39192 research outputs found
Sort by
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH DALAM MENGGUNAKAN PROGRAM WAKAF DI BANK SYARIAH INDONESIA (Studi Nasabah BSI di Bandar Lampung)
ABSTRAK
Wakaf merupakan instrumen amal Islam yang berperan vital
dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Wakaf tidak
terbatas pada aset tetap seperti tanah dan bangunan, tetapi telah
berkembang menjadi instrumen modern berupa wakaf uang dan wakaf
produktif yang dikelola melalui lembaga keuangan Islam. Bank
Syariah Indonesia (BSI), sebagai Lembaga Keuangan Syariah
Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU), berperan dalam memfasilitasi
penghimpunan dan pengelolaan wakaf masyarakat, termasuk melalui
layanan digital seperti BSI Mobile. Meskipun potensinya sangat besar,
partisipasi masyarakat dalam wakaf uang masih relatif rendah,
sehingga diperlukan kajian tentang faktor-faktor yang memengaruhi
minat nasabah untuk berwakaf melalui BSI.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan,
promosi, literasi, kepercayaan, dan religiositas terhadap minat nasabah
untuk berwakaf melalui BSI di Bandar Lampung. Jenis penelitian ini
adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel
penelitian terdiri dari 97 responden yang merupakan nasabah BSI di
Bandar Lampung, yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis
menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis
SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan religiositas
berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat nasabah berwakaf
melalui BSI, sementara kemudahan, literasi, dan kepercayaan tidak
berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa promosi
intensif dan dorongan keagamaan masyarakat lebih dominan
memengaruhi minat berwakaf dibandingkan faktor-faktor lainnya.
Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya peran BSI
dalam memperkuat strategi promosi dan menghubungkan program
wakafnya dengan nilai-nilai keagamaan masyarakat. Hasil penelitian
ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi BSI, khususnya di
Bandar Lampung, dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam
program wakaf produktifnya. ABSTRACK
Waqf is an Islamic charitable instrument that plays a vital
role in the social and economic development of society. Waqf is not
limited to fixed assets such as land and buildings, but has evolved into
modern instruments such as cash waqf and productive waqf managed
through Islamic financial institutions. Bank Syariah Indonesia (BSI),
as a Sharia Financial Institution Receiving Cash Waqf (LKS-PWU),
plays a role in facilitating the collection and management of
community waqf, including through digital services such as BSI
Mobile. Despite its enormous potential, community participation in
cash waqf remains relatively low, necessitating a study of the factors
influencing customer interest in waqf through BSI.
This study aims to analyze the influence of convenience,
promotion, literacy, trust, and religiosity on customer interest in waqf
through BSI in Bandar Lampung. This research is a field study with a
quantitative approach. The sample consisted of 97 respondents, BSI
customers in Bandar Lampung, selected using a purposive sampling
technique. Data were collected through a questionnaire and analyzed
using SmartPLS-based Structural Equation Modeling (SEM).
The results of the study indicate that promotion and religiosity
have a positive and significant influence on customers' interest in
waqf through BSI, while convenience, literacy, and trust have no
significant influence. These findings suggest that intensive promotion
and community religious encouragement are more dominant in
influencing waqf interest than other factors. Thus, this study
emphasizes the importance of BSI's role in strengthening its
promotional strategy and linking its waqf program to the community's
religious values. The results are expected to serve as evaluation
material for BSI, particularly in Bandar Lampung, in increasing
community participation in its productive waqf program
PENGARUH JOB INSECURITY DAN ROLE OVERLOAD TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN DENGAN JOB SATISFATION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DALAM PERSPEKTIF SUMBER DAYA MANUSIA ( Studi Pada Karyawan Gen Z Toko Ritel Modern di Kota Bandar Lampung )
ABSTRAK
Fenomena tingginya tingkat turnover intention di kalangan
karyawan Generasi Z pada toko ritel modern di Kota Bandar Lampung
menjadi perhatian penting dalam pengelolaan sumber daya insani.
