Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MINAT PESERTA DIDIK DALAM MEMANFAATKAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 3 KOTABUMI

    No full text
    ABSTRAK Pelayanan konseling sangat penting dalam mengembangkan kehidupan sehari-hari peserta didik. Namun, banyak peserta didik yang belum sepenuhnya memahami pentingnya bimbingan dan nasehat, seringkali merasa bahwa layanan ini hanya untuk mereka yang memiliki masalah. Hal ini menciptakan stigma negatif dan rasa takut saat memasuki ruang konseling. Ketika orang tua dipanggil ke sekolah, mereka sering mengira ada yang tidak beres dengan anaknya, yang juga menambah kebingungan. Koreksi terhadap kesalahpahaman ini sangat diperlukan. Bimbingan dan konseling tidak hanya untuk orang yang bermasalah, tetapi juga untuk mengembangkan potensi peserta didik dan membantu mereka menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, konselor perlu memahami peran dan tanggung jawab mereka untuk memperbaiki persepsi negatif terhadap layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menyebabkan rendahnya minat peserta didik dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 3 Kota Bumi. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, yang mengumpulkan data melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menganalisis hubungan sebab-akibat antara variabel yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa terdapat faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi rendahnya minat peserta didik dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling individu di SMP Negeri 3 Kotabumi. Faktor internal yang diidentifikasi meliputi sikap dan perilaku guru, hal ini selaras dengan kutipan dari Jurnal Arif Fajar Romadhon atas aspek guru BK bahwa penampilan guru BK sangat menentukan kesediaan peserta didik untuk memanfaatkan layanan BK. Kompetensi guru BK sangat diperlukan karena akan menambah ketertarikan peserta didik untuk memanfaatkan layanan BK. Peserta didik beranggapan guru BK sebagai polisi sekolah. Peserta didik di sekolah masih takut memasuki ruangan konseling jika ingin bercerita atau peserta didik masih belum terbiasa dengan suasana yang nyaman ii di ruang bk karena anggapan teman sebaya yang menganggap jika ada yang ke ruang BK maka peserta didik tersebut adalah peserta didik yang bermasalah dengan adanya panggilan oleh konselor karena adanya masalah. Sementara itu, faktor eksternal mencakup kondisi fasilitas layanan BK, fasilitas layanan BK menjadi faktor siswa tertarik untuk memanfaatkan layanan BK terutama adalah ruang BK. Ruang BK yang kondusif dan nyaman tidak sembarang orang masuk akan membuat peserta didik betah dan menjadi tertarik ke layanan BK. Namun jika ruangan BK tidak kondusif apalagi bergabung dengan ruang lain membuat siswa tidak mau ke layanan BK. Dan stigma negatif yang melekat pada layanan tersebut. Sekolah harus fokus pada pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi guru BK, memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta didik mengenai manfaat layanan, menciptakan lingkungan sosial yang mendukung, serta menyediakan fasilitas yang memadai dan nyaman. Selain itu, perlu adanya kampanye untuk mengatasi stigma negatif yang ada, sehingga peserta didik dapat melihat layanan BK sebagai sumber dukungan yang bermanfaat bagi perkembangan pribadi dan akademik mereka. Dengan demikian, langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi peserta didi dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Kata kunci: Layanan Bimbingan dan Konseling, Minat Peserta Didik ABSTRACT iii Counseling services are very important in developing students' daily lives. However, many students do not fully understand the importance of guidance and advice, often feeling that these services are only for those who have problems. This creates a negative stigma and fear when entering the counseling room. When parents are called to school, they often think there is something wrong with their child, which also adds to the confusion. Correction of this misunderstanding is necessary. Guidance and counseling are not only for people with problems, but also to develop students' potential and help them live their daily lives. In this context, counselors need to understand their roles and responsibilities to correct negative perceptions of guidance and counseling services. This research aims to identify internal and external factors that cause students' low interest in utilizing guidance and counseling services at SMP Negeri 3 Bumi City. The method used is quantitative research, which collects data through questionnaires, interviews, observation and documentation. This research is descriptive in nature and analyzes the cause-and-effect relationship between the variables studied. Based on the results of this study, there are internal and external factors that influence the low interest of students in utilizing individual guidance and counseling services at SMP Negeri 3 Kotabumi. Internal factors identified include teacher attitudes and behavior, this is in line with the quote from the Arif Fajar Romadhon Journal on the aspect of BK teachers that the appearance of BK teachers greatly determines the willingness of students to utilize BK services. The competence of BK teachers is very much needed because it will increase students' interest in utilizing BK services. Students consider BK teachers as school police. Students at school are still afraid to enter the counseling room if they want to tell a story or students are still not used to the comfortable atmosphere in the BK room because of the assumption of peers who think that if someone goes to the BK room, the student is a student who has problems with being called by the counselor because of a problem. Meanwhile, external factors include the condition of the BK service facilities, BK service iv facilities are a factor in students being interested in utilizing BK services, especially the BK room. A conducive and comfortable BK room, not just anyone can enter, will make students feel at home and become interested in BK services. However, if the BK room is not conducive, especially if it is combined with another room, it will make students not want to go to the BK service. And the negative stigma attached to the service. Schools should focus on training and developing skills for BK teachers, providing students with a better understanding of the benefits of the service, creating a supportive social environment, and providing adequate and comfortable facilities. In addition, there needs to be a campaign to overcome the existing negative stigma, so that students can see BK services as a source of support that is beneficial for their personal and academic development. Thus, these steps are expected to increase student participation in utilizing guidance and counseling services at school. Keywords: Guidance and Counseling Services, Student Interest

