39192 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN MODAL SOSIAL TERHADAP STRATEGI BERSAING PEDAGANG SAYUR DI PASAR TRADISIONAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM ( Studi di Pasar Induk Tamin dan Pasar Pasir Gintung Kota Bandar Lampung)
ABSTRAK
Modal sosial yang terwujud di berbagai komunitas telah
terbukti berkorelasi positif dengan aspek yang diinginkan
pencapaiannya oleh komunitas tersebut, seperti kualitas kesehatan,
perumahan, panjang umur, kualifikasi pendidikan, tingkat pekerjaan,
aset dan gaji. Di tengah persaingan yang semakin ketat, para pedagang
di pasar tradisional perlu mengembangkan strategi bersaing yang
efektif untuk bertahan dan berkembang dalam pasar yang penuh
tantangan. Salah satu faktor kunci yang dapat mempengaruhi strategi
bersaing pedagang adalah modal sosial yang dimiliki oleh individu atau
kelompok dalam jaringan sosial mereka. Di pasar tradisional seperti di
Bandar Lampung, modal sosial mungkin tidak selalu terbangun dengan
kuat. Pasar tradisional sering kali dianggap kurang berkembang jika
dibandingkan dengan pasar modern. Banyak pedagang yang menjual
produk serupa, sehingga persaingan harga dan kualitas menjadi sangat
ketat.
Adanya rumusan dalam penelitian memfokuskan pada
masalah yaitu bagaimana modal sosial dan strategi bersaing yang
dilakukan oleh pedagang sayur, bagaimana modal sosial berperan
dalam membentuk strategi bersaing pedagang sayur di pasar tradisional
dalam perspektif ekonomi islam, bagiamana solusi dari penerapan
modal sosial dan strategi bersaing terhadap keberlanjutan usaha
pedagang sayur di pasar tradisional. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan bersifat
fenomenologi. Adapun pengumpulan data dalam peneilitian ini
menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini mendapatkan kesimpulan bahwa secara
keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan modal sosial
dan strategi bersaing yang diterapkan oleh pedagang sayur di kedua
pasar tersebut sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai ekonomi Islam. Modal
sosial yang terjalin dengan baik dapat meningkatkan daya saing
pedagang, sementara penerapan prinsip ekonomi Islam dapat
menciptakan lingkungan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Modal Sosial, Strategi Bersaing, Perpekstif Ekonomi
Islam. ABSTRACT
The social capital that materializes in various communities has
been shown to be positively correlated with aspects that the community
wants to achieve, such as health quality, housing, longevity, educational
qualifications, employment levels, assets and salaries. In the midst of
increasing competition, traders in traditional markets need to develop
effective competitive strategies to survive and thrive in a challenging
market. One of the key factors that can influence traders' competitive
strategies is the social capital owned by individuals or groups in their
social networks. In traditional markets such as in Bandar Lampung,
social capital may not always be strongly built. Traditional markets are
often considered less developed when compared to modern markets.
Many traders sell similar products, so price and quality competition
becomes very tight.
The formulation of the research focuses on the problem of How
social capital and competitive strategies carried out by vegetable traders
How social capital plays a role in shaping the competitive strategies of
vegetable traders in Traditional Markets in the perspective of Islamic
economics How is the solution to the application of social capital and
competitive strategies to the sustainability of the business of vegetable
traders in Traditional Markets. This research uses qualitative methods
with the type of field research. The data collection in this research uses
interviews, observation and documentation methods.
The results of this study concluded that overall, this study
shows that the relationship between social capital and competitive
strategies applied by vegetable traders in both markets is strongly
influenced by Islamic economic values. Well-established social capital
can increase the competitiveness of traders, while the application of
Islamic economic principles can create a healthier and more sustainable
business environment.
