39192 research outputs found
Sort by
DENDA KETERLAMBATAN PADA AKAD MUD{A>RABAH DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 221/Pdt.G/2024/PA.JS)
ABSTRAK
Hakim mengabulkan tuntutan kerugian riil berupa denda
keterlambatan melewati perjanjian 5% dari modal pokok sebesar Rp.
10.000.000,-meskipun klausul denda keterlambatan melewati
perjanjian tersebut tidak tercantum dalam akad yang disepakati para
pihak. Rumusan masalah penelitian dalam penelitian ini adalah
bagaimana pertimbangan hakim dalam memutus perkara Nomor
221/Pdt.G/2024/PA.JS tentang denda keterlambatan pada akad
mud{a>rabah dan bagaimana perspektif hukum ekonomi syariah
terhadap pertimbangan hakim dalam memutus perkara Nomor
221/Pdt.G/2024/PA.JS tentang denda keterlambatan pada akad
mud{a>rabah.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis
penelitian kepustakaan (library research). Sumber data yang
digunakan yakni data primer berupa salinan putusan hakim nomor
221/Pdt.G/2024/PA.JS., serta data sekunder yang terdiri dari peraturan
perundang-undangan, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, Fatwa
DSN-MUI, serta karya tulis ilmiah lainnya yang relavan dengan
dengan penelitian ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini
adalah akad mud{a>rabah dan denda keterlambatan perspektif hukum
ekonomi syariah.
Hasil dari penelitian ini adalah Majelis Hakim menilai denda
keterlambatan melewati perjanjian wajar dikenakan kepada Tergugat
karena Tergugat terbukti telah melakukan wanprestasi dan lamanya
keterlambatan Tergugat dalam mengembalikan modal pokok usaha
milik Penggugat mengesampingkan fakta bahwa denda keterlambatan
yang dimaksud tidak ada dalam klausul akad mud{a>rabah. Dan
bahwasanya pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara
Nomor 221/Pdt.G/2024/PA.JS tentang denda keterlambatan pada akad
mud{a>rabah tidak sesuai dengan hukum ekonomi syariah dengan dasar
Fatwa Nomor 17/DSN-MUI/IX/2000 dan Fatwa Nomor 43/DSN
MUI/VIII/2004 karena denda keterlambatan melewati perjanjian 5%
dari modal pokok sebesar Rp. 10.000.000,- tidak terdapat dalam
perjanjian serta tidak dapat dibuktikan secara nyata sebagai kerugian
riil yang nyata-nyata keluar karena wanprestasi.
Kata kunci: Denda Keterlambatan, Wanprestasi, Mud{a>rabah, Putusan
Hakim. ABSTRACT
The judge granted the claim for real losses in the form of a
late fine exceeding the 5% agreement of IDR 10,000,000, even though
the clause for a late fine exceeding the agreement was not included in
the agreement agreed by the parties. The formulation of the research
problem in this study is how the judge's legal considerations are in
deciding case Number 221/Pdt.G/2024/PA.JS regarding late fines in
the mud{a>rabah contract and how the perspective of sharia economic
law is on the judge's legal considerations in deciding case Number
221/Pdt.G/2024/PA.JS regarding late fines in the mud{a>rabah contract.
This research is a qualitative research with the type of library
research. The data sources used are primary data in the form of a
copy of the judge's decision number 221/Pdt.G/2024/PA.JS., as well
as secondary data consisting of laws and regulations, Compilation of
Sharia Economic Law, Fatwa of the National Sharia Council
Indonesian Ulema Council, and other scientific papers that are
relevant to this research. The theory used in this study is the
mud{arabah contract and late fines from the perspective of sharia
economic law.
The results of this study are The Panel of Judges considered
that the late fine beyond the agreement was fair to be imposed on the
Defendant because the Defendant was proven to have broken a
promise or breach of contract, ignoring the fact that the late fine in
question was not in the mud{arabah contract clause. That the judge's
legal considerations in deciding case Number 221/Pdt.G/2024/PA.JS
regarding late fines in mud{a>rabah contracts are not in accordance
with sharia economic law based on the Fatwa Number 17/DSN
MUI/IX/2000 and the Fatwa Number 43/DSN-MUI/VIII/2004
concerning Compensation (Ta'wid{) because the late fine exceeding
the agreement of 5% of the principal is not included in the agreement
and cannot be proven in real terms as a real loss that is clearly
incurred due to default. And the judge's consideration in granting the
late fine can be considered gharar because it can cause legal
uncertainty.
