Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    KONFLIK PETANI KELAPA SAWIT PLASMA DENGAN PT. KARYA CANGGIH MANDIRI UTAMA (PT. KCMU) DI PEKON MARANG KECAMATAN PESISIR SELATAN KABUPATEN PESISIR BARAT

    No full text
    ABSTRAK Sektor kelapa sawit telah muncul sebagai komponen penting perekonomian Indonesia, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara dan penciptaan lapangan kerja. Namun, di Pekon Marang, sistem kemitraan yang dimaksudkan untuk menguntungkan petani kecil malah menimbulkan konflik dengan perusahaan besar seperti PT Karya Canggih Mandiri Utama. Para petani telah menyuarakan keluhan mengenai pembagian keuntungan yang tidak adil, ketidakpastian hak atas tanah, dan kondisi kerja yang buruk, yang mengungkap kegagalan sistemik dalam prinsip kemitraan.Penelitian ini merumuskan beberapa Rumusan Masalah yaitu: pertama, Bagaimana metode penyelesaian Konflik Petani Kelapa Sawit Plasma Dengan PT. Karya Canggih Mandiri Utama (PT. KCMU) Di Pekon Marang ? Kedua, Bagaimana hubungan PT. Karya Canggih Mandiri Utama (PT.KCMU) dengan Masyarakat Pekon Marang pasca konflik ?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode yang dipilih memengaruhi keberhasilan penelitian, terutama dalam studi kualitatif yang mengeksplorasi perilaku individu dan kelompok. Penelitian ini berfokus pada konflik antara petani kelapa sawit plasma dengan PT Karya Canggih Mandiri Utama di Pekon Marang, dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan sosiologis. Data dikumpulkan dari sumber primer melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, didukung oleh data sekunder dari literatur yang relevan. Informan kunci meliputi tokoh masyarakat dan petani yang terlibat dalam konflik. Analisis data mencakup kategorisasi, penyajian, dan verifikasi, yang berpuncak pada kesimpulan yang ditarik melalui metode deduktif untuk menyelesaikan masalah yang teridentifikasi. Hasil penelitian menunjukan Penyelesaian Konflik dilakukan melalui tiga pendekatan yang saling terkait, yaitu peacemaking, peacekeeping, dan peacebuilding. Peacemaking berfokus pada mediasi dan perundingan untuk mencapai kesepakatan yang adil antara kedua belah pihak. Peacekeeping bertujuan untuk menjaga stabilitas perdamaian setelah konflik, dengan memastikan pelaksanaan kesepakatan yang telah dibuat dan mencegah eskalasi lebih lanjut. Sementara itu, peacebuilding merupakan upaya jangka panjang untuk memperkuat hubungan antara PT. KCMU dan petani plasma, menciptakan sistem yang lebih transparan, serta mencegah terjadinya konflik di masa depan. Hubungan Pasca-Konflik antara PT. KCMU dan masyarakat Pekon Marang berkembang menjadi hubungan sosial asosiatif yang positif. Kedua belah pihak terlibat dalam kerja sama yang saling menguntungkan melalui proyek pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan pengelolaan pertanian berkelanjutan. Proses akomodasi dan integrasi tercapai melalui negosiasi untuk menyelesaikan ketegangan yang ada dan membentuk komite bersama untuk merencanakan kegiatan masa depan. Hubungan yang terjalin ini menciptakan kesejahteraan bersama yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat Pekon Marang dan perusahaan. Kata Kunci : Konflik, Petani Kelapa sawit Plasma, PT Karya Canggih Mandiri Utama. ABSTRACT The palm oil sector has emerged as an important component of the Indonesian economy, making a significant contribution to state revenue and job creation. However, in Pekon Marang, the partnership system that was intended to benefit small farmers has instead led to conflicts with large companies such as PT Karya Canggih Mandiri Utama. Farmers have voiced complaints regarding unfair distribution of profits, uncertain land rights, and poor working conditions, which reveal systemic failures in the partnership principle. This research formulates several problem statements, namely: first, what is the method for resolving the conflict between plasma palm oil farmers and PT. Karya Sophisticated Mandiri Utama (PT. KCMU) in Pekon Marang? Second, what is the relationship between PT. Karya Sophisticated Mandiri Utama (PT.KCMU) with the Pekon Marang Community after the conflict? The research method used is a descriptive qualitative method. The method chosen influences the success of the research, especially in qualitative studies that explore individual and group behavior. This research focuses on the conflict between plasma palm oil farmers and PT Karya Canggih Mandiri Utama in Pekon Marang, using a descriptive and sociological approach. Data was collected from primary sources through interviews, observation and documentation, supported by secondary data from relevant literature. Key informants include community leaders and farmers involved in the conflict. Data analysis includes categorization, presentation, and verification, culminating in conclusions drawn through deductive methods to resolve identified problems. The results of the study show that Conflict Resolution is carried out through three interrelated approaches, namely peacemaking, peacekeeping, and peacebuilding. Peacemaking focuses on mediation and negotiation to reach a fair agreement between the two parties. Peacekeeping aims to maintain the stability of peace after the conflict, by ensuring the implementation of the agreements that have been made and preventing further escalation. Meanwhile, peacebuilding is a long-term effort to strengthen the relationship between PT. KCMU and plasma farmers, create a more transparent system, and prevent future conflicts. The Post-Conflict Relationship between PT. KCMU and the Pekon Marang community has developed into a positive associative social relationship. Both parties are involved in mutually beneficial cooperation through infrastructure development projects, community empowerment, and sustainable agricultural management. The accommodation and integration process is achieved through negotiations to resolve existing tensions and form a joint committee to plan future activities. This relationship creates more sustainable shared prosperity for the Pekon Marang community and the company. Keywords: Conflict, Plasma Palm Oil Farmers, PT Karya Canggih Mandiri Utama

    PENGARUH POLA ASUH OTORITER TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI

    No full text
    ABSTRAK Kurangnya perkembangan bahasa pada anak usia dini dapat menyebabkan keterlambatan komunikasi. Gaya pengasuhan anak sering dikaitkan dengan berbagai kesulitan perkembangan pada anak. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah pola asuh otoriter mempengaruhi perkembangan bahasa pada anak usia dini. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan, dengan data yang diperoleh melalui kuesioner dan dokumentasi. Hasil riset menunjukkan adanya pengaruh yang substansial dari pola asuh otoriter terhadap perkembangan bahasa anak, dengan nilai p-value sebesar 0,001 dan koefisien determinasi sebesar 27,2%. Hal ini menunjukkan bahwa pola asuh otoriter memberikan kontribusi sebesar 27,2% terhadap perkembangan bahasa, dengan faktor-faktor lain menyumbang 72,8%. Riset ini menyimpulkan bahwa pola asuh otoriter mempengaruhi perkembangan bahasa anak. Kata kunci : Pola Asuh Otoriter, Perkembangan bahasa, Anak Usia Dini. ABSTRACT A lack of language development in early childhood can lead to communication difficulties. Parenting styles are often associated with various developmental issues in children. This study aims to evaluate the influence of authoritarian parenting on language development in early childhood. Descriptive quantitative approaches were employed, with data collected through questionnaires and documentation. The findings revealed that authoritarian parenting substantially influences 1 children's language development, with a p-value of 0.001 and a coefficient of determination of 27.2%. This demonstrates that authoritarian parenting contributes 27.2% to language development, with other factors accounting for the remaining 72.8%. The study concludes that authoritarian parenting has an impact on children's language development. Keywords: Authoritarian Parenting Patterns, Language Development, Early Childhood

    PEMENUHAN NAFKAH KELUARGA YANG DIPEROLEH DARI HASIL USAHA PENUKARAN MATA UANG ASING (VALUTA ASING) PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi di Desa Taman Baru Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan)

    No full text
    ABSTRAK Dalam masyarakat Islam, nafkah merupakan kewajiban suami terhadap istrinya dan keluarganya. Nafkah keluarga adalah hak yang dijamin oleh hukum islam, dan sumber-sumber nafkah yang halal sangat ditekankan. Oleh Karena itu, penting untuk memahami apakah usaha penukaran mata uang asing dapat dianggap sebagai sumber nafkah yang halal. Pada era modernisasi ini ada beberapa kasus ditemukan dalam masyarakat yang menjadikan usaha penukaran mata uang asing (valuta asing) sebagai sumber utama penghasilan untuk memenuhi nafkah keluarganya, padahal status dari valuta asing masih belum jelas antara diperbolehkan atau dilarang penggunaannya. Maka dari itu diperlakukan penelitian tentang pemenuhan nafkah keluarga yang diperoleh dari hasil usaha penukaran mata uang asing (valuta asing) menurut perspektif hukum keluarga islam studi kasus salah satu masyarakat di Desa Taman Baru Kec. Penengahan Kab. Lampung Selatan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1) Bagaimana praktik pemenuhan nafkah keluarga yang diperoleh dari hasil usaha penukaran mata uang asing (valuta asing) ? Dan 2) Bagaimana perspektif hukum keluarga islam tentang pemenuhan nafkah keluarga yang diperoleh dari hasil usaha penukaran mata uang asing (valuta asing) ?. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu (Field research). Sedangkan data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder waktu dan tempat penelitian, data yang diperoleh menggunakan teknik wawancara langsung, observasi lapangan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat di tarik kesimpulan bahwa hukum islam memandang mekanisme transaksi money changer tidak terdapat riba dan penghalang kebolehan lainnya. Dengan sah dan diperbolehkannya transaksi money changer maka menjadi sah dan diperbolehkan juga memenuhi nafkah keluarga yang diperoleh dari hasil usaha tersebut, karena halal atau tidaknya suatu nafkah kembali pada bagaimana cara kita mendapatkan nafkah tersebut. Berbeda dengan money changer yang mekanisme transaksinya termasuk pada jenis transaksi yang diperbolehkan , trading forex tidak termasuk kedalam mekanisme transaksi yang diperbolehkan. Dikarenakan tidak memenuhi syarat sah jual beli artinya dalam hukum keluarga islam pemenuhan nafkah keluarga yang diperoleh dari hasil usaha penukaran mata uang asing trading forex tidak diperbolehkan atau diharamkan. Kata kunci : Nafkah, Valuta asing. ABSTRACT In Islamic society, sustenance is the husband's obligation to his wife and family. Family sustenance is a right guaranteed by Islamic law, and halal sources of sustenance are highly emphasized. Therefore, it is important to understand whether foreign exchange business can be considered a halal source of sustenance. In this era of modernization, there are several cases found in society that make foreign exchange business (foreign exchange) as the main source of income to meet the needs of their families, even though the status of foreign exchange is still unclear whether its use is permitted or prohibited. Therefore, a study was conducted on the fulfillment of family sustenance obtained from the results of foreign exchange business (foreign exchange) according to the perspective of Islamic family law, a case study of one of the communities in Taman Baru Village, Penengahan District, South Lampung Regency. The formulation of the problem in this study is 1) How is the practice of fulfilling family livelihoods obtained from the results of foreign exchange business (foreign exchange)? And 2) What is the perspective of Islamic family law on the fulfillment of family livelihoods obtained from the results of foreign exchange business (foreign exchange)?. This type of research is field research, namely (Field research). While the data collected are primary and secondary data from the time and place of the study, the data obtained using direct interview techniques, field observation and documentation. Based on the results of this study, it can be concluded that Islamic law views the money changer transaction mechanism as not containing usury and other obstacles to permissibility. With the validity and permissibility of money changer transactions, it becomes valid and permissible to also fulfill family sustenance obtained from the results of the business, because whether or not a sustenance is halal depends on how we obtain the sustenance. Unlike money changers whose transaction mechanisms are included in the types of transactions that are permitted, forex trading is not included in the permitted transaction mechanisms. Because it does not meet the requirements for valid buying and selling, it means that in Islamic family law, fulfilling family sustenance obtained from the results of foreign exchange trading forex is not permitted or forbidden. Keywords: Living, foreign exchange

