Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    PERLINDUNGAN KONSUMEN ATAS PENAMBAHAN BIAYA ONGKOS TRAVEL TANPA KESEPAKATAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi pada Jasa Travel Linggau Wisata Rute Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan-Kota Bandar Lampung)

    No full text
    ABSTRAK Penambahan biaya ongkos secara sepihak dalam jasa travel seringkali menimbulkan ketidakjelasan dan kerugian bagi konsumen. Salah satunya pada layanan perjalanan travel Linggau Wisata rute kota Lubuklinggau Sumatera Selatan-kota Bandar Lampung, di mana biaya yang telah disepakati sebelumnya sebesar Rp. 350.000, tiba-tiba ditambah dengan biaya tambahan sebesar Rp. 30.000 di tengah perjalanan dengan alasan untuk uang jalan tol. Praktik ini menimbulkan pertanyaan tentang perlindungan konsumen dalam konteks transaksi yang tidak transparan dan tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Penelitian ini menggunakan teori Ijarah (sewa-menyewa), yang mengatur mengenai hak dan kewajiban kedua belah pihak dalam perjanjian sewa, termasuk di dalamnya soal pembayaran harga yang telah di sepakati. Berdasarkan dari latar belakang masalah tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik penambahan biaya ongkos travel tanpa kesepakatan pada jasa travel Linggau Wisata rute kota Lubuklinggau Sumatera Selatan-kota Bandar Lampung dan bagaimana perspektif hukum Islam terhadap perlindungan konsumen atas penambahan biaya ongkos travel tanpa kesepakatan pada jasa travel Linggau Wisata rute kota Lubuklinggau Sumatera Selatan-kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui dan menganalisis praktik penambahan biaya ongkos travel tanpa kesepakatan dan mengetahui serta menganalisis perspektif hukum Islam terhadap perlindungan konsumen atas penambahan biaya ongkos travel tanpa kesepakatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan konsumen dan penyedia jasa travel, serta observasi terhadap praktik yang terjadi di lapangan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif analitis untuk menggali pandangan hukum Islam terkait transaksi perjalanan, khususnya mengenai biaya tambahan yang tidak disepakati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hukum Islam, penambahan biaya tanpa kesepakatan tersebut tidak dibenarkan, karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan keterbukaan yang harus ada dalam setiap akad. Penambahan biaya yang dilakukan secara sepihak dapat menyebabkan rusaknya (fasid) akad ijarah, yaitu akad sewa-menyewa yang dalam hal ini mengatur hubungan antara penyedia jasa dan konsumen. Oleh karena itu, untuk menjaga keabsahan akad dan melindungi hak-hak konsumen, penyedia jasa harus memastikan adanya kesepakatan yang jelas dan transparan mengenai biaya yang akan dikenakan sebelum transaksi dimulai. Perlindungan konsumen dalam hal ini harus mengedepankan prinsip keadilan, dengan menghindari adanya biaya tambahan yang tidak disetujui oleh konsumen sebelumnya. Kata Kunci: perlindungan konsumen, biaya tambahan, ongkos travel, kesepakatan, hukum Islam, akad ijarah, fasid, transparansi, keadilan. ABSTRACT The unilateral addition of transportation costs in travel services often results in confusion and losses for consumers. One example of this occurs in the travel service provided by Linggau Wisata on the route from Lubuklinggau, South Sumatra to Bandar Lampung, where the previously agreed fare of IDR 350,000 was suddenly increased by an additional IDR 30,000 during the journey, with the explanation being for toll fees. This practice raises questions about consumer protection in the context of transactions that are not transparent and do not align with the initial agreement. This study uses the theory of Ijarah (leasing), which regulates the rights and obligations of both parties in a lease agreement, including the payment of the agreed price. Based on this background, the research questions in this study are: how does the practice of adding transportation costs without agreement occur in the Linggau Wisata travel service on the route from Lubuklinggau, South Sumatra to Bandar Lampung, and how does Islamic law view consumer protection concerning the addition of travel costs without agreement occur in the Linggau Wisata travel service on the route from Lubuklinggau, South Sumatra to Bandar Lampung. This study aims to identify and analyze the practice of adding travel costs without mutual agreement and to explore the Islamic legal perspective on consumer protection against such unagreed additional costs. The research method used is field research with a qualitative approach. This study involves in-depth interviews with consumers and travel service providers, as well as observations of practices on the ground. The data obtained is then analyzed descriptively and analytically to explore Islamic legal views on travel transactions, particularly regarding unagreed additional costs. The research also compares the findings in the field with the principles of Sharia law governing contracts in leasing (Ijarah), as well as the consumer protection regulations in force in Indonesia. The research findings show that according to Islamic law, the addition of costs without agreement is not justified, as it contradicts the principles of justice and transparency that must be present in every contract. The unilateral addition of costs can cause the Ijarah contract to become invalid (fasid), as this contract regulates the relationship between the service provider and the consumer. Such a practice is considered haram in Islam, as it can harm the consumer and violate the principle of transparency in transactions. Therefore, in order to maintain the validity of the contract and protect the rights of consumers, the service provider must ensure there is a clear and transparent agreement on the costs to be incurred before the transaction begins. Consumer protection in this case must prioritize the principle of justice, by avoiding any additional costs that have not been previously agreed upon by the consumer. Keywords: consumer protection, additional costs, travel expenses, agreement, Islamic law, Ijarah contract, fasid, transparency, justice