Keywords: late fines, default, mud{a>rabah, judge's decisio
ANALISIS PESAN DAKWAH TERHADAP PRAKTEK ZIARAH MAKAM KERAMAT MANULA DALAM NILAI- NILAI ISLAM (Studi Di Keramat Manula Perbatasan Bengkulu Pesisir Barat)
ABSTRAK
Penelitian ini membahas mengenai bagaimana Pesan Dakwah
pada Ziarah Makam Keramat Manula dalam Nilai – Nilai Islam di
perbatasan Pesisir Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pesan dakwah yang ada dalam tradisi Ziarah Makam
Keramat Manula. Tradisi tersebut bukan hanya sebagai warisan
budaya melainkan sebagai wujud syukur dari masyarakat untuk Allah
SWT karena telah memberikan kenikmatan kepada mereka. Penelitian
ini bertujuan untuk melakukan analisis mengenai Pesan Dakwah dan
nilai – nilai islam yang terkandung dalam Ziarah Makam Keramat
Manula.
Penelitian dilakukan untuk menentukan area penelitian
berdasarkan konteksnya. Ini melibatkan mengumpulkan data dari
subjek untuk memberikan informasi. Data bersifat deskriptif,
menggunakan metode kualitatif untuk berkontribusi pada apa yang
sedang dianalisis. Penelitian kualitatif menganalisis informasi dari
individu, kelompok, komunitas, dan organisasi. Sumber data pertama
adalah data asli, sedangkan sumber data kedua adalah data sekunder.
Studi ini menggunakan teknik konseling kelompok menggunakan
restrukturisasi kognitif.
Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan makam
keramat manula atau yang di kenal oleh masyarakat dengan sebutan
kiai Aminullah, para pengunjungnya datang dari berbagai daerah latar
belakang dan status yang berbeda. Mereka yang datang itu memiliki
keyakinan bahwa Makam Keramat Manula adalah orang yang suci
dan memiliki keistimewaan sehingga segala doa dan permintaannya
senantiasa dikabulkan oleh Allah swt. , dan orang yang suci lebih
dekat hubungannya dengan Allah swt. Hal ini dikarenakan tidak
sesuai dengan nilai – nilai dalam ajaran islam yang selama ini beliau
pelajari.
Kata Kunci: Pesan Dakwah, Nilai Islam, Ziarah Makam. ABSTRACT
This study discusses how the Message of Dawah on the
Pilgrimage of the Meramat Manula in Values – Islamic Values at the
border of the coast of Bengkulu. This study aims to find out the
message of the preaching in the tradition of the Tomb of Meramat
Manula. This tradition is not only a cultural heritage but as a form of
gratitude from the community to Allah SWT for giving them pleasure.
This study aims to conduct an analysis of the Message of Daawah and
the values of Islam contained in the Pilgrimage of the Mausoleum of
Manula.
Research is conducted to determine the research area based
on its context. This involves collecting data from the subject to provide
information. Data is descriptive, using qualitative methods to
contribute to what is being analyzed. Qualitative research analyzes
information
from
individuals,
groups,
communities,
and
organizations. The first data source is the original data, while the
second data source is secondary data. The study used group
counseling techniques using cognitive restructuring.
Based on direct observation on the field of elderly sacred
tombs or known by the community as Kiai Aminullah, visitors come
from different background areas and status. Those who come have the
belief that the Sacred Tomb of Manula is a holy person and has the
privilege so that all his prayers and requests are always granted by
Allah swt., and the holy person is closer to his relationship with Allah
swt. This is because it does not fit the values in Islamic teachings that
he has learned.
Keywords: Message Daawah, Islamic Value, Tomb pilgrimag. ABSTRACT
This study discusses how the Message of Dawah on the
Pilgrimage of the Meramat Manula in Values – Islamic Values at the
border of the coast of Bengkulu. This study aims to find out the
message of the preaching in the tradition of the Tomb of Meramat
Manula. This tradition is not only a cultural heritage but as a form of
gratitude from the community to Allah SWT for giving them pleasure.
This study aims to conduct an analysis of the Message of Daawah and
the values of Islam contained in the Pilgrimage of the Mausoleum of
Manula.
Research is conducted to determine the research area based
on its context. This involves collecting data from the subject to provide
information. Data is descriptive, using qualitative methods to
contribute to what is being analyzed. Qualitative research analyzes
information
from
individuals,
groups,
communities,
and
organizations. The first data source is the original data, while the
second data source is secondary data. The study used group
counseling techniques using cognitive restructuring.
Based on direct observation on the field of elderly sacred
tombs or known by the community as Kiai Aminullah, visitors come
from different background areas and status. Those who come have the
belief that the Sacred Tomb of Manula is a holy person and has the
privilege so that all his prayers and requests are always granted by
Allah swt., and the holy person is closer to his relationship with Allah
swt. This is because it does not fit the values in Islamic teachings that
he has learned.