    MANAJEMEN PROGRAM SEKOLAH ADIWIYATA DALAM MENINGKATKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SMA NEGERI 1 PESISIR SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen program Sekolah Adiwiyata dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan di SMA Negeri 1 Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, ketua tim Adiwiyata, guru, dan siswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program Adiwiyata di SMA Negeri 1 Pesisir Selatan telah dilaksanakan melalui empat fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Program ini telah berhasil membentuk karakter peduli lingkungan peserta didik yang tercermin dari sikap menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, serta pelestarian lingkungan di sekolah. Keberhasilan ini tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh warga sekolah dan dukungan kebijakan yang konsisten. Dengan demikian, program Adiwiyata memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan. Kata Kunci: Manajemen Program, Sekolah Adiwiyata, Karakter Peduli Lingkungan. ii ABSTRACT This research aims to describe the management of the Adiwiyata School program in enhancing environmental care character at SMA Negeri 1 Pesisir Selatan. The study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The subjects of the study included the principal, Adiwiyata program coordinator, and teachers. The results showed that the management of the Adiwiyata program was implemented through four managerial functions: planning, organizing, implementing, and monitoring. The program has successfully shaped students’ environmental care character, which is reflected in their attitudes towards cleanliness, waste management, and environmental preservation in the school. This success was achieved through active participation of the school community and consistent policy support. Thus, the Adiwiyata program significantly contributes to developing students’ environmental awareness and character. Keywords: Program Management, Adiwiyata School, Environmental Care Character

    ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI BUSUNAT MASYARAKAT ADAT LAMPUNG SAIBATIN DESA KUNYAYAN KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN TANGGAMUS

    No full text
    ABSTRAK Masalah penelitian ini berfokus pada pelaksanaan tradisi busunat pada masyarakat Lampung saibatin dan nilai-nilai pendidikan islam yang terkandung didalamnya. Fenomena yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa tradisi busunat tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga ajang silaturahmi dan pelestarian budaya yang dipengaruhi oleh ajaran islam. Namun, pelaksanaan tradisi ini menghadapi tantangan, seperti beban biaya dan partisipasi masyarakat yang semakin kompleks akibat perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi busunat secara adat serta mengidentifikasi nilai-nilai sosial, religi, kebersihan, kekeluargaan dan kebudayaan yang terkandung dalam tradisi tersebut. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan triangulasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi, antropologi dan sosiologi , dimana penelitian ini dilaksanakan dengan mewawancarai informan (tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat). Analisis data yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, metode analisis yang digunakan melalui tiga tahap yaitu: Reduksi Data (Data Reduction). Penyajian Data (Display Data), dan Verifikasi (Conclutions Drawing). Hasil temuan dari penelitian ini adalah tradisi busunat masyarakat adat Lampung saibatin masih di jalankan secara kental dengan rangkaian prosesi yang melibatkan tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat, keluarga dan masyarakat desa. Pelaksanaan tradisi ini mengandung nilai akidah, nilai ibadah, nilai akhlak dan nilai sosial yang kuat, seperti musyawarah yang mengajarkan nilai sosial, kesabaran, kebersamaan dan keadilan. Prosesi arak-arakan yang mengandung nilai sosial, butammat yang mengandung nilai ibadah dan ukhuwah islamiyah serta pemacakhan yang mengandung nilai akhlak menekankan etika penghormatan kepada tokoh adat. Peran aktif para tokoh desa sangat penting dalam pengawasan dan pelestarian tradisi ini yang tetap relevan meskipun mengalami adaptasi modern dalam pelaksanaan, seperti penggunaan tenaga medis profesional dan cara penyajian makanan. Tradisi busunat ini berfungsi sebagai sarana pendidikan karakter, penguatan keimanan dan pemeliharaan identitas budaya yang harmonis dengan ajaran islam. Oleh karena itu, tradisi busunat perlu terus dipertahankan dan dilestarikan sebagai bagian integral dari kebudayaan dan kehidupan sosial masyarakat Lampung saibatin. Kata Kunci : Nilai – Nilai Pendidikan Islam, Tradisi Busunat, Lampung Saibatin. ii ABSTRACT The issue of this research focuses on the implementation of the busunat tradition among the Lampung Saibatin community and the Islamic educational values contained within it. The current phenomenon shows that the busunat tradition is not only a form of worship but also a means of fostering social ties and preserving culture influenced by Islamic teachings. However, the implementation of this tradition faces challenges, such as the burden of costs and increasingly complex community participation due to the passage of time. This research aims to describe the implementation of the busunat tradition according to customs and to identify the social, religious, cleanliness, familial, and cultural values contained within the tradition. The data collection methods used include interviews, observations, documentation, and triangulation. This research uses a phenomenological, anthropological, and sociological approach, where the study is conducted by interviewing informants (cultural leaders, religious leaders, and community leaders). The data analysis used is a descriptive qualitative approach, with the analysis method employed in three stages: Data Reduction, Data Display, and Conclusions Drawing. The findings of this research indicate that the busunat tradition of the Lampung Saibatin indigenous community is still being carried out in a strong manner, involving a series of ceremonies that include traditional leaders, religious leaders, community leaders, families, and village residents. The implementation of this tradition contains strong values of faith, worship, morality, and social values, such as deliberation which teaches social values, patience, togetherness, and justice. The procession, which contains social values, butammat that embodies worship and Islamic brotherhood, and pemacakhan that reflects moral values, emphasizes the ethics of respecting traditional leaders. The active role of village leaders is very important in overseeing and preserving this tradition, which remains relevant despite modern adaptations in its implementation, such as the use of professional medical personnel and the way food is served. This busunat tradition serves as a means of character education, strengthening faith, and preserving cultural identity in harmony with Islamic teachings. Therefore, the busunat tradition needs to be continuously maintained and preserved as an integral part of the culture and social life of the Lampung Saibatin community. Keywords: Islamic Educational Values, Busunat Tradition, Lampung Saibatin

