Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    تحسين مهارات الكتابة باللغة العربية من خلال فعالية تعلم الإملاء المنظور

    No full text
    ملعت ةيلاعف للاخ نم ةيبرعلا ةغللاب ةباتكلا تاراهم نيسحت ل إا رروظنلا لام صخلم ةسردم بلاطل ةبسنلاب ةيلعلأا غلاب ا ً رمأ ةيبرعلا ةغللاب ةباتكلا تاراهم دعُ ت ةيوناثلا كلذ في ابم ،انهاقتإ في تايدتح نوهجاوي مهنم ديدعلا لازي لا ،كلذ عمو ، ردنب ةمكلحا ةسردم بلاط ءلام ل إا (MTS) هذى في مهست تيلا ةيسيئرلا لماوعلا نمو .جنوبملا ةقيرط برتعتو .بلاطلا ىدل ةيبرعلا ةغلل ةيسيسأتلا ةفرعلدا ةيدودلز تابوعصلا ثحبلا اذى سردي .ةباتكلل ةرشابلدا ىلع بلاطلا تاردق زيزعت ىلع اتهردقل ا ً رظن ثحبلل ا ً مهم ا ً عوضوم ةيميلعتلا روظنلدا ةسراملداو ةيرصبلا ةركاذلا زيزعت للاخ نم ةباتكلا ل إا ىلع يئادتبلاا عباسلا فصلا بلاط ةردق زيزعت ىلع روظنلدا ءلام يمك يثبح جهنم مادختسا تم .جنوبملا ردنب ةمكلحا ةسردم في ةيبرعلا ةغللاب ةباتكلا ةقيرط قيبطت نأ لىإ جئاتنلا نًشت .طيسب بييرتج ميمصت مادختساب جهنم نًثأت روظن ل دا ءلام ٜ٘.ٙٗ ل إا ” “ نم حضتي امك ،ظوحلم لكشب ةباتكلا في بلاطلا ةءافك في ظوحلم نستح لىإ ىدأ غلب يذلا رابتخلاا دعب ةيبيرجتلا ةعوملمجا تاجرد طسوتم ةنراقم ، نع t-test ٛٓ.ٓٓ رابتخا مادختساب يئاصحلإا ليلحتلا فشك دقو .ةطباضلا ةعوملمجا في ةغللا ميلعت في ةقيرطلا ةيلاعف دكؤي الش ةباثبم نوكت نأ نكيم “ روظنلدا ءلام ،) ل إا ” p < ٓ.ٓ٘ ( ةيئاصحإ ةللاد تاذ ةجيتن ةقيرط نأ لىإ جئاتنلا هذى نًشت .ةيبرعلا .ةينيدلا سرادلدا في ةيبرعلا ةغللا ميلعتل ةميق ةيصو

    PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER DISIPLIN PADA ANAK USIA DINI DI KB ANGGREK TANJUNG SARI

    No full text
    ABSTRAK Peran guru ialah sebagai model, perencana, pemimpin, penunjuk jalan terhadap anak. Disiplin ialah tanggungjawab seseorang dalam melakukan sesuatu dengan tingkah laku yang baik. Permasalahan yang ditemukan di lapangan masih ada guru yang bisa menerapkan disiplin ada yang tidak. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peran dan kendala guru dalam mengembangkan karakter disiplin. Jenis penelitian ini Deskriptif Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian di dapat bahwa peran guru di KB Anggrek Tanjung Sari, guru sebagai model, datang ke sekolah tepat waktu, membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, hal ini guru sudah maksimal dalam menerapkan disiplin dengan baik diterapkan terhadap anak. Namun guru sebagai perencana, pemimpin, penunjuk jalan kepada anak, dalam hal mempersiapkan alat pembelajaran, mengontrol menerapkan disiplin, menerapkan tanya jawab, meletakkan sepatu di rak sepatu, menerapkan disiplin ketika ke kamar mandi dan mengarahkan anak ketika berwudhu, dalam hal ini masih ada guru yang belum maksimal dalam menerapkan disiplin. Kendala yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan disiplin pada anak ialah tidak singkronnya antara pendidikan yang diberikan oleh guru di sekolah dan penerapan yang dilakukan orangtua dirumah. Kata kunci: Peran Guru, Karakter Disiplin iii ABSTRACT The role of teachers is as a model, planner, leader, and guide for children. Discipline is a person's responsibility in doing something with good behavior. The problems found in the field are that there are still teachers who can apply discipline and some cannot. The purpose of the study was to describe the role and obstacles of teachers in developing a disciplined character. This type of research is Descriptive Qualitative with data collection techniques through observation and interviews. The results of the study showed that the role of teachers at KB Anggrek Tanjung Sari, teachers as models, come to school on time, throw garbage in its place, wash hands before and after eating, this teacher has maximized in implementing discipline well applied to children. However, teachers as planners, leaders, guides to children, in terms of preparing learning tools, controlling implementing discipline, implementing questions and answers, putting shoes on the shoe rack, implementing discipline when going to the bathroom and directing children when performing ablution, in this case there are still teachers who have not maximized in implementing discipline. The obstacles faced by teachers in implementing discipline in children are the lack of synchronization between the education provided by teachers at school and the implementation carried out by parents at home. Keywords: Teacher Role, Discipline Characte