Keywords: Message Daawah, Islamic Value, Tomb pilgrimage
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WONDERING, EXPLORING, EXPLAINING (WEE) BERBANTUAN METODE EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN SELF EFFICACY PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pra penelitian di
MAN 1 Bandar Lampung menunjukkan bahwasanya model dan
metode pembelajaran yang diterapkan belum melibatkan peserta didik
secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga mengakibatkan
keterampilan komunikasi dan self efficacy peserta didik masih
tergolong kurang sekali. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk
mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Wondering, Exploring,
Explaining (WEE) Berbantuan Metode Eksperimen Terhadap
Keterampilan Komunikasi dan Self Efficacy Pada Mata Pelajaran
Biologi.
Penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif.
Metode penelitian yang digunakan yaitu Quasy eksperimen dengan
desain penelitian Pretest-Postest Control Group Desaign. Jumlah
populasi dalam penelitian ini yaitu semua peserta didik di kelas X
MAN 1 Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel penelitian ini
menggunakan Cluster Random Sampling yaitu di kelas X.12
berjumlah 35 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas X.13
berjumlah 35 peserta didik sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian
digunakan berupa Lembar Observasi Keterampilan Komunikasi, dan
Angket Self Efficacy yang telah diuji Validitas dan Reliabilitas
sehingga instrumen ini layak untuk digunakan.
Teknik analisis datana berupa Multivarate Analisys Of
Variance (MANOVA), yang sebelumnya telah dilakukan uji
Normalitas dan Homogenitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwasannya nilai signifikan 0,000 < α = 0,05, yang berarti H1
diterima sedangkan H0 ditolak. Sehingga kesimpulan dari penelitian
ini yakni terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Wondering,
Exploring, Explaining (WEE) Berbantuan Metode Eksperimen
Terhadap Keterampilan Komunikasi dan Self Efficacy Pada Mata
Pelajaran Biologi.
Kata Kunci : Keterampilan komunikasi, Self Efficacy, Metode
Eksperimen, Model Pembelajaran Wondering, Exploring,
Explaining (WEE)
iii
ABSTRACT
This research is based on the results of pre-research at MAN
1 Bandar Lampung which shows that the learning models and methods
applied have not actively involved students in the learning process,
resulting in students' communication skills and self-efficacy being very
low. The purpose of this study is to determine the Effect of the
Wondering, Exploring, Explaining (WEE) Learning Model Assisted by
Experimental Methods on Communication Skills and Self-Efficacy in
Biology Subjects.
This study uses a quantitative approach. The research
method used is a Quasy experiment with a Pretest-Postest Control
Group Design research design. The population in this study were all
students in class X MAN 1 Bandar Lampung. The sampling technique
for this study used Cluster Random Sampling, namely in class X.12
totaling 35 students as the experimental class and class X.13 totaling
35 students as the control class. The research instruments used were
Communication Skills Observation Sheets, and Self-Efficacy
Questionnaires that had been tested for Validity and Reliability so that
this instrument was suitable for use.
The data analysis technique is Multivariate Analysis Of
Variance (MANOVA), which has previously been tested for Normality
and Homogeneity. The results of this study indicate that the significant
value is 0.000 <α = 0.05, which means that H1 is accepted while H0
is rejected. So the conclusion of this study is that there is an Influence
of the Wondering, Exploring, Explaining (WEE) Learning Model
Assisted by Experimental Methods on Communication Skills and Self
Efficacy in Biology Subjects.
Keywords: Communication skills, Self-Efficacy, Experimental
Method, WEE (Wondering, Exploring, Explaining
PENGARUH ADVERTISING, FINANCIAL LITERACY, DAN PERSONAL SELLING TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI NASABAH KOPERASI SIMPAN PINJAM DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM (Studi Pada BMT Assyafi’iyah Kc. Sumberagung Pringsewu)
ABSTRAK
Penelitian ini dilatar belakangi oleh persaingan ketat antar
koperasi serta penurunan jumlah anggota BMT Assyafi‟iyah dalam
beberapa tahun terakhir, yang menunjukkan adanya faktor-faktor yang
mempengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih lembaga
keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh Advertising, Financial Literacy, dan Personal Selling
terhadap keputusan menjadi nasabah koperasi simpan pinjam dalam
perspektif bisnis Islam. Penulis tertarik untuk mengangkat tema ini
guna mengisi celah penelitian yang ada serta memberikan kontribusi
praktis bagi peningkatan strategi pemasaran koperasi syariah yang
sesuai dengan prinsip Islam.
Studi ini dilakukan di BMT Assyafi‟iyah, Kc. Sumberagung,
Pringsewu, dengan melibatkan 89 responden yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan
adalah kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Square -
Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui
kuesioner dan dianalisis dengan teknik statistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Advertising tidak
berpengaruh signifikan, Financial Literacy berpengaruh signifikan,
dan Personal Selling memiliki pengaruh paling dominan terhadap
keputusan menjadi nasabah. Hal ini membuktikan bahwa pemahaman
keuangan yang baik dan interaksi langsung yang efektif lebih mampu
meyakinkan calon nasabah dibandingkan iklan.