Keywords: Social Capital, Competitive Strategy, Islamic Economic
Perspective
PELAKSANAAN KONSELING SEBAYA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA PESERTA DIDIK KELAS XI MA MUHAMMADIYAH SUKARAME BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar
yang ditunjukkan oleh sebagian besar peserta didik kelas XI di MA
Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung. Permasalahan tersebut
tercermin dari rendahnya ketekunan, kurangnya keuletan, dan
ketidaktertarikan terhadap materi pelajaran, yang berpotensi
menghambat pencapaian tujuan akademik siswa. Salah satu
pendekatan yang dapat diterapkan untuk mengatasi persoalan ini
adalah melalui pelaksanaan layanan konseling sebaya. Penelitian ini
Bermudian untuk mendeskripsikan gambaran motivasi belajar peserta
didik dan mengungkap langkah-langkah pelaksanaan konseling sebaya
dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru bimbingan dan konseling
serta peserta didik kelas XI. Validitas data diuji menggunakan teknik
triangulasi sumber dan teknik. Prosedur analisis data meliputi reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta
didik kelas XI masih tergolong rendah, yang ditandai dengan
kurangnya ketekunan, keuletan, dan minat terhadap pembelajaran.
Pelaksanaan konseling sebaya dilakukan melalui empat tahapan, yaitu
identifikasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Konseling
sebaya terbukti mampu mendorong peningkatan motivasi belajar,
memperkuat dukungan emosional antar siswa, serta membangun
lingkungan belajar yang lebih suportif dan inklusif. Dengan demikian,
konseling sebaya dapat dijadikan sebagai strategi alternatif yang
efektif dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Kata kunci: Konseling Sebaya, Motivasi Belajar, Peserta Didik,
Bimbingan dan Konseling
ii
ABSTRACT
This study was motivated by the low level of learning
motivation observed among Grade XI students at MA Muhammadiyah
Sukarame Bandar Lampung. This issue is evident in students’ lack of
persistence, low resilience, and limited interest in subject matter,
which potentially hinders the achievement of their academic goals.
One promising approach to address this issue is the implementation of
peer counseling services. This research aims to describe the current
state of students’ learning motivation and to explore the stages
involved in the implementation of peer counseling to enhance
students’ motivation to learn.
The study employed a descriptive qualitative approach,
utilizing interviews, observations, and documentation as data
collection techniques. The research subjects consisted of the school’s
guidance and counseling teacher and Grade XI students. Data validity
was ensured through source and methodological triangulation. Data
analysis procedures included data reduction, data display, and
conclusion drawing.
The findings revealed that students’ learning motivation
remains relatively low, as indicated by procrastination, lack of
persistence, and disinterest in classroom learning. Peer counseling
was implemented through four systematic stages: identification,
planning, implementation, and evaluation. The peer counseling
program was found to be effective in enhancing students’ motivation,
strengthening peer emotional support, and creating a more inclusive
and supportive learning environment. Therefore, peer counseling can
serve as an effective alternative strategy in school guidance and
counseling services.
Keywords: Peer Counseling, Learning Motivation, Students,
Guidance and Counselin
IMPLEMENTASI PEMIKIRAN IMAM AL-GHAZALI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMPQTA AN NUR GEDONG TATAAN TAHUN 2024/2025
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi
pemikiran Imam Al-Ghazali dalam pembentukan karakter peserta
didik di SMPQTA An Nur Gedong Tataan tahun ajaran 2024/2025.
Fokus penelitian ini adalah penerapan nilai-nilai kejujuran, tanggung
jawab, dan empati sebagai bagian dari pendidikan karakter berbasis
Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif
dengan metode fenomenologi, melibatkan observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sekolah menerapkan pendidikan karakter peserta didik melalui
pembiasaan nilai-nilai Islam, program mentoring, serta kegiatan sosial
yang melibatkan peserta didik dalam praktik kejujuran, tanggung
jawab, dan empati. Hambatan utama yang dihadapi dalam
implementasi ini meliputi pengaruh lingkungan luar sekolah dan
keterbatasan sumber daya. Meskipun demikian, penelitian ini
menegaskan bahwa pemikiran Imam Al-Ghazali dapat dijadikan
model dalam membangun generasi berakhlak mulia melalui
pendekatan keteladanan dan pembiasaan nilai-nilai karakter peserta
didik dalam kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: Pendidikan karakter, Imam Al-Ghazali, kejujuran,
tanggung jawab, empati, sekolah Islam.