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-MODUL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS FLIPBOOK DI TINGKAT SMP

    No full text
    ABSTRAK Pengembangan bahan ajar merupakan keharusan dalam proses belajar mengajar, terutama pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Sebab penggunaan bahan ajar konvensional atau hanya mengandalkan buku paket saja kurang mampu mengakomodir pembelajaran yang kompleks. Terutama di era digital seperti saat ini pengembangan bahan ajar berbasis digital mutlak dibutuhkan agar pembelajaran PAI selalu relevan dengan kondisi dan kebutuhan siswa. Sayangnya kurangnya Inovasi pengembangan bahan ajar masih kerap terjadi, seperti pada SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung. Berdasarkan penelitian awal diketahui bahwa guru PAI di sekolah tersebut belum mengembangkan bahan ajar terkhusus bahan ajar berbasis digital melainkan hanya mengandalkan buku paket saja. Akibatnya pembelajaran menjadi tidak optimal, efektif dan efisien. Oleh sebab itu peneliti merasa perlu untuk mengembangkan bahan ajar yang relevan dan inovatif dalam bentuk Modul Elektronik berbasis Flipbook pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan uji coba produk, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mendeskripsikan temuan dan menilai efektivitas e-modul tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar e-modul Pendidikan Agama Islam berbasis FlipBook dikembangakan menggunakan model ADDIE meliputi lima tahap yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan kelayakan yang signifikan dengan nilai validasi 98% dari ahli materi, media, dan desain. Kemudian respons siswa terhadap e-modul ini sangat positif, dengan hasil uji coba pada perorangan, kelompok kecil dan besar masing-masing memperoleh 93%, 92%, dan 95%. Selain itu, e-modul ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, berdasarkan ahsil uji t diperoleh nilai t0 = 2,093, lebih besar dari nilai ttabel = 1,734 dengan nilai rata-rata pre-test dan post-test 48 dan 87 mengalami peningkatan rata-rata sebesar vi 39 poin setelah penggunaan e-modul. Berdasarkan hasil penelitian dan kajian diatas dapat disimpulkan bahwa Pengembangan E-Modul PAI berbasis Flipbook memiliki keberhasilan yang sangat baik, tingkat inovatif, efektif, efisien dan relevan dengan kebutuhan siswa serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara siginifikan. Kata Kunci: Pengembangan, E-Modul, FlipBook, Pembelajaran PAI. vii ABSTRACT The development of teaching materials is a must in the teaching and learning process, especially in Islamic Religious Education subjects. Because the use of conventional teaching materials or only relying on textbooks is less able to accommodate complex learning. Especially in the digital era like today, the development of digital-based teaching materials is absolutely needed so that Islamic Religious Education learning is always relevant to the conditions and needs of students. Unfortunately, the lack of innovation in the development of teaching materials still often occurs, such as at SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung. Based on initial research, it was found that Islamic Religious Education teachers at the school had not developed teaching materials, especially digital�based teaching materials, but only relied on textbooks. As a result, learning is not optimal, effective and efficient. Therefore, researchers feel the need to develop relevant and innovative teaching materials in the form of Flipbook-based Electronic Modules in Islamic Religious Education subjects. This study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and product trials, then analyzed descriptively qualitatively and