Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    THE INFLUENCE OF USING STORY PYRAMID STRATEGY TOWARDS STUDENTS READING COMPREHENSION ON RECOUNT TEXT IN THE EIGHT GRADE OF UPT SMP NEGERI 1 PARDASUKA.

    No full text
    ABSTRACT By: Fatma Ulfa Reading comprehension remains a persistent challenge for many EFL learners at the lower secondary level, particularly when dealing with narrative-based genres such as recount texts. These challenges are often linked to limited vocabulary knowledge, low learner engagement, and the predominance of conventional, teacher�centered reading instruction. This study aimed to investigate the effect of the Story Pyramid Strategy on students’ reading comprehension achievement in recount texts. A quantitative quasi-experimental research design employing a non-equivalent control group was adopted. The participants consisted of 68 eighth-grade EFL students from a public junior high school in Indonesia, divided into an experimental group (n = 34) and a control group (n = 34). Both groups were administered pre-tests and post-tests to measure their reading comprehension performance. The experimental group was taught using the Story Pyramid Strategy, while the control group received conventional reading instruction. The collected data were analyzed using an independent samples t-test. The findings revealed a statistically significant difference between the two groups, with a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating that the Story Pyramid Strategy significantly improved students’ reading comprehension. The strategy supported learners in identifying text structure, understanding key vocabulary, and synthesizing main ideas. These results suggest that the Story Pyramid Strategy is an effective instructional approach for enhancing reading comprehension in EFL classrooms. Keywords: Story Pyramid Strategy; reading comprehension; recount text; EFL learners; quasi-experimental research

    KOMUNIKASI PUBLIK SOSIALISASI PHSYICAL DISTANCING DIMASA PANDEMI COVID-19 DI MASJID TAQWA KOTA METRO.

    No full text
    ABSTRACT PUBLIC COMMUNICATION OF PHYSICAL DISTANCING SOCIALIZATION DURING THE COVID-19 PANDEMIC AT THE TAQWA MOSQUE IN METRO CITY By Nada Fajri Hanifah Communication is one of the most important things in dealing with the pandemic in Indonesia so that the social system in society is controlled. Government transparency and harmony in the delivery of messages in each part of the government to the public are very crucial. Various misunderstandings occur in situations like the current one, and the lack of information being conveyed to the village community causes its own difficulties in this problem. This research aims to find out and describe public communication regarding the socialization of physical distancing during the Covid-19 pandemic at the Taqwa Mosque in metro cities. The method used in this research is qualitative with a phenomenological design with data collection techniques using interview, observation and documentation methods. The subjects of this research are the Taqwa mosque congregation. Determining research subjects used purposive sampling technique. Data collection uses interview, observation and documentation techniques. The data analysis technique is data reduction, data presentation and drawing conclusions The results of the research show that: The function of communication during the pandemic at the Taqwa mosque in the communication process during the pandemic can be concluded as the communication strategy carried out by the takmir to provide health services so that every congregation who took part in the study received a health check. Communication during the pandemic used social media to reduce crowds and understand health protocols Keywords: Communication, socialization, distancing, covid pandemic

    PENGGUNAAN MEDIA PRELOVED DALAM MENINGKATKAN SIKAP RAMAH LINGKUNGAN DITK PERTIWI KAYUAGUNG SUMATERA SELATAN.

