39192 research outputs found
Sort by
MANAJEMEN ORGANISASI YAYASAN PAYUNGI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KOTA METRO
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
manajemen organisasi yang diterapkan oleh Yayasan Payungi dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Metro serta
mengidentifikasi aspek kesejahteraan yang menjadi fokus
pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan
pengurus Yayasan Payungi, masyarakat binaan, dan tokoh terkait
sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen organisasi
Yayasan Payungi menerapkan fungsi manajemen POAC (Planning,
Organizing, Actuating, Controlling) secara efektif. Dalam aspek
perencanaan, yayasan menyusun program berbasis potensi lokal
melalui ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM. Pada aspek
pengorganisasian, Yayasan Payungi membentuk struktur
kepengurusan yang jelas dan membangun sistem kolaboratif dengan
masyarakat. Dari aspek pelaksanaan, yayasan mengembangkan
kegiatan pemberdayaan seperti Payungi Market, Payungi University,
dan sekolah desa yang berorientasi pada peningkatan skill dan
kemandirian ekonomi. Aspek pengawasan dilakukan melalui evaluasi
rutin dan monitoring program.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Yayasan Payungi berhasil
meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui empat aspek
kesejahteraan, yaitu ekonomi, sosial, pendidikan, dan lingkungan.
Program yang dijalankan tidak hanya meningkatkan pendapatan
masyarakat, tetapi juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia
dan nilai gotong royong sebagai modal sosial.
Kata Kunci: Manajemen Organisasi, Pemberdayaan Masyarakat,
Kesejahteraan, Yayasan Payungi, Kota Metro.
iii
ABSTRAK
This study aims to describe the organizational management
implemented by the Payungi Foundation in improving the welfare of
the community in Metro City and to identify the aspects of welfare
that are enhanced through its programs. This research employs a
qualitative method with a descriptive approach. Data were collected
through in-depth interviews, observation, and documentation
involving foundation leaders, program beneficiaries, and related
stakeholders as informants. The collected data were analyzed through
data reduction, data display, and conclusion drawing.
The results of the study indicate that the Payungi Foundation
applies the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling)
management functions effectively. In the planning aspect, the
foundation develops community empowerment programs based on
local potential through creative economy initiatives. In the organizing
aspect, it establishes a clear organizational structure and collaborative
system with the community. In the actuating stage, the foundation
implements empowerment activities such as Payungi Market, Payungi
University, and Village School, which focus on skill development and
economic independence. The controlling aspect is carried out through
regular evaluation and program monitoring.
The study concludes that the Payungi Foundation has
successfully improved community welfare in four main aspects:
economic, social, educational, and environmental. Its empowerment
programs not only increase community income but also enhance
human resource capacity and strengthen social values such as
cooperation and mutual support.
Keywords: Organizational Management, Community Empowerment,
Welfare, Payungi Foundation, Metro Cit
PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DAN BRAND IMAGE TERHADAP LOYALITAS NASABAH DENGAN KEPUASAN NASABAH SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA NASABAH BSI CABANG KEDATON)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi
pemasaran dan brand image terhadap loyalitas nasabah, dengan
kepuasan nasabah sebagai variabel mediasi di Cabang Kedaton
Bank BSI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner
yang dibagikan kepada 100 responden yang dipilih
menggunakan sampling purposif. Responden terdiri dari
nasabah layanan konvensional dan pengguna aktif aplikasi BSI
Mobile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi
pemasaran dan brand image mempengaruhi loyalitas nasabah
Bank BSI. Strategi pemasaran dan brand image mampu
mempengaruhi kepuasan nasabah Bank BSI, dan kepuasan
nasabah sebagai variabel mediasi mampu memediasi pengaruh
strategi pemasaran dan citra merek terhadap loyalitas nasabah
Bank BSI. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi
lembaga perbankan Islam untuk meningkatkan loyalitas nasabah
dengan memperbaiki strategi pemasaran dan memperkuat brand
image melalui kepuasan nasabah. Keunikan penelitian ini
terletak pada analisis terintegrasinya kepuasan nasabah sebagai
variabel mediasi antara strategi pemasaran dan brand image
terhadap loyalitas nasabah dalam konteks bank Islam yang baru
merger, BSI. Abstract
This study aims to analyze the influence of marketing strategy
and brand image on customer loyalty, with customer satisfaction
as a mediating variable at the Kedaton Branch of Bank BSI. This
study uses a quantitative approach with a survey method. Data
were collected through questionnaires distributed to 100
respondents selected using purposive sampling. Respondents
consisted of conventional service customers and active users of
