39192 research outputs found
Sort by
تطبيق نموذج التعليم التعاوني من نوع السرعة في الرسم (QD) في ترقية الاهتمام ونتائج تعلم اللغة العربية لتلاميذ الصف العاشر بالمدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الاولى لامبونج الشمالية
صخلم
مامتهلاا ةيقرت في )
QD
( مسرلا في ةعرسلا عون نم نيواعتلا ميلعتلا جذونم قيبطت
ةيموكلحا ةيملاسلاا ةيوناثلا ةسردلمبا رشاعلا فصلا
ل
ىولاا
ذيملات
ةيلامشلا
جنوبملا
ل ةيبرعلا ةغللا ملعت جئاتنو
ف
ي مسرلا في ةعرسلا عون نم نيواعتلا ميلعتلا جذونم قيبطت لىا ثحبلا اذه فدهي
ميلعتلا جذونم نا لىا ةفاضلابا هنا ةيفلخ ىلع ثحبلا اذه موقي .ةيبرعلا ةغلل ميلعتلا ةيلمع
لا مظعم ناف ةرضالمحا ةقيرط لثم يديلقتلا ميلعتلا جذونم مدختسي لاز ام مدختسلما
ذيملات
ىرخلاا ةلكشلما .ةرضالمحا ةقيرط بيرلما مدختسا اذا ابسانم سيلو ماسلاو لللمبا نورعشيس
لا ملعت بولسا فلاتخا يه
ةيدرفلا تافلاتخلابا متهي لا يذلا ميلعتلا ببسب اذهو
)يكرحو ،يعسم ،يرصب( فلتمخ ملعت بولسا هل
رهظت كلذ لىا ةفاضلابا ميلعتلا فادها قيقتح لىا
ذيملات
رشاعلا فصلا
ذيملت
ذيملات
لك ،ملعلما ةبغر ىلع موقيو لافطلال
ذيملات
لا ل
يصوت ةبوعص ىلع رثؤي اذهو
لا لضفي ثيبح تياذلا ملعتلا ىلع نوداتعي لا نيذلا
ذيملات
راظتنا
.مهسفنبا اهملعتو ميلعتلا داوم لوح عجارلما نع ثحبلا في ةردابلما نم لادب بيرلما نم حرشلا
:يهف ثحبلا اذه ةلكشم ةغايص اما
لا نم لكاشلما
ةعرسلا نيواعتلا ميلعتلا جذونم قيبطت ةيلمع فيك )
ذيملات
1
ىدل ةيبرعلا ةغللا ملعت جئاتنو مامتهلاا
ميلعتلا جذونم قيبطت له )
2
؟ةيلامشلا
جنوبملا
ةيقرت
ف
ي )
QD
( مسرلا في
ل
ىولاا ةيموكلحا ةيملاسلاا ةيوناثلا ةسردلمبا
ذيملات
ىدل ةيبرعلا ةغللا ملعت جئاتنو مامت
؟ةيلامشلا
جنوبملا
هلاا نسيح نا نكيم )
QD
( مسرلا في ةعرسلا
ل
ىولاا ةيموكلحا ةيملاسلاا ةيوناثلا ةسردلمبا رشاعلا فصلا
ثيح ،ينترود ىلع يوتيح يذلا يفصلا يئارجلاا ثحبلا وه ثحبلا اذه عون
.قيثوتلاو رابتخلااو ةظحلالما يه ةمدختسلما تناايبلا عجم ةينقت .نيءاقل نم ةرود لك نوكتت
ج
رايتخا وا تناايبلا ليلقت ةينقتب يعون ليلتح نع ةرابع ثحبلا اذه في تناايبلا ليلتح
.جئاتنلا صلاختساو تناايبلا يمدقت وا تناايبلا ضرعو تناايبلا
ةعرسلا عون نم نيواعتلا ميلعتلا جذونم مادختسبا هنا ةفرعم تتم تيلا ليلحتلا جئاتن
نكيم مسرلا في
ةيملاسلاا ةيوناثلا ةسردلمبا رشاعلا فصلا ي
1
ذيملت
ملعت جئاتنو مامتهلاا
ةرودلا في ةظحلالما جئاتن ةبسن نم اذه ةيؤر نكيم .ةيلامشلا
ةيقرت
جنوبملا
رادقبم طسوتلما عوممج ةيناثلا ةرودلا في ثم ،
%
41.3
ل
ىولاا ةيموكلحا
رادقبم لىولاا ةرودلا في طسوتلما عوممج
نم .
