39192 research outputs found
Sort by
ANALISIS IMPLEMENTASI STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X SMK MIFTAHUL ULUM TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
SMK Miftahul Ulum Bandar Lampung merupakan sekolah kejuruan yang
memiliki corak Ke-Islaman dalam sistem pembelajarannya. Permasalahan seperti
malasnya peserta didik mengerjakan tugas dari guru PAI dan hasil belajar yang
rendah menjadi perhatian guru PAI. Pembelajaran PAI memerlukan strategi yang
tepat dalam penyampaian pembelajarannya agar mudah dipahami peserta didik, yang
kemudian peserta didik memiliki motivasi dan hasil belajar yang baik dari proses
pembelajaran tersebut. Strategi Problem Based Learning menjadi strategi yang
diterapkan dalam pembelajaran PAI, strategi pembelajaran ini berbasis masalah.
Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian lapangan untuk melihat dan menganalisis implementasi strategi Problem
Based Learning dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik siswa
kelas X OTKP SMK Miftahul Ulum Bandar Lampung, menggunakan teknik
pengumpul data wawancara, observasi dan dokumentasi. Maka ditemukan hasil
penelitian sebagai berikut:
Penerapan strategi Problem Based Learning memiliki dampak yang positif
kepada motivasi belajar peserta didik, peserta didik memiliki peningkatan indikator
berupa hasrat dan keinginan berhasil, dorongan untuk belajar sebagai kewajiban
peserta didik, kegiatan yang menarik dirasakan peserta didik. Pengaruh PBL terhadap
motivasi belajar yaitu adanya keterlibatan aktif peserta didik, tumbuhnya rasa pikir
relevansi dan kepentingan, mengembangkan kemandirian belajar, meningkatkan
kepercayaan diri peserta didik, dan membiasakan diri belajar kolaboratif. Penerapan
strategi Problem Based Learning memiliki dampak yang positif kepada hasil belajar
peserta didik, pada ranah pengetahuan kelas OTKP memiliki rata-rata nilai 67 (10
peserta didik tuntas) daripada kelas RPL yang menggunakan metode ceramah dengan
rata-rata nilai 62 (8 peserta didik tuntas), pada ranah penguasaan sikap masih
terdapat 7 peserta didik yang memiliki sikap negatif, 24 peserta didik lainnya
memiliki sikap yang serius dalam pembelajaran, pada ranah psikomotorik peserta
didik seluruhnya mengerjakan tugas portofolio sebagai penilaian psikomotorik.
Pengaruh PBL terhadap hasil belajar yaitu meningkatkan kemampuan penguasaan
konsep dan kemampuan berpikir kritis. Lima kendala yang dialami dalam penerapan
strategi PBL, yaitu kurang matangnya persiapan yang dilakukan oleh guru, terdapat
sarana prasarana sekolah yang belum memadai, terdapat peserta didik yang masih
malu dalam mengutarakan pendapat, terdapat peserta didik yang usil dan menjahili
sesama temannya, dan apresiasi yang masih dianggap belum cukup bagi sebagian
peserta didik.
Rekomendasi, perlunya pembinaan dan pengembangan keprofesionalan guru,
perlunya penyediaan sumber belajar yang bervariatif, dan guru harus memiliki
kemampuan teknologi yang mumpuni agar strategi Problem Based Learning dapat
dijalankan secara maksimal.
Kata Kunci: Strategi Problem Based Learning, Motivasi, Hasil Belajar, dan
Pendidikan Agama Islam
vi
ABSTRACT
SMK Miftahul Ulum is a vocational school with an Islamic character to its
learning process. Therefore, Islamic Religious Education (PAI) is the primary
subject. Islamic Education learning requires the use of the appropriate delivery
strategy so that students can understand it, creating student motivation and
positive learning outcomes. The Problem Based Learning strategy is used for
learning Islamic Religious Education.
This research is a qualitative research approach with a type field study to
observe and analyze the implementation of the Problem Based Learning strategy
in improving the motivation and learning outcomes of the tenth-grade
OTKP students at SMK Miftahul Ulum. The data collection techniques used were
interviews, observation, and documentation.
Strategy implementation Problem Based Learning has a positive impact on
students' learning motivation, Students have increased indicators in the form of
passion and desire to succeed, encouragement to learn as a student's obligation,
and activities that students find interesting. The influence of PBL on learning
motivation is that there is active involvement of students, a growing sense of
relevance and importance, developing learning independence, increasing
students' self-confidence, and getting used to collaborative learning. Strategy
implementation Problem Based Learning has a positive impact on student
learning outcomes, in the knowledge domain the OTKP class has an average
score of 67 (10 students have completed it) compared to the RPL class which
uses the lecture method with an average score of 62 (8 students have completed
it), in the mastery domain attitudes, there are still 7 students who have a negative
attitude, 24 other students have a serious attitude towards learning, in the
psychomotor domain all students are doing portfolio assignments as a
psychomotor assessment. The effect of PBL on learning outcomes is to increase
the ability to master concepts and critical thinking skills. Five obstacles
experienced in implementing the PBL strategy, namely, the preparations carried
out by teachers are inadequate, there are inadequate school infrastructure, there
are students who are still embarrassed to express their opinions, there are
students who are nosy and tease their fellow students, and appreciation is still
considered insufficient for some students.
The researcher recommends training and professional development for
teachers, providing diverse learning resources, and teachers having qualified
technological knowledge to carry out the Problem Based Learning strategy
optimally.