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK TAMBAHAN BIAYA JASA PERBAIKAN ELEKTRONIK (Studi di Ayeng Cell Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara)

    No full text
    ABSTRAK Perkembangan media canggih dan modern ditandai dengan keluarnya barang-barang dalam bidang komunikasi contohnya handphone, seiring berjalan nya waktu handphone sering mengalami kerusakan yang beragam. Maka munculah beragam konter yang menawarkan jasa service diantaranya Ayeng Cell di Jln. Jendral Sudirman, Kecamatan Bunga Mayang, Kota Bumi Kabupaten Lampung Utara. Di konter ini terjadi penambahan biaya service secara tiba-tiba saat selesai proses service dilakukan. Penambahan ini tidak sesuai dengan akad awal dan tambahan biaya tersebut tanpa persetujuan kedua belah pihak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pratik tambahan biaya jasa perbaikan Elektronik di Ayeng Cell. 2) Bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap praktik penambahan biaya jasa perbaikan Elektronik di Ayeng Cell. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian yaitu penelitian lapangan (Field Research), sumber data primer dan sekunder, yaitu langsung didapat dari pemilik, pekerja, konsumen dan dengan bantuan buku-buku yang berkaitan dengan judul. Sampelnnya adalah pemilik, karyawan dan para konsumen di Ayeng Cell yang dijadikan responden atau informan. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan: pelaksanaan praktik penambahan biaya jasa perbaikan elektronik yang terjadi di Ayeng Cell yaitu terlebih dahulu dilakukan pengecekan kondisi barang Elektronik setelah dilakukan pengecekan pihak toko memberitahu kendala kerusakan yang dialami dengan harga barang yang ingin diganti, kemudian barang akan ditinggal selama sehari dengan alasan pengerjaan yang lama. Pada saat pengambilan barang terjadi ketidaksesuain dengan perjanjian awal dimana ada penambahan biaya dengan alasan ada kerusakan lain tanpa sepengetahuan pelanggan dan tanpa konfirmasi kepada pelanggan. Kontrak perjanjian penambahan biaya ini sangat dilarang karena hal ini tidak sesuai dengan prinsip Ijarah yang harus mengedepankan prinsip keadilan, kejujuran, dan mengedepankan asas kehidupan agar tecapai suatu faedah dalam tranksaksi tersebut. Dan Islam mengajarkan kita bahwa orientasi usaha tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi dalam pelaksanaannya juga mengharapkan ridha Allah SWT. Kata Kunci: Praktik, Penambahan Biaya, Hukum Islam. ABSTRACT The development of sophisticated and modern media is marked by the release of goods in the communications sector, for example cellphones. Over time, cellphones often experience various kinds of damage. So various counters appeared that offered services, including Ayeng Cell on Jln. Jendral Sudirman, Bunga Mayang District, Bumi City, North Lampung Regency. At this counter there is a sudden increase in service fees when the service process is completed. This addition is not in accordance with the initial contract and the additional costs are without the consent of both parties. The formulation of the problem in this research is: 1) What is the practice of additional costs in electronic repair services at Ayeng Cell. 2) What is the Islamic Law review of the practice of adding fees in electronic repair services at Ayeng Cell. The methodology in this research uses qualitative methods with the type of research, namely field research, primary and secondary data sources, which are obtained directly from owners, workers, consumers and with the help of books related to the title. The samples were owners, employees and consumers at Ayeng Cell who were used as respondents or informants. Meanwhile, the data collection methods used were interviews and documentation. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded: Implementation of the practice of adding costs that occurs at Ayeng Cell, namely first checking the condition of electronic goods. After checking, the shop informs them of the damage experienced and the price of the goods they want to replace, then the goods will be left behind. for a day for reasons of long work. When picking up the goods there was a discrepancy with the initial agreement where there was an additional fee on the grounds that there was other damage without the customer's knowledge and without confirmation to the customer. Based on a review of Islamic law, there is an element of unilateral price fixing and a lack of transparency between the two parties carried out by shop technicians to consumers, therefore one party suffers a loss because it benefits one party. This additional cost agreement contract is strictly prohibited because this is not in accordance with the Ijarah principle which must prioritize the principles of justice, honesty and prioritize the principles of life in order to achieve a benefit in the transaction. And Islam teaches us that business orientation is not only about seeking profit, but in its implementation it also hopes for the approval of Allah SWT. Keywords: Practice, Additional Costs, Islamic Law