    STRATEGI PEMASARAN PENDIDIKAN BERBASIS MARKETING MIX DALAM MENINGKATKAN MINAT CALON PESERTA DIDIK BARU DI SMA PERINTIS 2 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Pemasaran jasa pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun citra sekolah dan meningkatkan daya saing di era global. Permasalahan yang dihadapi lembaga pendidikan adalah bagaimana menarik minat peserta didik baru di tengah persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran pendidikan berbasis marketing mix (bauran pemasaran) dalam meningkatkan minat calon peserta didik di SMA Perintis 2 Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Marketing mix yang digunakan meliputi tujuh elemen: produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran secara terpadu memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah pendaftar baru. Produk unggulan berupa layanan pembelajaran berkualitas dan pengembangan potensi siswa menjadi daya tarik utama. Strategi harga diferensiasi dan pemberian beasiswa turut mendukung keterjangkauan. Lokasi sekolah yang strategis, promosi intensif melalui media cetak dan digital, serta tenaga pendidik berkualitas menjadi faktor pendukung utama. Proses pembelajaran yang efisien dan fasilitas memadai memperkuat kepercayaan masyarakat. Secara keseluruhan, strategi marketing mix terbukti efektif dalam menarik minat calon peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan konsistensi dalam penerapan strategi pemasaran serta evaluasi berkala agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi informasi. Kata Kunci: Strategi Pemasaran Pendidikan, Marketing Mix, SMA Perintis 2 Bandar Lampung ii ABSTRACT Marketing of educational services has a strategic role in building the image of schools and increasing competitiveness in the global era. The problem faced by educational institutions is how to attract new students amidst increasingly tight competition. This study aims to analyze educational marketing strategies based on marketing mix in increasing the interest of prospective students at SMA Perintis 2 Bandar Lampung. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The marketing mix used includes seven elements: product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. The results of the study indicate that the implementation of an integrated marketing strategy has a positive impact on increasing the number of new registrants. Superior products in the form of quality learning services and student potential development are the main attractions. Differentiation pricing strategies and scholarships also support affordability. The strategic location of the school, intensive promotion through print and digital media, and quality educators are the main supporting factors. An efficient learning process and adequate facilities strengthen public trust. Overall, the marketing mix strategy has proven effective in attracting prospective students. This study recommends consistency in the implementation of marketing strategies and periodic evaluations to remain relevant to the needs of the community and the development of information technology. Keywords: Education Marketing Strategy, Marketing Mix, SMA Perintis 2 Bandar Lampun

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV MIN 2 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam mata pelajaran IPAS yang memerlukan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis. Pembelajaran konvensional yang masih banyak digunakan di kelas sering kali tidak mampu melibatkan siswa secara aktif, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang dapat mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan aktif dalam menyelesaikan masalah, salah satunya melalui model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CPS terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas IV MIN 2 Bandar Lampung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dengan mengadopsi model yang lebih inovatif dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest, yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan CPS dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CPS berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS-24, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, serta nilai R Squared sebesar 69%. Hal ini menunjukkan bahwa model CPS berkontribusi sebesar 69% terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, model CPS terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Kata Kunci : Model Pembelajaran Creative Problem Solving, Hasil Belajar Siswa, Mata Pelajaran IPAS ii ABSTRACT Improving the quality of learning in elementary schools, especially in science subjects that require conceptual understanding and critical thinking skills. Conventional learning that is still widely used in class is often unable to actively involve students, resulting in low learning outcomes. Therefore, a learning approach is needed that can encourage students to think creatively and actively in solving problems, one of which is through the Creative Problem Solving (CPS) learning model. The purpose of this study was to determine the effect of the CPS learning model on student learning outcomes in science learning in class IV MIN 2 Bandar Lampung. This study is expected to contribute to improving the quality of science learning by adopting a more innovative and effective model. This study used a quasi-experimental method with a pretest-posttest design, involving two classes, namely the experimental class that applied CPS and the control class that used conventional learning methods. The results showed that the application of the CPS learning model had a significant effect on student learning outcomes in science subjects. Based on data analysis using SPSS-24, a significance value of 0.000 was obtained, which was smaller than 0.05 and an R Squared value of 69%. This shows that the CPS model contributes 69% to improving student learning outcomes. Thus, the CPS model has proven effective in improving students' understanding of science materials, as well as developing students' critical and creative thinking skills. Keywords: Creative Problem Solving Learning Model, Student Learning Outcomes, Science Subject

    PENGARUH METODE JOYFULL LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGA PAPAN PERKALIAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN PADA PESERTA DIDIK KELAS II

    No full text
    ABSTRAK Untuk mengetahui beberapa permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini maka dirumuskan masalah yaitu: apakah terdapat pengaruh signifikan metode joyfull learning berbantuan alat peraga papan perkalian terhadap pemahaman konsep perkalian pada peserta didik kelas II. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh signifikan metode joyfull learning berbantuan alat peraga papan perkalian terhadap pemahaman konsep perkalian pada peserta didik kelas II. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tidakan kelas (Kuantitatif) penelitian analisis data dan bersifat kuantitatif atau statistik, teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu uji test dan observasi. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu pemilihan sampel pada quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Dalam uji instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, tingkat kesukaran, uji daya beda, teknik analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan juga bahwa Uji-T melaui aplikasi SPSS Statistic V For Windows diperoleh nilai sig < 0,05 (5%) pada sig (2-tailed) diperoleh 0,000 < 0,05 (5%) dari jumlah 52 peserta didik. Dari kedua nilai tersebut terdapat perubahan nilai dari sebelum di beri perlakuan dengan sesudah diberi perlakuan. Kata kunci: Pemahaman Konsep, Matematika Perkalian, Joyfull Learning ii ABSTRACT To find out some of the problems in this study, the problem is formulated as follows: is there a significant effect of the joyful learning method assisted by multiplication board teaching aids on the understanding of multiplication concepts in class II students. The purpose of this study was to determine the significant effect of the joyful learning method assisted by multiplication board teaching aids on the understanding of multiplication concepts in class II students. The research method used is classroom action research (Quantitative) data analysis research and is quantitative or statistical, the data collection techniques used are test and observation. This type of research is a quasi-experimental sample selection in a quasi experimental type of nonequivalent control group design. In the instrument test using validity and reliability tests, difficulty levels, differential power tests, data analysis techniques using normality, homogeneity, and hypothesis tests. The results also showed that the T-Test through the SPSS Statistic V For Windows application obtained a sig value <0.05 (5%) in sig (2-tailed) obtained 0.000 <0.05 (5%) from a total of 52 students. From these two values, there is a change in value from before treatment to after treatment. Keywords: Concept Understanding, Multiplication Mathematics, Joyfull Learnin

