39192 research outputs found
Sort by
STRATEGI PROMOSI BERBASIS DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN MINAT PESERTA DIDIK BARU DI MAN 1 BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Persaingan antar lembaga pendidikan terus meningkat seiring
bertambahnya jumlah institusi dan tingginya kesadaran masyarakat
akan pentingnya pendidikan berkualitas. Kondisi ini menuntut setiap
satuan pendidikan untuk mengembangkan strategi promosi yang
efektif, terutama pada era digital ketika media daring menjadi saluran
utama penyebaran informasi. MAN 1 Bandar Lampung merespons
tantangan tersebut dengan menerapkan strategi promosi berbasis
pemasaran digital untuk meningkatkan minat peserta didik baru.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi promosi digital yang
digunakan serta menganalisis efektivitas penerapan bauran promosi
(promotion mix) dalam meningkatkan minat peserta didik baru.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis difokuskan pada
perencanaan, pelaksanaan, serta hasil strategi promosi digital yang
melibatkan berbagai media dan dukungan internal madrasah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi digital di MAN 1
Bandar Lampung dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan
melalui website resmi, media sosial, flyer dan brosur digital, video
profil, serta keterlibatan siswa dan alumni. Penerapan bauran promosi
meliputi: (1) Periklanan digital (advertising) melalui konten informatif
dan visual pada media sosial, (2) Promosi penjualan (sales promotion)
seperti event Saphoria, beasiswa, dan program keringanan biaya, (3)
Penjualan personal (personal selling) melalui komunikasi interaktif
dan kegiatan internal, (4) Pemasaran langsung (direct marketing)
melalui WhatsApp, email, dan layanan konsultasi PPDB, serta (5)
Hubungan masyarakat (public relations) melalui pelayanan prima,
publikasi prestasi, dan pengelolaan citra madrasah. Secara
keseluruhan, strategi promosi digital terbukti efektif dalam
meningkatkan minat peserta didik baru serta memperkuat citra positif
MAN 1 Bandar Lampung.
Kata Kunci: Strategi Promosi, Pemasaran Digital, Promotion Mix.
ii
ABSTRACT
Competition among educational institutions continues to increase
along with the growing number of schools and the rising awareness of
the importance of quality education. This condition requires each
institution to develop effective promotional strategies, especially in
the digital era where online media has become the main channel for
information dissemination. MAN 1 Bandar Lampung responds to this
challenge by implementing digital marketing–based promotional
strategies to increase new student interest. This study aims to describe
the digital promotional strategies used and analyze the effectiveness
of the promotion mix in attracting new students.
This research employed a descriptive qualitative method through
interviews, observations, and documentation. The analysis focused on
the planning, implementation, and outcomes of digital promotional
strategies involving various media platforms and internal support
from the institution.
The results show that digital promotion at MAN 1 Bandar
Lampung is carried out in a planned and continuous manner through
the official website, social media, digital flyers and brochures,
promotional videos, and the involvement of students and alumni. The
implementation of the promotion mix includes: (1) Digital advertising
through informative and visual content on social media, (2) Sales
promotion such as the Saphoria event, scholarships, and financial
incentives, (3) Personal selling through interactive communication
and internal activities, (4) Direct marketing via WhatsApp, email, and
PPDB consultation services, and (5) Public relations through
excellent service, publication of achievements, and image
management. Overall, digital promotional strategies have proven
effective in increasing new student interest and strengthening the
positive image of MAN 1 Bandar Lampung.
