39192 research outputs found
Sort by
ANALISIS IMPLEMENTASI KONSEP TA’AWUN PROGRAM LAZISNU TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA CIMANUK, KECAMATAN WAY LIMA, KABUPATEN PESAWARAN
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi konsep
Ta’awun dalam program LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infak, dan
Sedekah Nahdlatul Ulama) di Desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima,
Kabupaten Pesawaran serta kontribusinya terhadap kesejahteraan
masyarakat. Konsep Ta’awun, yang bermakna tolong-menolong dalam
kebaikan, diwujudkan melalui partisipasi sukarela masyarakat dalam
pengumpulan infak dan sedekah. Dana tersebut dialokasikan untuk
program bantuan sosial, seperti membantu warga yang sakit,
melahirkan, dan meninggal dunia, sehingga nilai-nilai Islam berfungsi
tidak hanya sebagai norma moral, tetapi juga sebagai mekanisme sosial
yang memperkuat solidaritas komunitas.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima,
Kabupaten Pesawaran, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran
Kategori tematik utama mencakup nilai Ta’awun, partisipasi
masyarakat, solidaritas sosial, dan dampak terhadap kesejahteraan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program LAZISNU
mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan,
membentuk budaya gotong royong yang terstruktur, serta
meningkatkan kepercayaan terhadap lembaga sosial keagamaan. Model
pengelolaan infak berbasis komunitas ini berpotensi direplikasi di
wilayah lain sebagai sistem tolong-menolong yang berkelanjutan.
Temuan ini menegaskan relevansi dan aplikabilitas nilai Ta’awun
sebagai solusi sosial berbasis keislaman dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. ABSTRACT
This research aims to analyze the implementation of the
concept Ta'awun in the LAZISNU program (Lembaga Amil Zakat,
Infaq, and Sadaqah Nahdlatul Ulama) in Cimanuk Village, Way Lima
District, Pesawaran Regency and its contribution to the welfare of the
community. Concept Ta'awun, which means helping in kindness, is
realized through the voluntary participation of the community in the
collection of infak and alms. The funds are allocated to social
assistance programs, such as helping citizens who are sick, childbirth,
and dying, so that Islamic values function not only as moral norms, but
also as social mechanisms that strengthen community solidarity.
The research uses a descriptive qualitative approach with
data collection techniques through observation, in-depth interviews,
and documentation. Cimanuk Village, Way Lima District, Pesawaran
Regency, Way Lima District, Pesawaran Regency The main thematic
categories include the Ta'awun, community participation, social
solidarity, and impact on welfare.
The results of the study show that the LAZISNU program
is able to provide a significant social and economic impact, form a
structured culture of mutual cooperation, and increase trust in socioreligious institutions. This community-based infak management model
has the potential to be replicated in other regions as a sustainable helpto-help system. These findings confirm the relevance and applicability
of the value Ta'awun as an Islamic-based social solution in improving
the welfare of the community
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP IPAS DENGAN METODE PEMBELAJARAN LEARNING START WITH A QUESTION (LSQ) BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD PADA SISWA KELAS V MIN 7 BANDAR LAMPUNG.
ABSTRAK
Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya partisipasi siswa
dalam proses pembelajaran yang berdampak pada rendahnya
pemahaman konsep. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta didik melalui penerapan
strategi Learning Start With a Question (LSQ) berbantuan Media
Questin Card pada mata pelajaran IPAS. Jenis penelitian
menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian
ini berlangsung di kelas V MIN 7 Bandar Lampung. Penelitian
berlangsung dalam II Siklus yang terdiri dari tahap perencanaan,
pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, pada materi Mengenal
Letak Dan Alam Indonesia. Instrumen penelitian yang digunakan
meliputi tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode LSQ dengan
berbantuan Question Card efektif dalam meningkatkan pemahaman
konsep peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Terdapat
peningkatan yang signifikan dalam Pemahaman konsep peserta didik
dari siklus I hingga siklus II, dengan tingkat keaktifan mencapai
puncak 92,5% pada siklus II. Pemahaman peserta didik juga
mengalami peningkatan positif dari siklus ke siklus. Jumlah peserta
didik yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
(KKTP) meningkat setiap siklus, siklus 1 81% meningkat mencapai
92,5% pada siklus II. Proses refleksi dan penyesuaian pada setiap
siklus memberikan kontribusi positif terhadap keberhasilan metode
pembelajaran. Implikasi penelitian ini mencakup penerapan potensi
metode Learning Start With A Question (LSQ) berbantun media
Question Card untuk meningkatkan pemahaman, partisipasi dan
keaktifan peserta didik dalam pembelajaran IPAS di kelas V MIN 7
Bandar Lampung.