quantitatively to describe the findings and assess the effectiveness of the e-module. The research results indicate that the development of the FlipBook-based e-module teaching materials for Islamic Religious Education was carried out using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Validation results from experts demonstrated significant feasibility, with a validation score of 98% from material, media, and design experts. Furthermore, students' responses to this e-module were highly positive, as individual, small group, and large group trials yielded scores of 93%, 92%, and 95%, respectively. In addition, this e-module proved effective in improving students' learning outcomes. Based on the t-test results, the calculated t-value (t0) of 2.093 was greater than the critical t-value (ttable) of 1.734, with the viii average pre-test and post-test scores of 48 and 87, showing an average increase of 39 points after using the e-module. Based on the research findings and analysis, it can be concluded that the FlipBook-based Islamic Religious Education e-module development was highly successful, innovative, effective, efficient, and relevant to students' needs, significantly improving their learning outcomes. Keywords: Development, E-Module, FlipBook, Islamic Religious Education Learning. ix خالصة تطوير ادلواد التعليمية أمر ال بد منو يف عملية التعليم والتعلم، خاصة يف مواد الرتبية اإلسالمية. ألن استخدام ادلواد التعليمية التقليدية أو االعتماد فقط على الكتب ٍف. وخاصة يف العصر الرقمي احلايل، فإن الدراسية ال يستوعب التعلم ادلعقد بشكل كا تطوير مواد تعليمية تعتمد على التكنولوجيا الرقمية أمر ضروري حىت تظل دراسة الرتبية اإلسالمية ذات صلة بظروف واحتياجات الطالب. لسوء احلظ، ال تزال ىناك قلة يف االبتكار يف تطوير ادلواد التعليمية، مثل ما حيدث يف مدرسة مدرسة الثانوية الثالثة احملمدية باندار المبونج على البحث األويل، تبني أن معلمي الرتبية اإلسالم ً يف بندر المبونغ. بناء ية يف ادلدرسة مل يطوروا مواد تعليمية، خاصة ادلواد التعليمية الرقمية، بل اعتمدوا فقط على ا. ولذلك، يرى ً ً أو فعاالً أو كفوء الكتب الدراسية. نتيجة لذلك، مل يكن التعليم مثاليا الباحثون احلاجة إىل تطوير مواد تعليمية مبتكرة وذات صلة على شكل وحدات إلكرتونية معتمدة على Flipbook دلواد الرتبية اإلسالمية. تستخدم ىذه الدراسة منهج البحث والتطوير (D&R (مع منوذج ADDIE ، الذي يتضمن مخس مراحل: التحليل، التصميم، التطوير، التنفيذ، والتقييم. مت مجع البيانات ً من خالل ادلالحظة وادلقابالت واالستبيانات والتجارب على ادلنتج، مث مت حتليلها وصفيا ً لوصف النتائج وتقييم فعالية الوحدة اإللكرتونية. أظهرت نتائج الدراسة أن ً وكميا ونوعيا تطوير ادلواد التعليمية للوحدة اإللكرتونية دلادة الرتبية اإلسالمية ادلعتمدة على Flipbook حقق نتائج ممتازة. أظهرت نتائج البحث أن تطوير ادلواد التعليمية اإللكرتونية لتعليم الرتبية اإلسالمية ادلعتمدة على FlipBook مت باستخدام منوذج ADDIE الذي يتكون من مخس مراحل: التحليل، التصميم، التطوير، التنفيذ، والتقييم. أظهرت نتائج التحقق من قبل اخلرباء جدوى كبرية، حيث حصلت على درجة حتقق بنسبة %89 من خرباء ادلادة، الوسائط، والتصميم. باإلضافة إىل ذلك، كانت استجابات الطالب ذلذا الكتاب اإللكرتوين إجيابية للغاية، حيث حصلت التجارب الفردية واجملموعات الصغرية والكبرية على نسب ،%89 ،%89 و%89 على التوايل. عالوة على ذلك، أثبت الكتاب اإللكرتوين ً فعاليتو يف حتسني نتائج تعلم الطالب. بناء على نتائج اختبار t ، كانت قيمة t احملسوبة x 2.093 (0t(أكرب من القيمة احلرجة t (t اجلدول (البالغة ،4.791 مع متوسط درجات ما قبل االختبار وما بعده 19 و،97 مما أظهر زيادة متوسطة قدرىا 98 نقطة على نتائج البحث والتحليل، ميكن ً بعد استخدام الكتاب اإللكرتوين. بناء االستنتاج أن تطوير الكتاب اإللكرتوين لتعليم الرتبية اإلسالمية ادلعتمد على FlipBook ا ً كان ناجح ا على حتسني نتائج ً ا الحتياجات الطالب، وقادر ً ا، ومالئم ً ا، فعاًال، كفوء ً للغاية، مبتكر تعلمهم بشكل كبري. الكلمات المفتاحية: تطوير، الوحدة اإللكرتونية، كتاب تفاعلي ) Flipbook) ، تعلم الرتبية اإلسالمي