Keywords: Promotion Strategy, Digital Marketing, Promotion Mix
ETOS KERJA DAN TRADISI LOKAL (Studi Pada Kepala Keluarga Pernikahan Semanda Di Pekon Kegeringan Kecamatan Batu Brak Lampung Barat)
ABSTRAK
Pernikahan merupakan salah satu institusi sosial yang
memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Dalam
masyarakat yang bersifat patrilineal seperti suku lampung, anak lakilaki akan meneruskan garis keturunan agar garis keturunan tersebut
tidak hilang atau terputus. Pernikahan Semanda adalah suatu bentuk
Pernikahan yang mana seorang laki-laki (suami) masuk ke dalam
keluarga perempuan (istri) untuk mempertahankan garis keturunan
perempuan. Penelitian ini merumuskan beberapa rumusan masalah
yaitu : Pertama, Bagaimana praktik tradisi pernikahan Semanda di
Pekon Kegeringan Kecamatan Batu Brak Lampung Barat, Kedua,
Bagaiman dampak tradisi pernikahan Semanda terhadap etos kerja di
Pekon Kegeringan Kecamatan Batu Brak Lampung Barat. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis praktik tradisi
Pernikahan Semanda di Pekon Kegeringan serta menjelasakan
dampaknya terhadap Etos Kerja kepala keluarga yang menjalankan
sistem Pernikahan Tersebut
Metode penelitian pada penelitian ini adalah penelitian
kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yaitu penelitian yang
meneliti fenomena yang ada pada lingkungan penelitian. Sedangkan
jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan (field research),
peneliti secara langsung terjun ke lapangan untuk menemukan data
penelitian. Data dalam penelitian ini didapatkan dari wawancara,
observasi dan dokumentasi, kemudian data yang sudah terkumpul
dianalisis dengan reduksi data, display data dan verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan Semanda
memiliki fungsi sosial untuk menjaga keberlangsungan garis
keturunan, mempertahankan harta pusaka, serta memperkuat
solidaritas keluarga. Prosesi pernikahan, kedudukan suami, dan
pengelolaan harta memiliki makna sosial yang mendukung keteraturan
masyarakat. Dampaknya terhadap etos kerja sangat signifikan, di
mana suami terdorong bekerja lebih keras karena tanggung jawab baru
dan adanya stigma masyarakat, sedangkan istri memiliki peran ganda
yang membentuk nilai kerja sama, kesabaran, dan tanggung jawab
tinggi. Secara sosial, tradisi ini memperkuat solidaritas keluarga,
mengurangi potensi konflik warisan, dan menjaga stabilitas
masyarakat. Pernikahan Semanda di Pekon Kegeringan tidak hanya
dipahami sebagai tradisi adat, tetapi juga sebagai mekanisme sosial
yang memengaruhi pola kerja dan kehidupan sosial pelakunya. Tradisi
ini memperlihatkan bahwa etos kerja bukan hanya lahir dari motivasiiii
individu, tetapi juga dari nilai, norma, dan ekspektasi sosial yang
hidup dalam masyarakat adat Lampung. ABSTRACT
Marriage is a social institution that plays a vital role in
community life. In patrilineal societies like the Lampung tribe, sons
continue the lineage to ensure it is not lost or interrupted. Semanda
marriage is a form of marriage in which a man (husband) joins the
woman's (wife's) family to maintain the female lineage. This research
formulates several problem statements, namely: First, how is the
practice of the Semanda marriage tradition carried out in Pekon
Kegeringan, Batu Brak District, West Lampung, Second, how is the
impact of the Semanda marriage tradition on work ethic in Pekon
Kegeringan, Batu Brak District, West Lampung. The purpose of this
study is to identify and analyze the practice of the Semanda marriage
tradition in Pekon Kegeringan anda to explain its impact on the work
ethic of the heads of families who practice this marital system.
The research method used is qualitative research with a
phenomenological approach, which examines phenomena within the
research environment. The research method used is field research,
where the researcher directly went into the field to gather data. Data
were obtained through interviews, observation, and documentation.
The collected data were then analyzed through data reduction, data
display, and data verification.
The results show that Semanda marriage has social functions
to maintain family lineage, preserve inheritance, and strengthen family
solidarity. The marriage process, the husband’s position, and the
management of property hold social meanings that support social
order. Its impact on work ethic is significant: husbands are encouraged
to work harder due to new responsibilities and social stigma, while
wives carry dual roles that cultivate cooperation, patience, and a high
sense of responsibility. Socially, this tradition reinforces family
solidarity, reduces potential inheritance conflicts, and maintains
community stability. Semanda marriage in Pekon Kegeringan should
not only be understood as a cultural tradition but also as a social
mechanism that influences work patterns and social life. This tradition
demonstrates that work ethic is shaped not only by individual
motivation but also by values, norms, and social expectations within
Lampung’s customary society
PENGARUH GAYA HIDUP, LITERASI KEUANGAN SYARIAH, DAN RELIGIUSITAS TERHADAP PENGGUNAAN SHOPEE PAYLATER DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada Mahasiswa/I Di Bandar Lampung)
ABSTRAK
Berdasarkan pra-riset yang dilakukan oleh peneliti
sebelumnya bahwa sebagian mayoritas dari Mahasiswa/I suka
berbelanja online untuk memenuhi kebutuhan dan keinginanya,
dengan menggunakan metode pembayaran Shopee Paylater, yang
artinya di usia remaja seperti mahasiswa saat ini kebutuhan dan
keinginanya semakin bertambah, dikarenakan gaya hidup yang lebih
diutamakan dibandingkan kebutuhan. Keadaan seperti ini terjadi
akibat perubahan zaman dan memasuki era digital dimana berbagai
trend yang ada di update setiap harinya di internet. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gaya Hidup, Literasi
Keuangan Syariah, dan Religiusitas terhadap Penggunaan Shopee
PayLater pada Mahasiswa/i di Kota Bandar Lampung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik
pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan
kuesioner menggunakan googleform kepada para responden yang
merupakan Mahasiswa/I Pengguna Shopee Paylater di Kota Bandar
Lampung. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan
Purposive Sampling dan penentuan sampel menggunakan rumus
Lameshow. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier
berganda dengan menggunakan software SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh
positif dan signifikan yang artinya semakin tinggi gaya hidup
Mahasiswa maka semakin tinggi penggunaan Shopee Paylater pada
Mahasiswa/I. Sedangkan Literasi Keuangan Syariah, dan Religiusitas
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Penggunaan Shopee
Paylater. Artinya, semakin tinggi pemahaman Mahasiswa mengenai
prinsip keuangan syariah dan semakin tinggi tingkat religius
Mahasiswa maka semakin rendah Penggunaan Shopee Paylater pada
Mahasiswa dan begitupun sebaliknya.