%
11.3
رادقبم ةيقرت ثودح ةيناثلا ةرودلا لىا لىولاا ةرودلا نم ةيؤر نكيم ،
عومجبم ثحبلا لبق ام نم اءدب ةيقرت هل ثدح يذلا
ةرودلا في ةيقرت ثدح ثم
ةيناثلا ةرودلا في ثم
%
75
%
28.1
ةبسنب
ةبسنب
24
ذيملات
9
ذيملات
لل
مهو لامتكلاا لىا اولصو نيذلا
.
%
90.6
ةيقرت
ةبسنب ا
ذيملت
29
ددعو لامتكلاا لىا اولصو نيذلا
ةيوناثلا ةسردلمبا رشاعلا فصلا ي
%
58.6
ف
يرعلما رابتخلاا جئاتن ةبسن
مهو لامتكلاا لىا اولصو نيذ
لا
ذيملات
ذيملات
لا
لا ددعب لىولاا
ذيملات
لا ددعب ةينثا دادزا
نكيم مسرلا في ةعرسلا عون نم نيواعتلا ميلعتلا جذونم مادختسبا هنا جاتنتسا نكميف
ذيملت
ل ةيبرعلا ةغلل ميلعتلا ةيلمع في ملعتلا جئاتنو مامتهلاا
.ةيلامشلا
جنوبملا
ل
ىولاا ةيموكلحا ةيملاسلاا
ملعتلا جئاتنو مامتهلاا ،مسرلا في ةعرسلا عون نم نيواعتلا ميلعتلا جذونم :
ةيحاتفلما تاملكل
Nilai Īṡār dalam Perspektif Tafsir Tematik (Studi atas Ayat-Ayat Al-Qur’an tentang Solidaritas Sosial)
The central idea in Islam is īṡār, which
expresses the mindset of prioritizing the
needs of others above one's own. The
purpose of this study is to thoroughly
understand the meaning of īṡār in the
Qur'an, investigate the historical
background of its use, and relate it to the
relevance of contemporary society. The
method used is thematic interpretation
(maudhu'i) with a qualitative approach,
sourced from books, scientific journals,
and turās books left by scholars, such as
Tafsir Ibn Kathir, Tafsir Al-Azhar, and
Tafsir Al-Misbah. Specifically, verses
related to the meaning of Īṡār, such as QS.
Al-Hasyr verse 9. Īṡār combines
components of preference, priority, and
superiority offered to others, reflecting the
values of sacrifice, empathy, and social
solidarity. According to the research
findings, īṡār implies prioritizing the needs
of others above oneself, rejecting evil, and
offering benefits. There are two types of
Qur'anic verses related to īṡār: those that
explicitly use the word asāra or its
derivatives, and those that subtly convey
the values or principles of īṡār. The
implication of this research is to make a
positive contribution to the development of
a more socially just, compassionate, and
equitable society by instilling the values of2
solidarity, social concern, and sacrifice for
the common good. Abstrak
Gagasan utama dalam Islam adalah īṡār, yang mengekspresikan
pola pikir untuk mengutamakan kebutuhan orang lain di atas
kebutuhan diri sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
memahami secara menyeluruh makna īṡār dalam Al-Qur'an,
menyelidiki latar belakang historis penggunaannya, dan
menghubungkannya dengan relevansi masyarakat kontemporer.
Metode yang digunakan adalah interpretasi tematik (maudhu'i)
dengan pendekatan kualitatif, bersumber dari kitab-kitab, jurnaljurnal ilmiah, dan kitab-kitab turās peninggalan para ulama,
seperti Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Al-Misbah.