    METODE HIPNOTERAPI PADA PENANGANAN REMAJA PECANDU PORNOGRAFI DI GRIYA BAHAGIA SEHAT LAMPUNG SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Dalam perkembangannya remaja mengalami perubahan emosional, kognitif, dan psikis, salah satu perubahan yang tidak bisa dihindari adalah motivasi dan rasa keingintahuan yang tinggi terhadap berbagai hal yang menimpa dirinya termasuk masalah-masalah yang berhubungan dengan seksualitas. Saat ini istilah pornografi digunakan untuk mengungkapkan segala sesuatu yang bersifat seksual . Hipnoterapi adalah salah satu dari berbagai terapi bicara yang dapat digunakan untuk membantu mereka yang berjuang melawan kecanduan pornografi. Fungsi dari metode hipnoterapi ini yaitu untuk menghilangkan kecanduan pornografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode hipnoterapi pada penanganan remaja pecandu pornografi di griya bahagia sehat lampung selatan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Berdasarkan kriteria purposive sampling maka sumber data primer dalam penelitian ini adalah 5 remaja pecandu pornografi, 1 orang hipnoterapis dan 4 informan tambahan. Jadi jumlah keseluruhan sumber data primer dalam penelitian ini adalah 10 informan. Sedangkan data sekunder penelitian ini diperoleh buku buku, website, artikel bahkan jurnal ilmiah, Al-Qur’an dan hadits. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Model interatif yang terdiri dari tiga hal utama, yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode hipnoterapi pada penanganan remaja pecandu pornografi dilaksanakan dalam 5 tahap yaitu: 1) pre-induction dimana terapis membangun rapport atau membangun kepercayaan dengan klien, mengidentifikasi permasalahan klien dan menentukan tujuan yang ingin dicapai dalam proses hipnoterapi. 2) induction dimana prosesnya remaja pecandu pornofgrafi dibuat rileks dari beta, alpha dan theta hingga masuk kedalam trance yang lebih dalam. 3) deepening yang membuat remaja pecandu pornografi lebih fokus dari sebelumnya dengan cara membuat dia sangat nyaman dengan keadaan yang sedang terjadi. 4) hypnotic suggestion untuk memberikan sugesti kepada remaja pecandu pornografi agar sembuh sesuai dengan yang diharapkan. 5) termination yakni menormalkan kembali keadaan klien (remaja pecandu pornografi) seperti sedia kala tanpa menghapus sugesti yang telah ditanamkan pada pikiran bawah sadar klien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan penggunaan hipnoterapi merupakan alternatif yang efektif dalam penanganan remaja pecandu pornorafi sehingga mampu secara perlahan sembuh dari kecanduan pornografi dan dapat menjalani kehidupan yang kembali normal. Kata kunci : Remaja pecandu pornografi, Pornografi, Hipnoterapi. ABSTRACT In their development, adolescents experience emotional, cognitive, and psychological changes, one of the changes that cannot be avoided is high motivation and curiosity about various things that happen to them, including problems related to sexuality. Currently, the term pornography is used to express everything that is sexual in nature. It's a good idea to have a look at a few of the many different kinds of talk therapy that can be used to help those who are struggling against pornography addiction. The function of this hypnotherapy method is to eliminate pornography addiction. This research aims to find out how the application of hypnotherapy methods in handling adolescent pornography addicts in griya bahagia sehat south Lampung.. This type of research is field research (field research) which is descriptive qualitative. The primary data sources in this study are 5 adolescent pornography addicts, 1 hypnotherapist and 4 additional informants. So the total number of primary data sources in this research is 10 informants. While the secondary data of this research is obtained from books, websites, articles and even scientific journals, Al-Qur'an and hadith. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used is the interactive model which consists of three main things, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the hypnotherapy method in handling adolescent pornography addicts was carried out in 5 stages, namely: 1) pre-induction where the therapist builds rapport or builds trust with the client, identifies the client's problems and determines the goals to be achieved in the hypnotherapy process. 2) induction where the process of teenage porn addicts is relaxed from beta, alpha and theta to enter into a deeper trance. 3) deepening which makes teenage porn addicts more focused than before by making him very comfortable with the situation that is happening. 4) hypnotic suggestion to give suggestions to teenage pornography addicts to heal as expected. 5) termination, which is to normalize the client's condition (teenage pornography addicts) as before without removing the suggestions that have been implanted in the client's subconscious mind. The conclusion of this research is the implementation of the use of hypnotherapy is an effective alternative in handling adolescent porn addicts so that they are able to slowly recover from pornography addiction and can live a normal life. Keywords: Teenage porn addicts, Pornography, Hypnotherapy