    PENGARUH DESAIN RUANG BACA TERHADAP TINGKAT KUNJUNG DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MALAHAYATI

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Desain Ruang Baca terhadap Tingkat Kunjung di Perpustakaan Malahayati.” Berdasarkan penelitian, desain ruang baca di Perpustakaan Universitas Malahayati belum memenuhi beberapa standar yang telah ditetapkan untuk perpustakaan perguruan tinggi, Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum optimalnya desain ruang baca di Perpustakaan Universitas Malahayati, yang ditinjau dari aspek tata ruang, warna, pencahayaan, sirkulasi udara, dan tata suara, serta pengaruhnya terhadap frekuensi kunjungan pengguna. Batasan masalah pada penelitian ini adalah Penelitian ini fokus pada pengaruh desain ruang baca Perpustakaan yaitu pada elemen-elemen desain ruang baca terhadap tingkat kunjung di Perpustakaan Universitas Malahayati. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh desain ruang baca terhadap tingkat kunjung di Perpustakaan Universitas Malahayati dan seberapa besar pengaruh desain ruang baca terhadap tingkat kunjung di Perpustakaan Universitas Malahayati. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh desain ruang baca perpustakaan di Perpustakaan Universitas Malahayati terhadap tingkat kunjung dan untuk mengkaji seberapa besar pengaruh desain ruang baca perpustakaan terhadap tingkat kunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil dari populasi 17.000 pengunjung. Menurut Frankel dan Wallen, sampel 100 orang atau lebih dapat mewakili populasi karena berdasarkan distribusi normal, sampel 100 orang atau diatasnya sudah layak untuk menggambarkan populasi, maka peneliti mengambil sampel sebanyak 100 responden dari pengunjung yang sedang berkunjung di Perpustakaan Universitas Malahayati. Instrumen penelitian ini menggunakan regresi linear sederhana yang didasarkan pada hubungan fungsional ataupun kausal satu variabel independent dengan satu variabel dependent. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa desain ruang baca dapat mempengaruhi tingkat kunjung di Perpustakaan Universitas Malahayati, maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan desain ruang baca terhadap tingkat kunjung di Perpustakaan Universitas Malahayati hal tersebut ditunjukkan dari hasil uji regresi linear sederhana nilai t hitung sebesar 10,866 dan t tabel statistik dengan signifikansi 0,05 adalah sebesar 0,1996. Karena t hitung (10,866) > t tabel (0,1996), H0 ditolak dan maka Ha diterima yang artinya ada pengaruh antara desain ruang baca terhadap tingkat ii kunjung di Perpustakaan Universitas Malahayati. Besar pengaruh desain ruang baca terhadap tingkat kunjung di Perpustakaan Universitas Malahayati adalah 0,546 diperoleh dari hasil uji koefisien determinasi ( R Square). Berdasarkan hasil uji tersebut dapat di simpulkan besar pengaruh desain ruang baca terhadap tingkat kunjung di Perpustakaan Universitas Malahayati adalah 54,6%. Kata Kunci : Desain Ruang Baca, Perpustakaan, Perpustakaan Perguruan Tinggi iii ABSTRACT This study is entitled "The Effect of Reading Room Design on Visit Rates at Malahayati Library." Based on the research, the reading room design at Malahayati University Library does not meet several standards established for university libraries. The main problem in this study is the suboptimal design of the reading room at Malahayati University Library, as reviewed in terms of spatial layout, color, lighting, air circulation, and sound system, as well as their impact on the frequency of user visits. The problem limitation in this study is: This study focuses on the influence of the library's reading room design, specifically its design elements, on visit rates at Malahayati University Library. The research problem formulation in this study is whether there is an effect of reading room design on visit rates at Malahayati University Library and to what extent the reading room design influences visit rates at Malahayati University Library. The purpose of this study is to analyze the influence of the library's reading room design at Malahayati University Library on visit rates and to examine the extent of the influence of the library's reading room design on visit rates. This study uses a quantitative approach. The sample was drawn from a population of 17,000 visitors. According to Frankel and Wallen, a sample of 100 or more people can represent a population because, based on a normal distribution, a sample of 100 people or more is sufficient to describe the population. Therefore, the researchers took a sample of 100 respondents from visitors to the Malahayati University Library. This research instrument used simple linear regression based on the functional or causal relationship between one independent variable and one dependent variable. Based on the results of this study, it shows that the design of the reading room can influence the level of visits at the Malahayati University Library. Therefore, it can be concluded that there is a significant effect of the design of the reading room on the level of visits at the Malahayati University Library. This is indicated by the results of the simple linear regression test, with a calculated t value of 10.866 and a statistical t table with a significance level of 0.05 of 0.1996. Because the calculated t (10.866) > t table (0.1996), H0 is rejected and Ha is accepted, indicating that there is an effect between the design of the reading room and the level of visits at the Malahayati University Library. The magnitude of the influence of the reading room design on the level of visits at the Malahayati University Library iv is 0.546 obtained from the results of the determination coefficient test (R Square). Based on the results of the test, it can be concluded that the magnitude of the influence of the reading room design on the level of visits at the Malahayati University Library is 54.6%. Keywords: Reading Room Design, Library, College Librar

