39192 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMERINTAH KABUPATEN LAMPUNG TIMUR DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA (STUDI DI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS)
ABSTRAK Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur
merupakan salah satu destinasi ekowisata unggulan di Indonesia,
terkenal dengan konservasi gajah dan keanekaragaman hayati.
Pemerintah Lampung Timur memegang peran penting dalam
pengelolaan dan pengembangan ekowisata ini. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis strategi pemerintah daerah dalam mengelola
ekowisata di TNWK, termasuk langkah-langkah pelestarian
lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta promosi
pariwisata. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif
berdasarkan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui
wawancara, observasi, dan studi literatur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama meliputi
penguatan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti
Balai TNWK, LSM, dan masyarakat adat; pengembangan
infrastruktur pendukung ekowisata; serta pelaksanaan program
edukasi lingkungan bagi pengunjung dan masyarakat sekitar.
Pemerintah juga aktif memanfaatkan teknologi digital untuk
mempromosikan TNWK melalui media sosial dan platform daring.
Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, kurangnya
kesadaran masyarakat, dan ancaman perburuan liar masih menjadi
hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan
koordinasi lintas sektor, alokasi anggaran yang lebih memadai, serta
penguatan regulasi dalam perlindungan lingkungan untuk
keberlanjutan pengelolaan ekowisata di TNWK.
Kata Kunci: Strategi Pemerintah, Pengelolaan Ekowisata, Taman
Nasional Way Kambas. ABSTRACT Way Kambas National Park (TNWK) in East Lampung is one
of the leading ecotourism destinations in Indonesia, famous for its
elephant conservation and biodiversity. The East Lampung
government plays an important role in the management and
development of ecotourism. This research aims to analyze local
government strategies in managing ecotourism in the TNWK,
including environmental conservation measures, local community
empowerment, and tourism promotion. The method used is
qualitative descriptive analysis based on primary and secondary data
collected through interviews, observation and literature study. The
research results show that the main strategies include strengthening
cooperation with various stakeholders, such as the TNWK Office,
LSM and indigenous communities; development of ecotourism
supporting infrastructure; as well as implementing environmental
education programs for visitors and the surrounding community.
The government is also actively utilizing digital technology to
promote TNWK through social media and online platforms.
However, challenges such as budget constraints, lack of public
awareness, and the threat of poaching are still the main obstacles.
This research recommends increasing cross-sector coordination,
more adequate budget allocation, and strengthening regulations in
environmental protection for sustainable ecotourism management in
the TNWK.
Keywords: Government Strategy, Ecotourism Management, Way
Kambas National Park
HUBUNGAN KETERBUKAAN DIRI DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN FORGIVENESS PADA REMAJA YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANG TUA
ABSTRAK Forgiveness merupakan sikap memberikan ampunan atas
kesalahan orang lain yang telah menyakiti hati tanpa adanya imbalan
atau syarat, seperti perceraian orang tua. Keterbukaan diri dan
komunikasi interpersonal menjadi faktor yang mempengaruhi dalam
proses forgiveness, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara keterbukaan diri dan komunikasi interpersonal
dengan forgiveness pada remaja yang mengalami perceraian orang tua
Subjek pada penelitian ini berjumlah 76 siswa MTS dengan
teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini
menggunakan metode pengumpulan data skala psikologi berupa skala
likert yang terdiri atas tiga sala yaitu skala forgiveness berjumlah 22
aitem (α = 0.895), skala keterbukaan diri berjumlah 20 aitem (α =
0.852) dan skala komunikasi inter[personal berjumlah 19 aitem (α
=0.924).
Hasil penelitian ini rx1y = 0.018 dengan nilai signifikan p<0.01
yang menunjukan bahwa adanya hubungan positif signifikan antara
keterbukaan diri dan forgiveness nilai rx2y = 0.295 dengan nilai
signifikan p<0.01 yang menunjukan bahwa adanya hubungan positif
siginfikan antara komunikasi interpersonal dan forgiveness. Nilai R
sebesar 0.395 dan nilai F=6.755 dengan taraf signifikan p<0.002.
keterbukaan diri dan komunikasi interpersonal memberikan
sumbangan efektif sebesar 15,6% sedangkan 84,4% lainnya
dipengaruhi oleh faktor lain.
Kata kunci : Keterbukaan Diri, Komunikasi Interopersonal,
Forgiveness. ABSTRACT Forgiveness is an attitude of giving forgiveness for the
mistaes of others who have been convictes with anying compensation
or conditions. Such as parantel divorce,self- disclosure and
interpesrsonal communication are foctors that influence the
forgiveness process, this study aims to analyze the relationship
between self-disclousure and interpersonal communication with
forgiveness in adolescents and interpersonal communication with
forgiveness
The subjects in this study were 76 MTS students using a
purposive sampling technique. This research uses a psychological
scale data collection method in the form of a Likert scale which
consists of three scales, namely a forgiveness scale of 22 items (α =
0.895), a self-disclosure scale of 20 items (α = 0.852) and an
interpersonal communication scale of 19 items (α =0.924)..
The results of this research are rx1y = 0.018 with a significant
value of p<0.01 which shows that there is a significant positive
relationship between self-disclosure and forgiveness, the value of rx2y
= 0.295 with a significant value of p<0.01 which shows that there is a
positive relationship between interpersonal communication and
forgiveness. R value = 0.395 and F value = 6.755 with a significance
level of p<0.002. Self-disclosure and interpersonal communication
provide an effective contribution of 15.6%, while the other 84.4% is
influenced by other factors.