Khususnya ayat-ayat yang berkaitan dengan pengertian īṡār,
seperti QS. Al-Hasyr ayat 9. Īṡār menggabungkan komponen
preferensi, prioritas, dan superioritas yang ditawarkan kepada
orang lain, mencerminkan nilai pengorbanan, empati, dan
solidaritas sosial. Menurut temuan penelitian Sederhananya, īṡār
menyiratkan mengutamakan kebutuhan orang lain di atas diri
sendiri, menolak kejahatan, dan menawarkan manfaat. Ada dua
jenis ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan īṡār: ayat-ayat yang
menggunakan kata asāra atau turunannya secara terang-terangan,
dan ayat-ayat yang secara halus menyampaikan nilai-nilai atau
prinsip-prinsip īṡār. Implikasi penelitian ini adalah memberikan
kontribusi positif terhadap pengembangan masyarakat yang lebih3
adil secara sosial, penuh kasih sayang, dan setara dengan
menanamkan nilai-nilai solidaritas, kepedulian sosial, serta
pengorbanan demi kebaikan bersama
KINERJA LINGKUNGAN, KETERBUKAAN PERDAGANGAN, DAN POPULASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI ASEAN: PENDEKATAN EKONOMI ISLAM DENGAN ANALISIS DATA PANEL (2018-2023)
Abstract
This study aims to analyze the influence of environmental
performance, trade openness, and population on economic growth in
the ASEAN region in the 2018-2023 period, using an Islamic
economic perspective. This study uses an associative quantitative
approach with panel data analysis using E-views 12 software.
Sampling using saturated sampling techniques obtained by 10 ASEAN
Countries. The results of the analysis show that environmental
performance has a positive effect on economic growth, trade openness
does not have a positive effect on economic growth, population has a
positive effect on economic growth. As for simultaneously or jointly
environmental performance, trade openness, and population affect
economic growth. Meanwhile, the integration of Islamic economic
principles can promote sustainable and equitable economic growth in
the ASEAN region, taking into account environmental, trade, and
demographic factors.
Keywords: Environmental Performance, Trade Openness, Population. Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja
lingkungan, keterbukaan perdagangan, dan populasi terhadap
pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN pada periode 2018-2023,
dengan menggunakan perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan analisis data
panel menggunakan perangkat lunak E-views 12. Pengambilan sampel
dengan teknik sampling jenuh yang diperoleh 10 Negara Kawasan
ASEAN. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja lingkungan
berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi, Keterbukaan
perdagangan tidak berpengaruh positif terhadap pertumbuhan
ekonomi, populasi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan
ekonomi. Adapun secara simultan atau bersama-sama kinerja
lingkungan, keterbukaan perdagangan, dan populasi berpengaruh
terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, Integrasi prinsip
ekonomi Islam dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan dan adil di kawasan ASEAN, dengan memperhatikan
faktor lingkungan, perdagangan, dan demografi.
Kata kunci: Kinerja Lingkungan, Keterbukaan Perdagangan, Populasi
PENGARUH HEDONIC SHOPPING VALUE, SHOPPING LIFESTYLE DAN SIFAT MATERIALISME TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada Generasi Z Pengguna Platform Shopee di Kota Bandar Lampung)
ABSTRAK
Pesatnya jaringan internet pada saat ini secara tidak langsung
menimbulkan fenomena dan gaya hidup baru bagi masyarakat. Salah
satu contohnya adalah gaya hidup berbelanja online di e-commerce.
Fenomena tersebut secara tidak langsung membawa trend gaya hidup
serta pola kebiasaan baru masyarakat modern, termasuk kalangan
remaja. Shopee memimpin sebagai e-commerce yang paling banyak
dikunjungi, keunggulan-keunggulan dari shopee menyebabkan
masyarakat tertarik untuk membeli sehingga timbul perilaku
berbelanja yang tidak terkontrol dari pengguna e-commerce tersebut
yang disebut dengan istilah pembelian impulsif. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui pengaruh hedonic shopping value, shopping
lifestyle dan sifat materialisme terhadap pembelian impulsif pada
shopee.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif.
Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z di Kota Bandar
Lampung. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini
menggunakan metode probabilitik sampling, simple random sampling
(SRS). Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 100
responden. Teknik analisis data menggunakan uji instrument, uji
asumsi klasik, uji ketetapan model, uji statistic dekriptif, uji regresi
linear berganda dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS versi 25.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel hedonic
shopping value berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap
pembelian impulsif pada shopee. Variabel shopping lifestyle
berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif
pada shopee. Variabel sifat materialisme berpengaruh secara positif
dan signifikan terhadap pembelian impulsif pada shopee. Variabel
hedonic shopping value, shopping lifestyle dan sifat materialisme
secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap
pembelian impulsif pada shopee. Hal ini menunjukkan bahwa secara
simultan variabel bebas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
variabel independen. Pembelian impulsif termasuk dalam golongan
sifat boros, Dalam ekonomi islam tidak boleh berperilaku boros
dengan membelanjakannya pada hal-hal yang tidak ada
kemaslahatannya seperti yang dijelaskan dalam surah Al-Isra ayat 26.