the BSI Mobile application. The results of the study indicate that
marketing strategy and brand image influence customer loyalty
at Bank BSI. Marketing strategy and brand image are able to
influence customer satisfaction at Bank BSI, and customer
satisfaction as a mediating variable is able to mediate the
influence of marketing strategy and brand image on customer
loyalty at Bank BSI. This study provides practical insights for
Islamic banking institutions to increase customer loyalty by
improving marketing strategies and strengthening brand image
through customer satisfaction. The uniqueness of this study lies
in the integrated analysis of customer satisfaction as a mediating
variable between marketing strategy and brand image on
customer loyalty in the context of the newly merged Islamic
bank, BSI
PENGARUH ENTERPRISE RISK MANAGEMENT BERDASARKAN ISO 31000 TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MENURUT PERSPEKTIF BISNIS ISLAM (Studi Pada PT PLN Nusantara Power UP Tarahan)
ABSTRACT
The electricity sector faces significant challenges related to
operational risks, efficiency, and energy supply reliability. This
situation demands an integrated and sustainable risk
management system. PT PLN Nusantara Power UP Tarahan, as
one of the power generation units in Sumatra, has a high urgency
to strengthen its risk governance system through the
implementation of Enterprise Risk Management (ERM) based on
ISO 31000. In addition, the application of Islamic Business
Values such as trustworthiness (amanah), honesty (shiddiq), and
justice (‘adl) is expected to enhance integrity and ethical culture
within the organization. This study aims to analyze the effect of
Enterprise Risk Management (ERM) based on ISO 31000 on
Corporate Performance, as well as to examine its implementation
from an Islamic Business Perspective at PT PLN Nusantara
Power UP Tarahan. The research employed a quantitative
explanatory approach involving 32 respondents selected through
purposive sampling, supported by interviews with the Quality,
Risk, and Compliance Management Department. The data were
analyzed using Partial Least Squares Structural Equation
Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0 software. The results
indicate that all constructs were valid and reliable, with outer
loading values > 0.70, Cronbach’s Alpha ranging from 0.719 to
0.955, Composite Reliability from 0.916 to 0.962, and Average
Variance Extracted (AVE) from 0.632 to 0.884. Empirically,2
Enterprise Risk Management has a positive and significant effect
on Corporate Performance (T-statistics > 1.96; P-value < 0.05).
ISO 31000 has a positive and significant impact on ERM, but it
does not have a direct effect on Corporate Performance. In
contrast, the Islamic Business Perspective has a positive but
insignificant effect on Corporate Performance. ABSTRAK
Sektor ketenagalistrikan menghadapi tantangan signifikan terkait
risiko operasional, efisiensi, dan keandalan pasokan energi.
Situasi ini menuntut sistem manajemen risiko yang terintegrasi
dan berkelanjutan. PT PLN Nusantara Power UP Tarahan, sebagai
salah satu unit pembangkit listrik di Sumatera, memiliki urgensi
yang tinggi untuk memperkuat sistem tata kelola risikonya
melalui penerapan Enterprise Risk Management berbasis ISO
31000. Selain itu, penerapan Nilai-nilai Bisnis Islam seperti
amanah, kejujuran (shiddiq), dan keadilan ('adl) diharapkan
dapat meningkatkan integritas dan budaya etika dalam organisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Enterprise
Risk Management berbasis ISO 31000 terhadap Kinerja
Perusahaan, serta mengkaji implementasinya dari Perspektif
Bisnis Syariah di PT PLN Nusantara Power UP Tarahan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan eksplanatori kuantitatif
yang melibatkan 32 responden yang dipilih melalui purposive
sampling, didukung oleh wawancara dengan Departemen
Manajemen Mutu, Risiko, dan Kepatuhan. Data dianalisis
menggunakan Partial Least Squares Structural Equation
Modeling (PLS-SEM) dengan software SmartPLS 4.0. Hasilnya
menunjukkan bahwa semua konstruksi valid dan dapat
diandalkan, dengan nilai outer loading > 0,70, Alpha Cronbach
berkisar antara 0,719 hingga 0,955, Composite Reliability dari
0,916 hingga 0,962, dan Average Variance Extracted (AVE) dari
0,632 hingga 0,884. Secara empiris, Enterprise Risk Management
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja
Perusahaan (T-statistik > 1,96; Nilai P < 0,05). ISO 31000
memiliki pengaruh positif dan signifikan pada Enterprise Risk
Management, tetapi tidak berpengaruh langsung pada Kinerja
Perusahaan. Sebaliknya, Perspektif Bisnis Islam memiliki efek
positif namun tidak signifikan terhadap Kinerja Perusahaan
PENGARUH KEBIJAKAN MONETER ISLAM DAN VARIABEL MAKRO TERHADAP KETAHANAN DPK BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2019-2024
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
Kebijakan Moneter Islam (NBH), Inflasi (INF), Pertumbuhan Ekonomi
(GDP), dan Ekonomi Government (GE) terhadap Ketahanan Dana
Pihak Ketiga (DPK) pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Ketahanan
DPK merupakan indikator penting dalam menilai stabilitas perbankan
syariah dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan
berbasis syariah.