VOLUME 7
1
[
] – Nama Author Jurnal
Abstract: This study aims to analyze the implementation of Imam Al
Ghazali's thoughts in shaping the character of students at SMPQTA
An Nur Gedong Tataan for the 2024/2025 academic year. The focus of
this research is on the application of honesty, responsibility, and
empathy as part of Islamic character education. A qualitative
approach with a phenomenological method was used, involving
observations, in-depth interviews, and documentation. The findings
indicate that the school implements character education through the
habituation of Islamic values, mentoring programs, and social
activities that engage students in practicing honesty, responsibility,
and empathy. The main challenges in this implementation include
external
environmental
influences
and
limited
resources.
Nevertheless, this study confirms that Imam Al-Ghazali’s philosophy
can serve as a model for building a morally upright generation
through exemplary teaching and the habituation of character values
in daily life.
Keywords: Character education, Imam Al-Ghazali, honesty,
responsibility, empathy, Islamic school
A DESCRIPTIVE STUDY OF STUDENTS’ PROBLEMS LEARNING SPEAKING SKILLS AT SMAN 16 BANDAR LAMPUNG
ABSTRACT
This study investigates the problems faced by eleventh-grade
students at SMAN 16 Bandar Lampung in learning English speaking
skills and identifies the factors contributing to these difficulties.
Employing a descriptive qualitative method, data were collected
through focus group discussions, documentation, and classroom
observations. In analyzed the data used Condentation, description and
conclusion drawing.
The analysis reveals that students encounter several
challenges, including a lack of vocabulary, pronunciation difficulties,
fear of making mistakes, low confidence, anxiety, and confusion,
which hinder their fluency and clear expression in spoken English.
Additionally, the findings indicate that these issues are further
compounded by factors such as inhibition due to fear of judgment,
limited opportunities for practice, and challenges in mastering
grammar and sentence construction. The prevalent emphasis on
reading and writing over speaking activities has also contributed to the
weakening of verbal communication skills. Based on these results, the
study recommends that educators create a more supportive learning
environment, introduce interactive speaking activities, and encourage
regular practice to enhance students’ confidence and fluency in
English.
Keywords : Descriptive Qualitative method, Eleventh Grade,
Lack vocabulary and confidence, Students Problems,
Speaking skills
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MEREDUKSI PERILAKU VERBAL BULLYING DI KELAS XI AKL SMK NEGERI 8 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Perilaku verbal bullying merupakan tindakan agresif yang
melibatkan penggunaan kata-kata menyakitkan, menghina, atau
merendahkan orang lain secara lisan. Perilaku ini tidak hanya
berdampak negatif pada korban, seperti menurunnya kesehatan mental
dan kepercayaan diri, tetapi juga dapat mempengaruhi pelaku dalam
pola interaksi sosialnya.
Pada penelitian ini dilatar belakangi oleh tinggi nya perilaku
verbal bullying pada peserta didik kelas XI AKL SMK Negeri 8 Bandar
Lampung. Guru Bimbingan dan Konseling belum pernah melakukan
Layanan Konseling Kelompok Teknik Role Playing dalam Mereduksi
perilaku verbal bullying tersebut. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis evektifitas dan pengaruh nyata dari intervensi konseling
kelompok berbasis role playing terhadap penurunan perilaku verbal
bullying pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif dengan desain One Group Pre-test and Post-test. Sampel
penelitian terdiri dari 8 peserta didik verbal bullying yang dipilih secara
purposive. Data dikumpulkan melalui angket perilaku bullying,
observasi, dan wawancara.