    ANALISIS PEMIKIRAN ABDUL MANAN TENTANG PEMBARUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA

    No full text
    ABSTRAK Reformasi hukum keluarga Islam di Indonesia menjadi isu sentral dalam upaya harmonisasi antara tradisi keagamaan dan dinamika modernitas. Salah satu tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam hal ini adalah Abdul Manan, pemikiran Abdul Manan memengaruhi pengembangan hukum keluarga Islam di Indonesia, khususnya terkait isu perkawinan dan waris. Secara umum pemikiran Abdul Manan tampak searah dengan laju pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia, tetapi dalam beberapa hal terdapat beberapa pemikiran yang mengandung kontroversi di antaranya adalah dalam hal poligami dan warisan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni (1) Bagaimana pemikiran Abdul Manan tentang konsep Pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia? (2) Bagaimana kontribusi pemikiran Abdul Manan dalam pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data primer diperoleh dari karya tulis Abdul Manan. Sedangkan data sekunder berupa referensi tentang pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Abdul Manan mendorong integrasi antara hukum Islam dan hukum nasional di Indonesia, khususnya melalui penguatan lembaga peradilan agama. Ia percaya bahwa peradilan agama dapat menjadi instrumen penting untuk mewujudkan pembaruan hukum keluarga Islam secara efektif. Dengan pendekatan yang ilmiah dan berbasis pada studi empiris, Abdul Manan menekankan pentingnya pelatihan hakim dan pembentukan regulasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang plural. Dalam pandangannya, pembaruan hukum keluarga Islam tidak hanya bertujuan untuk menjaga relevansi hukum Islam tetapi juga untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Dengan pemikiran yang bersifat progresif dan berbasis pada realitas sosial, Abdul Manan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan hukum Islam di Indonesia. Ide-idenya menggarisbawahi pentingnya sinergi antara tradisi hukum Islam dan dinamika hukum modern, sehingga mampu menjawab tantangan kontemporer tanpa kehilangan esensi spiritualnya. Kata Kunci: Abdul Manan, hukum keluarga Islam, Pembaruan hukum keluarga Islam. ABSTRACT The reform of Islamic family law in Indonesia has become a central issue in the effort to harmonize religious traditions with the dynamics of modernity. One of the key figures who has made a significant contribution in this regard is Abdul Manan. His thoughts have influenced the development of Islamic family law in Indonesia, particularly concerning marriage and inheritance issues. In general, Abdul Manan's ideas align with the trajectory of Islamic family law reform in Indonesia. However, some of his views have sparked controversy, particularly regarding polygamy and inheritance. The research problem in this study is formulated as follows: (1) How does Abdul Manan perceive the concept of Islamic family law reform in Indonesia? (2) What is the contribution of Abdul Manan’s thoughts to the reform of Islamic family law in Indonesia? This research employs a qualitative approach with the library research method. Primary data is sourced from Abdul Manan’s written works, while secondary data consists of references related to Islamic family law reform in Indonesia. Data analysis is conducted using the content analysis method. The study's findings indicate that Abdul Manan's thoughts advocate for the integration of Islamic law and national law in Indonesia, particularly through strengthening the religious court system. He believes that religious courts can serve as crucial instruments in effectively implementing Islamic family law reforms. Through a scientific and empirically based approach, Abdul Manan emphasizes the importance of judicial training and the formulation of regulations that align with the needs of Indonesia’s plural society. In his view, Islamic family law reform is not only intended to maintain the relevance of Islamic law but also to ensure justice for all parties involved. With a progressive perspective grounded in social realities, Abdul Manan has made a significant contribution to the development of Islamic law in Indonesia. His ideas highlight the importance of synergy between Islamic legal traditions and modern legal dynamics, enabling the law to address contemporary challenges without losing its spiritual essence. Keywords: Abdul Manan, Islamic family law, Islamic family law reform

    PENGUATAN NILAI KARAKTER QUR’ANI MELALUI PEMBELAJARAN BIMBINGAN BACA AL-QUR’AN (BBQ) DI MTS AL-HIKMAH BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRACT The article was to development of Strengthening Qur'anic Character Values through Qur'an Reading Guidance (BBQ) Learning at MTs Al-Hikmah Bandar Lampung. The research method used is descriptive qualitative. This study employs descriptive data analysis techniques. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The analysis was conducted descriptively to evaluate the effectiveness of BBQ learning in strengthening Qur'anic character values. The results of the study indicate that BBQ learning is highly effective in instilling Qur'anic character values, such as religiosity, honesty, discipline, and responsibility. This is evidenced by the successful application of the halaqah method, habituation, and exemplary behavior demonstrated by the teachers. Based on interviews and observations, this learning model has been proven to strengthen Qur'anic character in students. Challenges identified include low student motivation and limited facilities, which can be addressed through teacher support and a conducive learning environment. Based on the data obtained, BBQ learning is deemed highly suitable as a model for strengthening Qur'anic character values in madrasah students. Keywords: strengthening, learning BBQ, Qur'anic character