    PENGARUH PROFITABILITAS, FINANCIAL DISTRESS DAN COMPANY SIZE TERHADAP AUDIT REPORT LAG PADA PERUSAHAAN TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2023

    No full text
    ABSTRAK Ketepatan waktu dalam penyajian informasi keuangan menjadi isu penting bagi perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hambatan yang ditemui auditor dalam proses audit menyebabkan perbedaan waktu antara tanggal tutup tahun buku dengan tanggal pelaporan auditor, yang dikenal dengan istilah audit report lag. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 14/POJK.04/2022 tentang penyampaian laporan keuangan berkala emiten atau perusahaan publik pasal 4, peraturan tersebut menyatakan laporan keuangan tahunan wajib disampaikan kepada Otoritas jasa Keuangan dan diumumkan kepada masyarakat paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah tanggal laporan keuangan tahunan. Namun demikian, tidak sedikit perusahaan yang melanggar peraturan tersebut dengan menyerahkan laporan keuangan secara terlambat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, financial distress, dan company size terhadap audit report lag. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan jenis data yang digunakan yakni data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Objek penelitian ini menggunakan perusahaan transportasi yang terdaftar di BEI periode tahun 2019-2023. Sampel pada penelitian ini berjumlah 10 perusahaan pada periode 2019-2023 sehingga jumlah data pada penelitian ini yaitu 50 data dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi logistik dengan menggunakan aplikasi SPSS 25. Berdasarkan hasil pengujian, profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap audit report lag dengan nilai signifikansi α= 0,194 ≥ 5%. Financial distress tidak berpengaruh signifikan terhadap audit report lag dengan nilai signifikansi α= 0.422 ≥ 5%. Selanjutnya company size tidak berpengaruh signifikan terhadap audit report lag dengan nilai signifikansi α= 0,615 ≥ 5%. Kata kunci : Profitabilitas, financial distress, company size, dan audit report lag. ABSTRACT The timeliness of the presentation of financial information is an important issue for companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The obstacles encountered by auditors in the audit process cause a time difference between the closing date of the financial year and the auditor's reporting date, known as audit report lag. Based on the Regulation of the Financial Services Authority of the Republic of Indonesia Number 14 / POJK.04 / 2022 concerning the submission of periodic financial reports of issuers or public companies article 4, the regulation states that annual financial reports must be submitted to the Financial Services Authority and announced to the public no later than the end of the third month after the date of the annual financial statements. However, not a few companies violate this regulation by submitting financial reports late. This study aims to analyze the effect of profitability, financial distress, and company size on audit report lag. This study uses quantitative methods and the type of data used is secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange. The object of this research uses transportation companies listed on the IDX for the 2019 2023 period with a population of 38 companies. The sample in this study amounted to 10 companies in the 2019-2023 period so that the total data in this study was 50 data with sampling techniques using purposive sampling method. The data analysis used is logistic regression analysis technique using the SPSS 25 application. Based on the test results, profitability has no significant effect on audit report lag with a significance value of α = 0.194 ≥ 5%. Financial distress has no significant effect on audit report lag with a significance value of α = 0.422 ≥ 5%. Furthermore, company size has no significant effect on audit report lag with a significance value of α = 0.615 ≥ 5%. Keywords: Profitability, financial distress, company size, and audit report lag