Kata Kunci : Pemahaman Konseptual;IPAS;Metode
Pembelajaran Learning Star With Question LSQ;Sekolah
Dasar; Media Kartu Soal.
xviii
ABSTRACT
The background of this research is the low participation of
students in the learning process, which has an impact on poor
conceptual understanding. Therefore, this research aims to
improve students' conceptual understanding through the application
of the Learning Start with a Question (LSQ) strategy assisted by
Question Card Media in the subject of IPAS. This type of research
uses the Classroom Action Research model. This research took
place in Class V State Elementary Madrasah 7 Bandar Lampung.
The research took place in two cycles consisting of the planning
stage, implementation of actions, observation, and reflection on
the material of Knowing the Location and Nature of Indonesia.
The findings of the study indicated that the application of the LSQ
method assisted by question cards was effective in improving
students' conceptual understanding in IPAS learning. There was a
significant increase in students' conceptual understanding from
cycle I to cycle II, with the level of activity reaching a peak of
92.5% in cycle II. Students' understanding also experienced a
positive increase from cycle to cycle. The number of students who
achieved the Learning Objectives Achievement Criteria increased
in each cycle, with cycle 1 at 81% increasing to 92.5% in cycle II.
The reflection and adjustment process in each cycle made a
positive contribution to the success of the learning method. The
implications of this study include the potential application of the
Learning Starts With A Question method assisted by Question
Card media to improve students' understanding, participation, and
activeness in IPAS learning.
Keywords:Conceptual Understanding; IPAS;LSQ Learning
Method; Primary School; Question Card Media
BIMBINGAN DALAM MENINGKATKAN PELAKSANAAN KARIR SISWA KELAS XI DI MAN 1 KRUI
ABSTRAK
Bimbingan karir merupakan proses membantu individu dalam
memahami dan menerima diri sendiri dan yang kedua membantu
memahami sekaligus menyesuaikan diri dengan dunia kerja nyata.
Dengan demikian hal yang terpenting dalam bimbingan karir adalah
adanya pemahaman, penerimaan, dan penyesuaian diri baik terhadap
dirinya sendiri maupun terhadap dunia kerja. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui proses bimbingan dalam meningkatkan pelaksanaan
karir siswa kelas XI di MAN 1 Krui.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam
penelitian ini pemilihan informan menggunakan teknkik purposive
sampling, sehingga didapatkan informan berjumlah 8 orang terdiri dari 6
orang siswa, 1 Kepala Guru BK dan 1 orang guru BK. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis
dengan pendekatan kualitatif model interaktif sebagaimana diajukan oleh
Miles dan Huberman, yaitu terdiri dari tiga hal utama yaitu reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi sebagai sesuatu yang
jalin-menjalin pada saat sebelum, selama, dan sesudah pengumpulan data
dalam bentuk yang sejajar untuk membangun wawasan umum yang
disebut analisis.
Pelaksanaan bimbingan karir di MAN 1 Krui dilakukan melalui
beberapa tahapan. Tahap awal dimulai dengan pembukaan oleh guru
pembimbing melalui sapaan, perkenalan, dan penjelasan tujuan kegiatan.
Tahap kedua dilakukan pembentukan kelompok bimbingan yang terdiri
dari 4-5 siswa. Pada tahap ketiga, guru pembimbing menyampaikan
materi bimbingan karir dan memberi ruang tanya jawab. Tahap keempat
berupa praktik, dimana siswa secara berkemlompok mempraktikan materi
yang telah disampaikan. Dan tahap terakhir adalah evaluasi, untuk
menilai efektivitas kegiatan bimbingan dan sebaga dasar peningkatan
layanan selanjutnya. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan
teknik pendekatan kualitatif model interaktif yaitu reduksi data, pengujian
data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan
bahwa proses pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling karir di
MAN 1 Krui masih berada pada tahap pengembangan dan membutuhkan
perbaikan secara menyeluruh. Guru BK telah berupaya memberikan
layanan melalui berbagai bentuk, dan dukungan strktural dari pihak
sekolah dalam tahap perkembangan dan pengoptimlannya. Selain itu
kesadaran siswa terhadap pentingnya perencanaan karir juga masih perlu
ditingkatkan dan dikembangakan.