    MANAJEMEN KEARSIPAN DI MIN 3 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini berjudul Manajemen Kearsipan di MIN 3 Bandar Lampung yang bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan manajemen kearsipan. Fokus penelitian meliputi lima indikator utama, yaitu penciptaan, penggunaan, penyimpanan, pemeliharaan, dan pemusnahan arsip. Salah satu faktor penunjang keberhasilan dalam pencapaian tujuan lembaga Pendidikanadalah ketertiban dalam bidang kearsipannya. Pelaksanaan manajemen kearsipan yang baik juga memiliki fungsi untuk memudahkan staff tata usaha dalam mengelola kearsipan disekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didukung oleh pendekatan deskriptif, dimana pendekatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang ada dilapangan. Dalam rangka memperoleh data yang akurat dan relevan, penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yang meliputi observasi langsung terhadap proses pengelolaan arsip di lapangan, wawancara dengan pihak-pihak yang terlibat secara langsung dalam manajemen kearsipan untuk mendapatkan informasi dari perspektif mereka, serta dokumentasi terhadap arsip-arsip dan catatan yang ada sebagai bahan pendukung untuk memahami sistem yang telah diterapkan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa pengelolaan arsip di MIN 3 Bandar Lampung telah mencakup semua indikator manajemen kearsipan. Namun, masih terdapat kendala, seperti terbatasnya ruang penyimpanan dan kurangnya kesadaran staf akan pentingnya pengelolaan arsip yang optimal. Meskipun telah menggunakan aplikasi untuk penyimpanan arsip digital, sebagian besar pengelolaan arsip masih dilakukan secara manual. Kata Kunci: Manajemen Kearsipan iv ABSTRACT This study is entitled archives Management at MIN 3 Bandar Lampung which aims to identify the implementation of archives management. The focus of the study includes five main indicators, namely the creation, use, storage, maintenance, and destruction of archives. One of the supporting factors for success in achieving the goals of an educational institution is order in the field of archives. The implementation of good archives management also has a function to facilitate administrative staff in managing archives at school. This study uses a qualitative method supported by a descriptive approach, where this approach aims to provide a systematic, factual and accurate picture of the facts in the field. In order to obtain accurate and relevant data, this study uses several data collection techniques, including direct observation of the archives management process in the field, interviews with parties directly involved in archives management to obtain information from their perspective, and documentation of existing archives and records as supporting materials to understand the system that has been implemented. Based on the analysis that has been carried out, the results show that archives management at MIN 3 Bandar Lampung has covered all indicators of archives management. However, there are still obstacles, such as limited storage space and lack of staff awareness of the importance of optimal archive management. Although using applications for digital archive storage, most archive management is still done manually. Keywords: Archives Managemen