Dari perspektif bisnis Islam, penelitian ini menekankan
pentingnya transparansi, kejujuran, serta edukasi keuangan dalam
pemasaran koperasi syariah. Oleh karena itu, koperasi perlu
mengoptimalkan strategi personal selling yang lebih komunikatif,
meningkatkan literasi keuangan masyarakat, serta mengevaluasi
kembali strategi advertising agar lebih efektif dalam menarik calon
nasabah.
Kata Kunci: Advertising, Financial Literacy, Personal Selling,
Keputusan Menjadi Nasabah, Koperasi Syariah, Bisnis Islam.
ABSTRACT
This study was motivated by fierce competition among
cooperatives and a decline in the number of BMT Assyafi'iyah
members in recent years, indicating factors influencing people's
decisions in choosing Islamic financial institutions. This study aims to
analyze the influence of advertising, financial literacy, and personal
selling on the decision to become a savings and loan cooperative
customer from an Islamic business perspective. The author is
interested in raising this topic to fill the existing research gap and
provide practical contributions to improving the marketing strategies
of Islamic cooperatives in accordance with Islamic principles.
This study was conducted at BMT Assyafi'iyah, Kc.
Sumberagung, Pringsewu, involving 89 respondents selected using
purposive sampling. The method used was quantitative with a Partial
Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach.
Data were collected through questionnaires and analyzed using
statistical techniques.
The research results indicate that Advertising has no
significant effect, Financial Literacy has a significant effect, and
Personal Selling has the most dominant influence on the decision to
become a customer. This demonstrates that good financial
understanding and effective direct interaction are more effective in
convincing potential customers than advertising.
From an Islamic business perspective, this study emphasizes
the importance of transparency, honesty, and financial education in
the marketing of Islamic cooperatives. Therefore, cooperatives need to
optimize more communicative personal selling strategies, improve
public financial literacy, and reevaluate advertising strategies to be
more effective in attracting potential customers.
Keywords: Advertising, Financial Literacy, Personal Selling,
Customer Decision, Sharia Cooperative, Islamic Business
IMPLEMENTASI METODE ILHAM (Integrated, Listening, Hand, Attention, Matching) DALAM PENGUATAN HAFALAN AL-QUR’AN SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN AL FALAH KRUI, KECAMATAN PESISIR TENGAH, KABUPATEN PESISIR BARAT
ABSTRAK
Metode ILHAM (Integrated, Listening, Hand, Attention, Matching)
merupakan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai aspek
kognitif dan sensorik dalam penguatan hafalan Al-Qur’an. Pendekatan ini
dirancang untuk membantu santriwati dalam menghafal dengan lebih
efektif melalui proses mendengarkan, menulis, memperhatikan, serta
mencocokkan hafalan. Pondok Pesantren Al Falah Krui sebagai lembaga
pendidikan Islam berkomitmen dalam mencetak generasi penghafal Al
Qur’an yang berkualitas, sehingga diperlukan metode yang sistematis dan
terstruktur guna mendukung proses tahfidzul Qur’an secara optimal serta
berfokus pada tahfidz Al-Qur’an yang membutuhkan strategi
pembelajaran yang inovatif agar santriwati dapat menghafal dengan lebih
efektif dan mempertahankan hafalannya dalam jangka panjang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
studi kasus untuk mengeksplorasi implementasi metode ILHAM dalam
proses pembelajaran tahfidz di Pondok Pesantren Al Falah Krui. Data
diperoleh melalui observasi langsung terhadap kegiatan menghafal
santriwati, wawancara mendalam dengan pengampu tahfidz dan
santriwati, serta dokumentasi terkait proses pembelajaran. Analisis data
dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan
kesimpulan secara deskriptif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih
mendalam mengenai efektivitas metode ILHAM dalam meningkatkan
hafalan santriwati.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode ILHAM
memberikan dampak positif terhadap penguatan hafalan santriwati.
Tahapan Integrated memungkinkan santriwati menghubungkan hafalan
dengan pemahaman makna, sementara Listening membantu memperkuat
ingatan melalui pendengaran berulang. Pendekatan Hand yang melibatkan
gerakan tangan dalam proses hafalan terbukti meningkatkan konsentrasi
dan daya ingat. Selain itu, aspek Attention berperan dalam meningkatkan
fokus santriwati saat menghafal, dan teknik Matchingmemperkuat hafalan
melalui pengulangan dan pencocokan ayat. Namun, penelitian ini juga
menemukan beberapa kendala dalam penerapan metode ILHAM, seperti
perbedaan tingkat daya tangkap antar santriwati, keterbatasan waktu
dalam proses pembelajaran, serta faktor motivasi individu. Oleh karena
itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut pada
metode ILHAM dengan menyesuaikannya berdasarkan karakteristik
santriwati serta penguatan peran guru tahfiz dalam pendampingan hafalan.