    No full text
    ABSTRAK Pendidikan bagi anak di usia dini memiliki dampak yang signifikan dalam membentuk perilaku dan pandangan mereka terhadap lingkungan sekitar. Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran akan lingkungan adalah dengan memanfaatkan barang bekas sebagai alat bantu dalam belajar. TK Pertiwi Kayuagung telah menggunakan barang bekas sebagai sarana untuk mendorong kreativitas anak sekaligus mengembangkan sikap peduli lingkungan. Penelitian ini mengkaji bagaimana guru berupaya meningkatkan sikap peduli lingkungan pada anak- anak melalui pemanfaatan barang bekas, dengan tujuan untuk mengeksplorasi dampakanya terhadap kreativitas dan kesadaran lingkungan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Deskiriptif. Pendekatan kualitatif dipilih untuk memahami secara mendalam upaya guru dalam meningkatkan sikap ramah lingkungan melalui penggunaan media preloved di TK Pertiwi Kayuagung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menggali pengalaman dan pemahaman anak-anak, guru, serta pihak terkait lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data yang deskriptif dan mendalam mengenai dampak penggunaan media preloved dalam membentuk kesadaran lingkungan pada anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media preloved di TK Pertiwi Kayuagung berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kreativitas anak serta menanamkan sikap ramah lingkungan. Anak-anak tidak hanya belajar untuk berpikir kreatif dalam memanfaatkan barang bekas, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya keberlanjutan dan pengelolaan sampah. Guru- guru di TK Pertiwi mengungkapkan bahwa penggunaan media preloved dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak, keterampilan sosial, serta kemampuan mereka dalam memecahkan masalah secara kreatif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa media preloved merupakan alat yang efektif dalam mendukung pengembangan sikap ramah lingkungan dan kreativitas pada anak-anak usia dini. Kata Kunci: Media preloved, sikap ramah lingkungan. iii ABSTRACT Early childhood education has a significant impact on shaping their behavior and perspectives on the environment. One way to increase environmental awareness is by utilizing used materials as learning aids. Pertiwi Kindergarten, Kayuagung, has used used materials as a means to encourage children's creativity and foster environmental stewardship. This study examines how teachers strive to foster environmental stewardship in children through the use of used materials, with the aim of exploring the impact on children's creativity and environmental awareness. The study employed a descriptive qualitative method. The qualitative approach was chosen to gain a deeper understanding of teacher’ efforts to foster environmentally friendly attitudes through the use of preloved media at Pertiwi collection teachniques including interviews, observation, and documentation to explore the experiences and understanding of children, teacher, and other stakeholder. This study aimed to obtain descriptive and indepth data on the impact of preloved media use on fostering environmental awareness in early childhood. The results indicate that the use of preloved media at Pertiwi Kindergarten, Kayuagung, significantly contributes to fostering children's creativity and fostering environmentally friendly attitudes. Children not only learn to think creatively about reusing used materials, but also gain an understanding of the importance of sustainability and waste management. Teachers at Pertiwi Kindergarten revealed that using preloved media can improve children'sfine motorskills,social skills, and creative problem-solving abilities. Overall, this study confirms that preloved media is an effective tool in supporting the development of environmentally friendly attitudes and creativity in early childhood. Keywords: Preloved media, environmentally friendly attitudes

    PENGARUH HEDONIC SHOPPING MOTIVATION DAN PRICE DISCOUNT TERHADAP IMPULSE BUYING DENGAN SELF CONTROL SEBAGAI VARIABEL MODERASI DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM ( Studi Pada Pengguna Tokopedia di Kota Bandar Lampung )