Keyword : Self-Disclosure, Interopersonal Communication,
Forgiveness
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONSERVATION BASED LEARNING (CBL) TERHADAP KEMAMPUAN NUMERIK DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF PESERTA DIDIK
ABSTRAK
Dalam pembelajaran matematika kemampuan numerik
merupakan suatu kemampuan yang diperlukan oleh setiap peserta
didik untuk memper mudah proses pembelajaran, begitu pula
dengan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik.
Namun Kemampuan numerik dan pemahaman konsep matematis,
jarang sekali menjadi perhatian pendidik. Rendahnya kemampuan
numerik dan pemahaman konsep matematis peserta didik
disebabkan karena kegiatan pembelajaran yang masih berpusat
kepada pendidik. Inovasi pembelajaran diperlukan untuk
mendukung perkembangan pemahaman konsep dan kemampuan
numerik peserta didik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CBL terhadap
kemampuan numerik dan kemampuan pemahaman konsep
matematis ditinjau dari gaya kognitif peserta didik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy
Eksperimen Design. Populasi pada penelitian ini adalah kelas VII
SMPN 5 Gunung Labuhan sampel dalam penelitian ini adalah
kelas VIIA sebagai kelas eksperimen menggunakan model
pembelajaran CBL dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol
menggunakan model pembelajaran direct intructio. Teknik
pengambilan sampel yang diterapkan adalah cluster random
sampling dengan materi aljabar. Instrumen yang digunakan untuk
mengumpulkan data adalah tes gaya kognitif menggunakan tes
GEFT serta tes kemampuan numerik dan tes kemampuan
pemahaman konsep matematis.
Pengujian hipotesis menggunakan uji hipotesis manova dua
arah dengan taraf signifikan 5%.
Kata Kunci : Model Conservation Based Learning, Kemampuan
Numerik, kemampuan Pemahaman Konsep Matematis, Gaya
Kognitif.
iv
ABSTRACT
In mathematics learning, numerical ability is an ability needed by
every student to facilitate the learning process, as well as students'
ability to understand mathematical concepts. However, numerical
abilities and understanding mathematical concepts are rarely the focus
of educators. The low numerical ability and understanding of students'
mathematical concepts is caused by learning activities that are still
centered on educators. Learning innovation is needed to support the
development of students' conceptual understanding and numerical
abilities. Therefore, this research aims to determine the effect of the
conservation based learning model on numerical abilities and the
ability to understand mathematical concepts in terms of students'
cognitive styles.
The method used in this research is Quasy Experiment Design.
The population in this study was class VII at SMPN 5 Gunung
Labuhan. The samples in this study were class VIIA as the
experimental class using the conservation based learning model and
class VIIB as the control class using the direct instruction learning
model. The sampling technique applied was cluster random sampling
with algebraic material. The instruments used to collect data were
cognitive style questionnaires as well as numerical ability tests and
mathematical concept understanding ability tests.
Hypothesis testing using a two-way MANOVA hypothesis test
with a significance level of 5%.
Keywords: Conservation Based Learning Model, Numerical Ability,
Ability to Understand Mathematical Concepts, Cognitive Style
IMPLEMENTASI PASAL 53 HURUF A PERATURAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG NOMOR 3 TAHUN 2021 TENTANG PENYELENGGARAAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTRAMAN MASYARAKAT SERTA PERLINDUNGAN MASYARAKAT PERSPEKTIF FIQH SIYĀSAH TANFĪŻIYYAH (Studi di Kelurahan Rajabasa Jaya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung)
ABSTRAK
Satuan Perlidungan Masyarakat atau biasa disebut dengan Satlinmas
merupakan Organiasi Aparatur Pemerintah Daerah yang bertugas
menyelenggarakan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta
Perlindungan Masyarakat. Dimana tugas dari Satlinmas menjalankan
Membantu Ketertiban Daerah yang berada pada naungan SatPolPP yang
sesuai dengan asas otonomi daerah. Satlinmas dalam menjalankan tugasnya
diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2021,
Satlinmas merupakan warga masyarakat yang ikut memelihara keamanan,
ketentraman dan ketertiban masyarakat, termasuk kegiatan sosial
kemasyarakatan. Penelitian ini ingin menjawab dua persoalan 1) Mengetahui
Implementasi Pasal 53 huruf A Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3
Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman
Masyarakat Serta Perlindungan Masyarakat di Kelurahan Rajabasa Jaya,
Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. 2) Mengetahui Perspektif Fiqh
Siyāsah Tanfīżiyyah terhadap Implementasi Pasal 53 huruf A Peraturan
Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan
Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Serta Perlindungan
Masyarakat di Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar
Lampung.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu metode yang
menghasilkan data deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Reseach). Teknik
pengambilan data menggunakan sumber data primer dan sekunder, yaitu data
primer diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi sedangkan sekunder
yaitu diperoleh dari beberapa buku, jurnal yang relevan dengan penelitian ini.
Penelitian ini menggunakan analisa data yaitu deskriptif kualitatif yang
menganalisa data melalui bentuk kalimat atau uraian-uraian tentang hasil
penelitian ini.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Implementasi Pasal 53 huruf A
Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2021 Tentang
Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Serta
Perlindungan Masyarakat di Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa,
Kota Bandar Lampung belum terlaksana secara maksimal karena masih ada
hambatan dalam anggota linmas dalam melaksanakan tugasnya. Sedangkan
analisis Fiqh Siyāsah Tanfīżiyyah terhadap Implementasi dari Pasal 53 huruf
A Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2021 Tentang
Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Serta
Perlindungan Masyarakat di Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa,
Kota Bandar Lampung sudah sesuai dengan Fiqh Siyāsah Tanfīżiyyah yang
mana tujuannya untuk kemaslahatan umat manusia sehingga mendatangkan
kebaikan.