Hipotesis nol Ho dalam penelitian ini menunjukkan bahwa
tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor perilaku verbal
bullying sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok
dengan teknik role playing. Ha terdapat perbedaan yang signifikan
antara skor verbal bullying sebelum dan sesudah diberikan layanan
tersebut dengan Rata-rata skor perilaku verbal bullying pada peserta
didik sebelum layanan konseling dengan teknik role playing adalah
68,3 dan menurun menjadi 31,8 setelah diberikan layanan konseling
kelompok teknik role playing. Kemudian dibuktikan dengan uji
hipotesis yaitu Uji wilcoxon signed-ranks test menggunakan SPSS
25.00 menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,012 karena
nilai signifikan < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha
diterima. Maka ini berarti layanan konseling kelompok teknik role
playing berpengaruh signifikan dalam mengurangi perilaku verbal
bullying pada peserta didik kelas XI AKL SMK Negeri 8 Bandar
Lampung.
Kata Kunci : Konseling Kelompok, Role Playing, Verbal Bullying
iii
ABSTRACT
Verbal bullying behavior is an aggressive act that involves the
use of hurtful, insulting, or degrading words to others verbally. This
behavior not only has a negative impact on the victim, such as
decreased mental health and self-confidence, but can also affect the
perpetrator in their social interaction patterns.
This study was motivated by the high level of verbal bullying
behavior in class XI AKL students at SMK Negeri 8 Bandar Lampung.
Guidance and Counseling Teachers have never provided Group
Counseling Services with role playing Techniques in Reducing verbal
bullying behavior. The purpose of this study was to analyze the
effectiveness and real influence of role-playing-based group counseling
interventions on reducing verbal bullying behavior in students. This
study used a quantitative method with a One Group Pre-test and Post
test design. The research sample consisted of 8 verbal bullying students
who were selected purposively. Data were collected through bullying
behavior questionnaires, observations, and interviews.
The null hypothesis Ho in this study indicates that there is no
significant difference between the verbal bullying behavior scores
before and after being given group counseling services with role
playing techniques. Ha there is a significant difference between the
verbal bullying scores before and after the service was given with the
average score of verbal bullying behavior in students before counseling
services with role playing techniques was 68.3 and decreased to 31.8
after being given group counseling services with role playing
techniques. Then proven by the hypothesis test, namely the Wilcoxon
signed-ranks test using SPSS 25.00 showed a significance value (2
tailed) of 0.012 because the significance value <0.05. This shows that
H0 is rejected and Ha is accepted. So this means that group counseling
services with role playing techniques have a significant effect on
reducing verbal bullying behavior in class XI AKL students of SMK
Negeri 8 Bandar Lampung.
Keywords: Group Counseling, Role Playing, Verbal Bullyin
PENERAPAN METODE AN NAHDLIYAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI TPA NURUL HIDAYAH NATAR LAMPUNG SELATAN
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan
metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan kemampuan membaca
Al-Qur'an di TPA Nurul Hidayah, Desa Rulung Sari, Kecamatan
Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Rumusan masalah yang diangkat
dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana penerapan metode An
Nahdliyah untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an di
TPA Nurul Hidayah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif,
dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data,
dilakukan perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi. Hasil dari
penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih
baik mengenai metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan
kemampuan membaca Al-Qur'an serta faktor-faktor yang
mempengaruhi proses pembelajaran di TPA Nurul Hidayah.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di TPA Nurul Hidayah,
Desa Rulung Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan,
penerapan metode An-Nahdliyah terbukti efektif dalam meningkatkan
kemampuan membaca Al-Qur'an. Peneliti mencatat bahwa metode ini
berhasil meningkatkan minat dan motivasi santri dalam proses belajar
membaca Al-Qur'an. Data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa
dari 38 santri yang berpartisipasi, terdapat variasi dalam kemampuan
membaca Al-Qur'an sebelum dan sesudah penerapan metode.
Sebanyak 19 santri mengalami peningkatan kemampuan yang
signifikan, 11 santri menunjukkan peningkatan moderat, dan 8 santri
masih memerlukan bimbingan tambahan. Selain itu, faktor-faktor
pendukung seperti dukungan dari orang tua dan lingkungan yang
mendukung sangat berkontribusi terhadap keberhasilan penerapan
metode ini, sementara faktor penghambat seperti kurangnya waktu
belajar di rumah juga teridentifikasi. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat memberikan pemahaman mengenai efektivitas metode An
ii
Nahdliyah dalam pembelajaran Al-Qur'an serta memberikan
rekomendasi untuk pengembangan metode pembelajaran di TPA.