    TRANSFORMASI DIGITAL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: PENGARUH IMPLEMENTASI METODE BRAINSTORMING BERBASIS APLIKASI TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP KOTA BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Terminologi Islam dalam dunia pendidikan tengah menjamur di Kota Bandar Lampung, mencerminkan tren positif menuju integrasi nilai-nilai religius dengan kurikulum pendidikan formal. Implementasi metode brainstorming berbasis aplikasi di lakukan di SMP Kota Bandar Lampung, seperti SMPIT Ar Raihan, SMP Negeri 5 Bandar Lampung, SMP Negeri 20 Bandar Lampung, dan SMP Negeri 23 Bandar Lampung. Sebagai institusi yang populer di kalangan masyarakat berkat posisi yang strategis, biaya yang relatif terjangkau, serta kurikulum yang relevan dengan perkembangan teknologi informasi. Fokus penelitian ini adalah bagaimana transformasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan mengimplementasikan metode brainstorming dan mengukur pengaruh metode brainstorming berbasis aplikasi terhadap minat belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis transformasi digital dalam penggunaan teknologi ke dalam proses belajar mengajar, mengidentifikasi efektivitas terhadap keterlibatan peserta didik dalam mengolah ide dan berpendapat serta menilai pengaruh aplikasi brainstorming terhadap minat belajar peserta didik. Metode penelitian ini adalah metode campuran (mix method) dengan exploratory design yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data kualitatif dengan observasi, wawancara, analisis dokumentasi serta data kuantitatif dengan kuesioner dan analisis survey. Analisis data kualitatif menggunakan Nvivo dengan proses open coding dan focused coding kemudian analisis data kuantitatif menggunakan excel dan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Transformasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam tidak hanya memperluas akses terhadap beragam sumber belajar, tetapi juga memberikan fleksibilitas dalam hal waktu dan tempat belajar, (2) Metode brainstorming belum sepenuhnya familiar di kalangan pendidik, penelitian menunjukkan bahwa praktik diskusi dan ceramah masih mendominasi dalam penerapan pembalajaran, namun dengan adanya strategi pembelajaran yang kolaboratif dan kooperatif yang telah diterapkan dalam berbagai bentuk di sekolah sekolah target, mencerminkan adanya kesadaran akan pentingnya pembelajaran partisipatif. (3) Pemanfaatan aplikasi BRAIN.PAI yang dikembangkan peneliti menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Data dari 105 responden mencatat skor rata-rata 80,7 mengindikasikan tingkat penerimaan yang baik terhadap integrasi teknologi dalam pembelajaran agama. Kata Kunci: Transformasi, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Metode Brainstroming, Aplikasi BRAIN.PAI v ABSTRACT Islamic terminology in the world of education is mushrooming in Bandar Lampung City, reflecting a positive trend towards the integration of religious values with the formal education curriculum. The implementation of the application-based brainstorming method is carried out in junior high schools in Bandar Lampung City, such as SMPIT Ar Raihan, SMP Negeri 5 Bandar Lampung, SMP Negeri 20 Bandar Lampung, and SMP Negeri 23 Bandar Lampung. As an institution that is popular among the community thanks to its strategic position, relatively affordable costs, and a curriculum that is relevant to the development of information technology. The focus of this study is how digital transformation in Islamic Religious