Kata Kunci: Ketentraman umum, Ketertiban masyarakat, Fiqh
Siyāsah Tanfīżiyyah. ABSTRACT
The Community Protection Unit or commonly known as Satlinmas is
a Regional Government Apparatus Organization tasked with carrying out
Public Order and Community Peace as well as Community Protection.
Where the task of Satlinmas is to assist regional order under the auspices of
SatPolPP in accordance with the principle of regional autonomy. In carrying
out its duties, Satlinmas is regulated in The Regional Regulation of Lampung
Province Number 3 of 2021, Satlinmas are members of the community who
participate in maintaining security, peace and order in the community,
including social activities. This research wants to answer two questions (1).
Knowing the Implementation of Article 53 letter A of the Regional Regulation
of Lampung Province Number 3 of 2021 concerning the Implementation of
Public Order and Community Peace and Community Protection in Rajabasa
Jaya Village, Rajabasa District, Bandar Lampung City. (2). Knowing the
Fiqh Siyāsah Tanfīżiyyah perspective on the implementation of Article 53
letter A of the Regional Regulation of Lampung Province Number 3 of 2021
concerning the Implementation of Public Order and Community Peace and
Community Protection in Rajabasa Jaya Village, Rajabasa District, Bandar
Lampung City.
The method used is a qualitative method, namely a method that
produces descriptive data. The type of research used in this research is field
research (Field Research). The data collection technique uses primary and
secondary data sources, namely primary data obtained from interviews and
documentation, while secondary data is obtained from several books and
journals that are relevant to this research. This research uses data analysis,
namely qualitative descriptive which analyzes data in the form of sentences
or descriptions of the results of this research.
The conclusion of this research is that the implementation of Article
53 letter A of the Regional Regulation of Lampung Province Number 3 of
2021 concerning the Implementation of Public Order and Community Peace
and Community Protection in Rajabasa Jaya Village, Rajabasa District,
Bandar Lampung City it can be concluded that Linmas has not been
implemented optimally. because there are still obstacles for Linmas members
in carrying out their duties. Meanwhile, the Fiqh Siyāsah Tanfīżiyyah
analysis of the implementation of Article 53 letter A of the Regional
Regulation of Lampung Province Number 3 of 2021 concerning the
Implementation of Public Order and Public Peace and Community
Protection in Rajabasa Jaya Subdistrict, Rajabasa District, Bandar Lampung
City is in accordance with the Fiqh Siyāsah Tanfīżiyyah, the aim of which is
for the benefit of humanity so that it brings goodness.
Keywords: Public order, public order, Fiqh Siyāsah Tanfīżiyyah
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMAIT BAITUL JANNAH KOTA BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Penguatan pendidikan karakter menjadi kebutuhan penting dalam membentuk
kepribadian siswa yang berakhlak mulia, berintegritas, dan beretos kerja tinggi. Namun,
implementasi pendidikan karakter seringkali menghadapi berbagai tantangan, seperti
kesenjangan antara teori dan praktik, serta kurangnya strategi pembelajaran yang
terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan. SMAIT Baitul Jannah Kota Bandar Lampung
berupaya menjawab tantangan ini melalui pengembangan karakter peserta didik dengan
ciri karakter religius, jujur, tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan disiplin yang terintegrasi
dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Fokus penelitian mencakup proses
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang dirancang untuk
mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam kegiatan pembelajaran. Adapun tujuan dari
penelitian ini yaitu untuk menganalisis penguatan pendidikan karakter dalam
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA
IT Baitul Jannah Bandar Lampung.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif fenomenologi naturalistik. Teknik
pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi.
Analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan reduksi data, menyajikan data, hingga
menarik kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data pada penelitian ini yaitu triangulasi
data dengan membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi
yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian yang dilakukan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tahapan penguatan pembelajaran melalui:
1. Perencanaan pembelajaran dengan mempersiapkan dokumen silabus dan dokumen
RPP (Rencana Pelaksanan Pembelajaran) yang memuat nilai-nilai karakter dalam setiap
rencana pembelajarannya; 2. Pelaksanaan pembelajaran yang diterapkan melalui: a)
pembukaan pembelajaran dengan pembacaan do‟a, memeriksa kehadiran, refreshing
materi pertemuan sebelumnya, dan memberikan dukungan serta motivasi, b) kegiatan
pembelajaran melalui (1) tahap pengenalan pembelajaran melalui metode pembelajaran
basis teks (2) tahap aksi dan afirmasi melalui metode pembelajaran berbasis masalah (3)
proses evaluasi yang diimplikasikan pada materi pembelajaran QS. at-Taubah:105 yang
berarti etos kerja dengan metode pembelajaran berbasis proyek dan metode pembelajaran
kooperatif melalui pembentukan kelompok-kelompok kecil didalam kelas. Dimana dari
proses pembelajaran yang dilakukan, nilai-nilai karakter yang ditanamkan berupa
religius, jujur, tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan disiplin, c) penutupan pembelajaran
dengan pengayaan materi dan arahan serta ditutup dengan pembacaan do‟a yang
bertujuan untuk penguatan nilai-nilai karakter sebelum pelajaran berakhir; 3. Evaluasi
pembelajaran dengan pemberian tugas kepada peserta didik dengan memberikan tugas tes
dengan menanamkan nilai-nilai karakter di setiap bentuk penilaian tugas yang diberikan.