Kata kunci: Metode An-Nahdliyah, Membaca Al-Quran,
Kemampuan Membaca Al-Qur'an, Taman Pendidikan Al-Qur’an.
iii
ABSTRACT
This study aims to explore the implementation of the An
Nahdliyah method in improving Qur'anic reading skills at TPA Nurul
Hidayah, Rulung Sari Village, Natar Sub-district, South Lampung
Regency. The research problem addressed in this study is: How is the
An-Nahdliyah method implemented to improve Qur'anic reading skills
at TPA Nurul Hidayah.
This research uses a descriptive qualitative approach, with
data collection techniques including observation, interviews, and
documentation. Data analysis was carried out through data reduction,
data presentation, and drawing conclusions. To test the validity of the
data, extended participation and triangulation were conducted. The
results of this study are expected to provide a better understanding of
the An-Nahdliyah method in enhancing Qur'anic reading skills, as
well as the factors that influence the learning process at TPA Nurul
Hidayah.
Based on the research conducted at TPA Nurul Hidayah,
Rulung Sari Village, Natar Sub-district, South Lampung Regency, the
implementation of the An-Nahdliyah method has proven effective in
improving Qur'anic reading skills. The researcher noted that this
method succeeded in increasing students' interest and motivation in
the process of learning to read the Qur'an. The collected data showed
that among the 38 students who participated, there were variations in
reading abilities before and after the method was applied. A total of 19
students experienced a significant improvement, 11 showed moderate
improvement, and 8 still required additional guidance. Furthermore,
supporting factors such as parental support and a conducive
environment greatly contributed to the success of this method, while
inhibiting factors such as limited study time at home were also
identified. The results of this research are expected to provide insight
into the effectiveness of the An-Nahdliyah method in Qur'anic
education and offer recommendations for the development of teaching
methods in TPA.
Keywords: An-Nahdliyah Method, Qur'anic Reading, Qur'anic
Reading Skills, Qur'anic Learning Center (TPA)
PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING BEHAVIOR DENGAN TEKNIK REINFORCEMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MTS DARUL HUDA BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Motivasi belajar berpengaruh besar terhadap prestasi akademik. Di
MTs Darul Huda Bandar Lampung, ditemukan 7 siswa kelas VIII A
dengan motivasi rendah. Guru Bimbingan dan Konseling berperan
penting melalui layanan konseling behavior menggunakan teknik
reinforcement untuk meningkatkan motivasi.. Rumusan masalah dalam
penelitian ini adalah bagaimana profil motivasi belajar peserta didik Mts
Darul Huda Bandar Lampung? Dan bagaimana proses layanan konseling
behavior dengan teknik reinforcement dalam meningkatkan motivasi
belajar peserta didik Mts Darul Huda Bandar Lampung?
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dan
bersifat deskriptif. Informan yang peneliti gunakan dalam penelitian ini
adalah 8 orang yaitu 1 orang Guru Bimbingan dan Konseling dan 7 orang
peserta didik kelas VIII A yang mengikuti layanan konseling behavior
dengan teknik reinforcement di MTs Darul Huda Bandar Lampung.
Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan
dokumentasi.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa motivasi belajar peserta
didik Mts Darul Huda Bandar Lampung tergolong rendah. Terdapat 7
orang peserta didik di kelas VIII A yang yang kurang termotivasi dalam
belajar. AI dan AY hanya menyukai tantangan dan tidak mudah putus asa,
namun tidak memiliki keinginan untuk mencapai tujuan, tidak terlibat
aktif dalam kegiatan pembelajaran, tidak menginginkan penghargaan atau
pengakuan eksternal, tidak berusaha mencapai hasil yang diinginkan,
tidak tertarik pada proses pembelajaran. Proses layanan konseling
behavior dengan teknik reinforcement dalam meningkatkan motivasi
belajar peserta didik Mts Darul Huda Bandar Lampung lakukan secara 4
tahap yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap keghiatan dan
tahap pengakhiran. Secara keseluruhan, setelah mengikuti layanan
konseling behavior dengan teknik reinforcement peserta didik mengalami
peningkatan motivasi belajar setelah mengikuti layanan konseling, yang
tercermin dalam perubahan Beberapa peserta didik menunjukkan
peningkatan yang signifikan pada indikator-indikator seperti "Menyukai
tantangan dan tidak mudah putus asa", "Terlibat aktif dalam kegiatan
pembelajaran", dan "Tertarik pada proses pembelajaran". Peningkatan ini
menandakan bahwa teknik reinforcement yang diterapkan melalui
layanan konseling berperan efektif dalam meningkatkan berbagai aspek
motivasi belajar peserta didik
Kata kunci : Motivasi Belajar, Konseling Behavior, teknik reinforcement.
ii
ABSTRACT
Learning motivation has a big influence on academic
achievement. At MTs Darul Huda Bandar Lampung, 7 students in
class VIII A were found with low motivation. Guidance and
Counseling Teachers play an important role through behavioral
counseling services using reinforcement techniques to increase
motivation. The formulation of the problem in this study is how is the
learning motivation profile of students at Mts Darul Huda Bandar
Lampung? And how is the process of behavioral counseling services
with reinforcement techniques in increasing the learning motivation of
students at Mts Darul Huda Bandar Lampung?
This study is a field research and is descriptive in nature. The
informants used by the researcher in this study were 8 people, namely
1 Guidance and Counseling Teacher and 7 students in class VIII A
who participated in behavioral counseling services with reinforcement
techniques at MTs Darul Huda Bandar Lampung. Data collection
techniques were interviews, observations, and documentation.
The results of the study concluded that the learning motivation
of students at Mts Darul Huda Bandar Lampung was relatively low.
There were 7 students in class VIII A who were less motivated in
learning. AI and AY only like challenges and do not give up easily, but
do not have the desire to achieve goals, are not actively involved in
learning activities, do not want external awards or recognition, do not
try to achieve desired results, are not interested in the learning
process. The process of behavioral counseling services with
reinforcement techniques in improving learning motivation of Mts
Darul Huda Bandar Lampung students is carried out in 4 stages,
namely the formation stage, the transition stage, the activity stage and
the ending stage. Overall, after participating in behavioral counseling
services with reinforcement techniques, students experienced an
increase in learning motivation after participating in counseling
services, which was reflected in changes. Several students showed a
significant increase in indicators such as "Liking challenges and not
easily giving up", "Actively involved in learning activities", and
"Interested in the learning process". This increase indicates that the
reinforcement technique applied through counseling services plays an
effective role in improving various aspects of student learning
motivation
Keywords: Learning Motivation, Behavior Counseling, reinforcement
techniques
PENGARUH TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING TERHADAP PESERTA DIDIK KELAS X YANG MENGALAMI KECANDUAN INTERNET DI SMK TAMAN SISWA BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Kecanduan internet merupakan permasalahan serius yang banyak
dialami oleh peserta didik, termasuk di SMK Taman Siswa Bandar
Lampung. Kecanduan ini berdampak negatif terhadap prestasi belajar,
interaksi sosial, dan kesehatan mental peserta didik. Oleh karena itu,
diperlukan intervensi psikologis untuk membantu peserta didik
mengurangi kecanduan internet melalui perbaikan pola pikir. Salah
satu teknik yang digunakan adalah Cognitive Restructuring yang
berfokus pada perubahan pola pikir negatif yang melatarbelakangi
kecanduan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan
metode Single Subject Research (SSR) dan desain A-B-A. Subjek
dalam penelitian ini adalah peserta didik yang mengalami kecanduan
internet tingkat sedang hingga berat. Intervensi dilakukan melalui
enam sesi menggunakan teknik Cognitive Restructuring, dengan
pengukuran baseline sebelum, saat intervensi, dan sesudah intervensi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecanduan
internet setelah diberikan intervensi dengan teknik Cognitive
Restructuring. Pola pikir peserta didik yang semula irasional dan
negatif terhadap penggunaan internet mulai berubah menjadi lebih
rasional dan adaptif. Simpulan dari penelitian ini adalah teknik
Cognitive Restructuring efektif dalam membantu peserta didik
mengurangi kecanduan internet di SMK Taman Siswa Bandar
Lampung.