    No full text
    ABSTRAK Fenomena meningkatnya perilaku impulse buying pada platform e-commerce seperti Tokopedia di Kota Bandar Lampung menjadi perhatian dalam perilaku konsumen modern. Konsumen sering terdorong berbelanja karena kesenangan (hedonic shopping motivation) dan potongan harga (price discount), bukan karena kebutuhan. Dalam perspektif Ekonomi Islam, perilaku konsumtif berlebihan termasuk israf dan tabdzir, sehingga diperlukan self control agar konsumsi tetap wajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh hedonic shopping motivation dan price discount terhadap impulse buying dengan self control sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 pengguna Tokopedia di Kota Bandar Lampung yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS 4 untuk menguji hubungan dan efek moderasi antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonic shopping motivation dan price discount berpengaruh positif signifikan terhadap impulse buying, sedangkan self control berpengaruh negatif signifikan. Variabel self control memoderasi pengaruh hedonic shopping motivation secara negatif dan price discount secara positif terhadap impulse buying. Dalam perspektif Ekonomi Islam, hasil ini menegaskan pentingnya pengendalian diri agar konsumsi tetap moderat dan bermanfaat sesuai prinsip wasathiyah. ABSTRACT The increasing phenomenon of impulse buying on ecommerce platforms such as Tokopedia in Bandar Lampung has become a concern in modern consumer behavior. Consumers are often driven to shop due to pleasure (hedonic shopping motivation) and price discounts rather than actual needs. In Islamic Economics, excessive consumption is considered israf or tabdzir, thus requiring self-control to maintain balance. This study aims to analyze the influence of hedonic shopping motivation and price discount on impulse buying with selfcontrol as a moderating variable. This research uses a quantitative approach with an explanatory method. Data were collected from 100 Tokopedia users in Bandar Lampung using purposive sampling. Analysis was conducted using the Partial Least Square (PLS) method with SmartPLS 4. The results show that hedonic shopping motivation and price discount significantly and positively affect impulse buying, while self-control has a significant negative effect. Self-control negatively moderates the effect of hedonic shopping motivation and positively moderates the effect of price discount on impulse buying. From an Islamic Economics perspective, this highlights the importance of self-control to encourage moderate and beneficial consumption behavior in line with wasathiyah principles

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE LEARNING BERBANTUAN MEDIA GENIALLY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPAS DI SD NEGERI 1 LABUHAN DALAM BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Dalam era digital, inovasi dalam metode pembelajaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah Collaborative Learning, yang mendorong interaksi aktif antarsiswa serta keterlibatan mereka dalam proses belajar. Namun, penerapan model ini masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya media pendukung yang menarik dan interaktif. Media Genially hadir sebagai solusi dengan menyediakan tampilan visual yang dinamis serta fitur interaktif yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Collaborative Learning berbantuan media Genially dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 1 Labuhan Dalam, Bandar Lampung. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif dapat diterapkan secara luas guna meningkatkan hasil belajar dan keterampilan kolaboratif siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah suatu metode penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengatasi permasalahan yang muncul selama proses belajar-mengajar. PTK bersifat siklus, yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, sehingga memungkinkan guru untuk terus memperbaiki strategi pengajarannya berdasarkan hasil yang diperoleh. Dengan pendekatan ini, guru dapat secara langsung mengidentifikasi kendala yang dihadapi siswa serta mencoba solusi yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran secara sistematis dan berkelanjutan. Dengan jumlah subjek peserta didik sebanyak 26 peserta didik, peneliti dapat mengemukakan beberapa kesimpulan yaitu Aktivitas guru dalam penerapan Model pembelajaran collaborative learning berbantuan media genially pada pembelajaran IPAS pada tiap siklus mengalami peningkatan, nilai yang di dapatkan pada siklus II memperoleh persentase 81%. Hasil belajar peserta didik melalui Penerapan Model pembelajaran collaborative learning berbantuan iii media genially Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS Di SD Negeri 1 Labuhan Dalam Bandar Lampung yang di lihat dari nilai post-test pada setiap siklusnya mengalami peningkatan. Kriteria ketuntasan maksimal (KKM) yang ditentukan sekolah adalah 75. Pada siklus II hasil belajar memperoleh skor 81% tuntas dan sudah memenuhi KKM. Maka dapat disimpulkan Penerapan Model pembelajaran collaborative learning berbantuan media genially Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V Pada Mata Pelajaran IPAS Di SD Negeri 1 Labuhan Dalam Bandar Lampung Kata Kunci : Model Pembelajaran Collaborative Learning, Media Genially, Hasil Belajar, IPAS, SD Negeri 1 Labuhan Dalam Bandar Lampung iv ABSTRACT In the digital era, innovation in learning methods has become a crucial factor in enhancing the quality of education. One effective approach is Collaborative Learning, which encourages active interaction among students and their engagement in the learning process. However, the implementation of this model faces challenges, such as the lack of engaging and interactive supporting media. Genially media emerges as a solution by providing dynamic visual displays and interactive features that can enhance students' motivation to learn. This study aims to analyze the effectiveness of the Collaborative Learning model assisted by Genially media in improving the learning outcomes of fifth-grade students in the Natural and Social Sciences (IPAS) subject at SD Negeri 1 Labuhan Dalam, Bandar Lampung. Through this research, it is expected that more innovative and interactive learning methods can be widely applied to improve students’ learning outcomes and collaborative skills. This study uses Classroom Action Research (CAR), a research method conducted by teachers in the classroom to enhance the quality of learning and address issues arising during the teaching-learning process. CAR is cyclical, consisting of planning, action implementation, observation, and reflection phases, allowing teachers to continuously refine their teaching strategies based on obtained results. With this approach, teachers can directly identify students’ difficulties and explore solutions that systematically and sustainably enhance learning effectiveness. With the number of student subjects as many as 26 students, the researcher can put forward several conclusions, namely the teacher's activity in implementing the collaborative learning model assisted by media genially in science learning in each cycle has increased, the value obtained in cycle II obtained a percentage of 81%. The learning outcomes of students through the Implementation of the collaborative learning model assisted by media genially in Improving the Learning Outcomes of Class V Students in Science Subjects at SDN 1 Labuhan Dalam Bandar Lampung which is seen from the post-test value in each cycle has increased. The maximum completion criteria (KKM) v determined by the school is 75. In cycle II the learning outcomes obtained a score of 81% complete and have met the KKM. So it can be concluded that the Implementation of the collaborative learning model assisted by media genially Can Improve the Learning Outcomes of Class V Students in Science Subjects at SDN 1 Labuhan Dalam Bandar Lampung Keywords: Collaborative Learning Model, Media Genially, Learning Outcomes, Science, SDN 1 Labuhan Dalam Bandar Lampun