Kata Kunci: Bimbingan, Pelaksanaan Karir, Layanan BK, Siswa. ABSTRACT
Career guidance is a process of helping individuals understand and
accept themselves and secondly helping them understand and adapt to the
real world of work. Thus, the most important thing in career guidance is
understanding, accepting, and adjusting themselves both to themselves
and to the world of work. This study aims to determine the guidance
process in improving the implementation of careers of class XI students at
MAN 1 Krui.
This research is a qualitative descriptive research. In this study, the
selection of informants used purposive sampling techniques, so that 8
informants were obtained consisting of 6 students, 1 Head of BK Teacher
and 1 BK teacher. Data collection techniques in this study used
interviews, observations, and documentation. The data that has been
collected will be analyzed using a qualitative interactive model approach
as proposed by Miles and Huberman, which consists of three main things,
namely
data
reduction,
data
presentation,
and drawing
conclusions/verification as something that is intertwined before, during,
and after data collection in a parallel form to build general insight called
analysis.
The implementation of career guidance at MAN 1 Krui is carried out
through several stages. The initial stage begins with an opening by the
guidance teacher through greetings, introductions, and explanations of
the purpose of the activity. The second stage is the formation of guidance
groups consisting of 4-5 students. In the third stage, the guidance teacher
delivers career guidance material and provides a question and answer
session. The fourth stage is practice, where students practice the material
that has been delivered in groups. And the last stage is evaluation, to
assess the effectiveness of guidance activities and as a basis for
improving further services. Data analysis in this study used a qualitative
interactive model approach technique, namely data reduction, data
testing, and drawing conclusions. The results of this study can be
concluded that the process of implementing career guidance and
counseling services at MAN 1 Krui is still in the development stage and
requires comprehensive improvement. Guidance and counseling teachers
have tried to provide services through various forms, and structural
support from the school is in the development and optimization stages. In
addition, student awareness of the importance of career planning also
still needs to be improved and developed.
Keywords: Guidance, Career Implementation, Guidance and
Counseling Services, Students
iii
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS 3 DI MIN 2 LAMPUNG SELATAN
ABSTRAK
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar
peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MIN 2
Lampung Selatan. Hal ini disebabkan beberapa faktor diantaranya
kurangnya minat belajar yang dimiliki peserta didik dan tidak
konsentrasi dan fokus saat proses pembelajaran berlangsung hal ini
disebabkan strategi pembelajaran yang kurang menarik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan pada penerapan
metode pembelajaran Picture and Picture terhadap hasil belajar
peserta didik kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan
Kelas (Classroom Action Research). Penelitian ini dilaksanakan di
MIN 2 Lampung Selatan dengan subjek penelitian peserta didik kelas
III sebanyak 20 siswa yang terdiri dari 9 siswa perempuan dan 11
siswa laki-laki. Pelaksanaan penelitian Tindakan kelas ini dimilai dari
perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu obsevasi, dokumentasi, dan
tes. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan 2 siklus dengan 3 kali
pertemuan dalam 1 siklusnya.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam
penerapan metode pembelajaran Picture and Picture untuk
meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III pada pembelajaran
Bahasa Indonesia di MIN 2 Lampung Selatan Kecamatan Tanjung
Bintang. Hal ini dibuktikan pada hasil belajar siswa dapat ditingkatkan
melalui pembelajaran dengan metode pembelajaran Picture and
Picture, pada siklus I ada 5 siswa yang tuntas dan 15 siswa yang
belum tuntas dengan nilai rata – rata 66 dengan presentase sebesar
25%, pada siklus II hanya 3 siswa yang belum tuntas dan 17 siswa
yang mendapatkan nilai tuntas dengan nilai rata – rata 79 dan
presentase sebesar 85%. Hal ini membuktikan bahwa metode
pembelajaran Picture and Picture ini sangat efektif digunakan dalam
pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar siswa dalam
pembelajaran Bahasa Indonesia.
Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Picture and Picture, Hasil
belajar
ii
ABSTRACT
This research is motivated by the low learning outcomes of
students in Indonesian language learning at MIN 2 South Lampung.
This is due to several factors, including a lack of interest in learning
and a lack of concentration and focus during the learning process,
which is caused by unappealing learning strategies. This study aims to
determine the significant effect of the implementation of the Picture
and Picture learning method on fourth-grade students' learning
outcomes in Indonesian language learning.
The type of research used is Classroom Action Research. This
research was conducted at MIN 2 South Lampung with research
subjects of 20 third-grade students consisting of 9 female students and
11 male students. The implementation of this Classroom Action
Research begins with planning, implementation, observation, and
reflection.
Data collection techniques used are observation,
documentation, and tests. This research was conducted using 2 cycles
with 3 meetings in 1 cycle.
Based on the results of the study, it shows that the application
of the Picture and Picture learning method can improve the learning
outcomes of third-grade students in Indonesian language learning at
MIN 2 South Lampung, Tanjung Bintang District. This is evidenced
by the fact that student learning outcomes can be improved through
learning with the Picture and Picture learning method, in cycle I there
were 5 students who completed and 15 students who had not
completed with an average score of 66 with a percentage of 25%, in
cycle II only 3 students who had not completed and 17 students who
got a complete score with an average score of 79 and a percentage of
85%. This proves that the Picture and Picture learning method is very
effective for use in learning to improve student learning outcomes in
Indonesian language learning.
Keywords: Learning Method, Picture and Picture, Learning
Outcome
PENGARUH DUKUNGAN ORGANISASI DAN SELFEFFICACY TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN SUMBER DAYA INSANI (Studi Pada Pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung)
ABSTRAK
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung adalah
lembaga pemerintah daerah. Untuk menciptakan contoh yang baik,
instansi harus mengelola sumber daya manusia sebaik mungkin agar
dapat meningkatkan produktivitas instansi. Dari sisi manajemen
sumber daya manusia, tidak terlepas dari bagaimana mengelola
manajemen kinerja setiap pegawai. Di Disdik memiliki berbagai
bidang pekerjaan, salah satunya bagian kesekertariatan dan
kelembagaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh dukungan organisasi dan self-efficacy terhadap kinerja
pegawai dengan komitmen organisasional sebagai variabel
intervening.
Penelitian ini menggunakan analisis data bersifat kuantitatif.
Dengan jumlah variabel bebas sebanyak 2 variabel yaitu dukungan
organisasi (X1) dan self-efficacy (X2), 1 variabel terikat yaitu kinerja
pegawai (Y), dan 1 variabel mediasi yaitu komitmen organisasional
(Z). Populasi dalam penelitian ini yaitu 204 pegawai bagian
kesekertariatan, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan
Pengawas/penilik. Penentuan sampel untuk penelitian ini
menggunakan teknik non-probability sampling yaitu teknik
pengambilan sampel yang tidak memberikan peluang atau kesempatan
bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dokumenter.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Partial Least Square (PLS)
Berdasarkan pengujian data yang telah dilakukan oleh peneliti,
didapatkan hasil bahwa dukungan organisasi, self-efficacy, dan
komitmen organisasional memiliki pengaruh positif signifikan
terhadap kinerja pegawai. Variabel dukungan organisasi dan selfefficacy berpengaruh positif signifikan terhadap komitmen
organisasional. Variabel Komitmen organisasional mampu memediasi
pengaruh dukungan organisasi terhadap kinerja pegawai dengan
model full mediation. Variabel Komitmen organisasional mampu
memediasi pengaruh self-efficacy terhadap kinerja pegawai dengan
model partial mediation dengan objek pegawai Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota Bandar Lampung. ABSTRACT
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung
Office is a regional government institution. To set a good example, the
agency must manage its human resources effectively to increase
productivity. Human resource management is crucial for managing
the performance of each employee. The Education Office has various
job fields, including secretarial and institutional departments. The
purpose of this study was to determine the effect of organizational
support and self-efficacy on employee performance, with
organizational commitment as a mediating variable.
