Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Raden Intan Repository
Not a member yet
    39192 research outputs found

    ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERBANKAN DENGAN PENDEKATAN RGEC (STUDI KOMPARATIF PADA BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA PERIODE 2022 – 2024)

    No full text
    ABSTRAK Perkembangan industri perbankan di Indonesia menunjukkan peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia menganut sistem perbankan ganda (dual banking system) yang terdiri dari bank konvensional dan bank syariah. Namun, meskipun memiliki potensi pasar yang besar, kinerja perbankan syariah masih belum mampu menyamai dominasi bank konvensional, baik dari sisi aset, profitabilitas, maupun efisiensi operasional. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan sejauh mana perbedaan kinerja keuangan antara kedua sistem perbankan tersebut, terutama dalam periode pasca-pandemi 2022–2024 yang diwarnai dengan pemulihan ekonomi dan konsolidasi industri perbankan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan antara Bank Umum Syariah (BUS) dan Bank Umum Konvensional (BUK) di Indonesia periode 2022–2024 dengan menggunakan pendekatan RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital). Pendekatan RGEC digunakan untuk menilai tingkat kesehatan bank berdasarkan empat aspek utama, yakni risiko, tata kelola, profitabilitas, dan permodalan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif komparatif dengan metode analisis deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan bank yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Teknik analisis data menggunakan uji Mann-Whitney untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan antara kelompok bank syariah dan bank konvensional pada masing-masing komponen RGEC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada aspek Risk Profile (NPF/NPL) dan Good Corporate Governance (GCG) antara bank umum syariah dan bank umum konvensional. Namun, pada aspek Earnings (ROA) ditemukan perbedaan yang signifikan, di mana bank konvensional memiliki tingkat profitabilitas yang lebih tinggi dibandingkan bank syariah. Sementara itu, pada aspek Capital (CAR) kedua jenis bank menunjukkan hasil yang relatif seimbang. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa kinerja keuangan bank syariah dan konvensional di Indonesia telah menunjukkan tingkat kesehatan yang stabil dengan kecenderungan konvergensi kinerja di sebagian besar aspek RGEC, kecuali pada profitabilitas. Temuan ini diharapkaniii dapat menjadi bahan evaluasi bagi regulator dan manajemen perbankan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing bank syariah di masa mendatang. ABSTRACT The development of the banking industry in Indonesia plays a crucial role in supporting national economic growth. As the country with the largest Muslim population in the world, Indonesia implements a dual banking system consisting of conventional and Islamic banks. However, despite its vast market potential, the performance of Islamic banks has not yet matched the dominance of conventional banks in terms of assets, profitability, and operational efficiency. This situation raises an important question about the extent of the financial performance differences between the two banking systems, particularly during the post-pandemic period of 2022–2024, which is characterized by economic recovery and consolidation within the national banking industry. This study aims to analyze and compare the financial performance between Islamic Commercial Banks (BUS) and Conventional Commercial Banks (BUK) in Indonesia during the 2022–2024 period using the RGEC approach (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital). The RGEC framework is applied to assess the level of bank soundness through four key aspects: risk, governance, profitability, and capital adequacy. This research employs a quantitative comparative method with a descriptive analytical approach. The data used are secondary data obtained from annual financial reports of banks registered with the Financial Services Authority (OJK). The data were analyzed using the Mann-Whitney test to identify significant differences between Islamic and conventional banks for each RGEC component. The results reveal that there are no significant differences in the Risk Profile (NPF/NPL) and Good Corporate Governance (GCG) aspects between the two banking groups. However, a significant difference was found in the Earnings (ROA) aspect, where conventional banks demonstrated higher profitability compared to Islamic banks. Meanwhile, the Capital (CAR) aspect showed no significant difference between both types of banks. Overall, the findings indicate that the financial performance of Islamic and conventional banks in Indonesia demonstrates a stable level of soundness with converging performance in most RGEC aspects, except for profitability. These findings are expected to serve as a valuable reference for regulators and banking management inv improving the efficiency and competitiveness of Islamic banks in the future