    TREN LITERASI DIGITAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM DI PERGURUAN TINGGI: TINJAUAN BIBLIOMETRIK

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian literasi digital di perguruan tinggi dalam perspektif islam serta mengeksplorasi peluang pengembangannya. Melalui Systematic Literature Review (SLR), sebanyak 188 artikel dari database Scopus, Sinta 1, dan Sinta 2 diidentifikasi, dengan 37 artikel relevan dari periode 2019–2024 yang dianalisis berdasarkan kriteria inklusi. Proses peninjauan literatur dilakukan menggunakan kerangka PRISMA untuk memastikan validitas dan kualitas hasil, sementara analisis data dilakukan secara bibliometrik dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer 1.6.20. Hasil menunjukkan lonjakan publikasi pada tahun 2021, mencerminkan percepatan transformasi digital di pendidikan tinggi akibat pandemi JPPIPA 10(1) (2024) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Journal of Research in Science Education http://jppipa.unram.ac.id/index.php/jppipa/index ___________ How to Cite: Adima, M. F., Baharudin, Syafe’i, I., Zulaikha, S., Susilawati, B., & Shabira, Q. (2025). Digital Literacy Trends in Islamic Perspective in Higher Education: A Bibliometric Review. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(12), 1012–1026. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i12.9847 © 2023 The Authors. This open access article is distributed under a (CC-BY License) Phone*: +621284437829 COVID-19. Temuan density juga kurang menyoroti integrasi pembelajaran agama islam masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi digital, yang sebenarnya berpotensi meningkatkan kualitas proses belajar dan hasil pembelajaran secara signifikan. Sebagian besar publikasi berasal dari Indonesia, China, dan Rusia, dengan metode kuantitatif dan kualitatif sebagai pendekatan utama. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang tren literasi digital di perguruan tinggi dan menggarisbawahi pentingnya penelitian lebih lanjut untuk mendukung pengembangan literasi digital secara komprehensif. Keywords: Kompetensi digital; Literasi digital; Pembelajaran online; Perguruan tinggi; Tinjauan bibliometrik; Tinjuan Literatur Sistematis; Vosviewer

    PENGARUH FINANCIAL DISTRESS DAN PRESSURE TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Pada Perusahaan Index Saham Syariah Indonesia (ISSI) Periode 2019-2023)

    No full text
    ABSTRAK iii Penelitian ini merujuk pada permasalahan terkait pendeteksian kecurangan laporan keuangan pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Index Saham Syariah Indonesia (ISSI) terkait apakah financial distress dan pressure, yang diukur dengan financial target dengan menggunakan rumus Return On Asset (ROA) berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan dan dilihat dari sudut pandang ekonomi islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif untuk menggambarkan data yang ada. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari annual report perusahaan yang dipublikasikan oleh website masing-masing perusahaan dan website Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tahun 2019-2023 yang di peroleh melalui situs www.idx.co.id dengan mengunakan metode pengumpulan sampel probability sampling dengan teknik penarikan menggunakan Stratified Random Sampling dan mendapatkan sebanyak 9 sampel. Berdasarkan hasil análisis uji t dari variabel X1 Financial Distress memiliki nilai thitung untuk variabel X1 sebesar 4,911 dan nilai pada distribusi 5% sebesar 2,018, maka thitung 2,422 > ttabel 2,108 dan juga nilai signifikan lebih besar dari 0,05 (0,020 < 0,05). Artinya Financial Distress berpengaruh terhadap Kecurangan Laporan Keuagan di Indeks Saham Syariah Indonesia, ini berarti bahwa manajemen belum menerapkan sifat FAST dengan baik. Berdasarkan hasil uji t variabel X2 Pressure memiliki nilai thitung sebesar 1,430 dengan nilai distribusi 5% sebesar 2,018, maka thitung 1,430 < ttabel 2,108. Artinya Pressure tidak berpengaruh signifikan terhadap Kecurangan Laporan Keuangan, hal ini berarti bahwa manajemen perusahaan telah menerapkan sifat FAST dengan baik. Hasil uji F menunjukkan tabel dari tabel Anova diperoleh yaitu 0,006 yang artinya lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis penelitian ini adalah signifikan. Kata kunci: Financial Distress, Pressure, Financial Target, Kecurangan Laporan Keuangan Dan Perspektif Ekonomi Islam. ABSTRACT iv This research refers to weaknesses related to detecting the condition of financial statements fraud in companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) related to whether financial distress and pressure as measured by financial target using the Return On Assets (ROA) formula have an effect on financial statements fraud and seen from an Islamic economic perspective. This research uses quantitative methods with descriptive statistical analysis to describe existing data. The data used is secondary data obtained from company annual reports published on each company's website and the 2019-2023 Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) website which was obtained via the website www.idx.co.id by using a probability sampling sample collection method with a withdrawal technique using Stratified Random Sampling and obtaining a total of 9 samples. Based on the results of the t test analysis of the variable X1 Financial Distress, the t value for variable X1 is 4.911 and the value in the 5% distribution is 2.018, then tcount is 2.422 > ttable 2.108 and also the significant value is greater than 0.05 (0.020 < 0.05). This means that financial distress influences financial statements fraud in the Indonesian Sharia Stock Index, this means that management has not implemented the FAST properties well. Based on the results of the t test, the variable X2 Pressure has a calculated t value of 1.430 with a 5% distribution value of 2.018, then tcount 1.430 < ttable 2.108. This means that pressure does not have a significant effect on financial statements fraud, this means that company management has implemented the FAST characteristics well. The results of the F test show that the Anova table obtained is 0.006, which means it is smaller than 0.05then this research hypothesis is significant. Keywords: Financial Distress, Pressure, Financial Targets, Financial Statement Fraud And Islamic Economic Perspective

