MASYARAKAT: Jurnal Sosiologi
Not a member yet
    146 research outputs found

    Kontinuitas Islam Komersial

    No full text
    N/

    Dua Dunia Seni: Industri Kreatif Fesyen di Bandung dan Bali

    No full text
    Many countries, including Indonesia, have paid attention to support the developmentof creative industry. Economic sociologists and sociologits of art have done researches on dynamics of this industry for quite sometime. By employing concepts of Art World and institutional (social) networks, this study attempts to answer two important questions. First, how do dynamics of social relationships within Art Worlds occur in an arena of fashion creative industries in Bandung and Bali? Second, to what extent local government plays roles in the drive of development of this industry in both areas? The main focus of this study is distro fashion industry in Bandung and Balinese fine clothing in Bali. Extended case method has been used to collect data from various actors. Fifty key informants in each area have been interviewed. This study reveals that the Art Worlds of fashion industries in both areas need to re-invent themselves so that they are capable of inovating their methods of production and distribution. Moreover, local governments need to facilitate a constructive development of social networks among fashion producers. The future of creative fashion industry will depend on the maturity of social networks that signified by innovative cooperation between local governments and societies of fashion industries.Banyak negara termasuk Indonesia menaruh perhatian dalam mendorong perkembangan industri kreatif. Ahli sosiologi ekonomi dan ahli sosiologi seni sudah lama meneliti dinamika perkembangan industri ini. Dengan menggunakan konsep Dunia Seni (Art World) dan konsep jaringan kelembagaan, studi ini berusaha menjawab dua pertanyaan penting. Pertama, bagaimana dinamika Dunia Seni, termasuk jaringan sosial, di arena industri kreatif fesyen di Bandung dan Bali? Kedua, seberapa jauh peran pemerintah dalam mendorong perkembangan industri kreatif dibidang fesyen di Bandung dan Bali? Dua daerah tersebut dipilih karena secara historis dikenal sebagai daerah industri fesyen. Fokus utama studi ini adalah industri distro fesyen di Bandung dan kain tenun ikat di Bali. Dengan menggunakan metode studi kasus yang diperluas dan mewawancarai lima puluh informan di dua daerah tersebut, studi ini menyimpulkan sebagai berikut. Pertama, masyarakat fesyen perlu mendorong dirinya sendiri melahirkan pemimpin inovatif dalam produksi dan distribusi fesyen. Kedua, pemerintah perlu menjadi fasilitator dalam membangkitkan komitmen pengembangan jaringan sosial pengusaha fesyen. Masa depan industri fesyen akan tergantung pada penguatan jaringan sosial yang ditandai dengan kerja sama inovatif antara pemerintah dengan masyarakat industri fesyen

    Potret Intelektual Muslim: Sebuah Tinjauan Sosiologi Pengetahuan terhadap Pemikiran Ahmad Syafii Maarif

    No full text
    Terdapat banyak aktor Islam yang memainkan peranan penting dalam membangun pemahaman masyarakat Indonesia terhadap Islam. Salah satu di antaranya adalah Ahmad Syafii Maarif, salah satu dari tokoh Islam yang membangkitkan optimisme kelompok muslim Indonesia terhadap demokrasi. Lewat kerangka pandang sosiologi pengetahuan, riset ini akan menelaah proses pembentukan pemikiran Islam Ahmad Syafii Maarif. Sosiologi pengetahuan dianggap sebagai pendekatan yang memadai bagi penelitian ini mempertimbangkan kapasitasnya menjembatani pendekatan sejarah, filsafat, dan sosiologis dalam membedah pembentukan pengetahuan. Namun, kendati dipergunakan dalam riset ini lantaran keluasan cakupannya, pendekatan tersebut disayangkan cenderung terpaku pada hubungan di antara proses pembentukan pengetahuan dengan relasi ekonomi dan politik tertentu, menyebabkan variabel-variabel di luar yang diperhitungkan sulit diintegrasikan dalam analisis. Karenanya, dalam penelitian ini paling pertama dan utama kita akan berfokus pada bagaimana pemikiran Islam Ahmad Syafii Maarif dikaji sebagai respons kognitif terhadap ekonomi kondisi ekonomi dan politik yang melingkupinya

    Problematika Anak Muda di Panggung Kekuasaan

    No full text
    N/

    Mlipir: The Genesis within Relations of Production between Industrial Sector and Rural Society