Kata Kunci: Metode ILHAM, Hafalan Al-Qur’an, Penguatan Hafalan,
Pondok Pesantren, Studi Kualitatif.
ii
ABSTRACT
The ILHAM Method (Integrated, Listening, Hand, Attention,
Matching) is a learning strategy that integrates various cognitive and
sensory aspects to strengthen the memorization of the Qur'an. This
approach is designed to help female students (santriwati) memorize
more effectively through the processes of listening, writing, paying
attention, and matching memorization. Pondok Pesantren Al Falah
Krui, as an Islamic educational institution, is committed to producing
high-quality Qur'an memorizers. Therefore, a systematic and
structured method is needed to optimally support the tahfidzul Qur’an
process. Since Qur'an memorization requires an innovative learning
strategy, this method ensures that students can memorize more
effectively and retain their memorization for the long term.
This study employs a qualitative approach with a case study
method to explore the implementation of the ILHAM method in the
tahfidz learning process at Pondok Pesantren Al Falah Krui. Data were
obtained through direct observation of the students' memorization
activities, in-depth interviews with tahfidz instructors and students, as
well as documentation related to the learning process. Data analysis
was conducted through the stages of data reduction, data presentation,
and drawing conclusions descriptively to gain a deeper understanding
of the effectiveness of the ILHAM method in enhancing students' Qur'an
memorization.
The results of the study indicate that the implementation of the
ILHAM method has a positive impact on strengthening students' Qur'an
memorization. The Integrated stage enables students to connect their
memorization with an understanding of the meaning, while Listening
helps reinforce memory through repeated auditory exposure. The Hand
approach, which involves hand movements during the memorization
process, has been proven to enhance concentration and retention.
Additionally, the Attention aspect plays a role in improving students'
focus while memorizing, and the Matching technique strengthens
memorization through repetition and verse matching.
Keywords: ILHAM Method, Qur'an Memorization, Memory
Reinforcement, Islamic Boarding School, Qualitative Study
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENDAMPINGAN KORBAN KEKERASAN ANAK GUNA MENGATASI POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER DI UPTD PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK PROVINSI LAMPUNG
ABSTRAK
Korban kekerasan anak sering mengalami trauma yang
mendalam, yang tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis
mereka tetapi juga memengaruhi aspek sosial dan emosional dalam
kehidupan sehari-hari. Salah satu dampak yang sering dialami adalah
Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), yang dapat menyebabkan
gangguan kecemasan, ketakutan berlebihan, serta kesulitan dalam
beradaptasi dengan lingkungan baru. Pendampingan yang tepat
menjadi sangat diperlukan untuk membantu mereka pulih dari
pengalaman traumatis tersebut. Dalam hal ini, strategi komunikasi
yang efektif berperan penting dalam membangun rasa aman dan
kepercayaan diri korban, memberikan dukungan psikososial, serta
mengarahkan mereka menuju proses pemulihan yang lebih optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi
yang digunakan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi
Lampung dalam pendampingan korban kekerasan anak untuk
mengatasi post-traumatic stress disorder yang dialami. Penelitian ini
merupakan field research atau penelitian lapangan yang bersifat
deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan
terperinci mengenai fenomena yang diteliti. Data yang digunakan
dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data
primer diperoleh secara langsung dari informan melalui teknik
pengumpulan data seperti observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Sementara itu, data sekunder dikumpulkan dari berbagai
sumber yang relevan guna mendukung analisis penelitian. Metode
analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi
dalam pendampingan korban kekerasan anak di UPTD Perlindungan
Perempuan dan Anak Provinsi Lampung sangat bermanfaat dalam
membantu korban mengatasi Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).