This study employed quantitative data analysis. It included two
independent variables: organizational support (X1) and self-efficacy
(X2), one dependent variable: employee performance (Y), and one
mediating variable: organizational commitment (Z). The population in
this study was 204 secretarial employees, Learning Activity Centers
(SKB), and supervisors/inspectors. The sample was selected using
non-probability sampling, a sampling technique that does not provide
every member of the population with the opportunity to be selected.
Data collection included questionnaires, interviews, and documentary
materials. The data analysis technique used in this study was multiple
Partial Least Square (PLS).
Based on data analysis conducted by the researcher, the results
showed that organizational support, self-efficacy, and organizational
commitment have a significant positive influence on employee
performance. The variables of organizational support and selfefficacy have a significant positive influence on organizational
commitment. The variable of organizational commitment mediates the
effect of organizational support on employee performance using a full
mediation model. The variable of organizational commitment
mediates the effect of self-efficacy on employee performance using a
partial mediation model, with employees of the Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota Bandar Lampung Office as subjects
PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, KURS MATA UANG DAN INFLASI TERHADAP PENANAMAN MODAL ASING (PMA) DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada Negara ASEAN Yang Termasuk Kategori Lower Middle Income Pada Tahun 2015 – 2024)
Abstrak
Di negara-negara yang pendapatannya masih menengah kebawah
umumnya memiliki keterbatasan pembiayaan untuk melakukan
pembangunan, industri, pengadaan teknologi maupun sektor lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat suku
bunga, kurs mata uang dan inflasi terhadap penanaman modal asing
dalam perspektif ekonomi islam. Penelitian ini menggunaka metode
pendekatan secara kuantitatif yang di analisisnya menggunakan
metode data panel, populasi studi mencakup negara yang ada
dikawasan Asean yang termasuk kategori pendapatan menengah
kebawah pada sebagian besar periode tahun 2015 -2024. Metode
sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, sedangkan teknik
analisis data yang dipergunakan adalah data panel dengan
menggunakan perangkat lunak EViews 10. Dengan hasil temuan
bahwa tingkat suku bunga dan kurs mata uang secara parsial tidak
berpengaruh terhadap penanaman modal asing di Asean, sedangkan
inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap penanaman modal
asing di Asean. Namun variabel Tingkat suku bunga, kurs mata uang
dan inflasi secara simultan berpengaruh terhadap penanaman modal
asing di Asean. Dalam perspektif Ekonomi Islam, Tingkat suku bunga
dalam sistem konvensional dipandang tidak sesuai dengan nilai-nilai
syariah karena mengandung unsur riba, yang secara tegas dilarang
dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu, sistem ekonomi Islam mendorong
penerapan skema investasi berbasis bagi hasil sebagai alternatif yang
lebih adil dan beretika. Nilai tukar mata uang perlu distabilkan melalui
kebijakan moneter yang bebas dari praktik spekulatif dan manipulatif,
guna menciptakan kepastian dan kepercayaan dalam aktivitas
ekonomi. Sementara itu, inflasi harus dikendalikan agar tidak2
merugikan masyarakat, khususnya golongan berpendapatan rendah,
serta agar daya beli tetap terjaga. Abstract
In countries with lower-middle incomes, financing for development,
industry, technology procurement, and other sectors is generally
limited. This study aims to determine the effect of interest rates,
currency exchange rates, and inflation on foreign investment from
an Islamic economic perspective. This study uses a quantitative
approach with panel data analysis. The population study covers
countries in the ASEAN region that are included in the lower-middle
income category for most of the period 2015-2024. The sampling
method used is saturated sampling, while the data analysis
technique used is panel data using EViews 10 software. The findings
show that interest rates and currency exchange rates partially have
no effect on foreign investment in ASEAN, while inflation has a
significant positive effect on foreign investment in ASEAN.