Kata Kunci: Teknik Cognitive Restructuring, Kecanduan Internet
ii
ABSTRACT
Internet addiction is a serious problem experienced by many students,
including those at SMK Taman Siswa Bandar Lampung. This
addiction negatively affects students' academic achievement, social
interaction, and mental health. Therefore, psychological intervention
is needed to help students reduce internet addiction by improving their
thinking patterns. One of the techniques used is Cognitive
Restructuring, which focuses on changing the negative thinking
patterns underlying the addiction.
This research employed a descriptive quantitative approach using the
Single Subject Research (SSR) method with an A-B-A design. The
subject of this research was a student with moderate to severe internet
addiction levels. The intervention was carried out over six sessions
using the Cognitive Restructuring technique, with measurements taken
at baseline, during intervention, and post-intervention stages.
The results indicated a decrease in the level of internet addiction after
the Cognitive Restructuring intervention was applied. The students'
thinking patterns, which were initially irrational and negative
regarding internet use, began to change to become more rational and
adaptive. The conclusion of this study is that Cognitive Restructuring
is effective in helping students reduce internet addiction at SMK
Taman Siswa Bandar Lampung.
Keywords: Technique Cognitive Restructuring, Internet Addiction
PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR PADA PESERTA DIDIK DI MA AS-SYIFA LAMPUNG SELATAN
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan
konseling kelompok dengan teknik self management dalam
meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik di MA As-Syifa
Lampung Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan
rendahnya tingkat kedisiplinan belajar pada beberapa peserta didik,
yang berdampak pada prestasi akademik dan keteraturan dalam
mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama
dalam penelitian ini adalah guru Bimbingan dan Konseling serta
peserta didik yang menjadi subjek layanan konseling kelompok. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan konseling kelompok
dengan teknik self management yang dilakukan melalui tahapan
observasi diri, evaluasi diri, dan penguatan diri, mampu meningkatkan
kesadaran serta tanggung jawab siswa dalam mengatur perilaku
belajar mereka. Teknik ini efektif dalam membentuk perilaku disiplin
belajar karena melibatkan partisipasi aktif siswa dalam merencanakan
dan mengelola perubahan perilaku mereka sendiri. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan
pendekatan self management merupakan strategi efektif dalam
membantu siswa meningkatkan kedisiplinan belajar mereka.
Kata kunci: Konseling Kelompok, Self Management, Kedisiplinan
Belajar.
ii
ABSTRACT
This study aims to describe the implementation of group counseling
services with self management techniques in improving students'
learning discipline at MA As-Syifa South Lampung. This research is
motivated by the problem of low levels of learning discipline in some
students, which has an impact on academic achievement and
regularity in following the learning process. This research uses a
descriptive qualitative approach with data collection techniques
through observation, interviews, and documentation. The main
informants in this study were Guidance and Counseling teachers and
students who were the subjects of group counseling services. The
results showed that the implementation of group counseling with self
management techniques carried out through the stages of self
observation, self-evaluation, and self-reinforcement, was able to
increase students' awareness and responsibility in managing their
learning behavior. This technique is effective in shaping learning
discipline behavior because it involves students' active participation
in planning and managing their own behavior changes. This study
concludes that group counseling services with a self-management
approach is an effective strategy in helping students improve their
learning discipline.