Strategi yang diterapkan mencakup beberapa tahapan utama, dimulai
dengan mengenali target komunikasi, di mana pemahaman terhadap
kebutuhan individu korban memungkinkan pendekatan yang tepat
secara psikologis, sosial, dan emosional. Selanjutnya, pemilihan
media dilakukan secara fleksibel, baik melalui komunikasi langsung
maupun tidak langsung, seperti WhatsApp dan Hotline, yang
memungkinkan interaksi lebih personal dan efektif sesuai dengan
kebutuhan korban. Selain itu, mengetahui tujuan pesan menjadi aspek
penting dalam membangun rasa aman, memberikan edukasi, dan
memotivasi korban agar mampu menghadapi trauma serta kembali percaya pada dirinya sendiri. Peran komunikator juga menjadi faktor
penting, di mana pendamping bertindak sebagai komunikator yang
empatik dan kompeten, menggunakan komunikasi verbal dan non
verbal untuk menciptakan hubungan yang nyaman dan penuh
kepercayaan dengan korban. Terakhir, penetapan metode dilakukan
dengan menerapkan berbagai pendekatan komunikatif seperti
informatif, edukatif, persuasif, verbal, dan non-verbal, yang
disesuaikan dengan kebutuhan spesifik korban guna memberikan
informasi, mendidik, serta memotivasi mereka secara halus namun
efektif.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Kekerasan Anak,
Pendampingan Korban, Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)
Pengaruh Model Pembelajaran Reading, Identifying, Constructing, Solving, Reviewing, Extending (RICOSRE) Terhadap Kemampuan Penalaran Dan Pemecahan Masalah Matematis Pada Siswa
ABSTRAK
Penelitian ini dilator belakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran dan
pemecahan masalah matematis peserta didik. Inovasi model pembelajaran diperlukan
guna mendukung adanya perkembangan kemampuan penalaran dan pemecahan
masalah matematis. Model pembelajaran yang inovatif seperti model pembelajaran
RICOSRE (Reading, Identifying, Constructing, Solving, Reviewing, Extending) dalam
proses pembelajaran diharapkan dapat mengembangkan kemampuan penalaran dan
pemecahan masalah matematis pada siswa.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi
Experiment Design dengan populasi seluruh peserta didik kelas VIII MTs Ash
Shiddiqiyah Pesawaran. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah
dengan sample random sampling dimana kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan
menerapkan model pembelajaran RICOSRE dan kelas VIII B sebagai kelas control
yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction. Instrumen yang digunakan
untuk mengumpulkan data adalah test kemampuan penalaran dan pemecahan masalah
matematis.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multivariate
Analysis of Varians dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil uji, diperoleh nilai
sig,0,05 sehingga
ditolak, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara model
pembelajaran RICOSRE dengan Direct Instruction terhadap kemampuan penalaran dan
pemecahan masalahan matematis pada siswa. Berdasarkan perhitungan model
pembelajaran RICOSRE lebih baik daripada model pembelajaran Direct Instruction
terhadap kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematis pada siswa.
Kata kunci : Penalaran, Pemecahan Masalah, RICOSRE, Direct Instructio
NILAI ETIKA DALAM SYAIR SENI REJUNG MASYARAKAT ETNIS SEMENDE LEMBAK
ABSTRAK
Syair seni rejung selama ini sering kali dipandang hanya
sebagai hiburan kesenian semata, tanpa mempertimbangkan dimensi
penting dari nilai moral dan keagamaan yang terkandung di
dalamnya. Penilaian semacam ini mengakibatkan pengabaian
terhadap potensi syair seni rejung sebagai media pendidikan dan
penyampaian
ajaran
agama,
khususnya
ajaran
Islam.
Ketidakpahaman ini berakar dari kurangnya penelitian mendalam
mengenai bagaimana syair seni rejung dapat berfungsi sebagai sarana
untuk mengajarkan dan menyebarluaskan nilai-nilai spiritual dan
etika dalam masyarakat.
Metode yang digunakan dalam keberlangsungan penelitian
ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data dari berupa karya
karya primer dari Teori Travelling Theory Marshall G.S. Hodgson dan
Teori Semiotika Roland Barthes maupun karya sekunder dari buku
buku yang membahas Syair seni rejung, pada teknik penggunaan data,
penulis menggunakan sistem menganalisa dan membaca secara
eksplisit dalam pengolahan data di dalam karya-karya buku yang
dibutuhkan. Sehingga uraian hasil yang telah di telisik oleh penulis
dalam mengkaji penelitian ini akan membuahkan hasil dan
kesimpulan yang baik, khususnya analisis data yang digunakan oleh
peneliti diantaranya yaitu, metode interpretasi, hermeneutika, dan
induktif. Adapun metode penelitian secara umum yang tersaji dalam
penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif dan kajian
pustaka.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Syair seni rejung
masyarakat etnis Semende Lembak menggambarkan berbagai aspek
kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat, serta mengandung
nilai-nilai etika Islam. Beberapa tema utama dalam seni rejung
mencakup kehidupan sehari-hari, seperti bertani dan berburu; nasihat
tentang etika dan budi pekerti, khususnya bagi generasi muda; serta
adat istiadat dan tradisi seperti pernikahan dan ritual-ritual. Selain itu,
rejung juga membahas hubungan sosial, kekeluargaan, keindahan
alam, cinta, serta kritik sosial terhadap perilaku menyimpang. Tema
keagamaan juga muncul, mengajak masyarakat untuk mendekatkan
diri kepada Tuhan. Rejung juga menyampaikan nilai-nilai etika Islam,
seperti pentingnya keimanan kepada Allah, akhlak mulia, dan
hubungan sosial yang harmonis. Selain itu, syair ini mendorong
masyarakat untuk terus belajar, bersabar, dan mengikhlaskan setiap
cobaan hidup. Pesan tentang mengingat kematian dan akhirat, serta
pentingnya syukur dan tawakal kepada Allah, juga sering
disampaikan. Secara keseluruhan, seni rejung tidak hanya menghibur,
tetapi juga mendidik masyarakat untuk hidup sesuai dengan ajaran
Islam.
