Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    ANALISIS IMPLEMENTASI STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X SMK MIFTAHUL ULUM TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK SMK Miftahul Ulum Bandar Lampung merupakan sekolah kejuruan yang memiliki corak Ke-Islaman dalam sistem pembelajarannya. Permasalahan seperti malasnya peserta didik mengerjakan tugas dari guru PAI dan hasil belajar yang rendah menjadi perhatian guru PAI. Pembelajaran PAI memerlukan strategi yang tepat dalam penyampaian pembelajarannya agar mudah dipahami peserta didik, yang kemudian peserta didik memiliki motivasi dan hasil belajar yang baik dari proses pembelajaran tersebut. Strategi Problem Based Learning menjadi strategi yang diterapkan dalam pembelajaran PAI, strategi pembelajaran ini berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan untuk melihat dan menganalisis implementasi strategi Problem Based Learning dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik siswa kelas X OTKP SMK Miftahul Ulum Bandar Lampung, menggunakan teknik pengumpul data wawancara, observasi dan dokumentasi. Maka ditemukan hasil penelitian sebagai berikut: Penerapan strategi Problem Based Learning memiliki dampak yang positif kepada motivasi belajar peserta didik, peserta didik memiliki peningkatan indikator berupa hasrat dan keinginan berhasil, dorongan untuk belajar sebagai kewajiban peserta didik, kegiatan yang menarik dirasakan peserta didik. Pengaruh PBL terhadap motivasi belajar yaitu adanya keterlibatan aktif peserta didik, tumbuhnya rasa pikir relevansi dan kepentingan, mengembangkan kemandirian belajar, meningkatkan kepercayaan diri peserta didik, dan membiasakan diri belajar kolaboratif. Penerapan strategi Problem Based Learning memiliki dampak yang positif kepada hasil belajar peserta didik, pada ranah pengetahuan kelas OTKP memiliki rata-rata nilai 67 (10 peserta didik tuntas) daripada kelas RPL yang menggunakan metode ceramah dengan rata-rata nilai 62 (8 peserta didik tuntas), pada ranah penguasaan sikap masih terdapat 7 peserta didik yang memiliki sikap negatif, 24 peserta didik lainnya memiliki sikap yang serius dalam pembelajaran, pada ranah psikomotorik peserta didik seluruhnya mengerjakan tugas portofolio sebagai penilaian psikomotorik. Pengaruh PBL terhadap hasil belajar yaitu meningkatkan kemampuan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis. Lima kendala yang dialami dalam penerapan strategi PBL, yaitu kurang matangnya persiapan yang dilakukan oleh guru, terdapat sarana prasarana sekolah yang belum memadai, terdapat peserta didik yang masih malu dalam mengutarakan pendapat, terdapat peserta didik yang usil dan menjahili sesama temannya, dan apresiasi yang masih dianggap belum cukup bagi sebagian peserta didik. Rekomendasi, perlunya pembinaan dan pengembangan keprofesionalan guru, perlunya penyediaan sumber belajar yang bervariatif, dan guru harus memiliki kemampuan teknologi yang mumpuni agar strategi Problem Based Learning dapat dijalankan secara maksimal. Kata Kunci: Strategi Problem Based Learning, Motivasi, Hasil Belajar, dan Pendidikan Agama Islam vi ABSTRACT SMK Miftahul Ulum is a vocational school with an Islamic character to its learning process. Therefore, Islamic Religious Education (PAI) is the primary subject. Islamic Education learning requires the use of the appropriate delivery strategy so that students can understand it, creating student motivation and positive learning outcomes. The Problem Based Learning strategy is used for learning Islamic Religious Education. This research is a qualitative research approach with a type field study to observe and analyze the implementation of the Problem Based Learning strategy in improving the motivation and learning outcomes of the tenth-grade OTKP students at SMK Miftahul Ulum. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. Strategy implementation Problem Based Learning has a positive impact on students' learning motivation, Students have increased indicators in the form of passion and desire to succeed, encouragement to learn as a student's obligation, and activities that students find interesting. The influence of PBL on learning motivation is that there is active involvement of students, a growing sense of relevance and importance, developing learning independence, increasing students' self-confidence, and getting used to collaborative learning. Strategy implementation Problem Based Learning has a positive impact on student learning outcomes, in the knowledge domain the OTKP class has an average score of 67 (10 students have completed it) compared to the RPL class which uses the lecture method with an average score of 62 (8 students have completed it), in the mastery domain attitudes, there are still 7 students who have a negative attitude, 24 other students have a serious attitude towards learning, in the psychomotor domain all students are doing portfolio assignments as a psychomotor assessment. The effect of PBL on learning outcomes is to increase the ability to master concepts and critical thinking skills. Five obstacles experienced in implementing the PBL strategy, namely, the preparations carried out by teachers are inadequate, there are inadequate school infrastructure, there are students who are still embarrassed to express their opinions, there are students who are nosy and tease their fellow students, and appreciation is still considered insufficient for some students. The researcher recommends training and professional development for teachers, providing diverse learning resources, and teachers having qualified technological knowledge to carry out the Problem Based Learning strategy optimally. Keywords: Problem-based Learning Strategy, Motivation, Learning Outcomes, and Islamic Religious Education vii صخللما تغبص ثاذ تيىهم تسزدم يه تيىهلما تٍىهاثلا مىلعلا حاخفم تسزدم ةدالما يه تيملاسالإ تيبرتلا ةدام ذبصج ثيدب ،اهيف ميلعخلا تيلمع يف تيملاسإ يف تديحص تيجيجارتسا تيملاسالإ تيبرتلا ملعح بلطخً .