    ADAB PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK MENURUT IMAM AL-GHAZALI DALAM KITAB IHYA ULUMUDDIN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER

    No full text
    ABSTRAK Pendidikan Islam pada dasarnya bertujuan mengembangkan intelektual, akhlak, dan spiritualitas peserta didik. Namun, praktik pendidikan modern cenderung berorientasi materialistik dan kompetitif, sehingga menempatkan capaian akademik sebagai ukuran utama dan mengabaikan adab serta dimensi ruhani. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji konsep adab pendidik dan peserta didik menurut Al-Ghazali serta relevansinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka (library research). Sumber utama adalah Ihya’ Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian ilmiah terkait pemikiran pendidikan Al-Ghazali. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan langkah pengumpulan data, seleksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Metode ini memungkinkan peneliti mengidentifikasi dan menginterpretasi aspek filosofis, etis, dan spiritual dalam konsep adab pendidikan Al-Ghazali serta menghubungkannya dengan persoalan pendidikan Islam saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adab pendidik menurut Al-Ghazali mencakup keikhlasan dalam mengajar, kasih sayang, keteladanan, kesabaran, dan tanggung jawab moral terhadap perkembangan peserta didik. Guru tidak sekadar mengajar, tetapi membimbing jiwa menuju kebenaran. Adab peserta didik meliputi niat tulus menuntut ilmu, kerendahan hati, penghormatan kepada guru, kedisiplinan, kesungguhan, dan pengamalan ilmu. Temuan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari transfer pengetahuan, tetapi juga dari pembentukan karakter dan spiritualitas. Dalam konteks kontemporer, pemikiran Al-Ghazali masih relevan sebagai solusi terhadap degradasi moral dan dehumanisasi pendidikan modern, karena mengembalikan posisi pendidikan Islam sebagai pembentuk akhlak dan insan holistik. Kata Kunci: Adab, Pendidik, Peserta Didik, Imam Al-Ghazali, Ihya’ Ulumuddin. ii ABSTRACT Islamic education fundamentally aims to develop the intellectual, moral, and spiritual dimensions of learners. However, modern educational practices tend to be materialistic and competitive, positioning academic achievement as the primary measure of success while neglecting manners (adab) and spiritual values. This study was conducted to examine Al-Ghazali’s concept of educator and student manners and its relevance within the context of contemporary Islamic education. This research employs a qualitative approach through the library research method. The primary source is Ihya’ Ulumuddin by Imam Al-Ghazali, while secondary data were obtained from books, journals, and scientific studies related to Al-Ghazali’s educational thought. The data were analyzed using content analysis techniques, involving data collection, data selection, data presentation, and conclusion drawing. This method enables the researcher to identify and interpret the philosophical, ethical, and spiritual aspects of Al Ghazali’s concept of educational manners and relate them to current issues in Islamic education. The results show that educator manners according to Al Ghazali include sincerity in teaching, compassion, exemplary conduct, patience, and moral responsibility for students’ development. A teacher does not merely teach, but guides the soul toward truth. Student manners include a sincere intention in seeking knowledge, humility, respect toward teachers, discipline, diligence, and practicing knowledge. These findings affirm that educational success is not only measured by the transfer of knowledge, but also by the formation of character and spirituality. In the contemporary context, Al-Ghazali’s thought remains relevant as a solution to moral degradation and the dehumanization of modern education, as it restores the role of Islamic education in shaping ethical and holistic human beings. Keywords: Manners, Educators, Students, Imam Al-Ghazali, Ihya’ Ulumuddin

    PENGARUH ISLAMIC HUMAN DEVELOPMENT INDEX DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI INDONESIA TAHUN 2019-2023

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Human Development Index (1-HDI) dan pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia pada periode 2019-2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 34 provinsi di Indonesia yang diperoleh melalui publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) dan sumber resmi lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model terbaik ditentukan melalui Uji Chow dan Uji Hausman, yang menghasilkan Fixed Effect Model (FEM) sebagai model estimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial I-HDI tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan, sementara pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Secara simultan, IHDI dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan kontribusi sebesar 57,1%, sedangkan sisanya 42,9% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif berperan penting dalam menekan ketimpangan, sementara peningkatan kualitas pembangunan manusia berbasis maqaşid syari'ah perlu pemerataan agar dapat lebih optimal dalam mengurangi kesenjangan pendapatan. ABSTRACT This study aims to analyze the effect of the Islamic Human Development Index (I-HDI) and economic growth on income inequality in Indonesia during the 2019-2023 period. The research employs a quantitative approach using secondary data from 34 provinces in Indonesia, obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and other official sources. The analysis method applied is panel data regression, with the best model selected through the Chow and Hausman tests, which confirmed the Fixed Effect Model (FEM) as the most appropriate estimation model. The results show that partially, IHDI has no effect on income inequality, while economic growth has a negative and significant effect. Simultaneously, I-HDI and economic growth have a significant effect on income inequality, with a contribution of 57.1%, while the remaining 42.9% is explained by other factors outside the model. These findings emphasize that inclusive economic growth plays an important role in reducing inequality, while improving human development quality based on maqaşid al-shari'ah requires more equitable distribution to optimally reduce income disparity

    HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PERILAKU SISWA MEMBOLOS DI SMP NEGERI 21 BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Perilaku membolos merupakan salah satu bentuk perilaku menyimpang siswa yang dapat menghambat proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan perilaku tersebut adalah motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan perilaku membolos pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 21 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 45 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar dan angket perilaku membolos yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Bandar Lampung berada dominan pada kategori sedang. Sementara itu, hasil distribusi data perilaku membolos menunjukkan bahwa sebagian besar siswa pernah melakukan perilaku membolos, terutama dalam bentuk meninggalkan sekolah sebelum jam pelajaran berakhir tanpa izin. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai χ² = 16,088 dengan tingkat signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dan perilaku membolos. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa dengan motivasi belajar rendah cenderung lebih sering melakukan perilaku membolos dibandingkan siswa dengan motivasi belajar sedang dan tinggi, meskipun ditemukan pula beberapa siswa bermotivasi tinggi yang tetap melakukan perilaku membolos akibat pengaruh faktor lingkungan dan sosial. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, terdapat bahwa motivasi belajar memiliki peran penting dalam memengaruhi perilaku membolos siswa, namun bukan satu-satunya faktor penentu. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang komprehensif melalui peran sekolah, guru bimbingan dan konseling, serta dukungan lingkungan belajar yang kondusif guna meningkatkan motivasi belajar dan menekan perilaku membolos siswa. Kata kunci: Motivasi Belajar, Perilaku Membolos, Siswa SMP. iii ABSTRACT Truancy is one form of students’ deviant behavior that can hinder the learning process and the achievement of educational goals. One factor presumed to be related to this behavior is learning motivation. This study aims to examine the relationship between learning motivation and truancy behavior among eighth-grade students at SMP Negeri 21 Bandar Lampung. This research employed a quantitative approach using a correlational method. The population of this study consisted of eighth-grade students, with a sample of 45 respondents selected through a simple random sampling technique. Data were collected using learning motivation questionnaires and truancy behavior questionnaires that had been tested for validity and reliability. The data analysis techniques included descriptive statistical analysis and inferential analysis using the Chi-Square test. The results indicated that the learning motivation of eighth grade students at SMP Negeri 21 Bandar Lampung was predominantly in the moderate category. Meanwhile, the distribution of truancy behavior data showed that most students had engaged in truancy, particularly leaving school before the end of school hours without permission. The Chi-Square test results revealed a χ² value of 16.088 with a significance level of p = 0.000 (p < 0.05), indicating a significant relationship between learning motivation and truancy behavior. These findings suggest that students with low learning motivation tend to engage in truancy more frequently than those with moderate and high learning motivation. However, several students with high learning motivation were also found to engage in truancy due to environmental and social factors. Based on these findings, it can be concluded that learning motivation plays an important role in influencing students’ truancy behavior, although it is not the sole determining factor. Therefore, comprehensive efforts involving schools, guidance and counseling teachers, and supportive learning environments are needed to enhance students’ learning motivation and reduce truancy behavior. Keywords: Learning Motivation, Ttruancy Behavior, Junior High School Students