Generasi Z dikenal memiliki kecenderungan berpindah kerja yang
tinggi karena faktor ketidakamanan kerja (job insecurity) dan beban
kerja berlebih (role overload), yang berpotensi menurunkan kepuasan
kerja dan loyalitas terhadap perusahaan. Dalam perspektif sumber daya
insani, kondisi tersebut menuntut keseimbangan antara kebutuhan
individu dan tanggung jawab organisasi agar tercipta lingkungan kerja
yang adil, aman, dan menumbuhkan kepuasan kerja.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh job insecurity
dan role overload terhadap turnover intention dengan job satisfaction
sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode explanatory research. Data dikumpulkan
melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden karyawan
Generasi Z yang bekerja di toko ritel modern di Kota Bandar Lampung,
dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan
menggunakan metode Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi
SmartPLS 4 untuk menguji hubungan langsung dan pengaruh mediasi
antarvariabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa job insecurity dan role
overload berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention,
serta berpengaruh negatif signifikan terhadap job satisfaction.
Sementara itu, job satisfaction berpengaruh negatif signifikan terhadap
turnover intention dan memediasi sebagian pengaruh job insecurity dan
role overload terhadap turnover intention. Dalam perspektif sumber
daya insani, hasil ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan
kerja yang seimbang, memberikan rasa aman, dan memperhatikan
kesejahteraan karyawan agar potensi dan loyalitas Generasi Z dapat
berkembang secara optimal. ABSTRACT
The phenomenon of increasing turnover intention among
Generation Z employees in modern retail stores in Bandar Lampung
has become an important issue in human resource management.
Generation Z tends to change jobs frequently due to factors such as job
insecurity and role overload, which can reduce job satisfaction and
employee loyalty. From a human resource perspective, this condition
highlights the need for balance between individual needs and
organizational responsibilities to create a fair, secure, and satisfying
work environment. This study aims to analyze the effect of job insecurity
and role overload on turnover intention, with job satisfaction as an
intervening variable.
This research uses a quantitative approach with an explanatory
research method. Data were collected through questionnaires
distributed to 100 Generation Z employees working in modern retail
stores in Bandar Lampung, using a purposive sampling technique. Data
were analyzed using the Partial Least Square (PLS) method with the
SmartPLS 4 application to test direct and mediating effects among
variables.
The results show that job insecurity and role overload have a
positive and significant effect on turnover intention, while they have a
negative and significant effect on job satisfaction. In addition, job
satisfaction has a negative and significant effect on turnover intention
and partially mediates the influence of job insecurity and role overload
on turnover intention. From the perspective of human resource
management, these findings emphasize the importance of creating a
balanced work environment that provides security and well-being to
employees, so that the potential and loyalty of Generation Z can
develop optimally
PENERAPAN METODE TALAQQI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TAHFIDZ PESERTA DIDIK KELAS V SD ROUDLATUL QUR’AN 4 JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN
ABSTRAK
Pembelajaran tahfidz Al-Qur‟an merupakan bagian penting dalam pendidikan
keislaman yang bertujuan membentuk pribadi yang berakhlak Qur‟ani. Di SD Roudlatul
Qur‟an 4 Jati Agung, Lampung Selatan, proses pembelajaran tahfidz selama ini masih
menggunakan metode mutabaah, yang berfokus pada evaluasi hafalan secara berkala tanpa
pendampingan intensif dalam proses menghafal. hasil belajar peserta didik masih belum
optimal. Berdasarkan kondisi tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
Apakah penerapan metode talaqqi dapat meningkatkan hasil belajar tahfidz peserta didik
kelas V SD Roudlatul Qur‟an 4 Jati Agung, Lampung Selatan? Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui peningkatan hasil belajar tahfidz melalui penerapan metode talaqqi pada peserta
didik kelas V.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action
Research) yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, dengan pelaksanaan sebanyak
tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan,
observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD
Roudlatul Qur‟an 4 Jati Agung, Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2025/2026, yang
berjumlah 27 orang.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil
belajar tahfidz pada setiap akhir siklus. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa
penerapan metode talaqqi mampu meningkatkan hasil belajar tahfidz peserta didik. Hal ini
ditunjukkan dengan peningkatan jumlah peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKTP) dari siklus ke siklus. Pada pra-siklus, hanya 14 peserta didik (51,85%) yang
tuntas. Kemudian meningkat menjadi 18 peserta didik (66,67%) pada siklus I, 20 peserta
didik (74,07%) pada siklus II, dan 23 peserta didik (85,19%) pada siklus III. Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode talaqqi efektif dalam meningkatkan
hasil belajar tahfidz peserta didik kelas V A SD Roudlatul Qur‟an 4 Jati Agung, Lampung
Selatan.