ملعخلا تيلمع يف تيسيئسلا ف بلاطلا ىلع لهسٌ ىتخ ملعخلا مًدقج بلاطلا يدل نىهً مث ًمو ،اهمه ملعخلا تيجيجارتسا نإ .ملعخلا تيلمع ًم ةديجلا تيميلعخلا جئاخىلاو تيعفادلا يهو ،تيملاسالإ تيبرتلا ملعح يف تقبطم تيجيجارتسا يه ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسا . ملعخلا تيجيجارتسا قيبطج ليل ا يف سشاعلا فصلا ب دجو تفسعلم وادي ل ما ثدب لا ىه ثدبلا اره ل اط ملعح جئاخهو تيعفاد نيسدج يف ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ًم ثاهايبلا عمج بيلاسأ مادخخساب تيىهلما تٍىهاثلا مىلعلا حاخفم تسزدم ىدىلا ىلع ثدبلا جئاخه ىلإ لصىخلا مج مث .قيثىخ لا تسازد ا و تةخلا ل ما ا و تلباق : ل ما يلاخلا تيعفاد ىلع باجًإ سثأ هل ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسإ ق ،بلاطلا يبطج نإ يتلا ماهلماب مايقلا ىلاخ ًم حضخً امل حاجىلا يف تبغسلا نيملعخلما يدل ملعلما اهمدقً ،بلاطل مهتامازتلا ببسب طقف ملعخلا يف تبغسلا مهيدل بلاطلاف ، ا ثامىلعلما داجًإ يف تًدج مهيدل بلاطلاو امم ةدالما تشقاىلم ةدامل مدخخسح يتل اهب سعشٌ يتلا تقىشلما تطشوالأ نإ مث مئلالم . ثايلاث ل ما ا و ىام اال لهش يف تيعفادلا سهةً تيعفادلا ىلع باجًإ سثأ اهل ثايجمربلا تسدىه ةدام يملعم عم ملعخلا يف بلاطلا او ذٍسلما ي سازدلا ىجلا ولرلو ،ثايجمربلا تسدىه ةدام يملعم عم ملعخلا يف لمعمو تبخنلما قفاسم دىجو مدع ًم مغسلا ىلع ي سازدلا لصفلا يف ملعخلل ريثأج هل ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسإ قيبطج نإ .يلال بساحلا ىلع باجًإ تسدىه لصف لصخ تفسعلما ىاجم فف ،بلاطلا يدل ملعخلا تخمجأ لصف ًع ديج ثاجزد طسىخم ىلع ثايجمربلا جئاخه يرلا بجاهلما ةزادإ تعبس كاىه ىاصً لا ثايلىلسلا ناقجإ ىاجم يفو ،ثاسضادلما بىلسأ مدخخسٌ viii كىلس لا مهيدل ًٍسخآ ابلاط ا لا كىلس لا مهيدل بلاط لا و ،يبلس ًٍسشعو تعبزأ ثابجاىب اعيمج بلاطلا مىقً ي سفىلا مسحلا ىاجلما يفو ،ملعخلا يف عخلا يف تيجاذ ريس لهش ىلع تةفاحلا ديجلا .مل ،ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسا قيبطج هجاىج ثابقع سمخ كاىه كاىهو ،تسزدملل تيخدخلا تييبلا قفاسم تًافل مدعو ،ملعلما دادعإ مدع يهو نىيلىضف بلاط كاىهو ،مهئازآ ًع ريبعخلا ًم نىلجخً نىلاصً لا بلاط ا سًدقخلا ىاصً لاو ،مهءلامش نىقًاضٍو مهءلامش نىقًاضً .بلاطلا ضعبل فام ريغ ،نيملعملل يهنلما سٍىطخلاو بٍزدخلا ىلإ تجاحلا يه ثخابلا اهمدق يتلا ثايصىخلا زداصم ريفىج ىلإ تجاحلاو ل ما ملعخ لا ثازاهمب نىملعلما عخمخً نأ بجٍو ،تعىىخ ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسا ريفىج ًنمً ىتخ تلهؤم تيجىلىىنج مالأ ىدىلا ىلع ،ةيعفادلاو ،تلاكشلما لح ىلع مئاقلا ملعتلا ةيجيثارتسا ةيملاسالإ ةيبرتلاو ،ملعتلا جئاتنو .لث : حيثا ix فلما تاملك

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA SMP DENGAN POKOK BAHASAN LINGKARAN BERNUANSA ISLAMI

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar lembar kerja siswa berbantuan aplikasi canva yang memiliki ciri khas nuansa islam pada materi lingkaran yang valid, menarik dan efektif untuk peserta didik dan pendidik dalam proses pembelajaran. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan jenis penelitian Research and Development serta menggunakan model penelitian ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Tahap Development melibatkan 5 validator yang terdiri atas 2 validator media, 2 validator materi dan 1 validator soal. Tahap Implementation mengajak sebanyak 40 peserta didik yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kecil 10 peserta didik dan kelompok besar sebanyak 30 peserta didik. Pada penilaian kemenarikan produk bahan ajar lembar kerja siswa materi lingkaran digunakan angket yakni angket respon peserta didik. Uji efektivitas lembar kerja siswa diperoleh dari penggunaan soal pre-test dan soal post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi berdasarkan evaluasi oleh ahli materi, media, dan agama. Uji coba menunjukkan bahwa LKS sangat menarik dengan skor rata-rata 3,51 pada kelompok kecil dan 3,50 pada kelompok besar, yang termasuk dalam kategori "sangat menarik". Selain itu, uji efektivitas menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan LKS ini. LKS berbasis kontekstual ini dirancang dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islami melalui ayat ayat Al-Qur'an dan hadist, serta mengaitkan materi dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa.Dengan demikian, LKS ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan antusiasme siswa dalam belajar matematika, khususnya pada materi lingkaran, serta menjadi referensi bagi pengembangan bahan ajar yang bernuansa Islami. Kata kunci: Lembar Kerja Siswa, Kontekstual, Nuansa Islami, Lingkaran, ADDIE ii ABSTRACT This study aims to develop teaching materials for student worksheets assisted by the Canva application with a distinctive Islamic nuance on the material of circles that are valid, interesting and effective for students and educators in the learning process. The research conducted uses the Research and Development type of research and uses the ADDIE research model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The Development Stage involved 5 validators consisting of 2 media validators, 2 material validators and 1 question validator. The Implementation Stage invited 40 students who were divided into two groups, namely a small group consisting of 10 students and a large group consisting of 30 students. In assessing the attractiveness of the student worksheet teaching material product on the circle material, a questionnaire was used, namely a student response questionnaire. The effectiveness test of the student worksheet was obtained from the use of pre-test and post-test questions. The results of the study showed that the developed LKS had a high level of validity based on evaluations by material, media, and religious experts. The trial showed that the LKS was very interesting with an average score of 3.51 in small groups and 3.50 in large groups, which was included in the "very interesting" category. In addition, the effectiveness test showed an increase in student learning outcomes with the use of this LKS. This contextual-based LKS is designed by integrating Islamic values through verses of the Qur'an and hadith, as well as linking the material to the context of students' daily lives. Thus, this LKS is expected to increase students' understanding and enthusiasm in learning mathematics, especially in the material on circles, as well as being a reference for the development of Islamicthemed teaching materials. Keywords: Student Worksheet, Contextual, Islamic nuance, Circle, ADDI