    STRATEGI GANJAR MILENIAL CENTER DALAM MENDUKUNG CAPRES GANJAR PRANOWO PADA PEMILU 2024 DI PROVINSI LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Dalam pemilu, strategi politik sangat penting untuk memenangkan persaingan, terutama bagi relawan Ganjar Milenial Center (GMC) yang mendukung capres Ganjar Pranowo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Ganjar Milenial Center (GMC) dalam meningkatkan elektabilitas Ganjar Pranowo di Provinsi Lampung pada Pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan empat informan kunci: Ketua GMC, Sekretaris GMC, perwakilan masyarakat, dan mahasiswa yang terlibat aktif dalam kegiatan politik lokal. Sumber data sekunder mencakup literatur, dokumen resmi, laporan survei, dan arsip berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GMC menggunakan berbagai strategi marketing politik untuk meningkatkan elektabilitas Ganjar Pranowo. Push Political Marketing dilakukan melalui kampanye door-to-door dan acara lokal. Pull Political Marketing melibatkan penggunaan media sosial dan seminar online. Pass Political Marketing dilakukan dengan melibatkan tokoh masyarakat dan organisasi lokal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi yang diterapkan oleh GMC efektif dalam meningkatkan dukungan dan elektabilitas Ganjar Pranowo di Provinsi Lampung. Strategi marketing politik yang terintegrasi dan adaptif terhadap dinamika sosial-politik lokal menjadi kunci keberhasilan GMC dalam mendukung capres Ganjar Pranowo pada Pemilu 2024. Kata Kunci: Strategi Marketing Politik, Ganjar Milenial Center. ABSTRACT In elections, political strategies are crucial for winning the competition, especially for the Ganjar Milenial Center (GMC) volunteers supporting the presidential candidate Ganjar Pranowo. This research aims to identify the strategies of the Ganjar Milenial Center (GMC) in increasing Ganjar Pranowo's electability in Lampung Province for the 2024 Elections. This research employs field research methods with a descriptive qualitative approach. Primary data sources were obtained through interviews with four key informants: the Chair of GMC, the Secretary of GMC, a community representative, and a student actively involved in local political activities. Secondary data sources include literature, official documents, survey reports, and news archives. The research results indicate that GMC employs various political marketing strategies to boost Ganjar Pranowo's electability. Push Political Marketing is conducted through door-to-door campaigns and local events. Pull Political Marketing involves the use of social media and online seminars. Pass Political Marketing is carried out by involving community leaders and local organizations. The conclusion of this study is that the strategies implemented by GMC are effective in increasing support and electability for Ganjar Pranowo in Lampung Province. An integrated political marketing strategy that adapts to local socio-political dynamics is key to GMC's success in supporting Ganjar Pranowo's presidential campaign in the 2024 Elections Keywords: Political Marketing Strategy, Ganjar Milenial Center