Keywords: Problem-based Learning Strategy, Motivation, Learning Outcomes,
and Islamic Religious Education
vii
صخللما
تغبص ثاذ تيىهم تسزدم يه تيىهلما تٍىهاثلا مىلعلا حاخفم تسزدم
ةدالما يه تيملاسالإ تيبرتلا ةدام ذبصج ثيدب ،اهيف ميلعخلا تيلمع يف تيملاسإ
يف تديحص تيجيجارتسا تيملاسالإ تيبرتلا ملعح بلطخً .ملعخلا تيلمع يف تيسيئسلا
ف بلاطلا ىلع لهسٌ ىتخ ملعخلا مًدقج
بلاطلا يدل نىهً مث ًمو ،اهمه
ملعخلا تيجيجارتسا نإ .ملعخلا تيلمع ًم ةديجلا تيميلعخلا جئاخىلاو تيعفادلا
يهو ،تيملاسالإ تيبرتلا ملعح يف تقبطم تيجيجارتسا يه ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا
ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسا
.
ملعخلا تيجيجارتسا قيبطج ليل
ا
يف سشاعلا فصلا
ب
دجو تفسعلم وادي
ل
ما
ثدب
لا
ىه
ثدبلا اره
ل
اط ملعح جئاخهو تيعفاد نيسدج يف ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا
ًم ثاهايبلا عمج
بيلاسأ
مادخخساب تيىهلما تٍىهاثلا مىلعلا حاخفم تسزدم
ىدىلا ىلع ثدبلا جئاخه ىلإ لصىخلا مج مث .قيثىخ
لا تسازد
ا
و تةخلا
ل
ما
ا
و تلباق
:
ل
ما
يلاخلا
تيعفاد ىلع باجًإ سثأ هل ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسإ ق
،بلاطلا
يبطج نإ
يتلا ماهلماب مايقلا ىلاخ ًم حضخً امل حاجىلا يف تبغسلا نيملعخلما يدل
ملعلما اهمدقً
،بلاطل مهتامازتلا ببسب طقف ملعخلا يف تبغسلا مهيدل بلاطلاف ،
ا ثامىلعلما داجًإ يف تًدج مهيدل بلاطلاو
امم ةدالما تشقاىلم ةدامل مدخخسح يتل
اهب سعشٌ يتلا تقىشلما تطشوالأ نإ مث
مئلالم
.
ثايلاث
ل
ما
ا
و ىام
اال
لهش يف تيعفادلا سهةً
تيعفادلا ىلع باجًإ سثأ اهل ثايجمربلا تسدىه ةدام يملعم عم ملعخلا يف بلاطلا
او ذٍسلما ي سازدلا ىجلا ولرلو ،ثايجمربلا تسدىه ةدام يملعم عم ملعخلا يف
لمعمو تبخنلما قفاسم دىجو مدع ًم مغسلا ىلع ي سازدلا لصفلا يف ملعخلل
ريثأج هل ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسإ قيبطج نإ .يلال بساحلا
ىلع باجًإ
تسدىه لصف لصخ تفسعلما ىاجم فف ،بلاطلا يدل ملعخلا
تخمجأ لصف ًع ديج ثاجزد طسىخم ىلع ثايجمربلا
جئاخه
يرلا بجاهلما ةزادإ
تعبس
كاىه ىاصً لا ثايلىلسلا ناقجإ ىاجم يفو ،ثاسضادلما بىلسأ مدخخسٌ
viii
كىلس
لا
مهيدل ًٍسخآ ابلاط
ا
لا
كىلس
لا
مهيدل بلاط
لا
و ،يبلس
ًٍسشعو تعبزأ
ثابجاىب اعيمج بلاطلا مىقً ي سفىلا مسحلا ىاجلما يفو ،ملعخلا يف
عخلا يف تيجاذ ريس لهش ىلع تةفاحلا
ديجلا
.مل
،ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسا قيبطج هجاىج ثابقع سمخ كاىه
كاىهو ،تسزدملل تيخدخلا تييبلا قفاسم تًافل مدعو ،ملعلما دادعإ مدع يهو
نىيلىضف بلاط كاىهو ،مهئازآ ًع ريبعخلا ًم نىلجخً نىلاصً لا بلاط
ا
سًدقخلا ىاصً لاو ،مهءلامش نىقًاضٍو مهءلامش نىقًاضً
.بلاطلا ضعبل فام ريغ
،نيملعملل يهنلما سٍىطخلاو بٍزدخلا ىلإ تجاحلا يه ثخابلا اهمدق يتلا ثايصىخلا
زداصم ريفىج ىلإ تجاحلاو
ل
ما
ملعخ
لا
ثازاهمب نىملعلما عخمخً نأ بجٍو ،تعىىخ
ثلانشلما لخ ىلع مئاقلا ملعخلا تيجيجارتسا ريفىج ًنمً ىتخ تلهؤم تيجىلىىنج
مالأ ىدىلا ىلع
،ةيعفادلاو ،تلاكشلما لح ىلع مئاقلا ملعتلا ةيجيثارتسا
ةيملاسالإ ةيبرتلاو ،ملعتلا جئاتنو
.لث
: حيثا
ix
فلما تاملك
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA SMP DENGAN POKOK BAHASAN LINGKARAN BERNUANSA ISLAMI
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar lembar
kerja siswa berbantuan aplikasi canva yang memiliki ciri khas nuansa
islam pada materi lingkaran yang valid, menarik dan efektif untuk
peserta didik dan pendidik dalam proses pembelajaran. Penelitian
yang dilaksanakan menggunakan jenis penelitian Research and
Development serta menggunakan model penelitian ADDIE (Analyze,
Design, Development, Implementation, and Evaluation).