    KONSELING INDIVIDU UNTUK MENANGGULANGI ANAK KORBAN VERBAL ABUSE DALAM KELUARGA DI PERKUMPULAN DAMAR BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Anak korban verbal abuse di Perkumpulan Damar Bandar Lampung mengalami Bentuk verbal abuse yang dilakukan adalah orangtua mencaci dengan melontarkan kata-kata kasar dan kotor, mengancam, tidak menganggap keberadaan anak, menghina serta selalu menyalahkan setiap tindakan yang dilakukan anak.Sehingga anak mengalami dampak negatif seperti timbulnya gangguan emosional, selalu merasa takut saat dirumah, kurangnya kepercayaan diri, murung saat disekolah, merasa terancam dilingkungan sekitarnya. Rumusan masalah peneliti adalah bagaimana pelaksanaan konseling individu untuk menanggulangi anak korban verbal abuse dalam keluarga di perkumpulan damar bandar lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang Dimana bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data primer didalam penelitian berjumlah 5 orang, yang dimana terdiri 3 anak yang mengalami verbal abuse , 1 orang konselor dan 1 staff penanganan kasus Perkumpulan Damar Bandar Lampung. Untuk sumber data penelitian ini adalah sumber data sekunder yang di peroleh dari buku, dokumentasi, internet dan jurnal. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis data yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan konseling individu untuk menanngulangi anak korban verbal abuse dalam keluarga di Perkumpulan Damar Bandar Lampung dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu : 1) Tahap awal, dimulai dari pengenalan antara anak verbal abuse dan konselor, konselor membangun hubungan awal yang baik yang bertujuan untuk membangun rasa percaya anak korban verbal abuse terhadap konselor. 2) Tahap pertengahan (tahaap kerja) yaitu tahap kegiatan konseling, pada tahap ini konselor mulai memperdalam permasalahan yang dialami anak korban verbal abuse secara lebih rinci dan mulai membangun pernyataan-pernytaan yang diungkapkan oleh anak, pendekatan yang diberikan yaitu cognitive behavioristik dengan teknik Play therapy. 3) Tahap akhir, konseling pada tahapan ini dilakukannya penelitian apakah ada terjadi perubahan yang baik dan positif terhadap anak korban verbal abuse setelah diberikannya konseling individu, dan untuk meninjau kembali apakah proses konseling sudah sesuai dan berjalan dengan semestinya dan pada tahap akhir terdapat evaluasi pada tahap ini adalah menilai dan melihat perubahan baik apa saja yang terjadi pada anak korban verbal abuse setelah diberikannya konseling individu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan konseling individu untuk menangglangi anak korban verbal abuse dalam keluarga di Perkumpulan Damar Bandar Lampung telah berhasil dilakukan dan mendapat hasil yang positif walaupun membutuhkan proses yang sedikit lebih lama. Kata Kunci : Konseling Individu, Verbal Abuse. ABSTRACT Children who are victims of verbal abuse in the Damar Bandar Lampung Association experience verbal abuse in the form of parents cursing by throwing harsh and dirty words, threatening, not considering the existence of the child, insulting and always blaming every action taken by the child. The factors causing cases of verbal abuse in this family are family economic factors so that they consider children as a burden on life, then the factor of parental divorce. So that children experience negative impacts such as emotional disturbances, always feeling afraid at home, lack of self confidence, being gloomy at school, feeling threatened in their surroundings. The formulation of the research problem is how to implement individual counseling to overcome children who are victims of verbal abuse in families in the Damar Bandar Lampung Association. This type of research is field research which is descriptive qualitative. The primary data sources in the study were 5 people, consisting of 3 children who experienced verbal abuse, 1 counselor and 1 case handling staff at the Damar Bandar Lampung Association. The data sources for this study are secondary data sources obtained from books, documentation, the internet and journals. The data collection technique used in this study is a data analysis model consisting of data reduction, data presentation, and decision making. The results of this study indicate that the implementation of individual counseling to overcome children who are victims of verbal abuse in families at the Damar Bandar Lampung Association is carried out through four stages, namely: 1) The initial stage, starting from the introduction between the blind child and the counselor, the counselor builds a good initial relationship that aims to build trust between the child victim of verbal abuse towards the counselor. 2) The middle stage (work stage) is the counseling activity stage, at this stage the counselor begins to deepen the problems experienced by the child victim of verbal abuse in more detail and begins to build statements expressed by the child, the approach given is cognitive behavioristic with Play therapy techniques. 3) The final stage, counseling at this stage is conducted research whether there are good and positive changes in children who are victims of verbal abuse after being given individual counseling, and to review whether the counseling process is appropriate and running properly and at the final stage there is an evaluation at this stage is to assess and see what good changes occur in children who are victims of verbal abuse after being given individual counseling. The conclusion of this study is that the implementation of individual counseling to deal with children who are victims of verbal abuse in families at the Damar Association in Bandar Lampung has been successfully carried out and has produced positive results, although it requires a slightly longer process. Keywords: Individual Counseling,Verbal Abuse