    FALSAFAH HIDUP ORGANISASI KERUKUNAN KELUARGA SULAWESI SELATAN (KKSS) DALAM MENINGKATKAN SOLIDARITAS MASYARAKAT SULAWESI SELATAN DI BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan yang disingkat KKSS merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang menghimpun Warga Sulawesi Selatan yang berada di perantauan di luar provinsi Sulawesi Selatan. Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) memiliki keunikan yaitu anggotanya masih menggunakan falsafah singkek, falsafah singkek tersebut berasal dari Minangkabau yang sering digunakan pendatang (tamu) dan masih menggunakan pegangan hidup bugis yang diantaranya falsafah Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge dan Sipatokkong diantara falsafah tersebut memiliki kaitanya dengan tersebut menggambarkan kepribadian yang komunal, falsafah tersebut menyuarakan Semangat dan spirit keberasamaan komunitas yang bersangkutan. Berdasarkan permasalahan di atas penulis merumuskan beberapa rumusan masalah yaitu Bagaimana peran falsafah hidup serta faktor pendorong dan penghambat Organisasi (KKSS) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan dalam Meningkatkan Solidaritas Sosial Masyarakat Sulawesi Selatan di Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran falsafah hidup organisasi (KKSS) kerukunan keluarga sulawesi selatan dalam meningkatkan solidaritas sosial masyarakat Sulawesi Selatan di Bandar Lampung dan untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat falsafah hidup organisasi (KKSS) kerukunan keluarga sulawesi selatan dalam meningkatkan solidaritas sosial masyarakat Sulawesi Selatan di Bandar Lampung. Metode penelitian dalam skripsi ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif.Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan dokumentasi. Adapun Informan yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu, key informan atau informan kunci terdiri dari anggota dalam organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) (seperti ketua, Sekretaris, Penasihat, Anggota dan lain-lain). Informan utama yaitu orang yang memiliki informasi terkait kegiatan-kegiatan dan dokumen dokumen Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan informan tambahan yaitu orang yang aktif mengikuti program-program kerja dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Berdasarkan hasil wawancara didapatkan data yaitu prinsip falsafah hidup yang dipegang masyarakat Sulawesi Selatan pada lembaga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan adalah Sipakatau (Saling Menghormati), Sipakalebbi (saling menghargai), Sipakainge(saling menguatkan) dan Sipatokkong (saling bekerjasama). KKSS merupakan wadah komunikasi kerukunan, pertemanan dan persaudaraan. Hasil penelitian menunjukkan falsafah hidup memiliki peran penting sebagi pemersatu antar anggota dalam meningkatkan solidaritas sosial melalui kegiatan keagamaan, kebudayaan dan sosial pada lembaga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang ada di Bandar Lampung. Falsafah hidup yang digunakan di dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dapat meningkatkan solidaritas antar anggota karena falsafah yang dipakai berkaitan dengan kehidupan sehari-hari anggota komunitas, memiliki sifat fungsional dan proses perwarisnya tidak mengenal secara tertulis, falsafah tersebut mengajarkan nilai persaudaraan yang kuat dan mengajarkan sesama keluarga saling membantu diperantauan, rasa kekeluargaan yang erat akan muncul sehingga solidaritas sosial antar anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) akan lebih meningkat Faktor pendorong solidaritas antara lain : Adanya empat falsafah hidup yang di gunakan sebagai tuntunan hidup anggota kerukunan keluarga Sulawesi Selatan, mengadakan kegiatan yang di ikuti seluruh anggota kerukunan keluarga Sulawesi Selatan, serta agar terjalin komunikasi yang terjalin dengan baik antar anggota. Sedangkan faktor penghambat solidaritas antara lain : Adanya anggota yang pasif, dan ke uangan yang tidak stabil. . Kata Kunci: Falsafah Hidup, Organisasi, dan Solidaritas. ABSTRACT South Sulawesi Family Harmony, abbreviated as KKSS, is a social organization that brings together South Sulawesi residents who are overseas outside the province of South Sulawesi. South Sulawesi Family Association (KKSS) has a uniqueness, namely its members still use the singkek philosophy, where the singkek philosophy comes from Minangkabau which is often used by newcomers (guests) and still uses the Bugis way of life, including the Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge and Sipatokkong philosophies, among which are related to the communal personality, the philosophy expresses the spirit and spirit of togetherness of the community concerned. Based on the problems above, the author formulates several problem formulations, namely How is the role of the philosophy of life and the driving and inhibiting factors of the South Sulawesi Family Association Organization (KKSS) in Increasing Social Solidarity of the South Sulawesi Community in Bandar Lampung. The purpose of this study is to determine the role of the organizational life philosophy (KKSS) of South Sulawesi family harmony in increasing social solidarity of the South Sulawesi community in Bandar Lampung and to determine the driving and inhibiting factors of the organizational life philosophy (KKSS) of South Sulawesi family harmony in increasing social solidarity of the South Sulawesi community in Bandar Lampung. The research method in