    KREATIVITAS PENDIDIK AKIDAH AKHLAK DALAM MENGOPTIMALKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK Di MTs MUHAMMADIYAH SUKARAME BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Pada saat peneliti melaksanakan Pra-penelitian di MTS Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung. Guru Akidah Akhlak Mts Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung, mengatakan bahwa guru harus kreatif dan inovatif selama pembelajaran. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, guru juga harus menyadari kemampuan untuk meningkatkan kreativitas untuk beradaptasi dan menanggapi situasi ini. Ketika guru menggunakan kreativitasnya, hal-hal baru akan menjadi peluang bagi guru untuk menyederhanakan implementasi dan persyaratan lain akan berakhir dengan pengembangan situasi. Saat saya mengajarkan Akidah Akhlak di MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung ini pada kelas VIII saya berusaha menggunakan berbagai variasi metode pembelajaran, Saya pun selalu berusaha bagaimana caranya agar selama proses pembelajaran akidah akhlak berjalan kondusif, semenarik mungkin, serta bagaimana caranya agar para peserta didik tidak mengantuk saat pembelajaran akidah Akhlak berlangsung. Berdasarkan observasi lapangan, beberapa siswa melewatkan pembelajaran, tentu saja mereka juga memiliki alasan mengapa mereka melakukannya. Alasan sebagian siswa tidak mengikuti pembelajaran Akidah Akhlak adalah karena sebagian siswa menganggap membosankan, sebagian lagi kurang efektif. Tak jarang Peserta didik di masa kini lebih sangat mengenal bagaimana perkembangan teknologi seperti gadget, laptop, dan lainnya yang semakin hari semakin canggih dengan aplikasinya yang semakin bagus, serta dilengkapi dengan feature yang menarik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif-deskriptif yaitu pendekatan penelitian yang berusaha mendesripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi sekarang yang dimana penelitian ini memotret peristiwa dan kejadian yang terjadi menjadi focus perhatiannya untuk kemudian di jabarkan sebagimana adanya. Menurut Jane Richie penelitian kualitatif adalah upaya untuk menyajikan dunia sosial, dan perspektifnya, di dalam dunia Hasil penelitian ini adalah Sebelum pelaksanaan proses pembelajaran, guru menetapkan tujuan pembelajaran, guru berusaha proses pembelajaran berjalan kondusif dan menjaga peserta didik aktif saat pembelajaran berlangsung. Selain menggunakan buku, guru menggunakan laptop dan proyektor yang terkoneksi pada internet sebagai pendukung materi yang ada di dalam buku. Setalah melaksanakan proses KBM, guru memberikan nilai kepada setiap peserta didik. Peserta didik dengan nilai tinggi akan termotivasi untuk belajar, sedangkan peserta didik dengan skor rendah pasti akan termotivasi untuk belajar lebih giat. Simpulan pada penelitian ini Kreativitas Guru Akidah Akhlak dapat Mengoptimalkan Keaktifan Belajar Peserta Didik di MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung. Kata Kunci : Kreativitas Guru, Akidah Akhlak, Keaktifan Belajar ABSTRACT When researchers carried out pre-research at MTS Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung, the Aqidah Akhlak teacher at Mts Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung said that teachers must be creative and innovative during learning. To achieve learning goals, teachers must also be aware of the ability to increase creativity to adapt and respond to these situations. When teachers use their creativity, new things will become opportunities for teachers to simplify implementation and other requirements will end up developing situations. When I teach Moral Creeds at MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung in class VIII, I try to use a variety of learning methods. I also always try to find out how to make the learning process of moral creeds run as conducive, as interesting as possible, and how to ensure that students don't get sleepy. when learning moral beliefs takes place. Based on field observations, some students miss learning, of course they also have reasons why they do it. The reason some students do not take part in Aqidah Akhlak learning is because some students think it is boring, and some find it less effective. It is not uncommon for today's students to be more familiar with the development of technology such as gadgets, laptops and others which are becoming more sophisticated day by day with better applications and equipped with interesting features. The approach used in this research is a qualitative-descriptive approach, namely a research approach that attempts to describe a symptom, event, event that is happening now, where this research photographs events and events that occur and becomes the focus of attention and then describes it as it is. According to Jane Richie, qualitative research is an attempt to present the social world, and its perspectives, within the world. The results of this research are that before implementing the learning process, the teacher sets learning objectives, the teacher tries to run the learning process in a conducive manner and keeps students active during learning. Apart from using books, teachers use laptops and projectors connected to the internet to support the material in the books. After carrying out the teaching and learning process, the teacher gives grades to each student. Students with high scores will be motivated to study, while students with low scores will definitely be motivated to study harder. The conclusion of this research is that the Creativity of Akidah Akhlak Teachers can Optimize the Learning Activeness of Students at MTs Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung. Keywords: Teacher Creativity, Moral Creeds, Learning Activeness iii i