    IMPLEMENTASI KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT DALAM MEREDUKSI PERILAKU MEMBOLOS PESERTA DIDIK DI MTS AL-HIDAYAH BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK IMPLEMENTASI KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT DALAM MEREDUKSI PERILAKU MEMBOLOS PESERTA DIDIK DI MTS AL-HIDAYAH BANDAR LAMPUNG OLEH ALFA NASRULLOH Peneliti memilih judul “Implementasi Konseling Kelompok dengan Teknik Behavior Contract dalam Mereduksi Perilaku Membolos Peserta Didik di MTS Al-Hidayah Bandar Lampung”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai perilaku membolos peserta didik di MTS Al-Hidayah Bandar Lampung, dan mengetahui pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik behavior contract dalam mereduksi perilaku membolos. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan guru bimbingan dan konseling terkait pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik behavior contract dalam mereduksi perilaku membolos. Sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen pendukung yang diberikan oleh guru bimbingan dan konseling di MTS Al-Hidayah Bandar Lampung. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: Bagaimana gambaran perilaku membolos peserta didik di MTS Al-Hidayah Bandar Lampung? Bagaimana implementasi konseling kelompok menggunakan teknik behavior contract dalam mereduksi perilaku membolos di MTS Al-Hidayah Bandar Lampung? Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan : Gambaran tentang perilaku membolos peserta didik yaitu peserta didik tidak hadir di sekolah selama beberapa hari, sering keluar kelas pada jam tertentu karena tidak menyukai pelajaran atau guru mata pelajaran tertentu, dan peserta didik sering tidak masuk sekolah tanpa izin. Implementasi konseling kelompok teknik behavior contract yaitu guru bimbingan dan konseling melihat absensi hadir peserta didik, melihat catatan buku kasus, dan proses belajar mengajar di kelas. Guru bimbingan dan i konseling melakukan kolaborasi dengan guru mata pelajaran untuk melakukan perjanjian kontrak perilaku. Hasil implementasi konseling kelompok dengan teknik behavior contract berjalan dengan baik karena setelah melakukan layanan dan teknik tersebut peserta didik mengalami perubahan dengan tidak lagi melakukan perilaku membolos. Kata kunci: Konseling Kelompok, Behavior Contract, Perilaku Membolos ii ABSTRACT The researcher chose the title "Implementation of Group Counseling Using the Behavior Contract Technique to Reduce Student Truancy Behavior at Al-Hidayah Islamic Junior High School (MTS) in Bandar Lampung." The purpose of this study was to obtain an overview of student truancy behavior at Al-Hidayah Islamic Junior High School (MTS) in Bandar Lampung and to determine the implementation of group counseling using the behavior contract technique in reducing truancy. The research used was qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Primary data sources were obtained through interviews with guidance and counseling teachers regarding the implementation of group counseling using the behavior contract technique in reducing truancy. Secondary data sources were obtained from supporting documents provided by guidance and counseling teachers at Al-Hidayah Islamic Junior High School (MTS) in Bandar Lampung. The research questions include: What is the description of student truancy behavior at Al-Hidayah Islamic Junior High School (MTS) in Bandar Lampung? How does group counseling using the behavior contract technique reduce truancy behavior at Al-Hidayah Islamic Junior High School (MTS) in Bandar Lampung? Based on the research conducted, the following descriptions of truancy behavior were found: students were absent from school for several days, frequently left class at certain times due to dislike of a particular subject or teacher, and students were frequently absent from school without permission. Implementation of group counseling using the behavior contract technique involved guidance and counseling teachers reviewing student attendance records, reviewing casebook records, and reviewing the teaching and learning process in class. Guidance and counseling teachers collaborated with subject teachers to establish a behavior contract agreement. The implementation of group counseling using the behavior contract technique was successful because after using these services and techniques, students experienced changes and no longer engaged in truancy behavior. Keywords: Group Counseling, Behavior Contract, Truanc