Evaluasi pembelajaran oleh guru PAI dilakukan dengan menilai sikap, pengetahuan, dan
keterampilan peserta didik dengan metode nontes atau observasi dan menggunakan media
rubrik penilaian sebagai media penilaian yang terstruktur dan komprehensif dengan
langkah: a) menyusun rencana evaluasi hasil belajar, b) mengumpulkan data dan
melakukan verifikasi data, sehingga evaluasi guru PAI dalam menguatkan karakter
terhadap peserta didik sebagian besar telah berhasil dilakukan terhadap karakter religius,
jujur, dan rasa ingin tahu. Bagi sebagian kecil peserta didik ada yang belum menerapkan
karakter disiplin dan tanggungjawab, c) mengolah data, dan d) memberikan kesimpulan.
Kata Kunci: Penguatan Pendidikan Karakter, Pendidikan Agama Islam (PAI).
vi
ABSTRACT
Strengthening character education is an important need in forming students'
personalities with noble character, integrity and a high work ethic. However, the
implementation of character education often faces various challenges, such as the
gap between theory and practice, as well as the lack of learning strategies that are
integrated with religious values. SMAIT Baitul Jannah Bandar Lampung City seeks
to answer this challenge by developing the character of students with religious
character traits, honesty, responsibility, curiosity and discipline that are integrated
in Islamic Education Departement learning. The research focus includes the process
of planning, implementing and evaluating learning designed to integrate character
values in learning activities. The aim of this research is to analyze the strengthening
of character education in planning, implementing and evaluating Islamic Education
Departement learning at SMA IT Baitul Jannah Bandar Lampung.
This research uses naturalistic phenomenological qualitative research. Data
collection techniques are observation, interviews and documentation analysis. Data
analysis in this research is by reducing data, presenting data, and drawing
conclusions. Checking the validity of the data in this research is data triangulation
by comparing and checking back the degree of trustworthiness of information
obtained through different times and tools in the research carried out.
The results of this study indicate that the stages of strengthening learning
are as follows: 1. Learning Planning, Preparing syllabus documents and lesson
plans (RPP) that incorporate character values into each learning plan. 2. Learning
Implementation, which is applied through: a) Opening the lesson, involving a prayer
recitation, attendance check, refreshing material from the previous session, and
providing support and motivation. b) Learning activities through: (1) The
introduction stage, using text-based learning methods. (2) The action and affirmation
stage, using problem-based learning methods. (3) The evaluation process,
implemented in the learning material of QS. at-Taubah:105, emphasizing work ethic
through project-based learning methods and cooperative learning methods by
forming small groups in the classroom. The character values instilled during the
learning process include religiosity, honesty, responsibility, curiosity, and discipline.
c) Closing the lesson, with material enrichment, guidance, and a closing prayer
aimed at reinforcing character values before the session ends. 3. Learning
Evaluation, Assigning tasks to students that instill character values in each form of
assessment given. The learning evaluation by Islamic Education (PAI) teachers is
conducted by assessing students' attitudes, knowledge, and skills using non-test
methods or observation and utilizing structured and comprehensive rubrics as
assessment tools. The evaluation steps include: a) Developing a plan for evaluating
learning outcomes. b) Collecting and verifying data, which shows that PAI teachers
have largely succeeded in strengthening students' characters of religiosity, honesty,
and curiosity. However, a small number of students have yet to demonstrate
discipline and responsibility. c) Processing the data. d) Drawing conclusions.
Keywords: Strengthening Character Education, Islamic Education Departement.
vii
ملخص
إن تعزيز تربية الشخصية حاجة مهمة يف تكوين شخصيات الطالب ذات األخالق النبيلة والنزاىة وأخالقيات
ا ما يواجو تنفيذ تعليم الشخصية حتديات خمتلفة، مثل الفجوة بني النظرية والتطبيق، فضالً
ً
العمل العالية. ومع ذلك، غالب
عن االفتقار إىل اسرتاتيجيات التعلم ادلتكاملة مع القيم الدينية. تسعى مبدرسة العالية االسالمية ادلتكامل بيت اجلنة بندار
المبونج إىل اإلجابة على ىذا التحدي من خالل تطوير شخصية الطالب ذوي السمات الدينية والصدق وادلسؤولية
والفضول واالنضباط اليت مت درلها يف تعلم الرتبية الدينية اإلسالمية.يشمل تركيز البحث عملية ختطيط وتنفيذ وتقييم
التعلم ادلصمم لدمج قيم الشخصية يف أنشطة التعلم. اذلدف من ىذا البحث ىو حتليل تعزيز تعليم الشخصية يف ختطيط
وتنفيذ وتقييم تعلم الرتبية الدينية اإلسالمية مبدرسة العالية االسالمية ادلتكامل بيت اجلنة بندر المبونج.
يستخدم ىذا البحث البحث النوعي الظاىري الطبيعي. تقنيات مجع البيانات ىي ادلالحظة وادلقابالت
وحتليل الوثائق. ويتم حتليل البيانات يف ىذا البحث عن طريق تقليل البيانات وعرض البيانات واستخالص النتائج.
التحقق من صحة البيانات يف ىذا البحث ىو تثليث البيانات من خالل ادلقارنة والتحقق مرة أخرى من درجة مصداقية
ادلعلومات اليت مت احلصول عليها من خالل األوقات واألدوات ادلختلفة يف البحث الذي مت تنفيذه.