    HUBUNGAN ANTARA PET ATTACHMENT DAN COPING STRESS DENGAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA MAHASISWA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pet attachment dan coping stress dengan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa. Kesejahteraan subjektif merupakan salah satu kajian psikologi positif yang membahas tentang evaluasi keseluruhan kehidupan seseorang dari sudut pandang dirinya sendiri, baik evaluasi afektif mupun evaluasi kognitif. Individu yang memiliki kesejahteraan subjektif yang tinggi, kehidupan yang dijalaninya akan terasa lebih mudah dan menyenangkan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 100 responden mahasiswa yang memiliki hewan peliharaan. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kesejahteraan subjektif yang terdiri dari sekala SWLS sebanyak 7 aitem (a= 0,725), dan skala PANAS sebanyak 13 aitem (a= 0,824), skala pet attachment sebanyak 20 (a= 0,869), dan skala coping stress (a= 0,848), sebanyak 28 aitem. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis data menunjukan pertama, koefisien korelasi (r) 0,566 dan nilai F hitung 22,815 dan signifikansi 0,000 < 0,05, artinya pet attachment dan coping stress secara bersama-sama memiliki hubungan terhadap kesejahteraan subjektif. Kedua, koefisien korelasi (r) 0,298 dengan signifikansi 0,042 < 0,05, dan sumbangan efektif 5,3%, artinya terdapat hubungan yang positif signifikan antara pet attachment dengan kesejahteraan subjektif. Ketiga, koefisien korelasi (r) 0,539 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, dan sumbangan efektif 26,7%, artinya terdapat hubungan yang positif signifikan antara coping stress dengan kesejahteraan. Kata Kunci: Kesejahteraan Subjektif, Pet Attachment, Coping Stress. ABSTRACT This research is to determine the relationship between pet attachment and coping with stress and subjective well-being in students. Subjective well-being is a positive psychology study that discusses the overall evaluation of a person's life from his own perspective, both affective evaluation and cognitive evaluation. For individuals who have high subjective well-being, the life they live will feel easier and more enjoyable. This research is a quantitative research with a purposive sampling technique involving 100 student respondents who have pets. The data collection technique used a subjective well-being scale consisting of a SWLS scale of 7 items (a= 0,725), a PANAS scale of 13 items (a= 0,824), a pet attachment scale of 20 (a= 0,869), and a stress coping scale (a= 0,848), a total of 28 items. The data analysis technique uses multiple regression analysis. The results of data analysis show firstly, the correlation coefficient (r) is 0,566 and the calculated F value is 22,815 and the significance is 0,000 <0,05, meaning that pet attachment and coping with stress together have a relationship with subjective well-being. Second, the correlation coefficient (r) is 0,298 with a significance of 0,042 <0,05, and an effective contribution of 5,3%, meaning that there is a significant positive relationship between pet attachment and subjective well-being. Third, the correlation coefficient (r) is 0,539 with a significance of 0,000 <0,05, and an effective contribution of 26,7%, meaning that there is a significant positive relationship between coping with stress and well-being. Keywords: Subjective Well-being, Pet Attachment, Coping Stress

    EKSPLORASI BAKTERI SELULOLITIK TERMOFILIK DI WISATA SUMBER AIR PANAS WAY PANAS BUMI NATAR LAMPUNG SELATAN

    No full text
    ABSTRAK Bakteri selulolitik termofilik merupakan bakteri yang berhabitat pada suhu lingkungan antara 45°-65°C dengan pH 6-7. Bakteri ini mampu mengahasilkan enzim selulosa yang kini telah diproduksi secara komersial oleh berbagai industri global dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai sektor seperti makanan, bahan bakar, industri kertas dan tekstil. Penelitian ini bertujuan mengkarakteristikkan dan mengukur indeks selulase bakteri selulolitik termofilik dari sumber air panas Way Panas Bumi Natar Lampung Selatan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel diambil dari tiga titik wisata sumber air panas, adapun teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu Purposive sampling dengan memperhatikan parameter fisika dan kimia. Hasil penelitian memperoleh 18 isolat yang berhasil diisolasi dari wisata sumber air panas, setelah di lakukan pewarnaan gram, 13 diantaranya merupakan gram negatif. Bentuk dominan isolat bakteri yang berhasil diisolasi yaitu berbentuk basil. Hasil uji aktivitas selulase didapatkan 5 isolat yang mampu mendegradasi selulase. Indeks selulase tertinggi yang didapat dari wisata sumber air panas yaitu 3,80 cm. Kata kunci: Bakteri termofilik, Carboxyl Methyl Cellulose (CMC), Selulolitik, Sumber air panas. ABSTRACT Thermophilic cellulolytic bacteria are bacteria that inhabit environments with temperatures ranging from 45°C to 65°C and a pH of 6-7. These bacteria can produce cellulase enzymes, which are now commercially produced by various global industries and widely utilized in sectors such as food, fuel, paper, and textiles. This study aims to characterize and measure the cellulase index of thermophilic cellulolytic bacteria from the Way Panas Bumi hot spring in Natar, South Lampung. The research employed qualitative methods. Samples were collected from three points in the hot spring tourist area using a purposive sampling technique, considering physical and chemical parameters. The study successfully isolated 18 bacterial isolates from the hot spring area. After Gram staining, 13 isolates were identified as Gram-negative. The dominant shape of the isolated bacteria was rod-shaped. Cellulase activity tests revealed that 5 isolates were capable of degrading cellulase. The highest cellulase index obtained from the hot spring was 3.80 cm. Keywords: Carboxyl Methyl Cellulose (CMC), Cellulolytic, Hot springs, Thermophilic bacteria