    IMPLEMENTASI NILAI KARAKTER RELIGIUS PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMAN 1 TERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH

    No full text
    ABSTRAK Merosotnya karakter dan moral pada zaman serba modern ini merupakan salah satu fenomena yang kerap terjadi, terutama pada peserta didik yang mengakibatkan gagalnya suatu sistem pendidikan. Tentunya hal ini menjadi tantangan bagi sekolah sebagai lembaga pendidikan. Pembelajaran pendidikan agama islam memiliki peranan yang besar pada pembentukan kesadaran terhadap nilai-nilai agama islam. Dalam upaya menerapkan nilai karakter religius tidak cukup hanya dengan pembelajaran pendidikan agama islam yang dilaksanakan secara formal di kelas. Oleh karena itu, diperlukan peran serta berupa keteladanan dari para tenaga pendidik baik di dalam kelas, di luar kelas, maupun di lingkungan luar sekolah serta perlunya upaya pembiasaan nilai-nilai agama agar melekat dan tercapainya pembentukan karakter religius pada peserta didik. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan, yaitu penelitian yang memiliki fakta-fakta dan permasalahan yang ada di lapangan. Penulis menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan melibatkan kombinasi data dan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian yang dilakukan penulis membahas tentang Implementasi Nilai Karakter Religius Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Terbanggi Besar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun sumber data primer dari penelitian ini adalah Kepala sekolah, Guru, serta peserta didik di SMAN 1 Terbanggi Besar, sedangkan untuk sumber data sekundernya penulis menggunakan dokumentasi foto, lampiran dokumen seperti ATP dan Modul Ajar, serta buku-buku pembelajaran yang berkaitan dengan implementasi nilai karakter religius kepada peserta didik. Data dianalisis dengan kualitatif melalui teknik analisis data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya pihak sekolah dan guru PAI dalam mengimplementasikan nilai karakter religius menggunakan dua upaya, yaitu implementasi nilai karakter religius melalui intrakurikuler dan implementasi nilai karakter religius melalui ekstrakurikuler. Selain itu, implementasi nilai karakter religius pada pembelajaran PAI di SMAN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah tentunya membutuhkan keterlibatan peran guru dan orang tua dalam memperkuat nilai karakter religius tersebut di lingkungan iii sekolah maupun lingkungan di luar sekolah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi guru serta pengembangan program ekstrakurikuler yang mendukung nilai religius, guna menciptakan lingkungan Pendidikan yang lebih kondusif untuk pengembangan karakter peserta didik. Kata kunci: Implementasi, Karakter Religius, Pembelajaran PAI,, iv ABSTRACT The decline of character and morals in this modern era is one of the phenomena that often occurs, especially in students, which results in the failure of an education system. Of course, this is a challenge for schools as educational institutions. Islamic religious education learning has a big role in the formation of awareness of Islamic religious values. In an effort to implement the value of religious character, it is not enough just to learn Islamic education that is carried out formally in the classroom. Therefore, it is necessary to participate in the form of role modeling from educators both in the classroom, outside the classroom, and in the environment outside the school as well as the need for habituation efforts of religious values in order to attach and achieve the formation of religious character in students. The type of research that the author conducts is field research, namely research that has facts and problems that exist in the field. The author uses descriptive qualitative research conducted by involving a combination of data and the results of observations, interviews, and documentation. The research conducted by the author discusses the implementation of religious character values in Islamic religious education learning at SMAN 1 Terbanggi Besar. This research uses descriptive qualitative research methods in data collection the author uses the method of observation interviews and documentation. The primary data source of this research is the principal, teachers, and students at SMAN 1 Terbanggi Besar, while for the secondary data source, the author uses photo documentation, documentation attachments such as ATP and teaching modules, as well as learning books related to the implementation of religious character values to students. The data is analyzed qualitatively through data reduction analysis techniques, data display (data presentation), and conclusion drawing (verification). The results of this study can be concluded that the school and PAI teachers in implementing religious character values use two efforts, namely the implementation of religious character values through intracurricular and the implementation of religious character values through extracurricular. In addition, the implementation of religious character values in PAI learning at SMAN 1 Terbanggi Besar Central Lampung certainly requires the involvement of the role and parents in strengthening the religious character values in the school environment and the environment outside the school. This v study recommends increased training for teachers as well as the development of extracurricular programs that support religious values in order to create an educational environment that is more conducive to the development of students' characters. Keywords: Implementation, Religious Character, Islamic Religious Education Learnin