Kata Kunci: Gaya Hidup, Literasi Keuangan Syariah, Religiusitas,
Penggunaan Shopee Payla ABSTRACT
Based on pre-research conducted by previous researchers, the
majority of college students enjoy online shopping to fulfill their needs
and desires, using the Shopee Paylater payment method. This means
that in adolescence, such as college students, needs and desires are
increasing, due to a lifestyle that prioritizes needs. This situation
occurs due to changing times and the digital era, where various trends
are updated daily on the internet. This study aims to analyze the
influence of lifestyle, Islamic financial literacy, and religiosity on
Shopee Paylater usage among college students in Bandar Lampung.
This study used a quantitative approach. Data collection was
conducted by distributing questionnaires using Google Forms to
respondents who were college students using Shopee Paylater in
Bandar Lampung. Sampling in this study used purposive sampling and
the Lameshow formula for determining the sample. The analysis
technique used was multiple linear regression using SPSS version 25
software.
The results showed that lifestyle had a positive and significant
effect, meaning that the higher the student's lifestyle, the higher the
student's Shopee Paylater usage. Meanwhile, Sharia Financial
Literacy and Religiosity have a negative and significant effect on
Shopee Paylater usage. This means that the higher a student's
understanding of Sharia financial principles and the higher their
religious level, the lower their Shopee Paylater usage, and vice versa
MANAJEMEN STRATEGI DALAM PENINGKATAN MUTU LULUSAN DI SMP AL-KAUTSAR BANDAR LAMPUNG
ABSTRAK
Mutu lulusan merupakan salah satu indikator utama keberhasilan
sebuah lembaga pendidikan, karena keberhasilan sekolah tidak hanya
ditentukan oleh proses pembelajaran di kelas, tetapi juga sejauh mana
lulusan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
dan memiliki daya saing dalam bidang akademik maupun non
akademik. Namun dalam praktiknya, banyak sekolah menghadapi
tantangan dalam menjaga konsistensi mutu lulusan akibat keterbatasan
sumber daya, dinamika perubahan kurikulum, perkembangan
teknologi, serta persaingan antar lembaga pendidikan yang semakin
ketat.Kondisi ini juga dialami oleh SMP Al Kautsar Bandar Lampung,
meskipun telah dikenal sebagai sekolah unggulan dengan berbagai
program akademik dan ekstrakurikuler, sekolah tetap dihadapkan pada
permasalahan bagaimana mengoptimalkan manajemen strategi agar
mutu lulusan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan secara
berkelanjutan.Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
manajemen strategi yang diterapkkan oleh SMP Al Kautsar Bandar
Lampug dalam upaya peningkatkan mutu lulusan melalui analisis
lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi
strategi.
penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif
yaitu
mendeskripsikan,
menceritakan
dan
menginterpretasikan data yang ada dan menghasilkan data deskriptif
dari orang-orang dalam bentuk lisan/tertulis, dan prilaku data yang
dapat diamati adalah pernyataan. Teknik pengumpulan data dilakukan
mealui wawancara, observasi dan dokumen.Data yang didapat
dianalisis melalui langkah reduksi data, penyajian data dan menarik
kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Al Kautsar
Bandar Lampung telah menerapkan manajemen strategi secara
sistematis melalui empat tahapan utama. Pertama, analisis lingkungan
dilakukan dengan meninjau kekuatan internal seperti kompetensi guru,
fasilitas sekolah, dan budaya belajar siswa, serta mengidentifikasi
peluang dan tantangan eksternal seperti perkembangan kurikulum
ii
nasional, persaingan antar sekolah, dan tuntutan orang tua terhadap
kualitas pendidikan. Kedua, perumusan strategi diwujudkan dalam
penetapan visi, misi, dan program kerja yang menekankan pada
pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, penguatan pendidikan
karakter,
serta
pengembangan kegiatan ekstrakurikuler yang
mendukung minat dan bakat siswa. Ketiga, implementasi strategi
dilaksanakan melalui peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan
dan studi lanjut, penggunaan metode pembelajaran inovatif berbasis
teknologi, penyediaan program unggulan seperti kelas tahfiz, kelas
plus, dan kegiatan pengembangan soft skills, serta kerjasama dengan
pihak eksternal dalam mendukung prestasi siswa.Keempat, evaluasi
strategi dilakukan secara berkala melalui evaluasi diri sekolah (EDS),
rapat kerja tahunan, dan penilaian hasil belajar siswa, sehingga
sekolah dapat melakukan perbaikan berkesinambungan terhadap
program yang belum optimal.Secara keseluruhan, penerapan
manajemen strategi ini berkontribusi positif terhadap peningkatan
mutu lulusan, baik dari aspek akademik maupun non-akademik.
Kata Kunci: Manajemen Strategis, Mutu Lulusan
iii
ABSTRACT
The quality of graduates is one of the main indicators of the success of
an educational institution, because the success of a school is not only
determined by the learning process in the classroom, but also the
extent to which graduates are able to continue their education to a
higher level and have competitiveness in both academic and non
academic fields. However, in practice, many schools face challenges
in maintaining the consistency of graduate quality due to limited
resources, the dynamics of curriculum changes, technological
developments, and increasingly fierce competition between
educational institutions. This condition is also experienced by SMP Al
Kautsar Bandar Lampung, although it has been known as a superior
school with various academic and extracurricular programs, the
school is still faced with the problem of how to optimize strategic
management so that the quality of graduates can be maintained and
even improved sustainably. Therefore, this study aims to determine the
strategic management implemented by SMP Al Kautsar Bandar
Lampung in an effort to improve the quality of graduates through
environmental
analysis,
strategy
formulation,
strategy
implementation, and strategy evaluation.
The type of research used is qualitative descriptive research, which
describes, narrates, and interprets existing data and produces
descriptive data from people in oral or written form, and observable
data behavior is statements. Data collection techniques are carried
out through interviews, observations, and documents. The data
obtained is analyzed through data reduction, data presentation, and
drawing conclusions.
The research results show that SMP Al Kautsar Bandar Lampung has
implemented strategic management systematically through four main
stages. First, an environmental analysis is conducted by reviewing
internal strengths such as teacher competency, school facilities, and
student learning culture, as well as identifying external opportunities
and challenges such as the development of the national curriculum,
competition between schools, and parental demands for educational
quality. Second, the strategy formulation is realized in the
iv
establishment of a vision, mission, and work program that emphasizes
the development of a competency-based curriculum, strengthening
character education, and developing extracurricular activities that
support student interests and talents. Third, the strategy
implementation is carried out by improving teacher competency
through training and further study, the use of innovative technology
based learning methods, the provision of superior programs such as
tahfiz classes, plus classes, and soft skills development activities, as
well as collaboration with external parties to support student
achievement. Fourth, strategy evaluation is conducted periodically
through school self-evaluation (EDS), annual work meetings, and
assessment of student learning outcomes, so that the school can make
continuous improvements to programs that are not yet optimal.
Overall, the implementation of this strategic management contributes
positively to improving the quality of graduates, both in academic and
non-academic aspects.