Education learning by implementing the brainstorming method and measuring the influence of the application-based brainstorming method on students' learning interests. The purpose of this study is to analyze the digital transformation in the use of technology in the teaching and learning process, identify the effectiveness of student involvement in processing ideas and opinions and assess the influence of the brainstorming application on students' learning interests. This research method is a mixed method with exploratory design, namely a qualitative and quantitative approach. Qualitative data collection techniques with observation, interviews, documentation analysis and quantitative data with questionnaires and survey analysis. Qualitative data analysis using Nvivo with open coding and focused coding processes, then quantitative data analysis using excel and descriptive statistics. The results of the study show that (1) Digital transformation in Islamic Religious Education learning not only expands access to various learning resources, but also provides flexibility in terms of time and place of learning, (2) The brainstorming method is not yet fully familiar among educators, research shows that discussion and lecture practices still dominate in the implementation of learning, but with the existence of collaborative and cooperative learning strategies that have been implemented in various forms in target schools, it reflects an awareness of the importance of participatory learning. (3) The use of the BRAIN.PAI application developed by researchers shows positive results in increasing student interest in learning. Data from 105 respondents recorded an average score of 80.7 indicating a good level of acceptance of technology integration in religious learning. Keywords: Transformation, Islamic Religious Education Learning, Brainstorming Method, BRAIN.PAI Application vi vii ُ ُصَّخَل ُ مْلا ْ ن َ ت َ و ْ ً ها َ ج تِّاْ ُ سِك ع َ يْا َ مْ َ و ُ ه َ وْ، ج نو ُ ب م َ لَْ رَ د نِ بْ ِ ةَ ني ِ د َ مْ ِ فِِْ مي ِ ل عَّ تلاْ ِ لا ََ مَْ ِ فِْ ِ م َ لَ سِ لْاْ ُتا َ حَ لَط صُ مْ ُ ر ِ شَ ت ْ َ و َ نَْاِّ يِ با َ يجِ إْا ْجذلاْ ِف صَ ع لاْ ُ بوُل سُأْ َ يِ ر جُأْ. ج يِ سَّْ رلاِْ مي ِ ل عَّ تلاِْجِ ها َ ن َ مْ َ ع َ مْ ِ ةَّ ي ِ نيجدلاِْ م َ ي ِ ق لاْ ِ ل ُ ماَكَ ت ْ ِ فِْ ِ ه ِ قيِ ب طَ تْىَ ل َ عْ ُ مِ ئاَ ق لاْ ج ِ نِ ه ْ سِ لَْ اْ ِ ةَطجس َ وَ ت ُ م لَ اْ" ِ نا َ يَّْ رلا"ْ ِ ة َ س َ ر د َ مْ َ ل ث ِ مْ، ج نو ُ ب م َ لَْ رَ د ن َ بْ ِ ةَ ني ِ دَ ِ بِْ ِ ةَطجس َ وَ ت ُ م لَ اْ ِسِ را َ د َ م لَ ا ْ، ِ ةَ ل ِ ماَكَ ت ُ م لَ اْ ِ ةَّ ي ِ م َ لَ ْ ِ ةَّ ي ِ موُك ُ لَْ اْ ِ ةَطجس َ وَ ت ُ م لَ اْ ِ ة َ س َ ر د َ م لا َ و 5 ْ ْ َ بِ ب ْ ج نو ُ ب م َ لَِْ رَ د ن ْ، ُْ ةَّ ي ِ موُك ُ لَْ اَْ ةَطجس َ وَ ت ُ م لَ اُْ ة َ س َ ر د َ م لا َ و 02 ْ ْ، ج نو ُ ب م َ لَْ رَ د ن َ بِ ب ُْ ةَّ ي ِ موُك ُ لْاُْ ةَطجس َ وَ ت ُ م لَ اُْ ة َ س َ ر د َ م لا َ و 02 ْ ِْ ع َ مَ ت ج ُ م لاْ ِ فِِْ ة َ رو ُ ه ش َ م لاِْسِ را َ د َ م لاَْ ة َ سَّسَ ؤ ُ مْا َ هِ را َ ب ِ ت عاِ ب َ وْ. ج نو ُ ب م َ لَِْ رَ د ن َ بِ ب ْ ِ ب ْ ج يِ جي ِ تا َ ِ تِ س لَاْ ا َ هِ ع ِ ق و َ مْ ِبَ ب َ س ْ ، ِْ ريِو طَ تِ بْ ُ ةَطِ ب َ ت ر ُ م لاْ ُ ةَّ ي ِ سا َ رجدلاْ ا َ ه ُ جِ ها َ ن َ م َ وْ ،اِّ يِ ب سِ نْ ُ ة َضِ ف َ خ ن ُ م لاْ ا َ هُ تَ ف ِ ل كَ ت َ و ْ ِ رو ُ ه م ُ لْاْىَ دَ لْ ً ةَ لَّضَ ف ُ مْ تَ حَ ب صَأْ دَ قَ فْ، ِ تا َ موُل ع َ م لاْا َ ي جوُلوُ ن كِ ت . ْ َ ل َ عْ ُث حَ ب لاْاَذ َ هْ ُ زجك َ ر ُ ي ْ ِ لُّ و َ حَّتلاْ ِ ةَّ ي ِ ف يَكْى ْ ج ِ نِ هجذلاْ ِف صَ ع لاْ ِبوُل سُأِْ قيِ ب طَ تْ ِ لَ لَِ خْ نِ مْ ِ ةَّ ي ِ م َ لَ سِ لْاْ ِ ةَّ ي ِ نيجدلاْ ِ ة َ يِ ب رَّ تلاِْ مي ِ ل عَ تْ ِ فِْ ج يِ م قَّ رلا ْ ِبوُل سُأِْ ِ ر َِ تِْ ميِ ي قَ ت َ وْ ْ ِ إْ ُ رج رََِ تْ ِ تاَ قيِ ب طَّتلاْىَ ل َ عِْ مِ ئاَ ق لاْ ج ِ نِ هجذلاْ ِف صَ ع لا ِْ مُّ ل َ عَّ تل ِ لْ ِ ذي ِ م َ لََّتلاْ ِ ما َ مِ ت هاْ َ لَ ْ. ْ َ و ُ هْ ِ ث حَ ب لاْاَذ َ هْ نِ مْ ُضَ رَ غ لا َ و ْ ِ د َ تَ َ وْ،ِ مُّ ل َ عَّ تلا َ وِْ مي ِ ل عَّ تلاْ ِ ةَّ ي ِ ل َ مَ عْ ِ فِْا َ ي جوُلوُ ن كجتلاْ ِ ما َ د خِ ت ساْ ِ فِْ ج يِ م قَّ رلاْ ِ لُّ و َ حَّتلاْ ُ لي ِ ل َ تَ ْ ِ ةَك َ را َشُ مْ ِ ةَّ ي ِ ل ِ عاَ فْىَ د َ مْ ُ دي ْ ِ ذي ِ م َ لََّتلا َْ لََّتلاْ ِ ما َ مِ ت هاْىَ ل َ عْ ج ِ نِ هجذلاْ ِف صَ ع لاْ ِ تاَ قيِ ب طَ تِْ رَرَأِْ ميِ ي قَ ت َ وْ ِ ءا َ ر لْا َ وِْ راَك فَ لْاْ ِ ة َ َلْا َ ع ُ مْ ِ فِ ِْ مُّ ل َ عَّ تل ِ لْ ِ ذ ي ِ م . ْ ْ ٌ ةَطِ ل َ ت ُ مٌُْ ةَ قيِ رَطْ َ يِ هْ ِ ث حَ ب لاْاَذ َ هْ ِ فِْ ِ ث حَ ب لاُْ ةَ قيِ رَط ْ ( Mix Method ْ) ْ، ٍّ يِ ئا َص ق ِ ت ساٍْ مي ِ م صَ تْ َ ع َ م ْ ُ م ِ د خَ ت سَ يْ يَأ ْ ُ م لا َ وْ ِ ةَظ َ حَ لَ ُ م لاِ بْ ِ ةَّ ي ِ ع وَّ نلاْ ِ تاَ نا َ ي َ ب لاِْ ع َ جَْ ُتاَّ ي ِ ن ق ِ تْاَّ مَأْ. َّ يج مَك لا َ وْ َّ يِ ع وَّ نلَ اِْ يَْ جَ ه ن َ م لا ِْ قي ِ ر وَّ تلاْ ِ لي ِ ل َ تَ َ وْ ِ تَ لََ باَ ق ا َ ه ِ لي ِ ل َ تَ َ وْ ِ تاَ نا َ ي ب ِ ت س ِ لَاِ بْ ِ ةَّ يج مَك لاْ ِ تاَ نا َ ي َ ب لا َ و . ْ ْ ُ لي ِ ل َ تَ ْ وَّ نلاْ ِ تاَ نا َ ي َ ب لا ِْ قيِ ب طَ تْ ِ ما َ د خِ ت ساِ بْ ِ ةَّ ي ِ ع ْ Nvivo ْ ْ ِ تاَّ ي ِ ل َ مَ عْ َ ع َ م ْ ج مَك لاْ ِ تاَ نا َ ي َ ب لاْ ِ لي ِ ل َ تََُّْ ثُْ،ِ زَّك َ ر ُ م لاْ ِ زي ِ م رَّ تلاْ َ وْ ِ زي ِ م رَّ تلاْ ِحوُ تُ ف ِْ قيِ ب طَ تْ ِ ما َ د خِ ت ساِ بْ ِ ةَّ ي ْ Excel ْ ْ ُتا َ ءا َص حِ لْا َ و ْ ُ ةَّ ي ِ ف صَ و لا . ْ ْ َّنلاْ تَّ ل َ دْ دَ ق َ و (َّنَأْىَ ل َ عْ ُ جِ ئا َ ت 1 ْ طَ قَ فْ َ س يَ لْ ِ ةَّ ي ِ م َ لَ سِ لْاْ ِ ةَّ ي ِ نيجدلاْ ِ ة َ يِ ب رَّ تلاِْ مي ِ ل عَ تْ ِ فِْ َّ يِ م قَّ رلاْ َ لُّ و َ حَّتلاْ) ْ ي َ حْ نِ مًْ ةَ نو ُ ر ُ مْا ًض يَأْ ُ رج ف َ و ُ يْاَ َّ نَِّ إْ ل َ بْ، ِ ةَ ف ِ ل َ ت خ ُ م لاِْ مي ِ ل عَّ تلاِْ ر ِ دا َصَ مْ َ لَِ إْ ِ لو ُ صُ و لاْ َ قاَطِ نْ ُ عجس َ و ُ ي ْ َ َْ ُث ُْناَك َ م َ وُْنا َ م ِْ مي ِ ل عَّ تلا (ْ، 0 ْ) َّْنَأْ ُث حَ ب لاْ َ ر َ ه ظَأْا َ مَكْ، َيِْ سج رَ د ُ م لاْ َ يَْ بْا ً ماََ تَْا ً رو ُ ه شَ مْ حِ ب صُ يْ َلَْ ج ِ نِ هجذلاْ ِف صَ ع لاْ ُ بوُل سُأ َّْ لَِ إْ،ِ مي ِ ل عَّ تلاْ ِ قيِ ب طَ تْ ِ فِْ ً ةَ ن ِ م ي َ ه ُ مْ تَ لا َ َْا َ مِْ ة َ رَضا َ ح ُ م لا َ وْ ِ ةَشَ قا َ ن ُ م لاْ َ ة َ س َ را َُ مُ ِْ مي ِ ل عَّ تلاْ ِ تاَّ ي ِ جي ِ تا َ ِ تِ ساْ َ دو ُ ج ُ وَّْنَأْ ْ ج يِك ُ را َشَّتلا َ وْ ج ِ نِ ُ وا َ عَّ تلا ْ ْىَ ل َ عِْي ع َ و لاْ َ دو ُ ج ُ وْ ُ سِك ع َ يْ، ِ ةَ ف َ د هَ ت س ُ م لاْ ِسِ را َ د َ م لاْ ِ فِْ ٍ ةَ ف ِ ل َ ت ُ مُْ ٍ لاَك شَِِ بْ تَ قج بُطْ ِ تَِّ لا . ج يِك ُ را َشَّتلاِْ مي ِ ل عَّ تلاِ بْ ِ ما َ مِ ت ه ِ لَا ْ ( 2 ْ) ْ َ ر َ ه ظَأ ِْ قيِ ب طَ تْ ُ ما َ د خِ ت سا ْ BRAIN.PAI ْ َ لَِ إْ ُّ لُ دَ تُْ ةَ ث ِ حا َ ب لاْ ُ ه ت َ رَّ وَطْيِ ذَّ لا ِْ مُّ ل َ عَّ تلاِ بْ ِ ذي ِ م َ لََّتلاْ ِ ما َ مِ ت هاْ ِ ة َ ي ِ ق رَ تْ ِ فِْ ِ ةَّ يِ با َ يجِ لْاْ ِجِ ئا َ تَّنلا . ْ ْ نِ مُْ ةاَ قَ ت س ُ م لاْ ُتاَ نا َ ي َ ب لاْ تَ لَّجَ س 125 ْ ْ َيِْ بي ِ جَ ت سُ م ْ ِ ة َ ج َ رَ دَْطجس َ وَ ت ُ م 72.8 ْ، ْ ج ِ نِيجدلاِْ مي ِ ل عَّ تلاْ ِ فِْا َ ي جوُلوُ ن كجتلاِْج مَ دِ لْ ِ لو ُ بَ ق لاْ ِ فِْ ٍ دج ي َ جْى ً وَ ت سُ مْ َ لَِ إْ ُ ِ شُ يْاَذ َ ه َ و . ْ ُ:ُةَّي ِ سي ِ ئَّ رلاُ ُتا َ مِ لَكْلا اْ ُ بوُل سُأْ، ِ ةَّ ي ِ م َ لَ سِ لْاْ ِ ةَّ ي ِ نيجدلاْ ِ ة َ يِ ب رَّ تلاْ ُ مي ِ ل عَ تْ،ُ لُّ و َ حَّتلا ْ ُ قيِ ب طَ تْ، ج ِ نِ هجذلاْ ِف صَ ع ل ْ BRAIN.PA

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