    HUBUNGAN EMOTIONAL INTELLIGENCE, SELF CONFIDENCE, SELF REGULATED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS

    No full text
    ABSTRAK Emotional intelligence adalah kemampuan untuk mengenali, mengendalikan emosi diri, menunjukan empati serta mengelola interaksi interpersonal. Self confidence merupakan suatu sikap atau perasaan percaya diri terhadap kemampuan diri, motivasi untuk berhasil sehingga menyadari kelebihan dan kekurangan dirinya serta memiliki rasa tanggungjawab atas keputusan atau tindakan yang diperbuat. Self regulated learning yaitu proses belajar mandiri yang dipengaruhi oleh pikiran, perasaan, metode yang diarahkan untuk mencapai tujuan yang efektif. Kemampuan penalaran matematis ialah kemampuan untuk menyelesaikan masalah metematika dengan cara berpikir logis dan sistematis. Pada Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan uji analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan metode korelasional. Populasi penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 25 Bandar Lampung. Sampel dalam penelitian ini menggunakan 3 kelas yaitu kelas VII 2 - VII 4 dengan materi Aritmatika Sosial. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan probability sampling berupa propotionate stratified random sampling. Intrumen yang digunakan dalam pengumpulan data angket untuk mengukur variabel emotional intelligence, self confidence, dan self regulated learning, serta tes kemampuan penalaran matematis. Analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ditemukan hubungan yang signifikan antara emotional intelligence, self confidence, dan self regulated learning, serta tes kemampuan penalaran matematis. Kata Kunci: Emotional Intelligence, Self Confidence, Self Regulated Learning, Kemampuan Penalaran Matematis ABSTRACT Emotional intelligence is the ability to recognize, control one's emotions, show empathy and manage interpersonal interactions. Self�confidence is an attitude or feeling of confidence in one's abilities, motivation to succeed so that one is aware of one's strengths and weaknesses and has a sense of responsibility for decisions or actions taken. Self regulated learning is an independent learning process that is influenced by thoughts, feelings, methods that are directed towards achieving effective goals. Mathematical reasoning ability is the ability to solve mathematical problems by thinking logically and systematically. This research uses a quantitative approach using Structural Equation Modeling (SEM) analysis tests with correlational methods. The population of this study were students at SMP Negeri 25 Bandar Lampung. The sample in this study used 3 classes, namely class VII 2 - VII 4 with Social Arithmetic material. The sampling technique for this research uses probability sampling in the form of proportional stratified random sampling. The instruments used in collecting questionnaire data are to measure the variables emotional intelligence, self-confidence and self-regulated learning, as well as mathematical reasoning ability tests. Analysis of the data in this study can be concluded that a significant relationship was found between emotional intelligence, self�confidence, and self-regulated learning, as well as mathematical reasoning ability tests. Keywords: emotional intelligence, self-confidence, self-regulated learning, mathematical reasoni

    PERAN ISLAMIC BOARDING SCHOOL (IBS) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER: TINJAUAN BIBLIOMETRIK 2019-2023

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian mengenai Peran Islamic Boarding School (IBS) dalam Pembentukan Karakter, serta mengeksplorasi peluang untuk pengembangan penelitian lebih lanjut. Dengan menggunakan analisis bibliometrik, Dari 155 artikel yang ditemukan pada database Mendeley reference, Taylor & Francis, dan Wiley, 5 artikel berhasil memenuhi kriteria seleksi yang ketat. Proses tinjauan pustaka ini mengikuti pedoman PRISMA untuk memastikan kualitas hasil, dan data dianalisis menggunakan dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer 1.6.20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa IBS memiliki peran signifikan serta pendekatan yang khas dan lebih mendalam dibandingkan dengan lembaga pendidikan lainnya dalam pembentukan karakter santri, yang ditandai dengan integrasi nilai-nilai moral dan religius secara menyeluruh. Pendekatan pendidikan yang dilakukan mencakup kegiatan ko-kurikuler, intrakurikuler, ekstrakurikuler, serta habituasi nilai-nilai Islam. IBS berkontribusi tidak hanya dalam mengajarkan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 November-Desember 2024 E-ISSN : 2777-0575 P-ISSN : 2777-0583 Online Journal System : https://jurnalp4i.com/index.php/learning Copyright (c) 2024 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran 2 ilmu agama, tetapi juga dalam membentuk generasi yang religius, nasionalis, mandiri, dan berintegritas. Tantangan yang dihadapi meliputi adaptasi terhadap perkembangan teknologi, kurangnya keterlibatan keluarga, serta kebutuhan untuk revitalisasi manajemen pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis nilai-nilai Islam, pelatihan intensif bagi para guru, peningkatan keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan, serta revitalisasi manajemen pendidikan untuk lebih mengakomodasi kebutuhan santri di era digital. Kata Kunci: Pesantren, Karakter, Pendidikan Moral ABSTRACT This study aims to identify and analyze research trends regarding the role of Islamic Boarding Schools (IBS) in character building, as well as to explore opportunities for further research development. Using bibliometric analysis, out of 155 articles found in the Mendeley reference database, Taylor & Francis, and Wiley, 5 articles met the strict selection criteria. The literature review process followed the PRISMA guidelines to ensure the quality of the results, and the data were analyzed with the help of VOSviewer 1.6.20 software. The findings of this study indicate that IBS plays a significant role with a unique and deeper approach compared to other educational institutions in shaping the character of students (santri), marked by the comprehensive integration of moral and religious values. The educational approach includes co-curricular, intra-curricular, extra�curricular activities, as well as the habituation of Islamic values. IBS contributes not only to religious education but also in shaping a generation that is religious, nationalistic, independent, and of high integrity. The challenges faced include adapting to technological developments, lack of family involvement, and the need for the LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 November-Desember 2024 E-ISSN : 2777-0575 P-ISSN : 2777-0583 Online Journal System : https://jurnalp4i.com/index.php/learning Copyright (c) 2024 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran 3 revitalization of educational management. This study recommends strengthening the curriculum based on Islamic values, intensive training for teachers, increasing family involvement in the educational process, and revitalizing educational management to better accommodate the needs of santri in the digital era. Keywords. Islamic Boarding School, Character, Moral Educatio