Penelitian ini menggunakan data panel dari beberapa Bank
Umum Syariah di Indonesia dalam periode penelitian tertentu. Metode
analisis yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM) dengan
Driscoll–Kraay standard errors, yang mampu memberikan hasil
estimasi yang lebih robust terhadap adanya heteroskedastisitas dan
autokorelasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan Moneter Islam
berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap ketahanan DPK.
Sementara itu, Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
ketahanan DPK, yang menunjukkan bahwa meningkatnya inflasi dapat
menurunkan kemampuan masyarakat untuk menabung di bank syariah.
Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap
ketahanan DPK, menandakan bahwa kondisi ekonomi yang tumbuh
mendorong peningkatan kepercayaan dan dana masyarakat di
perbankan syariah. Selain itu, Ekonomi Government juga berpengaruh
positif dan signifikan terhadap ketahanan DPK, yang mengindikasikan
bahwa kebijakan ekonomi pemerintah yang stabil mampu memperkuat
ketahanan dana pihak ketiga. ABSTRACT
This study aims to analyze the influence of Islamic Monetary
Policy (NBH), Inflation (INF), Economic Growth (GDP), and
Government Economy (GE) on the Resilience of Third-Party Funds
(DPK) in Islamic Commercial Banks in Indonesia. The resilience of
third-party funds is an important indicator in assessing the stability of
Islamic banking and public trust in the Islamic financial system.
The research employs panel data from several Islamic
Commercial Banks in Indonesia over a specific study period. The
analytical method used is the Fixed Effect Model (FEM) with Driscoll–
Kraay standard errors, which provides robust estimation results
against heteroskedasticity and autocorrelation problems.
The findings reveal that Islamic Monetary Policy has a positive
but insignificant effect on DPK resilience. Meanwhile, Inflation has a
negative and significant effect, indicating that higher inflation tends to
reduce the public‟s ability to save in Islamic banks. Economic Growth
has a positive and significant effect, suggesting that better economic
conditions strengthen public confidence and increase third-party funds
in Islamic banking. In addition, Government Economy also has a
positive and significant effect on DPK resilience, showing that stable
and productive government economic policies can enhance the stability
of third-party funds
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK KELAS VII MTS 1 LAMPUNG TENGAH
ABSTRAK
Pada saat peneliti melakukan pra-penelitian di Mts N 1 Lampung
Tengah, ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran Akidah
Akhlak di kelas VII MTsN 1 Lampung Tengah. Sebagian peserta didik
masih kurang memahami konsep Akidah Akhlak sehingga nilai-nilai
keagamaan belum sepenuhnya diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Metode pembelajaran yang digunakan belum sepenuhnya efektif dalam
membentuk karakter religius siswa. Selain itu, pengaruh lingkungan,
media sosial, dan perkembangan teknologi yang cepat turut menjadi
hambatan dalam internalisasi nilai-nilai akhlak dan religiusitas pada
peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana
penerapan metode, strategi, dan pendekatan pembelajaran Akidah Akhlak
dalam membentuk karakter religius peserta didik. Selain itu, penelitian ini
mengukur efektivitas pembelajaran Akidah Akhlak dalam meningkatkan
pemahaman dan praktik nilai-nilai keagamaan di kalangan siswa.
Penelitian juga berupaya menemukan faktor-faktor pendukung dan
penghambat dalam implementasi pembelajaran tersebut, serta
memberikan rekomendasi kepada sekolah, guru, dan pihak terkait untuk
meningkatkan karakter religius peserta didik melalui pembelajaran
Akidah Akhlak.
Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yakni
pendekatan yang berusaha mendeskripsikan fenomena, peristiwa, dan
kejadian secara objektif sebagaimana adanya. Pendekatan ini memotret
kondisi pembelajaran secara nyata, sesuai dengan konsep yang
dikemukakan Jane Ritchie, bahwa penelitian kualitatif berupaya
menyajikan dunia sosial dan perspektifnya secara mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan
pembelajaran, guru menetapkan tujuan pembelajaran dan memilih bahan
pembelajaran yang sesuai. Guru menggunakan berbagai variasi metode
agar proses belajar menjadi kondusif dan menarik, sehingga siswa tetap
aktif dan tidak bosan selama pembelajaran berlangsung. Selain buku guru,
guru juga memanfaatkan laptop dan proyektor yang terkoneksi internet
untuk mencari materi pendukung yang melengkapi buku pelajaran.