iii
iv
ABSTRACT
Learning to memorize the Qur'an is an important part of Islamic education that
aims to shape individuals with Qur'anic morals. At SD Roudlatul Qur'an 4 Jati Agung, South
Lampung, the tahfidz learning process so far still uses the mutabaah method, which focuses
on periodic memorization evaluation without intensive assistance in the memorization
process. student learning outcomes are still not optimal. Based on these conditions. The
formulation of the problem in this study is: Can the application of the talaqqi method
improve the learning outcomes of tahfidz students of grade V SD Roudlatul Qur'an 4 Jati
Agung, South Lampung?
This study aims to determine the improvement of tahfidz learning outcomes through
the application of the talaqqi method in grade V students. This study is a classroom action
research (Classroom Action Research) that refers to the Kemmis and McTaggart model, with
three cycles of implementation. Each cycle consists of four stages, namely: planning,
implementation, observation, and reflection. The subjects in this study were all grade V
students of SD Roudlatul Qur'an 4 Jati Agung, South Lampung in the 2025/2026 academic
year, totaling 27 people. Data collection techniques were carried out through observation
and tahfidz learning outcome tests at the end of each cycle.
Based on the research results, it is known that the application of the talaqqi method is able to
improve the learning outcomes of students in memorizing the Quran. This is indicated by the
increase in the number of students who achieved the Minimum Completion Criteria (KKTP)
from cycle to cycle. In the pre-cycle, only 14 students (51.85%) completed it. Then it
increased to 18 students (66.67%) in cycle I, 20 students (74.07%) in cycle II, and 23
students (85.19%) in cycle III. Thus, it can be concluded that the application of the talaqqi
method is effective in improving the learning outcomes of students in memorizing the Quran
in class V A of SD Roudlatul Qur'an 4 Jati Agung, South Lampung.
Keywoard : Talaqqi Method, Learning Outcomes, Tahfid
IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU DISIPLIN PESERTA DIDIK SMAS TAMAN SISWA BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang perencanaan, pelaksanaan
dan hasil pelaksanaan konseling kelompok layanan behavioral dengan
teknik self management untuk mengembangkan perilaku disiplin pada
peserta didik. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya
perilaku disiplin pada peserta didik yang melanggar aturan tata tertib
di sekolah seperti terlambat datang ke sekolah. Adapun tujuan dalam
penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan
hasil pelaksanaan layanan konseling behavioral dengan teknik self
management dalam mengembangkan perilaku disiplin peserta didik
SMAS Taman Siswa Bandar Lampung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif,
dengan metode triangulasi data dengan penggabungan observasi,
wawancara dan dokumentasi, agar mendapat data yang teruji
keabsahannya dan memperoleh data yang kredibel. Lokasi penelitian
ini dilaksanakan di SMAS Taman Siswa Bandar Lampung. Subjek
penelitian ini adalah orang-orang yang menjadi sumber informasi
yang dapat memberi data sesuai dengan masalah yang diteliti yaitu
Guru Bimbingan dan Konseling dan peserta didik kelas XII F4 di
SMAS Taman Siswa Bandar Lampung. Sumber data yang digunakan
yaitu data primer dan data sekunder. Data primer didapat melalui
wawancara dengan Guru bimbingan dan konseling mengenai
implementasi layanan konseling behavioral dengan teknik self
management dalam mengembangkan perilaku disiplin peserta didik
SMAS Taman Siswa kelas XII F4. Sedangkan data sekunder
penelitian ini adalah berupa dokumen-dokumen yang di dapat dari
lembaga ataupun yang berkaitan dengan penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan layanan
konseling behavioral dengan teknik self management mampu
membantu peserta didik dalam meningkatkan disiplin, terutama dalam
hal mengelola waktu dan mematuhi aturan sekolah. Peserta didik
menjadi lebih sadar akan tanggung jawab pribadi, mampu
mengendalikan perilaku, serta menunjukkan perubahan positif dalam
kebiasaan datang tepat waktu ke sekolah.