Kata kunci: hedonic shopping value, shopping lifestyle, sifat
materialime, pembelian impulsif. ABSTRACT
The message of the internet network at this time indirectly
creates new phenomena and lifestyles for society. One example is the
lifestyle of online shopping in e-commerce. This phenomenon
indirectly brings a trend of lifestyle and new habits of modern society,
including teenagers. Shopee leads as the most visited e-commerce, the
advantages of Shopee cause people to be interested in buying so that
uncontrolled shopping behavior arises from e-commerce users which
is called impulsive buying. The purpose of this study was to determine
the effect of hedonic shopping values, shopping lifestyles and
materialism on impulsive buying in Shopee.
This study uses a quantitative research method. The
population in this study is Generation Z in Bandar Lampung City. The
sampling technique in this study used the probabilistic sampling
method, simple random sampling (SRS). The sample taken in this
study was 100 respondents. Data analysis techniques using instrument
tests, classical assumption tests, model determination tests, descriptive
statistical tests, multiple linear regression tests and hypothesis tests
with the help of SPSS version 25.
The results of this study indicate that the hedonic shopping
value variable has a positive and significant effect on impulsive
purchases at Shopee. The shopping lifestyle variable has a positive
and significant effect on impulsive purchases at Shopee. The
materialism trait variable has a positive and significant effect on
impulsive purchases at Shopee. The hedonic shopping value variable,
shopping lifestyle and materialism traits together have a positive and
significant effect on impulsive purchases at Shopee. This shows that
simultaneously the independent variables have a significant effect on
the independent variables. Impulse buying is included in the class of
wasteful nature. In Islamic economics one is not allowed to behave
wastefully by spending it on things that have no benefit as explained in
Surah Al-Isra verse 26.
Keywords: hedonic shopping value, shopping lifestyle, materialism
traits, impulsive purchases
ANALISIS FRAMING KEBERPIHAKAN PADA PEMILIHAN UMUM DALAM VIDEO DOKUMENTER DIRTY VOTE DI YOUTUBE
ABSTRACT
Elections are the pillars of democracy that must be conducted honestly
and fairly. However, the 2024 elections are tainted by allegations of
fraud and bias. Criticism of this condition has emerged through the
documentary video Dirty Vote. This video has sparked a public debate
between political education and propaganda. This phenomenon is
interesting to study through framing in mass communication. In the
realm of mass communication, this phenomenon becomes relevant to be
analyzed through the framing perspective to understand how the media
shapes public perception of political issues and democracy.
This research uses a descriptive qualitative method with Robert
Entman's framing analysis. The analysis includes four elements:
defining problems, diagnosing causes, making moral judgments, and
suggesting remedies. Data was collected from video observations of
Dirty Vote and related podcasts. Visual and verbal narratives were
analyzed in depth.
The research results show that the video Dirty Vote (PSHK Indonesia,
YouTube, February 11, 2024) frames the 2024 election as a
manipulative process. Scene 2 (04:06–25:32) displays the bias of
officials, such as Iriana Jokowi raising two fingers and pressure on the
sub-district head. Scene 3 (35:19–40:16) highlights the abuse of social
assistance and the President's lack of neutrality. Scene 4 (50:36–58:51)
shows the weakness of the Election Supervisory Board against officials
campaigning. Scene 5 (1:03:49–1:32:10) criticizes the intervention of
the Constitutional Court and the Supreme Court. Elements of Entman's
framing are applied: problem (04:06–08:14), cause (35:19–38:05),
moral judgment (50:36–58:51), and solution (1:32:11–1:40:00). This
research contributes to the study of political communication by
showing the influence of digital media framing on public perceptions of
democracy.