Tahap Development melibatkan 5 validator yang terdiri atas 2
validator media, 2 validator materi dan 1 validator soal. Tahap
Implementation mengajak sebanyak 40 peserta didik yang terbagi
menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kecil 10 peserta didik dan
kelompok besar sebanyak 30 peserta didik. Pada penilaian
kemenarikan produk bahan ajar lembar kerja siswa materi lingkaran
digunakan angket yakni angket respon peserta didik. Uji efektivitas
lembar kerja siswa diperoleh dari penggunaan soal pre-test dan soal
post-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan
memiliki tingkat validitas yang tinggi berdasarkan evaluasi oleh ahli
materi, media, dan agama. Uji coba menunjukkan bahwa LKS sangat
menarik dengan skor rata-rata 3,51 pada kelompok kecil dan 3,50
pada kelompok besar, yang termasuk dalam kategori "sangat
menarik". Selain itu, uji efektivitas menunjukkan peningkatan hasil
belajar siswa dengan penggunaan LKS ini. LKS berbasis kontekstual
ini dirancang dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islami melalui ayat
ayat Al-Qur'an dan hadist, serta mengaitkan materi dengan konteks
kehidupan sehari-hari siswa.Dengan demikian, LKS ini diharapkan
dapat meningkatkan pemahaman dan antusiasme siswa dalam belajar
matematika, khususnya pada materi lingkaran, serta menjadi referensi
bagi pengembangan bahan ajar yang bernuansa Islami.
Kata kunci: Lembar Kerja Siswa, Kontekstual, Nuansa Islami,
Lingkaran, ADDIE
ii
ABSTRACT
This study aims to develop teaching materials for student
worksheets assisted by the Canva application with a distinctive
Islamic nuance on the material of circles that are valid, interesting and
effective for students and educators in the learning process. The
research conducted uses the Research and Development type of
research and uses the ADDIE research model (Analyze, Design,
Development, Implementation, and Evaluation).
The Development Stage involved 5 validators consisting of 2
media validators, 2 material validators and 1 question validator. The
Implementation Stage invited 40 students who were divided into two
groups, namely a small group consisting of 10 students and a large
group consisting of 30 students. In assessing the attractiveness of the
student worksheet teaching material product on the circle material, a
questionnaire was used, namely a student response questionnaire. The
effectiveness test of the student worksheet was obtained from the use
of pre-test and post-test questions.
The results of the study showed that the developed LKS had a
high level of validity based on evaluations by material, media, and
religious experts. The trial showed that the LKS was very interesting
with an average score of 3.51 in small groups and 3.50 in large
groups, which was included in the "very interesting" category. In
addition, the effectiveness test showed an increase in student learning
outcomes with the use of this LKS. This contextual-based LKS is
designed by integrating Islamic values through verses of the Qur'an
and hadith, as well as linking the material to the context of students'
daily lives. Thus, this LKS is expected to increase students'
understanding and enthusiasm in learning mathematics, especially in
the material on circles, as well as being a reference for the
development of Islamicthemed teaching materials.
Keywords: Student Worksheet, Contextual, Islamic nuance, Circle,
ADDI
FALSAFAH HIDUP ORGANISASI KERUKUNAN KELUARGA SULAWESI SELATAN (KKSS) DALAM MENINGKATKAN SOLIDARITAS MASYARAKAT SULAWESI SELATAN DI BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan yang disingkat KKSS
merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang menghimpun
Warga Sulawesi Selatan yang berada di perantauan di luar provinsi
Sulawesi Selatan. Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS)
memiliki keunikan yaitu anggotanya masih menggunakan falsafah
singkek, falsafah singkek tersebut berasal dari Minangkabau yang
sering digunakan pendatang (tamu) dan masih menggunakan pegangan
hidup bugis yang diantaranya falsafah Sipakatau, Sipakalebbi,
Sipakainge dan Sipatokkong diantara falsafah tersebut memiliki
kaitanya dengan tersebut menggambarkan kepribadian yang komunal,
falsafah tersebut menyuarakan Semangat dan spirit keberasamaan
komunitas yang bersangkutan. Berdasarkan permasalahan di atas
penulis merumuskan beberapa rumusan masalah yaitu Bagaimana
peran falsafah hidup serta faktor pendorong dan penghambat
Organisasi (KKSS) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan dalam
Meningkatkan Solidaritas Sosial Masyarakat Sulawesi Selatan di
Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran
falsafah hidup organisasi (KKSS) kerukunan keluarga sulawesi
selatan dalam meningkatkan solidaritas sosial masyarakat Sulawesi
Selatan di Bandar Lampung dan untuk mengetahui faktor pendorong
dan penghambat falsafah hidup organisasi (KKSS) kerukunan
keluarga sulawesi selatan dalam meningkatkan solidaritas sosial
masyarakat Sulawesi Selatan di Bandar Lampung.
Metode penelitian dalam skripsi ini adalah metode kualitatif
yang bersifat deskriptif.Teknik pengumpulan data yaitu dengan
wawancara dan dokumentasi. Adapun Informan yang digunakan
dalam mengumpulkan data yaitu, key informan atau informan kunci
terdiri dari anggota dalam organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi
Selatan (KKSS) (seperti ketua, Sekretaris, Penasihat, Anggota dan
lain-lain). Informan utama yaitu orang yang memiliki informasi terkait
kegiatan-kegiatan dan dokumen dokumen Kerukunan Keluarga
Sulawesi Selatan (KKSS) dan informan tambahan yaitu orang yang
aktif mengikuti program-program kerja dari Kerukunan Keluarga
Sulawesi Selatan (KKSS). Berdasarkan hasil wawancara didapatkan
data yaitu prinsip falsafah hidup yang dipegang masyarakat Sulawesi
Selatan pada lembaga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan adalah
Sipakatau (Saling Menghormati), Sipakalebbi (saling menghargai),
Sipakainge(saling menguatkan) dan Sipatokkong (saling bekerjasama).