Keywords: Strategic Management, Graduate Qualit
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERILAKU BULLYING DI KALANGAN PESERTA DIDIK SMK NEGERI 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN TAHUN AJARAN 2024/2025
ABSTRAK
Perilaku bullying merupakan permasalahan serius dalam dunia
pendidikan karena berdampak negatif terhadap perkembangan
psikologis, sosial, dan akademik peserta didik serta menciptakan iklim
sekolah yang tidak kondusif. Fenomena ini juga ditemukan di SMK
Negeri 1 Kalianda, khususnya pada peserta didik kelas XI, yang masih
menunjukkan adanya perilaku bullying baik secara verbal maupun fisik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab
perilaku bullying di kalangan peserta didik SMK Negeri 1 Kalianda
Tahun Ajaran 2024/2025 dengan menggunakan pendekatan kualitatif
jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas lima peserta didik dan
satu guru bimbingan dan konseling, dengan teknik pengumpulan data
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara
deskriptif berbantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perilaku bullying dipengaruhi oleh faktor
individu, teman sebaya, keluarga, dan sekolah, dengan faktor individu
sebagai faktor yang paling dominan, yang ditandai oleh rendahnya
kontrol emosi, perilaku impulsif, dan kurangnya empati, sehingga dapat
disimpulkan bahwa perilaku bullying merupakan hasil interaksi antara
karakter individu dan lingkungan sosialnya serta memerlukan upaya
pencegahan secara komprehensif melalui keterlibatan peserta didik,
sekolah, dan keluarga.
Kata kunci: Bullying, Faktor Penyebab, Peserta Didik, SMK Negeri 1
Kalianda
iii
ABSTRACT
Bullying behavior was a serious problem in the educational
environment because it had negative impacts on students’
psychological, social, and academic development and created an
unconducive school climate. This phenomenon was also found at SMK
Negeri 1 Kalianda, particularly among eleventh-grade students, where
verbal and physical bullying behaviors were still observed. This study
aimed to analyze the factors causing bullying behavior among students
at SMK Negeri 1 Kalianda in the 2024/2025 academic year using a
qualitative approach with a case study design. The research subjects
consisted of five students and one guidance and counseling teacher, and
data
were collected through interviews, observations, and
documentation, which were descriptively analyzed using NVivo
software. The results showed that bullying behavior was influenced by
individual, peer, family, and school factors, with individual factors
being the most dominant, characterized by low emotional control,
impulsive behavior, and lack of empathy. Therefore, bullying behavior
was concluded to be the result of interactions between individual
characteristics and social environments and required comprehensive
prevention efforts involving students, schools, and families.
Keywords: Bullying, Causal Factors, Students, SMK Negeri 1 Kaliand
PENGARUH TENAGA KERJA, INFLASI, DAN EKSPOR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA ORGANISASI KERJASAMA ISLAM (OKI) TAHUN 2019-2024 DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
ABSTRAK
Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting keberhasilan
pembangunan dan menjadi fokus utama dalam Sustainable
Development Goals (SDGs). Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)
sebagai organisasi internasional besar turut mendukung pencapaian
tujuan tersebut. Namun, banyak negara OKI masih mengalami
pertumbuhan ekonomi yang fluktuatif dan relatif lebih lambat
dibandingkan negara non-OKI, meskipun memiliki sumber daya alam
dan populasi besar. Kondisi ini dipengaruhi oleh belum optimalnya
pemanfaatan tenaga kerja, ketergantungan pada ekspor komoditas,
serta tekanan inflasi. Oleh karena itu, penelitian mengenai pengaruh
tenaga kerja, ekspor, dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi
negara OKI penting dilakukan dalam perspektif ekonomi Islam yang
menekankan keadilan dan keberlanjutan.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis data yang
digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari world bank 21
negara organisasi kerjasama islam dan time series selama 6 tahun.
Analisis data yang digunakan yaitu analisis data panel dengan model
fixed effect dan alat yang digunakan untuk mengolah data yaitu Eviews
13.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan
ekonomi. menunjukkan bahwa peningkatan jumlah tenaga kerja dapat
mendorong kenaikan output ekonomi. Selanjutnya, variabel inflasi
ditemukan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal
ini menggambarkan bahwa kenaikan inflasi dapat mengurangi daya
beli dan menciptakan ketidakstabilan ekonomi. Sementara itu,
variabel ekspor menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap
pertumbuhan ekonomi. Dalam ekonomi Islam, pertumbuhan ekonomi
tidak hanya diartikan sebagai peningkatan output atau Produk
Domestik Bruto (PDB), tetapi juga sebagai peningkatan kesejahteraan
masyarakat secara adil dan berkelanjutan. ABSTRACT
Economic growth is an important indicator of successful
development and is a key focus of the Sustainable Development Goals
(SDGs). The Organization of Islamic Cooperation (OIC), as a major
international organization, supports the achievement of these goals.