ومن نتائج ىذا البحث أن مراحل تعزيز التعلم تتم من خالل: .١ ختطيط التعلم من خالل إعداد وثائق
ادلنهج ووثائق خطة تنفيذ التعلم )RPP )اليت حتتوي على قيم الشخصية يف كل خطة تعليمية؛.٢ يتم تنفيذ التعلم من
خالل: أ( فتح التعلم من خالل قراءة الصلوات، والتحقق من احلضور، وحتديث ادلواد من االجتماعات السابقة، وتقدمي
الدعم والتحفيز،ب( أنشطة التعلم من خالل )١( مرحلة مقدمة التعلم من خالل طريقة التعلم القائمة على النص )٢(
مرحلة العمل والتأكيد من خالل طريقة التعلم القائمة على ادلشكالت )٣( عملية التقييم ادلضمنة يف ادلواد التعليمية
سورة التوبة: ١٠١ ويعين أخالقيات العمل بأساليب التعلم القائم على ادلشاريع وأساليب التعلم التعاوين من خالل
تكوين رلموعات صغرية يف الفصل. حيث من عملية التعلم اليت يتم تنفيذىا، فإن القيم الشخصية اليت يتم غرسها ىي
قيم دينية وصادقة و مسؤولة وفضولية ومنضبطة، ج( اختتام التعلم مبواد وتوجيهات إثرائية واختتم بقراءة صالة هتدف إىل
تعزيز القيم قيم األحرف قبل انتهاء الدرس؛.٣ تقييم التعلم من خالل إعطاء واجبات للطالب عن طريق إعطاء مهام
اختبارية عن طريق غرس قيم الشخصية يف كل شكل من أشكال تقييم الو اجبات ادلقدمة. يتم تقييم التعلم من قبل
معلمي الرتبية إلسالم من خالل تقييم مواقف الطالب ومعارفهم ومهاراهتم باستخدام طرق غري اختبارية أو مالحظة
واستخدام مناذج التقييم كوسيلة تقييم منظمة وشاملة باخلطوات: أ( إعداد خطة لتقييم نتائج التعلم، ب( مجع البيانات
والتحقق من البيانات، حبيث تكون تقييمات معلمي الرتبية إلسالم يف تعزيز شخصية الطالب ناجحة إىل حد كبري يف
تنفيذ الشخصيات الدينية والصادقة والفضولية. بالنسبة لعدد قليل من الطالب، ىناك أولئك الذين مل يطبقوا طابع
االنضباط وادلسؤولية، ج( معاجلة البيانات، و د( تقدمي االستنتاجات.
الكلمات المفتاحية: تعزيز تربية الشخصية، الرتبية الدينية اإلسالمية
BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILL REMAJA PENYANDANG TUNANETRA DI UPTD PELAYANAN DAN REHABILITAS SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS DINAS SOSIAL PROVINSI LAMPUNG
ABSTRAK
Remaja penyandang tunanetra menghadapi berbagai tantangan
dalam mengembangkan kehidupan sosial, emosional, dan profesional
mereka, terutama dalam hal keterampilan hidup (life skills).
Keterbatasan penglihatan seringkali menjadi hambatan utama bagi
mereka untuk mengakses informasi, pendidikan, dan peluang kerja
yang tersedia di masyarakat. Rumusan Masalah dalam penelitian ini
adalah bagaimana pelaksanaan Bimbingan Karir Untuk Meningkatkan
Life skill Remaja Penyandang Tunanetra Di UPTD Pelayanan Dan
Rehabilitas Sosial Penyandang Disabilitas Dinas Provinsi Lampung.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research)
yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data primer dengan teknik
purposive sampling yang berjumlah 9 orang, terdiri dari 8 orang remaja
tunanetra dan 1 orang konselor. Sedangkan sumber data sekunder
dalam penelitian ini diperoleh dari buku, dokumen, internet dan jurnal.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan dalam penelitin ini adalah model analisis data yang terdiri
dari reduksi data, penyajian data.
Hasil penelitian ini adalah bahwasanya pelaksanaan Bimbingan
Karir Untuk Meningkatkan Life skill Remaja Penyandang Tunanetra Di
UPTD Pelayanan Dan Rehabilitas Sosial Penyandang Disabilitas Dinas
Provinsi Lampung yaitu perencanaan yang gunanya untuk membantu
berjalannya proses pelaksanaan bimbingan karir yang sesuai dengan
perencanaan yang telah dibuat, tahap kedua pelaksanaan dimana pada
tahap ini memiliki beberapa proses yaitu pembentukan yang merupakan
tahap pengenalan , kemudian peralihan yang merupakan tahap dimana
untuk mengemukakan bakat, minat dan hobi yang ada pada dirinya dan
pengakhiran terdapat kesepakatan dalam bimbingan karir itu bekerja
dalam membantu remaja mencapai tujuan karirnya, tahap evaluasi dan
analisis hasil evaluasi. Tahap tindak lanjut merupakan langkah lanjutan
setelah proses evaluasi untuk memastikan bahwa remaja yang
mengalami tunanetra dapat menerapkan apa yang telah dipelajari tahap selanjutnya tahap laporan yang mencakup kegiatan tahapan ini bagian
penting dalam mendokumentasikan seluruh proses bimbingan karir
yang telah dilakukan dari awal hingga akhir. Kesimpulan dari penelitian
ini menunjukkan bahwa program ini efektif dalam membantu remaja
penyandang tunanetra untuk mengembangkan keterampilan hidup yang
diperlukan guna mencapai kemandirian, kesuksesan di dunia kerja,
Program bimbingan karir ini bertujuan untuk membekali mereka
dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan untuk
merencanakan karir yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka,
serta untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian.