KKSS merupakan wadah komunikasi kerukunan, pertemanan dan
persaudaraan. Hasil penelitian menunjukkan falsafah hidup memiliki peran
penting sebagi pemersatu antar anggota dalam meningkatkan
solidaritas sosial melalui kegiatan keagamaan, kebudayaan dan sosial
pada lembaga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang
ada di Bandar Lampung. Falsafah hidup yang digunakan di dalam
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dapat meningkatkan
solidaritas antar anggota karena falsafah yang dipakai berkaitan
dengan kehidupan sehari-hari anggota komunitas, memiliki sifat
fungsional dan proses perwarisnya tidak mengenal secara tertulis,
falsafah tersebut mengajarkan nilai persaudaraan yang kuat dan
mengajarkan sesama keluarga saling membantu diperantauan, rasa
kekeluargaan yang erat akan muncul sehingga solidaritas sosial antar
anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) akan lebih
meningkat Faktor pendorong solidaritas antara lain : Adanya empat
falsafah hidup yang di gunakan sebagai tuntunan hidup anggota
kerukunan keluarga Sulawesi Selatan, mengadakan kegiatan yang di
ikuti seluruh anggota kerukunan keluarga Sulawesi Selatan, serta agar
terjalin komunikasi yang terjalin dengan baik antar anggota.
Sedangkan faktor penghambat solidaritas antara lain : Adanya anggota
yang pasif, dan ke uangan yang tidak stabil.
.
Kata Kunci: Falsafah Hidup, Organisasi, dan Solidaritas. ABSTRACT
South Sulawesi Family Harmony, abbreviated as KKSS, is a
social organization that brings together South Sulawesi residents who
are overseas outside the province of South Sulawesi. South Sulawesi
Family Association (KKSS) has a uniqueness, namely its members still
use the singkek philosophy, where the singkek philosophy comes from
Minangkabau which is often used by newcomers (guests) and still uses
the Bugis way of life, including the Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge
and Sipatokkong philosophies, among which are related to the
communal personality, the philosophy expresses the spirit and spirit of
togetherness of the community concerned. Based on the problems
above, the author formulates several problem formulations, namely
How is the role of the philosophy of life and the driving and inhibiting
factors of the South Sulawesi Family Association Organization
(KKSS) in Increasing Social Solidarity of the South Sulawesi
Community in Bandar Lampung. The purpose of this study is to
determine the role of the organizational life philosophy (KKSS) of
South Sulawesi family harmony in increasing social solidarity of the
South Sulawesi community in Bandar Lampung and to determine the
driving and inhibiting factors of the organizational life philosophy
(KKSS) of South Sulawesi family harmony in increasing social
solidarity of the South Sulawesi community in Bandar Lampung.
The research method in this thesis is a descriptive qualitative
method. Data collection techniques are by interview and
documentation. The informants used in collecting data are key
informants or key informants consisting of members of the South
Sulawesi Family Harmony (KKSS) organization (such as chairman,
secretary, advisor, members and others). The main informant is a
person who has information related to the activities and documents of
the South Sulawesi Family Harmony (KKSS) and additional
informants are people who actively participate in work programs from
the South Sulawesi Family Harmony (KKSS). Based on the results of
the interview, data was obtained, namely the principles of the
philosophy of life held by the South Sulawesi community in the South
Sulawesi Family Harmony institution are Sipakatau (Mutual Respect),
Sipakalebbi (mutual respect), Sipakainge (mutual strengthening) and
Sipatokkong (mutual cooperation). KKSS is a forum for
communication of harmony, friendship and brotherhood.
The results of the research show that the philosophy of life has an
important role as a unifier between members in increasing social
solidarity through religious, cultural and social activities at the South Sulawesi Family Harmony (KKSS) institution in Bandar Lampung.
The philosophy of life used in South Sulawesi Family Harmony
(KKSS) can increase solidarity between members because the
philosophy used is related to the daily lives of community members,
has a functional nature and the inheritance process does not know in
writing, this philosophy teaches the value of strong brotherhood and
teaches fellow families to help each other overseas, a close sense of
kinship will emerge so that social solidarity between members of
South Sulawesi Family Harmony (KKSS) will further increase.
Factors driving solidarity include: There are four philosophies of life
that are used as life guidelines for members of the South Sulawesi
family harmony, holding activities that all members of the South
Sulawesi family harmony participate in, as well as ensuring good
communication between members. Meanwhile, factors inhibiting
solidarity include: The existence of passive members and unstable
finances.
Keywords: Philosophy of Life, Organization, and Solidarity
PERILAKU SOSIAL KAUM WARIA DI KAMPUNG DURI JAKARTA BARAT
ABSTRAK
Keberadaan waria tidak bisa dipungkiri lagi dalam kehidupan.
Hal ini memicu adanya berbagai macam pandangan dan perspektif
tentang waria semua itu mencerminkan betapa kompleksnya
permasalahan waria dalam masyarakat yang pada akhirnya
mempengaruhi pada interaksi waria dengan masyarakat. Sebagian
masyarakat tidak sedikit yang menerima keberadaan waria, akan tetapi
tidak sedikit pula masyarakat yang menolak keberadaan waria. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana interaksi sosial
waria dengan masyarakat. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan
(field research) dengan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif.
Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi, wawancara
dan dokumentasi. Informan penelitian ini berjumlah 8 orang terdiri
dari 3 orang tokoh masyarakat dan 5 orang waria. Informan dipilih
secara purposive sampling.