Setelah proses pembelajaran, guru memberikan nilai kepada setiap
peserta didik sebagai alat motivasi belajar. Peserta didik dengan nilai
tinggi termotivasi untuk mempertahankan prestasinya, sementara siswa
dengan nilai rendah terdorong untuk belajar lebih giat guna meningkatkan
hasil belajarnya. Dengan demikian, metode pembelajaran yang variatif
dan penilaian yang tepat dapat mendorong pembentukan karakter religius
peserta didik secara lebih efektif.
Kata Kunci : Implementasi, Pembelajaran Akidah Akhlak, Karakter
Religius Peserta Didik dan Mts N 1 Lampung Tengah
iii
ABSTRACT
During the preliminary study conducted at Mts N 1 Lampung
Tengah, several issues were identified in the Akidah Akhlak learning
process for seventh-grade students at MTsN 1 Lampung Tengah. Some
students still have limited understanding of the Akidah Akhlak
concepts, causing religious values to be not fully applied in their daily
lives. The learning methods used have not been fully effective in
shaping the students’ religious character. Furthermore, the influence
of environment, social media, and rapid technological developments
have sometimes hindered the internalization of moral values and
religiosity among students. This study aims to investigate the
implementation of methods, strategies, and approaches in teaching
Akidah Akhlak to shape students’ religious character. Additionally,
the research measures the effectiveness of Akidah Akhlak learning in
improving students’ understanding and practice of religious values.
The study also seeks to identify supporting and inhibiting factors in
the implementation of learning, and to provide recommendations to
schools, teachers, and related parties on more effective strategies to
enhance students’ religious character through Akidah Akhlak learning.
The approach used is descriptive qualitative, which attempts
to describe phenomena, events, and conditions objectively as they
occur. This approach captures the real learning conditions, in line
with Jane Ritchie's concept that qualitative research aims to present
the social world and its perspectives in depth.
appropriate teaching materials. The teacher applies various
methods to create a conducive and engaging learning environment,
keeping students active and preventing boredom during the lessons.
Besides the teacher’s book, the teacher also uses a laptop and an
internet-connected projector to find supporting materials that
complement the textbook. After the learning activities, the teacher
gives scores to each student as a form of learning motivation. Students
with high scores are motivated to maintain their performance, while
those with lower scores are encouraged to study harder to improve
their results. Thus, varied teaching methods and appropriate
assessment can effectively support the formation of students’ religious
character.
Keywords: Implementation, Akidah Akhlak Learning, Religious
Character of Students, Mts N 1 Lampung Tenga
PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING SYMBOLIC UNTUK MEREDUKSI TINGKAT KELELAHAN BELAJAR PADA PESERTA DIDIK DI SMK YPPL BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kelelahan
belajar peserta didik serta tahapan konseling kelompok dengan teknik
modeling simbolik dalam mereduksi kelelahan belajar di SMK YPPL
Bandar Lampung. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan
dokumentasi, ditemukan bahwa peserta didik mengalami berbagai
bentuk kelelahan belajar, antara lain kelelahan emosional, fisik, mental,
aktivitas, serta hilangnya motivasi. Gejala yang tampak mencakup
menurunnya konsentrasi, rasa jenuh, pusing, mudah marah, kurang
fokus, serta rendahnya keterlibatan dalam proses pembelajaran. Faktor
penyebab kelelahan belajar berasal dari kondisi internal peserta didik,
gaya mengajar guru yang monoton, tekanan akademik, kurangnya
dukungan sosial, serta lingkungan ruang kelas yang kurang nyaman.
Analisis data menunjukkan bahwa ketidakseimbangan antara
tuntutan akademik dan kemampuan adaptasi peserta didik berkontribusi
signifikan terhadap munculnya kelelahan belajar. Peserta didik
mengungkapkan bahwa tugas sekolah yang menumpuk, metode
pembelajaran yang kurang interaktif, dan suasana kelas yang tidak
kondusif meningkatkan kejenuhan dan stres akademik. Guru BK juga
menyatakan bahwa peserta didik cenderung mengalami demoralisasi,
rasa putus asa, dan menurunnya semangat belajar.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru BK menerapkan
konseling kelompok dengan teknik modeling simbolik melalui empat
tahap, yaitu pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran. Dalam
sesi konseling, konseli diberikan kesempatan untuk mengungkapkan
permasalahan secara terbuka, saling memberikan dukungan, serta
mempelajari strategi pengelolaan kelelahan melalui video dan contoh
model positif. Proses ini membantu peserta didik meningkatkan
kesadaran diri, mengatur waktu belajar, memahami batas energi, serta
membangun motivasi internal.