Kata Kunci : Bimbingan Karir, Life Skill, Remaja Tunanetra. ABSTRACT
Adolescents with visual impairments face various challenges in
developing their social, emotional and professional lives, especially in
terms of life skills. Visual impairment is often the main obstacle for them
to access information, education and employment opportunities
available in society. The problem formulation in this research is how to
implement career guidance to improve the life skills of blind youth at
the UPTD Social Services and Rehabilitation for Persons with
Disabilities at the Lampung Province Service.
This type of research is field research which is descriptive
qualitative in nature. The primary data source used a purposive
sampling technique, totaling 9 people, consisting of 8 blind teenagers
and 1 counselor. Meanwhile, secondary data sources in this research
were obtained from books, documents, the internet and journals. The
data collection techniques used in this research are observation,
interviews and documentation. The data analysis technique used in this
research is a data analysis model consisting of data reduction, data
presentation.
The results of this research are that the implementation of
Career Guidance to Improve the Life Skills of Blind Adolescents at the
UPTD Social Services and Rehabilitation for Persons with Disabilities
at the Lampung Province Service is a plan that is useful for helping the
process of implementing career guidance in accordance with the plans
that have been made. The second stage of implementation is in This
stage has several processes, namely formation which is the introduction
stage, then transition which is the stage where the talents, interests and
hobbies are expressed in oneself and at the end there is an agreement
in career guidance which works to help teenagers achieve their career
goals, the evaluation stage and analysis of evaluation results. The
follow-up stage is a further step after the evaluation process to ensure
that blind teenagers can apply what has been learned. The next stage is
the report stage which includes activities. This stage is an important
part of documenting the entire career guidance process that has been
carried out from start to finish. The conclusion of this research shows that this program is effective in helping blind teenagers to develop the
life skills needed to achieve independence and success in the world of
work. This career guidance program aims to equip them with the
knowledge, skills and attitudes needed to plan a successful career.
according to their abilities and interests, as well as to increase their
sense of self-confidence and independence.
Keywords: Career Guidance, Life Skills, Blind Teenagers
HUBUNGAN ANTARA INTERNAL LOCUS OF CONTROL DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN FEAR OF SUCCESS PADA WANITA KARIR YANG SUDAH MENIKAH
ABSTRAK Wanita karir yang sudah menikah menghadapi tantangan
unik dalam memenuhi tugas dan tanggung jawabnya.Namun
keputusan karir pada wanita cenderung berubah-ubah dengan alasan
utama adalah keluarga.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui
hubungan antara internal locus of control dan dukungan suami dengan
fear of success pada wanita karir yang sudah menikah.Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif,
dengan pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik sampling
jenis purposive sampling.Pengumpulan data penelitian ini dengan
menggunakan kuesioner atau instrumen yang digunakan dengan
menggunakan 3skala dengan menghasilkan koefisien realibilitas
internal locus of control a = (0,926) , Dukungan suami a = (0,851),
dan fear of success a = (0,977) .Sampel yang digunakan pada
penelitian ini merupakan wanita yang sudah menikah dan bekerja
dengan rentang usia 18-40 tahun dan memiliki suami bekerja
sebanyak 152 responden. Analisis data menggunakan teknik uji
regresi berganda dengan bantuan software JASP versi 0.18.2.0 for
windows. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan
bahwa variabel internal locus of control dan dukungan suami
berpengaruh negatif signifikan dengan variabel fear of success
hubungan negatif yang signifikan antara internal locus of control dan
dukungan suami dengan fear of success pada wanita karir yang sudah
menikah. Hal ini diperoleh dari hasil R² = 0.283 dengan taraf
signifikan <0.001 (p <.001). Artinya sumbangan efektif dari variabel
independen ini sebesar 28,3% terhadap fear of success dan sisanya
sebesar 71,7% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar
penelitian ini.
Kata Kunci: Internal locus of control, Dukungan Suami, Fear of
success, Wanita karir. ABSTRACT Married career women face unique challenges in fulfilling
their duties and responsibilities. However, career decisions in women
tend to change with the main reason being family. The purpose of this
study was to determine the relationship between internal locus of
control and husband's support with fear of success in married career
women. The method used in this study is a quantitative approach
method, with research sampling using a purposive sampling
technique. Data collection for this study using a questionnaire or
instrument used using 3 scales by producing a reliability coefficient of
internal locus of control a = (0.926), husband's support a = (0.851),
and fear of success a = (0.977). The sample used in this study were
married women who worked with an age range of 18-40 years and
had a working husband of 152 respondents. Data analysis used
multiple regression test techniques with the help of JASP software
version 0.18.2.0 for windows. The results obtained in this study
indicate that the variables of internal locus of control and husband's
support have a significant negative effect on the variable of fear of
success, a significant negative relationship between internal locus of
control and husband's support with fear of success in married career
women. This is obtained from the results of R² = 0.283 with a
significance level of <0.001 (p <.001). This means that the effective
contribution of this independent variable is 28.3% to fear of success
and the remaining 71.7% is influenced by other variables outside this
study.
Keywords: Internal locus of control, husband's support, fear of
success, career women
ANALISIS SWOT PADA USAHA WARALABA RESTORAN MIE GACOAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM (Studi Pada Mie Gacoan Di Bandar Lampung)
ABSTRAK
Di era seperti sekarang ini, persaingan bisnis semakin
ketat, termasuk antara pelaku bisnis sejenis di Bandar Lampung.