    PENGARUH LIMBAH AMPAS KELAPA DAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) PADA FORMULASI PAKAN ALTERNATIF TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

    No full text
    ABSTRAK Ikan nila merupakan salah satu komoditas yang berada di air tawar yang banyak digemari oleh kalangan masyarakat karna ikan nila memiliki sifat yang menguntungkan salah satunya memiliki nilai pasaran yang cukup tinggi, memiliki tingkat produksi yang cukup cepat, tumbuh dengan cepat, dan memiliki toleransi terhadap lingkungan yang kurang baik. Dalam suatu usaha budidaya perikanan pakan merupakan salah satu permasalahan karna harga pakan yang sangat mahal bagi pembudidaya, maka dari itu diperlukannya bahan alternatif mudah didapat, dan memiliki nilai protein yang cukup untuk ikan. Ampas kelapa dan daun kelor merupakan salah satu bahan alternatif yang memiliki nilai protein yang cukup bagi ikan nila. Penelitian ini dilakukan selama 30 hari di kecamatan bumi nabung, kabupaten lampung Tengah, desian pada penelitian ini menggunakan RAL dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan. Populasi pada penelitian ini berupa ikan nila sebanyak 180 ekor dengan parameter pengamatan berat bobot ikan nila, Panjang ikan nila, SGR, FCR, suhu, dan pH. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu Duncan dengan taraf signifikan sebesar 5%. Hasil penelitian menyatakan bahwa perlakuan P2 (95% daun kelor, 5% ampas kelapa) menunjukan hasil terbaik dengan pertumbuhan bobot rata-rata 13,1gram, SGR 33%, Panjang ikan 6,66 cm, dan nilai konversi pakan FCR 0,57. Kombinasi dengan taraf 95% daun kelor 5% ampas kelapa sangat direkomendasikan untuk meningkatkan pertumbuhan pada ikan nila. Kata Kunci: Ikan Nila, Ampas Kelapa, Daun Kelor, Pertumbuhan. ABSTRACT The Nile tilapia is one of the freshwater commodities that is highly favored by the public because it has beneficial characteristics, including a relatively high market value, fast production rate, rapid growth, and tolerance to less-than-ideal environmental conditions. In aquaculture, feed is one of the main issues due to the high cost of feed for farmers. Therefore, there is a need for alternative materials that are easily available and contain sufficient protein for the fish. Coconut cake and moringa leaves are among the alternative ingredients that provide adequate protein for Nile tilapia. This study was conducted for 30 days in Bumi Nabung District, Central Lampung Regency. The experimental design used in this research was a Randomized Block Design (RAL) with 4 treatments and 3 replications. The population of this study consisted of 180 Nile tilapia fish, with the observation parameters including fish weight, fish length, Specific Growth Rate (SGR), Feed Conversion Ratio (FCR), temperature, and pH. The data analysis used in this study was Duncan's Multiple Range Test at a significance level of 5%. The results of the study indicated that treatment P2 (95% moringa leaves, 5% coconut cake) showed the best results with an average weight growth of 13.1 grams, SGR of 33%, fish length of 6.66 cm, and a feed conversion ratio (FCR) of 0.57. The combination of 95% moringa leaves and 5% coconut cake is highly recommended to improve the growth of Nile tilapia. Keyword: Nila Tilapia, Coconut Cake, Moringa Leaves, Growth

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