However, many OIC countries still experience fluctuating economic
growth that is relatively slower than non-OIC countries, despite
having large natural resources and populations. This condition is
influenced by the suboptimal utilization of labor, dependence on
commodity exports, and inflationary pressures. Therefore, research on
the influence of labor, exports, and inflation on the economic growth
of OIC countries is important to be conducted from an Islamic
economic perspective that emphasizes justice and sustainability.
This study is quantitative in nature. The type of data used is
secondary data obtained from the World Bank on 21 OIC countries
and time series data for 6 years. The data analysis used is panel data
analysis with a fixed effect model, and the tool used to process the
data is Eviews 13.
The results show that the labor variable has a positive and
significant effect on economic growth, indicating that an increase in
the labor force can drive economic output. Furthermore, the inflation
variable was found to have a negative effect on economic growth,
illustrating that rising inflation can reduce purchasing power and
create economic instability. Meanwhile, the export variable shows a
positive and significant effect on economic growth. In Islamic
economics, economic growth is not only defined as an increase in
output or Gross Domestic Product (GDP), but also as an increase in
the welfare of society in a fair and sustainable manner
PENGARUH PENDEKATAN HEUTAGOGY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPA KLS VIII DI MTsN 2 PESAWARAN
ABSTRAK
Pada abad ke-21 pembelajaran tidak hanya berfokus pada
penguasaan materi ,tetapi juga pengembangan soft skills seperti
kemampuan berpikir kritis. Namun,kemampuan ini masih tergolong
rendah akibat pembelajaran yang cenderung didominasi oleh
guru.Salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan tersebut
adalah melalui pendekatan heutagogi yang menekankan kemandirian
dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Penelitian
ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pendekatan Heutagogy terhadap kemampuan berpikir kritis peserta
didik pada mata pelajaran IPA kelas VIII di MTsN 2 Pesawaran.
Pendekatan Heutagogy merupakan pendekatan pembelajaran yang
berpusat pada peserta didik, menekankan pada kemandirian belajar,
refleksi, dan kemampuan dalam mengelola proses belajarnya sendiri.
Dengan diterapkannya pendekatan ini, diharapkan peserta didik
mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis secara lebih
optimal dalam memahami konsep-konsep sains.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif . Jenis
penelitian dengan menggunakan metode Quasi Eksperiment
(Eksperime semu). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII
yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
Instrumen penelitian berupa tes keterampilan proses sains untuk
mengukur kemampuan berpikir kritis. Data dianalisis menggunakan
uji hipotesis, yaitu uji signifikansi untuk mengetahui pengaruh
pendekatan heutagogy terhadap kemampuan berpikir kritis peserta
didik.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh
signifikan pendekatan heutagogy terhadap keterampilan proses sains
peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang
memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti lebih kecil
dari 0,05 (0,000 < 0,05). Dengan demikian, hipotesis nol (H₀) ditolak
dan hipotesis alternatif (H₀) diterima. Artinya, pendekatan heutagogy
berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis
peserta didik dalam mata pelajaran IPA.
Kata kunci: pendekatan Heutagogy, kemampuan berpikir kritis,
pelajaran IPA
ii
ABSTRACT
In the 21st century, learning is not only focused on mastery of
content, but also on the development of soft skills such as critical
thinking. However, this ability is still considered low due to a learning
approach that tends to be dominated by teachers. One solution to
improve these abilities is through a heutagogical approach that
emphasizes independence and critical thinking skills of the students.
This study aims to determine the effect of the Heutagogy
approach on the critical thinking skills of students in Grade VIII
science classes at MTsN 2 Pesawaran. The Heutagogy approach is a
student-centered learning approach that emphasizes independent
learning, reflection, and the ability to manage one's own learning
process. By implementing this approach, it is hoped that students will
be able to develop their critical thinking skills more optimally in
understanding scientific concepts.
The research method used is quantitative. The type of research
uses the Quasi-Experimental method (semi-experimental). The
research subjects were eighth-grade students divided into an
experimental group and a control group. The research instrument was
a science process skills test to measure critical thinking skills. Data
were analyzed using hypothesis testing, specifically significance
testing, to determine the effect of the heutagogy approach on students'
critical thinking skills.
The results of the data analysis showed that there was a
significant effect of the heutagogy approach on students' science
process skills. This is evidenced by the hypothesis test results, which
yielded a significance value of 0.000, meaning it is less than 0.05
(0.000 < 0.05). Therefore, the null hypothesis (H₀) is rejected, and
the alternative hypothesis (H₀) is accepted. This means that the
heutagogy approach has a positive effect on improving students'
critical thinking skills in science subjects.