However, the variables of interest rates, currency exchange rates,
and inflation simultaneously influence foreign investment in
ASEAN. Conventional interest rates are considered inconsistent
with Sharia values because they contain elements of usury, which is
expressly prohibited in the Quran. Therefore, the Islamic economic
system encourages the implementation of profit-sharing investment
schemes as a fairer and more ethical alternative. Currency
exchange rates need to be stabilized through monetary policies free
from speculative and manipulative practices to create certainty and
trust in economic activity. Meanwhile, inflation must be controlled
to prevent harm to society, particularly low-income groups, and to
maintain purchasing power
THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ LEARNING STYLES AND THEIR READING COMPREHENSION ABILITY AT THE FIRST SEMESTER OF SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 5 BANDAR LAMPUNG IN THE ACADEMIC YEAR OF 2023 / 2024
ABSTRACT
Reading has been one of the issues that need to be solved in
English teaching and learning process. In teaching and learning process,
both students and teachers must use various efforts to learn and improve
their reading ability. That there are still many teachers who prefer not
to teach reding in a various way to the students. The objective of the
research was to find out the correlation student’s learnng styles and their
reading comprehension ability at the first semester of seventh grade
students of SMPN 5 Bandar Lampung in the academic year of
2023/2024.
The research was conducted at SMPN 5 Bandar Lampung
involving the students of VII 3 as the participants consisted of 30
students which was selected through the cluster random sampling
method. In this research study, causal comparative research design was
applied. The basic causal comparative is retrospective causal, which
starting with effect and investigating causes. were conducted as the data
collecting technique.
From the result of the data analysis, it could be concluded that
Say-It Application gave influence to the students’ pronunciation
mastery. It could be seen from the result of the pre-test before the
treatment was given and the result of the post-test after the treatment
was given. In addition, the result of the t-test between the pre-test and
the post-test also suggested that this application gave a significant
difference towards the students’ pronunciation mastery before and after
the treatment was given. Overall, it could finally be concluded that Say
It Application gave influence towards the students of eleventh grade of
SMPN 5 Bandar Lampung.
Key words: Learning Styles, Reading Comprehensio
ANALISIS PENGARUH TINGKAT LITERASI, TINGKAT KEPADATAN PENDUDUK, DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN (STUDI PADA 10 NEGARA ASEAN TAHUN 2018-2024) DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
ABSTRAK
Pengangguran merupakan salah satu masalah makroekonomi yang
hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh
negara-negara berkembang maupun maju, termasuk negara-negara di
ASEAN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat
literasi, tingkat kepadatan penduduk, dan tingkat pendidikan terhadap
tingkat pengangguran di 10 negara ASEAN dalam prespektif ekonomi
Islam. Penelitian ini menggunakan data panel dari 10 negara ASEAN
tahun 2018-2024 yang diperoleh dari Bank Dunia dan ASEAN
Statistical Year Book dengan metode sampling jenuh. Analisis data
menggunakan perangkat lunak EViews 12 dengan signifikan pada α =
0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial tingkat
literasi berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat pengangguran,
sedangkan tingkat kepadatan penduduk dan tingkat pendidikan tidak
berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di 10 negara ASEAN.
Secara simultan tingkat literasi, tingkat kepadatan penduduk, dan
tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap tingkat
pengangguran. Dalam ekonomi Islam, pengangguran dipandang
sebagai masalah sosial dan ekonomi yang bertentangan dengan prinsip
keadilan dan kesejahteraan maqashid syariah, khususnya
pemeliharaan jiwa dan harta. BSTRACT
Unemployment is one of the macroeconomic problems that is still faced by
developing and developed countries, including ASEAN countries . This
study aims to analyze the influence of literacy rate, population density
rate, and education rate on unemployment rates in 10 ASEAN countries
from an Islamic economic perspective. This study uses panel data from 10
ASEAN countries for 2018-2024 obtained from the World Bank and the
ASEAN Statistical Year Book with a saturated sampling method. Data
analysis uses EViews 12 software with a significance level of α = 0.05.
The results of this study indicate that partially the literacy rate has a
significant positive effect on the unemployment rate, while the population
density rate and education rate do not affect the unemployment rate in 10
ASEAN countries. Simultaneously, the literacy rate, population density
rate, and education rate have a significant effect on the unemployment
rate. In Islamic economics, unemployment is seen as a social and
economic problem that is contrary to the principles of justice and welfare
of the maqashid sharia, especially the preservation of life and propert
PENGARUH PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN, AKSESIBILITAS INFORMASI DESA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DALAMPERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Pada Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan)
ABSTRAK
Pemerintah Desa memiliki hak dalam mengatur kepentingan
masyarakat setempat dan mengurus tata pemerintahannya secara
mandiri sesuai dengan UU Republik Indonesia No.6 Tahun 2014.
