersebut, BUMDes menjadi instrumen penting dalam mengelola potensi lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan tujuan pembangunan nasional dari tingkat desa. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 Pasal 5 Huruf C tentang Badan Usaha Milik Desa di Desa Tanjung Baru Kecamatan Bukit Kemuning Lampung Utara, Serta Tinjauan Fiqh Siyasah Tanfiziyah Syar‟iyah terhadap Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 Pasal 5 Huruf C dan H tentang Pengelolaan Ketentuan Umum Badan Usaha Milik Desa di Desa Tanjung Baru Kecamatan Bukit Kemuning Lampung Utara. Jenis penelitian yang digunakan penelitian lapangan (field research) dengan sifat deskriptif analisis yaitu dengan menganalisis data yang diteliti dengan memaparkan data-data kemudian nantinya diperoleh kesimpulan. Adapun data yang diperoleh dari data primer melalui wawancara, observasi, maupun laporan dalam bentuk dokumen, sedangkan data sekunder diperoleh melalui kepustakaan, hasil-hasil penelitian, dan peraturan perundang-undangan serta buku-buku ilmiah lainnya. Data-data yang sudah didapat kemudian dianalisa secara sistematis untuk menunjang dalam pembahasan. Selanjutnya dianalisis kualitatif dengan metode deskriptif analisis yang menghasilkan metode induktif dengan cara berfikir yang diambil kesimpulan didasarkan atas fakta-fakta yang telah diperoleh. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa Implementasi Pasal 5 huruf c Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa di Desa Tanjung Baru telah berjalan namun belum sepenuhnya optimal. BUMDes di desa Tanjung Baru ini sudah melaksanakan sebagian fungsi yang diatur dalam peraturan, yaitu kegiatan pembelian dan pemasaran hasil produksi masyarakat, yang membantu pelaku usaha kecil dalam memasarkan produk lokal. Namun, fungsi utama sebagai lembaga penampungan hasil produksi masyarakat belum berjalan dengan baik karena keterbatasan modal, sarana penyimpanan, serta sumber daya manusia. Pemerintah desa telah berupaya mengembangkan BUMDes melalui dukungan kebijakan dan koordinasi, tetapi tingkat partisipasi masyarakat serta dukungan permodalan masih rendah. ABSTRACT Village-Owned Enterprises (BUMDes) are village economic institutions with legal status and have a strategic role in strengthening a just and sustainable village economy. Based on Article 5 letter c of Government Regulation Number 11 of 2021, BUMDes functions as a means of collecting, purchasing, and marketing products from village communities. Through this function, BUMDes becomes an important instrument in managing local potential to improve community welfare and realize national development goals from the village level. The formulation of the problem in this study is How is the Implementation of Government Regulation Number 11 of 2021 Article 5 Letter C concerning Village-Owned Enterprises in Tanjung Baru Village, Bukit Kemuning District, North Lampung, as well as a Review of Fiqh Siyasah Tanfiziyah Syar'iyah on the Implementation of Government Regulation Number 11 of 2021 Article 5 Letters C and H concerning Management of General Provisions for Village-Owned Enterprises in Tanjung Baru Village, Bukit Kemuning District, North Lampung. The research method used is field research with descriptive analysis, which analyzes the data studied by presenting the data and then drawing conclusions. Primary data was obtained through interviews, observations, and documented reports. Secondary data was obtained through literature, research findings, laws and regulations, and other scientific books. The collected data was then systematically analyzed to support the discussion. Qualitative analysis was then conducted using descriptive analysis, resulting in an inductive approach, drawing conclusions based on the facts gathered. This study concludes that the implementation of Article 5 letter c of Government Regulation Number 11 of 2021 concerning Village-Owned Enterprises in Tanjung Baru Village has been ongoing but not yet fully optimized. The Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Tanjung Baru Village have carried out some of the functions stipulated in the regulation, namely purchasing and marketing community products, which assist small business owners in marketing local products. However, their primary function as a holding institution for community products has not been functioning optimally due to limited capital, storage facilities, and human resources. The village government has attempted to develop BUMDes through policy support and coordination, but the level of community participation and capital support remains low

    ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN, KEMUDAHAN, HARGA, DAN KUALITAS QRIS TERHADAP KEPUTUSAN BERTRANSAKSI PADA UMKM (Studi Kasus pada UMKM Jasa Pemasangan Nail Art Halal di Ggrilsneeded.id)