Hasil konseling menunjukkan perubahan positif pada lima
konseli yang mengalami kelelahan belajar. Peserta didik menjadi lebih
memahami kondisi dirinya, mampu mengelola stres, serta menunjukkan
peningkatan motivasi belajar. Dengan demikian, teknik modeling
simbolik dalam konseling kelompok terbukti efektif sebagai upaya
intervensi untuk mereduksi kelelahan belajar dan mendukung
kesejahteraan akademik peserta didik.
Kata Kunci : Kelelahan Belajar, Konseling Kelompok, Modeling
Simbolik
iii
ABSTRACT
This study aims to analyze the forms of students’ learning
fatigue and the effectiveness of group counseling using symbolic
modeling techniques in reducing learning fatigue at SMK YPPL Bandar
Lampung. Based on the results of observations, interviews, and
documentation, it was found that students experienced various types of
learning fatigue, including emotional, physical, mental, and activity
related fatigue, as well as loss of motivation. Observable symptoms
included decreased concentration, boredom, dizziness, irritability, lack
of focus, and low engagement in the learning process. The contributing
factors to learning fatigue originated from students’ internal
conditions, teachers’ monotonous teaching styles, academic pressure,
lack of social support, and an uncomfortable classroom environment.
Data analysis indicates that the imbalance between academic
demands and students’ adaptive abilities significantly contributes to the
emergence of learning fatigue. Students reported that excessive school
assignments, less interactive teaching methods, and an unconducive
classroom atmosphere increased boredom and academic stress. The
school counselor also stated that students tended to experience
demoralization, hopelessness, and decreased learning motivation.
To address these issues, the school counselor implemented
group counseling using symbolic modeling techniques through four
stages: formation, transition, activity, and termination. During the
counseling sessions, the counselees were given opportunities to openly
express their problems, provide mutual support, and learn fatigue
management strategies through videos and positive model examples.
This process helped students enhance self-awareness, manage study
time, recognize their energy limits, and build internal motivation.
The counseling results showed positive changes in five
counselees who experienced learning fatigue. Students became more
aware of their personal conditions, were able to manage stress, and
demonstrated increased learning motivation. Thus, symbolic modeling
techniques in group counseling proved effective as an intervention to
reduce learning fatigue and support students’ academic well-being.
Keywords: Learning Fatigue, Group Counseling, Symbolic Modeling
PENGARUH SEARCH ENGINE OPTIMIZATION, CONTENT MARKETING DAN SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ECOMMERCE SOCIOLLA DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM (Studi Pada Konsumen Aplikasi Sociolla Di Bandar Lampung)
ABSTRAK
Masyarakat Indonesia saat ini semakin bergantung pada platform
digital dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk kebutuhan
kecantikan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis
pengaruh Search Engine Optimization terhadap keputusan pembelian,
untuk mengetahui pengaruh Content Media Marketing terhadap
keputusan pembelian, untuk mengetahui pengaruh Social Media
Marketing terhadap keputusan pembelian, untuk mengetahui Search
Engine Optimization, Content Media Marketing, dan Social Media
Marketing terhadap keputusan pembelian pada konsumen e-commerce
sociolla di kota Bandar Lampung, dan untuk menganalisis Search
Engine Optimization, Content Media Marketing, dan Social Media
Marketing terhadap keputusan pembelian dalam perspektif etika bisnis
islam.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah
penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini
menggunakan teknik pengumpulan data melalui angket atau kuesioner
dan dokumentasi. Data primer diperoleh secara langsung dari
responden terhadap kuesioner yang diberikan, sedangkan data sekunder
bersumber dari buku, jurnal, dan sumber lainnya sebagai penguat hasil
penelitian yang didapatkan. Semua data tersebut sebagai bahan dalam
mendeskripsikan Search Engine Optimization, Content Media
Marketing, dan Social Media Marketing terhadap keputusan pembelian
pada pengguna aplikasi Sociolla.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Search Engine Optimization
berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pengguna Pada
Aplikasi Sociolla di Bandar Lampung. Content Marketing berpengaruh
signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pengguna Pada Aplikasi
Sociolla di Bandar Lampung. Social Media Marketing berpengaruh
signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pengguna Pada Aplikasi
Sociolla di Bandar Lampung. Search Engine Optimization, Content
Marketing, dan Social Media Marketing berpengaruh signifikan
terhadap Keputusan Pembelian Pengguna Pada Aplikasi Sociolla di
Bandar Lampung. Search Engine Optimization, Content Marketing,
dan Social Media Marketing berpengaruh signifikan terhadap
Keputusan Pembelian dalam perspektif etika bisnis islam. ABSTRACT
Indonesian society is currently increasingly dependent on digital
platforms to meet their daily needs, including beauty needs. The
purpose of this study is to determine and analyze the influence of search
engine optimization on purchasing decisions, content media marketing,
and social media marketing on purchasing decisions, and the influence
of search engine optimization, content media marketing, and social
media marketing on purchasing decisions among Sociolla e-commerce
consumers in Bandar Lampung. The analysis of search engine
optimization, content media marketing, and social media marketing on
purchasing decisions among Sociolla e-commerce consumers in
Bandar Lampung is also carried out.