Kata Kunci: Nilai Etika, Syair Seni Rejung, Etnis Semende Lembak. ABSTRACT
Rejung art poetry has often been viewed as mere artistic
entertainment, without considering the important dimensions of the
moral and religious values contained therein. This kind of assessment
has resulted in ignoring the potential of rejung art poetry as a medium
for education and conveying religious teachings, especially Islamic
teachings. This lack of understanding stems from the lack of in-depth
research on how rejung art poetry can function as a means to teach
and disseminate spiritual and ethical values in society.
The method used in the continuation of this research, the
author uses data collection techniques from primary works from
Marshall G.S. Hodgson's Traveling Theory and Roland Barthes'
Semiotic Theory as well as secondary works from books discussing
Rejung art poetry, in the data usage technique, the author uses a
system of analyzing and reading explicitly in processing data in the
required books. So that the description of the results that have been
examined by the author in reviewing this research will produce good
results and conclusions, especially the data analysis used by the
researcher including the interpretation, hermeneutic, and inductive
methods. As for the general research methods presented in this study,
the author uses qualitative methods and literature reviews.
The results of this study indicate that the Rejung art poems of
the Semende Lembak ethnic community depict various aspects of the
social, cultural, and spiritual life of the community, and contain
Islamic ethical values. Some of the main themes in Rejung art include
daily life, such as farming and hunting; advice on ethics and good
character, especially for the younger generation; and customs and
traditions such as marriage and rituals. In addition, Rejung also
discusses social relationships, family, natural beauty, love, and social
criticism of deviant behavior. Religious themes also appear, inviting
people to get closer to God. Rejung also conveys Islamic ethical
values, such as the importance of faith in Allah, noble morals, and
harmonious social relationships. In addition, this poem encourages
people to continue learning, be patient, and accept every trial in life.
Messages about remembering death and the afterlife, as well as the
importance of gratitude and surrender to Allah, are also often
conveyed. Overall, Rejung art not only entertains, but also educates
people to live according to Islamic teachings.
Keywords: Ethical Values, Rejung Art Poetry, Semende Lembak
Ethnic Group
PENGARUH MARKETING MIX 4P DAN SERVICE QUALITY TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN BISNIS SYARIAH (Studi Pada Konsumen Pizza Hut Raden Intan Bandar Lampung)
ABSTRAK
Industri kuliner di Indonesia mengalami pertumbuhan yang
sangat pesat, termasuk pada segmen restoran cepat saji seperti restoran
pizza. Salah satu pemain utama dalam industri ini adalah Pizza Hut,
yang dikenal sebagai pelopor restoran Pizza di Indonesia. Namun,
pada periode Januari hingga September 2024, Pizza Hut mengalami
penurunan kinerja keuangan yang cukup signifikan. Penurunan ini
diduga disebabkan oleh semakin ketatnya persaingan dari restoran
restoran baru yang menawarkan produk sejenis dengan variasi dan
strategi pemasaran yang lebih agresif. Dalam konteks ini, penting
untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan
pelanggan agar perusahaan dapat meningkatkan daya saing dan
mempertahankan posisinya di pasar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
marketing mix 4P (Product, Price, Place, Promotion) dan kualitas
layanan (Service Quality) terhadap kepuasan pelanggan (Customer
Satisfaction) di Pizza Hut Raden Intan Bandar Lampung. Metode yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui
kuesioner yang disebarkan kepada 96 responden dengan teknik simple
random sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji
reliabilitas, serta uji T dan F untuk melihat pengaruh masing-masing
variabel independen terhadap variabel dependen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel marketing mix
4P dan kualitas layanan secara parsial maupun simultan memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan
ini menunjukkan bahwa peningkatan strategi pemasaran dan layanan
akan berdampak pada meningkatnya kepuasan dan loyalitas
pelanggan. Penelitian ini juga menjadi referensi penting dalam
pengembangan strategi bisnis kuliner ke depan
Kata Kunci: Marketing Mix 4P, Service Quality, Customer
Satisfaction Dan Bisnis Syariah. ABSTRACT
The culinary industry in Indonesia is experiencing rapid
growth, including in the fast-food restaurant segment such as pizza
restaurants. One of the key players in this industry is Pizza Hut,
recognized as a pioneer of pizza restaurants in Indonesia. However,
from January to September 2024, Pizza Hut has faced a significant
decline in financial performance. This decrease is suspected to be due
to increasingly intense competition from new restaurants offering
similar products with greater variety and more aggressive marketing
strategies. In this context, it is important to understand the factors that
influence customer satisfaction so that the company can improve its
competitiveness and maintain its market position.