Keywords: Framing, Documentary Video, Election, Robert Entman,
Dirty Vote.ABSTTRAK
Pemilu adalah pilar demokrasi yang harus dilaksanakan secara jujur dan
adil. Namun, Pemilu 2024 diwarnai dugaan kecurangan dan
keberpihakan. Kritik terhadap kondisi ini muncul lewat video
dokumenter Dirty Vote. Video ini memicu perdebatan publik antara
edukasi politik dan propaganda. Fenomena ini menarik dikaji melalui
framing dalam komunikasi massa. Dalam ranah komunikasi massa,
fenomena ini menjadi relevan untuk dianalisis melalui perspektif
framing guna mengetahui bagaimana media membentuk persepsi
publik terhadap isu politik dan demokrasi.
Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif dengan analisis
framing Robert Entman. Analisis mencakup empat elemen: define
problems, diagnose causes, make moral judgments, dan suggest
remedies. Data dikumpulkan dari observasi video Dirty Vote dan
podcast terkait. Narasi visual dan verbal dianalisis secara mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan video Dirty Vote (PSHK Indonesia,
YouTube, 11 Februari 2024) membingkai Pemilu 2024 sebagai proses
manipulatif. Scene 2 (04:06–25:32) menampilkan keberpihakan
aparatur, seperti Iriana Jokowi mengacungkan dua jari dan tekanan
pada camat. Scene 3 (35:19–40:16) menyoroti penyalahgunaan bansos
dan ketidaknetralan Presiden. Scene 4 (50:36–58:51) memperlihatkan
lemahnya Bawaslu terhadap pejabat yang kampanye. Scene 5 (1:03:49–
1:32:10) mengkritik intervensi Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah
Agung. Elemen framing Entman diterapkan: masalah (04:06–08:14),
penyebab (35:19–38:05), penilaian moral (50:36–58:51), dan solusi
(1:32:11–1:40:00). Penelitian ini memberi kontribusi pada studi
komunikasi politik dengan menunjukkan pengaruh framing media
digital terhadap persepsi publik soal demokrasi.
Kata Kunci: Framing, Video Dokumenter, Pemilu, Robert Entman,
Dirty Vote
UPAYA PENGEMBANGAN KOLEKSI DI PERPUSTAKAAN UPT SMP NEGERI 1 PULAU BERINGIN KABUPATEN OKU SELATAN SUMATERA SELATAN
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh Perpustakaan UPT SMP
Negeri 1 Pulau Beringin Oku Selatan Sumatera Selatan. Permasalahan pengembangan koleksi adalah
hambatan atau kendala yang salah satunya dalam pengadaan koleksi. Hal ini ditunjukkan dengan
adanya kekurangan buku pelajaran, adapun buku yang tidak semua siswa dapatkan yaitu, buku seni
budaya dan informatika. Dikarenakan kesesuaian dengan kurikulum dan karena anggaran terbatas
sehingga dana pengadaan hanya cukup untuk sebagian bidang saja, jadi untuk semua jenis mata
pelajaran tidak terpenuhi. Untuk pihak sekolah dan pengelola perpustakaan dalam merumuskan
strategi pengembangan koleksi perlu lebih terarah dan berkelanjutan sehingga kualitas layanan
perpustakaan meningkat dan mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudiaan dianalisis dengan teknik redukasi data,
penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi
sumber, teknik, dan waktu. Informan penelitian meliputi kepala perpustakaan dan satu pegawai
perpustaakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengembangan koleksi di Perpustakaan SMP
Negeri 1 Pulau Beringin Oku Selatan Sumatera Selatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu
seleksi bahan pustaka, pengadaan koleksi, weeding (penyiangan), dan evaluasi. Pengadaan koleksi
dilakukan dengan menggunakan 5% dana BOS, yang dialokasikan terutama untuk buku pelajaran
sesuai kurikulum, meskipun jumlah koleksi cukup besar, namun masih terdapat keterbatasan, terutama
pada ketersediaan buku pelajran tertentu sehingga tidak semua siswa memperoleh buku. Dengan
demikian, pengembangan koleksi di perpustakaan ini sudah berjalan sesuai kebijakan sekolah, tetapi
masih perlu ditingkatkan agar koleksi lebih merata, muktahir, dan sesuai dengan kebutuhan seluruh
pengguna.