Dimana untuk mengurus dan mengatur Desa diperlukan Akuntabilitas
untuk mempertanggungjawabkan segala aktifitas pemerintah desa
kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penyajian laporan keuangan, aksesibilitas informasi desa
dan partisipasi masyarakat terhadap akuntabilitas pengelolaan
keuangan desa dalam perspektif ekonomi Islam (studi kasus pada pada
Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan).
Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah kuantitatif, dengan jenis penelitian lapangan (field research)
data primer dari kuesioner dan data sekunder dari dokumentasi.
Populasi nya adalah masyarakat Desa Merak Batin yang telah berusia
17 tahun ke atas atau sudah memiliki hak pilih. Penentuan sampel
menggunakan metode slovin sebanyak 100 sampel. Pengujian
diproses menggunakan analisis linear berganda dan menggunakan
aplikasi SPSS ver.26. Uji kualitas data dalam penelitian ini adalah uji
validitas Pearson Correlation dan uji reliabilitas menggunakan
Cronbach‟s Alpha. Untuk uji hipotesis menggunakan uji koefisien
determinasi yang sudah disesuaikann dengan uji F, dan uji t.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa penyajian laporan
keuangan, aksesibilitas informasi desa dan partisipasi masyarakat
berpengaruh positif baik secara parsial maupun simultan terhadap
akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Desa Merak Batin
Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Menurut perspektif
ekonomi Islam akuntabilitas suatu hal penting karena akuntabilitas
merupakan suatu pertanggungjawaban seorang yang diberi tanggung
jawab (pemerintah desa) terhadap pemberi amanah (masyarakat).
Pertanggungjawaban kepada masyarakat berupa pengelolaan
keuangan yang baik sesuai standar dan aturan Akuntansi yang berlaku.
Kata Kunci : Penyajian Laporan Keuangan, Aksesibilitas Informasi
Desa, Partisipasi Masyarakat, Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan
Desa. ABSTRACT
The Village Government has the right to regulate the interests
of the local community and manage its governance independently in
accordance with Law of the Republic of Indonesia No. 6 of 2014.
Where to manage and regulate the Village Accountability is required
to be accountable for all activities of the village government to the
community. This study aims to determine the effect of the
presentation of financial reports, village information accessibility and
community participation on village financial management
accountability in an Islamic economic perspective (a case study in
Merak Batin Village, Natar District, South Lampung Regency).
The research approach used in this research is quantitative,
with the type of field research primary data from questionnaires and
secondary data from documentation. The population is the people of
Merak Batin Village who are aged 17 years and over or already have
the right to vote. Determination of the sample using the slovin method
of 100 samples. Tests are processed using multiple linear analysis and
using the SPSS ver.26 application. The data quality test in this study is
the validity test of the Pearson Correlation and the reliability test
using Cronbach's Alpha. To test the hypothesis using the coefficient
of determination test that has been adapted to the F test and t test.
The results of the data analysis show that the presentation of
financial reports, accessibility of village information and community
participation have have a positive effect both partially and
simultaneously on the accountability of village financial management
in Merak Batin Village, Natar District, South Lampung Regency.
According to an Islamic economic perspective, accountability is an
important matter because accountability is the responsibility of
someone who is given responsibility (village government) to the
trustee (community). Accountability to the public in the form of good
financial management in accordance with applicable accounting
standards and rules.