Persaingan tidak hanya soal harga dan kualitas produk, tetapi juga
mencakup strategi pemasaran, inovasi layanan, dan
mempertahankan loyalitas konsumen. Penelitian ini bertujuan
Untuk menganalisis Strategi SWOT yang di rencanakan di Mie
Gacoan Bandar Lampung, Untuk menganalisis bagaimana
Implementasi dalam meningkatkan usaha waralaba Restoran Mie
Gacoan Bandar Lampung, Untuk menganalisis bagaimana analisis
SWOT Pada Restoran Mie Gacoan di Bandar Lampung dalam
pespektif bisnis islam.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif
kualitatif. Dalam penelitian ini jumlah sampel yang digunakan
sebanyak 20 karyawan, serta 1 supervisor yang dipilih sebagai
responden. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive untuk
memastikan bahwa responden yang terlibat memiliki pengalaman
dan pemahaman yang relevan terkait topik yang dibahas. Teknik
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis
SWOT.
Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa Mie Gacoan Di
Bandar Lampung berada pada posisi kuadran 1 (Agresif), yang
berarti perusahaan memiliki kekuatan internal yang kuat dan
peluang eksternal yang besar. Strategi yang diterapkan meliputi
pemanfaatan media sosial, inovasi produk, diversifikasi menu,
serta promosi dan penawaran khusus. Dalam perspektif bisnis
Islam, Mie Gacoan Cab. Diponegoro dan Antasari berkomitmen
untuk selalu jujur dalam takaran dan kualitas produk, menghindari
sumpah yang tidak perlu, serta menerapkan harga yang transparan
dan adil.
Kata Kunci Lingkungan Bisnis, Formulasi Strategi Restoran
Mie Gacoan. ABSTRACK
In an era like today, business competition is getting
tighter, including between similar business actors in Bandar
Lampung. Competition is not only about price and product
quality, but also includes marketing strategies, service innovation,
and maintaining consumer loyalty. This study aims to analyze the
Business Environment Strategy in strategy formulation, to analyze
how the Implementation of the business environment as a basis for
strategy formulation in improving the Mie Gacoan Restaurant
franchise business, to analyze how the strategy formulation is in
improving the Mie Gacoan Restaurant franchise business in
Bandar Lampung, an Islamic business perspective.
This study uses a qualitative descriptive research method.
In this study, the number of samples used was 20 employees, and 1
supervisor was selected as a respondent. The sample selection was
carried out purposively to ensure that the respondents involved
had relevant experience and understanding related to the topic
discussed. The analysis technique used in this study was SWOT
Analysis.
The results of the SWOT analysis show that Mie Gacoan
Cab. Diponegoro and Antasari is in quadrant 1 (Aggressive),
which means that the company has strong internal strengths and
great external opportunities. The strategies implemented include
the use of social media, product innovation, menu diversification,
and special promotions and offers. From an Islamic business
perspective, Mie Gacoan Cab Diponegoro and Antasari is
committed to always being honest in product measurements and
quality, avoiding unnecessary swearing, and implementing
transparent and fair prices.
Keywords: Business Environment, Strategy Formulation, Mie
Gacoan Restaurant
تطوير وسائل دبلجة الفيديو المتحرك بمساعدة كابكت في مهارة الكلام لتلاميذ الصف السابع بالمدرسة الثانوية
صخلم
ذيملات
ل ملاكلا ةراهم يف تكباك
ةدعاسمب كرحتملا ويديفلا ةجلبد لئاسو ريوطت
ةيوناثلا ةسردملاب عباسلا فصلا
ذيملات
ىدل ثدحتلا تاراهم ناقتإ فعضب عوفدم ثحبلا اذى
وأ ضرعلا ةقيرطو
ةسردلدا
ةيميلعتلا لئاسولا نأ ثيح تيرجأ تيلا تاظحلالدا جئاتن لىإ دنتسي اذىو ،ةطسوتلدا
لا باتك ىلع رصتقت نلآا تىح ةطسوتلدا ةسردلدا في ةمدختسلدا
ذيمل
ت
ذيملات
لا
لم مهنم تَثكلا لاز امو لللداب نورعشي
تركتبا ،ةلكشلدا هذى للح .مهفلا ةبعص برتعت انهلأ ديج لكشب ةمدقلدا داولدا اونقتي
.تكباك ةدعاسبد كرحتلدا ويديفلا ةجلبد لئاسو ريوطتل ةثحابلا
ةلكشلدا ةغايص
ةلحاص عباسلا فصلا
لعلغ الش ،لصفلا مامأ ةيداعلا ةثدالمحا
ويديفلا ةجلبد لئاسو ريوطت متي فيك :يى ثحبلا اذى في
ل
ةجلبد لئاسو لىو ،عباسلا فصلا
ل
ذيملات
ذيملات
ملاكلا ةراهم في تكباك ةدعاسبد كرحتلدا
ملاكلا ةراهم في تكباك ةدعاسبد كرحتلدا ويديفلا
تكباك ةدعاسبد كرح
.عباسلا فصلا
تلدا ويديفلا ةجلبد لئاسول
ذيملات
لا
ةباجتسا فيكو ،مادختسلال
ريوطت ةيفيك ةفرعلد يهف ثحبلا اذى فادىأ امأ ؟عباسلا فصلل ملاكلا ةراهم تُسحتل
ل
ذيملات
ذيملات
لا
ملاكلا ةراهم في تكباك ةدعاسبد كرحتلدا ويديفلا ةجلبد لئاسو
كرحتلدا ويديفلا ةجلبد لئاسو ةيحلاص ةفرعلد ثحبلا اذى فدهي ،كلذ لىإ ةفاضلإاب
ةدعاسبد
ةباجتسا ةفرعلدو .عباسلا فصلا
.عباسلا فصلا
ذيملات
ذيملات
ل
ملاكلا ةراهم في تكباك
ل ملاكلا ةراهم في تكباك ةدعاسبد كرحتلدا ويديفلا ةجلبد لئاسول
لهسي
ADDIE
ريوطت جذولظ مدختست ةيميلعتلا داولدا ريوطتو ثحبلل ةمدختسلدا ةقيرطلا
ةقيرط رايتخا بابسأ تُب نم .