Kata kunci: Pengembangan koleksi, seleksi, pengadaan, evaluasi, perpustakaan sekolah
ii
ABSTRACT
This study aims to determine the efforts made by the Library of UPT SMP Negeri 1 Pulau
Beringin Oku Selatan, South Sumatra. The problem of collection development is an obstacle or
constraint, one of which is in the procurement of collections. This is indicated by the shortage of
textbooks, as not all students get books on arts and culture and informatics. Due to the suitability with
the curriculum and because of the limited budget, the procurement funds are only sufficient for some
fields, so not all types of subjects are met. For schools and library managers in formulating collection
development strategies, it is necessary to be more focused and sustainable so that the quality of
library services improves and is able to support the teaching and learning process optimally.
This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data was obtained
through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction techniques,
data presentation, and drawing conclusions. Data validity testing was carried out using triangulation
of sources, techniques and time. Research informants include the head of the library and one library
employee.
The results of the study indicate that collection development efforts at the Library of SMP
Negeri 1 Pulau Beringin Oku Selatan, South Sumatra were carried out through several stages, namely
library material selection, collection procurement, weeding, and evaluation. Collection procurement
was carried out using 5% of BOS funds, which were allocated primarily for textbooks according to
the curriculum, although the number of collections was quite large, there were still limitations,
especially in the availability of certain textbooks so that not all students obtained books. Thus,
collection development in this library has been running according to school policy, but still needs to
be improved so that the collection is more evenly distributed, up-to-date, and in accordance with the
needs of all users.
Keywords: Collection development, selection, procurement, evaluation, school librar
ANALISIS PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMAN 1 MENGGALA KABUPATEN TULANG BAWANG
ABSTRAK
Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam
membentuk karakter dan nilai-nilai spiritual peserta didik. Oleh karena
itu, penting untuk mengkaji bagaimana Kurikulum Merdeka Belajar di
implementasikan dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kurikulum Merdeka
Belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1
Menggala Kabupaten Tulang Bawang. Kurikulum ini memberikan
keleluasaan bagi pendidik dan peserta didik untuk mengembangkan
potensi secara optimal melalui pendekatan yang lebih fleksibel dan
berbasis kebutuhan individu, penelitian menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara dan
dokumentasi. analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian
data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan
Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama
Islam di SMAN 1 Menggala Kabupaten Tulang Bawang telah
dilaksanakan dengan sejumlah penyesesuaian dalam metode
pembelajaran dan sistem penilaian. Pembelajara yang sebelumnya
berfokus pada ceramah dan hafalan kini bergeser kependekatan aktif
seperti diskusi kelompok, studi kasus, dan proyek keagamaan yang
kontekstual. Penilaian lebih variatif, mencakup diagnostik, sumatif,
formatif, dan portofolio. Meskipun terdapat kendala seperti
keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, implementasi
kurikulum ini dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar peserta
didik dan menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif,
dan relevan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan
bagi guru serta meningkatkan sarana dan prasarana guna mendukung
keberlanjutan implementasi kurikulum. Dengan demikian, Kurikulum
Merdeka Belajar berpotensi membentuk peserta didik yang tidak hanya
unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kompetensi
sesuai Profil Pelajar Pancasila.
Kata kunci: Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam,
Penerapan, SMAN 1 Menggala Kabupaten Tulang Bawang.
ii
ABSTRACT
Islamic Religious Education plays a strategic role in shaping
the character and spiritual values of students. Therefore, it is important
to examine how the Merdeka Belajar Curriculum is implemented in
Islamic Religious Education lessons. This study aims to analyze the
implementation of the Merdeka Belajar Curriculum in Islamic
Religious Education lessons at SMAN 1 Menggala, Tulang Bawang
Regency. This curriculum provides flexibility for educators and
students to develop their potential optimally through a more flexible
and individual-needs-based approach. The research employs a
qualitative method with a descriptive approach, utilizing observation,
interviews, and documentation techniques. Data analysis is conducted
through data reduction, data presentation, and verification. The research
findings indicate that the implementation of the Merdeka Belajar
Curriculum in Islamic Religious Education at SMAN 1 Menggala,
Tulang Bawang District, has been carried out with several adjustments
in teaching methods and assessment systems. Learning, which
previously focused on lectures and memorization, has shifted toward
active approaches such as group discussions, case studies, and
contextual religious projects. Assessment methods are more varied,
including diagnostic, summative, formative, and portfolio assessments.