    No full text
    ABSTRAK Percepatan perkembangan teknologi menuntut adanya mekanisme pembayaran yang lebih cepat dan aman. Salah satu bentuk perubahan mekanisme pembayaran ialah dengan adanya pembayaran non-tunai. Walau uang tunai masih menjadi prioritas alat pembayaran pada setiap kegiatan transaksi. Namun Sebagian pengguna berpendapat bahwa menggunakan layanan QRIS akan menambah rumit dan tidak memberi manfaat yang berarti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan,kemudahan, harga dan kualitas QRIS terhadap keputusan bertransaksi pada UMKM. Metode yang di gunakan pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah customer nail art Ggirlsneeded.id yang sudah pernah bertransaksi menggunakan QRIS. Sampel penelitian berjumlah 50 responden, alat analisis yang digunakan yaitu Statistical Product and Service (SPSS) versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan (X1),harga (X3) dan kualitas QRIS (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan bertransaksi. Namun, kemudahan (X2) memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan,Model penelitian ini mampu menjelaskan 81,2% variasi keputusan bertransaksi, mengindikasikan bahwa faktor-faktor yang diteliti memiliki peran penting dalam mempengaruhi keputusan konsumen. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM seperti Ggrilsneeded.id ini perlu meningkatkan literasi keuangan pelanggan terkait penggunaan QRIS, memastikan kemudahan dalam transaksi, serta menawarkan harga yang kompetitif untuk meningkatkan daya tarik bagi konsumen. ABSTRACT The acceleration of technological development demands a faster and safer payment mechanism. One form of change in the payment mechanism is the existence of non-cash payments. Although cash is still a priority payment instrument in every transaction activity. However, some users argue that using QRIS services will add complexity and not provide significant benefits. This study aims to determine the effect of financial literacy, convenience, price and quality of QRIS on transaction decisions in UMKM, The method used in this study uses a quantitative method. The population in this study were Ggirlsneeded.id nail art customers who had made transactions using QRIS. The research sample consisted of 50 respondents, the analysis tool used was Statistical Product and Service (SPSS) version 29. The results of the study indicate that financial literacy (X1), price (X3) and QRIS quality (X4) have a positive and significant effect on transaction decisions. However, convenience (X2) has a positive but insignificant effect. This research model is able to explain 81.2% of the variation in transaction decisions, indicating that the factors studied have an important role in influencing consumer decisions. The implications of this study indicate that UMKM such as Ggrilsneeded.id need to improve customer financial literacy related to the use of QRIS, ensure ease of transactions, and offer competitive prices to increase consumer appeal

    PENGARUH PENERAPAN PUNISHMENT TERHADAP KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN MODERN MADINAH LAMPUNG TIMUR.

    No full text
    ABSTRAK Kedisiplinan sebagai salah satu aspek yang menentukan keberhasilan proses pendidikan di pondok pesantren. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan santri yang melanggar tata tertib di Pondok Modern Madinah Lampung Timur. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam pembentukan kedisiplinan adalah penerapan punishment yang bersifat mendidik, sehingga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan sikap patuh terhadap aturan. Penelitian ini berlandaskan pada teori behaviorisme, khususnya classical conditioning dari Ivan Pavlov dan operant conditioning dari B.F. Skinner, yang menekankan bahwa perilaku dapat dibentuk melalui stimulus dan respon. Berdasarkan teori tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan punishment terhadap pembentukan kedisiplinan santri di pondok pesantren modern madinah lampung timur, dimana penerapan punishment dipandang sebagai stimulus yang dapat memunculkan perilaku disiplin pada santri jika dilakukan dengan adil dan konsisten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan desain prettest – posttest control group. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah teknik Random Sampling. Populasi penelitian adalah santri pondok pesantren modern madinah lampung timur tingkat aliyah, sedangkan instrumen yang digunakan berupa angket disiplin belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji – t independen serta perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rata-rata posttest disiplin belajar kelompok eksperimen sebesar 118,9 lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol sebesar 101,376. Uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Selain itu, effect size diperoleh sebesar 0,945 (kategori besar) yang menandakan pengaruh kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan kedisiplinan santri di Pondok Modern Madinah Lampung Timur, sehingga diharapkan kepada kepala yayasan dan penustadzs atau ustadz pondok pesantren pondok modern madinah dapat meninngkatkan kedisiplinan santri melalui pengawasan dan pemberian punishment yang konsisten dan adil, sedangkan kepada santri diharapkan selalu menaati peraturan agar melahirkan hal positif sebagai bekal hidup. Kata kunci: Punishment, Kedisiplinan ii ABSTRACT Discipline is one of the aspects that determines the success of the educational process in Islamic boarding schools. However, in practice, students are still found to violate the rules at the Modern Islamic Boarding School in Madinah, East Lampung. One approach used in establishing discipline is the application of educational punishment, so that it is expected to be able to foster awareness and an attitude of obedience to the rules. This research is based on the theory of behaviorism, especially classical conditioning from Ivan Pavlov and operant conditioning from B.F. Skinner, which emphasizes that behavior can be formed through stimulus and response. Based on this theory, this study aims to analyze the effect of the application of punishment on the formation of student discipline at the Modern Islamic Boarding School in Madinah, East Lampung, where the application of punishment is seen as a stimulus that can bring out disciplined behavior in students if it is carried out fairly and consistently. The research method used is descriptive with a quantitative approach. The research method used was an experiment with a pretest – posttest control group design. The sampling technique used in this study was random sampling. The study population was students of the modern Islamic boarding school in Madinah, East Lampung, at the senior high school level. The instrument used was a learning discipline questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using an independent t-test and effect size calculation. The results of the study showed a significant difference between the experimental group and the control group. The average posttest of the experimental group's learning discipline was 118.9, higher than the control group's 101.376. The t-test showed a significance value of 0.000 <0.05, so Ha was accepted and Ho was rejected. In addition, the effect size obtained was 0.945 (large category) which indicates a strong influence. Thus, it can be concluded that the application of punishment has a positive and significant effect on the formation of student discipline at the Madinah Modern Islamic Boarding School, East Lampung, so it is hoped that the head of the foundation and administrators or teachers of the Madinah Modern Islamic Boarding School can improve student discipline through consistent and fair supervision and punishment, while students are expected to always obey the rules in order to give birth to positive things as a provision for life. Keyword: punishment, Discipline