    PENGARUH PENGETAHUAN, TREND LINGKUNGAN SOSIAL DAN FITUR LAYANAN TRANSAKSI TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN QUICK RESPONSE QODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN SUKARAME BANDAR LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di kalangan pelaku UMKM meskipun memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas inklusi keuangan digital. Rendahnya pengetahuan digital, kurangnya pengaruh sosial yang mendorong penggunaan teknologi pembayaran non-tunai, serta belum optimalnya fitur layanan QRIS menjadi faktor yang memengaruhi minat pelaku UMKM untuk menggunakannya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan, tren lingkungan sosial, dan fitur layanan transaksi terhadap minat menggunakan QRIS pada pelaku UMKM di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden pelaku UMKM yang ditentukan dengan rumus Slovin dari populasi sebanyak 3.083 pelaku usaha. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda melalui aplikasi SPSS versi 22, didukung oleh uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model penelitian. Variabel independen yang diteliti meliputi pengetahuan (X1), tren lingkungan sosial (X2), dan fitur layanan transaksi (X3), sedangkan variabel dependen adalah minat menggunakan QRIS (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, pengetahuan, tren lingkungan sosial, dan fitur layanan transaksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan QRIS. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,810 menunjukkan bahwa 81% variasi minat menggunakan QRIS dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya 19% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi digital, dukungan sosial, serta pengembangan fitur layanan yang cepat, mudah, dan aman merupakan kunci dalam meningkatkan minat penggunaan QRIS ABSTRACT This study is motivated by the low adoption rate of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) among MSMEs, despite its great potential to enhance transaction efficiency and expand digital financial inclusion. The limited digital literacy, insufficient social influence toward non-cash payment technology, and suboptimal service features are among the factors affecting MSMEs’ interest in using QRIS. Therefore, this research aims to analyze the influence of knowledge, social environmental trends, and transaction service features on the interest in using QRIS among MSME actors in Sukarame District, Bandar Lampung. This research employs a quantitative approach with a causal associative design. Data were collected through questionnaires distributed to 97 MSME respondents determined using the Slovin formula from a population of 3,083 business actors. The data were analyzed using multiple linear regression through SPSS version 22, supported by validity, reliability, and classical assumption tests. The independent variables include knowledge (X1), social environmental trends (X2), and transaction service features (X3), while the dependent variable is interest in using QRIS (Y). The results indicate that both partially and simultaneously, knowledge, social environmental trends, and transaction service features have a positive and significant effect on the interest in using QRIS. The coefficient of determination (R²) value of 0.810 shows that 81% of the variation in interest in using QRIS can be explained by the three variables, while the remaining 19% is influenced by other factors outside the model. These findings highlight that improving digital literacy, strengthening social support, and optimizing service features that are fast, easy, and secure are key strategies to increase QRIS adoption. This study provides valuable input for Bank Indonesia, payment service providers, and local governments in expanding digital financial inclusion within the MSME sector