Keywords: Heutagogy approach, critical thinking skills, science
lesson
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, KETERBUKAAN PERDAGANGAN, NILAI TUKAR DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP INVESTASI ASING LANGSUNG DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM PERIODE 2008-2022
ABSTRAK
Investasi asing langsung (FDI) merupakan salah satu
sumber pendanaan dari luar negeri yang memiliki peran penting
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Peningkatan FDI dapat memberikan dampak positif terhadap
penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan penguatan
struktur ekonomi. Oleh karena itu, penting untuk memahami
faktor-faktor yang memengaruhi keputusan investor asing dalam
menanamkan modal di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank
Indonesia untuk periode 2008–2022. Analisis dilakukan
menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh
pertumbuhan ekonomi, keterbukaan perdagangan, nilai tukar, dan
tingkat inflasi terhadap investasi asing langsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan
ekonomi dan stabilitas nilai tukar memiliki pengaruh positif
terhadap investasi asing langsung, sementara keterbukaan
perdagangan dan tingkat inflasi tidak menunjukkan pengaruh
yang signifikan. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi
pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi untuk
meningkatkan FDI, dengan fokus pada penguatan pertumbuhan
ekonomi dan menjaga stabilitas nilai tukar. ABSTRACT
Foreign direct investment (FDI) is an important source of
external funding that plays a significant role in promoting
economic growth in Indonesia. Increasing FDI can positively
impact job creation, technology transfer, and the strengthening of
the economic structure. Therefore, understanding the factors that
influence foreign investors’ decisions to invest in Indonesia is
crucial.
This study employs a quantitative approach using
secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) and Bank
Indonesia for the period 2008–2022. Multiple linear regression
analysis was conducted to examine the effects of economic growth,
trade openness, exchange rates, and inflation on foreign direct
investment.
The results indicate that economic growth and exchange
rate stability have a positive effect on FDI, while trade openness
and inflation do not show significant influence. These findings
provide valuable insights for policymakers in formulating
strategies to attract FDI, with an emphasis on strengthening
economic growth and maintaining exchange rate stability
Pengaruh Jam Kerja dan Pendapatan dalam Gig Working terhadap Kepuasan Hidup dengan Moderasi Work-Life Balance dalam Islamic Work Ethics
ABSTRAK
Pertumbuhan gig economy yang semakin pesat menjadikan
pekerjaan pengemudi ojek online semakin diminati karena fleksibilitas
waktu dan peluang pendapatan yang ditawarkan.Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jam kerja dan
pendapatan terhadap kepuasan hidup pengemudi ojek online di Kota
Bandar Lampung, serta menguji peran work-life balance sebagai
variabel moderasi dalam hubungan tersebut.
Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive
sampling, dengan mempertimbangkan kompleksitas moderat akibat
adanya efek moderasi, penelitian ini menggunakan responden
sebanyak 150 orang. Jumlah ini dipilih untuk memastikan kestabilan
estimasi PLS-SEM. Data dianalisis menggunakan aplikasi SEM-PLS
melalui SmartPLS 4.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jam kerja berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kepuasan hidup, dengan nilai original
sample sebesar 0.287, t-statistic 3.012, dan p-value 0.003. Pendapatan
juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan hidup,
dengan nilai original sample 0.422, t-statistic 5.218, dan p-value
0.000. Work-life balance terbukti memoderasi hubungan jam kerja
terhadap kepuasan hidup dengan arah positif, ditunjukkan oleh
original sample 0.198, t-statistic 2.167, dan p-value 0.031, serta
memoderasi pengaruh pendapatan terhadap kepuasan hidup dengan
nilai original sample 0.243, t-statistic 2.941, dan p-value 0.004.
Penelitian ini menegaskan bahwa semakin optimal jam kerja dan
semakin tinggi pendapatan, maka semakin tinggi pula tingkat
kepuasan hidup driver, terutama ketika mereka mampu menjaga worklife balance. Temuan ini selaras dengan prinsip Islamic Work Ethics
yang menekankan pentingnya keseimbangan (tawazun), keadilan
(„adl), amanah, dan kemaslahatan (maslahah) dalam mencapai
kesejahteraan dan keberkahan hidup. ABSTRACT
The rapid growth of the gig economy has increased the
popularity of online motorcycle taxi work due to its flexible working
hours and promising income opportunities. This study aims to
determine the extent to which working hours and income influence the
life satisfaction of online motorcycle taxi drivers in Bandar Lampung
City, as well as to examine the moderating role of work-life balance in
these relationships.