    PENGARUH TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN WAKTU PADA PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 1 KIBANG LAMPUNG TIMUR

    No full text
    ABSTRAK Disiplin waktu yang rendah pada peserta didik dapat mengakibatkan peserta didik sering datang terlambat ke sekolah. Keterlambatan tersebut dapat terjadi karena kurangnya kemampuan dalam mengatur dan mengelola waktu dengan baik. Individu yang memiliki disiplin waktu yang tinggi diharapkan dapat mengatur aktivitasnya secara tepat dan terarah, sehingga mampu hadir tepat waktu di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik self management untuk meningkatkan disiplin waktu pada peserta didik yang datang terlambat ke sekolah di SMA Negeri 1 Kibang Lampung Timur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif jenis pre-eksperimen, dengan metode desain penelitian pre-experiment one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket skala likert disiplin waktu, dokumentasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI F1, F3, dan F4 di SMA Negeri 1 Kibang Lampung Timur dengan jumlah populasi 87 peserta didik dan jumlah sampel 7 peserta didik yang tersebar dalam 3 kelas tersebut. Pengambilan sampel dilakukan secara tidak acak (teknik non probability sampling) yaitu berdasarkan rekomendasi dari guru BK dan penyebaran angket screening. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik self-management terhadap disiplin waktu berpengaruh dan mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Hal ini telah dibuktikan dengan hasil pretest dan posttest yang telah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian layanan. Berdasarkan hasil pretest diperoleh skor rata-rata sebesar 55,3. Kemudian setelah mendapatkan layanan konseling kelompok dengan teknik self-management, peserta didik diberikan posttest menggunakan instrumen yang sama dan mendapatkan skor rata-rata 95,7. Hasil uji menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks, didapat nilai Zhitung yaitu sebesar -2.371b dan nilai Asymp.Sig.(2-tailed) bernilai 0,018. Dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik self-management berpengaruh untuk meningkatkan disiplin waktu pada peserta didik yang datang terlambat ke sekolah di SMA Negeri 1 Kibang Lampung Timur. Kata Kunci: Layanan Konseling Kelompok, Teknik Self-management, Disiplin Waktu ii ABSTRACT Low time discipline among students can result in frequent tardiness to school. This tardiness may occur due to a lack of ability to organize and manage time effectively. Individuals with high time discipline are expected to organize their activities appropriately and purposefully, enabling them to arrive at school on time. The purpose of this study is to analyze the effect of group counseling services with self-management techniques to improve time discipline among students who arrive late to school at SMA Negeri 1 Kibang, East Lampung. The research approach employed is a quantitative pre experimental design, specifically using a one-group pretest-posttest design method. This study utilizes data collection techniques including a Likert scale questionnaire on time discipline, documentation, and interviews. The population in this study consists of students from classes XI F1, F3, and F4 at SMA Negeri 1 Kibang, East Lampung, with a total population of 87 students and a sample of 7 students distributed across these three classes. Sampling was conducted using non-probability sampling techniques based on recommendations from the guidance and counseling teacher and the distribution of screening questionnaires. Based on the research findings, it can be concluded that group counseling services with self-management techniques have a significant effect on time discipline and demonstrate positive changes. This has been evidenced by the pretest and posttest results conducted before and after the intervention. The pretest results showed an average score of 55.3. After receiving group counseling services with self-management techniques, students were administered a posttest using the same instrument and obtained an average score of 95.7. The test results using the Wilcoxon Signed Ranks Test yielded a Z calculated value of -2.371b and an Asymp.Sig.(2-tailed) value of 0.018. It can be concluded that group counseling services with self management techniques have a significant effect in improving time discipline among students who arrive late to school at SMA Negeri 1 Kibang, East Lampung. Keywords: Group Counseling Services, Self-Management Technique, Time Disciplin