Waria atau wanita pria adalah laki-laki yang berpenampilan
seperti wanita. Waria ialah pria yang menunjukkan dirinya sebagai
wanita. Pada dasarnya orientasi seksual waria dan banci ini tidak
banyak berbeda. Hal yang membuat mereka berbeda yaitu banci
mereka berpenampilan fisik sama seperti pria, secara psikologis
mereka mengidentifkasi dirinya sebagai pria. Bagi waria agama
menjadi hal yang tidak terpisahkan dari kehidupannya. Sebagai
sesuatu yang fitrah, pada keyakinan, waria memaknai agama secara
positif yaitu agama sebagai sumber kekuatan, aturan, identitas, dan
fondasi dalam berkehidupan. Begitu juga yang terjadi di daerah
Kampung Duri, Kelurahan Duri Selatan, Jakarta Barat. Adapun tujuan
penelitian ini adalah menggambarkan Perilaku Sosial Kaum Waria Di
Kampung Duri Jakarta Barat.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa,
Eksistensi para kaum waria di tengah masyarakat kita bukan
merupakan hal yang baru, namun pada umumnya hampir setiap orang
pasti mengetahui tentang sosok waria. waria merupakan kelompok
masyarakat yang minoritas, meskipun mereka tergolong minoritas
tetapi pada kenyataannya jika dipresentasekan menunjukkan jumlah
waria semakin lama semakin bertambah, terutama di Kota-kota besar
seperti Kota Jakarta.Masyarakat akan memberikan pelabelan jika tata
kelakuan dan perilaku individu atau kelompok tertentu tidak sesuai
dengan tata nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Seperti waria
di Kampung Duri Jakarta Barat meski bersosial baik, selalu aktif
dalam kegiatan gotong-royong, aktif dalam aktifitas keagamaan,
menjalankan shalat lima waktu di Masjid dengan berpenampilan laki-laki pada umumnya, saling bantu membantu. Namun tidak semua
warga menerima baik secara kemanusiaan warga tidak membatasi
selalu meneriam dan bermasyarakat baik namun warga selalu menjaga
diri agar anak-anaknya tidak masuk kedalam dunia waria. Ketakutan
warga selalu dipelihara untuk menjaga agar tidak terdampak sifat
waria pada keluarganya khusunya anak laki-lakinya.
Adapun rekomendasi pada penelitian ini Bagi pembaca
penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan ilmu serta
pengetahuan selain itu hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan
sebagai rujukan kedepannya. Warga Kampung Duri Jakarta Barat
secara umum sangat manusiawi selalu menerima waria untuk
bermasyarakat tanpa membatasi. Namun tetap antisipasi harus selalu
hidup untuk menjaga keluarga khususnya anak-anak agar tidak
terjerus kedunia waria. Pemerintah Jakarta Barat, Pemerintah Provinsi
Jakarta, dan Pusat melalui dinas atau kementrian sosial seharunya
merehabilitasi para waria untuk kembali kesedia kala agar
penularannya tidak semakin banyak dan berkembang. Ormas
keagamaan seperti Muhammadiyah, NU, MUI dan lain-lain sebagai
panggilan pesan agama sebaiknya turun untuk terlibat aktif
merehabilitasi para waria.
Kata Kunci : Waria, Perilaku Sosial
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBANTU MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA LAMPUNG PESERTA DIDIK KELAS III SD NEGERI 83 KRUI PESISIR BARAT
ABSTRAK
Kurangnya metode yang bervariasi dalam proses pembelajaran menyebabkan
belum terlihat adanya keterampilan kolaborasi antar peserta didik di dalam kelas, dalam
hal ini peserta didik hanya menerima informasi dari pendidik dan masih didapati juga
peserta didik yang enggan bertanya meskipun ia belum paham dengan materi yang tengah
disampaikan. Dari 19 siswa hanya 2 siswa yang mencapai nilai di atas KKM, yaitu 11%.
Sebanyak 17 siswa atau 89% masih belum mencapai KKM di Kelas 3 SDN 83 Krui.
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar bahasa lampung siswa
kelas 3 SD Negeri 83 Krui Pesisir Barat Lampung dengan Penerapan Model
Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantu Media Flash card. Jenis
penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas.
Penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus
memiliki tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam
penelitian ini adalah peserta didik kelas 3 SDN 83 Krui sejumlah 19 siswa. Teknik
pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi, dan teknik analisis
datanya dengan analisis kualiatif dan kuantitatif.
Hasil Penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantu
media flash card di kelas III SDN 83 Krui dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 19
siswa dapat meningkatkan aktivitas siswa yang mana pada siklus I memperoleh nilai
persentase yakni 47% dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan nilai persentase
89% dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada siklus I mengalami peningkatan
dengan 9 siswa tuntas belajar dan meningkat pada siklus II dengan 17 siswa tuntas
belajar. Tindakan ini dikatakan berhasil dan dapat dihentikan karena siswa memiliki nilai
yang sama atau lebih lebih dari nilai KKM 75 dan ketuntasan siswa mencapai 89% dari
100% siswa.
Kata kunci : Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT), Media Flash Card,
Hasil Belajar, Bahasa Lampung.
iii
ABSTRACT
The lack of varied methods in the learning process has resulted in no
collaborative skills between students in the classroom, in this case students only receive
information from educators and there are still students who are reluctant to ask questions
even though they do not understand the material being delivered. Of the 19 students, only
2 students achieved a score above the KKM, which is 11%. A total of 17 students or 89%
have not yet achieved the KKM in Class 3 of SDN 83 Krui. The purpose of this study was
to improve the learning outcomes of Lampung language of class 3 students of SDN 83
Krui Pesisir Barat Lampung with the Application of the Numbered Head Together (NHT)
Model assisted by Flash Card Media. The type of research conducted was Classroom
Action Research.
Classroom action research (CAR) consisting of two cycles. Each cycle has stages
of planning, implementation of actions, observation and reflection. The subjects in this
study were 19 class 3 students of SDN 83 Krui. Data collection techniques used
observation, tests and documentation, and data analysis techniques with qualitative and
quantitative analysis.
The results of the implementation of the Numbered Head Together (NHT)
learning model assisted by flashcard media in class III SDN 83 Krui with a total of 19
students can increase student activity which in cycle I obtained a percentage value of
47% and increased in cycle II with a percentage value of 89% and can improve student
learning outcomes in cycle I experienced an increase with 9 students completing learning
and increased in cycle II an with 17 students completing learning. This action is said to
be successful and can be stopped because students have the same value or more than the
KKM value of 75 and student completion reaches 89% of 100% of students.