this thesis is a descriptive qualitative method. Data collection techniques are by interview and documentation. The informants used in collecting data are key informants or key informants consisting of members of the South Sulawesi Family Harmony (KKSS) organization (such as chairman, secretary, advisor, members and others). The main informant is a person who has information related to the activities and documents of the South Sulawesi Family Harmony (KKSS) and additional informants are people who actively participate in work programs from the South Sulawesi Family Harmony (KKSS). Based on the results of the interview, data was obtained, namely the principles of the philosophy of life held by the South Sulawesi community in the South Sulawesi Family Harmony institution are Sipakatau (Mutual Respect), Sipakalebbi (mutual respect), Sipakainge (mutual strengthening) and Sipatokkong (mutual cooperation). KKSS is a forum for communication of harmony, friendship and brotherhood. The results of the research show that the philosophy of life has an important role as a unifier between members in increasing social solidarity through religious, cultural and social activities at the South Sulawesi Family Harmony (KKSS) institution in Bandar Lampung. The philosophy of life used in South Sulawesi Family Harmony (KKSS) can increase solidarity between members because the philosophy used is related to the daily lives of community members, has a functional nature and the inheritance process does not know in writing, this philosophy teaches the value of strong brotherhood and teaches fellow families to help each other overseas, a close sense of kinship will emerge so that social solidarity between members of South Sulawesi Family Harmony (KKSS) will further increase. Factors driving solidarity include: There are four philosophies of life that are used as life guidelines for members of the South Sulawesi family harmony, holding activities that all members of the South Sulawesi family harmony participate in, as well as ensuring good communication between members. Meanwhile, factors inhibiting solidarity include: The existence of passive members and unstable finances. Keywords: Philosophy of Life, Organization, and Solidarity

    PERILAKU SOSIAL KAUM WARIA DI KAMPUNG DURI JAKARTA BARAT

    No full text
    ABSTRAK Keberadaan waria tidak bisa dipungkiri lagi dalam kehidupan. Hal ini memicu adanya berbagai macam pandangan dan perspektif tentang waria semua itu mencerminkan betapa kompleksnya permasalahan waria dalam masyarakat yang pada akhirnya mempengaruhi pada interaksi waria dengan masyarakat. Sebagian masyarakat tidak sedikit yang menerima keberadaan waria, akan tetapi tidak sedikit pula masyarakat yang menolak keberadaan waria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana interaksi sosial waria dengan masyarakat. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian ini berjumlah 8 orang terdiri dari 3 orang tokoh masyarakat dan 5 orang waria. Informan dipilih secara purposive sampling. Waria atau wanita pria adalah laki-laki yang berpenampilan seperti wanita. Waria ialah pria yang menunjukkan dirinya sebagai wanita. Pada dasarnya orientasi seksual waria dan banci ini tidak banyak berbeda. Hal yang membuat mereka berbeda yaitu banci mereka berpenampilan fisik sama seperti pria, secara psikologis mereka mengidentifkasi dirinya sebagai pria. Bagi waria agama menjadi hal yang tidak terpisahkan dari kehidupannya. Sebagai sesuatu yang fitrah, pada keyakinan, waria memaknai agama secara positif yaitu agama sebagai sumber kekuatan, aturan, identitas, dan fondasi dalam berkehidupan. Begitu juga yang terjadi di daerah Kampung Duri, Kelurahan Duri Selatan, Jakarta Barat. Adapun tujuan penelitian ini adalah menggambarkan Perilaku Sosial Kaum Waria Di Kampung Duri Jakarta Barat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, Eksistensi para kaum waria di tengah masyarakat kita bukan merupakan hal yang baru, namun pada umumnya hampir setiap orang pasti mengetahui tentang sosok waria. waria merupakan kelompok masyarakat yang minoritas, meskipun mereka tergolong minoritas tetapi pada kenyataannya jika dipresentasekan menunjukkan jumlah waria semakin lama semakin bertambah, terutama di Kota-kota besar seperti Kota Jakarta.Masyarakat akan memberikan pelabelan jika tata kelakuan dan perilaku individu atau kelompok tertentu tidak sesuai dengan tata nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Seperti waria di Kampung Duri Jakarta Barat meski bersosial baik, selalu aktif dalam kegiatan gotong-royong, aktif dalam aktifitas keagamaan, menjalankan shalat lima waktu di Masjid dengan berpenampilan laki-laki pada umumnya, saling bantu membantu. Namun tidak semua warga menerima baik secara kemanusiaan warga tidak membatasi selalu meneriam dan bermasyarakat baik namun warga selalu menjaga diri agar anak-anaknya tidak masuk kedalam dunia waria. Ketakutan warga selalu dipelihara untuk menjaga agar tidak terdampak sifat waria pada keluarganya khusunya anak laki-lakinya. Adapun rekomendasi pada penelitian ini Bagi pembaca penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan ilmu serta pengetahuan selain itu hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai rujukan kedepannya. Warga Kampung Duri Jakarta Barat secara umum sangat manusiawi selalu menerima waria untuk bermasyarakat tanpa membatasi. Namun tetap antisipasi harus selalu hidup untuk menjaga keluarga khususnya anak-anak agar tidak terjerus kedunia waria. Pemerintah Jakarta Barat, Pemerintah Provinsi Jakarta, dan Pusat melalui dinas atau kementrian sosial seharunya merehabilitasi para waria untuk kembali kesedia kala agar penularannya tidak semakin banyak dan berkembang. Ormas keagamaan seperti Muhammadiyah, NU, MUI dan lain-lain sebagai panggilan pesan agama sebaiknya turun untuk terlibat aktif merehabilitasi para waria. Kata Kunci : Waria, Perilaku Sosial