The sampling technique used was purposive sampling, and
considering the moderate model complexity arising from the inclusion
of a moderating effect, a total of 150 respondents were selected to
ensure stable PLS-SEM estimations. Data were analyzed using the
SEM-PLS approach through SmartPLS 4.
The results show that working hours have a positive and
significant effect on life satisfaction, with an original sample value of
0.287, a t-statistic of 3.012, and a p-value of 0.003. Income also has a
positive and significant effect on life satisfaction, with an original
sample value of 0.422, a t-statistic of 5.218, and a p-value of 0.000.
Work-life balance is proven to moderate the relationship between
working hours and life satisfaction positively, as indicated by an
original sample value of 0.198, a t-statistic of 2.167, and a p-value of
0.031, and it also moderates the effect of income on life satisfaction
with an original sample value of 0.243, a t-statistic of 2.941, and a pvalue of 0.004. This study confirms that the more optimal the working
hours and the higher the income, the higher the life satisfaction of
drivers, especially when they are able to maintain a healthy work-life
balance. These findings align with the principles of Islamic Work
Ethics, which emphasize the importance of balance (tawazun), justice
(„adl*), trustworthiness (amanah), and well-being (maslahah) in
achieving holistic welfare and a blessed life
IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DETEKSI OTOMATIS PENYAKIT PADA DAUN PADI DENGAN METODE YOLOv11
ABSTRAK
Penyakit tanaman padi seperti bacterial leaf blight, leaf blast, dan
brown spot merupakan ancaman serius yang dapat menurunkan
produktivitas pangan nasional secara signifikan. Identifikasi penyakit
secara visual oleh petani masih tidak efisien dan rentan menghasilkan
diagnosis yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengimplementasikan teknologi deep learning dengan algoritma
YOLOv11 untuk mengembangkan sistem deteksi otomatis penyakit
pada daun padi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research
and Development (R&D) yang mencakup tahapan pengumpulan
dataset,
pelabelan,
preprocessing,
pelatihan
model,
hingga
implementasi ke dalam aplikasi web berbasis HTML, CSS, dan
JavaScript menggunakan TensorFlow.js. Dataset yang digunakan
terdiri dari 3.087 citra hasil augmentasi yang dibagi menjadi data latih
(70%), validasi (20%), dan uji (10%). Model dilatih selama 100 epoch
di lingkungan Google Colab. Hasil pengujian pada data uji
menunjukkan bahwa model mencapai nilai Mean Average Precision
([email protected]) rata-rata sebesar 86.8%. Model menunjukkan performa
sangat tinggi dalam mendeteksi daun sehat (mAP 97.6%), namun
akurasinya lebih rendah untuk kelas penyakit spesifik. Sistem berbasis
web yang dihasilkan berhasil mendeteksi penyakit secara fungsional.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi YOLOv11 efektif
secara teknis, namun akurasi model untuk diagnosis penyakit spesifik
masih memerlukan peningkatan lebih lanjut sebelum dapat diandalkan
sepenuhnya di lapangan.
Kata Kunci: Deep Learning, Deteksi Penyakit Padi, Pengolahan
Citra, Sistem Deteksi Otomatis, YOLOv11. ABSTRACT
Rice plant diseases, such as bacterial leaf blight, leaf blast, and brown
spot, pose a serious threat to national food productivity. Manual visual
identification by farmers remains inefficient and prone to
misdiagnosis. This study aims to implement deep learning technology
using the YOLOv11 algorithm to develop an automated detection
system for rice leaf diseases. The Research and Development (R&D)
methodology was employed, encompassing stages from dataset
collection, labeling, and preprocessing to model training and
implementation into a web-based application using HTML, CSS,
JavaScript, and TensorFlow.js. The dataset consisted of 3,087
augmented images, partitioned into training (70%), validation (20%),
and testing (10%) sets. The model was trained for 100 epochs within
the Google Colab environment. Results from the testing phase
indicated that the model achieved an average Mean Average Precision
([email protected]) of 86.8%. While the model demonstrated high
performance in detecting healthy leaves (mAP 97.6%), the accuracy
for specific disease classes was comparatively lower. The resulting
web-based system is functionally capable of detecting diseases. This
study concludes that while the implementation of YOLOv11 is
technically effective, further refinement in diagnostic accuracy for
specific diseases is required before the system can be fully reliable for
field applications.
Keywords:
Deep Learning, Rice Disease Detection, Image
Processing, Automated Detection System, YOLOv11