Keywords: Group Counseling, Self Management, Learning Discipline
HUBUNGAN PARTISIPASI ORANG TUA DENGAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 3 PRINGSEWU
ABSTRAK
HUBUNGAN PARTISIPASI ORANG TUA DENGAN MUTU
PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 3
PRINGSEWU
Di Buat Oleh:
Dhimas Galih Wicaksono
Partisipasi Orang Tua adalah salah satu faktor yang cukup
dominan bagi peserta didik dalam upaya pembentukan sikap siswa
dan prestasi yang cukup dan berkualitas agar mencapai mutu
pendidikan yang telah ditetapkan disekolah tersebut. Atas dasar itulah
peneliti
tertarik untuk mencoba meneliti tentang “Hubungan
Partisipasi Orang Tua Dengan Mutu Pendidikan Di Madrasah
Ibtidaiyah Negeri 3 Pringsewu”.
Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3
Pringsewu. Dalam penelitian ini di tetapkan bahwa dari populasi
yang berjumlah 108 wali murid di ambil 25% jadi 27 wali murid.
Jadi peneliti mengambil 27 wali murid yang akan di jadikan sampel.
Cara pengambilan sampel nya adalah dengan menggunkan random
sampling atau secara acak dimana peneliti
Dengan demikian peneliti melakukan uji coba kembali kepada
27 responden dari instrument variabel partisipasi orang tua dan
instrument variabel mutu pendidikan terdapat sebanyak 20 butir soal
pernyataan yang dinyatakan semua “valid” untuk melanjutkan
penelitian ini.
Uji reliabilitas terhadap variabel partisipasi orang tua dan
variabel mutu pendidikan, menurut Benu dan Agus yang berjudul
“Metode Penelitian Kuantitatif” menjelaskan bahwa apabila suatu
instrument dapat dikatakan reliabel maka nilai hitung yang didapatkan
melebihi 0,60. Dari hasil perhitungan terhadap variabel partisipasi
orang tua mendapatkan nilai hitung sebesar 0,860 > 0,60 dan variabel
mutu pendidikan mendapatkan nilai hitung sebesar 0,804> 0,60. Maka
dapat disimpulkan bahwa variabel partisipasi orang tua dan mutu
pendidikan yang telah diujikan kepada responden dinyatakan valid dan
reliabel untuk melanjutkan penelitian ini.
Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara variable Partisipasi Orang Tua Terhadap Mutu
Pendidikan Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pringsewu.
Kata Kunci: Partisipasi Orang Tua, Mutu Pendidikan
ii
ABSTRACT
RELATIONSHIP BETWEEN PARENTAL PARTICIPATION
AND EDUCATION QUALITY AT STATE ISLAMIC HIGH
SCHOOL 3 PRINGSEWU
Created by:
Dhimas Galih Wicaksono
Parental participation is one of the most dominant factors for
students in efforts to form student attitudes and achievements that are
sufficient and quality in order to achieve the quality of education that
has been set at the school. On that basis, the researcher is interested in
trying to research "The Relationship Between Parental Participation
and Education Quality at State Islamic Elementary School 3
Pringsewu".
This research was conducted at State Islamic Elementary
School 3 Pringsewu. In this study, it was determined that from a
population of 108 guardians, 25% were taken, so 27 guardians. So the
researcher took 27 guardians who would be used as samples. The
sampling method is by using random sampling or randomly where the
researcher
Thus the researcher conducted a re-test on 27 respondents from
the parental participation variable instrument and the educational
quality variable instrument, there were 20 statement questions which
were all stated as "valid" to continue this research.
The reliability test of the parental participation variable and the
educational quality variable, according to Benu and Agus entitled
"Quantitative Research Methods" explains that if an instrument can be
said to be reliable, the calculated value obtained exceeds 0.60. From
the results of the calculation of the parental participation variable, the
calculated value was 0.860> 0.60 and the educational quality variable
obtained a calculated value of 0.804> 0.60. So it can be concluded that
the parental participation variable and the quality of education that
have been tested on respondents are declared valid and reliable to
continue this research.
So it can be concluded that there is a significant relationship
between the Parental Participation variable and the Quality of
Education at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pringsewu.
Keywords: Parental Participation, Quality of Educatio