    ANALISIS RASCH MODEL TERHADAP PENGEMBANGAN ALAT UKUR QANA’AH PADA DEWASA AWAL

    No full text
    ABSTRAK Dewasa awal di Indonesia saat ini menghadapi tantangan psikologis kompleks berupa tekanan karier dan komparasi sosial materialistik yang memicu ketidakpuasan hidup, kecemasan, serta penurunan kesejahteraan psikologis hingga resiko depresi, serta keterbatasan instrumen pengukuran qana’ah yang terstandarisasi dan memiliki properti psikometrik yang kuat masih menjadi tantangan utama dalam penelitian psikologi Islami. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen pengukuran qana’ah bagi dewasa awal dengan pendekatan psikometrik modern berbasis Rasch model. Melalui pendekatan kuantitatif non-eksperimental serta analisis psikometrik modern berbasis rasch model melalui perangkat lunak Winsteps versi 3.73. Penelitian ini melibatkan 503 partisipan dewasa awal (usia 18–40 tahun). Hasil menunjukkan bahwa dari 45 item awal, 38 item yang sesuai model. Validitas isi tinggi ditunjukkan oleh nilai Aiken’s V = 0,913. Reliabilitas instrumen sangat baik dengan Cronbach’s alpha dan McDonald’s omega = 0,96, person reliability = 0,90, serta item reliability = 0,98. Instrumen qana’ah yang dikembangkan ini dinyatakan valid dan reliabel untuk mengukur tingkat qana’ah pada dewasa awal. Penelitian ini telah menghasilkan sebuah alat ukur yang valid secara kontekstual dan operasional, sehingga layak menjadi rujukan dalam mengukur tingkat Qana’ah pada populasi dewasa awal di Indonesia. Rekomendasi ke depannya, alat ukur ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan intervensi psikologi Islami dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis masyarakat terutama pada dewasa awal. Kata Kunci: Alat Ukur Qana’ah, Rasch Model, Dewasa Awal. ABSTRAK Young adults in Indonesia currently face complex psychological challenges, including career pressure and materialistic social comparisons, which trigger life dissatisfaction, anxiety, and a decline in psychological well-being, potentially leading to depression. These conditions highlight the urgency of internalizing Qana'ah—a state of contentment and gratitude—yet the scarcity of standardized instruments with robust psychometric properties remains a significant challenge in Islamic psychological research. This study aims to develop a Qana'ah measurement instrument for young adults using a modern psychometric approach based on the Rasch model. Employing a non experimental quantitative design, the study involved 503 young adult participants (aged 18–40 years). Data were analyzed using the Rasch model framework via Winsteps software version 3.73. The results indicate that out of the 45 initial items, 38 items demonstrated an adequate fit with the model. High content validity was confirmed with an Aiken’s V value of 0.913. The instrument exhibited excellent reliability, with both Cronbach’s Alpha and McDonald’s Omega reaching 0.96, supported by a person reliability of 0.90 and an item reliability of 0.98. Consequently, the developed Qana'ah instrument is declared valid and reliable for measuring contentment levels among young adults. This research provides a contextually and operationally valid tool that serves as a credible reference for assessing Qana'ah in the Indonesian young adult population. For future recommendations, this instrument is expected to serve as a foundation for developing Islamic psychological interventions aimed at enhancing psychological well-being, particularly among young adults Kata kunci: Instrument Qana’ah, Rasch model, Young Adulthood