Keywords: Numbered Head Together (NHT) Learning Model, Flash Card Media,
Learning Outcomes, Lampung Language
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA REALIA TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS IV DI MIN 7 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Hasil belajar merupakan hasil yang diberikan kepada siswa
berupa penilaian setelah mengikuti proses pembelajaran dengan
menilai pengetahuan, sikap, ketrampilan pada diri siswa dengan
adanya perubahan tingkah laku. Berdasarkan hasil pra penelitian hasil
belajar IPAS peserta didik masih tergolong rendah, hal ini disebabkan
karena menggunakan model pembelajaran yang kurang bervariasi.
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh model
pembelajaran inkuiri berbantuan media realia terhadap hasil belajar
IPAS.
Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dengan
menggunakan jenis penelitian Quasi Experiment Design berbentuk
Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan
teknik pengumpulan data berupa tes. Populasi penelitian adalah
seluruh peserta didik kelas IV min 7 Bandar Lampung. Sampel yang
dipakai pada penelitian ini yaitu kelas IVA sebagai kelas control
dengan menerapkan Model Pembelajaran Discovery berbantuan
Media Display dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen menerapkan
Model Pembelajaran Inkuiri berbantuan Media Realia.
Uji data tes penelitian berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji
tingkat kesukaran dan uji daya beda. Uji prasarat analisis yaitu uji
normalitas yang hasil datanya berdistribusi normal dan uji
homogenitas dengan hasil datanya Homogen. Berdasarkan analisis
data yang sudah dilakukan, bahwa perhitungan uji-T yang berupa uji
Independen Sampel Test pada soal pilihan ganda Pre-test dan Post
test, dihasilkan nilai signifikan (2-tailend) yaitu 0,000 < 0,05 yang
artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa
terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri berbantuan Media
Realia terhadap Hasil Belajar IPAS di MIN 7 Bandar Lampung.
Kata Kunci: Inkuiri, Realia, Hasil Belajar
ii
ABSTRACK
Learning achievement is the result given to students in the
form of an assessment after following the learning process by
assessing the knowledge, attitudes and skills of students accompanied
by changes in behavior. Based on the results of the pre-research, the
learning achievement of science and natural science of students is still
relatively low, this is due to the use of learning models that are not
varied enough. This study was conducted with the aim of determining
the effect of the inquiry learning model assisted by realia media on
science learning achievement.
This study is a quantitative study using the Quasi Experiment Design
research type in the form of Nonequivalent Control Group Design.
This study uses a data collection technique in the form of a test. The
research population was all students of class IV min 7 in Bandar
Lampung. The sample used in this study was class IVA as a control
class by implementing the Discovery Learning Model assisted by
Media Display and class IVB as an experimental class implementing
the Inquiry Learning Model assisted by Realia Media.
The research data test includes validity test, reliability test, difficulty
level test and discriminatory power test. The prerequisite analysis test
is the normality test where the data results are normally distributed
and the homogeneity test where the data results are homogeneous.
Based on the data analysis that has been done, the calculation of the
T-Test in the form of an Independent Sample Test on multiple-choice
questions Pre-test and Post-test, produces a significant value (2
tailend) of 0.000 < 0.05 which means H0 is rejected and Ha is
accepted. So it can be concluded that there is an influence of the
Inquiry Learning Model assisted by Realia Media on Science
Learning Outcomes at MIN 7 Bandar Lampung.
Keywords: Inquiry, Realia, Learning Outcome
PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PADA PERSERTA DIDIK
ABSTRAK
Kedisiplinan pada perserta didik sangatlah penting untuk
terwujudnya kemajuan sekolah. Sekolah yang mempunyai perserta
didik yang disiplin, maka akan memberikan dampak yang baik bagi
keberhaasilan dirinya pada masa depannya. Begitu pula sebaliknya,
jika sekolah mempunyai perserta didik yang kurang disiplin, maka
akan memberikan dampak tidak baik bagi keberhasilan masa depan
seseorang tersebut. Maka kedisiplinan sekolah perserta didik sangat
bermanfaat untuk kemajuan sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui bagaimana Pelaksanan Layanan Konseling Kelompok
Dengan Teknik Behavior Cotract Untuk Meningkatkan Kedisiplinan
Pada Perserta Didik kelas XI tahun ajaran 2023/2024.
Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan metode
kualitatif. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SMK Islam Bina
Mulya Bandar Lampung yang terletak di Jl. Badak Ujung No.335 A
Kedaton Bandar Lampung. Dalam penelitian ini yang menjadi
Instumen adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data
menggunakan teknik Obsevasi, Wawancara dan Dokumentasi. Uji
Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data
dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 6 perserta didik
di SMA Islam Bina Mulya Bandar Lampung yang terindentifikasi
memiliki perilaku tidak disiplin, kemudian layanan konseling
kelompok dengan teknik behavior contract dapat menghasilkan
perubahan perilaku positif perserta didik. teknik behavior contract
yang meliputi tahap persiapan, rapport, pendekatan masalah,
pengungkapan, diagnostik, prognosa, treatment dan evaluasi. Pada
tahap ini layanan konseling kelompok dengan teknik behavior
contract terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan pada
perserta didik, karena dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab
terhadap perilaku yang telah dilakukannya dan dapat mendorong
perserta didik untuk mengikuti aturan yang telah disepakati, sehingga
mempengaruhi perbaikan perilaku yang baru dalam meningkatkan
kedisiplinan.
Kata Kunci: Konseling Kelompok, Behavior Contract,
Kedisiplinan Sekolah
ii
ABSTRACT
Discipline in students is very important for the realization of
school progress. Schools that have disciplined students will have a
good impact on their future success. Vice versa, if the school has
undisciplined students, it will have a bad impact on the success of that
person's future. So the school discipline of students is very useful for
the progress of the school. This research was conducted to find out
how the Implementation of Group Counseling Services with Behavior
Cotract Techniques to Improve Discipline in Class XI students in the
2023/2024 school year.
This type of research is descriptive with qualitative methods.