Kata Kunci : Konseling behavioral, self management, perilaku
disiplin.
ii
ABSTRACK
This study discusses the planning, implementation, and results
of group counseling services using a behavioral approach with the
self management technique to develop students’ disciplinary behavior.
The problem in this research is the low level of discipline among
students, as indicated by violations of school rules such as being late
to school. The purpose of this study is to describe the planning,
implementation, and outcomes of behavioral counseling services using
the self-management technique in developing students’ disciplinary
behavior at SMAS Taman Siswa Bandar Lampung.
This research employed a descriptive qualitative approach,
using data triangulation through the combination of observation,
interviews, and documentation to obtain valid and credible data. The
research was conducted at SMAS Taman Siswa Bandar Lampung. The
subjects of this study were individuals who provided relevant
information related to the research problem, namely the guidance and
counseling teacher and students of class XII F4 at SMAS Taman
Siswa Bandar Lampung. The data sources consisted of primary and
secondary data. Primary data were obtained through interviews with
the guidance and counseling teacher regarding the implementation of
behavioral counseling services using the self-management technique
in developing students’ disciplinary behavior, while secondary data
were in the form of documents obtained from the school or other
sources related to the research.
The results of this study indicate that the implementation of
behavioral counseling services using the self-management technique
can help students improve their discipline, particularly in managing
time and complying with school regulations. Students became more
aware of their personal responsibilities, were able to control their
behavior, and showed positive changes in their habit of arriving at
school on time.
Keywords: behavioral counseling, self-management, disciplinary
behavior
STRATEGI PEMASARAN PRODUK PRA PENSIUN UNTUK MENARIK MINAT MASYARAKAT (Studi Kasus Bank Syariah KCP Lampung Barat)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran produk
pra pensiun yang diterapkan oleh Bank Syariah KCP Lampung Barat
dalam menarik minat masyarakat. Metode penelitian yang digunakan
adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan
melalui wawancara mendalam dengan pihak bank dan calon nasabah,
serta melalui dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
strategi pemasaran yang diterapkan meliputi segmentasi pasar,
targeting pada usia produktif dengan kesadaran investasi masa depan,
dan positioning sebagai solusi keuangan syariah yang aman dan
menguntungkan untuk persiapan pensiun. Bauran pemasaran
(marketing mix) yang diterapkan mencakup produk yang kompetitif,
harga yang terjangkau, promosi melalui media sosial dan kegiatan
sosialisasi, serta penempatan (place) yang strategis. Penelitian ini juga
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat
terhadap produk pra pensiun, seperti tingkat kepercayaan pada bank
syariah, pemahaman tentang investasi syariah, dan kebutuhan akan
perencanaan keuangan masa depan. Penelitian ini memberikan
implikasi praktis bagi Bank Syariah KCP Lampung Barat dalam
meningkatkan efektivitas strategi pemasaran produk pra pensiun. BSTRACT
This study aims to analyze the marketing strategy of pre-retirement
products implemented by Bank Syariah KCP Lampung Barat to
attract public interest. The research method used was a case study
with a qualitative approach. Data were collected through in-depth
interviews with the bank and potential customers, as well as through
documentation. The results indicate that the implemented marketing
strategy includes market segmentation, targeting productive age
groups with awareness of future investment, and positioning as a safe
and profitable Sharia financial solution for retirement preparation.
The marketing mix implemented includes competitive products,
affordable prices, promotions through social media and outreach
activities, and strategic placement. This study also identifies factors
influencing public interest in pre-retirement products, such as level of
trust in Sharia banks, understanding of Sharia investments, and the
need for future financial planning. This research provides practical
implications for Bank Syariah KCP Lampung Barat in improving the
effectiveness of its pre-retirement product marketing strategy
HARI RAYA NYEPI DAN PENINGKATAN SOLIDARITAS SOSIAL MASYARAKAT DESA PEMATANG TAHALO KABUPATEN LAMPUNG TIMUR
ABSTRAK
Hari besar keagamaan merupakan perayaan yang dihormati
karena mengandung nilai-nilai spiritual dan sosial yang penting bagi
kehidupan manusia. Hari Raya Nyepi menjadi momen sakral bagi
umat Hindu yang bertujuan melakukan refleksi, penyucian diri, serta
membangun keharmonisan dengan alam semesta. Di Desa Pematang
Tahalo, rangkaian Nyepi diawali dengan upacara Tawur Kesanga dan
pawai Ogoh-ogoh sebagai simbol pembersihan serta pengusiran unsur
negatif.