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN LAPANGAN FUTSAL INDOOR DAN OUTDOOR BERBASIS WEB DI KALIBENING RAYA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini mengusulkan Perancangan Sistem Informasi Pemesanan Lapangan Futsal Indoor dan Outdoor Berbasis Web di Kalibening Raya. Latar belakang masalah ini adalah tingginya inefisiensi dan risiko kesalahan data—terutama potensi double booking—yang terjadi karena sistem reservasi yang masih dilakukan secara manual. Sistem manual yang ada saat ini juga menyebabkan pelanggan sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan informasi terkini mengenai ketersediaan lapangan. Tujuan utama penelitian ini adalah merancang sistem informasi pemesanan lapangan futsal berbasis website yang efektif dan efisien bagi pengguna, dan secara signifikan dapat mengurangi kesalahan dalam pengelolaan pemesanan lapangan futsal di Kalibening Raya. Metode yang dipilih dalam pengembangan sistem ini adalah Metode Prototyping. Metode ini menekankan pada siklus berulang dan keterlibatan pengguna yang intensif di setiap tahap evaluasi, yang bertujuan untuk menghasilkan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan lapangan dan meminimalisir kesalahan perancangan. Hasil yang diharapkan dari perancangan ini adalah blueprint sistem berupa model UML (Use Case Diagram, Class Diagram, dan Activity Diagram) serta prototipe fungsional. Sistem ini akan memfasilitasi reservasi daring, menampilkan jadwal lapangan secara real-time , dan memberikan kemudahan bagi manajer dalam mengelola data serta membuat laporan, sehingga meningkatkan transparansi dan kualitas layanan di Lapangan Futsal Kalibening Raya. Kata Kunci: Sistem Informasi, Pemesanan, Lapangan Futsal, Berbasis Web, Prototyping.ABSTRACT This study proposes the design of a web-based indoor and outdoor futsal court reservation information system in Kalibening Raya. The background to this problem is the high level of inefficiency and risk of data errors—especially the potential for double bookings— that occur because the reservation system is still carried out manually. The current manual system also causes customers to often have difficulty obtaining up-to-date information about court availability. The main objective of this study is to design an effective and efficient website-based futsal court reservation information system for users, which can significantly reduce errors in managing futsal court reservations in Kalibening Raya. The method chosen for developing this system is the Prototyping Method. This method emphasizes iterative cycles and intensive user involvement in each evaluation stage, aiming to produce a system that better suits the needs of the field and minimizes design errors. The expected results of this design are a system blueprint in the form of a UML model (Use Case Diagram, Class Diagram, and Activity Diagram) and a functional prototype. This system will facilitate online reservations, display real time field schedules, and provide convenience for managers in managing data and generating reports, thereby enhancing transparency and service quality at the Kalibening Raya Futsal Field. Keywords: Information System, Reservation, Futsal Court, Web based, Prototyping

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) DENGAN AKTIVITAS UNPLUGGED COMPUTATIONAL THINKING TERHADAP COMPUTATIONAL THINKING SKILL

    No full text
    ABSTRAK Penenlitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) Dengan Aktivitas Unplugged Computational Thinking Terhadap Computational Thinking Skill . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Eksperimen dengan desain penelitian control group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XII IPA1 sbagai kelas eksperimen dan kelas XII IPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah instrument tes berupa essay untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah serta lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran TAPPS. Uji penelitian ini menggunkan uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh hasil pada kelas eksperimen dengan model TAPPS diperoleh nilai rata-rata 85,57 dan kelas control diperoleh rata rata 72,07 Hasil uji hipotesis menggunkan uji independent sample t test pada taraf signifikan 5 % diperoleh nila Sig. (2-tailed) sebesar < 0,001, sehingga Ha diterima. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran TAPPS dengan aktivitas Uplugged Computational Thinking berpengaruh terhadap Computational Thinking Skill. Kata Kunci : TAPPS ( Thinking Alound Pair Problem Solving ), Computational Thinking Skill, Uplugged Computational Thinking dan Termodinamika. iii ABSTRACT This study aims to determine the effect of the Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) learning model with Unplugged Computational Thinking activities on Computational Thinking Skills. The method used in this research is Quasy Experiment with a pretest posttest control group research design. The population in this study were all students in class XII IPA1 as the experimental class and class XII IPA 2 as the control class. The instrument used is a test instrument in the form of an essay to measure problem solving abilities as well as an observation sheet on the implementation of the TAPPS learning model. This research test uses the independent sample t-test. Based on the results of the analysis and discussion of the research data, the results obtained in the experimental class using the TAPPS model were an average value 85,57 and the control class obtained an average 72,07 Hypothesis test results using the independent sample t-test at a significance level of 5% were obtained. Sig. (2-tailed) of < 0,001, so Ha is accepted. The results of the study showed that the TAPPS learning model with Uplugged Computational Thinking activities had an effect on Computational Thinking Skills. Keywords: TAPPS (Thinking Alound Pair Problem Solving), Computational Thinking Skills, , Uplugged Computational Thinking and Thermodynamics