The place of this research was carried out at SMK Islam Bina Mulya
Bandar Lampung which is located on Jl. Badak Ujung No.335 A
Kedaton Bandar Lampung. In this study, the instrument is the
researcher himself. Data collection techniques using Observation,
Interview and Documentation techniques. Data validity test using
triangulation technique. Data analysis techniques are carried out by
reducing data, presenting data and drawing conclusions.
The results showed that there were 6 students at Bina Mulya
Islamic High School Bandar Lampung who were identified as having
undisciplined behavior, then group counseling services with behavior
contract techniques could produce positive behavior changes in
students. behavior contract techniques which include preparation,
rapport, problem approach, disclosure, diagnostic, prognosis,
treatment and evaluation stages. At this stage, group counseling
services with behavior contract techniques have proven effective in
increasing discipline in students, because they can foster a sense of
responsibility for the behavior they have done and can encourage
students to follow the agreed rules, thus influencing new behavior
improvements in increasing discipline.
Keywords: Group Counseling, Behavior Contract, School Disciplin
PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP AMAL BHAKTI JATI MULYO BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Penulis menggambil judul “Pelaksanaan Layanan Konseling
Kelompok Dengan Teknik Modelling Dalam Meningkatkan Motivasi
Belajar Peserta Didik Di SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar
Lampung” Adapun tujuan dari penelitian ini Untuk Mengetahui
bagaimana pelaksanaan konseling Kelompok dengan tekhnik
Modelling dalam meningkatkan Motivasi Belajar peserta didik di
SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung. Untuk Mengetahui
apa saja langkah-langkah pelaksanaan konseling kelompok dengan
tekhnik Modelling dalam meningkatkan Motivasi Belajar peserta
didik di SMPN Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung Untuk
Mengetahui Evaluasi dan hasil dari pelaksanaan konseling individu
dengan tekhnik Behavioral contract dalam meningkatkan motivasi
belajar peserta didik di SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar
Lampung.
Penelitian yang digunakan peneliti bersifat deskriptif naratif,
karena peneliti bermaksud mendeskripsikan, mengambil, dan
menganalisis kesimpulan secara umum. Penelitian deskriptif
(descriptive research) ditujukan untuk mendeskripsikan suatu keadaan
atau fenomena-fenomena apa adanya. Jadi, penelitian kualitatif
deskriptif naratif adalah penelitian yang termasuk kedalam jenis
penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk
mengungkapkan fakta yang apa adanya mengenai keadaan atau
fenomena yang terjadi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan
software QSR Nvivo 12, penggunaan software ini dapat membantu
peneliti dalam mengatur berbagai data yang tidak terstruktur dan
sangat bervariasi.
Hasil penelitian diketahui bahwasannya upaya guru
Bimbingan Konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta
didik yaitu dengan menggunakan teknik beha. Program teknik
modelling ini disusun secara sistematis dan terencana. Pelaksanaan
layanan konseling kelompok dalam meningkatkan motivasi belajar
peserta didik melalui tiga tahapan, yaitu tahap awal, tahap inti dan
tahap akhir. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Dari proses
pelaksanaan layanan konseling kelompok yang dilakukan oleh guru
BK dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik, 8 peserta
didik mengalami perubahan yang lebih baik, artinya 8 peserta didik
tersebut sudah memiliki perilaku baik dalam belajar.
Kata Kunci: Motivasi Belajar, Konseling Kelompok, Modelling
ii
ABSTRACT
The author took the title "Implementation of Group
Counseling Services with Modelling Techniques in Increasing
Students' Learning Motivation at SMP Amal Bhakti Jati Mulyo
Bandar Lampung" The purpose of this study is to find out how the
implementation of Group counseling with Modelling techniques in
increasing the Learning Motivation of students at SMP Amal Bhakti
Jati Mulyo Bandar Lampung. To find out what are the steps to
implement group counseling with Modelling techniques in increasing
the Learning Motivation of students at SMPN Amal Bhakti Jati Mulyo
Bandar Lampung To find out the evaluation and results of the
implementation of individual counseling with Behavioral contract
techniques in increasing the learning motivation of students at SMP
Amal Bhakti Jati Mulyo Bandar Lampung.
The research used by the researcher is descriptive narrative,
because the researcher intends to describe, draw, and analyze
conclusions in general. Descriptive research is aimed at describing a
state or phenomenon as it is. So, narrative descriptive qualitative
research is research that is included in the type of qualitative
research. The purpose of this research is to reveal the facts as they
are regarding the circumstances or phenomena that occur. Data
analysis in this study uses QSR Nvivo 12 software, the use of this
software can help researchers in organizing various unstructured and
highly varied data.
The results of the study are known that the efforts of
Counseling Guidance teachers in increasing students' learning
motivation are by using the beha technique. This modeling
engineering program is prepared systematically and planned. The
implementation of group counseling services in increasing students'
learning motivation goes through three stages, namely the initial
stage, the core stage and the final stage. Thus, it can be concluded
that from the process of implementing group counseling services
carried out by BK teachers in increasing students' motivation to learn,
8 students experienced better changes, meaning that the 8 students
already had good behavior in learning.