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBANTU MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA LAMPUNG PESERTA DIDIK KELAS III SD NEGERI 83 KRUI PESISIR BARAT

    No full text
    ABSTRAK Kurangnya metode yang bervariasi dalam proses pembelajaran menyebabkan belum terlihat adanya keterampilan kolaborasi antar peserta didik di dalam kelas, dalam hal ini peserta didik hanya menerima informasi dari pendidik dan masih didapati juga peserta didik yang enggan bertanya meskipun ia belum paham dengan materi yang tengah disampaikan. Dari 19 siswa hanya 2 siswa yang mencapai nilai di atas KKM, yaitu 11%. Sebanyak 17 siswa atau 89% masih belum mencapai KKM di Kelas 3 SDN 83 Krui. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar bahasa lampung siswa kelas 3 SD Negeri 83 Krui Pesisir Barat Lampung dengan Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantu Media Flash card. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus memiliki tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas 3 SDN 83 Krui sejumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi, dan teknik analisis datanya dengan analisis kualiatif dan kuantitatif. Hasil Penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantu media flash card di kelas III SDN 83 Krui dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 19 siswa dapat meningkatkan aktivitas siswa yang mana pada siklus I memperoleh nilai persentase yakni 47% dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan nilai persentase 89% dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada siklus I mengalami peningkatan dengan 9 siswa tuntas belajar dan meningkat pada siklus II dengan 17 siswa tuntas belajar. Tindakan ini dikatakan berhasil dan dapat dihentikan karena siswa memiliki nilai yang sama atau lebih lebih dari nilai KKM 75 dan ketuntasan siswa mencapai 89% dari 100% siswa. Kata kunci : Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT), Media Flash Card, Hasil Belajar, Bahasa Lampung. iii ABSTRACT The lack of varied methods in the learning process has resulted in no collaborative skills between students in the classroom, in this case students only receive information from educators and there are still students who are reluctant to ask questions even though they do not understand the material being delivered. Of the 19 students, only 2 students achieved a score above the KKM, which is 11%. A total of 17 students or 89% have not yet achieved the KKM in Class 3 of SDN 83 Krui. The purpose of this study was to improve the learning outcomes of Lampung language of class 3 students of SDN 83 Krui Pesisir Barat Lampung with the Application of the Numbered Head Together (NHT) Model assisted by Flash Card Media. The type of research conducted was Classroom Action Research. Classroom action research (CAR) consisting of two cycles. Each cycle has stages of planning, implementation of actions, observation and reflection. The subjects in this study were 19 class 3 students of SDN 83 Krui. Data collection techniques used observation, tests and documentation, and data analysis techniques with qualitative and quantitative analysis. The results of the implementation of the Numbered Head Together (NHT) learning model assisted by flashcard media in class III SDN 83 Krui with a total of 19 students can increase student activity which in cycle I obtained a percentage value of 47% and increased in cycle II with a percentage value of 89% and can improve student learning outcomes in cycle I experienced an increase with 9 students completing learning and increased in cycle II an with 17 students completing learning. This action is said to be successful and can be stopped because students have the same value or more than the KKM value of 75 and student completion reaches 89% of 100% of students. Keywords: Numbered Head Together (NHT) Learning Model, Flash Card Media, Learning Outcomes, Lampung Language

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA REALIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV DI MIN 7 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Hasil belajar merupakan hasil yang diberikan kepada siswa berupa penilaian setelah mengikuti proses pembelajaran dengan menilai pengetahuan, sikap, ketrampilan pada diri siswa dengan adanya perubahan tingkah laku. Berdasarkan hasil pra penelitian hasil belajar IPAS peserta didik masih tergolong rendah, hal ini disebabkan karena menggunakan model pembelajaran yang kurang bervariasi. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri berbantuan media realia terhadap hasil belajar IPAS. Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dengan menggunakan jenis penelitian Quasi Experiment Design berbentuk Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa tes. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV min 7 Bandar Lampung. Sampel yang dipakai pada penelitian ini yaitu kelas IVA sebagai kelas control dengan menerapkan Model Pembelajaran Discovery berbantuan Media Display dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen menerapkan Model Pembelajaran Inkuiri berbantuan Media Realia. Uji data tes penelitian berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran dan uji daya beda. Uji prasarat analisis yaitu uji normalitas yang hasil datanya berdistribusi normal dan uji homogenitas dengan hasil datanya Homogen. Berdasarkan analisis data yang sudah dilakukan, bahwa perhitungan uji-T yang berupa uji Independen Sampel Test pada soal pilihan ganda Pre-test dan Post test, dihasilkan nilai signifikan (2-tailend) yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri berbantuan Media Realia terhadap Hasil Belajar IPAS di MIN 7 Bandar Lampung. Kata Kunci: Inkuiri, Realia, Hasil Belajar ii ABSTRACK Learning achievement is the result given to students in the form of an assessment after following the learning process by assessing the knowledge, attitudes and skills