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) BERBANTUAN MEDIA BAAMBOOZLE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPAS KELAS V DI SDN 1 WAY GALIH LAMPUNG SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengaruh dan kontribusi model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan media baamboozle terhadap pemahaman konsep IPAS kelas V di SDN 1 Way Galih Lampung Selatan. Adapun yang melatar belakangi penelitian ini adalah kemampuan pemahaman konsep sebagian peserta didik yang masih rendah, kurangnya kerja sama antar peserta didik dalam memahami konsep IPAS yang diberikan guru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimental atau eksperimen semu dengan desain penelitian Post-Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas V di SDN 1 Way Galih Lampung Selatan dan sampel penelitian sebanyak dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument tes pemahaman konsep IPAS yang telah valid. Hasil data penelitian tentang pemahaman konsep diperoleh dari data nilai posttest yang dianalisis menggunakan analisis uji t independent untuk melihat pengaruh model terhadap variabel terikat dan uji koefisien determinasi untuk melihat kontribusi model terhadap variabel terikat yang dioperasikan dengan Program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan dengan penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan media boombazle berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPAS kelas V di SDN 1 Way Galih, ini dapat dilihat dari sig. 2-tailed 0,010 < (0,05), dan thitung sebesar 2.717. Hal ini menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari thitung. Maka, H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan media Baamboozle terhadap pemahaman konsep IPAS kelas V di SDN 1 Way Galih Lampung Selatan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Berbantuan Media Baamboozle, Pemahaman Konsep. iii ABSTRACT This study aims to describe how the influence and contribution of the Think Pair Share (TPS) learning model assisted by baamboozle media on understanding the concept of IPAS class V at SDN 1 Way Galih South Lampung. The background of this research is the ability to understand the concepts of some students who are still low, the lack of cooperation between students in understanding the concept of IPAS given by the teacher. The type of research used is quantitative research. The research method used is Quasi Experimental or pseudo experiment with Post-Test Only Control Group Design research design. The population in this study were all fifth grade students at SDN 1 Way Galih South Lampung and the research sample was two classes, namely the experimental class and the control class. The data collection technique was carried out using a valid IPAS concept understanding test instrument. The results of research data on concept understanding obtained from posttest value data analyzed using independent t test analysis to see the effect of the model on the dependent variable and the coefficient of determination test to see the contribution of the model to the dependent variable operated with the SPSS version 25 program. The results showed that the application of the Think Pair Share (TPS) learning model assisted by boombazle media had an effect on understanding the concept of IPAS class V at SDN 1 Way Galih, this can be seen from sig. 2-tailed 0.010 < (0.05), and tcount of 2,717. This shows that the tcount is greater than the tcount. Therefore, H0 is rejected and H1 is accepted. It can be concluded that there is an effect on the use of the Think Pair Share (TPS) learning model assisted by Baamboozle media on understanding the concept of IPAS class V at SDN 1 Way Galih South Lampung. Keywords: Think Pair Share Learning Model (TPS) Assisted by Baamboozle Media, Concept Understandin

    PENGARUH E-COMMERCE, DIGITAL MARKETING DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Pada Toko Gado-Gado Kosmetik Kecamatan Belitang, Oku Timur)