    PENGARUH INVESTASI ASING LANGSUNG, KUALITAS LINGKUNGAN, DAN INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA-NEGARA G20 ASIA

    No full text
    ABSTRAK Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan suatu negara. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai hubungan antara faktor ekonomi makro dan kualitas lingkungan dalam menjelaskan arah pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia, khususnya pada negara G20 Asia (China, Indonesia, Arab Saudi, India, dan Jepang) selama periode 2014–2024. Studi ini penting karena mengintegrasikan variabel ekonomi (FDI dan inflasi) serta variabel kualitas lingkungan dalam satu model empiris, yang masih jarang dilakukan dalam penelitian sebelumnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Bank Dunia dan Pusat Data Yale University. Analisis dilakukan melalui model regresi panel data statis (CEM, FEM, REM) dan dinamis (GMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada model FEM dan GMM. Kualitas lingkungan tidak signifikan pada model statis, namun signifikan positif pada model GMM yang mempertimbangkan dinamika jangka panjang. Sementara itu, FDI tidak menunjukkan pengaruh signifikan dalam seluruh model. Temuan ini menegaskan bahwa stabilitas harga dan perbaikan kualitas lingkungan berperan penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini terbatas pada lima negara dan periode sebelas tahun, sehingga disarankan memperluas variabel dan cakupan negara pada studi selanjutnya. ABSTRACT Economic growth is a key indicator of a country's development success. This study aims to provide an in-depth understanding of the relationship between macroeconomic factors and environmental quality in explaining the direction of sustainable development in Asia, particularly in the G20 Asian countries (China, Indonesia, Saudi Arabia, India, and Japan) during the period 2014–2024. This study is important because it integrates economic variables (FDI and inflation) and environmental quality variable into a single empirical model, which has rarely been done in previous studies. The research method uses a quantitative approach with secondary data from the World Bank and Yale University Data Center. The analysis was conducted using static (CEM, FEM, REM) and dynamic (GMM) panel data regression models. The results show that inflation has a positive and significant effect on economic growth in the FEM and GMM models. Environmental quality is not significant in the static model, but is significantly positive in the GMM model, which considers longterm dynamics. Meanwhile, FDI does not show a significant effect in any of the models. These findings confirm that price stability and improvements in environmental quality play an important role in promoting sustainable development. This study is limited to five countries and an eleven-year period, so it is recommended to expand the variables and country coverage in future studies