    STUDI KOMPARATIF MOTIVASI BELAJAR AQIDAH AKHLAK ANTARA MENGIKUTI DAKWAH MAJELIS TAKLIM DAN DAKWAH MEDIA SOSIAL TERHADAP MAHASISWA ANGKATAN 2021 UIN RADEN INTAN LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Dakwah berperan dalam meningkatkan pemahaman keagamaan dalam berbagai aspek. Ajarannya diaktualisasikan dalam sikap berpikir dan bertindak. Relevansi dakwah hadir sebagai solusi bagi berbagai problema yang dihadapi umat manusia, karena didalamnya penuh dengan nasihat, pesan keagamaan dan sosial, serta keteladanan untuk menghindar dari hal-hal negatif kepada hal-hal yang positif dalam ridhai Allah Swt. Prodi Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu Prodi yang unggul di UIN Raden Intan Lampung, yang menghasilkan mahasiswa/i yang dapat melaksanakan pembelajaran secara profesional, mampu mengembangkan kompetensi keilmuan Pendidikan Agama Islam secara teoritis maupun praktis berbasis research, dan menanamkan nilai-nilai ke-Islaman menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, kejujuran, dan keadilan yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Berdasarkan data berbagai persepsi melalui angket identifikasi mahasiswa Prodi PAI angkatan 2021 di UIN Raden Intan Lampung, ternyata lebih aktif mengikuti kajian dakwah melalui media sosial sebagai ruang belajar mereka, tetapi dampaknya terhadap motivasi belajar dibandingkan dakwah dalam majelis taklim belum diketahui. Dalam konteks mahasiswa PAI, penting untuk memahami sejauh mana kedua bentuk dakwah ini memengaruhi motivasi belajar mereka dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif dakwah majelis taklim dan dakwah media social terhadap motivasi belajar Akidah Akhlak pada Mahasiswa Jurusan PAI Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode dakwah yang relevan dengan kebutuhan generasi muda dan tantangan era digital saat ini Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode kuesioner (angket) dalam bentuk google form. Angket digunakan untuk mengumpulkan data variabel (X1) Mahasiswa yang mengikuti dakwah majelis takilm dan (X2) Mahasiswa yang mengikuti dakwah media sosial sebagai (Y) motivasi belajar Mahasiswa. Poplasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi PAI angkatan 2021 UIN Raden Intan Lampung yang berjumlah 398 mahasiswa. Teknik sampel yang digunakan adalah stratified random sampling, sebanyak 200 responden menggunakan rumus Slovin. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 114 mahasiswa yang lebih banyak memilih mengikuti kajian dakwah media sosial, dan terdapat 86 mahasiswa yang memilih mengikuti kajian dakwah iii majelis taklim. Namun hasil data yang telah didapat oleh penyebaran angket motivasi belajar pada masing-masing variabel bebas yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam motivasi belajar mengikuti kajian dakwah antara mahasiswa yang menggunakan media sosial dan mengikuti kajian langsung dalam majelis taklim sebagai metode belajar mereka dengan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 mengindikasikan bahwa perbedaan tersebut signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode dakwah melalui majelis taklim lebih efektif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dibandingkan metode dakwah melalui media sosial. Kata kunci : Studi Komparatif, dakwah, majelis takilm, media sosial, dan motivasi belajar iv ABSTRACT Da'wah plays a role in increasing religious understanding in various aspects. Its teachings are actualized in attitudes of thinking and acting. The relevance of da'wah is present as a solution to various problems faced by humanity, because it is full of advice, religious and social messages, and examples to avoid negative things to positive things in the pleasure of Allah SWT. The Islamic Religious Education Study Program is one of the superior study programs at UIN Raden Intan Lampung, which produces students who can carry out learning professionally, are able to develop Islamic Religious Education scientific competencies theoretically and practically based on research, and instill Islamic values upholding the values of truth, honesty, and justice based on the Qur'an and Sunnah. Based on data from various perceptions through the identification questionnaire of PAI Study Program students of the 2021 class at UIN Raden Intan Lampung, it turns out that they are more active in participating in da'wah studies through social media as their learning space, but the impact on learning motivation compared to da'wah in the taklim assembly is not yet known. In the context of Islamic Religious Education students, it is important to understand the extent to which these two forms of da'wah influence their learning motivation in learning Akidah Akhlak. Therefore, this study aims to comparatively examine da'wah of the taklim assembly and da'wah of social media on the motivation to learn Akidah Akhlak in Islamic Religious Education students. This study is expected to contribute to the development of da'wah methods that are relevant to the needs of the younger generation and the challenges of the current digital era. This study uses quantitative with a questionnaire method in the form of a google form. The questionnaire was used to collect data on variables (X1) Students who participate in the takilm assembly da'wah and (X2) Students who participate in social media da'wah as (Y) Student learning motivation. The population of this study was all students of the 2021 PAI Study Program, UIN Raden Intan Lampung, totaling 398 students. The sampling technique used was stratified random sampling, as many as 200 respondents using the Slovin formula. Based on the results of the study, there were 114 students who preferred to follow social media da'wah studies, and there were 86 students who chose to follow the study of da'wah at the Majelis Taklim. However, the results of the data obtained through the distribution of learning motivation questionnaires on each v independent variable that had been carried out showed that there was a significant difference in learning motivation to follow da'wah studies between students who used social media and followed direct studies at the Majelis Taklim as their learning method with a significance value (Asymp. Sig. 2-tailed) of 0.000 <0.05 indicating that the difference was significant. Thus, it can be concluded that the da'wah method through the Majelis Taklim is more effective in increasing students' learning motivation than the da'wah method through social media. Keywords: Comparative studies, da'wah, takilm assembly, social media, and learning motivatio