The research method used in this study is quantitative research with
a case study approach. Data collection techniques include
questionnaires and documentation. Primary data were obtained
directly from respondents to the questionnaires, while secondary data
were sourced from books, journals, and other sources to support the
research findings. All of this data serves as material for describing
search engine optimization, content media marketing, and social media
marketing on purchasing decisions among Sociolla app users.
The results show that search engine optimization has a significant
influence on user purchasing decisions on the Sociolla app in Bandar
Lampung. Content Marketing has a significant influence on User
Purchasing Decisions on the Sociolla Application in Bandar Lampung.
Social Media Marketing has a significant influence on User Purchasing
Decisions on the Sociolla Application in Bandar Lampung. Search
Engine Optimization, Content Marketing, and Social Media Marketing
have a significant influence on User Purchasing Decisions on the
Sociolla Application in Bandar Lampung. Search Engine Optimization,
Content Marketing, and Social Media Marketing have a significant
influence on Purchasing Decisions from the perspective of Islamic
business ethics
ANALISIS PENGARUH REALISASI PENDAPATAN NEGARA, PENGELUARAN PEMERINTAH, DAN ZAKAT TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI INDONESIA DITINJAU DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (2001-2024)
ABSTRAK
Kemiskinan menjadi isu penting, karena dapat mempengaruhi
stabilitas ekonomi dan perkembangan sosial. Meskipun pendapatan
negara dan pengeluaran pemerintah terus meningkat setiap tahun,
tingkat kemiskinan di Indonesia belum menunjukkan penurunan yang
signifikan. Hal ini menunjukkan adanya ketidakefektifan dalam
pengelolaan sumber daya fiskal. Di sisi lain, potensi zakat yang besar
belum sepenuhnya dioptimalkan sebagai instrumen pengentasan
kemiskinan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan penting yang
belum banyak diteliti. Sehingga Penelitian ini dilakukan untuk
menganalisis pengaruh pendapatan negara, pengeluaran pemerintah,
dan zakat berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode analisis regresi linier berganda. Jenis data yang digunakan
merupakan data sekunder yang diambil Badan Pusat Statistika (BPS)
Indonesia, dan badan amil zakat (BAZNAS). Data meliputi
pendapatan negara, pengeluaran pemerintah, zakat, dan tingkat
Kemiskinan di Indonesia dari tahun 2001-2024. Pengujian dilakukan
menggunakan model regresi berganda yaitu uji normalitas,
multikolinearitas, heteroskedastisitas, normalitas, uji T, uji f, dan uji
R2 .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan negara
memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap tingkat kemiskinan,
sedangkan pengeluaran pemerintah memiliki pengaruh positif
signifikan terhadap tingkat kemiskinan. zakat menunjukkan
pengaruh negatif tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Dalam
perspektif ekonomi islam,menggaris bawahi pentingnya
pemberdayaan tingkat kemiskisnan yang bijaksana dan berbasis
syariah, yang menghindari praktik riba dan memastikan bahwa dapat
digunakan untuk pembangunan yang berkelanjutan. Secara
keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kemiskinan
mempertimbangkan faktor makro ekonomi dan kondisi ekonomi yang
lebih luas, serta penerapan prinsip-prinsip ekonomi islam untuk
mencapai keberlanjutan dan keadilan. ABSTRACT
Poverty is an important issue because it can affect economic
stability and social development. Although state revenue and
government spending continue to increase every year, the poverty rate
in Indonesia has not shown a significant decline. This indicates an
inefficiency in fiscal resource management. On the other hand, the
enormous potential of zakat has not been fully optimized as an
instrument for poverty alleviation. This phenomenon raises important
questions that have not been widely researched. Therefore, this study
was conducted to analyze the effect of state revenue, government
spending, and zakat on poverty levels in Indonesia.
This study uses a quantitative approach with multiple linear
regression analysis. The data used is secondary data taken from the
Indonesian Central Statistics Agency (BPS) and the National Zakat
Agency (BAZNAS). The data includes state revenue, government
expenditure, zakat, and poverty levels in Indonesia from 2001 to 2024.
The testing was conducted using a multiple regression model, namely
normality, multicollinearity, heteroscedasticity, normality, T-test, Ftest, and R2 test.