Keywords: Presentation o
تطبيق نموذج التعليم النعاوني "اصنع تطابق" لترقية نتانج تعلم اللغة العربية لدى طلبة الصف السابع في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية 1 بندر لامبونج
ملخص
تطبيق نموذج التعليم التعاوني "اصنع تطابقا" لترقية نتائج تعلم اللغة
العربية لدى طلبة الصف السابع في المدرسة المتوسطة اإلسالمية
الحكومية 1 بندر المبونج
محمد فريد إخواني
ّن ال
إ دافع الذي يؤدي إىل ىذا البحث ىو الطلبة ليس لديهم خلفية
تعليمية من ادلعهد حبيث جيدو ن صعوبة أكرب يف قبول مفهوم تعليم اللغة
العربية بالنسبة إىل الطلبة الذين لديهم خلفية تعليمية يف ادلعهد. كما ديلتل
الطلبة اىلتماما ومحاسا ناقصا يف تعلم اللغة العربية بسبب عدم ابلتكار معلمي
اللغة العربية يف جعل حالة عملية اللتعلم النشط مثل يف اسلتخدام طريقة
احلفظ واحملاضر ة والوسائل و السبورة. ونوع ىذا البحث ىو البحث اإلجرائي
للصف الدراسي الذي يلتكون من دورتني، حيث يلتكون كل دورة من لقائني.
أساليب مجع البيانات ادلسلتخدمة ىي ادلالحظة وادلقابلة واالخلتبار واللتوثيق.
وأساليب حتليل البيانات ىي يف شكل اللتحليل النوعي و الكمي.
ّن نلتائج ىذا البحث ىي
أ خطوات منوذج اللتعليم اللتعاوين "اصنع
تطابقا" ىي : يبدأ اللتعليم بقراءة البسملة، يعطي ادلعلم أسئلة عامة حول
ادلادة السابقة، ويقوم بأنشطة كسر اجلليد، ويسلم ادلعلم ادلادة "مدرسيت
واللتعرف"، يشرح ادلعلم خطوات منوذج اللتعليم اللتعاوين "اصنع تطابقا"،
وينقسم الطلبة إىل رلموعلتني، ويطلب من اجملموعلتني يلتواجهان، ويوزع ادلعلم
بطاقات األسئلة أو ادلواد عن "مدرسيت واللتعرف" للمجموعة A وبطاقات
ج
اإلجابة للمجموعة B. خيرب ادلعلم إىل الطلبة بأهنم جيب أن يبحثوا البطاقات
ادلوجودة مع بطاقات اجملموعات األخرى. يدعو ادلعلم شريكني لعرض
ادلناقشة وقراءة ادلواد حول "مدرسيت واللتعرف". و الطلبة اآلخرون الذين ال
حيصلون على الشري ينلتبهون ويعطون اإلجابة سواء كان الشريكان
ملتوافقني أم ال ، وأخريا ، يؤكد ادلعلم حقيقة وتوافق األسئلة واألجوبة من
الشريكني اللذين يعرضون ادلناقشة، ويلتصل ادلعلم بالشريكني اللتاليني، وىكذا
حىت يقوم مجيع الشريكني بعرض ادلناقشة أو قراءة ادلواد ادلقدمة إلجراء
االخلتبار النهائي
ّن نلتائج تعلم اللغة العربية ذلا ترقية من
و بعد بذل اجلهود اجليدة، فإ
مرحلة ما قبل الدورة و الدورة األوىل إىل الدورة الثانية، يعين يف مرحلة ما قبل
الدورة حيصل الطلبة على ادللتوسط ،66 و ديكننا نعرف أنو عند مسلتوى ≤
7 طالب يف قبل الدورة بالنسبة ?8A واليت تبدو منخفضة ومل
أ ىناك ترقية يف نلتائج اللتعلم ّن تصل إىل 7?A ، ويف الدورة األوىل يالحظ
مع =8 طالبا بالنسبة >>A ولكنها ال تصل إىل 7?A ، مث يف الدورة الثانية
وصلت نلتائج تعلم الطلبة إىل 7?A ، أي أن ىناك <9 طالبا بالنسبة
ا:@.% حبيث يكون البحث كافيا حىت الدورة الثانية. وباللتايل، فيمكن
االسلتنلتاج أنو من خالل تطبيق منوذج اللتعليم اللتعاوين "اصنع تطابقا" قادر
على ترقية نلتائج تعلم اللغة العربية لدى طلبة الصف السابع c يف ادلدرسة
ادللتوسطة اإلسالمية احلكومية 8 بندر المبونج.
د
الكلمات الرئيسية : منوذج اللتعليم اللتعاوين "اصنع تطابقا"، نلتائج تعلم اللغة
العربي