Penelitian ini merumuskan dua permasalahan utama: (1)
bagaimana bentuk-bentuk ritual Hari Raya Nyepi umat Hindu di Desa
Pematang Tahalo, Kabupaten Lampung Timur; dan (2) bagaimana
solidaritas sosial terbentuk selama pelaksanaan Hari Raya Nyepi.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan rangkaian ritual Nyepi
secara komprehensif serta menganalisis bentuk solidaritas sosial, baik
solidaritas internal umat Hindu maupun solidaritas antarumat
beragama yang terlihat selama perayaan. Metode penelitian
menggunakan pendekatan sosiologi dan antropologi berbasis etnografi
dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan,
wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan
penelitian lapangan (field research) dengan jenis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perayaan Nyepi di Desa
Pematang Tahalo tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ritual
keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial.
Ritual seperti Tawur Kesanga, pawai Ogoh-ogoh, dan pelaksanaan
Catur Brata Penyepian dilaksanakan secara gotong-royong. Solidaritas
sosial tercermin melalui kerja sama warga dalam persiapan upacara,
pelaksanaan ritual secara kolektif, serta dukungan dari masyarakat
lintas agama dalam menjaga ketertiban dan ketentraman selama Nyepi
berlangsung. Dengan demikian, perayaan Nyepi memiliki peran
signifikan dalam membangun identitas budaya sekaligus
memperkokoh kohesi sosial masyarakat di Desa Pematang Tahalo.
Kata Kunci: Hari Raya Nyepi, Ritual Keagamaan, Solidaritas Sosial
ii
ABSTRACT
Religious holidays are revered celebrations because they
contain spiritual and social values essential to human life. Nyepi Day
is a sacred moment for Hindus, aimed at reflection, self-purification,
and building harmony with the universe. In Pematang Tahalo Village,
Nyepi celebrations begin with the Tawur Kesanga ceremony and the
Ogoh-ogoh parade, symbolizing cleansing and the exorcism of
negative elements.
This study formulates two main problems: (1) what are the
forms of Nyepi Day rituals for Hindus in Pematang Tahalo Village,
East Lampung Regency; and (2) how social solidarity is formed
during the Nyepi Day celebrations. This study aims to
comprehensively describe the series of Nyepi rituals and analyze the
forms of social solidarity, both internal solidarity of Hindus and
solidarity between religious communities that are seen during the
celebrations The research method uses an ethnographic-based
sociological and anthropological approach, with data collection
techniques including participant observation, in-depth interviews, and
documentation. This research is a qualitative, descriptive field
research.
The research findings show that Nyepi celebrations in
Pematang Tahalo Village are not only understood as a religious ritual
obligation, but also as a means of strengthening social solidarity.
Rituals such as the Tawur Kesanga, the Ogoh-ogoh parade, and the
Catur Brata Penyepian are carried out through mutual cooperation.
Social solidarity is reflected through community cooperation in
preparing for the ceremony, collectively performing the rituals, and
support from the interfaith community in maintaining order and
tranquility during Nyepi. Thus, Nyepi celebrations play a significant
role in building cultural identity and strengthening social cohesion in
Pematang Tahalo Village.
Keywords: Nyepi Day, Religious Rituals, Social Solidarit
ANALISIS SIYĀSAH TANFĪZIYYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 9 AYAT (3) HURUF O PERATURAN WALI KOTA BANDAR LAMPUNG NOMOR 50 TAHUN 2021 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTABANDAR LAMPUNG (Studi di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung).