The results of the study show that state revenue has a significant
negative effect on poverty levels, while government spending has a
significant positive effect on poverty levels. Zakat has an insignificant
negative effect on poverty levels. From an Islamic economic
perspective, this underscores the importance of prudent and Shariabased poverty alleviation, which avoids usury and ensures that funds
are used for sustainable development. Overall, this study concludes
that poverty levels take into account macroeconomic factors and
broader economic conditions, as well as the application of Islamic
economic principles to achieve sustainability and justice
TINJAUAN SIYĀSAH TANFIŻIYYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 3 PERBUP TANAH DATAR NO 5 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN PENDIRIAN, PENGURUSAN, PENGELOLAAN, DAN PEMBUBARAN BADAN USAHA MILIK NAGARI (Studi di Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar)
ABSTRAK
Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) merupakan lembaga ekonomi
yang dibentuk oleh nagari guna mengelola potensi dan kekayaan nagari
secara mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui
BUMNag, pemerintah nagari berupaya memberdayakan masyarakat agar
mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan
mengembangkan perekonomian lokal. Penelitian ini memiliki rumusan
permasalahan diantara adalah Bagaimana Implementasi Pasal 3 Perbup Tanah
Datar No 5 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pendirian, Pengurusan,
Pengelolaan, Dan Pembubaran Badan Usaha Milik Nagari di Nagari Limo
Kaum Kabupaten Tanah? Dan Bagaimana Tinjauan Siyāsah Tanfiżiyyah
Terhadap Implementasi Pasal 3 Perbup Tanah Datar No 5 Tahun 2016
Tentang Pedoman Pendirian, Pengurusan, Pengelolaan, Dan Pembubaran
Badan Usaha Milik Nagari di Nagari Limo Kaum Kabupaten Tanah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Bagaimana
Implementasi Pasal 3 Perbup Tanah Datar No 5 Tahun 2016 Tentang
Pedoman Pendirian, Pengurusan, Pengelolaan, Dan Pembubaran Badan
Usaha Milik Nagari di Nagari Limo Kaum Kabupaten Tanah datar dan untuk
mengetahui tinjauan Siyāsah Tanfiżiyyah terhadap Implementasi Pasal 3
Perbup Tanah Datar No 5 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pendirian,
Pengurusan, Pengelolaan, Dan Pembubaran Badan Usaha Milik Nagari di
nagari limo kaum kabupaaten tanah datar . Jenis penelitian ini adalah
penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMNag ―Paga Kaum‖ di Nagari
Limo Kaum telah menjalankan beberapa kegiatan usaha seperti budidaya
ikan lele sistem bioflok, dan pengolahan hasil lele. Kegiatan ini berkontribusi
terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja
serta peningkatan pendapatan masyarakat. Namun demikian, peran BUMNag
belum optimal karena masih terkendala dalam aspek manajemen, promosi,
dan keterbatasan modal usaha. Dalam perspektif Siyāsah Tanfiżiyyah,
keberadaan BUMNag merupakan implementasi tanggung jawab pemerintah
nagari sebagai wali al-amr dalam mengatur urusan ekonomi masyarakat demi
kemaslahatan umat. Prinsip pengelolaan BUMNag sejalan dengan nilai-nilai
Siyāsah Tanfiżiyyah yang menekankan pada pengelolaan kekayaan publik,
keadilan sosial, dan kesejahteraan bersama sesuai dengan maqāṣid alsyarī‗ah. ABSTRACT
Nagari-Owned Enterprises (BUMNag) are economic institutions
established by nagari governments to independently manage local potential
and assets in order to improve community welfare. Through BUMNag, the
nagari government seeks to empower the community to create employment
opportunities, increase income, and develop the local economy. This study
addresses two main research questions: (1) How is the implementation of
Article 3 of Tanah Datar Regent Regulation Number 5 of 2016 concerning
Guidelines for the Establishment, Management, Administration, and
Dissolution of Nagari-Owned Enterprises in Nagari Limo Kaum, Tanah
Datar Regency? and (2) How is the Siyāsah Tanfiżiyyah perspective on the
implementation of Article 3 of Tanah Datar Regent Regulation Number 5 of
2016 in Nagari Limo Kaum, Tanah Datar Regency?
The objectives of this study are to examine the implementation of Article
3 of Tanah Datar Regent Regulation Number 5 of 2016 regarding NagariOwned Enterprises in Nagari Limo Kaum and to analyze it from the
perspective of Siyāsah Tanfiżiyyah. This research is a field study employing a
qualitative approach. Data were collected through observation, interviews,
and documentation.