    ANALISIS HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP KETIDAKSIAPAN CALON SUAMI DALAM BERUMAH TANGGA AKIBAT PASANGAN HAMIL DI LUAR NIKAH (Studi Pada Desa Tanjung Kerta Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran)

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum keluarga Islam terhadap kewajiban suami dalam pernikahan yang terjadi akibat kehamilan di luar nikah, dengan studi kasus di Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Fenomena pernikahan mendadak sebagai akibat dari kehamilan di luar nikah menjadi problem sosial sekaligus hukum yang mempengaruhi pelaksanaan tanggung jawab suami dalam rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari tokoh agama, aparat desa, keluarga pasangan, dan suami yang menikah karena kehamilan di luar nikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas suami yang menikah dalam kondisi tersebut mengalami ketidaksiapan menjalankan peran rumah tangga, terutama karena faktor psikologis (tekanan mental, rasa malu, kecemasan masa depan), faktor sosial (tekanan dari keluarga dan masyarakat), serta faktor pendidikan (minimnya pengetahuan tentang hak dan kewajiban suami). Padahal, menurut hukum keluarga Islam, pernikahan yang sah tetap mewajibkan suami untuk menunaikan kewajibannya secara penuh tanpa pengecualian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara norma ideal hukum Islam dengan praktik sosial masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi pendidikan pranikah, pendampingan keluarga, dan peran aktif tokoh agama untuk mempersiapkan pasangan dalam membangun keluarga yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. ABSTRACT This study aims to analyze the implications of Islamic family law on a husband's obligations in a marriage resulting from an outof-wedlock pregnancy, using a case study in Tanjung Kerta Village, Way Khilau District, Pesawaran Regency. The phenomenon of sudden marriage resulting from an out-of-wedlock pregnancy is a social and legal problem that affects the husband's performance of his responsibilities within the household. The research method used was a qualitative approach, with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. The informants included religious leaders, village officials, the couple's families, and husbands who married due to an out-of-wedlock pregnancy. The results indicate that the majority of husbands who married under these circumstances were unprepared to fulfill their domestic roles, primarily due to psychological factors (mental stress, shame, anxiety about the future), social factors (pressure from family and society), and educational factors (lack of knowledge about the husband's rights and obligations). However, according to Islamic family law, a valid marriage still requires the husband to fulfill his obligations fully without exception. This study concludes that there is a gap between the ideal norms of Islamic law and social practices. Therefore, premarital education, family mentoring, and the active role of religious leaders are needed to prepare couples to build families in accordance with Islamic values