    No full text
    ABSTRAK Keputusan Pembelian adalah suatu keputusan konsumen dipengaruhi oleh ekonomi keuangan, teknologi, politik, budaya, produk, harga, lokasi, promosi, physical evidence, people, dan process. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Keputusan pembelian kosmetik pada konsumen toko gado-gado kosmetik dengan melihat E-commerce, Digital Marketing dan kualitas produk melalui Kepuasan Konsumen sebagai variabel mediasi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data primer dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen toko gado-gado kosmetik. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Lemeshow karena jumlah populasi tidak diketahui. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Square (PLS)-SEM dengan menggunakan alat analisis data SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa E-Commerce Berpengaruh Positif Dan Signifikan Terhadap Keputusan Pembelian. Digital Marketing Berpengaruh Positif Dan Signifikan Terhadap Keputusan Pembelian. Kualitas Produk Berpengaruh Positif Dan Tidak Signifikan Terhadap Keputusan Pembelian. E-Commerce Berpengaruh Positif Dan Tidak Signifikan Terhadap Kepuasan Konsumen Digital Marketing Berpengaruh Positif Dan Signifikan Terhadap Kepuasan Konsumen. Kualitas Produk Berpengaruh Positif Dan Signifikan Terhadap Kepuasan Konsumen. Kepuasan Konsumen Berpengaruh Positif dan Tidak Signifikan Terhadap Keputusan Pembelian Kata Kunci: UMKM, Keputusan Pembelian, E-Commerce, Digital Marketing, Kualitas Produk, Kepuasan Konsumen. ABSTRACT Purchasing decisions are consumer decisions influenced by financial economics, technology, politics, culture, products, prices, locations, promotions, physical evidence, people and processes. The aim of this research is to determine cosmetic purchasing decisions among consumers of cosmetic gado-gado shops by looking at E commerce, Digital Marketing and product quality through Consumer Satisfaction as a mediating variable. This research is quantitative research using primary data collection techniques by distributing questionnaires to consumers of cosmetic gado-gado shops. Sampling was carried out using the Lemeshow method because the population size was unknown. This research used a sample of 100 respondents. The data analysis method used in this research is Partial Least Square (PLS)-SEM using the SmartPLS 4.0 data analysis tool. The results of this research show that E-Commerce has a positive and significant influence on purchasing decisions. Digital Marketing Has a Positive and Significant Influence on Purchasing Decisions. Product Quality Has a Positive and Not Significant Influence on Purchasing Decisions. E-Commerce Has a Positive and Not Significant Influence on Consumer Satisfaction. Digital Marketing Has a Positive and Significant Influence on Consumer Satisfaction. Product Quality Has a Positive and Significant Influence on Consumer Satisfaction. Consumer Satisfaction Has a Positive and Insignificant Influence on Purchasing Decisions. Keywords: MSMEs, Purchasing Decisions, E-Commerce, Digital Marketing, Product Quality, Consumer Satisfaction

    ANALISIS IMPLEMENTASI POLA PROGRAM KEMITRAAN TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada Kelompok Petani Lampung Selatan yang Bermitra dengan PT. Olam Indonesia)

    No full text
    ABSTRAK Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah tanaman kakao yang tumbuh hampir di seluruh nusantara. Kakao (theobrema cacao L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang perannya cukup penting bagi perekonomian nasional. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani adalah dengan menerapkan sistem kemitraan, dalam penerapan pola kemitraan ini, petani yang berperan dalam produksi kakao. Kemitraan atau kerja sama dalam Islam dikenal sebagai shirkah. Kegiatan kemitraan PT Olam Indonesia yang memberikan sosialisasi dan pembinaan meliputi:Pembibitan Kakao,Penanaman Pemupukan, Pemangkasan, Pengendalian hama dan penyakit kakao, panen.setelah sosialisasi dilakukan, praktek dilakukan sebagai contoh bagi petani.Dalam penelitian ini penulis menggunakan data kualitatif, Kata kunci : program kemitraan, peningkatan kesejahteraan, ekonomi islam. ABSTRACT Indonesia is known as an agrarian country that has abundant natural resources, one of which is cocoa plants that grow almost throughout the archipelago. Cocoa (theobrema cacao L.) is one of the plantation commodities whose role is quite important for the national economy. One way to increase production while improving the welfare of farmers is to implement a partnership system, in the implementation of this partnership pattern, farmers play a role in cocoa production. Partnership or cooperation in Islam is known as shirkah. The partnership activities of PT Olam Indonesia that provide socialization and training include: Cocoa Seedling, Planting, Fertilization, Pruning, Pest and Disease Control of cocoa, and Harvesting. After the socialization is conducted, practical demonstrations are carried out as examples for farmers. In this study, the author uses qualitative data Keywords: partnership program, welfare improvement, islamic economics