Despite challenges such as limited human resources and facilities, the
implementation of this curriculum is deemed capable of enhancing
students' learning motivation and creating more contextual, interactive,
and relevant learning experiences. This study recommends ongoing
training for teachers and improving facilities and infrastructure to
support the sustainable implementation of the curriculum. Thus, the
Merdeka Belajar Curriculum has the potential to shape students who
are not only academically excellent but also possess the character and
competencies in line with the Pancasila Student Profile.
Keywords: Independent Curriculum, Islamic Religious
Education, Implementation, SMAN 1 Menggala, Tulang Bawang
Regency
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KESEHATAN LINGKUNGAN MELALUI PAGUYUBAN JAMBAN SEWU DI DESA PASIR UKIR KECAMATAN PAGELARAN PRINGSEWU
ABSTRAK
Di Indonesia, permasalahan kesehatan lingkungan masih menjadi
isu penting yang belum sepenuhnya teratasi, khususnya terkait sanitasi
yang buruk. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup
bersih dan sehat, lalu budaya atau kebiasaan buruk yang telah ada
lama ditambah dengan keterbatasan ekonomi, menjadi faktor utama
yang menyebabkan masyarakat kurang memperhatikan kesehatan
lingkungan, termasuk perilaku buang air besar sembarangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemberdayaan
masyarakat melalui kegiatan Paguyuban Jamban Sewu dalam
meningkatkan kesehatan lingkungan di Desa Pasir Ukir Kecamatan
Pagelaran Kabupaten Pringsewu.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field
research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi langsung
di Desa Pasir Ukir. Subjek penelitian terdiri dari pengurus Paguyuban
Jamban Sewu, kader kesehatan, serta masyarakat penerima manfaat.
Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggambarkan
proses pemberdayaan yang berlangsung pada setiap tahapan program,
mulai dari persiapan, pengkajian, perencanaan, pelaksanaan, hingga
evaluasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Paguyuban Jamban
Sewu berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap jamban
sehat. Pembangunan 75 unit jamban sehat serta kegiatan penyadaran
yang dilakukan secara partisipatif terbukti mengurangi praktik buang
air besar sembarangan dan menurunkan kasus diare di masyarakat.
Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat melalui Paguyuban
Jamban Sewu menjadi strategi efektif dalam menciptakan perubahan
perilaku dan memperbaiki kualitas kesehatan lingkungan secara
berkelanjutan di Desa Pasir Ukir.
Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, kesehatan lingkungan. ABSTRACT
In Indonesia, environmental health issues remain a major concern,
particularly regarding poor sanitation. Low public awareness of clean
and healthy living habits, coupled with limited economic capacity, are
among the main factors that cause communities to pay little attention
to environmental health, including open defecation practices. This
study aims to identify the community empowerment efforts carried out
through the Jamban Sewu Association in improving environmental
health in Pasir Ukir Village, Pagelaran Subdistrict, Pringsewu
Regency.
This research used a field research method with a qualitative
approach. Data were collected through observations, in-depth
interviews, and documentation conducted directly in Pasir Ukir
Village. The research subjects consisted of Jamban Sewu Association
administrators, health cadres, and beneficiary communities. Data
analysis was carried out descriptively by describing the empowerment
process at each stage of the program, including preparation,
assessment, planning, implementation, and evaluation.
The results of the study show that the Jamban Sewu Community
Group program has successfully increased public awareness
regarding healthy latrines. The construction of 75 healthy latrine units
and awareness activities conducted in a participatory manner have
proven effective in reducing open defecation practices and lowering
diarrhea cases in the community. In conclusion, community
empowerment through the Jamban Sewu Association is an effective
strategy to create behavioral changes and improve environmental
health quality sustainably in Pasir Ukir Village.
Keywords: Community empowerment, environmental health
PENGARUH GREEN ACCOUNTINGs, ISLAMIC CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP KINERJA KEBERLANJUTAN
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana greeen
accounting dan Islamic Corporate Social Responsibility (ICSR)
mempengaruhi pencapaian kinerja keberlanjutan di perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada periode
2020-2023. greeen accounting adalah pendekatan pelaporan
keuangan yang memasukkan aspek lingkungan, guna
memperkuat transparansi dan akuntabilitas korporasi dalam
menjaga lingkungan. Di sisi lain, ICSR mencerminkan tanggung
jawab sosial perusahaan berdasarkan prinsip-prinsip Islam, yang
menekankan pemenuhan hak pemangku kepentingan dan
pelestarian keseimbangan ekosistem. Penelitian ini
menggunakan metode regresi data panel dengan data sekunder
yang diperoleh dari, laporan keberlanjutan, dan diuji
menggunakan alat Eviews 10. Hasil menunjukkan bahwa greeen
accounting memiliki dampak positif terhadap kinerja32
keberlanjutan, sementara ICSR memiliki dampak negatif dan
signifikan. Secara bersamaan, kedua variabel tersebut memiliki
pengaruh signifikan terhadap kinerja keberlanjutan perusahaan.
Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai peran
integratif pelaporan lingkungan dan tanggung jawab sosial
berbasis Islam dalam mendukung keberlanjutan korporasi. Studi
ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam
pengembangan strategi keberlanjutan korporasi berdasarkan
nilai-nilai Islam di Indonesia.
Kata kunci : green accounting, dan islamic corporate social
responsibility, Kinerja keberlanjuta
ANALISIS PENGARUH JENIS USAHA, LAMA USAHA DAN AGUNAN TERHADAP PEMBIAYAAN MURABAHAH BAGI UMKM DAMPAK PANDEMI COVID-19 (Studi pada BTM An-Nur Mandiri Jaya Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah)
ABSTRAK
Pandemi Covid-19 telah menimbulkan ketidakstabilan pada
perekonomian
global yang berdampak pada berbagai sektor
perekonomian, termasuk perekonomian lokal seperti UMKM.
Penelitian ini menjelaskan apakah terdapat pengaruh Jenis Usaha,
Lama Usaha dan Agunan terhadap Pembiayaan Murabahah bagi
pelaku UMKM di BTM An-Nur Mandiri Jaya Kecamatan Punggur
Kabupaten Lampung Tengah.
Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian
kuantitatif. Jumlah populasi yang terdapat dalam penelitian ini
sebanyak 182 orang. Sedangkan yang dijadikan sampel sebanyak 65
orang dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data
yaitu dengan penyebaran kuisioner, wawancara dan observasi.
Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji
Multikolenearitas, Uji Heteroskedasitas, Uji Regresi Linier Berganda,
Uji t, Uji F dan Uji Koefisien Determinasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis usaha
mempengaruhi pembiayaan murabahah dalam hal ini memiliki arti
bahwa anggota memiliki persepsi semakin bagus produk jenis
dagangan maka akan semakin mudah untuk mengajukan pembiayaan
murabahah UMKM. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda
diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara
Berdasarkan hasil pengujian Koefisien Determinasi (R2) didapatkan
nilai R Square sebesar 0,371 atau sebesar 37,1%, yang menunjukkan
bahwa variabel lama usaha dan agunan memberikan kontribusi
terhadap pembiayaan murabahah sebesar 37,1%, sedangkan (62,9%)
dipengaruhi oleh variabel lainnya.
Kata Kunci : Jenis Usaha, Lama Usaha, Agunan, Pembiayaan
Murabahah UMKM.ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has caused instability in the global
economy which has an impact on various economic sectors, including
local economies such as MSMEs. This study explains whether there
is an influence of Business Type, Business Length and Collateral on
Murabahah Financing for MSME actors at BTM An-Nur Mandiri
Jaya, Punggur District, Central Lampung Regency.
The approach in this study uses quantitative research. The
population in this study was 182 people. While the sample was 65
people with a purposive sampling technique. Data collection
techniques are by distributing questionnaires, interviews and
observations. The data analysis techniques used in this study are
Validity Test, Reliability Test, Normality Test, Multicollinearity Test,
Heteroscedasticity Test, Multiple Linear Regression Test, t Test, F
Test and Determination Coefficient Test.
The result of this study indicate that the type of business affects
murabahah financing in this case menas that members have the better
perception of merchandise products, it will be easier to submit
Murabahah MSME financing. Based on the results of multiple linear
regression analysis, it is known that there is a significant influence
between Based on the results of the Determination Coefficient (R2)
test, the R Square value was obtained at 0.371 or 37.1%, which
indicates that the variables of business duration and collateral
contribute to murabahah financing by 37.1%, while (62.9%) is
influenced by other variables.
Keywords: Type of Businesses, Length of Business, Collateral
and Murabahah MSME Financing