جذولظ )
ٔ
(
:
ADDIE
ADDIE
ىوتسم ول جتانلا جتنلدا ،لياتلابو .اىزايتجا تم ةلحرم لك في رمتسلدا تُسحتلاو مييقتلا
ج
لكشب امظنم لازي لا وقيبطت نكل طيسب جنه ول
ADDIE
جذولظ )
ٕ
( ؛لياثم ةيحلاص
.يجهنم
ويديفلا ةجلبد لئاسو يى اذى ريوطت ثبح نم اهيلع لوصلحا تم تيلا جئاتنلا
ل
دا
.لئاسولا ءابرخ ءارآ ىلع ءانب ةجتنلدا لئاسولا .ملاكلا ةراهم في تكباك ةدعاسبد كرحت
ةجيتن ىلع لوصلحا تم
ت
م ،داولدا ءابرخ نمو ."مادختسلال لحاص/لحاص" ةئفب
ٜٔ.ٕ٘
نم ةيلاجملإا ةجيتنلا ."مادختسلال لحاص/لحاص" ةئفب %
."مادختسلال لحاص/لحاص" ةئفب %
ٜٚ.٘
ٜٖ.ٚ٘
ةجيتن
ةجيتن ىلع لوصلحا
ةيبرعلا ةغللا ،ملاكلا ةراهم ،كرحتلدا ويديفلا ةجلبد :
ىلع لوصلحا تم ،ةغللا ءابرخ
ةيحاتفملا تاملكل
PENGARUH PEMBELAJARAN BIOLOGI TERINTEGRASI AYAT AYAT QOUNIYAH DAN QOULIYAH DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MTS
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi karena kemampuan berpikir kritis
siswa masih tergolong lemah. Hal ini diperkuat dengan hasil observasi
penelitian yang dilakukan pada waktu prapenelitian di MTS N 1
Bandar Lampung dan menyaksikan langsung proses pembelajaran.
Pendekatan kontekstual pernah diterapkan namun tidak berlajan
dengan lancar dan tidak digunakan lagi. Karena kurangnya sarana dan
prasarana sekolah maka guru lebih sering menghindari model yang
menggunakn laboratrium dan lebih sering menggunakan model
pembelajaran audio-visual dan visual yang masih berpaku pada
proyektor dan guru.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran
biologi terintegrasi ayat-ayat qouniyah dan qouliyah dengan
pendekatan kontekstual terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di
MTSN 1 Bandar Lampung.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif Quasy
Eksperimen dan desain penelitian Posttest Only Control Design.
Teknik Pengambilan sampel menggunakan teknik cluter random
sampling. Teknik Pengambilan Data berupa (Posttest) dan
Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa uji T
Independent dengan bantuan IBM SPSS Versi 23 For Windows.
Berdasarkan hasil pengujian Hipotesis menunjukkan bahwa
model pembelajaran kontekstual terintegrasi ayat – ayat qauniyah dan
qauliyah berpengaruh terhadap kemampuan berfikir kritis pada materi
system pencernaan manusia kelas VIII MTs N 1 Bandar Lampung
dengan didapatkan nilai Sig. (2-Tailed) sebesar 0.000 < 0,05 Sehingga
penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual terintegrasi ayat –
ayat qauniyah dan qauliyah berpengaruh terhadap kemampuan berfikir
kritis.
Kata Kunci: Terintegrasi, Kontekstual, Berpikir Kritis
ii
ABSTRACT
This research is motivated by the fact that students' critical
thinking skills are still relatively weak. This is reinforced by the
results of research observations conducted during pre-research at
MTS N 1 Bandar Lampung and witnessed the learning process
firsthand. The contextual approach was once applied but did not work
smoothly and is no longer used. Due to the lack of school facilities
and infrastructure, teachers often avoid models that use laboratories
and more often use audio-visual and visual learning models that are
still glued to projectors and teachers.
This study aims to determine the influence of integrated biology
learning of qouniyah and qouliyah verses with a contextual approach
on students' critical thinking skills at MTSN 1 Bandar Lampung.
The type of research used is quantitative research Quasy
Experiment and Posttest Only Control Design research design.
Sampling technique uses cluter random sampling technique. Data
Collection Techniques in the form of (Posttest) and Documentation.
The data analysis technique used was in the form of an Independent T
test with the help of IBM SPSS Version 23 For Windows.
Based on the results of the hypothesis test, it shows that the
integrated contextual learning model of qauniyah and qauliyah verses
affects the ability to think critically in the material of the human
digestive system class VIII MTs N 1 Bandar Lampung by obtaining a
Sig. (2-Tailed) value of 0.000 < 0.05 So that the application of the
integrated contextual learning approach of qauniyah and qauliyah
verses has an effect on the ability to think critically.
Keywords: Integrated, Contextual and Critical Thinkin