of students accompanied by changes in behavior. Based on the results of the pre-research, the learning achievement of science and natural science of students is still relatively low, this is due to the use of learning models that are not varied enough. This study was conducted with the aim of determining the effect of the inquiry learning model assisted by realia media on science learning achievement. This study is a quantitative study using the Quasi Experiment Design research type in the form of Nonequivalent Control Group Design. This study uses a data collection technique in the form of a test. The research population was all students of class IV min 7 in Bandar Lampung. The sample used in this study was class IVA as a control class by implementing the Discovery Learning Model assisted by Media Display and class IVB as an experimental class implementing the Inquiry Learning Model assisted by Realia Media. The research data test includes validity test, reliability test, difficulty level test and discriminatory power test. The prerequisite analysis test is the normality test where the data results are normally distributed and the homogeneity test where the data results are homogeneous. Based on the data analysis that has been done, the calculation of the T-Test in the form of an Independent Sample Test on multiple-choice questions Pre-test and Post-test, produces a significant value (2 tailend) of 0.000 < 0.05 which means H0 is rejected and Ha is accepted. So it can be concluded that there is an influence of the Inquiry Learning Model assisted by Realia Media on Science Learning Outcomes at MIN 7 Bandar Lampung. Keywords: Inquiry, Realia, Learning Outcome

    PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PADA PERSERTA DIDIK

    No full text
    ABSTRAK Kedisiplinan pada perserta didik sangatlah penting untuk terwujudnya kemajuan sekolah. Sekolah yang mempunyai perserta didik yang disiplin, maka akan memberikan dampak yang baik bagi keberhaasilan dirinya pada masa depannya. Begitu pula sebaliknya, jika sekolah mempunyai perserta didik yang kurang disiplin, maka akan memberikan dampak tidak baik bagi keberhasilan masa depan seseorang tersebut. Maka kedisiplinan sekolah perserta didik sangat bermanfaat untuk kemajuan sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pelaksanan Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Behavior Cotract Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Pada Perserta Didik kelas XI tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan metode kualitatif. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SMK Islam Bina Mulya Bandar Lampung yang terletak di Jl. Badak Ujung No.335 A Kedaton Bandar Lampung. Dalam penelitian ini yang menjadi Instumen adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Obsevasi, Wawancara dan Dokumentasi. Uji Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 6 perserta didik di SMA Islam Bina Mulya Bandar Lampung yang terindentifikasi memiliki perilaku tidak disiplin, kemudian layanan konseling kelompok dengan teknik behavior contract dapat menghasilkan perubahan perilaku positif perserta didik. teknik behavior contract yang meliputi tahap persiapan, rapport, pendekatan masalah, pengungkapan, diagnostik, prognosa, treatment dan evaluasi. Pada tahap ini layanan konseling kelompok dengan teknik behavior contract terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan pada perserta didik, karena dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap perilaku yang telah dilakukannya dan dapat mendorong perserta didik untuk mengikuti aturan yang telah disepakati, sehingga mempengaruhi perbaikan perilaku yang baru dalam meningkatkan kedisiplinan. Kata Kunci: Konseling Kelompok, Behavior Contract, Kedisiplinan Sekolah ii ABSTRACT Discipline in students is very important for the realization of school progress. Schools that have disciplined students will have a good impact on their future success. Vice versa, if the school has undisciplined students, it will have a bad impact on the success of that person's future. So the school discipline of students is very useful for the progress of the school. This research was conducted to find out how the Implementation of Group Counseling Services with Behavior Cotract Techniques to Improve Discipline in Class XI students in the 2023/2024 school year. This type of research is descriptive with qualitative methods. The place of this research was carried out at SMK Islam Bina Mulya Bandar Lampung which is located on Jl. Badak Ujung No.335 A Kedaton Bandar Lampung. In this study, the instrument is the researcher himself. Data collection techniques using Observation, Interview and Documentation techniques. Data validity test using triangulation technique. Data analysis techniques are carried out by reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results showed that there were 6 students at Bina Mulya Islamic High School Bandar Lampung who were identified as having undisciplined behavior, then group counseling services with behavior contract techniques could produce positive behavior changes in students. behavior contract techniques which include preparation, rapport, problem approach, disclosure, diagnostic, prognosis, treatment and evaluation stages. At this stage, group counseling services with behavior contract techniques have proven effective in increasing discipline in students, because they can foster a sense of responsibility for the behavior they have done and can encourage students to follow the agreed rules, thus influencing new behavior improvements in increasing discipline. Keywords: Group Counseling, Behavior Contract, School Disciplin

    PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP AMAL BHAKTI JATI MULYO BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Penulis menggambil judul “Pelaksanaan Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Modelling Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Di SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung” Adapun tujuan dari penelitian ini Untuk Mengetahui bagaimana pelaksanaan konseling Kelompok dengan tekhnik Modelling dalam meningkatkan Motivasi Belajar peserta didik di SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung. Untuk Mengetahui apa saja langkah-langkah pelaksanaan konseling kelompok dengan tekhnik Modelling dalam meningkatkan Motivasi Belajar peserta didik di SMPN Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung Untuk Mengetahui Evaluasi dan hasil dari pelaksanaan konseling individu dengan tekhnik Behavioral contract dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung. Penelitian yang digunakan peneliti bersifat deskriptif naratif, karena peneliti bermaksud mendeskripsikan, mengambil, dan menganalisis kesimpulan secara umum. Penelitian deskriptif (descriptive research) ditujukan untuk mendeskripsikan suatu keadaan atau fenomena-fenomena apa adanya. Jadi, penelitian kualitatif deskriptif naratif adalah penelitian yang termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan fakta yang apa adanya mengenai keadaan atau fenomena yang terjadi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan software QSR Nvivo 12, penggunaan software ini dapat membantu peneliti dalam mengatur berbagai data yang tidak terstruktur dan sangat bervariasi. Hasil penelitian diketahui bahwasannya upaya guru Bimbingan Konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik yaitu dengan menggunakan teknik beha. Program teknik modelling ini disusun secara sistematis dan terencana. Pelaksanaan layanan konseling kelompok dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui tiga tahapan, yaitu tahap awal, tahap inti dan tahap akhir. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Dari proses pelaksanaan layanan konseling kelompok yang dilakukan oleh guru BK dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik, 8 peserta didik mengalami perubahan yang lebih baik, artinya 8 peserta didik tersebut sudah memiliki perilaku baik dalam belajar. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Konseling Kelompok, Modelling ii ABSTRACT The author took the title "Implementation of Group Counseling Services with Modelling Techniques in Increasing Students' Learning Motivation at SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung" The purpose of this study is to find out how the implementation of Group counseling with Modelling techniques in increasing the Learning Motivation of students at SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung. To find out what are the steps to implement group counseling with Modelling techniques in increasing the Learning Motivation of students at SMPN Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung To find out the evaluation and results of the implementation of individual counseling with Behavioral contract techniques in increasing the learning motivation of students at SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung. The research used by the researcher is descriptive narrative, because the researcher intends to describe, draw, and analyze conclusions in general. Descriptive research is aimed at describing a state or phenomenon as it is. So, narrative descriptive qualitative research is research that is included in the type of qualitative research. The purpose of this research is to reveal the facts as they are regarding the circumstances or phenomena that occur. Data analysis in this study uses QSR Nvivo 12 software, the use of this software can help researchers in organizing various unstructured and highly varied data. The results of the study are known that the efforts of Counseling Guidance teachers in increasing students' learning motivation are by using the beha technique. This modeling engineering program is prepared systematically and planned. The implementation of group counseling services in increasing students' learning motivation goes through three stages, namely the initial stage, the core stage and the final stage. Thus, it can be concluded that from the process of implementing group counseling services carried out by BK teachers in increasing students' motivation to learn, 8 students experienced better changes, meaning that the 8 students already had good behavior in learning. Keywords: Learning Motivation, Group Counseling, Modellin

    IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK NILAI TOLERANSI PESERTA DIDIK DI MIN 6 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada permasalahan yang ditemukan oleh peneliti disekolah Yaitu terkait dengan multikultural dimana terdapat perilaku intoleransi yang masih sering terjadi mengenai adat dan budaya di sekolah ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan multikultural dalam membentuk nilai toleransi peserta didik, kemudian mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengimplementasian pendidikan multikultural dalam membentuk nilai toleransi di MIN 6 Bandar Lampung. alat Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data primer diperoleh langsung dari narasumber mengenai Implementasi Pendidikan Multikultural Di MIN 6 Bandar Lampung, sedangkan data sekunder berupa teori-teori dan hasil dokumentasi pelengkap data sebelumnya. Dalam analisa analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan multikultural di MIN 6 Bandar Lampung berhasil meningkatkan nilai toleransi peserta didik melalui pendekatan yang terintegrasi dalam proses kegiatan sehari-hari. Pendidikan ini mencakup pengajaran tentang keberagaman dan toleransi dalam pelajaran pkn,agama, serta pengenalan budaya lokal seperti alat musik daerah, bahasa, dan pakaian adat yang mengajarkan peserta didik untuk menghargai perbedaan. Terdapat program seperti Malam Bina Iman Dan Takwa (Mabit) dan Hari Multikultural turut memperkenalkan pentingnya hidup