The results of the study indicate that BUMNag “Paga Kaum” in Nagari
Limo Kaum has carried out several business activities, including bioflocbased catfish cultivation and the processing of catfish products. These
activities contribute to improving the local economy through job creation and
increased community income. However, the role of BUMNag has not yet been
optimal due to constraints in management, promotion, and limited business
capital. From the perspective of Siyāsah Tanfiżiyyah, the existence of
BUMNag represents the implementation of the nagari government‟s
responsibility as wali al-amr in managing the community‟s economic affairs
for public welfare. The management principles of BUMNag are in line with
the values of Siyāsah Tanfiżiyyah, which emphasize the management of public
wealth, social justice, and collective welfare in accordance with the maqāṣid
al-sharī„ah
SYIQ Q DAN PENYELESAIANNYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Penyelesaian Kasus di Desa Kepayang Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung)
ABSTRAK
Syiq q dapat menjadi pemicu adanya konflik dalam rumah
tangga bahkan sampai pada perceraian. Syiq q juga terjadi pada
masyarakat Kepayang, terdapat beberapa kasus dengan penyelesaian
yang berbeda. Ada yang konflik tersebut terus terjadi sampai Suami
memilih menikah siri dengan wanita lain akibat permasalahan syiq q
yang terjadi dalam rumah tangganya. Rumusan masalah dalam
penelitian ini yaitu mengenai; 1. Apa saja faktor terjadinya syiq q
dalam keluarga masyarakat Kepayang Kecamatan Rajabasa Bandar
Lampung? 2. Bagaimana Penyelesaian syiq q dalam masyarakat
Kepayang Kecamatan Rajabasa Bandar Lampung? 3. Bagaimana
perspektif hukum Islam terhadap penyelesaian syiq q di masyarakat
Kepayang Kecamatan Rajabasa Bandar Lampung? Tujuan penelitian
ini adalah untuk menemukan jawaban rumusan masalah dalam
penelitian ini.
Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, yang
dimaksud dengan penelitian kualitatif adalah penelitian yang
menggunakan studi kasus di lapangan dan mengacu pada norma
hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan dan
putusan pengadilan serta norma-norma yang hidup dan berkembang di
masyarakat serta menggunakan tiga cara dalam mengumpulkan data
yakni observasi, wawancara dan dokumentasi dalam meneliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab
terjadinya syiqāq di Desa Kepayang meliputi faktor ekonomi,
perselingkuhan, dan kebiasaan buruk salah satu pihak seperti ego yang
tinggi dan sulit berubah. Penyelesaian syiqāq dilakukan melalui
mediasi dengan menunjuk dua orang hakam dari pihak keluarga suami
dan istri. Para hakam berperan menengahi, melakukan musyawarah,
dan membantu menemukan titik damai. Mekanisme ini terbukti efektif
pada kasus di mana konflik utama masih dapat diperbaiki, karena
hakam berfungsi sebagai jembatan komunikasi serta penentu
keberhasilan ishlah (perdamaian) dalam menjaga keutuhan rumah
tangga. Dalam perspektif hukum Islam, penyelesaian melalui hakam
ini sejalan dengan ajaran syariat sebagaimana yang tertuang dalam AlQur’an Surat An-Nisā’ ayat 35, yang memerintahkan penyelesaian
secara damai dan adil. ABSTRACT
Syiqāq can be a trigger for domestic conflict and even lead to
divorce. Syiqāq also occurs in the Kepayang community, with several
cases having different resolutions. In some instances, the conflict
persisted to the point where the husband chose to enter into a serial
marriage (nikah siri) with another woman due to unresolved syiqāq
issues in his household. The research problems in this study are: 1.
What are the factors causing syiqāq in the families of the Kepayang
community, Rajabasa District, Bandar Lampung? 2. How is the
resolution of syiqāq carried out in the Kepayang community,
Rajabasa District, Bandar Lampung? 3. What is the Islamic law
perspective on the resolution of syiqāq in the Kepayang community,
Rajabasa District, Bandar Lampung? The purpose of this study is to
find answers to these research problems.
This study employs a qualitative research method. Qualitative
research in this context refers to field-based case studies that refer to
legal norms found in legislation, court decisions, and norms that exist
and develop within society. Data collection techniques used in this
study include observation, interviews, and documentation.
The results of the study indicate that the factors causing syiqāq in
Kepayang Village include economic factors, infidelity, and bad habits
of one party such as high ego and resistance to change. The resolution
of syiqāq is carried out through mediation by appointing two hakam
(lawyers) from the husband's and wife's families. The hakam play a
role in mediating, conducting deliberations, and helping to find a
common ground. This mechanism has proven effective in cases where
the main conflict can still be resolved, because the hakam serves as a
communication bridge and determines the success of ishlah (peace) in
maintaining the integrity of the household. From the perspective of
Islamic law, resolution through hakam is in line with the teachings of
sharia as stated in the Qur'an, Surah An-Nisa', verse 35, which
commands a peaceful and just resolution.