    PENGARUH PENGGUNAAN MOBILE BANKING, CYBER CRIME, DAN PERLINDUNGAN NASABAH TERHADAP KEPERCAYAAN NASABAH BANK SYARIAH (Studi Pada Masyarakat Kota Bandar Lampung)

    No full text
    ABSTRAK Pengembangan layanan perbankan tidak lagi hanya dengan slogan layanan yang aman dan terpercaya, namun juga mampu memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah yang telah berkembang searah dengan perkembangan teknologi dan gaya hidup. Salah satu bentuk layanan yang dikembangkan oleh bank adalah layanan Mobile Banking. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Mobile Banking, Cyber Crime dan Perlindungan terhadap Kepercayaan Nasabah. Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif, di mana pengumpulan datanya dilakukan dengan cara menyebar kuisioner melalui google form pada masyarakat Bandar Lampung. Sampel penelitian berjumlah 96 responden dengan teknik insidental sampling yang dihitung dengan rumus lemeshow. Metode analisis data menggunakan partial least square structural equation modeling (PLS-SEM) dengan software SmartPLS.4 untuk pengolahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Penggunaan Mobile Banking berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepercayaan Nasabah pada Masyarakat Kota Bandar Lampung. 2) Cyber crime tidak berpengaruh dan signifikan terhadap Kepercayaan Nasabah pada Masyarakat Kota Bandar Lampung. 3) Perlindungan Nasabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepercayaan Nasabah pada Masyarakat Kota bandar lampung. Kata Kunci: Mobile Banking, Cyber Crime, Perlindungan Nasabah, Kepercayaan Nasabah. ABSTRACT The development of banking services is no longer only with the slogan of safe and reliable services, but also able to provide services tailored to the needs of customers who have developed in line with technological developments and lifestyles. One form of service developed by banks is Mobile Banking services. This study aims to determine the effect of using Mobile Banking, Cyber Crime and Protection on Customer Trust. The form of this research is quantitative, where the data collection is done by distributing questionnaires through google form to the people of Bandar Lampung. The research sample amounted to 96 respondents with incidental sampling technique calculated by the lemeshow formula. The data analysis method uses partial least square structural equation modeling (PLS-SEM) with SmartPLS.4 software for data processing. The results showed that: 1) The use of Mobile Banking has a positive and significant effect on Customer Trust in the Bandar Lampung City Community. 2) Cyber crime has no effect and is significant to Customer Trust in the Community of Bandar Lampung City. 3) Customer Protection has a positive and significant effect on Customer Trust in the City of Bandar Lampung. Keywords: Mobile Banking, Cyber Crime, Customer Protection, Customer Trust

    PENGARUH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada PT. Pos Indonesia (Persero) KCU Bandar Lampung)