    ANALISIS BIBLIOMETRIC : STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS) BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL.

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren riset terkait pendekatan STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika) berbasis teknologi digital dalam pembelajaran biologi yang terindeks di Google Scholar selama periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan perangkat lunak Publish or Perish (PoP) dan VOSviewer. Data dikumpulkan dari Google Scholar menggunakan kata kunci "STEM berbasis teknologi digital" dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Dari 997 artikel yang ditemukan, 985 artikel berhasil diidentifikasi, dan 270 artikel dinyatakan layak untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan tren peningkatan jumlah publikasi secara signifikan, dengan puncak tertinggi pada tahun 2024. Visualisasi bibliometrik melalui VOSviewer menghasilkan pemetaan dalam bentuk jaringan, overlay, dan densitas yang mengelompokkan topik menjadi empat klaster utama, seperti pembelajaran abad 21, literasi digital, pandemi COVID-19, dan pendekatan STEM. Topik-topik seperti “sains”, “biologi”, dan “pembelajaran biologi” memiliki tingkat keterkaitan tinggi, sedangkan topik seperti “kajian pustaka sistematis” dan “keterampilan berpikir kreatif” muncul sebagai tren baru. Visualisasi densitas juga menunjukkan bahwa istilah “sains”, “teknologi”, dan “matematika” merupakan topik yang paling sering digunakan, sementara 2 istilah seperti “pandemi” dan “meta-analisis” mulai jarang ditemukan. Studi ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan riset STEM berbasis teknologi digital dalam pendidikan biologi, serta membantu peneliti dan praktisi pendidikan untuk mengidentifikasi arah dan celah riset masa depan. Kata kunci : Bibliometrik, Google Scholar , Pembelajaran Biologi, STEM, Teknologi Digital, VOSviewer. ABSTRACT This study aims to identify research trends related to STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approaches based on digital technology in biology education indexed in Google Scholar during the period 2020–2025. The method used is a quantitative descriptive bibliometric analysis utilizing Publish or Perish (PoP) software and VOSviewer. Data were collected from Google Scholar using the keyword "STEM based on digital technology" and selected based on strict inclusion and exclusion criteria. From 997 articles found, 985 were successfully identified, and 270 articles were deemed eligible for analysis. The results show a significant increase in the number of publications, with the highest peak in 2024. Bibliometric visualization through VOSviewer produced a network, overlay, and density map that clustered topics into four main clusters, such as 21st-century learning, digital literacy, COVID-19 pandemic, and STEM approaches. Topics such as "science," "biology," and "biology education" showed a high degree of interconnection, while topics like "systematic literature review" and "creative thinking skills" emerged as new trends. Density visualization also revealed that terms such as "science," "technology," and "mathematics" were the most frequently used, while terms like "pandemic" and "meta-analysis" started to appear less often. This study provides a comprehensive overview of the development of digital technology-based STEM research in biology education and helps researchers and educational practitioners identify future research directions and gaps. 3 Keywords: Bibliometrics, Google Scholar, Biology Learning, STEM, Digital Technology, VOSviewer

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