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERINTEGRASI JELAJAH ALAM SEKITAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA

    No full text
    ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERINTEGRASI JELAJAH ALAM SEKITAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Keterampilan proses sains merupakan hal yang sangat penting dalam ilmu biologi, karena biologi merupakan cabang dari sains itu sendiri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan permasalahan rendahnya keterampilan proses sains siswa berdasarkan hasil prapenelitian yang diperoleh yang disebabkan oleh kurang aktifnya siswa serta pemilihan model pebelajaran yang kurang variatif. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak ada pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terintegrasi jelajah alam sekitar terhadap keterampilan proses sains siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Eperiment dengan menggunakan desain Pretest Posttest control group design. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh siswa kelas VII di MTs Assyifa Karang Sari Lampung Selatan, Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas VII A (kelas eksperiment) dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning terintegrasi jelajah alam sekitar dan kelas VII B (kelas control) dengan menerapkan model pembelajaran Direct Instruction. Pengambilan data menggunakan tes keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari uji hipotesis H0 ditolak dan Hα diterima, hasil uji Mann Whitney dengan α= 0,05, diperoleh hasil keterampilan proses sains 0,006 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian terdapat pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terintegrasi jelajah alam sekitar terhadap keterampilan proses sains siswa. Kata Kunci : Jelajah Alam Sekitar, Keterampilan Proses Sains, Model Pembelajaran Discovery Learning iv ABSTRACT THE INLUENCE OF THE DISCOVERY LEARNING MODEL INTEGRATED WITH SURROUNDING NATURE EXPLORATION APPROACH ON STUDENTS EXPERIENCE PROCESS SKILLS Science process skills are very important in the field of biology, because biology is a branch of science itself. This research was motivated by the discovery of the problem of low science procces skills of students based on the result of the preresearch obtained which were caused by the lack of student activity and the selection of learning models that were less varied. The purpose of this research is to determine whether or not there is an influence of the Discovery Learning model integrated with exploring the surrounding nature on students‟ science process skills. The research metod used is Quasy experimental using a peretest Posttest control group design. The population in this research was all students of class VII at MTs Assyifa Karang Sari South Lampung. Sampling was carried out using the cluster random sampling technique and the research sample obtained was class VIIA (experimental class) by implementing the Discovery Learning integrated nature eploration model and class VIIB (control class) by implementing the Direct Instruction learning model. Data collection using a science process skills test. Based on the result of data analysis obtained from the hypothesis test H0 is rejected and Hα is accepted, the result of the Mann Whitney test with α= 0,05, the result of the science procces skills are 0,006 < 0,05. So it can be concluded that the research result have an effect on the Discovery Learning model integrated with surrounding nature exploration approach on student‟s science process skills. Keywords : Discovery Learning Model, Science Process Skills, Surrounding Nature Exploration Approac

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