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dengan perkembangan pesatnya PT. Pos Indonesia, PT. Pos Indonesia membutuhkan manajemen akan informasi akuntansi yang handal sebagai dasar pengambilan keputusan yang akurat, tapi dengan semakin meningkatnya perkemabangan globalisasi menyebabkan sistem manual sudah tidak efektif lagi. Perkembangan teknologi yang semakin pesat serta diiringi perkembangan sistem informasi yang berbasis teknologi dengan berbagai macam alat dan sarana penunjang hidup masyarakat. PT. Pos Indonesia (Persero) Wilayah Bandar lampung merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang layanan pos. PT. Pos (persero) wilayah Bandar lampung juga mempunyai sistem pengedalian internalyang bertujuan untuk menjaga kekayaan organisasi atau perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut PT Pos Indonesia (Persero) Wilayah Bandar Lampung membutuhkan system informasi akuntansi untuk mencegah terjadinya kekurangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif yang mana penelitian ini berdasarkan hasil perolehan yang didapatkan dari kuisioner yang dibagikan pada karyawan kantor pos. populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua karyawan pada kantor pos yaitu senbanyak 36 orang. Dikarenakan populasi sampel. Dan sumber data yang digunakan adalah data primer, dimana data langsung di peroleh dari kuisioner yang telah dibagikan kepada seluruh karyawan PT. Pos Indonesia (Persero)Wilayah Bandar lampung. Hasil penelitian ini berdasarkan data yang diolah dan didapatkan hasil, bahwa secara parsial terdapat pengaruh signifikan sistem informasi akuntansi terhadap efektivitas sistem pengendalian internal pada kamtor pos cabang way halim. Sehingga data keakurat sistem informasi akuntansi pada kantor pos berjalan dengan baik dan sesuai. Kata Kunci: Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi, Pengendalian Internal. ABSTRACT This research is motivated by the phenomenon of the rapid development of PT. Pos Indonesia, PT. Pos Indonesia management requires reliable accounting information as a basis for accurate decision making, but with the increasing development of globalization, manual systems are no longer effective. Technological developments are increasingly rapid and accompanied by the development of technology-based information systems with various kinds of tools and facilities to support people's lives. PT. Pos Indonesia (Persero) Bnaar lampung Branch is a State-Owned Enterprise (BUMN) which operates in the postal service sector. PT. Pos (Persero) Bandar lampung Branch also has an internal control system which aims to safeguard the assets of the organization or company. To achieve this goal, PT Pos Indonesia (Persero) Bandar lampung Branch needs an accounting information system to prevent deficiencies. The method used in this research is descriptive quantitative research, where this research is based on the results obtained from questionnaires distributed to post office employees. The population used in this research was all employees at the post office, namely 36 people. Due to the sample population. And the data source used is primary data, where data is directly obtained from questionnaires that have been distributed to all PT employees. Pos Indonesia (Persero) Bandar Lampung Branch. The results of this research are based on processed data and the results obtained show that partially there is a significant influence of the accounting information system on the effectiveness of the internal control system at the Way Halim branch post office. So that the accurate data of the accounting information system at the post office runs well and appropriately. Keywords: Influence of Accounting Information Systems, Internal Control

    ANALISIS PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM DALAM PELAKSANAAN PENJUALAN SAPI DI PASAR TERNAK GROBONGAN JAWA TENGAH

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis Islam dalam pelaksanaan penjualan sapi di pasar ternak di Grobongan Jawa Tengah. Etika bisnis Islam menekankan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, keterbukaan, dan tanggung jawab, yang seharusnya diimplementasikan dalam seluruh aspek perdagangan, termasuk dalam pasar hewan ternak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan para pedagang dan pembeli sapi, serta dokumentasi terkait. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis untuk memahami sejauh mana nilai-nilai etika bisnis Islam diterapkan dalam aktivitas perdagangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun sebagian pedagang berusaha menerapkan prinsip etika bisnis Islam, masih terdapat beberapa tantangan seperti penentuan harga yang tidak transparan, ketidakjujuran dalam informasi kondisi hewan, dan ketidakadilan dalam proses negosiasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar para pelaku pasar ternak dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan etika bisnis Islam guna menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih etis, adil, dan berkelanjutan. Kata Kunci: Etika Bisnis Islam, Penjualan Sapi, Pasar Ternak, Jawa Tengah, Nilai-Nilai Islam iii ABSTRACT This research aims to analyze the application of Islamic business ethics in the implementation of cattle sales at livestock markets in Grobongan Central Java. Islamic business ethics emphasizes values such as honesty, fairness, openness and responsibility, which should be implemented in all aspects of trade, including the livestock market. The research method used is qualitative with a case study approach. Data was collected through observation, in-depth interviews with cattle traders and buyers, as well as related documentation. Data analysis was carried out using a descriptive analytical approach to understand the extent to which Islamic business ethical values are applied in these trading activities. The research results show that, although some traders try to apply the principles of Islamic business ethics, there are still several challenges such as non-transparent pricing, dishonesty in information about animal conditions, and unfairness in the negotiation process. This research provides recommendations so that livestock market players can increase their understanding and application of Islamic business ethics in order to create a more ethical, fair and sustainable trading environment. Keywords: Islamic Business Ethics, Cattle Sales, Livestock Markets, Central Java, Islamic Value

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