Keywords: Learning Motivation, Group Counseling, Modellin
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK NILAI TOLERANSI PESERTA DIDIK DI MIN 6 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada permasalahan yang
ditemukan oleh peneliti disekolah Yaitu terkait dengan multikultural
dimana terdapat perilaku intoleransi yang masih sering terjadi
mengenai adat dan budaya di sekolah ini, penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan multikultural
dalam membentuk nilai toleransi peserta didik, kemudian mengetahui
faktor pendukung dan penghambat pengimplementasian pendidikan
multikultural dalam membentuk nilai toleransi di MIN 6 Bandar
Lampung.
alat
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan
pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan
dokumentasi. Data primer diperoleh langsung dari narasumber
mengenai Implementasi Pendidikan Multikultural Di MIN 6 Bandar
Lampung, sedangkan data sekunder berupa teori-teori dan hasil
dokumentasi pelengkap data sebelumnya. Dalam analisa analisis data
melalui tahapan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil Penelitian menunjukkan
bahwa implementasi
pendidikan multikultural di MIN 6 Bandar Lampung berhasil
meningkatkan nilai toleransi peserta didik melalui pendekatan yang
terintegrasi dalam proses kegiatan sehari-hari. Pendidikan ini
mencakup pengajaran tentang keberagaman dan toleransi dalam
pelajaran pkn,agama, serta pengenalan budaya lokal seperti alat musik
daerah, bahasa, dan pakaian adat yang mengajarkan peserta didik
untuk menghargai perbedaan. Terdapat program seperti Malam Bina
Iman Dan Takwa (Mabit) dan Hari Multikultural turut
memperkenalkan pentingnya hidup berdampingan dalam masyarakat
dan mendukung terciptanya saling menghargai. Selain itu para guru
diberikan pelatihan untuk memperkuat kompetensi mereka dalam
mengajarkan nilai-nilai toleransi secara efektif. Faktor pendukung
utama meliputi keberagaman siswa, komitmen guru, serta adanya
kebijakan yang mendukung penerapan nilai toleransi. Faktor
penghambat meliputi seperti tingginya ego siswa, ketidak konsistenan
sikap, serta keterbatasan waktu, sumber daya, dan fasilitas menjadi
tantangan dalam mencapai tujuan pendidikan multikultural secara
maksimal. Untuk itu, dibutuhkan strategi yang lebih sistematik dan
kreatif dalam mengatasi hambatan-hambatan ini, serta dukungan
berkelanjutan dari semua pihak terkait untuk menciptakan lingkungan
yang lebih inklusif dan toleran.
Kata Kunci : Multikultural, Nilai Toleransi
ii
ABSTRACT
This research was conducted based on problems found by
researchers at the school, namely related to multiculturalism where
there is intolerant behavior that still often occurs regarding customs
and culture in this school. This research aims to find out how the
implementation of multicultural education in forming students'
tolerance values, then find out the supporting and inhibiting factors
for implementing multicultural education in forming tolerance values
at MIN 6 Bandar Lampung.
This research uses qualitative research with data collection
tools in the form of interviews, observation and documentation.
Primary data was obtained directly from sources regarding the
Implementation of Multicultural Education at MIN 6 Bandar
Lampung, while secondary data was in the form of theories and
documentation results complementary to previous data. In the
analysis, data analysis goes through the stages of data reduction, data
presentation, and drawing conclusions.
The research results show that the implementation of
multicultural education at MIN 6 Bandar Lampung has succeeded in
increasing students' tolerance values through an integrated approach
in the process of daily activities. This education includes teaching
about diversity and tolerance in civics and religion lessons, as well as
an introduction to local culture such as regional musical instruments,
language and traditional clothing which teaches students to respect
differences. There are programs such as the Night for Building Faith
and Piety (Mabit) and Multicultural Day which also introduce the
importance of coexistence in society and support the creation of
mutual respect. In addition, teachers are given training to strengthen
their competence in teaching the values of tolerance effectively. The
main supporting factors include student diversity, teacher
commitment, and the existence of policies that support the
implementation of tolerance values. Inhibiting factors include
students' high egos, inconsistent attitudes, and limited time, resources
and facilities which are challenges in achieving the goals of
multicultural education optimally. For this reason, a more systematic
and creative strategy is needed to overcome these obstacles, as well as
continued support from all relevant parties to create a more inclusive
and tolerant environment.
Keywords: Multicultural, Tolerance Value
MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LULUSAN DI MTSN 2 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Manajemen peserta didik merupakan salah satu aspek penting dalam
upaya meningkatkan kualitas lulusan di sebuah lembaga pendidikan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen peserta
didik di MTsN 2 Bandar Lampung dan pengaruhnya terhadap peningkatan
kualitas lulusan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif
dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik
di MTsN 2 Bandar Lampung meliputi perencanaan penerimaan siswa baru,
pembinaan akademik dan non-akademik, serta evaluasi berkelanjutan.
Strategi seperti program bimbingan belajar, kegiatan ekstrakurikuler, dan
pengembangan karakter telah memberikan kontribusi signifikan dalam
meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik siswa. Selain itu,
keterlibatan guru, orang tua, dan pihak sekolah secara aktif turut mendukung
tercapainya lulusan yang berkualitas. Kesimpulannya, manajemen peserta
didik yang terencana dan terintegrasi memiliki peran penting dalam
menciptakan lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap bersaing di
tingkat pendidikan lanjutan maupun di masyarakat. Rekomendasi penelitian
ini adalah penguatan program pembinaan serta inovasi dalam metode
pembelajaran untuk mendukung keberhasilan peserta didik secara holistik.
Kata Kunci: Manajemen, Peserta Didik, Kualitas Lulusan Di MTsN 2
Bandar Lampung
iii
ABSTRACT
\
Student management is an important aspect in efforts to improve the
quality of graduates in an educational institution. This research aims to
analyze the implementation of student management at MTsN 2 Bandar
Lampung and its influence on improving the quality of graduates. The
approach used is descriptive qualitative with data collection methods
through observation, interviews and documentation. The research results
show that student management at MTsN 2 Bandar Lampung includes
planning for new student admissions, academic and non-academic coaching,
as well as ongoing evaluation. Strategies such as tutoring programs,
extracurricular activities, and character development have made a
significant contribution to improving students' academic and non-academic
achievements. Apart from that, the involvement of teachers, parents and the
school actively supports the achievement of quality graduates. In conclusion,
planned and integrated student management has an important role in
creating graduates who are competent, have noble character, and are ready
to compete at the secondary education level and in society. The
recommendations of this research are strengthening coaching programs and
innovation in learning methods to support student success holistically.
Keywords: Management, Students, Quality Of Graduates At MTSN
2 Bandar Lampun