ABSTRAK
Latar belakang penelitian ini adalah Alih fungsi Taman Hutan Kota
Way Halim Bandar Lampung menjadi area rencana pembangunan perumahan
dan ruko (superblok). Hilangnya Taman Hutan. Kontroversi pembangunan
Superblok di eks Taman Hutan Kota Way Halim, pihak perusahaan
pengembang yaitu PT Hasil Karya Kita Bersama (HKKB) ternyata belum
memiliki izin analisa dampak lingkungan (AMDAL).
Rumusan dan adanya penelitian ini adalah , Bagaimana Analisis
Implementasi Pasal 9 Ayat 3 huruf o Peraturan Wali Kota Bandar Lampung
Nomor 50 Tahun 2021 Tentang Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta
Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung di Dinas
Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung? Bagaimana Analisis Siyāsah
Tanfīẓiyyah Terhadap Implementasi Pasal 9 Ayat 3 huruf o Peraturan Wali
Kota Bandar Lampung Nomor 50 Tahun 2021 Tentang Susunan Organisasi,
Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar
Lampung di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung? teori yang
digunakan yaitu Siyāsah Tanfīẓiyyah serta teori-teori yang berkaitan dengan
lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif
untuk menggambarkan dan menganalisis fenomena secara mendalam.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, untuk koordinasi
Penyusunan Mengenai AMDAL yaitu sudah terlaksana karena Bidang Tata
Lingkungan Hidup DLH Kota Bandar Lampung sudah mengeluarkan surat
rekomendasi Kelayakan Lingkungan untuk AMDAL di Eks Taman Hutan
Kota Way Halim Wilayah Bagian Kelurahan Way Dadi dan Masyarakat
sekitar wilayah Eks Taman Hutan Kota Way Halim sudah terkena dampak
pembagunan, seperti banjir, suhu menjadi panas, dan drainase yang kurang
baik. Kedua, implementasi dari Koordinasi Penyusunan Mengenai AMDAL
sudah sesuai dengan kaidah dalam fiqh siyasah yaitu upaya yang dilakukan
oleh pemerintah Kota Bandar Lampung adalah untuk terpenuhinya hak
Lingkungan baik dan nyaman masyarakat khususnya Wilayah Eks Taman
Hutan Kota Way Halim dan Pejabat Penelaah Teknis Kebijakan di Bidang
Tata Lingkungan Kota Bandar Lampung termasuk ke dalam Wizarah AlTanfiz. Kesimpulannya yaitu bahwasannya kewenangan izin AMDAL untuk
wilayah Eks Taman Hutan Kota Way Halim (Way Dadi) adalah kewenangan
DLH Kota Bandar Lampung dan PT. Hak Karya Kita Bersama saat ini sudah
mendapatkan izin AMDAL-nya sedangkan untuk wilayah Eks Taman Hutan
Kota Way Halim (Way Halim Permai) adalah kewenangan DLH Provinsi
Lampung dan Implementasi Pasal 9 Ayat (3) huruf o Peraturan Wali Kota
Bandar Lampung Nomor 50 Tahun 2021 Tentang Susunan Organisasi, Tugas
dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung
di eks Taman Hutan Kota Way Halim baik dalam kajian teorinya maupun
dalam konteks pelaksanaannya sudah sesuai Siyasah Tanfiziyah. ABSTRACT
The background of this research was the conversion of the Way
Halim City Forest Park in Bandar Lampung into a planned area for
housing and commercial buildings (superblock). According to the
Indonesian Forum for the Environment, the loss of the City Forest Park
would have negatively impacted environmental sustainability and public
health. The controversy surrounding the construction of the superblock in
the former City Forest Park of Way Halim revealed that the developer,
PT Hasil Karya Kita Bersama (HKKB), had not yet obtained the
Environmental Impact Assessment (AMDAL) permit.
This research applied the theory of Siyāsah Tanfīẓiyyah and
theories related to environmental issues using a qualitative descriptive
method. The data sources used were both primary and secondary data.
The findings of the study showed, first, that the coordination of
AMDAL preparation had been implemented, as the Environmental
Structuring Division of the Environmental Office (DLH) of Bandar
Lampung City had issued a recommendation letter regarding the
environmental feasibility of the AMDAL for the former City Forest Park
area located in Way Dadi Subdistrict. Furthermore, the surrounding
communities had already experienced the impacts of the development,
such as flooding, increased temperatures, and inadequate drainage.