    IMPLEMENTASI KEGIATAN KEORGANISASIAN DALAM PEMBINAAN KARAKTER SOSIAL KEAGAMAAN PADA SISWA DI SMA N 15 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Implementasi kegiatan keorganisasian menjadi rujukan pada pembentukan karakter sosial keagamaan pada siswa. Fenomena menurunnya karakter sosial keagamaan di kalangan siswa SMA Negeri 15 Bandar Lampung, yang tampak dari melemahnya kedisiplinan, rendahnya rasa tanggung jawab, dan menurunnya partisipasi dalam kegiatan keagamaan maupun sosial di lingkungan sekolah. Perubahan pola perilaku remaja yang semakin individualistis dan kurang menghargai nilai moral serta religius menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan dalam membentuk kepribadian yang seimbang antara pengetahuan, sikap, dan spiritualitas. Untuk menjawab permasalahan tersebut, sekolah berupaya menanamkan nilai sosial dan keagamaan melalui kegiatan keorganisasian seperti OSIS, Paskibra, dan Pramuka yang diharapkan dapat menjadi wadah pembentukan karakter melalui pelatihan kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan penguatan religiusitas. Penelitian ini penting dilakukan untuk memahami sejauh mana kegiatan organisasi berperan dalam membina karakter sosial keagamaan siswa serta bagaimana proses internalisasi nilai-nilai tersebut berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian berada di SMA Negeri 15 Bandar Lampung dengan informan yang terdiri dari wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina organisasi, serta pengurus dan anggota OSIS, Paskibra, dan Pramuka. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memperkuat analisis, penelitian ini menggunakan teori Struktural Fungsional Talcott Parsons yang menyoroti fungsi organisasi dalam menjaga keteraturan sosial dan menanamkan nilai kolektif, serta teori Sosialisasi Peter L. Berger dan Thomas Luckmann yang menjelaskan proses internalisasi nilai sosial keagamaan dalam diri siswa. Kegiatan keorganisasian di SMA Negeri 15 Bandar Lampung memiliki peran signifikan dalam membina karakter sosial keagamaan siswa. Melalui kegiatan seperti latihan rutin, pembiasaan ibadah bersama, bakti sosial, dan kegiatan kepemimpinan, siswa mengalami peningkatan pada aspek kedisiplinan, tanggung jawab, empati sosial, serta kesadaran religius. Analisis dengan teori Struktural Fungsional menunjukkan bahwa organisasi berfungsi sebagai sistem sosial yang menyeimbangkan integrasi nilai dan adaptasi perilaku siswa dalam lingkungan sekolah. Sementara itu, teori Sosialisasi Berger dan ii iii Luckmann menjelaskan bahwa kegiatan organisasi menjadi ruang internalisasi nilai yang mengubah pengalaman sosial menjadi kesadaran religius yang terlembaga dalam diri siswa. Dengan demikian, kegiatan keorganisasian tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan minat dan bakat, tetapi juga sebagai instrumen pendidikan karakter yang efektif dalam menanamkan nilai sosial keagamaan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Organisasi, Karakter, Sosial Keagamaan. ABSTRACT The implementation of organizational activities serves as a reference in the formation of students’ socio-religious character. The phenomenon of the decline in socio-religious character among students at SMA Negeri 15 Bandar Lampung is reflected in the weakening of discipline, the low sense of responsibility, and the decreased participation in religious and social activities within the school environment. The changing patterns of adolescent behavior, which tend to become more individualistic and less appreciative of moral and religious values, pose challenges for educational institutions in shaping personalities that are balanced in knowledge, attitude, and spirituality. To address these issues, the school seeks to instill social and religious values through organizational activities such as OSIS, Paskibra, and Pramuka, which are expected to serve as a medium for character formation through training in discipline, responsibility, leadership, and the strengthening of religiosity. This study is important to understand the extent to which organizational activities contribute to fostering students’ socio-religious character and how the process of internalizing these values takes place. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. The study was conducted at SMA Negeri 15 Bandar Lampung, with informants consisting of the Vice Principal for Student Affairs, organizational advisors, and members of OSIS, Paskibra, and Pramuka. Data were collected through observation, indepth interviews, and documentation, and then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. To strengthen the analysis, this study applies Talcott Parsons’ Structural Functional Theory, which highlights the role of organizations in maintaining social order and instilling collective values, as well as Peter L. Berger and Thomas Luckmann’s Socialization Theory, which explains the process of internalizing socio-religious values within students. Organizational activities at SMA Negeri 15 Bandar Lampung play a significant role in fostering students’ socio-religious character. Through activities such as regular training, collective worship, social service, and leadership programs, students demonstrate improvements in discipline, responsibility, social empathy, and religious awareness. The analysis using Structural Functional Theory shows that the organization functions as a social system that balances value integration and behavioral adaptation among students within the school environment. Meanwhile, Berger and Luckmann’s Socialization Theory explains that organizational activities serve as a iv v space for the internalization of values that transform social experiences into institutionalized religious consciousness within students. Thus, organizational activities not only function as a medium for developing students’ interests and talents but also as an effective instrument of character education in continuously instilling socio�religious values. Keywords: Organization, Character, Socio-Religious

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