This study aims to analyze the influence of the 4P marketing
mix (Product, Price, Place, Promotion) and service quality on
customer satisfaction at Pizza Hut Raden Intan, Bandar Lampung.
The research method used is a quantitative approac. Data were
collected through questionnaires distributed to 96 respondents using
simple random sampling. Data analysis was conducted using validity
and reliability tests, as well as T-tests and F-tests to examine the
influence of each independent variable on the dependent variable.
The results of the study show that the marketing mix 4P and
service quality variables have a positive and significant effect on
customer satisfaction, both partially and simultaneously. These
findings suggest that improvements in marketing strategies and
service quality can lead to higher customer satisfaction and loyalty.
This research also serves as an important reference in the
development of future business strategies in the competitive
culinary sector.
Keywords: Marketing Mix 4P, Service Quality, Customer
Satisfaction and Business Sharia
FUNGSI PERSONAL BRANDING MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENYAMPAIKAN PESAN DAKWAH PADA MAHASISWA KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM UIN RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Kebanyakan dari penggunaan media sosial masih banyak yang
tidak memanfaatkan ruang media ini sebagai perantara dalam
menciptakan personal branding-nya. Padahal media sosial membuka
peluang besar bagi pembentukkan personal branding yang mana dapat
memberikan efek positif bagi usaha maupun individu. Selain itu,
seseorang yang ingin membangun personal branding haruslah
menemukan hal unik atau daya tarik dalam dirinya yang dapat
dikembangkan dan ditunjukkan kepada orang lain dengan tujuan
untuk memperoleh persepsi sesuai dari apa yang diharapkan. Melalui
personal branding, individu dapat mengambil kendali terhadap
bagaimana orang lain mempersepsikan individu tersebut. Sayangnya,
tidak semua orang melihat peluang dari pemanfaatan personal
branding. Bahkan, sebagian orang juga tidak menyadari bahwa,
dirinya telah memiliki sebuah personal brand di kalangan rekan kerja
dan lingkungannya
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fungsi personal
branding melalui media sosial Instagram pada mahasiswa Komunikasi
Dan Penyiaran Islam UIN Raden Intan Lampung. Metode penelitian
ini menggunakan metode kualitatif. Jenis penelitian field research
yaitu penelitian lapangan. Sifat penelitian deskriptif kualitatif. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian yaitu, observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu
Miles&Huberman melalui, reduksi data, penyajian data, serta
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian fungsi personal branding melalui media sosial
Instagram dalam menyampaikan pesan dakwah pada mahasiswa UIN
RIL menunjukkan bahwa, Pengenalan identitas sebuah branding
adalah serangkaian elemen visual, audio, dan pengalaman yang
membedakan dengan orang lain. Selain itu harus ada kemauan, karena
disaat kita membangun personal branding itu bukan hanya sehari dua
hari untuk bisa dikenal orang banyak sehingga harus konsisten dan
pastikan pesan, nilai, dan citra yang disampaikan menarik dan
mengandung hal positif.
Kata kunci : Personal Branding, Media Sosial, Instagram, Pesan
Dakwah. ABSTRACT
Most of the use of social media still does not take advantage
of this media space as an intermediary in creating personal branding.
In fact, social media opens up great opportunities for personal
branding formation, which can have a positive effect on businesses
and individuals. In addition, someone who wants to build personal
branding must find something unique or attractive within themselves
that can be developed and shown to others with the aim of achieving
the desired perception. Through personal branding, individuals can
take control of how others perceive them. Unfortunately, not everyone
sees the opportunity in utilizing personal branding. In fact, some
people are not even aware that they have already established a
personal brand among their colleagues and surroundings.
The purpose of this research is to understand the function of
personal branding through the Instagram social media platform
among students of Communication and Islamic Broadcasting at UIN
Raden Intan Lampung. This research method uses a qualitative
approach. The type of research called field research is field research.
The nature of qualitative descriptive research. The data collection
techniques in the research are observation, interviews, and
documentation. The data analysis technique used is Miles &
Huberman through data reduction, data presentation, and conclusion
drawing.
The results of the research on the function of personal
branding through Instagram social media in conveying da'wah
messages to UIN RIL students show that the introduction of a
branding identity is a series of visual, audio, and experiential
elements that distinguish it from others. In addition, there must be a
willingness, because when we build personal branding, it doesn't
happen in just a day or two to be recognized by many people, so we
must be consistent and ensure that the message, values, and image
conveyed are attractive and contain positive elements.
Keywords: Personal Branding, Social Media, Instagram, Da'wah
Message