Second, the implementation of the coordination in AMDAL preparation
had been in accordance with the principles of fiqh siyasah, in which the
efforts made by the Bandar Lampung City Government aimed to fulfill the
right to a good and healthy environment for the community, especially
those living in the former Way Halim City Forest Park area. The
Technical Policy Review Officer in the Environmental Structuring
Division of Bandar Lampung City was included in the category of
Wizarah al-Tanfiz. In conclusion, the authority to grant AMDAL permits
for the former City Forest Park area in Way Dadi fell under the
jurisdiction of the DLH of Bandar Lampung City, and PT Hasil Karya
Kita Bersama had already obtained its AMDAL permit. Meanwhile, the
area of Way Halim Permai fell under the authority of the Provincial
Environmental Office of Lampung. The implementation of Article 9
Paragraph (3) letter o of Mayor Regulation No. 50 of 2021 concerning
the Organizational Structure, Duties, Functions, and Work Procedures of
the Environmental Office of Bandar Lampung City in the context of the
former Way Halim City Forest Park, both in theoretical review and
practical execution, had aligned with Siyasah Tanfiziyah
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MOTIVATOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA GURU DI SMK BINA LATIH KARYA BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Peran kepala sekolah sebagai motivator merupakan salah satu aspek
penting dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia di
lingkungan pendidikan. Kepala sekolah tidak hanya berfungsi sebagai
pengelola administrasi, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu
membangkitkan semangat, mendorong disiplin, serta menumbuhkan
motivasi kerja guru agar lebih optimal dalam menjalankan tugasnya.
Motivasi kerja yang tinggi akan berdampak positif terhadap kinerja
guru dan pencapaian tujuan pendidikan di sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran
kepala sekolah sebagai motivator dalam meningkatkan motivasi kerja
guru di SMK Bina Latih Karya Bandar Lampung, yang meliputi tiga
indikator utama, yaitu: pengaturan suasana kerja, pemberian
dorongan, pemberian penghargaan. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data
menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah berperan
secara efektif sebagai motivator dalam meningkatkan motivasi kerja
guru. Kepala sekolah membangun suasana kerja yang harmonis dan
kekeluargaan. Selain itu, kepala sekolah secara aktif memberikan
dorongan, penghargaan, serta perhatian terhadap kebutuhan guru, baik
secara material maupun non-material. secara keseluruhan, peran
kepala sekolah sebagai motivator di SMK Bina Latih Karya Bandar
Lampung telah berjalan dengan baik dan memberikan pengaruh positif
terhadap peningkatan semangat, kedisiplinan, serta tanggung jawab
kerja guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya.
Kata Kunci : Peran Kepala Sekolah, Motivator, Motivasi Kerja
Guru, SMK Bina Latih Karya Bandar Lampung.
ii
ABSTRACT
The role of the principal as a motivator is one of the important aspects
in improving the quality of human resources in the educational
environment. The principal not only functions as an administrator but
also as a leader who is able to inspire enthusiasm, encourage
discipline, and foster teachers' motivation to perform their duties
optimally. High work motivation will have a positive impact on
teachers' performance and the achievement of educational goals at
school.
This study aims to determine and analyze the role of the principal
as a motivator in increasing teacher motivation at SMK Bina Latih
Karya Bandar Lampung, which includes three main indicators,
namely: work atmosphere management, encouragement, and rewards.
This study uses a qualitative approach with a descriptive method.
Data collection techniques were carried out through observation,
interviews, and documentation. Data analysis was conducted in three
stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion
drawing, with data validity testing using source triangulation.
The results showed that the principal had played an effective role
as a motivator in increasing teacher motivation. The principal created
a harmonious and familial work atmosphere. In addition, the
principal actively provides encouragement, rewards, and attention to
teachers' needs, both material and non-material. Overall, the role of
the principal as a motivator at SMK Bina Latih Karya Bandar
Lampung has been successful and has had a positive influence on
increasing the enthusiasm, discipline, and work responsibility of
teachers in carrying out their professional duties.