berdampingan dalam masyarakat dan mendukung terciptanya saling menghargai. Selain itu para guru diberikan pelatihan untuk memperkuat kompetensi mereka dalam mengajarkan nilai-nilai toleransi secara efektif. Faktor pendukung utama meliputi keberagaman siswa, komitmen guru, serta adanya kebijakan yang mendukung penerapan nilai toleransi. Faktor penghambat meliputi seperti tingginya ego siswa, ketidak konsistenan sikap, serta keterbatasan waktu, sumber daya, dan fasilitas menjadi tantangan dalam mencapai tujuan pendidikan multikultural secara maksimal. Untuk itu, dibutuhkan strategi yang lebih sistematik dan kreatif dalam mengatasi hambatan-hambatan ini, serta dukungan berkelanjutan dari semua pihak terkait untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan toleran. Kata Kunci : Multikultural, Nilai Toleransi ii ABSTRACT This research was conducted based on problems found by researchers at the school, namely related to multiculturalism where there is intolerant behavior that still often occurs regarding customs and culture in this school. This research aims to find out how the implementation of multicultural education in forming students' tolerance values, then find out the supporting and inhibiting factors for implementing multicultural education in forming tolerance values at MIN 6 Bandar Lampung. This research uses qualitative research with data collection tools in the form of interviews, observation and documentation. Primary data was obtained directly from sources regarding the Implementation of Multicultural Education at MIN 6 Bandar Lampung, while secondary data was in the form of theories and documentation results complementary to previous data. In the analysis, data analysis goes through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the implementation of multicultural education at MIN 6 Bandar Lampung has succeeded in increasing students' tolerance values through an integrated approach in the process of daily activities. This education includes teaching about diversity and tolerance in civics and religion lessons, as well as an introduction to local culture such as regional musical instruments, language and traditional clothing which teaches students to respect differences. There are programs such as the Night for Building Faith and Piety (Mabit) and Multicultural Day which also introduce the importance of coexistence in society and support the creation of mutual respect. In addition, teachers are given training to strengthen their competence in teaching the values of tolerance effectively. The main supporting factors include student diversity, teacher commitment, and the existence of policies that support the implementation of tolerance values. Inhibiting factors include students' high egos, inconsistent attitudes, and limited time, resources and facilities which are challenges in achieving the goals of multicultural education optimally. For this reason, a more systematic and creative strategy is needed to overcome these obstacles, as well as continued support from all relevant parties to create a more inclusive and tolerant environment. Keywords: Multicultural, Tolerance Value

    MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LULUSAN DI MTSN 2 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Manajemen peserta didik merupakan salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan di sebuah lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen peserta didik di MTsN 2 Bandar Lampung dan pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas lulusan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik di MTsN 2 Bandar Lampung meliputi perencanaan penerimaan siswa baru, pembinaan akademik dan non-akademik, serta evaluasi berkelanjutan. Strategi seperti program bimbingan belajar, kegiatan ekstrakurikuler, dan pengembangan karakter telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik siswa. Selain itu, keterlibatan guru, orang tua, dan pihak sekolah secara aktif turut mendukung tercapainya lulusan yang berkualitas. Kesimpulannya, manajemen peserta didik yang terencana dan terintegrasi memiliki peran penting dalam menciptakan lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap bersaing di tingkat pendidikan lanjutan maupun di masyarakat. Rekomendasi penelitian ini adalah penguatan program pembinaan serta inovasi dalam metode pembelajaran untuk mendukung keberhasilan peserta didik secara holistik. Kata Kunci: Manajemen, Peserta Didik, Kualitas Lulusan Di MTsN 2 Bandar Lampung iii ABSTRACT \ Student management is an important aspect in efforts to improve the quality of graduates in an educational institution. This research aims to analyze the implementation of student management at MTsN 2 Bandar Lampung and its influence on improving the quality of graduates. The approach used is descriptive qualitative with data collection methods through observation, interviews and documentation. The research results show that student management at MTsN 2 Bandar Lampung includes planning for new student admissions, academic and non-academic coaching, as well as ongoing evaluation. Strategies such as tutoring programs, extracurricular activities, and character development have made a significant contribution to improving students' academic and non-academic achievements. Apart from that, the involvement of teachers, parents and the school actively supports the achievement of quality graduates. In conclusion, planned and integrated student management has an important role in creating graduates who are competent, have noble character, and are ready to compete at the secondary education level and in society. The recommendations of this research are strengthening coaching programs and innovation in learning methods to support student success holistically. Keywords: Management, Students, Quality Of Graduates At MTSN 2 Bandar Lampun

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