    No full text
    This paper examines how the interactions between industrial development actors in ruralsetting reflect the internal dynamics of Third World countries that maintain dependenceon developed countries. The diverse discussion on the impact of industrializationwhich mostly emphasized on particular issues is difficult to depict the comprehensivesituation on the impacted society. Further analysis which recognized the existence ofthe mutual relations among state, market, and society is necessary to best describe theinvisible but essential impact of industrialization. Thus, this paper argues that inequalityis the essential impact of industrialization which has been emerged in various formof social system as the consequences of the relation of production between local elitesand market economy actors in all level of development. Through analyzing the case ofparticular system of production called mlipir system which emerged and perpetuatedwithin relations of production in the plywood industrial development area, the studyfound that the interactions of national actors and local actors who have aligned interestswith the global imperialism have perpetuated particular group of people who remain in poverty despite actively conduct production activities.Tulisan ini menjelaskan bagaimana interaksi antara aktor-aktor pembangunan industri dalam latar pedesaan merefleksikan dinamika internal masyarakat di negara dunia ketiga yang mempertahankan ketergantungannya kepada negara-negara maju. Beragam diskusi mengenai dampak industrialisasi yang pada umumnya menonjolkan pembahasan pada isu-isu yang sangat khusus sulit dipakai sebagai pijakan untuk menggambarkan situasi yang dialami oleh masyarakat terdampak secara komprehensif. Analisis lebih lanjut yang melibatkan diskusi mengenai keberadaan relasi yang saling menguntungkan antara negara, pasar, dan masyarakat diperlukan untuk menjelaskan dampak penting dari industrialisasi. Oleh sebab itu tulisan ini menegaskan bahwa ketimpangan adalah dampak penting dari industrialisasi yang muncul melalui beragam sistem sosial sebagai konsekuensi dari relasi produksi antara elite lokal dan aktor-aktor ekonomi pasar pada semua level pembangunan. Melalui analisis terhadap kasus sistem mlipir yang muncul dan bertahan dalam relasi produksi pada area pembangunan industri kayu lapis, studi ini menemukan bahwa interaksi atara aktor-aktor politik di level nasional maupun lokal dengan kepentingan imperialisme global telah mempertahankan kemiskinan bagi komunitas yang secara kontradiktif sangat aktif berproduksi

    Teori Kekuasaan Michel Foucault: Tantangan bagi Sosiologi Politik

    No full text
    Kekuasaan kerap diperbincangkan dalam wacana politik atau sosiologi politik. Dalam konteks ini, kekuasaan dipahami sebagai kualitas, kapasitas atau modal untuk mencapai tujuan tertentu dari pemiliknya. Foucault tidak menolak cara pandang semacam ini, tapi hal itu tidak cukup untuk memahami praktik penundukan yang tak kasat mata. Pandangan yang lebih kritis tentang kekuasaan muncul dalam kajian budaya. Konsep Gramsci tentang hegemoni sering digunakan untuk membongkar kemapanan budaya dalam proses dominasi yang terselubung. Dalam penjelasan yang lebih canggih, kekuasaan bekerja melampaui cara-cara hegemonik, yang mana hal ini dikonsepsikan Foucault sebagai governmentality. Tulisan ini membahas konsep inti dalam pemikiran Foucault tentang kekuasaan. Dalam tulisan ini diuraikan pula perdebatan tentang relasi dominasi dan relasi kekuasaan yang sering dipahami secara tumpang-tindih dalam kajian politik atau sosiologi politik

    Altruisme, Solidaritas dan Kebijakan Sosial

    No full text
    This essay tries to re-conceptualized altruism as sociological idea. It argues that altruism is possible. As a moral action altruism could also be operationalized to provide a ground of social policy and a tool to shape certain form of society.Tulisan ini bermaksud mengajukan kembali gagasan altruisme yang selama ini kurangmendapatkan perhatian dalam khazanah ilmu sosial. Tulisan ini menegaskan bahwaaltruisme bukan hanya mungkin, tapi sebagai tindakan moral, altruisme bahkan dapatditempatkan sebagai dasar bagi kebijakan sosial dan pembentukkan masyarakat.Abstrac

    Mencari Makna Pembangunan Sosial: Studi Kasus Sektor Informal di Kota Solo

    No full text
    Konsep pembangunan yang terlalu sektoral dan berorientasi pada pertumbuhan saat ini menuai berbagai kritik. Konsep baru yang lebih berorientasi pada manusia, yaitu Human Development, muncul, tetapi juga masih bersifat sektoral. Artikel ini menawarkan suatu konsep pembangunan yang lebih sosiologis, yaitu membangun manusia harus dengan membangun unsur-unsur dasar masyarakatnya, yaitu struktur, kultur dan proses sosial. Dengan menggunakan data dari penelitian kualitatif yang dikumpulkan lewat metodologi SSM di Solo, artikel ini menyimpulkan bahwa Pemerintah Kota Solo pada derajat tertentu telah melaksanakan pembangunan sosial lewat pembangunan aspek struktural, kultural, dan prosesual yang berujung pada masyarakat yang lebih inklusif

    Gerakan Dakwah Salafi di Indonesia pada Era Reformasi

    No full text
    This article examines the genesis and the expansion of salafi movements during reformation era. Using a social movement’s perspective with three main factors on social movements; political opportunity structure, framing process, and resources mobilization theory, this research aims to reveal the factor of salafi movement’s growing. The research is use a qualitative approach with a field research method, where the researchers directly observes to the people being studied and try to examine any subjective experiences in the sociological view. The results of this study reveal that the reformation era, gives some opportunity to salafi movements to be rapidly expanded. Their expanding is also supported by every social network they made, to gain resources and help the movements to do expanding of their activity

    0

    full texts

    146

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    MASYARAKAT: Jurnal Sosiologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