Keywords: Role of the Principal, Motivator, Teacher Work
Motivation, SMK Bina Latih Karya Bandar Lampung
PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam
layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan Teknik
sosiodrama dalam upaya meningkatkan keterampilan komunikasi
interpersonal Peserta Didik di SMK Negeri 3 Bandar Lampung.
Sebagian besar Peserta Didik masih memiliki kemampuan komunikasi
interpersonal yang tergolong rendah.
Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara,
observasi, dan, dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan
tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan,
untuk memastikan keabsahan data, Peneliti menerapkan triangulasi
sumber, metode, peneliti, dan teori.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan bimbingan
kelompok dengan Teknik sosiodrama dilakukan melalui empat
tahapan utama, yaitu tahap pembentukan, peralihan, kegiatan inti, dan
pengakhiran. Pada tahap pembentukan, guru bimbingan dan konseling
menciptakan suasana kelompok yang nyaman, memperkenalkan
anggota kelompok, menetapkan aturan, serta menjelaskan tujuan
kegiatan.
Kata kunci : Bimbingan Kelompok, Teknik Sosiodrama,
Keterampilan Komunikasi Interpersona
IMPLEMENTASI KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK POSITIVE REINFORCEMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Peserta didik adalah generasi penerus bangsa yang perlu
disiapkan untuk kemajuan berbagai bidang, bimbingan dan
konseling, sesuai dengan UU Mendiknas No. 22/2006 berperan
penting dalam pengembangan diri peserta didik. Dalam proses
belajar peserta didik terkadang mengalami masalah yang
dipenagruhi oleh berbagai faktor mulai dari faktor internal
maupun eksternal. Oleh karena itu, penting menerapkan
layanan konseling yang efektif seperti layanan konseling
kelompok dengan Teknik Positive Reinforcement untuk
meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMA Negeri 2
Bandar Lampung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode deskriptif. Desain penelitian ini adalah studi kasus
dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Sumber penelitian ini terdiri dari data primer,
yaitu wawancara dengan peserta didik dan guru BK serta data
sekunder dari catatan dan dokumentasi sekolah. Teknik analisis
data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan menggunakan pendekatan induktif.
Hasil dari penelitian ini menunjukan 8 peserta didik di
kelas X di SMA Negeri 2 Bandar Lampung yang memiliki
motivasi belajar rendah. Implementasi konseling kelompok
dengan Teknik Positive Reinforcement efektif dalam
meningkatkan motivasi belajar peserta didik, yang ditandai
dengan keaktifan, minat, dan disiplin belajar. Implikasi dari
penelitian ini menegaskan bahwa pent8inganya konseling
kelompok Teknik Positive Reinforcement sebagai strategi
untuk mendukung prestasi akademik dan psikososial peseta
didik.
Kata kunci: Implementasi, Konseling Kelompok, Teknik
Positive Reinforcement, Motivasi Belajar, SMA Negeri 2
Bandar Lampung
iii
ABSTRACT
Students are the future generation of the nation who need
to be prepared for progress in various fields. Guidance and
counselling, in accordance with the Ministry of Education Law
No. 22/2006, play an important role in the personal
development of students. In the learning process, students
sometimes experience problems influenced by various factors,
ranging from internal to external factors. Therefore, it is
important to implement effective counselling services, such as
group counselling services using positive reinforcement
techniques, to increase the learning motivation of students at
SMA Negeri 2 Bandar Lampung.
This study used a qualitative approach with a descriptive
method. The research design is a case study with data collected
through observation, interviews, and documentation. The
research sources consist of primary data, namely interviews
with students and guidance counsellors, as well as secondary
data from school records and documentation. The data analysis
technique involves data reduction, data presentation, and
conclusion drawing using an inductive approach.
The results of this study show that eight students in class X
at SMA Negeri 2 Bandar Lampung have low learning
motivation. The implementation of group counselling using the
Positive Reinforcement Technique is effective in increasing
students' learning motivation, as indicated by their activity,
interest, and discipline in learning. The implications of this
study emphasise the importance of Positive Reinforcement
Technique group counselling as a strategy to support the
academic and psychosocial achievements of students.
Keywords: Implementation, Group Counselling, Positive
Reinforcement Technique, Learning Motivation, Bandar
Lampung State Senior High School