    PENGARUH AFFILIATE MARKETING DAN LIVE STREAMING PLATFROM SOCIAL MEDIA TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DIMODERASI DENGAN SOCIAL PROOF DALAM PERSFEKTIF BISNIS ISLAM (Studi kasus pada generasi Z di Kota Bandar Lampung)

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh affiliate marketing dan live streaming di TikTok terhadap keputusan pembelian konsumen, dengan social proof sebagai variabel moderasi dalam perspektif Islam. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data diperoleh dari 100 responden Gen Z di Bandar Lampung melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis secara statistik. Hasil menunjukkan affiliate marketing dan live streaming berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan social proof sebagai moderator positif. Dari perspektif Islam, praktik ini harus memenuhi prinsip kejujuran, transparansi, dan kehalalan produk, sehingga mendukung strategi pemasaran digital yang etis bagi konsumen Muslim

    ANALISIS PERAN BUMDes dan UMKM DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA CIMANUK DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI: DI DESA CIMANUK KECAMATAN WAY LIMA KABUPATEN PESAWARAN)

    No full text
    ABSTRAK Pembangunan ekonomi pedesaan merupakan pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan melalui optimalisasi potensi lokal. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan sebagai instrumen strategis untuk menciptakan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi BUMDes dan UMKM di Desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui lensa Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif terhadap unit usaha, serta studi dokumentasi laporan keuangan. Proses analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian data, dan verifikasi untuk memastikan keabsahan temuan terkait sinkronisasi praktik ekonomi desa dengan prinsip syariah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sejak berdiri tahun 2017, BUMDes Cimanuk memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal. Program unggulan berupa pembiayaan modal syariah tanpa bunga dan pendampingan sektor peternakan terbukti meningkatkan pendapatan serta kemandirian warga. Dalam perspektif Ekonomi Islam, operasional BUMDes telah mengintegrasikan nilainilai keadilan, transparansi, dan prinsip ta’awun (tolong-menolong) dengan menghindari praktik riba. Namun, efektivitas program masih terhambat oleh keterbatasan permodalan, lemahnya manajemen sumber daya manusia, serta kurangnya inovasi produk. ABSTRACT Rural economic development serves as a primary pillar in realizing sustainable community welfare through the optimization of local potential. Village-Owned Enterprises (BUMDes) and Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) act as strategic instruments to create employment opportunities and economic independence. This study aims to analyze the contribution of BUMDes and UMKM in Cimanuk Village, Way Lima Subdistrict, Pesawaran Regency, in improving community welfare through the lens of Islamic Economics. This research employs a qualitative methodology with a descriptiveanalytical approach. Data were gathered through in-depth interviews, participatory observation of business units, and documentation studies of financial reports. The data analysis process involved data reduction, data display, and verification to ensure the validity of findings regarding the synchronization of village economic practices with Sharia principles. The results reveal that since its establishment in 2017, BUMDes Cimanuk has had a significant impact on the local economy. Superior programs, such as interest-free Sharia-based capital financing and assistance for the livestock sector, have proven effective in increasing community income and independence. From an Islamic Economic perspective, BUMDes operations have integrated the values of justice, transparency, and the principle of ta'awun (mutual cooperation) while avoiding usury (riba). However, program effectiveness is still hindered by capital constraints, weak human resource management, and a lack of product innovation. This study recommends the need for enhancing managerial capacity and business diversification to ensure the role of BUMDes in improving community welfare remains optimal, transparent, and sustainable

    29,220

    full texts

    39,192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Raden Intan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